Semua artikel oleh Administator

Bek Persija Bikin Blunder, Tavares: Pemain Juga Manusia

Persija Jakarta kebobolan tiga gol oleh Persela Lamongan. Dua gol di antaranya lahir karena blunder bek Macan Kemayoran. Apa yang terjadi?

Meski kebobolan tiga gol, Persija berhasil menuntaskan laga dengan kemenangan 4-3 di Stadion Wibawa Mukti, Jumat (15/11/2019) sore WIB. Tim Ibu Kota pun memetik tiga kemenangan kandang berurutan di lanjutan Liga 1 2019.

Persija kebobolan lebih dulu lewat gol Kei Hirose di menit kedua, setelah memanfaatkan lemahnya umpan Fachrudin Aryanto di kotak penalti. Persija lantas berhasil berbalik unggul 2-1 lewat dua gol Marko Simic. Persela mampu menyamakan skor 2-2 lewat gol Sugeng Efendi. Delfin Rumbino membawa Persela unggul 3-2 di babak pertama setelah memanfaatkan kesalahan Alexandre Luiz Reame dalam mengantisipasi umpan silang.

Di babak kedua, Persija bangkit dan menutup laga dengan kemenangan. Dua gol dilesakkan lewat Heri Susanto dan Rohit Chand.

“Pemain itu manusia yang bisa bikin salah, karena kami manusia yang penuh banyak kesalahan. Saya sebagai pelatih mengoreksi kesalahan itu untuk menjalani babak kedua,” kata pelatih Persija, Edson Tavares, usai laga.

“Fachrudin pemain bagus meski ada kesalahan, hari ini bukan hari dia. Pada babak kedua, saya mengubah posisi Novri (Setiawan) dan memperbaiki transisi. Hasilnya bagus untuk kami,” sambungnya.

Argentina Tidak Melupakan Icardi

Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni menegaskan bahwa Mauro Icardi masih dalam rencananya. Icardi kembali bersinar di Paris St. Germain.

Icardi belum lagi masuk skuat Argentina sejak mencetak satu gol dalam kemenangan atas Meksiko 2-0 di laga ujicoba pada 21 November 2018. Penyerang berusia 26 tahun itu juga tidak dipanggil untuk dua pertandingan internasional melawan Brasil (16/11/2019) dan Uruguay (19/11).

Scaloni mesti mencoret Icardi dari skuat Argentina untuk Copa America 2018. Pasalnya, Icardi sedang menjalani situasi yang rumit dengan Inter terkait kontraknya sehingga dia bekukan dan ban kaptennya dicopot.

Namun, situasi Icardi memungkinkan berubah menyusul penampilan cemerlang di PSG sejak dipinjamkan Inter Milan di musim panas. Sudah sembilan gol plus satu assist dicetak Icardi dalam 10 penampilannya di semua kompetisi 2019/20.

“Dia adalah seorang pemain yang ada di dalam pikiran kami,” Scaloni mengatakan dalam konferensi pers, yang dikutip AS. “Dia kan sekarang bermain lagi, melakukan penebusan setelah tidak bermain di akhir musm lalu.”

“Dia ada dalam agenda kami kok, dan bukan karena striker-striker lainnya sedang kurang bagus. Kapanpun dia bisa kembali. Pintu selalu terbuka untuk pemain-pemain terbaik.”

Icardi baru mengoleksi delapan caps bersama Albiceleste dengan menyumbang satu gol sejak debut pada 2013.

Latihan di GBK, Timnas Indonesia U-23 Siap-siap Hadapi Iran Lagi

Timnas Indonesia U-23 kembali menggelar latihan terpusat di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Latihan berfokus pada hasil evaluasi seri lawan Iran.

Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, menggelar latihan di Jakarta lagi setelah menjalani uji coba melawan Iran di Lapangan G, Kompleks GBK, Jumat (15/11/2019). Di laga itu, Timnas mengimbangi Iran 1-1.

Setibanya di Jakarta, Kamis (14/11), Andy Setyo dkk melakukan recovery di lapangan tenis, Hotel Sultan, yang juga berada di area Senayan.

Indra mengatakan latihan tersebut difokuskan untuk evaluasi pertandingan di pada uji coba pertama dengan Iran. Selain itu, latihan tersebut dikombinasikan dengan persiapan menghadapi Iran pada laga uji coba kedua di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (17/11/2019).

“Seperti yang dikritisi media juga, bermacam-macam. Kami dipaksa kemarin 2×45 menit untuk bermain pertahanan yang dalam (deep defending). Saya dan tim pelatih telah mengajarkan bagaimana defence satu di depan, tengah, dan belakang. Karena kita bagaimana kualitas mereka di Asia, postur tubuh mereka, kualitas individu mereka juga seperti apa,” kata Indra usai latihan.

“Tetapi, dengan bermain pertahanan yang dalam bukan berarti kita tidak bermain bagus. Ada empat peluang yang tidak menjadi gol. Jadi, deep dengan serangan baliknya kami sedikit masalah dan terlalu memaksakan serangan balik dengan bola direct ke depan. Padahal pemain tidak ada akhirnya bola dan serangan balik lagi. Itu yang kami perbaiki tadi,” dia menjelaskan.

“Kalau tidak bisa serangan dengan cepat atau serangan balik kami lakukan possession progressive dan bola jangan cepat hilang, itu yang akan kami lakukan,” kata Indra.

Evaluasi itu, lanjut Indra, menjadi bekal untuk menghadapi Iran lagi. Sebab, kendati berstatus laga persahabatan Timnas Indonesia harus tampil maksimal dengan meraih kemenangan di kandang sendiri.

“Begitu penting ya (kemenangan) untuk Indonesia. Kami lihat nanti kalau bermain bagus, sesuai rencana, tidak ada kendala, mudah-mudahan bisa menang. Tetapi jika melihat grafik pemainan dari turnamen di China sampai sekarang ada sedikit kemajuan. Walau peak-nya berharap di SEA Games tentu kami juga ingin meraih kemenangan besok,” dia mengharapkan.

Nilmaizar Sesali Gol Keempat Persija

Persela Lamongan kalah dari Persija Jakarta meski sempat dua kali memimpin. Pelatih Nilmaizar menyesalkan gol keempat yang ke gawang Laskar Joko Tingkir.

Persela tumbang 3-4 dari Persija saat bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dalam lanjutan Liga 1 2019, Jumat (15/11/2019) sore WIB.

Nilmaizar menyayangkan gol keempat Persija. Gol yang dicetak Rohit Chand, lahir karena Dian Agus Prasetyo gagal menangkap bola dengan sempurna.

Pemain Timnas Nepal itu menyambar bola masuk ke gawang Persela. Satu poin pun lepas dari tangan Persela.

“Gol keempat tidak perlu terjadi. Ke depan kami perbaiki pertahanan. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya melawan badak Lampung, kami dapat hasil bagus,” kata Nilmaizar usai laga.

Nilmaizar juga menilai ada komunikasi yang kurang oke antara lini belakang dan kiper. Dian Agus sampai salah antisipasi bola yang mengarah ke Marko Simic di babak pertama.

“Mungkin komunikasi kurang baik, sehingga Simic dengan mudah dua kali mencetak gol,” kata Nilmaizar.

Rumor Transfer: Duo Leicester Evans dan Soyuncu Masuk Radar City

Performa apik Leicester City tak lepas dari tangguhnya Jonny Evans dan Caglar Soyuncu. Dua bek The Foxes itu kabarnya masuk dalam radar Manchester City.

Evans dan Soyuncu begitu kukuh di lini belakang Leicester musim ini. Keduanya bermain penuh di 12 laga Premier League, dan membuat pasukan Brendan Rodgers menjadi tim yang paling sedikit kebobolan, yakni baru 8 kali. Leicester pun sementara menempati peringkat kedua klasemen Liga Inggris.

City, yang kini berada di peringkat keempat, justru punya masalah pada posisi bek. Aymeric Laporte cedera panjang, juga tak bisa mendapat sosok pengganti Vincent Kompany di sektor bek.

Dan seperti dilansir Sky Sports, nama Evans serta Soyuncu masuk radar City. Keduanya memang apik dari segi statistik.

Whoscored mencatat, Evans cukup tangguh dengan rata-rata membuat 2.5 duel-duel udara. Rata-rata umpan suksesnya juga mencapai 87.2 persen. Adapun Soyuncu punya rata-rata 3,5 duel udara, dan rata-rata umpan suksesnya mencapai 87,8 persen. Satu gol dan satu assist juga sudah dipersembahkan bek Turki itu.

Sebelumnya, manajer City, Pep Guardiola, sempat menginginkan Harry Maguire. Namun, bek Inggris itu lebih memilih pindah ke Manchester United.

Adapun Evans juga sempat didekati Guardiola pada musim panas 2017. Namun, beberapa penawaran City ditolak, sebelum akhirnya eks bek MU itu gabung Leicester City semusim berselang.

Namun, Guardiola sempat mengatakan City tidak akan membeli bek baru. Sejauh ini, manajer asal Catalan itu memaksa Fernandinho turun menjadi bek.

Kembali ke Jakarta, Beto dan Evan Dimas Latihan Terpisah dari Timnas U-23

Timnas Indonesia U-23 menjalani latihan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) lagi untuk menghadapi Iran akhir pekan ini. Dua penggawa Timnas, Alberto Goncalves dan Evan Dimas Darmono berlatih di tepi lapangan.

Skuat asuhan Indra Sjafri kembali menjalani latihan di Lapangan G, Kompleks GBK, Senayan, Jumat (15/11/2019). Latihan itu menjadi rangkaian menuju SEA Games 2019 Filipina, juga persiapan menghadapi uji coba melawan timnas Iran U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (16/11/2019).

Sebelumnya, Awan Seto Raharjo dkk telah menghadapi Iran U-23 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (13/11). Mereka mendapatkan hasil seri 1-1.

Selama latihan yang dimulai pukul 16.00 WIB, dua pemain senior untuk Timnas U-23, Beto, sapaan akrab Alberto Goncalves Da Costa, dan Evan Dimas berlatih terpisah. Mereka berlatih ringan di tepi lapangan.

Dalam pantauan detikSport, Beto mendapat perhatian khusus dari pelatih fisiknya. Dia berada di pinggir latihan untuk penguatan kakinya. Begitu pula dengan Evan Dimas yang berlatih bersama asisten pelatih fisik lainnya.

Dokter Timnas Indonesia U-23, Syarif Alwi, mengatakan Beto mengalami cedera hamstring.

“Beto tadi pagi kami adakan ultrasonografi (USG) ternyata ada fibrotik dan nekrotik pada hamstring jadi untuk proses pemulihannya butuh dua-tiga minggu supaya bisa main seperti biasa,” kata Syarif di Lapangan G, GBK, Senayan, Jumat (15/11/2019).

Sementara itu, Evan, kata dokter yang karib disapa Papi itu bilang, diminta beristirahat sebagai bagian dari proses penyembuhan. Pemain Barito Putera itu sempat berbenturan dengan pemain lawan saat Timnas menghadapi Iran, Rabu (13/11) di Bali.

“Istilahnya kami kasih kuning supaya proses penyembuhannya lebih baik,” katanya.

Evan masih memungkinkan untuk diturunkan pada laga uji coba kedua melawan Iran tapi tidak main penuh.

“Mungkin bisa setengah-setengah babak. Kalau Beto harus pemulihan dua sampai tiga pekan,” katanya.

Pique: Barcelona Memang Sedang Belum Capai Levelnya

Bek tengah Barcelona Gerard Pique mengatakan, kritik terhadap timnya berlebihan. Namun, Pique mengakui bahwa Barca memang belum mencapai performa terbaik.

Barcelona memimpin klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 25 poin, sama dengan Real Madrid di bawahnya dan cuma unggul satu poin dari Atletico Madrid dan Sevilla di posisi ketiga dan keempat. Namun, Los Cules telah menderita tiga kekalahan, lebih banyak daripada Madrid dan Atletico yang baru sekali kalah.

Kekalahan terakhir Barca diderita di kandang Levante 1-3 dalam lanjutan Liga Spanyol pada dua pekan lalu. Setelahnya Blaugrana diredam tim lemah Slavia Praha 0-0 di matchday keempat Liga Champions, sebelum bangkit dengan menggulung Celta Vigo 4-1 di kancah domestik.

Pique sadar betul bahwa menang saja tidak cukup untuk Barca, melainkan menang dengan penampilan yang bagus. Akan tetapi, seiring berjalannya musim Pique yakin Barca akan berangsur-angsur membaik.

“Kami telah memenangi dua titel liga terakhir, kami adalah pemimpin klasemen di LaLiga dan di Liga Champions, dan kritik yang kami terima berlebihan,” Pique mengatakan kepada El Partidazo de COPE dilansir Omnisport. “Apakah kami bisa bermain lebih baik? Tentu saja, tapi musim kan masih panjang.”

“Barca adalah tim dengan orientasi hasil paling kecil di dunia. Tidak cukup menang saja, fans sudah menunjukkannya. Kami harus menang dengan bermain bagus dan memang benar saat ini kami tidak dalam level yang seharusnya.”

Griezmann Sadar Beradaptasi di Barcelona Tak Mudah

Performa Antoine Griezmann di Barcelona sejauh ini belum mengilap. Griezmann masih terus berupaya untuk menyesuaikan diri di Barcelona.

Griezmann gabung Barcelona dari Atletico Madrid pada musim panas lalu. Penyerang asal Prancis itu ditransfer dengan harga mencapai 120 juta euro.

Namun performa Griezmann masih angin-anginan. Sejauh ini, dia baru mencetak empat gol dan tiga assist dari 15 kali penampilan di semua kompetisi.

“Saya belajar banyak, meski saya tahu datang ke Barcelona akan sulit,” ujar Griezmann seperti dilansir Marca.

Tak sedikit yang menyebut belum moncernya performa Griezmann dikarenakan keberadaan Lionel Messi dan Luis Suarez membuatnya harus main lebih melebar ke kiri. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku masih beradaptasi dengan posisinya.

“Kalau saya bermain lebih ke tengah, saya lebih punya orientasi,” ucap Griezmann.

“Saya sudah bermain di depan selama bertahun-tahun dan sekarang saya harus beradaptasi,” katanya.

Beto Absen di SEA Games 2019?

Striker kenyang pengalaman Alberto Goncalves Da Costa mengalami cedera hamstring saat menjalani latihan Timnas Indonesia U-23. Dia berpotensi absen dari SEA Games 2019 Filipina.

Beto, panggilan karib Alberto Goncalves Da Costa, menjadi satu dari tiga pemain senior dalam Timnas U-23. Selain Beto, ada Zulfiandi dan Evan Dimas Darmono.

Bersama Timnas U-23, Beto membawa cedera kambuhannya. Cedera hamstringnya kumat saat bermain untuk Madura United menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 2019 pada 24 Oktober. Dia sempat menjalani pemulihan, namun rasa sakit itu muncul lagi saat laga dengan Persipura.

Kondisi Beto kembali membaik dan bergabung dengan Timnas U-23. Tapi kemudian, saat berlatih di lapangan keras, rasa nyeri di bagian hamstring itu kambuk ketika 15 menit bermain. “Ya, saya sudah USG dengan dokter. Mungkin hasilnya dua pekan baru bisa main. Jadi, tergantung pelatih kalau mau tunggu. Saya berusaha paling bisa kembali lagi karena ini bukan salah siapa-siapa kemarin. Saya sudah merasa enak tapi tiba-tiba kembali lagi,” kata Beto usai latihan di Lapangan G, GBK, Senayan, Jumat (15/11/2019).

Butuh waktu dua pekan penyembuhan diprediksi Beto sulit bisa diturunkan di SEA Games 2019 Filipina. Sebab, Indra akan mengumumkan 20 nama pemain usai melawan Iran.

“Belum tahu itu keputusan dari coach,” kata Beto soal peluangnya turun.

Van der Sar yang Diharap-harapkan Fans MU Itu Teken Kontrak Baru di Ajax

Edwin van der Sar sempat jadi harapan fans Manchester United untuk membangkitkan tim. Tapi eks kiper itu memastikan mereka harus berharap lebih lama lagi.

Van der Sar sebelumnya dikaitkan dengan posisi direktur sepakbola MU. Posisi ini diyakini fans ‘Setan Merah’ amat krusial untuk kebangkitan tim, karena dalam beberapa musim terakhir klub dinilai tak punya proyek yang jelas.

Saat ini operasional MU dipegang oleh Wakil Presiden sekaligus CEO, Ed Woodward. Woodward sudah secara konstan mendapatkan kritik, misalnya soal kegagalan memenuhi permintaan bek tengah di era Jose Mourinho, atau terkait keputusan klub melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez tanpa mendatangkan pengganti.

Sementara Van der Sar sudah sukses memimpin Ajax sebagai CEO. Mantan kiper tim nasional Belanda itu membawa Ajax ke final Liga Europa disusul laju hingga semifinal di Liga Champions.

Ajax menanjak dengan sejumlah talenta menarik yang dimiliki, sebut saja Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, Donny van de Beek, dan David Neres. Van der Sar sendiri sempat menyatakan belum tertarik kembali ke MU, yang dulu pernah diperkuatnya dari 2005-2011.

Ia mengonfirmasi pernyataan itu dengan meneken kontrak baru sebagai CEO pada Jumat (15/11/2019) ini, dengan durasi empat tahun.

“Sangat senang dengan perpanjangan kontrak saya di klub yang indah ini. Saya memulai sebagai kiper di 1991, tiga tahun lalu saya jadi CEO,” ungkap Van der Sar di Twitter.

“Kami sudah mengalami beberapa momen sulit, tapi momen-momen bagus jelas kembali. Dan tentu saja kami menginginkan lebih ke depannya,” imbuh pria 49 tahun ini.