Semua artikel oleh Administator

Kapan Bikin Gol, Pepe?

Nicolas Pepe belum juga bikin gol untuk Arsenal. Manajer Unai Emery mulai sedikit resah dan meminta Pepe lekas unjuk gigi.

Didatangkan dari Lille dengan banderol 72 juta paun, Pepe tentu diharapkan bisa jadi mesin gol untuk Arsenal bersama Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette.

Performa hebatnya bersama Lille musim lalu dengan 22 gol dan 11 assist di Ligue 1 jadi alasannya. Tapi, performa Pepe sejauh ini masih jauh panggang daripada api.

Dari lima pertandingan berlalu, Pepe sudah tiga kali jadi starter di Premier League tanpa sekalipun menjebol gawang lawan. Aubameyang lagi-lagi yang jadi tumpuan dengan torehan lima gol sejauh ini. Proses adaptasi memang jadi alasan mengapa Pepe belum juga bisa bersinar. Tapi, ada harga mahal yang harus ditebus Pepe lewat gol serta assist di lapangan. Hal itu diharapkan bisa segera dipenuhi pemain berpaspor Pantai Gading tersebut.

Apalagi Arsenal masih tertahan di papan tengah, tepatnya posisi ke-10 klasemen Liga Inggris dengan delapan poin.

“Dia harus beradaptasi. Dia bermain baik tapi kami tahu secara perlahan dia harus lebih baik lagi, agar bisa membantu kami. Saya ingin dia lebih cepat lagi bisa beradaptasi dengan kami,” ujar Emery di Sportskeeda. “Kami terus bekerja dengannya – Kami selalu menunjukkan video individual kepadanya usai latihan,” sambungnya.

“Dia bermain baik tapi kami butuh tim ini tetap kuat dengan semua pemain harus bisa tampil lebih baik lagi.”

Pepe punya kesempatan unjuk gigi saat menghadapi Aston Villa di Emirates Stadium,

Griezmann yang Tak Bertaji di Laga Tandang

Antoine Griezmann tampil buruk saat Barcelona ditumbangkan Granada 0-2. Penyerang Barcelona itu tidak berkutik untuk melanjutkan sebuah torehan tak diinginkan.

Barcelona menyambangi Granada di Stadion Los Carmenes dalam lanjutan Liga Spanyol, Minggu (22/9/2019) dinihari WIB. Tim tuan rumah mengejutkan Barca dengan gol kilat Ramon Azeez di menit kedua.

Blaugrana kemudian mendominasi permainan dengan ball possesion yang mencapai 74% tapi dari delapan percobaan yang diciptakan hanya satu yang mengarah ke gawang. Sedangkan Granada mampu menambah keunggulan berkat gol penalti Alvaro Vadillo di babak kedua sekaligus memastikan kemenangan.

Griezmann tampil penuh selama 90 menit dengan melakukan 45 sentuhan pada bola. Tapi pemain internasional Prancis tersebut cuma sekali melakukan tembakan, itupun tidak mengarah ke gawang Granada.

Kekalahan Barca ini praktis memperpanjang tren negatif Griezmann di laga tandang. Statistik Opta mengungkapkan, Griezmann bahkan gagal menciptakan tembakan ke aran gawang dalam empat laga tandang untuk Barcelona di seluruh kompetisi.

Barcelona telah mencetak dua gol plus dua assist dalam enam penampilan untuk Blaugrana sejak digaet dari Atletico Madrid pada musim panas ini. Namun sejak membobol gawang Real Betis dua kali pada 25 Agustus 2019, Griezmann puasa gol di empat penampilan terakhirnya di semua ajang.

Buruknya statistik Griezmann di laga tandang berbanding lurus dengan laju mengecewakan Barcelona. Pasukan Ernesto Valverde itu hanya memenangi dua dari enam pertandingan pertama di sepanjang 2019/20, dengan menderita dua kekalahan.

Persiku Vs Persijap Akan Dilanjutkan di Kendal, Tanpa Penonton

Usai dihentikan akibat kericuhan antar suporter laga Piala Soeratin U-17 antara Persiku Kudus vs Persijap Jepara akan dilanjutkan. Tapi laga digeser di Kendal.

Insiden itu terjadi saat laga dilangsungkan di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Selasa (17/9/2019). Pertandingan dihentikan pada menit 41 dalam kedudukan seimbang 0-0. Setelah terjadi kericuhan, akhirnya Asprov PSSI Jateng, mengambil keputusan bahwa pertandingan lanjutan akan digelar di tempat netral demi alasan keamanan.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan itu, Mustain menjelaskan, keputusan Asprov PSSI Jateng telah mengonfirmasi bahwa laga lanjutan digelar di Kabupaten Kendal pada tengah pekan depan. Pertandingan juga akan berjalan tanpa suporter.

“Dilanjutkan di Kendal, Rabu (25/9/2019) di Stadion Kebondalem,” kata Mustain dikonfirmasi pewarta via sambungan telepon, Minggu (22/9/2019).

“Larangan suporter datang menonton ke pertandingan itu. Ini larangan, bukan kesepakatan,” tegas Mustain.

Keputusan tanpa penonton dan laga dihelat di Kabupaten Kendal memang telah dipertegas Asprov PSSI Jateng. Karenanya kedua tim harus mematuhinya. “Kalau sampai ada suporter yang datang, akan disuruh pulang oleh pihak keamanan,” imbuh dia.

Saat ini, panpel tengah sibuk melakukan persiapan laga di Kendal. Mulai dari mengurus perizinan, serta koordinasi dengan pengelola Stadion Kebondalem Kendal. “Sudah koordinasi dengan pengelola stadion. Besok urus perizinan pertandingan,” jelasnya disinggung soal kesiapan panpel.

“Panpel sudah siap. Dengan catatan, pertandingan tanpa penonton (suporter),” pungkasnya.

Bhayangkara Vs Borneo FC Tuntas Tanpa Pemenang

Bhayangkara FC gagal memaksimalkan partai kandang kontra Borneo FC. Sempat tertinggal duluan, The Guardians cuma bermain imbang 1-1.

Pada laga kandang di Stadion Patriot Bekasi, Minggu (22/9/2019) sore WIB, Bhayangkara memainkan tim terbaiknya dengan Hedipo, Lee Yoo-Joon, dan Anderson Salles di starting line-up.

Bhayangkara butuh kemenangan demi mendongrak posisinya di klasemen. Terlebih mereka cuma sekali menang dari empat laga terakhirnya. Sementara Borneo butuh poin penuh demi bertahan di papan atas.

Kedua tim bertukar serangan di babak pertama namun tak ada gol tercipta. Masuk di babak kedua, Borneo mengambil inisiatif serangan untuk bisa mencuri gol. Hasilnya pada menit ke-60 Renan Silva membawa Borneo unggul. Memainkan umpan satu-dua dengan rekannya di sepertiga akhir lapangan, Renan Silva melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti dan bersarang di pojok kanan atas.

Sayangnya, keunggulan itu cuma bertahan empat menit. Bhayangkara menyamakan skor 1-1 lewat Adam Alis. Diawali korner yang menyebabkan kemelut di kotak penalti, Adam Alis menyepak bola liar dan bersarang di pojok kanan gawang Nadeo Arga Winata.

Tak ada gol tambahan hingga akhir pertandingan. Hanya menambah satu poin, Bhayangkara tertahan di posisi ke-10 klasemen dengan 23 poin. Borneo tetap di posisi keempat klasemen Liga 1 2019 dengan 30 poin.

Setelah 490 Hari, Buffon Kembali ke Starting XI Juventus

Gianluigi Buffon menjadi starter di laga Juventus vs Hellas Verona. Ia mengaku sangat puas bisa bermain kembali membela Bianconeri.

Kiper berusia 41 tahun itu turun sejak menit awal di giornata keempat Serie A Liga Italia. Pada duel yang berlangsung di Allianz Stadium, Sabtu (21/9/2019) tersebut, Juventus menang 2-1 atas Verona.

Buffon mengatakan jika ia bahagia bisa dipercaya kembali menjaga gawang Juventus, dengan usianya yang kini sudah berkepala empat. Sebelumnya, ia terakhir turun berkostum La Vecchia Signora pada tahun 2018.

“Sangat memuaskan, untuk usia saya, karier saya dan melihat ke belakang, saya menyadari bahwa saya memiliki kehidupan yang luar biasa dan jenis karier yang menyenangkan yang selalu saya inginkan,” kata Buffon kepada Sky Sport Italia.

Menariknya, laga terakhir Buffon bersama Juventus sebelum pindah ke Paris Saint-Germain adalah duel menghadapi Hellas Verona pada 19 Mei 2018. Kini, 490 hari kemudian, klub yang sama menjadi lawan bermain Buffon di pertandingan pertamanya musim ini.

“Verona adalah takdir saya. Saya berharap ini adalah waktu kembali yang baik dan hari yang indah untuk semua orang, karena jika itu baik untuk semua orang, itu akan baik untuk saya juga,” kata Buffon.

Mengenai persaingannya dengan Wojciech Szczesny untuk posisi kiper utama klub asal Turin tersebut, Buffon mengatakan jika hal itu sudah jelas. Baginya, kiper asal Polandia itu tetaplah pilihan pertama sebagai penjaga gawang Juventus. “Tidak ada dualitas dengan Szczesny, istilah itu tidak pantas, karena situasinya sudah jelas sejak awal dan saya menerimanya tanpa keraguan sedikit pun. Saya senang dengan situasinya, saya bahagia bisa kembali ke Juve, untuk berbagi lebih banyak pengalaman baik atau buruk dengan rekan tim saya dan penggemar Juve,” kata juara Piala Dunia 2006 ini.

“Itulah sebabnya saya kembali dan puas untuk menerima peran pengganti ini. Mungkin kesempatan saya terbatas di lapangan, tetapi ada banyak momen lain di belakang layar yang memungkinkan Anda untuk meninggalkan tanda, mempengaruhi tim, dan memiliki prestasi sendiri,” tutur Buffon.

“Jangan mulai bertanya pada bulan September berapa lama saya akan terus bermain, kalau tidak setiap minggu selama berbulan-bulan! Saya merasa baik secara fisik, hanya itu yang bisa saya katakan.” pungkasnya.

Barcelona Ambyar di Kandang Lawan

Barcelona tumbang saat menjalani laga tandang di kandang Granada. Kekalahan itu memperpanjang catatan buruk Barcelona di pertandingan tandang.

Barcelona secara mengejutkan tumbang dalam lawatannya ke markas tim promosi, Granada. Bertanding di Estadio Nuevo Los Carmenes, Minggu (22/9/2019) dini hari WIB, dalam laga pekan kelima Liga Spanyol, Barcelona kalah 0-2.

Itu jadi kekalahan kedua Barcelona di Liga Spanyol musim ini. Baru dapat tujuh poin dari lima pertandingan, Barcelona mencatat start terburuknya di LaLiga dalam 25 tahun.

Hasil di kandang Granada juga memperpanjang rekor jelek Barcelona di laga tandang. Musim ini, Antoine Griezmann dkk sama sekali belum pernah menang dalam empat pertandingan tandang yang sudah dimainkan di semua kompetisi.

Dalam empat laga itu, Barcelona dua kali dapat hasil imbang dan dua kali kalah. Jika ditarik lebih jauh sampai musim lalu, Barcelona sudah melewati tujuh pertandingan tandang secara beruntun di semua kompetisi tanpa kemenangan.

Tren negatif itu berawal dari kekalahan 0-2 di markas Celta Vigo pada pertandingan pekan ke-36 Liga Spanyol 2018/2019. Setelahnya, Barcelona tercatat tiga kali imbang dan tiga kali kalah. Laju buruk Barcelona di pertandingan tandang disadari betul oleh Ernesto Valverde. Ia mengkhawatirkan performa timnya.

“Saya khawatir karena di luar kandang, kami tidak dapat hasil bagus. Ketika empat laga tandang berlalu, itu adalah gejala kalau ada yang tidak beres,” ujar Valverde seperti dilansir Marca.

“Ada pemain yang telat gabung, tapi kami tidak bagus, kami tidak bermain bagus di pertandingan tandang.”

“Kami mendominasi, tapi kami tidak mengubahnya menjadi peluang. Kami belum dapat peluang untuk membalikkan keadaan,” katanya.

City Main Tanpa Ampun, Kiper Watford Ketar-Ketir Bakal Kebobolan 10 Gol

Ben Foster harus kebobolan delapan kali saat Manchester City melumat Watford. Ia berpikir jika The Citizens bisa mencetak lebih banyak gol saat itu.

City berpesta gol saat menjamu Watford di pekan keenam Liga Inggris, Sabtu (21/9/2019). Bermain di Etihad Stadium, skuat asuhan Josep Guardiola itu menang 8-0.

Pertandingan tersebut juga menjadi mimpi buruk bagi Foster. Kiper Watford tersebut sudah kebobolan saat laga baru berjalan 52 detik lewat sepakan David Silva.

Dalam tempo 18 menit, Foster sudah harus memungut bola dari gawangnya sebanyak lima kali. Total ada enam pemain City yang menjebol gawangnya yakni Silva, Bernardo Silva, Sergio Aguero, Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez, dan Nicolas Otamendi.

Kebobolan lima gol di babak pertama membuat Foster sudah memikirkan kemungkinan terburuk. Ia khawatir City bakal mencetak dua digit gol saat pertandingan selesai.

“Saat Anda kebobolan 50 detik setelah peluit dibunyikan, maka rencana permainan apa pun yang anda mainkan akan ambyar,” ujar Foster kepada beIN Sports.

“Mereka luar biasa dan kadang-kadang mereka benar-benar menakjubkan. Skor menjadi 5-0 setelah 20 menit dan saya merasakan ketakutan yang terburuk. Saya pikir bakal bisa kebobolan 10, 11, 12, dengan mudah hari ini,” ungkapnya.

“Tetapi syukurlah mereka seperti mengendurkan serangan, saya tidak tahu apakah mereka memang sudah mengendur atau permainan kami yang berkembang, namun babak kedua sangat mengecewakan dan mereka bisa mencetak angka dengan leluasa,” tambah kiper berusia 36 tahun itu.

“Sebagus-bagusnya Man City hari ini, kami harus melihat kepada diri sendiri dan harus tampil lebih baik daripada sekarang,” tandasnya.

Karena Juventus Memang Sedang dalam Renovasi

Juventus susah payah mengatasi Hellas Verona di pekan keempat Liga Italia. Maurizio Sarri menyebut kelelahan mental menyumbang sebab.

Juventus menang tipis 2-1 saat menjamu Verona di Allianz Stadium, Sabtu (21/9/2019) malam WIB. Bianconeri tertinggal lebih dulu setelah dibobol Miguel Veloso, sebelum kemudian membalikkan keadaan lewat Aaron Ramsey dan penalti Cristiano Ronaldo.

Pelatih Juventus Maurizio Sarri sepakat dengan Cristiano Ronaldo, soal kelelahan usai bertanding dengan Atletico Madrid di Liga Champions pada tengah pekan. Perkara lelah dan rotasi membuat Juventus yang tengah beradaptasi dengan gaya Sarri semakin rapuh.

“Mungkin ada kelelahan mental, karena Anda harus segera mengisi ulang baterai beberapa hari setelah bertanding. Dengan banyak perubahan, Anda kehilangan sejumlah keseimbangan dan itulah yang kita lihat hari ini,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia.

“Ini adalah tim yang tengah direnovasi dan Anda bisa melihatnya. Kami terlalu mudah lupa bertahan saat menyerang dan cenderung berlari mundur ketika dalam tekanan. Jadi ya akan butuh waktu untuk menyingkirkan itu dari mereka.”

“Ketika ada tim-tim yang bermain melebar dengan bek-bek sayap mereka, kami perlu tetap bermain rapat, kalau tidak itu menjaid masalah dan kami akan secara konstan berada di tengah kebingungan.”

“Kami seharusnya rapi dalam menekan tiga bek mereka, karena jaraknya tidaklah tepat hari ini. Meski demikian, Verona berada dalam kondisi luar biasa dan menekan Anda di seluruh penjuru lapangan lewat situasi satu lawan satu. Mereka menekan dengan garis pertahanan tinggi dan tidak mudah mengalahkan mereka,” tambahnya seperti dilansir Football Italia.

Romelu Lukaku: Grazie, Conte!

Romelu Lukaku mencetak satu gol kala Inter Milan menghadapi AC Milan pada derby della Madonnina. Lukaku pun melanjutkan start positifnya bersama Nerazzurri.

Inter Milan menghadapi AC Milan pada pekan keempat Liga Italia. Bermain di Stadion San Siro, Minggu (22/9/2019) dinihari WIB, Inter menang 2-0 berkat gol dari Marcelo Brozovic dan Lukaku.

Tercatat ini menjadi gol ketiga mantan pemain Manchester United itu dalam empat partai pertama di Liga Italia. Lukaku bahagia bisa langsung berkontribusi dan menjawab kepercayaan Antonio Conte dengan gol-gol.

“Hubungan saya dengan Conte sangat kuat. Ia adalah pelatih yang sangat membantu saya,” ungkap Lukaku saat ditanya oleh DAZN. “Di usia 26 tahun ini, saya menginginkan pelatih seperti dirinya, yang membantu saya setiap hari dan memberikan motivasi. Saya sangat bahagia bisa berada di sini dan bekerja dengannya,” tambahnya seperti dilansir Football Italia.

Berkat gol-gol Lukaku, Inter sempurna di empat pekan pertama dan kukuh di puncak klasemen. La Beneamata memuncaki klasemen dengan 12 poin, dua poin di depan Juventus.

Bobol Gawang Cologne, Coutinho Masuk Daftar Langka Pemain di Eropa

Philippe Coutinho mencetak gol pertamanya di Bayern Munich saat melawan FC Cologne. Ia masuk daftar langka pemain yang mencetak gol di empat liga top Eropa.

Bayern memetik kemenangan 4-0 saat menjamu Cologne di Allianz Arena, Sabtu (21/9/2019) malam WIB. Coutinho mencetak salah satu gol, sementara Robert Lewandowski bikin dua gol dan Ivan Perisic membuat satu gol lainnya.

Itu jadi gol pertama Coutinho sejak gabung Die Roten pada bursa transfer musim panas tahun ini. Sejauh ini gelandang asal Brasil itu sudah lima kali tampil. Apresiasi besar diberikan Coutinho kepada Lewandowski, yang rela memberikan penalti kepadanya dan membuang kesempatan mencetak hat-trick.

“Robert Lewandowski meminta saya untuk mengambil penalti itu. Ia menunjukkan sikap yang hebat karena ia punya kesempatan untuk mencetak hat-trick di laga tadi andai menjadi eksekutor,” kata Coutinho kala ditanya Bundesliga seusai pertandingan.

“Tetapi ia malah memberikan kesempatan kepada saya untuk mencetak gol pertama. Oleh karenanya saya berterima kasih kepada Lewandowski,” tambahnya.

Dengan gol itu, Coutinho masuk daftar langka pemain yang berhasil mencetak gol di empat liga top Eropa. Ia sebelumnya sudah bikin gol di Serie A, Premier League, dan LaLiga.

Coutinho menjadi orang kelima setelah Bojan Krkic, Kevin-Prince Boateng, Jonathan de Guzman, dan Obafemi Martins di daftar tersebut.

Sebelumnya, Coutinho mencetak tiga gol di Serie A kala berkostum Inter Milan, 41 gol di Premier League saat membela Liverpool, serta 18 gol di LaLiga ketika masih menjadi pemain Espanyol dan Barcelona.