Semua artikel oleh Administator

Indra Sjafri Tak Lakukan Rotasi Besar-besaran saat Hadapi Malaysia

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengatakan tidak melakukan rotasi besar-besaran saat menghadapi Malaysia, Rabu (20/2/2019).

Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada laga kedua Grup B Piala AFF U-22. Baik Indonesia dan Malaysia membutuhkan tiga poin agar bisa lolos dari Grup B.

“Tidak ada alasan bagi saya untuk melakukan rotasi besar dalam satu turnamen, tidak mungkin,” ujar Indra Sjafri jelang pertandingan.

Meski demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu tetap akan melakukan rotasi di beberapa posisi. Hal itu dilakukan agar tim bisa menambal kelemahan ketika imbang atas Myanmar 1-1 di laga perdana.

“Tapi ada rotasi, pergantian di beberapa posisi yang kita rasa cocok melawan Malaysia. Mungkin itu yang kita lakukan,”

“Jadi ini bukan eksperimen tapi pergantian dilakukan sesuai kebutuhan tim dengan lawan yang akan kita hadapi,” katanya.

Skuat Garuda Muda harus menang jika ingin melaju ke babak selanjutnya. Terlebih Malaysia yang dikalahkan Kamboja 0-1 pada laga pertama

Mata-matai Lawan, Leeds Kena Denda Rp 3.6 Miliar

Klub Divisi Championship Inggris, Leeds United telah didenda £ 200.000 (Rp 3.6 miliar) oleh English Football League karena memata-matai lawan berlatih sebelum hari pertandingan.

Seorang anggota staf Leeds bertindak mencurigakan di luar tempat latihan Derby County, sebelum pertandingan antara kedua tim pada 10 Januari.

Manajer Leeds, Marcelo Bielsa mengatakan dia telah mengirim anggota staf untuk menonton sesi latihan setiap tim yang akan mereka hadapi musim ini.

EFL menemukan bahwa Leeds melanggar aturan tentang memperlakukan tim dengan “itikad baik”.

Leeds juga telah menerima teguran resmi dari EFL, yang membawa aturan untuk melarang klub melihat sesi latihan oposisi mereka dalam 72 jam sebelum pertandingan kecuali diundang untuk melakukannya.

EFL mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perilaku Leeds “jauh dari standar yang diharapkan” dan itu “tidak boleh diulang”.

Kepala eksekutif EFL Shaun Harvey menambahkan: “Sanksi yang dikenakan menyoroti bagaimana tindakan seperti ini tidak dapat dimaafkan dan bertindak sebagai pencegah yang jelas jika ada klub yang berusaha melakukan perilaku buruk di masa depan.

“Kami sekarang akan melihat untuk pindah dari insiden ini dan memulai diskusi tentang memperkenalkan peraturan khusus pada pertemuan dengan semua klub akhir bulan ini.”

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga mengeluarkan peringatan resmi kepada Leeds, Bielsa dan seorang analis video klub.

“FA akan mengambil tindakan yang tepat jika bukti lebih lanjut dari sifat ini terungkap di masa depan,” kata juru bicara.

Sikap Bobotoh Tuai Pujian dari Kapten Arema FC

Hamka Hamzah melontarkan pujian kepada suporter Persib Bandung yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (18/2). Hamka berharap Aremania juga ikut bersikap tertib saat Arema FC menjamu Persib Bandung pada leg kedua Piala Indonesia pada Jumat (22/2).

Persib dan Arema FC harus puas bermain imbang dengan skor akhir 1-1. Arema FC berhasil unggul lebih dulu sebelum Persib Bandung menyamakan kedudukan. Suporter Persib yang hadir di Stadion Si Jalak harupat juga mampu menunjukkan sikap tertib mereka sepanjang 90 menit laga berlangsung.

Sikap tersebut mendapatkan apresiasi dari Hamka yang berharap bisa diikuti oleh Aremania. Hamka berharap catatan buruk antara Aremania dan Bobotoh bisa cepat usai dan tidak ada lagi hal buruk yang terjadi ketika kedua tim berjumpa.

“Ya, pertandingan yang seru di mana katakanlah kami jual beli serangan. Yang saya katakan kemarin saat preskon bahwa suporter dari Persib Bandung saya akui sore ini sangat baik,” ujar Hamka Hamzah usai laga.

“Dan semoga ini berlanjut ketika Persib bertandang ke Arema dan insya Allah saya akan berkumpul dengan Aremania sudahi pertikaian mari kita berdamai demi sepak bola Indonesia,” kata Hamka Hamzah.

Pada laga berikutnya, Arema FC akan menjadi tuan rumah di Stadion Kanjuruhan pada leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia. Laga kedua tim akan digelar pada Jumat (22/2).

Persija Balikan Lagi dengan Rohit Chand

Rohit Chand akan kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga 1 2019. Pemain asal Nepal itu cuma kurang tanda tangan kontrak.

Rohit jadi bagian Persija pada kompetisi musim lalu. Namun manajemen memutuskan tak memperpanjangnya dan menggantikannya dengan pemain baru Jakhongir Abdumuminov.

Pada prosesnya, penampilan Jakhongir tak sesuai ekspektasi. Tim pelatih pun meminta manajemen memanggil kembali Rohit.

“Secara prinsip, Rohit Chand sudah sepakat gabung bersama Persija Jakarta, tetapi hitam di atas putihnya itu yang belum terlaksana dan itu yang paling penting,” ujar CEO Persija Ferry Paulus di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

“Rencananya, besok Rohit Chand akan datang ke sini untuk menggantikan Jakhongir Abdumuminov,” katanya menambahkan.

Ferry menambahkan dia bakal mendaftarkan Rohit di Piala AFC. Sementara, Jakhongir masih bersama Persija sampai babak 16 besar Piala Indonesia.

“Dari rekrutan awal, Jakhongir dalam perjalanan untuk bersaing di Piala AFC 2019 rasanya masih kurang, pelatih Ivan Kolev berharap Rohit Chand balik,” katanya.

Dulu Sering Menyindir, Kini Mourinho Sebut Wenger yang Terbaik

Jose Mourinho ternyata punya respek besar buat Arsene Wenger. Pria berjuluk The Special One itu menganggap Wenger salah satu manajer sepakbola terbaik.

Mourinho dan Wenger adalah dua manajer yang punya catatan rivalitas sengit di Liga Inggris. Saat Mourinho melatih Chelsea dan Wenger membesut Arsenal, keduanya kerap perang kata-kata, bahkan sempat saling dorong di pinggir lapangan.

Menilik prestasi, karier Mourinho lebih mengilap dari Wenger. Bahkan dalam suatu momen, Mourinho pernah menyebut Wenger spesialis kegagalan, karena tak mampu membawa Arsenal juara Liga Inggris sejak 2004.

Di balik itu semua, Mourinho rupanya tetap menaruh hormat setinggi-tingginya kepada Wenger. Ia bahkan menyebut manajer asal Prancis itu adalah salah satu yang terbaik di sepakbola.

“Ada beberapa episode yang kami lewati sepanjang perjalanan itu. Saya hanya bisa berbicara sendiri. Saya sangat menikmati persaingannya, tapi tetap selalu ada respek sesungguhnya,” ujar Mourinho dikutip Sky Sports.

“Dia membuat banyak sejarah bersama klub itu. julukannya ada di sana, The Invincibles. Luar biasa. Filosofi melatihnya, tim yang nyaris sempurna. Dia adalah salah satu manajer terbaik dalam sejarah sepakbola,” sambung manajer asal Portugal itu.

Wenger besar bersama Arsenal. Selama 22 tahun melatih The Gunners, manajer berjuluk The Professor itu 17 trofi meliputi tiga trofi Liga Inggris, yang mana pada 2003/2004 gelarnya diraih dengan status tak terkalahkan (invincibles).

Wenger juga baru mendapat gelar Lifetime Achievment dari Laureus Award di Monako, Senin (18/2) waktu setempat. Pria berusia 69 tahun itu kini dikabarkan siap kembali turun gunung menjadi pelatih.

‘Mau Lebih Berkembang? Pindahlah ke Madrid, Hazard’

Eden Hazard terus dihubungkan dengan Real Madrid. Playmaker Chelsea itu dianggap akan lebih berkembang jika bergabung dengan Los Blancos.

Kabar Hazard akan ke Madrid terus terdengar. Ketertarikan pemain Belgia itu bergabung dengan Los Blancos yang menjadi penyebabnya.

Musim ini, Hazard cukup bersinar dengan sudah mengemas 15 gol dan 10 assist untuk Chelsea. Performa pemain bernomor 10 itu disebut akan lebih meningkat andai bergabung dengan Los Blancos musim depan.
Namun, performa apik Hazard tidak sejalan dengan laju Chelsea. The Blues terseok-seok di Liga Inggris, dan baru saja disingkirkan Manchester United dari ajang Piala FA. Situasi itu membuat Hazard mulai ramai diberitakan tak betah di London.

“Saya pikir dia sudah menuliskan satu halaman penuh di buku sejarah Chelsea. Sekarang, dia harus mencoba pergi ke tempat lain,” kata mantan striker Belgia, Emile Mpenza, yang dilansir Sportskeeda.

“Seorang pemain selalu ingin pindah ke tim lain agar berkembang. Real Madrid memenangi tiga gelar Liga Champions beruntun, dan Hazard belum mampu memenanginya bersama Chelsea.”

“Jika ingin berkembang, dia bisa pergi ke Madrid dan menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Bersama Chelsea, Hazard meraih dua gelar Liga Inggris, sekali Piala FA dan Piala Liga, dan sekali Liga Europa. Ia belum mampu membawa Si Biru menjuarai Liga Champions, yang tiga musim terakhir selalu dimenangi Real Madrid.

9 Hari yang Menentukan Musim Chelsea

Chelsea kehilangan salah satu peluang juaranya usai tersingkir dari Piala FA. Musim Chelsea kini bakal ditentukan dalam sembilan hari ke depan.

Chelsea gagal mempertahankan gelar Piala FA usai dihentikan Manchester United di babak kelima. The Blues kalah 0-2 dari MU dalam pertandingan di Stamford Bridge, Selasa (19/2/2019) dini hari WIB.

Usai tersingkir dari Piala FA, Chelsea sudah ditunggu serangkaian pertandingan krusial hingga pekan depan. Laga final Piala Liga Inggris melawan Manchester City pada Minggu (24/2/2019) bakal jadi sorotan utama.
Sebelum melawan City, Chelsea akan lebih dulu menjamu Malmo di leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (22/2/2019) dini hari WIB. Chelsea sudah punya bekal kemenangan 2-1 dari pertandingan leg pertama.

Tiga hari usai final Piala Liga Inggris di Wembley, Eden Hazard dkk akan menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB. Ini akan jadi laga pertama Chelsea di Liga Inggris usai dihajar City 0-6 di Etihad Stadium. Chelsea sendiri saat ini ada di luar empat besar dengan menempati peringkat enam klasemen.

“Semoga kami bisa punya sembilan hari yang bagus. Itu adalah seluruh musim,” ucap Azpilicueta kepada Cheslea TV.

“Kami tahu bahwa trofi di tengah-tengah adalah segalanya, untuk mengembalikan fans ke Wembley dengan semangat untuk meraih piala.”

“Kami akan kembali ke Stamford Bridge melawan Malmo untuk menuntaskan pekerjaan yang kami mulai Kamis lalu, untuk lolos ke babak berikutnya,” katanya.

Beri Sarri Waktu, Chelsea

Chelsea disarankan untuk tak buru-buru memecat Maurizio Sarri. Italiano itu dinilai masih membutuhkan waktu agar bisa membawa The Blues tampil impresif.

Chelsea masih tampil naik-turun di bawah asuhan Sarri. Dalam lima pertandingan terakhir, Si Biru menelan tiga kekalahan dan dua kemenangan.

Kekalahan telak didapat saat melawan Bournemouth dan Manchester City. Mereka kalah empat gol tanpa balas dari The Cherries dan dipermalukan The Citizens dengan skor 0-6.

Kekalahan paling baru ditelan dari Manchester United di babak kelima Piala FA. Eden Hazard cs kalah 0-2, ambisi untuk mempertahan kan trofi Piala FA pun kandas di Stamford Bridge, Selasa (19/2/2019).

Eks pemain timnas Italia, Alessandro Del Piero, menilai bahwa Sarri mesti diberi waktu lebih oleh petinggi tim London barat. Saat ini sudah mulai menggema permintaan untuk memecat Sarri yang gagal mengimplementasikan Sarriball di tanah Inggris.

“Sarri merupakan pelatih hebat karena tim asuhannya bermain sangat bagus, tapi untuk mencapai level itu anda butuh waktu,” kata Del Piero di Daily Star.

“Anda butuh pemahaman bagus antara pelatih, pemain, klub. Itu merupakan kerja sama tim.”

“Menurut pendapat saya, saya menyarankan, tentu saja, beri dia waktu. Dan saat anda mempunyai pelatih yang mempunyai gagasan yang jelas dan skema serta pemahaman permainan dalam satu cara khusus, itu akan menjadi lebih mudah andai dia mempunyai pemain pilihannya untuk menunjukkan apa yang dia inginkan,” dia menambahkan.

Thibaut Courtois Tunggu Eden Hazard di Real Madrid

Thibaut Courtois menyatakan keinginannya untuk bermain bersama Eden Hazard di Real Madrid. Courtois yakin kalau Hazard akan bersinar di Los Blancos.

Eden Hazard terus dikaitkan dengan Real Madrid. Musim 2018-19 bisa menjadi musim terakhir Hazard menjadi pemain The Blues. Ia sempat menyatakan ingin meninggalkan Chelsea dan bergabung ke Real Madrid setelah Piala Dunia 2018. Tetapi, Maurizio Sarri bisa meyakinkan Hazard untuk bertahan di Chelsea.

Namun, sepertinya rayuan Sarri sudah tidak mempan lagi. Hazard berkali-kali memberikan indikasi dirinya bakal hengkang dari Stamford Bridge dan ingin bergabung dengan Madrid.

Courtois lebih dulu pergi dari Chelsea menuju Real Madrid pada musim panas 2018. Kiper 26 tahun itu ingin kembali bermain dengan Hazard yang juga rekannya di tim nasional Belgia.

“Tentu akan menyenangkan jika Hazard gabung Real Madrid, tetapi saya tak bisa berkata banyak mengenai hal tersebut,” ujar Courtois.

“Itu sesuatu yang harus dia putuskan dan Real Madrid harus memutuskan jika mereka menginginkan dia, karena saya tak tahu hal itu juga. Namun Eden adalah pemain top dan juga sahabat saya, jadi jika dia datang ke sini akan menyenangkan, tetapi dia harus membuat keputusan,” ungkap Courtois.

Chelsea berpeluang menjual Hazard ke Real Madrid pada musim 2019 karena tak kunjung menandatangani kontrak anyar. Kontrak Hazard bersama Chelsea akan berakhir pada Juni 2020.

3 Bintang Manchester United yang Selalu Sial di Kandang Liverpool

Setelah mencetak hattrick ke gawang Chelsea, Sergio Aguero sudah mengumpulkan 160 gol di Premier League dan saat ini berada di urutan ke-8 dalam daftar pencetak gol terbanyak liga sepanjang masa.

Meskipun begitu, Aguero ternyata belum pernah mencetak gol di Anfield. Aguero sudah membuat 10 penampilan stadion kebanggaan Liverpool tersebut. Akan tetapi, ia selalu gagal mencetak gol di sana.

Namun, Aguero tidak sendirian. Cukup banyak pemain top dari klub tetangga, Manchester United, yang juga gagal mencetak gol di Anfield.

Anfield memang dikenal sebagai stadion yang angker untuk lawan-lawan Liverpool. Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau ada pemain yang kesulitan mencetak gol di sana.

Setan Merah akan berhadapan dengan Liverpool pada Minggu 24 Februari 2019 di Old Trafford. Jelang pertemuan tersebut, tidak ada salahnya jika kita melihat para pemain Manchester United yang kesulitan mencetak gol di Anfield seperti dilansir Sportskeeda berikut ini.

Cantona tidak mampu mencetak gol di Anfield baik dengan Leeds United maupun dengan Manchester United. Namun, ceritanya bisa saja sangat berbeda. Setahun sebelum bergabung dengan United, Liverpool tertarik merekrut Cantona.

Namun, manajer Liverpool saat itu menolaknya dan menyebut Cantona sebagai ‘pemain bermasalah’. pria asal Prancis itu kemudian menjadi pemain penting Manchester United yang mendominasi Premier League saat itu.

Meski tidak pernah mencetak gol di Anfield, Cantona masih bisa memberikan kesedihan yang mendalam buat bagi penggemar Liverpool. Ia mencetak gol kemenangan untuk Setan Merah pada menit 86 di final FA Cup 1996. Manajer Manchester United saat ini itu membuat 235 penampilan di Premier League untuk Setan Merah dengan mencetak 91 gol dan memenangkan liga enam kali. Namun, “The Baby-faced Assassin” tidak pernah bisa mencetak gol di Anfield, baik di Premier League maupun di kompetisi lainnya.

Menariknya, saat bertugas sebagai manajer Cardiff City pada tahun 2014, ia menghadapi Liverpool yang sedang mengincar gelar. Setelah pertandingan yang dimenangkan Liverpool 6-3, ketika ditanya tentang peluang juara Liverpool, dia berkata: “Saya tidak peduli.”

Dalam dua minggu, Solskjaer akan menghadapi Liverpool yang juga menjadi penantang gelar pada musim ini. Jika Liverpool menang, dia mungkin akan menghadapi pertanyaan yang sama lagi. Namun, sebagai manajer United, dia mungkin tidak akan memberikan jawaban yang sama.

Manajer Oldham saat ini itu tampil dalam 499 pertandingan liga untuk Manchester United antara tahun 1993 dan 2013 dengan mencetak 107 gol. Selama 20 tahun, Scholes mengunjungi Anfield sebanyak 14 kali di Premier League dan sekali di FA Cup, tetapi selali gagal mencetak gol di sana.

Meski karier bermainnya sudah berakhir, ketidaksukaannya terhadap Liverpool tidak berkurang sedikit pun. Gary Neville baru-baru ini berkomentar kalau memilih antara Man City dan Liverpool untuk memenangkan gelar itu seperti: “Memilih antara dua pria yang mencuri istrimu.” Ketika dimintai komentarnya, Scholes tidak punya dilema. Dia berkata: “Tidak, tidak. Saya ingin City menang.”

Tidak seperti rekan setimnya Solskjaer dan Scholes, Nistelrooy bermain lebih singkat di Manchester United. Ia berada di Old Trafford selama lima musim.

Meski berhasil mencetak 95 gol di Premie League selama lima musim, Van Nistelrooy tidak beruntung ketika berkunjung ke Anfield. Dia gagal mencetak gol dalam lima pertandingan di sana, termasuk satu pertandingan FA Cup.

Pada tahun 2006, Nistelrooy pindah ke Real Madrid dan menghabiskan empat musim di sana. Pada 2010, muncul rumor bahwa Rafael Benitez ingin membawa Nistelrooy yang berusia 34 tahun ke Liverpool. Namun, Benitez kemudian pergi dan transfer itu tidak pernah terjadi.

Di Liga Champions tahun ini, Ronaldo mungkin akan berkunjung ke Anfield lagi.

Dalam lima kunjungannya ke Anfield sebagai pemain Manchester United, Ronaldo gagal mencetak gol di sana. Namun, Ronaldo pada akhirnya bisa menyarangkan gol di Anfield saat Real Madrid bertandang ke Liverpool pada Oktober 2014.

Empat bek Liverpool saat itu adalah Glen Johnson, Martin Skrtel, Dejan Lovren, Alberto Moreno. Sementara di bawah mistar adalah Simon Mignolet. Ronaldo ternyata hanya butuh 23 menit untuk mencetak gol di sana.

Dengan Juventus dan Liverpool masih bertahan di Liga Champions, ada kemungkinan bahwa Ronaldo akan berkunjung ke Anfield lagi. Namun, kali ini dengan pemain seperti Virgil van Dijk, Andrew Robertson di pertahanan dan Alisson Becker di bawah mistar, tantangan yang ia hadapi akan sangat berbeda.