Munir: Barcelona Larang Valverde untuk Mainkan Saya

Munir El Haddadi telah bergabung dengan Sevilla sebelum Juni. Dia bersyukur pindah dari Barcelona lebih cepat karena Ernesto Valverde tak boleh memainkannya.

Munir mengutarakan keinginannya pergi dari Barcelona pada awal Januari. Dia tak mau perpanjang kontrak dengan Blaugrana yang habis pada akhir musim ini.

Keinginan Munir itu membuat petinggi klub melarang Valverde menggunakan jasanya. Munir tahu hal itu dari Valverde langsung.

“Ketika saya kembali dari liburan (pada awal Januari) saya mengatakan kepada klub bahwa saya tidak ingin memperbarui kontrak,” kata Munir dalam konferensi pers perkenalannya.

“Pelatih (Valverde) memberi tahu saya bahwa dia dilarang mengandalkan saya oleh orang-orang di atasnya. Saya terus bekerja dan saya beruntung datang ke Sevilla sebelum Juni,” sambungnya seperti dikutip dari Four Four Two.

Munir tak butuh waktu lama untuk bikin debut di Sevilla. Setelah kesepakatan antara Barcelona dan Sevilla tercapai pada Jumat (11/1/2019) waktu setempat, Munir langsung main sebagai pengganti ketika Sevilla kalah 0-2 dari Athletic Bilbao hari Minggu.

Striker 23 tahun ini adalah jebolan La Masia. Dia memulai karier profesionalnya pada musim 2014/2015. Total ada 56 laga dan 12 gol di tim utama.

Munir sempat menjalani masa pinjaman ke Valencia di musim 20016/2017 dengan main 36 kali dan mencetak 7 gol. Musim selanjutnya dipinjamkan ke Alaves dengan main 37 kali dan mengemas 14 gol.

Bendahara PSSI Dicecar 27 Pertanyaan Terkait Kasus Pengaturan Skor

Bendahara PSSI Berlinton Siahaan sudah selesai diperiksa tim Satgas Anti Mafia Bola Polri di Polda Metro Jaya. Diperiksa hampir 10 jam, Berlinton dicecar 27 pertanyaan.

“Pertanyaanya nggak banyak hampir 20 pertanyaan, 27 lah,” kata Berlinton kepada wartawan di kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Senin (14/1/2019).

“7 itu pertanyaan siapa nama. Tapi yang perlu saya tegaskan, saya sebagai Bendahara Umum PSSI, PSSI membantu bapak kepolisian menuntaskan masalah ini,” sambungnya.

Ia menyebut dirinya dan PSSI siap membantu Satgas Anti Mafia Bola untuk menuntaskan kasus ini. Dalam sesi pemeriksaan dirinya hari ini, ia menyebut ia dicecar sekitar 20 pertanyaan terkait tugas-tugasnya.

“Pertanyaan tadi khususnya di PSSI bendahara keuangan, cara pengeluaran uang. Saya jelaskan dan fungsi saya sebagai bendahara mengelola, saya jawab dengan tegas dan organisasi seperti apa di keuangan, saya jelaskan dan menyangkut di hal lain apa yang bisa saya jawab saya tegaskan disitu,” ungkapnya.

Polisi disebutnya juga sempat meminta data-data keuangan di PSSI. Berlinton menyebut siap memberikan data-data yang dibutuhkan polisi.

“Ada data dan permintaan informasi akan kami serahkan semuanya. Jadi tadi sudah jelas bahwa kedatangan kami mengklarifikasi karena Minggu lalu saya nggak bisa hadir,” kata Berlinton.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut Berlinton sudah diperiksa sejak pukul 11.30 WIB. Berlinton diperiksa terkait laporan manajer Pesibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani terkait kasus dugaan pengaturan skor.

“(Berlinton) datang sebagai saksi,” kata Argo. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan lima tersangka, yakni anggota komisi eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, anggota komisi disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, dan wasit Nurul Safarid. Malam ini polisi juga sudah menambah 5 tersangka baru namun polisi belum menjabarkan identitas mereka.

Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Dybala Masih Baik-baik Saja di Juventus, Tak Tahu Kalau Besoknya

Paris Saint-Germain menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan Paulo Dybala. Menurut si pemain jangan pernah mengatakan tidak atas hal yang belum diketahui.

Media-media di Italia menyebut Juventus bisa saja melepas Dybala akhir musim nanti. Ada PSG, Manchester City, dan Bayern Munich sudah menantinya.

Dybala bicara soal spekulasi yang tengah berkembang. Menurut pria asal Argentina itu, sulit untuk tahu apa yang terjadi di masa depan meski sekarang baik-baik saja di Juventus.

“Sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Seorang pemain hanya tahu di mana dia bermain hari ini, tetapi dia tidak tahu di mana dia berada besok,” kata Dybala kepada Canal +, yang dikutip dari Football Italia.

“Meski begitu, saya merasa sangat baik di Juventus dan saya selalu ingin bermain. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi saya baik-baik saja di sini,” sambungnya.

“Bergabung dengan tim Prancis? Anda tidak bisa mengatakan tidak pernah, tetapi itu tidak ada dalam rencana saya saat ini,” tegasnya.

Musim ini, Dybala baru mencetak dua gol dari 17 pertandingan di Liga Italia. Di Liga Champions, dia sudah memborong lima gol dan membantu Si Nyonya Tua melenggang ke babak 16 besar.

Semakin Disoraki, Salah Akan Semakin Menggila

Jordan Henderson membela Mohamed Salah dari tuduhan diving. Dia juga memperingatkan reaksi negatif dari fans lawan hanya akan membuat Salah kian termotivasi.

Salah terseret dalam perdebatan terkait diving usai Liverpool menang atas Brighton & Hove Albion. Dalam pertandingan di Stadion Amex, Sabtu (12/1) lalu, Liverpool menang 1-0 berkat eksekusi penalti Salah.

Setelah mencetak gol, Salah tak henti-hentinya disoraki oleh fans Brighton. Winger asal Mesir itu dinilai telah melakukan diving saat terjadi kontak dengan Pascal Gross.

Bukan kali ini saja Salah dituduh diving. Dia sebelumnya juga dinilai pura-pura jatuh saat Liverpool menghadapi Newcastle pada laga Boxing Day. Dalam pertandingan itu, Liverpool juga mendapat hadiah penalti setelah Salah dilanggar Paul Dummett.

Henderson menegaskan bahwa Salah bukan tukang diving. Menurutnya, sorakan dan cemoohan gara-gara perkara diving ini hanya akan membuat Salah semakin bersemangat untuk membuktikan diri.

“Well, sebagai permulaan, itu 100 persen penalti. Tidak ada yang perlu didiskusikan. Soal Mo, saya kira kandang lawan akan mengapresiasi apa yang mereka lihat. Hal-hal yang dia lakukan, saya yakin dia menyenangkan untuk ditonton,” ujar Henderson seperti dilansir Telegraph.

“Kalau mereka melakukan itu, mereka hanya akan membuatnya jadi lebih baik. Sorakan tidak akan mengganggunya. Itulah mentalnya. Dia begitu kuat, saya tahu itu.”

“Makin banyak orang yang melawannya, semakin dia ingin membuktikan kalau mereka salah. Dia akan melakukan hal-hal yang mungkin jarang dilihat beberapa fans tapi mereka seharusnya menikmatinya karena dia kelas dunia. Itu jelas penalti. Tidak ada yang perlu dibahas soal itu,” katanya.

Saat Ini Cavani Cuma Ingin Tuntaskan Kontraknya dengan PSG

Edinson Cavani dikaitkan dengan kepulangan ke Italia. Tapi penyerang internasional Uruguay itu menegaskan mau menuntaskan kontrak dengan Paris Saint-Germain.

Cavani sempat dirumorkan akan kembali ke Napoli. Pelatih Napoli Carlo Ancelotti pun sudah memberi sinyal lewat pujian untuk pemain 31 tahun tersebut.

Namun Cavani menegaskan bahwa dirinya tak berniat ke mana-mana sebelum kontraknya habis. Malah ada kemungkinan dia menyudahi karier bersama Les Parisien.

“Sekarang ini, saya bermain menuju akhir kontraknya dan kemungkinan karier saya,” kata Cavani kepada L’Equipe.

“Saya akan berusia 33 menuju 34 ketika kontraknya habis. Saya tak tahu apakah saya akan lanjut setelah 2020 dan apakah kontrak saya berikutnya bakal di Paris.”

“Tapi saat ini saya merasa nyaman di sini dan ingin menuntaskan kontrak saya,” imbuhnya dilansir Football Italia. Selain Napoli, Cavani juga dikaitkan dengan Chelsea. Chelsea kabarnya tengah mencari penyerang baru menyusul tumpulnya Alvaro Morata musim ini.

Efek Domino Jika Higuain ke Chelsea: Morata, Kalinic, dan Piatek

Transfer Gonzalo Higuain ke Chelsea bisa menjadi efek domino. Hal itu akan melibatkan Alvaro Morata, Nikola Kalinic, dan Krzysztof Piatek.

El Pipita sedang menurun drastis. Dia cuma mencetak delapan gol dalam 21 penampilan sejak dipinjam AC Milan dari Juventus di musim panas.

Rossoneri sudah mengeluarkan uang mencapai 16 juta euro untuk meminjam Higuain sampai akhir musim ini. Milan juga punya opse membeli pria asal Argentina itu sebesar 35 juta euro.

Milan dikabarkan sudah hilang minat mempermanenkan Higuain. Chelsea pun mengendus itu dengan coba meminjam Higuain lebih dulu sampai akhir musim. Situasi itu didukung dengan minim golnya Moarta dan Oliver Giroud.

Jika transfer Higuain ke Chelsea terjadi, maka si striker bisa reuni dengan Maurizio Sarri. Di bawah arahan Sarri, Higuain mencapai musim tersuburnya kala mencetak 38 gol untuk Napoli di Liga Italia 2015/16.

Kedatangan Higuain nantinya juga bisa berdampak pada Morata. Pria asal Spanyol ini sedang santer dikabarkan bakal balik ke Atletico Madrid selaku tim masa kecilnya.

Morata nantinya bisa membuka jalan Kalinic untuk pergi dari Atletico menuju AS Monaco. Selama di Atletico, pria asal Kroasia itu baru main sembilan kali di La Liga dengan mencetak dua gol.

Lantas siapa yang bakal menggantikan Higuain di Milan? Adalah Piatek yang belakangan santer disebut-sebut mau meninggalkan Genoa.

Milan tak akan dengan mudah mendatangkan Piatek, yang sudah mencetak 19 gol dalam 21 pertandingan musim ini. Tim besutan Gennaro Gattuso itu harus berhadapan dengan Real Madrid.

Sevilla Berhenti Kejar Morata

Sevilla tidak akan mendatangkan Alvaro Morata pada bursa transfer Januari ini. Sevilla tak sanggup memenuhi permintaan Chelsea terkait keuangan.

Sevilla tertarik untuk mendatangkan Morata pada bursa transfer musim dingin ini. Peluang Sevilla terbuka mengingat posisi Morata di Chelsea tidak terjamin.

Itu tak lepas dari performa Morata yang naik turun. Sempat oke pada awal kedatangannya di Chelsea, striker Spanyol itu kemudian justru melempem.

Musim ini, Morata tak selalu jadi pilihan utama Maurizio Sarri. Mantan pemain Juventus dan Real Madrid itu baru lima kali jadi starter di Liga Inggris dan mencetak lima gol.

Chelsea yang juga dikaitkan dengan beberapa striker kabarnya tak keberatan untuk melepas Morata, paling tidak dengan status pinjaman. Namun Sevilla kini sudah tak lagi berminat untuk mendapatkan tanda tangan pemain 26 tahun itu.

Sevilla mundur setelah Chelsea mengajukan permintaan yang dinilai mustahil. Sevilla sendiri sudah mendapatkan pemain depan usai mendatangkan Munir El Haddadi dari Barcelona.

“Alvaro sempat jadi subjek. Sevilla menarik dan dia menginginkannya,” ujar Direktur Olahraga Sevilla Joaquin Caparros seperti dilansir FourFourTwo.

“Kami sempat berhubungan dengannya, kami bicara, tapi tidak lebih. Kami memutuskan, setelah bicara soal angka dan kami tahu itu mustahil, bahwa kami senang dengan dua rekrutan yang sudah kami lakukan,” katanya.

Mesir Akan Bangun Museum Mohamed Salah

Mohamed Salah menjadi sensasi di dunia sepakbola dalam dua tahun terakhir. Pemerintah Mesir pun berencana memberikan penghormatan dengan membangun museum.

Popularitas Salah menanjak pesat sejak bergabung Liverpool pada awal musim 2017/2018 lalu. Di musim tersebut, dia bikin 44 gol dari 52 penampilan bareng ‘Si Merah’.

Jumlah 32 gol yang dicetaknya dalam 36 penampilan adalah sebuah rekor sejak Premier League menampilkan 38 pertandingan dalam semusim. Dia juga membawa Liverpool mencapai final Liga Champions, kendati harus puas jadi runner-up usai kalah dari Real Madrid.

Musim ini, Salah melanjutkan ketajamannya dengan sudah bikin 17 gol dari 30 laga. 14 gol dicetaknya di 22 pertandingan Premier League, membawa Liverpool bertengger di puncak klasemen.

Performanya dinilai sudah mengangat nama Mesir di dunia olahraga. Pemerintah Mesir pun menyatakan niatnya untuk membangun museum, sebagai penghormatan untuk Salah. Menteri Olahraga Mesir Ashram Sobhy menyebut Salah menginspirasi warga Mesir dengan kiprahnya.

“Kejutan yang saya siapkan buat Salah adalah pembangunan sebuah museum dengan namanya di Gezira Youth Centre, Kairo,” ujarnya dikutip Express.

“Salah memperlihatkan performa luar biasa baik dengan Liverpool maupun dengan timnas. Semua masyarakat Mesir bangga dengan pencapaiannya.” “Saya harap gelar itu (pemain terbaik Afrika) bisa menjadi dorongan besar untuk dia melanjutkan pencapaian, juga memperlihatkan performa yang lebih bagus lagi di level klub dan timnas pada Piala Afrika di Mesir, Juni nanti,” tutur Sobhy.

Pada Mei tahun 2018 lalu London Museum juga sempat memasukkan sepatu Salah dalam daftar barang bersejarah Mesir.

Hasil Liga Inggris: City Gilas 10 Pemain Wolves 3-0

Manchester City berhasil mengatasi 10 pemain Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League. The Citizens menang 3-0.

Menjamu Wolves di Etihad Stadium, Selasa (15/1/2018) dinihari WIB, City tampil sangat perkasa. The Citizens sudah membuka keunggulan lewat Gabriel Jesus saat laga baru berjalan 10 menit.

Langkah Wolves untuk mengimbangi City semakin berat. Mereka harus main dengan 10 orang setelah Willy Boly diganjar kartu merah.

Jesus menggandakan keunggulan City jelang turun minum. Dia melesakkan gol kedua lewat titik penalti. City menambah satu go di babak kedua lewat bunuh diri Conor Coady.

Dengan kemenangan ini, City mengoleksi 53 poin di posisi kedua. The Citizens masih tertinggal empat angka dari Liverpool di posisi pertama. Sementara itu, Wolves ada di peringkat ke-11 dengan 29 poin.

Jalannya Pertandingan

Di menit kedua, David Silva melepas umpan tarik ke kotak penalti. Bernardo coba menyambar bola melalui sepakan voli, namun upaya gelandang asal Portugal itu berhasil diredam pertahanan Wolves.

Serangan dari kiri kembali dilancarkan City pada menit ketujuh. Leroy Sane melepaskan tembakan spekulatif dari ujung kotak penalti Wolves, tapi bola tembakan dari sayap asal Jerman itu masih bisa diblok oleh Joao Moutinho.

Usaha The Citizens dalam menyerang dari kiri baru membuahkan hasil di menit ke-10. Sane menyisir sisi lapangan setelah menerima umpan terobosan. Bola diarahkan ke mulut gawang Wolves yang berhasil disambar Gabriel Jesus. 1-0 City memimpin.

Wolves coba merespons gol dari Jesus tersebut di menit ke-12. Ruben Neves berlari ke sisi kanan area penalti sebelum melepaskan umpan silang ke mulut gawang, namun tak ada satupun rekannya yang siap menyambar bola.

Bencana datang untuk Wolves di menit ke-19. Boly diganjar kartu merah langsung setelah melakukan tekel keras ke Bernardo Silva.

Unggul jumlah pemain makin bikin City leluasa dalam menyerang. Tim tamu bahkan sampai harus menumpuk pemain di sepertiga akhir.

City mendapat keuntungan di menit ke-39. Sterling dijatuhkan oleh Ryan Bennett di kotak penalti sebelum melepas tembakan.

Jesus maju sebagai eksekutor setelah wasit Craig Pawson menunjuk titik putih. Pria 21 tahun itu mengarahkan bola ke sisi kiri kiper, sementara Rui Patricio bergerak ke arah yang berlawanan. 2-0 City memimpin hingga turun minum.

City kembali mengancam saat babak kedua baru berjalan enam menit. Sane coba menyambar umpan tarik dari Bernardo di sisi kiri area penalti, namun sepakannya tidak mengenai bola dengan sempurna.

Tim besutan Pep Guardiola terus mengurung Wolves. Mereka bertubi-tubi melancarkan serangan dari berbagai sisi, namun belum ada yang bisa menghasilkan gol sampai babak kedua berjalan 15 menit.

De Bruyne masuk di menit ke-62 untuk menggantikan David Silva. Winger Belgia ini cukup bikin pertahanan Wolves kerepotan setelah tembakannya dari luar kotak penalti sedikit melenceng dari gawang.

Wolves kembali kebobolan di menit ke-78. De Bruyne melepaskan umpan silang dari sisi kiri. Conor Coady berupaya menghalau bola dengan kepalanya, namun malah berbelok meluncur ke dalam gawangnya sendiri. City kini unggul 3-0.

Unggul tiga gol tak bikin serangan The Citizens mengendur. Permainan cepat mereka peragakan untuk bisa masuk ke kotak penalti Wolves, namun tak ada gol tambahan hingga laga tuntas. City menang dengan skor 3-0.

Susunan Pemain:

Manchester City: Ederson; Kyle Walker, John Stones, Aymeric Laporte, Danilo; Bernardo Silva, Fernandinho, David Silva; Raheem Sterling, Leroy Sane, Gabriel Jesus.

Wolverhampton: Rui Patricio; Ryan Bennett, Conor Coady, willy Boly; Matt Doherty, Leander Dendoncker, Joao Moutinho, Ruben Neves, Jonny; Raul Jimenez, Diogo Jota.

Takkan Kalah oleh Usia, Yaya Toure Masih Ingin Lanjut Bermain

Sudah 35 tahun, Yaya Toure merasa masih mampu beraksi di atas lapangan. Dia bertekad melanjutkan kariernya sebagai pesepakbola.

Toure saat ini tengah tak diikat tim manapun. Sempat bergabung dengan Olympiakos pada awal musim 2018/2019 lalu, gelandang asal Pantai Gading ini lantas memutuskan tak melanjutkan kontraknya.

Mantan pemain Manchester City itu merasa gegabah mengambil keputusan dan berujung membuatnya menghadapi mentalitas berbeda di sana. Olympiakos sendiri bukan tim yang asing untuknya karena pernah semusim di sana pada 2005/2006 silam.

“Ini pastinya bukan akhir, saya masih ingin lanjut bermain. Saya pergi ke Olympiakos dan saya berhenti karena saya tak begitu senang, mentalitasnya berbeda. Itu adalah pilihan yang buruk,” ujar Toure dikutip Sky Sports.

“Mungkin itu adalah sebuah pilihan emosional karena saya memulai di sana dan ingin memberikan sesuatu kembali ke fans. Saya dikenal baik di dunia dan ingin memberikan sesuatu, tapi ketika saya di sana situasinya tak seperti yang saya perkirakan,” imbuhnya.

Toure tak menutup kemungkinan kembali ke Premier League. Tapi yang pasti dia merasa mampu bermain hingga mendekati 40 tahunan.

“Kita tak pernah tahu, Premier League mungkin?” kata Toure ketika ditanya di mana akan lanjut bermain.

“Kalau memungkinkan, saya ingin bermain satu atau dua musim lagi, kita lihat saja. Dengan kompetisi baru dan mentalitas baru para pemain yang muncul, saya rasa seorang pemain bisa bermain ingin 42 tahun, tapi kita lihat saja,” tandas Toure.