Semua artikel oleh Administator

Sudah di Puncak Klasemen, PSM Ingin Fokus di Sisa Delapan Laga

PSM Makassar sudah berada di puncak klasemen. Untuk mempertahankan posisi itu, PSM bakal fokus total di delapan laga sisa agar bisa juara.

Menyusul kekalahan telak Persib Bandung dari Persebaya Surabaya dengan skor 1-4, PSM tetap berada di urutan pertama klasemen Liga 1 2018 dengan 47 poin dari 26 laga, unggul dua angka dari Persib di posisi kedua.

Dua kekalahan beruntun Persib jadi alasan PSM bisa naik ke puncak. Melihat kondisi Persib yang limbung usai sederet skorsing dan partai usiran, PSM boleh dibilang memegang kendali di sisa delapan laga.

Meski demikian, PSM tak mau jemawa dan terbuai dengan keuntungan saat ini. Pelatih Robert Rene Alberts mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap fokus di delapan laga tersisa.

“Seperti musim lalu, orang berkata juara, apa yang penting sekarang adalah pertandingan selanjutnya, bermain fokus, yang kita lihat hanya pertandingan selanjutnya,” tutur Alberts kepada wartawan, Minggu (21/10/2018).

“Sama seperti di sebelumnya, kita berada di posisi bagus (posisi pertama Liga 1) dan kita harus pertahankan posisi ini,” tambahnya.

Wajar adanya Robert berkata demikian karena lawan PSM selanjutnya adalah Persib yang akan melawat ke Stadion Andi Mattalata, Rabu (24/10) mendatang. Guna menjaga performa tim, PSM langsung menggelar latihan, Minggu (21/10) kemarin atau selang dua hari setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC 2-1.

Latihan ini hanya memfokuskan pemulihan kondisi stamina tim. Mengingat, beberapa pemain utama PSM kini terancam absen saat melawan Persib

“(Hasyim) Kipuw belum siap, Zulham (zamrun) masih sakit, Ferdinand (Sinaga) masih harus menjalani tes lebih lanjut, besok baru kita mulai latihan tapi masih menekankan pemulihan kondisi tim,” papar pelatih berkebangsaan Belanda ini.

Bikin Hat-trick, Bukti Striker Qatar Ini Tak Takut Teror Penonton di GBK

Striker Qatar, Abdulrasheed Umaru, mencetak hat-trick ke gawang Indonesia. Performa oke itu karena Umaru tak terpengaruh teror suporter tuan rumah di laga ini.

Umaru membuka keran gol Qatar pada menit ke-14 pada laga kedua Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Gelora Bung Karno. Dia melesakkan gol dengan memanfaatkan kesalahan Nurhidayat Haji Haris.

Dua gol lainnya dicetak pada menit ke-41 dan ke-56, yang sekaligus membawa Qatar unggul 6-1 atas Indonesia. Tak ada gol lagi dari Qatar setelahnya, sebaliknya Skuat Garuda Muda malah memperkecil kekalahan menjadi 5-6.

Keberhasilan Umaru mencetak hat-trick tak lepas dari sikapnya yang tak terpengaruh intimidasi suporter lawan. Dalam laga ini, Indonesia didukung 38.217 penonton.

“Pertandingan yang hebat. Saya coba tenang dan tak dengarkan gemuruh di sini. Saya cuma coba fokus ke pertandingan,” kata Umaru di Mix Zone, Minggu (21/10/2018) malam WIB.

Terkait hasil laga, ada rasa sedikit kecewa dari Umaru. Tapi, dia menyebut mungkin ini sudah jalan dari Tuhan. “Sebenarnya bukan hasil yang saya harapkan. Tapi tak apa-apa, mungkin ini jalan dari Tuhan,” sambungnya.

Inter Berjaya, Radja Nainggolan Cedera

Inter Milan harus membayar mahal kemenangan di Derby della Madonnina. Radja Nainggolan mendapat cedera dan kemungkinan absen beberapa pekan.

Radja jadi starter saat Inter menjamu AC Milan di Giuseppe Meazza, Senin (22/10/2018) dinihari WIB. Tapi, Radja cuma setengah jam berada di lapangan dan harus digantikan Borja Valero.

Radja mendapat cedera itu saat berebut bola dengan gelandang AC Milan Lucas Biglia dan lawannya itu lantas mendapat kartu kuning. Usai duel tersebut, Radja nampak kesakitan memegangi engkel kirinya.

Usai pertandingan, pelatih Inter Luciano Spalletti menuturkan bahwa pemain asal Belgia itu memang bermasalah dengan engkelnya, meski belum diketahui jenis cederanya. Yang pasti, Radja bakal menepi untuk waktu yang tidak sebentar, termasuk absen saat melawat ke kandang Barcelona tengah pekan ini.

“Nainggolan mendapat tekel keras dan terjatuh,” ujar Spalletti di Sky Sport Italia.

“Kami langsung membawanya ke rumah sakit dan melihat kondisinya seperti apa. Dia akan absen namun tidak lama,” sambung Spalletti.

Kehilangan Radja tentu merugikan Inter mengingat dia adalah motor di lini tengah dengan torehan dua gol dari sembilan penampilan di seluruh kompetisi.

Tampil Sempurna, Inter Pantas Menang

Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti sangat puas dengan performa tim kala mengalahkan AC Milan 1-0. Nerazzurri dinilai tampil sempurna dan pantas menang.

Pada laga di San Siro, Senin (22/10/2018) dini hari WIB tersebut, Inter memang unggul secara statistik. Mulai dari tembakan (18-15), penguasaan bola (58-42 persen), jumlah operan (562-430), hingga tendangan sudut (9-4).

Meski mendominasi sepanjang laga, Inter baru bisa mencetak gol di penghujung laga. Mauro Icardi mampu menjebol gawang Gianluigi Donnarumma lewat tandukan keras di menit ke-93.

Kemenangan ini membuat Inter selalu menang pada lima laga terakhir Serie A. Sebaliknya Milan menjadi satu-satunya tim yang tak pernah cleansheet di Serie A musim ini.

Usai laga, Spalletti mengeluarkan analisa terkait performa timnya yang dianggap tampil sempurna selama 90 menit. Maka dari itu sudah sepantasnya tiga poin dikantungi La Beneamata.

“Sebenarnya kami ingin membuat gol lebih cepat. Akan jadi sempurna kalau itu terjadi, kemudian bisa mengontrol laga untuk mencetak lebih banyak gol,” tutur Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Tentu saja Inter pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami bermain dari awal sampai akhir di daerah mereka, terus menekan, dan terus mencoba. Sehingga kami pantas mendapat hasil ini. Bukan karena kami ingin lebih, tapi karena tim memang bermain lebih baik,” sambungnya.

“Tidak benar rasanya jika mengatakan tim yang punya hasrat lebih besar akan menang. Tim yang bermain lebih baiklah yang akan menang. Sebenarnya berbahaya ketika Anda melakukan pressing tinggi karena ada risiko kebobolan melalui serangan baik. Tapi, kami tampil sempurna hari ini.”

“Kami memaksa Milan terus kehilangan bola. Kami memastikan Milan tak bisa memainkan filosofi passing sempurna seperti kemauan Gennaro Gattuso,” tutup Spalletti.

Real Madrid Alami Krisis, Asensio Dipersilahkan Angkat Kaki

Pada lanjutan pekan ke-9 La Liga Spanyol, Real Madrid mengalami kekalahan atas Levante dengan skor 1-2 di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (20/10/18). Pada 5 pertandingan terakhir Real Madrid belum mampu mendapatkan kemenangan.

Bintang Real Madrid, Marco Asensio, diberikan lampu hijau jika ingin meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer Januari mendatang. Pernyataan tersebut dikeluarkan secara langsung oleh pihak manajemen Real Madrid setelah mengalami kekalahan atas Levante

Agen Marco Asensio, Haoracio Gaggioli juga tidak membantah bahwa Real Madrid telah memberikan lampu hijau jika pemainya ingin meninggalkan Madrid pada Januari mendatang.

Ada beberapa klub elite Liga Inggris yang ingin mendatangkan pemain kelahiran Spanyol tersebut seperti, Manchester United, Chelsea dan Liverpool.

Dilansir dari situs berita asal Spanyol. Marca, Real Madrid telah membuka harga sebesar 100 juta euro atau sekitar Rp.1.5 triliun untuk pemain kelahiran Spanyol tersebut guna menebus kontraknya sampai di tahun 2023.

Selama berseragam Real Madrid, pemain berusia 22 tahun ini tampil mengesankan di skuat utama. Asensio telah berlaga dalam 103 pertandingan serta mencetak 22 gol dan 13 assists di setiap ajang yang dilakoninya bersama Real Madrid.

Terancam Dipecat Madrid, Lopetegui: Masa Bodoh!

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, tengah mengalami periode buruk dalam perjalanannya di paruh awal musim 2018/2019 ini.

Los Blancos telah mencatat perolehan terburuk sepanjang sejarah dengan gagal mememenangi lima laga terakhir.

Situasi tersebut kian diperburuk dengan kembali takluknya Los Blancos di kandang sendiri oleh Levante dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke sembilan La Liga Spanyol 2018/19, Sabtu (21/10/18) malam lalu.

Rentetan hasil minor itu jelas bukan sesuatu yang baik bagi pelatih Madrid, Julen Lopetegui, yang dibebankan tanggungjawab. Apalagi Madrid ditinggal dua sosok berpengaruh, yakni Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane di awal musim.

Kendati kursi kepelatihannya di El Real tengah terancam, Lopetegui justru mengaku ketakuatan akan kehilangan pekerjaannya adalah hal terakhir yang ada di benaknya saat ini.

Ia malah mengatakan dirinya tergugah untuk melewati masa buruk tersebut dengan melihat semangat yang masih diperlihatkan para anak asuhnya.

“Sekarang ini, itu (ancaman pemecatan) adalah hal terakhir yang saya pikirkan,” ungkap Lopetegui seperti dilansir dari laman berita sports, BBC.

“Saya merasa lebih terdorong untuk melanjutkan karena tim memberikan hati dan jiwa mereka di lapangan. Cepat atau lambat kami akan keluar dari sini,” tambahnya.

“Ruang ganti terasa sedih tetapi para pemain tetap semangat untuk mengahapi permainan berikutnya. Para pemain memberikan segalanya dan kami akan keluar dari situasi ini,” tegas Lopetegui kembali.

Madrid kini berada di posisi kelima klasemen sementara La Liga 2018/19 dengan torehan 14 poin. Pekan depan, Madrid akan menjalani laga El Classico pertama kontra Barcelona yang kini tengah memuncaki klasemen.

Tanpa Messi, Pique Tebarkan ‘Psywar’ untuk Inter dan Madrid

La Liga Spanyol 2018/19 akhir pekan ini, menyuguhkan salah satu pertandingan menarik, yaitu Barcelona vs Sevilla. Dalam laga tersebut, Blaugrana berhasil meraih poin penuh saat menjamu tamunya tersebut di Camp Nou. Ya, Blaugrana berhasil menang dengan skor meyakinkan, 4-2.

Sayangnya, kemenangan yang mereka dapat harus dibayar mahal setelah pemain megabintang sekaligus kapten mereka, Lionel Messi mendapatkan cedera saat laga memasuki menit ke-16, di mana dirinya terjatuh dengan posisi tangan yang tak sempurnya.

Meski masih sempat melanjutkan pertandingan usai mendapatkan perawatan, namun pada akhirnya pemain sepak bola asal Argentina ini tak mampu menahan rasa sakitnya hingga akhirnya digantikan oleh Ousmane Dembele di menit ke-26.

Dengan demikian, besar kemungkinan Messi akan absen dalam 2 pertandingan besar yang harus dilakoni Barcelona, yaitu saat melawan Inter Milan di ajang Liga Champions yang digelar pada tengah pekan ini dan melewati laga bertajuk El Clasico yaitu saat Barca menyambut rival seteru mereka, Real Madrid pada akhir pekan depan.

Dilansir dari berita sports di Marca, rekan setimnya, Gerard Pique mengaku absennya Messi pada pertandingan tersebut jelas menjadi pukulan berat bagi Blaugrana.

Akan tetapi, wakil kapten ketiga di Barcelona itu tetap yakin jika timnya tetap akan bermain solid, sehingga ia tak sungkan memberikan kalimat rasa percaya diri tingkat tinggi untuk melawan 2 klub raksasa tersebut.

“Secara psikologis kami sadar saat Messi bermain dengan kami, maka kami akan merasa lebih kuat, tetapi kami tidak akan membiarkan ketidakhadirannya memengaruhi permainan kami,” ujar Pique.

“Messi memang bisa membuat perubahan besar pada setiap pertandingan, namun kami masih punya pemain pengganti yang mampu bermain dengan sangat bagus. Jadi, kami tidak perlu khawatir soal ketidakhadirannya.” tambahnya.

Kemenangan Barcelona atas Sevilla membuat mereka berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara La Liga Spanyol 2018/19 di pekan ke-9 dengan raihan 18 poin.

Sudah Lama Timnas U-19 Tak Clean Sheet

Timnas Indonesia U-19 mempunyai rekor pertahanan yang buruk. Garuda Muda sudah lama tak mencatatkan clean sheet saat menjalani pertandingan.

Indonesia kebobolan dengan cara yang buruk saat melawan Taiwan di matchday 1 Piala Asia U-19 2018. Itu menandai mereka tidak pernah lagi clean sheet di tujuh pertandingan terakhir.

Indonesia menang 3-1 saat bertemu Taiwan di Grup A Piala Asia U-19. Satu gol Egy dan dua gol Witan Sulaiman membuat tim asuhan Indra Sjafri itu meraih tiga poin di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (19/10/2018).

Meski menang, ada catatan negatif dari sisi pertahanan. Kesalahan koordinasi membuat Indonesia dengan mudah dibobol oleh Wang Chung Yu, yang lebih dulu memanfaatkan kesalahan Nurhidayat Haji Haris dalam menyapu bola.

Lebih parahnya lagi, gol itu bisa dikatakan kesalahan dari Rachmat Irianto dalam menjaga salah satu pemain Taiwan. Dia terkecoh dan membuat lawan dengan mudah menyodorkan bola ke Huang Jyun Wun untuk memberikan assist di menit ke-52.

Dengan gol Taiwan itu, Indonesia tidak mencatatkan clean sheet sejak Kualifikasi Piala Asia U-19 melawan Korea Selatan dan Malaysia. Selanjutnya, Indonesia kebobolan dalam laga uji coba melawan Thailand, China, Arab Saudi, dan Yordania.

“Kalau dilihat lagi, gol-gol lawan terjadi berkat memanfaatkan kesalahan kami. Tadi juga kebobolan karena komunikasi lini belakang. Ini salah satu yang juga harus diperbaiki lagi,” kata Indra Sjafri usai laga melawan Taiwan.

Selain tak mencatatkan clean sheet, Indonesia juga terhitung buruk di periode waktu 45-60 menit. Sudah ada enam gol yang bersarang ke gawang Indonesia dalam waktu tersebut. Itu menjadi yang terbanyak dari total laga di Kualifikasi Piala Asia, uji coba, dan Piala Asia.

Arsene Wenger Menuju Bayern Munich?

Pelatih kawakan, Arsene Wenger, sempat mengatakan bahwa dirinya segera melatih lagi. Bayern Munich dikait-kaitkan sebagai tujuan Wenger berikutnya.

Rumor tersebut muncul setelah Die Roten mengumumkan akan menggelar konferensi pers pada Jumat (19/10/2018) pagi waktu setempat. Bayern diyakini tengah mempertimbangkan masa depan pelatihnya, Niko Kovac, yang sejauh ini gagal memenuhi ekspektasi.

Di bawah asuhan Kovac, Bayern underperform. Tim Bavaria itu menjalani puasa kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya, sejak mengalahkan Schalke 0-3 pada September lalu.

Hasil buruk Bayern diiringi isu keretakan ruang ganti. Kabarnya, para pemain Bayern tidak menyukai taktik dan rotasi yang dilakukan suksesor mantan pelatih Eintracht Frankfurt itu.

Wenger masih lowong setelah meninggalkan Arsenal, klub yang dilatihnya selama lebih dari dua dekade, pada musim panas lalu. Pelatih Prancis itu mengaku mendapatkan banyak tawaran dari segala penjuru dunia.

Akankah Wenger menuju Jerman? Wenger meredam rumor tersebut. “Penting bahwa (Presiden Bayern, Uli) Hoeness dan (CEO Karl-Heinz) Rummenigge mengatur transisinya.”

“Saya pikir power seharusnya tetap dipegang para mantan pemain. Orang-orang seperti Philipp Lahm dan Oliver Khan, penting kalau mereka mengambil alih,” kata Wenger kepada Bild, di awal pekan ini.

“Apakah saya tertarik dengan pekerjaan itu? Itu bukan sebuah topik untuk saya. Hoeness dan Rummenigge mempercayai Niko Kovac dan mereka menjaga dia.”

Ada Peran Giroud di Belakang Ketajaman Hazard

Eden Hazard jadi pemain yang sangat tajam musim ini. Keberadaan Olivier Giroud membantu performa gelandang serang asal Belgia tersebut.

Meski berposisi sebagai striker, jumlah gol Giroud sejauh ini kalah dari Hazard. Giroud belum sekalipun bikin gol sejak yang terakhir pada Mei lalu, sementara Hazard sudah tujuh kali menjebol gawang lawan-lawan The Blues di musim ini.

Striker Prancis itu sebenarnya menjadi starter pada empat pertandingan terakhir Chelsea di Liga Inggris. Tapi, dia tak satu pun gol bisa dia sarangkan. Pada periode yang sama Hazard sudah membuat lima gol.

Meski tidak bikin gol, Giroud punya peran besar atas tingginya produktivitas Hazard. Sebagai ujung tombak serangan Giroud berulang kali berhasil menarik pemain belakang dan menciptakan ruang untuk dimanfaatkan Hazard atau gelandang The Blues lainnya.

“Dia cocok dengan Hazard, Pedro (Rodriguez), dan Willian,” ucap mantan pemain Southampton dan Stoke City, Danny Higginbotham, di Sky Sports.

“Dia memaksa bek tengah lawan keluar dan menciptakan ruang kosong. Pemain ini sangat sulit untuk dijaga. Itu yang membedakan dia dengan Alvaro Morata, seorang striker yang yang senang melebar, meregangkan laga tapi tidak menciptakan ruang,” lanjut dia.

Giroud, 32 tahun, membuat empat assist musim ini, yang dua di antaranya datang untuk gol Hazard ketika Chelsea menang 4-1 melawan Cardiff City.

“Giroud punya karakter berbeda dengan Diego Costa, tapi gaya main mereka mirip. Keduanya senang turun jauh ke belakang. Tak mengejutkan melihat Hazard begitu subur ketika main dengan Costa, di mana dia bisa terus berada di area berbahaya. Giroud memberikan opsi yang sama,” tutur pemain akademi Manchester United itu.