Semua artikel oleh Administator

Pereira Senang Bisa Bantu MU Meraih Kemenangan

Gelandang Manchester United, Andreas Pereira, mengaku senang bisa membantu The Red Devils memetik kemenangan saat menghadapi Young Boys di kompetisi Liga Champions 2018/19, Rabu (20/9) dini hari WIB.

Berkunjung ke markas Young Boys, Manchester United sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor 3-0. Ketiga fol Setan Merah dibukukan oleh Paul Pogba (dua gol) dan Anthony Martial.

Dalam laga tersebut, Pereira diberi kesempatan untuk mengawali perjalanan Manchester United di Liga Champions. Lantas, pemain berusia 22 tahun itu merasa kesempatan tersebut merupakan hal yang berharga baginya, lantaran ia bisa mendapatkan pengalaman yang sangat banyak untuk membantunya menjadi pesapakbola yang lebih baik lagi.

“Ini [Liga Champions] sangat bagus untuk saya. Saya belajar banyak. Saya hanya ingin memastikan saya dapat melakukan yang terbaik untuk tim dan membantu kami menang. Semoga, saya bisa melakukan lebih banyak lagi di setiap pertandingan,” tutur Andreas Pereira.

Setelah menghadapi Young Boys, Manchester United akan menghadapi Valencia di laga kedua Liga Champions musim ini. Pereira sendiri berharap Setan Merah bisa memperoleh kemenangan melawan mantan klubnya tersebut.

“Ya, ini tim lama saya, saya ada di sana musim lalu. Semoga kami bisa memenangkan pertandingan-pertandingan itu melawan mereka karena itu akan baik untuk peluang Liga Champions kami. Saya masih berbicara dengan beberapa teman yang saya miliki di sana dan mereka akan menjadi permainan yang bagus,” tutupnya.

David De Gea Ungkap Motivasi MU di Liga Champions

Manchester United memiliki kompetisi Liga Champions yang mengecewakan pada musim lalu. Mereka tersingkir di babak 16 besar, setelah tim besutan Jose Mourinho gagal mengalahkan raksasa La Liga, Sevilla.

Kini, Manchester United memiliki motivasi baru dalam menyambut Liga Champions musim baru. Menurut David de Gea, The Red Devils kini bertekad untuk menebus kekecewaan musim lalu pada musim ini.

Ia berkata pada MUTV: “Tentu saja, kami bakal coba melangkah lebih jauh daripada musim lalu. Ini merupakan kompetisi spesial dan spesial bagi Manchester United. Kami United dan kami selalu ingin menang.”

United sendiri akan menghadapi The Young Boys pada tengah pekan ini, dalam pertandingan pertama mereka di babak Grup. Perlu diketahui, Young Boys telah membuat kejutan pada musim lalu, karena mereka berhasil menjadi juara liga Swiss.

Berbicara mengenai hal itu, De Gea mengatakan: “Selalu sulit saat menghadapi tim-tim terbaik di Eropa, tapi kami bakal berjuang untuk itu.

“Di Liga Premier Inggris dan di Liga Champions, laga tandang selalu sulit. Tim betul-betul baik dan semuanya adalah tantangan.

“Buat saya dan buat siapa saja yang cinta sepakbola, Liga Champions merupakan salah satu kompetisi terbaik di Eropa – dan yang paling bagus, buat saya.

“Kami sudah memenangkan dua laga beruntun, 2 pertandingan tandang yang sangat suli, jadi kami percaya (dapat meraih kemenangan).

“Kami tahu ini bakal sulit, lantaran mereka (Young Boys) merupakan tim yang bagus, jadi kami harus siap untuk pertarungan,” pungkasnya.

Masuk Akal! Kenapa Hattrick Messi di UCL Jadi Kabar Bagus bagi Real Madrid

Messi dan Barcelona memiliki awal yang bagus di ajang Liga Champions. Pemain berjuluk La Pulga itu mencetak hat-trick dalam kemenangan 4-0 Blaugrana atas PSV Eindhoven.

Gol tersebut membuat Messi mencatatkan rekor sebagai pemain kedua dalam sejarah yang mencetak gol dalam 14 musim Liga Champions beruntun, menyamai rekor mantan striker Real Madrid, Raul.

Selain itu, hat-trick-nya juga telah mengartikan bahwa sekarang ia menjadi pencetak hat-trick terbanyak (8) dalam sejarah kompetisi, mengungguli Cristiano Ronaldo.

Hasil laga ini jelas merupakan kabar bagus bagi para penggemar Barcelona. Akan tetapi, tampaknya itu tidak semuanya jadi kabar bagus untuk mereka.

Sebuah catatan menunjukkan jika sebelumnya Lionel Messi mencatat hat-trick dua kali di awal kampanye Liga Champions. Dalam 2 kesempatan itu, Real Madrid selalu terus menjadi tim yang mengangkat gelar di akhir kompetisi.

Messi mencetak hat-trick di laga perdana UCL musim 2013-14 dan 2016-17. Lima tahun lalu itu adalah hat-trick nya melawan Ajax, sebelum dua musim lalu membantai Celtic.

Anehnya, pada 2 kesempatan itu Real Madrid selalu memenangkan gelar Liga Champions, sementara Barcelona tersingkir di babak perempat final.

Tim yang pada tahun 2014 menyingkirkan Barca adalah Atletico Madrid, dan Juventus melakukan hal yang sama tiga tahun kemudian.

Fakta! Ronaldo Punya Catatan Gol Luar Biasa Melawan Valencia

Sial bagi Valencia, karena kesengsaraan mereka terkait dengan Cristiano Ronaldo bisa berlanjut pada hari Kamis (20/9), karena hasil undian Liga Champions membuat mereka akan berhadapan lagi dengan superstar Portugal itu bersama tim barunya, Juventus, dalam pertandingan pertama babak penyisihan Grup H.

Alasannya karena Ronaldo memiliki rekor membanggakan yang patut ditakuti Los Che, tim yang secara konsisten gawangnya selalu dibobol CR7 selama bertahun-tahun dia berada di Spanyol bersama Real Madrid.

Fakta menunjukkan bahwa Ronaldo telah mencetak gol ke gawang Valencia tidak kurang dari 15 kali dalam 18 pertandingan, dengan rata-rata 0,83 gol per laga. Meski demikian, Valencia bukan tim La Liga teratas yang menjadi korban keganasan Ronaldo.

Itu karena Sevilla masih menjadi lawan favorit Ronaldo, karena mantan pemain depan Manchester United itu telah mencetak 27 gol yang luar biasa ke gawang Sevilla, atau dengan rata-rata 1,5 gol per laga.

Getafe, Atletico Madrid dan Celta Vigo melengkapi daftar posisi 4 besar, sementara rival lamanya, Barcelona, berada di urutan kelima dengan telah kebobolan 18 gol dari Cristiano selama bentrokan El Clasico. Di sisi lain, Benfica adalah satu-satunya tim yang gawangnya belum dibobol Ronaldo selama 5 pertandingan atau lebih. Chelsea juga bernasib baik, karena hanya kebobolan 1 gol dalam 1.217 menit bertemu dengan kapten Portugal tersebut.

Ibrahimovic Dukung Lionel Messi Pindah ke MLS

Striker Veteran asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic benar-benar mendukung Lionel Messi untuk pindah ke liga Amerika Serikat, Major League Soccer.

Laporan sebelumnya mengatakan jika mantan bintang Manchester United, David Beckham berambisi untuk mendatangkan La Pulga ke klub barunya di Amerika Serikat, Inter Miami. Menurut laporan, klub tersebut akan mulai berkompetisi di tahun 2020 mendatang.

Dan kini, Ibrahimovic yang juga pernah menjadi rekan satu tim Messi, ketika keduanya bekerja sama di Barcelona, di bawah asuhan Pep Guardiola, merasa yakin jika kapten timnas Argentina tersebut harus hijrah ke MLS.

Ditanya oleh salah satu situs gosip di Los Angeles, TMZ, apakah Lionel Messi harus datang ke Amerika Serikat, penyerang yang juga pernah memperkuat Manchester United itu menjawab: “Tentu saja.”

Lalu, saat ditanya lebih lanjut mengenai di klub mana pemenang Ballon d’Or lima kali itu akan cocok, Ibrahimovic menjawab: “Di mana-mana.”

Terlepas dari itu, Lionel Messi sendiri telah menandatangani kontrak baru di Barcelona, dan menurut laporan, sang pemain ingin mengakhiri karirnya di Barca. Oleh sebab itu, jika kabar ini benar, maka tidak ada kemungkinan sang pemain akan ke MLS.

Pertama Kali dalam Sejarah, Jersey Barca 2019 Mirip Kroasia

Sebuah laporan yang mengejutkan telah muncul. Kabarnya, Barcelona sudah menyetujui bagaimana penampakan jersey mereka pada tahun 2019 nanti, yang mana hal tersebut akan mengakhiri sejarah mereka selama 118 tahun.

Sesuai dengan laporan di Spanyol, sebuah desain jersey Barca musim depan bocor ke media. Raksasa Catalan terkenal dengan jersey yang bercorak garis biru dan merah, tetapi pada tahun 2019 nanti, menurut laporan Sport, untuk pertama kalinya dalam sejarah tidak akan ada garis vertikal pada kaos mereka.

Sebaliknya, Barca akan menggunakan jersey yang mirip dengan timnas Kroasia. Desain ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh klub atau produsen kit Nike, namun sumber yang sama mengatakan jika pola tersebut sudah mendapat lampu hijau.

Nike dikatakan perlu waktu enam bulan untuk memproduksi, dan tampaknya sekarang sudah tidak ada jalan untuk kembali menggunakan kit Barca yang bersejarah.

Hazard Tak Layak Disetarakan dengan Ronaldo

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri salah jika membandingkan Eden Hazard dengan Cristiano Ronaldo. Demikian pernyataan dari mantan striker Liverpool, Stan Collymore.

Baru-baru ini, Hazard tampil mengesankan. Pemain asal Belgia itu mencetak hat-trick saat Chelsea sukses mengalahkan Cardiff City dengan skor tipis 4-1. Kini, Hazard menjadi top skor sementara Liga Premier Inggris dengan mencatat lima gol.

Hal ini membuat Sarri menilai bahwa Hazard menjadi salah satu pemain terbaik di Eropa, dan yakin jika anak asuhnya tersebut aka bisa menjadi top skor di Liga Premier Inggris.

Collymore, bagaimanapun, mengatakan pemain berusia 27 tahun itu masih harus banyak membuktikan sebelum dia bisa masuk dalam daftar supesrtar.

“Maurizio Sarri mengatakan Eden Hazard mungkin pemain terbaik di Eropa saat ini, tapi tidak untuk saya,” kata Collymore kepada The Mirror. “Anda masih melihat Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Neymar dan Antoine Griezmann – dan saya tidak berpikir dia sudah ada di sana.

“Hazard telah memulai musim dengan baik dan, jika dia terus dalam nada yang sama, Anda akan melihat ia bisa mencapai Ronaldo atau Messi, dengan mencetak gol sekitar 35, dan saya berharap dia bisa sampai di sana,” jelasnya.

“Tapi hanya dengan begitu saya akan mulai menempatkannya dengan para pemain itu dan bukan sebelumnya,” tutupnya.

Mourinho Siap Korbankan Pogba demi Dapatkan Bintang Barca Ini

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, dilaporkan siap mengorbankan Paul Pogba demi bisa mendatangkan salah seorang superstar Barcelona di bursa transfer musim dingin nanti.

Mourinho memprioritaskan untuk memperbaiki lini pertahanan pada bursa transfer musim panas ini, meskipun ia hanya berhasil mendatangkan Diogo Dalot. Upaya untuk menandatangani bek tengah menjadi sulit karena Dewan Klub menolak mendatangkan pemain lagi.

Namun menurut laporan terbaru dari Spanyol, Don Balon, penambahan utama Mourinho untuk bulan Januari nanti bukanlah bek. Laporan itu menyatakan bahwa pelatih asal Portugal itu menginginkan Ivan Rakitic dari Barcelona.

Rakitic tampil mengesankan di Piala Dunia 2018 lalu. Bersama rekan duetnya, Luka Modric, ia sukses mengantarkan negaranya menuju ke final Piala Dunia, meski mereka pada akhirnya dikalahkan oleh Prancis dengan skor 4-2.

Untuk itu, Mourinho bertekad untuk membawa Rakitic ke Old Trafford, meski pemain berusia 30 tahun itu dikontrak Barcelona hingga 2021. Media Sport melaporkan pada bulan Juni tahun ini mantan pemain tengah Sevilla dan Schalke memiliki klausul pelepasan sebesar 110 juta Pounds.

Namun, Don Balon mengklaim bahwa Mourinho percaya dia bisa meyakinkan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu untuk melakukan barter pemain, dengan Pogba yang akan menjadi tumbalnya.

Gawat! UEFA Akan Selidiki Juventus Soal Transfer Ronaldo

Menurut laporan yang beredar, Juventus akan diselidiki oleh UEFA untuk menentukan apakah mereka melanggar peraturan Financial Fair Play, setelah mereka menandatangani Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Juventus melakukan penandatanganan yang luar biasa pada musim panas ini. Mereka berhasil memboyong Ronaldo dari Real Madrid dengan biaya sekitar 99 juta Pounds. Kedatangan pemain asal Portugal itu ke Turin memberikan dampak yang positif, dalam hal pendapatan klub.

Tak hanya Juventus saja yang merasakan dampak kedatangan Ronaldo, namun untuk Serie A juga. Pemain berusia 33 tahun itu membuat kompetisi tertinggi di Italia itu bisa bersaing dengan La Liga dan Liga Premier Inggris.

Namun baru-baru ini, Juventus mendapatkan kabar buruk. Menurut surat kabar di Italia, Calcio Mercato, UEFA akan menyelidiki transfer pemenang Ballon d’Or lima kali tersebut. Mereka akan melihat apakah pengeluaran Juventus sejalan dengan pendapatan yang mereka terima.

Ronaldo sendiri dilaporkan memiliki gaji yang sangat fantastis di Juventus, yakni sebsar 200.000 Pounds per musim. Bahkan, upahnya selama semusim setara dengan pengeluaran klub-klub papan bawah di Serie A untuk menggaji seluruh skuat.

Striker Wolves Ini Yakin Bisa Pecundangi MU

Striker Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez, optimis timnya bisa mengalahkan Manchester United di matchday keenam Liga Premier Inggris musim ini, Sabtu (22/9) malam WIB.

Berstatus sebagai tim promosi, Wolves tampil cukup mengesankan pada musim ini. Mereka mencatat dua kemenangan, dua kekalahan dan satu imbang dari lima pertandingan terakhir di Liga Premier Inggris. Hasil ini menempatkan mereka di posisi kesembilan klasemen sementara musim ini. Mereka hanya terpaut satu poin saja dengan Manchester United yang menempati posisi kedelapan.

Lantas, Raul Jimenez berharap Wolves bisa mengalahkan pasukan Jose Mourinho di Old Trafford, usai pada pekan lalu pemain berusia 27 tahun itu sukses membantu timnya mengalahkan Brighton dengan mencetak satu gol.

“Ini adalah pertandingan yang hebat (melawan Burnley), dan sekarang kami memiliki kesempatan lain pada hari Sabtu untuk melanjutkannya, di salah satu stadion paling terkenal dan tim terkenal di sini, di Inggris,” kata Jimenez dalam konferensi pers.

“Kami memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa kami ada di sini. Kami akan berpikir kami bisa memenangkan semua pertandingan. Kami tahu setiap pertandingan berbeda dan kami harus melakukan hal yang berbeda, tetapi kami tahu kami bisa melakukannya,” tutupnya.