Semua artikel oleh Andi Situmorang

Taklukkan Milan, Bayern Bertemu Madrid di Final

MUNICH, Cutejapanese.org – Bayern Munich berhasil menang telak 3-0 atas AC Milan pada ajang pra-musim Audi Cup 2015 yang digelar di Allianz Arena, (5/8/2015) Selasa waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Gol Bayern disumbangkan oleh tiga pemain berbeda, yaitu Juan Bernat, Mario Goetze, dan Robert Lewandowski.

Pesta gol The Bavarians dibuka pada menit ke-23. Juan Bernat yang menerima umpan dari Douglas Costa, berhasil melepaskan tembakan dari ruang cukup terbuka. Bola yang sempat membentur kaki Christian Zapata, berbelok arah dan mengecoh Diego Lopez. Bayern unggul satu gol.

Pada menit ke-74, Bayern berhasil menggandakan keunggulan. Robert Lewandowski yang mendapat kesempatan pertama, gagal menuntaskan peluang yang didapatnya di area kotak penalti. Namun, bola liar berhasil disambar Mario Goetze hingga bersarang di pojok kanan gawang.

Tak lama sebelas menit berselang, akhirnya Lewandowski ikut serta mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, memanfaatkan umpan Thomas Mueller, striker asal Polandia tersebut dengan sigap melepaskan tembakan first time dari luar kotak penalti. Lopez tak kuasa menghalau bola yang mengarah ke pojok kiri atas.

Hasil ini mengantarkan Bayern ke partai puncak yang akan digelar pada Rabu waktu setempat atau Kamis (6/8/2015) dini hari WIB. Mereka sudah ditunggu Real Madrid yang sukses memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada babak semifinal lainnya.

Wenger Putus Rekor Buruk Atas Mourinho

LONDON, Cutejapanese.org – Kemenangan Arsenal atas Chelsea di laga pembuka Premier Leauge, ajang Community Shield 2015, tentunya sangat berarti bagi Arsene Wenger. Manajer Arsenal itu akhirnya mematahkan dominasi Jose Mourinho dan meraih kemenangan perdana atas pelatih asal Portugal tersebut.

Laga yang dilangsungkan di Stadion Wembley, Minggu (2/8/2015) malam WIB, Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Chelsea. Gol tunggal kemenangan Arsenal disumbangkan oleh Alex Oxlade-Chamberlain pada menit ke-24.

Kemenangan ini tak hanya menghasilkan trofi Community Shield untuk Arsenal. Hasil ini juga memutus rekor buruk Wenger atas Mourinho.

Ini adalah kemenangan pertama Wenger atas Mourinho dalam 14 kali pertemuan. Di 13 pertemuan sebelumnya, Wenger tak pernah menang dan hanya mencatat enam hasil imbang dan tujuh kali kalah.

Gol yang dibuat Oxlade-Chamberlain juga mengakhiri puasa gol Arsenal ke gawang Chelsea. Dalam catatan Opta, sebelum gol Oxlade-Chamberlain, sudah 506 menit The Gunners tak pernah membobol gawang The Blues.

Ini juga merupakan gol pertama Arsenal ke gawang Chelsea asuhan Mourinho. Selama dilatih Mourinho, Chelsea amat sulit dibobol oleh Arsenal. Menurut catatan Opta, kali terakhir Arsenal mencetak gol ke gawang Chelsea-nya Mourinho adalah pada Mei 2007 lalu lewat Gilberto Silva.

AS Roma Resmi Rekrut Wojciech Szczesny

ROMA, Cutejapanese.org – Wojciech Szczesny akhirnya secara resmi diperkenalkan sebagai pemain rekrutan baru AS Roma pada musim panas ini. Kiper asal Polandia tersebut gabung bersama Serigala Ibu Kota dengan status pinjaman.

Szczesny menandatangani kontrak pinjaman selama satu tahun bersama I Giallorossi. Sebelumnya penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut telah menjalani tes medis pada Senin 27 Juli 2015 waktu setempat.

“AS Roma dengan senang hati mengonfirmasi perekrutan kiper internasional Polandia, Wojciech Szczesny, dari Arsenal dengan status pinjaman,” demikian bunyi pernyataan di situs resmi Roma.

Keputusan Szczesny untuk pergi dari Arsenal karena sudah kesulitan mendapatkan tempat di skuat utama asuhan Arsene Wenger, menyusul apiknya performa David Ospina. Belum lagi, The Gunners baru saja merekrut Petr Cech dari Chelsea.

Secara keseluruhan, Szczesny hanya tampil 29 kali di semua kompetisi bersama Arsenal pada musim lalu. Kini, Szczesny pun kian optimistis bersama tim asuhan Rudi Garcia dan siap meraih banyak trofi dengan tim asal Serie A ini.

“Saya datang ke sini untuk menang dan jadi juara bersama AS Roma dan saya yakin tim ini cukup kuat untuk melakukannya. Saya pikir ada potensi yang besar. Saya tahu beberapa pemain dan saya tahu namanya, jadi semoga saya akan cepat beradaptasi,” katanya.

Blanc Tertarik Datangkan Di Maria ke PSG

PARIS, Cutejapanese – Paris Saint-Germain (PSG) mengungkapkan ketertarikannya untuk mendatangkan gelandang serang Manchester United (MU), Angel Di Maria. Tapi, pelatih Les Parisien, Laurent Blanc, menyebutkan bahwa akan sulit untuk menggaet Di Maria.

Di Maria sering dikabarkan akan meninggalkan MU pada musim panas ini. Sempat tampil apik di awal-awal membela ‘Setan Merah’, Di Maria yang sering diganggu cedera lalu gagal tampil optimal disepanjang musim yang dijalaninya.

Di ajang Premier League 2014-15, Di Maria tampil sebanyak 27 kali, 20 kali menjadi starter, dan tujuh kali sebagai pemain pengganti. Kendati hanya menyumbangkan tiga gol, Di Maria kembali menunjukkan diri sebagai pemberi assist yang ulung. Dia bisa menyumbangkan 11 assist untuk MU.

Rumor bahwa Di Maria akan hengkang salah satunya dipicu oleh kasus perampokan rumahnya yang membuat pemain asal Argentina itu dikabarkan tak betah di Manchester. Selain itu, Di Maria juga kerap dibangku cadangkan Louis Van Gaal dalam dua laga terakhir MU.

Di Maria tidak dimainkan saat laga melawan Arsenal. Serta hanya bermain 23 menit saat melakoni laga terakhir musim 2014-15, di kandang Hull City.

Blanc pun tetap menyebutkan bahwa usaha untuk mendapatkan Di Maria tentu akan sulit. Tapi, eks bek MU itu tetap menyebutkan bahwa PSG menaruh minat pada Di Maria.

“Kasus Di Maria sangat kompleks karenanya saya ingin mengulang sekali lagi bahwa dia merupakan pemain yang membela klub Inggris yang sangat-sangat besar, yang membelinya musim lalu,” kata Blanc di Socerway.

“Jika pada akhirnya si pemain pergi, Anda bisa berharap bahwa itu merupakan klub besar lainnya yang juga menaruh minat padanya. PSG merupakan salah satu di antaranya.”

“Itu akan menjadi negosiasi yang alot asalkan sang pemain mau hengkang. Kami mengikuti perkembangan ini dengan ketertarikan yang luar biasa,” imbuhnya.

Paraguay Kembali Singkirkan Brasil Lewat Adu Penalti

CONCEPCION, Cutejapanese.org — Brasil harus mengakhiri perjalanan di Copa America 2015, setelah kalah melalui drama adu penalti dari Paraguay pada pertandingan perempat final, Sabtu malam atau Minggu (28/6/2015) pagi WIB. Adu penalti harus dilakukan lantaran kedua tim bermain imbang 1-1 pada 90 menit waktu normal.

Brasil mampu menguasai jalannya pertandingan dan unggul terlebih dahulu berkat gol yang diciptakan Robinho saat laga baru berjalan 15 menit. Gol bermula dari aksi Dani Alves di sisi kiri pertahanan Paraguay. Bek yang memperkuat Barcelona tersebut dengan cepat melepaskan umpan ke tengah kotak penalti. Robinho yang tak mendapat kawalan dengan mudah memasukkan bola masuk ke gawang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, kedua tim terus melancarkan serangan. Brasil tetep mendominasi jalannya pertandingan. Akan tetapi, pada menit ke-70 keunggulan tim Samba harus lenyap setelah Thiago Silva melakukan kesalahan fatal dengan melakukan handsball di area kotak penalti pertahanan timnya. Silva dinilai menyentuh bola dengan tangannya saat berebut bola di udara dengan Cruz. Derlis Gonzalez yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper Brasil, Jefferson. Gol tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir.

Karena CONMEBOL atau CSF (Confederación Sudamericana de Fútbol, Konfederasi Sepak bola Amerika Selatan) yang tak mengenal sistem perpanjangan waktu, laga pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Duel adu penalti berjalan dramatis. Di kubu Brasil, Everton Ribeiro dan Douglas Costa gagal melaksanakan tugasnya mengeksekusi penalti. Alhasil, Brasil tersingkir setelah kalah adu penalti dengan skor 3-4.

Kekalahan Brasil kali ini seolah mengulang sejarah kegagalan langkah mereka pada Copa America 2011. Saat itu, mereka juga kalah adu penalti dari Paraguay.

Pada pertandingan semifinal selanjutnya, Paraguay akan menghadapi Argentina, Senin (30/6/2015).

Meski Tanpa Neymar, Brasil Kalahkan Venezuela

SANTIAGO, Cutejapanese.org – Tanpa kehadiran Neymar da Silva Jr yang harus menjalani hukuman, tak lantas mempengaruhi keperkasaab Brasil. Ini terbukti dengan suksesnya Tim Samba menaklukkan Venezuela 2-1. Dengan hasil ini, Brasil memastikan lolos ke babak perempat final Copa America 2015.

Laga yang mempertemukan Brasil kontra Venezuela dilaksanakan di Estadio Monumental David Arellano, Senin (22/06/2015) pagi WIB. Tidak diperkuat Neymar yang menjalani sanksi empat laga akibat kartu merah yang diterimanya saat Brasil takluk 0-1 dari Kolombia. Robinho ditunjuk sebagai pengganti Neymar di lini serang.

Pelatih Brasil, Carlos Dunga yang mengusung target menang demi mengamankan tiket ke perempat final, langsung menerapkan taktik menyerang sejak awal laga. Alhasil, pada menit ke-9 mereka berhasil meraih hasil positif.

Berawal dari servis sepak pojok, Robinho berhasil mengirimkan umpan matang ke kotak penalti lawan yang sukses dimanfaatkan Thiago Silva dengan tendangan voli dan berhasil menjebol gawang Venezuela. Untuk merayakan gol yang dibuatnya, Silva kemudian melakukan selebrasi dengan menunjuk Neymar yang berada di tribun penonton.

Keunggulan 1-0, tidak membuat Brasil puas. Mereka terus menekan barisan pertahan lawan. Robinho dan Willian sempat mendapatkan peluang untuk menambah keunggulan, namun sayang upaya mereka tidak ada satu pun yang menjadi gol.

Venezuela yang cenderung bermain difensif, sempat mendapatkan peluang di akhir babak pertama lewat Cichero. Akan tetapi upayanya masih gagal untuk menyamakan keadaan. Skor 1-0 untuk Brasil bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Brasil langsung menggebrak dan sukses menggandakan keunggulan lewat Roberto Firmino yang berhasil memanfaatkan bola umpan silang Willian.

Tertinggal 2-0, Venezuela mulai memberikan perlawanan. Perlahan mereka mulai dapat keluar dari tekanan. Harapan Venezuela sempat muncul ketika Miku sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-84.

Namun sayang, perjuangan Venezuela akhirnya gagal lantaran mereka tak mampu mencetak gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Hasil ini memastikan Brasil lolos ke babak perempat final sebagai juara Grup C. Brasil mengoleksi enam poin, atau unggul dua angka dari Peru yang juga lolos sebagai runner-up grup.

Hukuman Neymar Diperberat Menjadi Empat Laga

SANTIAGO, Cutejapanese.org – Brasil harus menjalani sisa laga Copa America tanpa kehadiran Neymar. Hukuman Neymar kian diperberat menjadi larangan empat laga akibat ulahnya pada pertandingan Brasil kontra Kolombia. Hukuman itu membuat dia tak akan bisa membela Brasil di sisa Copa America 2015.

Neymar diganjar kartu merah setelah laga Brasil kontra Kolombia di Estadio Monumental David Arellano, Rabu (17/6/2015) lalu, berakhir. Pada laga tersebut, Brasil takluk 0-1.

Kartu merah untuk Neymar dipicu oleh tindakan bodoh yang memancing emosi kubu Kolombia. Setelah wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, penyerang Barcelona itu menendang bola yang kemudian mengenai punggung Pablo Armero. Jeison Murillo yang coba menenangkan Neymar, malah justru diberi tandukan meski tidak terlalu keras. Hal ini memicu ketegangan diantara para pemain lainnya.

Komisi Disiplin Copa America awalnya menjatuhkan hukuman dua laga untuk Neymar. Hukuman tersebut kemudian dikurangi menjadi satu laga oleh CONMEBOL. Namun, hukuman ini sifatnya masih sementara karena komisi disiplin akan bertemu lagi pada Jumat (19/6) untuk menentukan hukuman final.

Setelah melakukan pertemuan, komisi disiplin akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan hukuman empat laga kepada Neymar. Hal itu berarti Neymar tak akan bisa main lagi di Copa America 2015 sekali pun negaranya lolos ke final.

Brasil sendiri belum tentu lolos dari babak penyisihan grup di Copa America 2015. Selecao akan menjalani laga penentuan melawan Venezuela di Santiago pada Minggu (21/6) waktu setempat.

Hancurkan Bolivia, Chile Juara Grup A

SANTIAGO, Cutejapanese.org – Setelah menghancurkan Bolivia, Chile memastikan lolos ke perempatfinal Copa America sebagai juara Grup A. Tuan rumah menuntaskan laga terakhir fase grup dengan kemenangan telak 5-0 atas Bolivia pada laga yang diberlangsung di Estadio Nacional, Sabtu (20/6/2015) pagi WIB.

Kedua tim sama-sama dipastikan lolos ke perempatfinal, menyusul kekalahan Meksiko atas Ekuador. Chile dan Bolivia pun hanya tinggal menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.

Tampil menekan sejak laga dimulai, Chile berhasil membuka keunggulan saat laga memasuki menit ke-3. Gary Medel melepaskan umpan jauh ke Eduardo Vargas yang berlari ke belakang garis pertahanan Bolivia. Vargas yang berusaha mengontrol bola, namun memantul cukup jauh dari jangkauannya. Saat itulah Charles Aranguiz datang dan melepaskan tendakan keras ke pojok kiri bawah.

Pada menit ke-37, Alexis Sanchez berhasil menggandakan keunggulan Chile. Dalam sebuah skema serangan cepat, Alexis menusuk dari kiri ke tengah pertahanan Bolivia dan mengoper ke Jorge Valdivia di kanan. Valdivia lalu mengirim umpan silang ke kembali ke Alexis yang berlari memasuki kotak penalti. Bola berhasil disundul Alexis ke pojok kiri gawang untuk menorehkan gol perdananya di ajang Copa America. Skor 2-0 untuk keunggulan Chile bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki paruh waktu kedua, Chile mampu memperlebar keunggulan. Gol ketiga Chile tercipta pada menit ke-66 kembali lewat kaki Aranguiz. Berdiri di tiang jauh pertahanan Bolivia, Aranguiz menerima umpan Henriquez dari kanan dan sempat mengelabui satu bek Bolivia. Dengan cerdik Aranguiz menyontek bola melewati hadangan kiper.

Pada menit ke-79, gelandang Inter Milan, Medel, ikut mencatatkan namanya di papan skor. Menuntaskan umpan terobosan Valdivia, ia sukses mencukil bola melewati hadangan kiper.

Derita Bolivia kian bertambah. Empat menit jelang waktu normal usai, Bolivia kembali kemasukan satu gol lagi. Kali ini melalui pemainnya yang melakukan gol bunuh diri. Bermaksud menghalau bola, Ronald Raldes malah melambungkan bola melewati kiper dan masuk ke gawang timnya. Hingga pertandingan selesai, skor 5-0 untuk Chile tak berubah.

Dengan kemenangan ini, Chile berhak lolos ke perempatfinal sebagai juara Grup A dengan nilai 7 dari tiga laga. Sementara Bolivia menemani sebagai runner-up dengan koleksi empat poin.

Hat-trick Muchlis Hadi Bawa Indonesia Libas Kamboja 6-1

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Indonesia menang telak 6-1 saat bertemu Kamboja dalam lanjutan cabang sepak bola SEA Games 2015 Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Sabtu (6/6/2015). Pada laga ini, striker Muchlis Hadi Ning Syaifulloh mencetak hat-trick ke gawang kamboja.

Menghadapi Kamboja, pelatih Indonesia, Aji Santoso menurunkan skuat berbeda dibanding saat Indonesia dikalahkan Myanmar, 2-4, Selasa (2/6/2015). Aji mengganti beberapa pemain inti seperti M Natshir, Hansamu Yama Pranata, dan Wawan Pebriyanto. Pada laga kali ini, Aji lebih memberikan kepercayaan terhadap Teguh Amirrudin, Agung Prasetyo, dan Paulo Sitanggang.

Strategi yang diusung pelatih langsung terbukti ampuh pada awal babak pertama. Tepatnya pada menit ke-12, Muchlis Hadi mampu membuka keunggulan setelah sukses menyambar umpan datar Adam Alis Setyano yang berhasil menusuk ke area pertahanan Kamboja.

Sebelum turun minum, giliran Ahmad Nufiandani yang berhasil mencetak gol. Pada menit ke-37, tembakan Nufiandani dari sisi kanan serangan berhasil menggetarkan gawang Kamboja yang dikawal Um Serei Rath. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia.

Usai jeda babak pertama, Kamboja mampu memperkecil kedudukan melalui sepakan penalti Prak Many Udom pada menit ke-56. Penalti dihadiahkan wasit setelah Syaiful Indra Cahya melanggar salah satu pemain Kamboja di dalam kotak penalti.

Namun, Muchlis Hadi menunjukkan ketajamannya dalam pertandingan ini. Menjawab kritikan yang kerap datang menghampirinya, Muchlis Hadi mampu menyumbang dua gol lagi sekaligus melengkapi hat-trick, masing-masing pada menit ke-67 dan ke-73. Ini menegaskan bahwa ia layak menjadi penyerang yang mampu diandalakan skuat “merah putih” di SEA GAMES kali ini.

Lima menit jelang laga usai, giliran Wawan Pebriyanto yang memberikan andil untuk memperbesar keunggulan Indonesia. Tendangan jarak dekat Wawan berhasil merobek jala Kamboja untuk kelima kalinya.

Akhirnya kemenangan Indonesia ditutup melalui sepakan Evan Dimas Darmono pada masa injury, tepatnya di menit ke-93. Hingga wasit meniup peluit panjang, papan skor tidak berubah. Indonesia pun menang telak dengan skor 6-1 atas Kamboja.

Kemenangan ini membawa angin segar bagi skuat “merah putih”, hasil ini manjadikan Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan raihan nilai tiga dari dua pertandingan. Adapun posisi puncak masih ditempati Myanmar yang meraih dua kemenangan. Pada laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Filipina di Stadion Jalan Besar, Selasa (9/6/2015).

Pulih dari Cedera, Suarez Siap Tampil di Final Copa del Rey

BARCELONA, Cutejapanese.org – Kabar baik tengah menghampiri kubu Barcelona, Jelang Final Copa del Rey yang akan diadakan pada sabtu 31 Mei 2015 dini hari WIB. Melalui Pelatihnya, Luis Enrique, Barcelona memberitakan bahwa penyerang mereka Luis Suarez telah pulih dari cedera dan sudah bisa dimainkan untuk laga final Copa del Rey yang akan di helat di Camp Nou.

“Ia baik-baik saja. Ia sudah berlatih sepanjang pekan ini dan pada dasarnya, ia sudah bisa bermain seperti pemain lain dalam skuat,” ujar Enrique.

Suarez yang merupakan mantan striker Liverpool itu terlihat sudah mulai ikut bergabung dalam sesi latihan bersama rekan-rekan setimnya di Barcelona pada pekan ini. Pemain asal Uruguay itu telah absen sejak di pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions menghadapi Bayern Muenchen pada 13 Mei 2015 yang lalu, karena mengalami cedera hamstring pada kakinya.

Akan tetapi, saat ini Suarez sudah fit dan siap untuk diturunkan pada partai Final Copa Del Rey melawan Athletic Bilbao di Camp Nou. Kabar Pulihnya Suarez tentu saja menjadi angin segar bagi Barca yang bertekad untuk meraih gelar kedua mereka musim ini. Setelah sebelumnya, La Blaugrana sukses mengunci gelar pertama mereka saat memastikan diri menjadi juara La Liga Spanyol pekan lalu setelah mampu menaklukkan Atletico Madrid dihadapan para pendukungnya 0-1.