Gagal di Liga Champions, Bayern Akan Belanja Jor-joran Musim Panas Ini

Bayern Munich kembali gagal di Liga Champions musim ini. Merespons kegagalan itu, Bayern bakal merombak skuatnya dengan investasi besar-besaran.

Langkah Bayern di Liga Champions musim ini cuma sampai babak 16 besar. Die Roten disingkirkan Liverpool dengan agregat 1-3.

Itu jadi hasil terburuk Bayern di Liga Champions dalam enam musim terakhir. Setelah jadi juara pada 2012/2013, Bayern empat kali sampai semifinal dan satu kali terhenti di perempatfinal.

Menanggapi kegagalan tersebut, Bayern berencana untuk melakukan perombakan besar-besaran pada skuatnya.

“Kami sedang dalam proses peremajaan tim,” ujar Presiden Bayern Uli Hoeness seperti dilaporkan Bild.

“Ini akan jadi rencana investasi terbesar yang pernah Bayern miliki,” lanjutnya.

Bayern kabarnya siap menggelontorkan dana lebih dari 250 juta euro (Rp 4 triliun) untuk belanja pada musim panas nanti. Sejauh ini, Bayern sudah menyepakati transfer Benjamin Pavard dari Stuttgart senilai 35 juta euro.

Sejumlah nama juga sudah dikabarkan jadi incaran Bayern. Beberapa di antaranya adalah Lucas Hernandez (Atletico Madrid0, Timo Werner (RB Leipzig), dan Kai Havertz (Bayer Leverkusen).

Ilmuwan: Messi Bisa Dikloning, tapi Kemampuannya Bisa Berbeda

Ada usulan Lionel Messi dikloning untuk mendapatkan kembarannya di masa depan. Ilmuwan Arcadi Navarro mengingatkan, kualitas sepakbolanya bisa saja berbeda.

Navarro, ahli genetika European Genome Archive asal Spanyol, mewacanakan untuk mengkloning Messi, penyerang Barcelona. Menurutnya, dengan teknologi saat ini, bukan tak mungkin pemain Argentina itu bisa digandakan.

“Kami bisa mendapatkan pemain yang sangat mirip dengan Messi. Kami bisa mengkloningnya dengan teknik saat ini dan mendapatkan sesuatu yang terlihat seperti kembarannya,” kata Navarro kepada Que t’hi Jugues, sebagaimana dilansir Marca.

Wacana itu dilontarkan mengingat Messi adalah salah satu pesepakbola terbaik di dunia saat ini. Bikin ratusan gol dan menghasilkan puluhan trofi serta penghargaan individu, Navarro membayangkan punya Messi lainnya di masa depan dengan metode kloning.

Namun Navarro mengingatkan, kualitas sepakbola dari Messi kloningan bisa saja berbeda. Sebab, kemampuan Messi saat ini mengolah si kulit bundar adalah hasil dari proses latihan atau berasal dari faktor eksternal, bukan faktor genetika.

“Genetika memberi kita ruang lingkup. Orang ini bisa memiliki potensi yang sama dengan Messi, tetapi pada akhirnya kualitas sepakbola Messi memiliki dua komponen,” ujarnya.

“Satu sangat jelas dan bersifat genetik dan yang lainnya bersifat terdidik, tidak langsung, dan lingkungan. Messi adalah Messi, bukan siapa dia hanya karena genetikanya. Dia adalah produk dari lingkungannya, besar di La Masia, dari perawatan hormon yang dia terima.”

“Apa yang dilakukan genetika adalah memberikan potensi, seperti halnya dengan Messi, tetapi apakah itu terpenuhi atau tidak, tergantung pada keadaan dan yang terjadi di sekitar,” jelas Navarro.

Ancelotti: Sudah Tepat Zidane Kembali ke Madrid di Tengah Musim

Carlo Ancelotti menganggap Zinedine Zidane dan Real Madrid sebagai pasangan sempurna. Ancelotti menilai waktu Zidane kembali ke Madrid di sudah tepat.

Legenda sepakbola Prancis itu menggantikan Santiago Solari yang diberhentikan setelah Madrid menumpas Real Valladolid 4-1 dalam lanjutan LaLiga, sekitar sepekan lalu. Zidane kembali ke Santiago Bernabeu kurang dari semusim setelah mundur pada akhir musim 2017/18.

Zidane akan mencoba membangkitkan Madrid usai berantakan di sepanjang musim ini. Setelah tersingkir di semifinal Copa del Rey dan babak 16 besar Liga Champions, target paling realistis bagi Los Blancos adalah finis kedua di LaLiga.

Meski secara matematika masih mungkin memenangi liga, namun peluang Madrid sangat kecil. Pasalnya, Barcelona tidak tersentuh di puncak klasemen dengan perolehan 66 poin, unggul 10 poin dari rival terdekatnya Atletico Madrid dan 12 poin dari Madrid di posisi ketiga.

Ancelotti menukangi Madrid selama dua musim yang menghasilkan gelar juara Liga Champions 2013/14. Menurut Ancelotti, dengan kembali di pertengahan musim Zidane memiliki waktu yang lebih banyak untuk merencanakan musim depan.

“Saya akan mengatakan bahwa Zidane dan Real Madrid adalah pasangan yang sempurna. Mereka ditakdirkan satu sama lain, dan itulah mengapa akan berhasil lagi,” Ancelotti mengucapkan kepada France Football.

“Zidane telah kembali dengan memahami apa yang sedang dia lakukan. Saya tidak melihat adanya bahaya untuk dia. Tidak ada yang akan menyalahkan dia atas hasil-hasil sampai akhir musim ini. Dia akan tenang selama beberapa bulan dan penting untuk memiliki situasi semacam ini.”

“Adalah ide yang bagus untuk tidak menunda sampai Juni untuk kembali ke Real Madrid karena dia sekarang memiliki waktu yang berharga untuk melakukan observasi, menganalisis, dan bersiap untuk musim depan,” simpul pelatih Napoli itu.

Zidane Inginkan Sadio Mane di Real Madrid?

Zinedine Zidane dikabarkan ingin mendatangkan Sadio Mane ke Real Madrid. Penyerang Liverpool itu disebut menjadi salah satu incaran Zidane musim depan.

Zidane kembali datang ke Madrid sebagai pelatih, usai menggantikan Santiago Solari yang dipecat. Kembalinya pelatih yang mengantar Los Blancos juara Liga Champions tiga kali beruntun itu membuat rumor transfer Mane ke Santiago Bernabeu kembali menghangat.

Seperti dilansir AS berdasarkan laporan France Football, Zidane dikabarkan ingin melanjutkan rencana mendatangkan Mane pada musim panas mendatang. Penyerang asal Senegal tersebut diklaim sudah lama masuk dalam daftar belanja Madrid.

Mane disebut hampir ke Madrid pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Tapi kepergian Zidane yang mendadak, membuat rencana transfer itu juga batal terwujud.

Kini, setelah Zidane kembali ke Madrid, proyek transfer itu kabarnya ingin dilanjutkan. Terlebih, Zidane disebut sudah diberi keleluasaan soal transfer pemain oleh Madrid.

Musim ini, Mane sedang tampil oke bersama Liverpool. Ia sudah mencetak 20 gol dari 38 pertandingan, yakni 17 di Liga Inggris dan 3 di Liga Champions.

Mantan pemain Southampton itu terakhir mencetak gol saat mengantar Liverpool menang 2-1 atas Fulham akhir pekan lalu. Mane sendiri masih terikat kontrak di Liverpool hingga 2023, yang mana gajinya per musim mencapai 8 juta euro atau Rp 129 miliar.

Usai Dikritik, FA Akan Beri Tribute untuk Korban Teror New Zealand

Federasi Sepakbola Inggris atau FA akan memberi tribute pada korban penembakan New Zealand. Itu tak lama setelah sepakbola Inggris dikritik.

Lewat akun Twitternya, FA mengumumkan akan menggelar tribute khusus untuk korban penembakan New Zealand, saat Timnas Inggris menghadapi Republik Ceko dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Jumat (22/3/2019) atau Sabtu (23/3) dini hari WIB.

“Kami akan memberikan penghormatan kepada para korban tragedi di Selandia Baru, dalam pertandingan Inggris v Republik Ceko hari Jumat 22 Maret. Kami akan mengingat semua orang yang terkena dampak peristiwa mengerikan di Christchurch,” cuit akun Twitter @FA.

Sebelumnya, FA dikritik mantan dewan kesetaraan ras FA Yunus Lunat karena tak memberi tribute untuk korban teror New Zealand. FA, beserta kompetisinya seperti Premier League, Piala FA, dan Piala Liga, disebut munafik. Insiden teror di New Zealand terjadi pada Jumat (15/3/2019). Terjadi penembakan di dua masjid di kawasan Chrischurch, New Zealand, yang menewaskan setidaknya 50 orang.

Pada pertandingan sepakbola di Inggris, yang digelar pada Sabtu dan Minggu 16-17 Maret 2019, tidak ada minute of silence atau mengheningkan cipta dari Premier League atau Piala FA, yang biasanya dilakukan jika terjadi insiden yang membuat dunia berduka.

Usai kejadian, kompetisi, klub, serta pemain hanya menyampaikan bela sungkawanya lewat media sosial. Atas dasar itu, Yunat mengecamnya.

“Tidak ada alasan, kapan pun sesuatu terjadi, bahkan pada skala yang sama, sepakbola selalu keluar dan memberi tribute,” katanya kepada BBC Sport.

“Ini standar ganda dan kemunafikan. Diam selama satu menit adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Ketika itu terjadi untuk peristiwa, itu harus terjadi secara menyeluruh untuk setiap serangan,” ujarnya.

Phil Jones Tentang Wajahnya yang Kerap Jadi Meme

Phil Jones menjadi pesepakbola yang wajahnya kerap dijadikan meme. Ia mengaku tak masalah, justru termotivasi tampil oke di lapangan.

Jones menjadi salah satu pemain yang wajahnya paling sering muncul di media sosial. Penyebabnya, bek Manchester United itu kerap memperlihatkan mimik wajah yang menyita perhatian saat beraksi di lapangan.

Ekspresi pemain asal Inggris saat berlaga itu kerap dijadikan lelucon oleh netizen. Mereka mengedit potongan gambar mimik wajah Jones untuk dijadikan meme, yang kini jumlahnya sangat banyak di internet.

Seperti dilansir FourFourTwo, meme-meme itu rupanya juga kerap dipakai rekan-rekan setim Jones untuk mengolok-oloknya. Jones mengaku tak masalah soal itu.

“Itu adalah sebuah ejekan, teman saya bercanda dengan saya sepanjang waktu tentang hal itu,” Kata Jones.

“Begitulah yang terjadi. Saya juga tidak terlalu menanggapinya. Teman-teman mengirimi saya foto wajah aneh di grup Whatsapp untuk menjadikannya ejekan soal diri saya. Ini adalah olok-olok, ya begitulah, tapi tak jadi soal buat saya,” ungkapnya.

Jones bahkan kian termotivasi akibat meme-memenya berseliweran. Pemain berusia 27 tahun itu juga merasa sudah cukup sukses kendati kerap jadi bahan olok-olok.

“Orang-orang bisa mengatakan pendapatnya, tapi pada akhirnya saya mendapat kontrak baru di United,” ujarnya.

“Saya sudah di sini (MU) selama delapan atau sembilan tahun dan sudah memenangkan Liga Inggris, dua kali ke Piala Dunia, pernah ke Piala Eropa, bermain di Liga Champions, memenangkan Liga Eropa, Piala FA.”

“Orang dapat berbicara, tetapi pada akhirnya itu adalah statistik dan itulah yang telah saya lakukan,” jelas Jones, yang mengantar Timnas Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia.

Mourinho Sebut Mbappe Lebih Bernilai Ketimbangi Messi dan Ronaldo

Kylian Mbappe menjadi sensasi sejak dua tahun terakhir. Jose Mourinho mengklaim nilai Mbappe bahkan lebih tinggi ketimbang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Nama Mbappe meroket setelah mencetak 26 gol untuk memimpin AS Monaco memenangi Ligue 1 2016/17 dan maju ke semifinal Liga Champions. Setelah itu, penyerang muda Prancis tersebut hijrah ke Paris St. Germain dan memenangi trofi Liga Prancis keduanya semusim berikutnya.

Sampai kini, Mbappe telah mengemas 52 gol untuk PSG di semua kompetisi. Karier Mbappe semakin mengilap usai memperlihatkan performa ciamik yang membantu Prancis memenangi Piala Dunia 2018. Setelahnya Mbappe masuk sebagai nominasi pemenang Ballon d’Or meski pada akhirnya trofi itu jatuh ke tangan Luka Modric.

Dengan prestasinya tersebut, Mbappe digadang-gadang sebagai pesepakbola terbaik di masa depan. Ditambah dengan usianya yang baru 20 tahun, Mourinho menganggap Mbappe layak menjadi pemain termahal dunia saat ini.

“Untuk seorang pemain seperti Mbappe, ketika Anda membicarakan soal masa depan, Anda tidak perlu mengatakan dia akan menjadi seperti apa dalam waktu lima tahun, 10 tahun lagi,” Mourinho mengatakan kepada BeIN Sports. “Fokus saja pada yang sekarang. Dia sungguh-sungguh luar biasa,” sambung eks manajer Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, dan Manchester United itu.

“Saya pikir mengingat usianya sekarang dan [mengingat] usia Cristiano, Messi [keduanya] sudah lebih dari 30 tahun, Neymar sendiri 27 tahun… ketika Anda melihat bursa dan usia juga menjadi sebuah faktor, saya pikir dia adalah pemain paling bernilai di dunia.”

“Dalam sebuah transfer hipotesis, dia adalah pesepakbola termahal di dunia saat ini. Dalam hal kualitas, [dia] mengagumkan. Satu kata saja sudah cukup. Itu berarti segalanya,” cetus Mourinho.

Cristiano Ronaldo Tidak Main, Fans Juventus Minta Pengembalian Uang Tiket

Cristiano Ronaldo tidak main bela skuad Juventus di laga tandang melawan Genoa pada hari Minggu mendorong reaksi dari penggemar kedua tim.

Si Nyonya Tua yakin akan mempertahankan gelar Serie A mereka, unggul di depan Napoli pada tempat kedua dengan selisih 18 poin dengan 11 pertandingan tersisa sebelum pertandingan akhir pekan ini melawan Genoa.

Juventus, yang telah memonopoli Scudetto sejak 2012, lolos ke perempat final Liga Champions pada pertengahan pekan berkat penampilan luar biasa Cristiano Ronaldo saat melawan Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar.

Tertinggal 2-0 dari leg pertama, mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu membawa timnya dari lolos ke babak selanjutnya dengan hattrick yang kedelapan di Liga Champions secara keseluruhan.

Setelah tampil 36 kali di semua kompetisi musim ini, pelatih Juve Massimiliano Allegri mengambil keputusan untuk memberi Ronaldo istirahat akhir pekan ini, dengan mengatakan: “Cristiano telah memainkan banyak pertandingan tahun ini.”

“Kami berbicara satu sama lain dan saya membagikan ide saya tentang manajemen ini di pertandingan berikutnya hingga Liga Champions padanya.”

Namun, keputusan itu tidak diterima dengan baik oleh para pendukung Juve dan Genoa yang, menurut Corriere della Sera, menuntut pengembalian uang tiket karena tidak bisa melihat langsung aksi CR7.

Namun, ketika Ronaldo absen, Juve tergelincir ke kekalahan Seri A pertama mereka dalam 11 bulan dan Genoa mencatat kemenangan mengejutkan 2-0.

Gol Paulo Dybala – yang bermain sebagai starter dengan absennya Ronaldo dan mengenakan ban kapten – dianulir wasit saat pertandingan menyisakan 20 menit lagi, dan nasib sial kembali menimpa Si Nyonya Tua saat Genoa berhasil mencetak dua gol melaui Stefano Sturaro dan Goran Pandev masing-masing pada menit ke-72 dan ke-81, memastikan skuad asuhan Cesare Prandelli menyegel tiga poin.

Neymar Pekan Depan Bisa Latihan Lagi Demi PSG

Neymar pekan depan bisa latihan lagi demi PSG bisa teruskan dominasi mereka di Liga Prancis. Hal ini jadi kabar baik bagi semua fans mereka.

Bintang PSG (Paris Saint-Germain) Neymar telah membocorkan jika dirinya bisa latihan lagi pekan depan. Ia ingin sesegera mungkin pulih dan bergabung dengan skuad polesan Thomas Tuchel selagi memulihkan diri dari cederanya.

Saat menjalani proses pemulihan, sang pemain sudah bepergian ke beberapa tempat. Ia juga sempat berpesta untuk menghilangkan kejenuhan. Beberapa waktu yang lalu dirinya terlihat diskusi hangat dengan direktur olahraga Marseille, Andoni Zubizarreta.

Dari pertemuan dengan Zubizarreta terungkap jika sang pemain akan bisa latihan lagi pekan depan. Ia juga siap untuk perkuat tim lagi setidaknya dua pekan lagi.

“Pekan depan, saya sudah bisa latihan lagi,” ujar mantan rekan Lionel Messi tersebut sesuai rilis ESPN.

“Ya, saya akan kembali ke pertandingan setelahnya dan saya akan bergabung dengan skuad dua pekan lagi. Saya juga sudah menjalani semua pemeriksaan kesehatan saya.”

UEFA sendiri telah mengkonfirmasikan jika mereka mengivestigasi sang pemain. Ia diperiksa atas hujatan saat Manchester United mengeliminasi PSG dari Liga Champions. Hal ini bisa menambah masalah yang ia hadapi saat ingin kembali bisa bermain bola.

Saat ia dipusingkan beberapa masalah, tim bisa tetap menang termasuk saat lawan kubu Marseille. Gol kemenangan 3-1 mereka dicetak oleh Kylian Mbappe di menit ke45+2, Angel Di Maria di menit ke-55 dan 56. Kubu lawan hanya membalas satu melalui Valere Germain di menit ke-46.

Nemanja Matic Peringatkan Arsenal, Spurs dan Chelsea Soal Empat Besar

Nemanja Matic memperingatkan Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspur bahwa musim Setan Merah sama sekali belum gagal di Liga Inggris.

Gelandang Manchester United itu mengatakan, mereka sekarang sepenuhnya fokus untuk mengamankan tempat kualifikasi Liga Champions setelah tersingkirnya Piala FA.

Gelandang asal Serbia, Nemanja Matic adalah bagian dari tim United yang bertanding melawan Wolverhampton Wanderers di Piala FA pada hari Minggu (17/3), dengan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer kalah 2-1 saat bertandang ke Stadion Molineux.

Kekalahan United dari rival mereka di Premier League tersebut telah membuat banyak penggemar The Red Devils prihatin dan itu merupakan kekalahan kedua beruntun setelah penampilan yang sama-sama buruk dalam kekalahan 2-0 atas Arsenal di stadion Emirates.

Laga perempat final Liga Champions yang sulit melawan Barcelona membuat harapan Setan Merah untuk mendapatkan trofi musim ini semakin tipis tetapi mereka masih dalam persaingan untuk mendapatkan tempat di kompetisi antar klub elit Eropa untuk musim 2019/20.

Hanya empat poin yang memisahkan Spurs yang berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan Chelsea yang berada di posisi keenam, dengan empat tim berlomba hanya untuk dua tempat di empat besar.

Dan Matic memperingatkan pesaing Setan Merah dalam perebutan tempat kualifikasi Liga Champions musim depan bahwa rekan setimnya tidak akan menyerah dalam perebutan posisi empat besar.

“Kami harus memberikan yang terbaik sekarang untuk mencapai empat besar. Kami akan memeberikan perlawanan yang sengit kepada pesaing kami,” kata Matic. “Masih ada banyak laga yang harus dimainkan. Kami memiliki delapan pertandingan untuk dimainkan di Liga Inggris dan kami berjuang untuk finis empat besar. Kami juga masih bermain di Liga Champions juga. Kami akan melihat apa yang dapat kami lakukan dan berapa banyak kualitas yang kami miliki.”

“Chelsea, Arsenal dan Tottenham akan memberikan yang terbaik untuk berada di empat besar. Semua orang tahu itu. Jika Anda melihat dua bulan lalu, kami tertinggal 11 poin dari Chelsea dan sekarang kami berada dalam posisi yang jauh lebih baik.”
Nemanja Matic yakin Manchester United akan terus bangkit

“Kami memiliki delapan laga terakhir (di Liga Inggris) untuk dimainkan sehingga kami harus belajar dari ini.”

Solskjaer diperkirakan akan ditunjuk sebagai manajer permanen United setelah tampil mengesankan sebagai pelatih sementara dan Matic ingin ia dijadikan pelatih permanen meskipun The Red Devils telah mengalami dua kekalahan beruntun.

“Saya ingin Ole bertahan. Dia adalah manajer yang hebat, sangat positif dan klub akan memutuskan,” tandas gelandang United itu.

“Kami akan menganalisis permainan ini untuk melihat di mana kami membuat kesalahan dan melihat apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik. Saya yakin dia akan membalikkan situasi ini dan kami akan melakukan yang lebih baik.”

“Ketika Anda memenangkan 10 pertandingan itu sangat berarti karena itu tidak mudah. Kami telah kehilangan dua laga tandang terakhir atas Arsenal dan Wolves. Saya tidak membuat alasan tapi kami kalah dari dua tim yang bagus.”