Semua artikel oleh Administator

Diimbangi Persipura, Kalteng Putra Terdegradasi ke Liga 2

Kalteng Putra ditahan Persipura Jayapura 0-0 dalam lanjutan Liga 1 2019. Hasil itu membuat Laskar Isen Mulang dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Bertanding di Stadion Tuah Pahoe, Martapura, Kamis (12/12/2019), laga Kalteng vs Persipura berjalan keras. Tuan rumah banyak menekan, mengingat butuh kemenangan agar terhindar dari jerat degradasi.

Pada menit ke-26, saat skor masih 0-0, tensi panas meningkat. Kiper Persipura, Dede Sulaiman, sempat terlibat friksi dengan winger tuan rumah, Pandi Lestaluhu. Namun, wasit bisa meredakannya.

Usai ribut-ribut itu, Persipura dan Kalteng sempat jual beli serangan. Tendangan bebas Oh In Kyun pada menit ke-34, bisa ditangkap Reky Rahayu. Sementara sepakan Patrich Wanggai juga bisa diredam Dede. Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Di babak kedua, baik Kalteng dan Persipura kesulitan mencetak gol. Beberapa peluang tak mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Hingga laga tuntas, skor 0-0 tetap bertahan. Hasil ini membuat Kalteng Putra harus kembali ke Liga 2 musim depan.

Tambahan satu poin membuat Kalteng Putra masih tertahan di posisi 17 klasemen Liga 1 2019, dengan raihan 31 poin dari 32 laga. Dengan kompetisi menyisakan dua pertandingan lagi, Patrich Wanggai dkk takkan bisa naik ke peringkat 15 atau zona aman terakhir, yang kini ditempati Persija Jakarta dengan 38 poin dari 31 laga.

Kalteng menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi ke Liga 2. Adapun Persipura kembali ke posisi dua klasemen Liga 1 2019 dengan 49 poin.

Tammy Abraham Berharap Chelsea Hadapi Barcelona di 16 Besar

Tammy Abraham menegaskan Chelsea tak gentar menghadapi siapapun di 16 besar. The Blues berpeluang menghadapi lawan berat karena hanya menjadi runner-up Grup B.

Chelsea memastikan menyegel tiket 16 besar Liga Champions usai mengalahkan Lille 2-1 di Stamford Bridge pada matchday terakhir Grup H, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB. Mereka melaju ke fase gugur mendampingi Valencia.

Poin Kelelawar Hitam dan Chelsea sebenarnya sama yaitu delapan. Namun tim asuhan Albert Celades berhak atas posisi teratas Grup H karena unggul head to head.

Status Chelsea yang menjadi runner-up ini membuat mereka diprediksi akan menghadapi lawan berat di babak 16 besar. Ini terjadi karena pasukan Frank Lampard dipastikan berjumpa dengan klub yang menjadi pemuncak grup lain seperti Barcelona, Bayern Munich atau Juventus.

Melihat kondisi tersebut, Tammy Abraham mengatakan Chelsea tak gentar. Ia justru bersemangat dan berharap bertemu tim seperti Barcelona. Hal tersebut bakal menjadi tantangan bagi skuat London Biru.

“Ini hal yang sangat menyenangkan. Kami tidak pernah gentar untuk menghadapi tantangan,” jelas Abraham dikutip dari Sportskeeda.

“Kami ingin bermain melawan tim terbaik di dunia dan bermain di stadion terbaik di dunia.”

“Jangan tak takut. Kami siap melawan siapa pun. Aku akan senang jika harus main di Camp Nou atau di tempat yang belum pernah aku mainkan sebelumnya,” jelasnya.

Resmi, Napoli Tunjuk Gattuso sebagai Pelatih Baru

Napoli resmi mengangkat Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru mereka. Penunjukkannya diumumkan melalui akun media sosial Il Partenopei.

Spekulasi yang menyebutkan Gattuso akan menjadi pelatih baru Napoli akhirnya menjadi kenyataan. Mantan Pelatih AC Milan tersebut resmi diumumkan sebagai pelatih baru tim asal Naples ini, Kamis (12/12/2019) dini hari WIB.

Gattuso mengisi jabatan yang sebelumnya diduduki Carlo Ancelotti. Pelatih 60 tahun tersebut didepak dari San Paolo, meski mampu mengantarkan Napoli meraih kemenangan 4-0 atas Genk di Liga Champions, Rabu (11/12).

Melalui akun resmi Twitter Napoli, Gattuso menyebut Ancelotti sebagai sosok yang telah banyak membantunya. Ia juga menargetkan Dries Mertens dkk bisa kembali ke zona Liga Champions.

“Ancelotti sudah seperti bapak buat saya. Ia selalu dekat dengan saya dan mendukung saya. Ia sudah memenangkan segalanya dan saya masih harus banyak pembuktian,” ujar Gattuso.

“Tujuan saya adalah meraup poin dan mengembalikan tim ke zona Liga Champions,” ia menambahkan.

Napoli saat ini terperosok ke urutan ke-7 pada klasemen Serie A. Mereka mengumpulkan 21 poin dari 15 laga.

Gattuso sendiri sebelumnya melatih AC Milan selama hampir dua tahun. Ia kehilangan posisinya di Rossonerri pada awal musim ini.

Akan Ikuti IBER Cup di Portugal, Timnas U-15 Butuh Tambahan Pemain

Menjelang perhelatan IBER Cup di Portugal, Timnas Indonesia U-15 masih kekurangan banyak pemain. Proses pencarian pemain tambahan akan dilakukan hingga tahun depan.

Kekurangan pemain ini diungkapkan langsung pelatih Timnas U-15 Rochy Putiray usai memimpin latihan di Lapangan Sesko TNI, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Rabu (11/12/2019) sore. Rochy mengaku komposisi pemain masih perlu ditambah.

“Januari ada, kita punya wacana bahkan harus ada penambahan pemain,” ucap Rochy.

Legenda sepak bola Indonesia itu menyebutkan penambahan pemain diperlukan diberbagai posisi mulai dari penjaga gawang hingga striker. Menurutnya, penambahan pemain ini guna melapisi dan merotasi skuat yang ada.

“Kita masih butuh dua sayap kiri dan kanan, kita juga butuh striker. Saya sudah punya dua (nama) tapi untuk pergantian saya punya satu, ditarik ke gelandang. Saya juga butuh gelandang lagi, gelandang bertahan. Striker juga, lalu bek kanan kiri saya lagi cari pemain yang kakinya dua-duanya hidup kanan kiri. Tapi paling mencolok sayap kiri dan kanan karena nggak ada cadangan. Tapi saat ini urgent banget itu kiper,” tutur Rochy.

Guna mencari para pemain yang dibutuhkan, Rochy mengatakan dia dan manajer Timnas U-15 Ray Manurung akan berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia saat libur latihan. “Januari saya sama manajer akan coba ke beberapa daerah lagi. Kalau bisa ke seluruh Indonesia dengan waktu yang mepet ya syukur, tapi kalau enggak, mungkin ada beberapa daerah yang bukan prioritas dan ada beberapa daerah yang perlu diskusi,” katanya.

Timnas U-15 sendiri sudah berlatih di Bandung sejak beberapa waktu lalu. Tim pelatih sudah melakukan evaluasi dan masih ada pekerjaan rumah (PR) yang perlu diperbaiki oleh anak asuhnya itu.

“Ya kalau untuk hari ini sih banyak yang harus diperbaiki dari organisasi passing, improvisasi bermain. Paling menyolok organisasi passing. Ada beberapa pemain kalau mau bertahan organisasi passing-nya diperbaiki. Harus dibenahi pertama itu komunikasi,” katanya.

Lampard: Ancelotti Bisa Latih Klub Mana pun

Frank Lampard menanggapi pemecatan Carlo Ancelotti dari jabatannya di Napoli. Menurutnya, eks manajernya di Chelsea itu bisa menangani klub mana pun setelahnya.

Napoli resmi memecat Ancelotti beberapa jam setelah kemenangan Partenopei atas Genk di Grup E Liga Champions, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, bertemu dengan allenatore asal Italia itu usai pertandingan dan menyampaikan keputusan pemecatannya.

Kursi jabatan Ancelotti memang sudah goyang usai laju buruk Napoli yang gagal memenangi tujuh pertandingan terakhir Serie A. Hasil itu membuat Dries Mertens dkk tertahan di peringkat ketujuh klasemen Liga Italia. Selain itu, pelatih 60 tahun itu dilaporkan terlibat konflik internal dengan klub perihal retret latihan yang dicanangkan De Laurentiis.

Berita pemecatan Ancelotti turut mendapat perhatian manajer Chelsea, Lampard. Ia menyebut mantan pemain dan pelatih AC Milan itu menjalani periode yang sulit di Napoli belakangan ini.

“Saya sangat menghormatinya, saya turut prihatin dengannya. Saya tahu itu pekerjaan yang sulit baginya belakangan ini,” kata Lampard dikutip dari Daily Mail. “Saya menyaksikan wawancaranya sebelum pertandingan dan saya pikir itu adalah wawancara yang sangat berkelas, dalam waktu yang sepertinya sangat sulit baginya. Dia selalu menangani dirinya dengan cemerlang,” Lampard menambahkan.

“Saya pikir ia bisa bekerja di mana pun di dunia pada level tertinggi, tentu saja,” ujarnya.

Usai didepak dari Napoli, Ancelotti dikabarkan menjadi incaran beberapa klub di Liga Inggris. Arsenal dan Everton menjadi klub terdepan yang menginginkan jasa mantan pelatih Juventus, AC Milan, Chelsea, Paris St. Germain, Bayern Munich, dan Real Madrid itu.

Robert Alberts Sebut Persib Bandung Dinaungi Keberuntungan

Persib Bandung berhasil mempecundangi tuan rumah Borneo FC 1-0. Pelatih Persib Robert Rene Alberts menyebut gol kemenangan timnya berbau keberuntungan.

Melakoni laga Liga 1 di Stadion Segiri, Rabu (11/12/2019), Persib tampil sebagai pemenang berkat gol tunggal Ghozali Siregar di menit ke-41. Gol itu tercipta setelah Ezechiel N’Douassel, memenangi duel udara untuk mengarahkan bola ke Ghozali. Ghozali melepaskan tembakan dari jarak jauh untuk menjebol gawang Borneo FC yang dikawal oleh Gianluca Pandeynuwu

Dengan demikian, Persib menduduki posisi enam klasemen sementara Liga 1 usai mengoleksi 45 poin hasil 32 pertandingan. Di sisa musim, Persib akan menjalani laga kandang dengan menjamu Badak Lampung dan PSM Makassar di Si Jalak Harupat.

“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada pemain dan tim karena target seperti pada setiap laga adalah tiga poin. Kami tahu kami datang ke kandang Borneo dan sulit untuk memenangkan pertandingan, namun kali ini kami bisa,” kata Robert.

“Di babak pertama kami mencoba menyerang, namun seperti yang sudah kami duga, sisi attacking Borneo mempunyai kualitas per individunya,” sambung pelatih asal Belanda itu.

“Kami memiliki banyak peluang namun masih gagal. Kami mendapat gol yang sedikit berbau keberuntungan, tapi itu sebenarnya adalah peluang dan itu adalah gol yang penting.”

“Di babak kedua, kami harus bertahan, yang sudah kami diskusikan di jeda babak dan akhirnya kami bisa bertahan dan akhirnya berhasil. Kami bangga kepada semua pemain. Mereka bertahan satu sama lain, mereka berjuang satu sama lain dan kami menunggu untuk laga selanjutnya setelah ini,” pungkas dia.

Hasil Liga Champions: Atalanta Lolos ke Fase Gugur Usai Gebuk Shakhtar

Tim debutan Atalanta memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Menyusul kemenangan telak di markas Shakhtar Donetsk dengan skor 3-0.

Pada pertandingan Grup C di Stadion Metalist, Kamis (12/12/2019) dinihari WIB, Atalanta bermain imbang tanpa gol dengan Shakhtar di sepanjang babak pertama. Usai turun minum, Timoty Castange memecah kebutuan untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Di saat tertinggal, Shakhtar justru kehilangan Dodo karena menerima kartu kuning kedua (kartu merah) di menit ke-77. Situasi ini kemudian dimanfaatkan Atalanta dengan baik. Tim besutan Gianpiero Gasperini itu mampu menciptakan dua gol tambahan dari Mario Pasalic, dan Robin Gosens untuk memastikan kemenangannya.

Berkat kemenangan ini dan kekalahan Dinamo Zagreb di tangan Manchester City 1-4, Atalanta berhak melaju ke fase berikutnya. Atalanta menyudahi babak 32 besar dengan finis kedua usai mengumpulkan tujuh poin, di atas Shakhtar (6 poin), dan juru kunci Zagreb (5 poin).

Atalanta menjadi tim debutan pertama yang mampu menembus babak 16 besar sejak Leicester City pada 2016/17. Selain itu, wakil Italia ini juga menjadi tim pertama yang lolos ke babak berikutnya setelah menderita kekalahan di tiga pertandingan pertama sejak Newcastle United pada 2002/03.

Susunan Pemain Shakhtar vs Atalanta

SHAKHTAR DONETSK: Pyatov, Krivtsov, Ismaily, Matviyenko, Dodo, Stepanenko, Taison, Alan Patrick, Kovalenko (Solomon 71′), Mateus Martins (Marlos 59′), Junior Moraes

ATALANTA: Gollini, Masiello (Malinovsky 61′), Palomino, Djimsiti, Castagne, Gosens, Gomez (Hateboer 90′), De Roon, Freuler, Pasalic, Muriel (Ibanez 71′)

Leverkusen Vs Juventus: Ronaldo Cetak Gol, Si Nyonya Tua Menang 2-0

Juventus berhasil mengalahkan Bayer Leverkusen 2-0. Kemenangan ini membuat Si Nyonya Tua semakin mengukuhkan diri sebagai pemuncak Grup D.

Laga Leverkusen kontra Juventus tersaji di BayArena pada matchday terakhir Grup D Liga Champions, Kamis (12/12/2019). Bianconeri bermain di pertandingan ini dengan sudah memastikan lolos ke 16 besar sebagai pemuncak grup.

Sementara Leverkusen masih bersaing dengan Atletico Madrid untuk mendampingi Juventus. Tuan rumah tampil lebih dominan dengan penguasaan bola sebesar 54 persen.

Namun Juventus mampu meredam agresivitas Leverkusen. Mereka justru bisa membuat dua gol di babak kedua lewat Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain.

Tambahan tiga angka membuat Juventus semakin kukuh di puncak klasemen Grup dengan 16 angka. Sementara Leverkusen tersingkir usai hanya menempati peringkat ketiga dengan enam angka.

Miralem Pjanic dkk melaju ke fase gugur dengan didampingi oleh Atletico. Los Rojiblancos berada di urutan kedua dengan 10 angka usai di laga terakhir menang 2-0 atas Lokomotiv Moskow.

Jalannya Pertandingan Bayer Leverkusen Vs Juventus

Bayern Leverkusen tampil menekan di awal laga. Gol cepat nyaris mereka hadirkan di menit ke-11 lewat sepakan jarak jauh Moussa Diaby. Namun bola masih membentur mistar Gianluigi Buffon.

Tuan rumah kembali mengancam di menit ke-23. Karim Bellarabi menusuk dari sisi kanan sebelum melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti.

Kali ini, kegemilangan Buffon yang membuat Leverkusen gagal mencetak gol. Kiper 41 tahun terbang menepis bola.

Memasuki pertengahan babak pertama, masih lebih dominan dalam melancarkan serangan. Sementara Juventus belum sekalipun memaksa Lukas Hradecky melakukan penyelamatan.

Meski begitu, anak asuhan Peter Bosz belum mampu mengkonversi peluang mereka menjadi gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Juventus lebih leluasa dalam menguasai bola untuk mengembangkan permainan. Hal ini tak lepas dari tekanan Die Werkself yang mulai mengendur.

Pasukan Maurizio Sarri mampu memecah kebuntuan di laga ini pada menit ke-75. Dybala yang baru masuk di babak kedua menjadi kreator gol ini.

Terbebas dari perangkap offside usai menerima umpan panjang dari lini tengah, Ia lalu menyodorkan bola ke Cristiano Ronaldo. CR7 dengan satu sontekan mampu mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk Juventus.

La Vecchia Signora berhasil menambah satu gol di menit akhir laga. Gonzalo Higuain berhasil mencetak gol lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti,

Skor 2-0 untuk keunggulan Juventus mengakhiri 90 menit pertandingan.

Susunan Pemain Bayer Leverkusen Vs Juventus

Bayer Leverkusen: Lukas Hradecky; Lars Bender, Aleksandar Dragovic, Sven Bender, Daley Sinkgraven; Karim Bellarabi (Leon Bailey 66′), Charles Aranguiz, Kerem Demirbay (Julian Baumgarlinger 65′) , Moussa Diaby; Kai Havertz, Lucas Alario (Kevin Volland 82′).

Juventus: Gianluigi Buffon; Danilo, Merih Demiral, Daniele Rugani, Mattia De Sciglio; Juan Cuadrado, Miralem Pjanic, Adrien Rabiot; Federico Bernardeschi (Paulo Dybala 66′); Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo.

Bayern Vs Tottenham: Die Roten Sempurna di Fase Grup

Bayern Munich berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di matchday 6 Liga Champions. Bayern menyudahi fase grup dengan memenangi seluruh pertandingannya.

Duel Bayern vs Totteham dilangsungkan di Allianz Arena, Kamis (12/12/2019) dinihari WIB. Kedua tim sama-sama sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar; Bayern menjadi juara grup di atas Spurs.

Di pertandingan ini, tiga gol terjadi di babak pertama. Kingsley Coman membuka keunggulan Die Roten sebelum Ryan Sessegnon menciptakan gol balasan untuk menyeimbangkan permainan. Namun, menjelang turun minum Thomas Mueller menambah keunggulan tim tuan rumah. Di babak kedua, Philippe Coutinho mencetak gol untuk melengkapi kemenangan Bayern.

Dengan kemenangan ini, Bayern membukukan 100 persen kemenangan di babak 32 besar. Bayern menegaskan diri sebagai Grup C dengan perolehan 18 poin dari enam laga, sedangkan Tottenham mengumpulkan 10 poin di posisi kedua. Jalannya Pertandingan Bayern vs Tottenham

Bayern langsung menekan sejak menit awal. Dari tendangan bebas Joshua Kimmich, Serge Gnarby mencoba melakukan tendangan yang menerobos sela-sela kaki Paulo Gazzaniga. Namun, toh Gnabry dinyatakan offside.

Serangan balasan Tottenham belum cukup membahayakan. Sepakan Ryan Sessegnon masih terlalu lemah untuk menguji Manuel Neuer.

Peluang nyata baru terlahir di menit ke-12. Crossing Alphonso Davis disambut Benjamin Pavard dengan tendangan voli, tapi Gazzaniga mampu melakukan penyelamatan gemilang. Bola rebound dicecar Thiago Alcantara tapi gagal menemui sasaran.

Bayern akhirnya mampu menciptakan gol pembuka dua menit kemudian. Tusukan Gnabry dari sisi kanan diakhiri dengan sodoran ke sisi kiri. Coman menuntaskan dengan tembakan mendatar kaki kanan yang bersarang di sudut bawah gawang. Bayern memimpin 1-0.

Keunggulan Bayern hanya bertahan seumur jagung. Tottenham langsung menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-20.

Giovanni Lo Celso mengirim umpan terobosan yang berbelok arah setelah mengenai Jerome Boateng. Bola jatuh di jalur Sessegnon yang diselesaikan dengan tembakan voli tanpa bisa dijangkau Neuer.

Thomas Mueller gagal menyelesaikan peluang. Crossing Ivan Perisic menemui Mueller yang menyambut bola dengan dadanya di tiang dekat. Bola melebar.

Sebelum babak kedua, Coutinho melepaskan tembakan keras dari jarak jauh. Hanya saja, Gazzaniga men-tip bola dengan jari-jarinya kemudan bola memantul mengenai mistar gawang.

Bayern nyaris menmabah keunggulan di menit ke-38. Serge Gnabry memperoleh ruang tembak di sisi kanan kotak penalti lalu melepaskan tembakan terukur ke arah tiang jauh. Bola hanya menghantam tiang gawang. Bayern akhirnya kembali di depan. Di menit ke-45, Mueller menciptakan gol untuk membawa Bayern memimpin 2-1. Manuver Gnabry diakhiri dengan sepakan Davies sehingga bola membentur gawang. Bola rebund disambar Mueller.

Setelah restart, dominasi Bayern terus berlanjut. Bayern mengancam pertahanan Tottenham melalui Coutinho dan Perisic.

Gol ketiga Bayern akhirnya datang juga di menit ke-64. Sodoran Davies diterima Coutinho di tepi kotak penalti. Dengan sekali kontrol, Coutinho melepaskan tembakan ke arah tiang jauh yang menembus gawang Tottenham.

Tottenham kesulitan untuk menciptakan peluang. Bayern hampir mencetak gol keempatnya di menit-menit akhir pertandingan.

Gnabry mencoba mengukir namanya di papan skor tapi sepakannya diblok. Tusukan Coutinho diakhiri dengan tembakan yang memaksa Gazzaniga men-tip bola ke atas gawang.

Di masa injury time, Tottenham memaksa Neuer melakukan penyelamatan. Dari kerjasama dengan Christian Eriksen, Son Heung-min menembus kotak penalti Bayern sebelum melakukan sepakan meski bisa diredam.

Susunan Pemain Bayern vs Tottenham

BAYERN MUNICH: Neuer, Boateng, Kimmich, Pavard, Javi Martinez (Goretzka 87′), Perisic (Zirkzee 86;), Thiago, Coutinho, Gnabry, Davies, Coman (Mueller 27′)

TOTTENHAM HOTSPUR: Gazzaniga, Rose, Alderweireld, Walker-Peters, Foyth, Sissoko, Eriksen, Lucas Moura (Son 65′), Dier (Wanyama 81′), Lo Celso (Skipp 67′), Sessegnon

Kalahkan Lokomotiv 2-0, Atletico Melaju ke Babak 16 Besar

Atletico Madrid menang 2-0 atas Lokomotiv Moskow di pertandingan Grup D Liga Champions. Kemenangan ini meloloskan Atletico ke babak 16 besar.

Atletico bersua Lokomotiv di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis (12/12/2019). Di babak pertama, Atletico sudah unggul 1-0 via eksekusi penalti Joao Felix.

Los Rojiblancos menambah keunggulan di babak kedua lewat tendangan voli Felipe. Atletico menutup laga dengan kemenangan 2-0.

Statistik menunjukkan dominasi Atletico atas Lokomotiv di sepanjang 90 menit pertandingan. Hingga akhir laga, Los Colchoneros total melepaskan 16 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran, serta berhasil mencatat penguasaan bola sebesar 68 persen. Sementara itu Lokomotiv gagal melakukan tendangan yang menyasar gawang Jan Oblak.

Hasil ini membawa Atletico lolos ke babak 16 besar sebagai status runner up Grup D dengan poin 10. Koke dkk mendampingi Juventus yang kukuh di puncak grup dengan raihan 16 poin.

Jalannya Pertandingan Atletico Madrid vs Lokomotiv Moskow

Tim tuan rumah langsung mendapatkan hadiah penalti di menit ketiga, usai Felix dilanggar kiper Anton Kochenkov di kotak penalti. Kieran Trippier yang maju sebagai eksekutor penalti Atletico gagal memanfaatkan kesempatan itu, usai bola tendangannya diblok kiper Anton Kochenkov.

Los Colchoneros terus melancarkan serangan ke gawang Lokomotiv. Felix mengancam lewat sepakannya di menit ke-12, tetapi bola masih bisa diblok barisan pertahanan tim tamu.

Pada menit ke-15, terjadi pelanggaran handball yang dilakukan Rifat Zhemaletdinov di kotak penalti. Wasit lalu memutuskan hadiah 12 pas untuk Atletico, usai melihat tayangan ulang Video Asisstant Referee (VAR).

Felix kali ini yang maju sebagai eksekutor tendangan penalti Atletico. Tanpa kesulitan pemain asal Portugal itu menceploskan bola ke gawang Lokomotiv, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Usai gol pertama, Atletico tidak mengendurkan serangannya. Alvaro Morata bahkan mencetak gol kedua Los Rojiblancos di menit ke-26, usai menerima umpan sundulan dari Angel Correa.

Namun, gol tersebut kemudian dianulir oleh wasit dan VAR, lantaran Morata kedapatan dalam posisi offside saat menerima umpan Correa. Alhasil, skor masih tidak berubah 1-0.

Atletico kembali mengancam lewat tendangan Thomas dari luar kotak penalti di menit ke-30. Bola masih bosa diselamatkan Kochenkov dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Atletico mendominasi penguasaan bola hingga 76 persen, namun tidak ada gol yang tercipta lagi hingga turun inum. Babak pertama tuntas dengan keunggulan tim tuan rumah 1-0. Di babak kedua, Atletico mengambil inisiatif serangan dan mencetak gol keduanya di menit ke-54. Berawal dari tendangan sudut Trippier, ia memberikan bola pendek kepada Koke yang melambungkan bola ke jantung pertahanan Lokomotiv.

Bola tersebut kemudian langsung disambar pemain belakang Atletico, Felipe, dengan tendangan volinya dan menjadi gol. Los Rojiblancos unggul 2-0.

Skuat asuhan Diego Simeone itu nyaris menambah keunggulan di menit ke-72 lewat sundulan Morata, namun bola masih melayang di atas gawang.

Tidak ada tambahan gol yang dicetak kedua tim hingga pluit akhir pertandingan dibunyikan. Atletico menang 2-1 dan memastikan diri lolos ke fase 16 besar.

Susunan Pemain Atletico Madrid vs Lokomotiv Moskow

Atletico Madrid: Jan Oblak, Kieran Trippier, Felipe, Mario Hermosos, Renan Lodi; Angel Correa (Hector Herrera 68′), Thomas, Koke (Thomas Lemar 73′), Saul Niguez; Joao Felix (Marcos Llorente 82′), Alvaro Morata.

Lokomotiv Moskow: Anton Kochenkov; Maciej Rybus, Vedran Corluka (Stanislav Magkeev 69′), Benedikt Howedes, Solomon Kvirkvelia, Brian Idowu; Aleksey Miranchuk, Grzegors Krychowiak, Rifat Zhemaletdinov, Murilo Cerqueira; Eder (Fedor Smolov 75′).