Semua artikel oleh Administator

Hasil Liga Italia: Moise Kean Dua Gol, Juventus Libas Udinese 4-1

Moise Kean jadi bintang kemenangan Juventus saat menghadapi Udinese. Sepasang gol dibuat penyerang 19 tahun itu untuk membuat Si Nyonya Tua menang 4-1.

Pada laga pekan ke-27 yang dihelat di Allianz Stadium, Sabtu (9/3/2019) dinihari WIB, Kean memborong dua golnya itu di babak pertama. Sementara, Juve menambah gol-gol di babak kedua lewat penalti Emre Can dan Blaise Matuidi. Gol konsolasi Udinese dibuat Kevin Lasagna.

Tambahan tiga poin ini mengukuhkan posisi Bianconeri di puncak klasemen dengan 75 poin, unggul 19 angka dari Napoli di posisi kedua. Udinese di posisi ke-15 dengan 25 poin.

Jalannya pertandingan

Juve yang bakal menghadapi Atletico Madrid tengah pekan nanti membuat perubahan besar-besaran di tim. Andrea Barzagli jadi starter kedua kalinya musim ini di lini belakang dipasangkan dengan Daniele Rugani.

Nama-nama seperti Leonardo Spinazzola, Moise Kean, Martin Caceres, Rodrigo Bentacur, dan Emre Can bermain. Bahkan Alex Sandro dimainkan sebagai trio lini serang.

Bermain agresif sejak menit awal, Juve mendapat gol pertamanya pada menit ke-10. Bola operan Udinese dipotong Alex Sandro yang lantas berlari di sisi kiri dan melepaskan umpan yang sempat membentur bek lawan. Arah bola berubah dan memudahkan Kean di depan gawang mencocornya.

Juve mendapat dua kali peluang lewat Daniele Rugani dan Federico Bernardeschi tapi gagal membuahkan gol.

Barzagli cuma 25 menit di atas lapangan meski ini laga pertamanya setelah empat bulan absen karena cedera. Barzagli cedera lagi dan digantikan Leonardo Bonucci.

Kean lantas menggandakan keunggulan Juve lewat gol keduanya pada menit ke-39. Lagi-lagi kesalahan Udinese dalam mengoper bola di lini belakang memudahkannya mencuri bola dan menggiringnya hingga kotak penalti. Dia mencocor bola yang sempat mengenai lawan sebelum membobol gawang Juan Musso.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Masuk di babak kedua, Juve langsung menggebrak pada menit ke-47 ketika sepakan keras Bernardeschi memanfaatkan sapuan bola Musso yang tak sempurna masih melebar.

Juve mendapat penalti pada menit ke-67 ketika Nicholas Opoku terpaksa menjatuhkan Kean yang melakukan akselerasi ke area terlarang Udinese. Emre Can maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Musso. Tuan rumah memimpin 3-0.

Empat menit berselang Juve menjauhkan skor menjadi 4-0. Rodrigo Bentacur membangun serangan dari sisi kanan dan melepaskan crossing yang disambut sundulan terbang Matuidi. Bola membentur tanah dulu sebelum menghujam jala Udinese.

Udinese memperkecil skor jadi 1-4 pada menit ke-84 ketika pemain pengganti Kevin Lasagna berdiri bebas di kotak penalti dan melepaskan sepakan yang menaklukkan Wojciech Szczesny.

Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain

Juventus: Szczesny; Caceres, Barzagli (Bonucci 25′), Rugani, Spinazzola; Bentancur, Emre Can, Matuidi (Dybala 72′); Bernardeschi, Kean (Caviglia 80′), Alex Sandro

Udinese: Musso; De Maio, Troost-Ekong, Nuytinck (Opoku 25′); Ter Avest (Sandro 62′), Stryger-Larsen, Wilmot (Lasagna 46′), Fofana, Zeegelaar; Pussetto, De Paul

Comeback Dramatis MU Jadi Peringatan untuk City

Kebangkitan Manchester United di markas Paris Saint-Germain jadi perhatian Sergio Aguero. Hasil di Paris itu disebut Aguero jadi pengingat agar Manchester City hati-hati.

MU lolos ke perempatfinal Liga Champions usai membalikkan keadaan atas PSG. Kalah 0-2 di Old Trafford pada pertandingan leg pertama babak 16 besar, Setan Merah berbalik menang 3-1 di kandang PSG di leg kedua.

Kemenangan tersebut diraih secara dramatis. MU dipastikan menang 3-1 berkat penalti Marcus Rashford di injury time. Mereka pun lolos berkat keunggulan gol tandang dalam agregat imbang 3-3.

MU bukan satu-satunya tim yang lolos ke perempatfinal dengan membalikkan keadaan. Ajax juga melaju usai mempermalukan sang juara bertahan, Real Madrid, dengan skor 4-1 di Santiago Bernabeu.

Melihat hasil-hasil tersebut, terutama kemenangan MU, Aguero pun memperingatkan City untuk hati-hati. The Citizens sendiri sudah unggul 3-2 atas Schalke di leg pertama babak 16 besar. Tim arahan Pep Guardiola itu akan gantian menjamu Schalke di Etihad Stadium pada leg kedua, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB.

“Melihat hasil-hasil belakangan ini, kami harus hati-hati,” ujar Aguero kepada ESPN.

“Kami melihat hal-hal aneh terjadi pekan ini dan itu membantu kami agar tahu bahwa kami harus sangat fokus dalam menghadapi pertandingan kami pekan depan di kandang,” lanjutnya.

“Ada begitu banyak hasil tak terduga. PSG punya keunggulan yang bagus setelah menang di Manchester dan Anda lihat bagaimana United lolos.”

“Liga Champions sangat sulit, semua tim sangat bagus. Dalam kompetisi yang sangat panjang seperti Premier League, Anda bisa bikin kesalahan, tapi tidak demikian di Liga Champions. Anda harus sangat fokus, sangat hati-hati dengan bola-bola mati dan di detail-detail kecil,” katanya menegaskan.

Pembuktian Kepa Usai Lakukan Penyelamatan Krusial Saat Chelsea Jumpa Fulham

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, membuktikan bahwa dirinya layak menjaga gawang timnya ketika Chelsea melawan Fulham pada laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Craven Cottage, Minggu (3/3/2019).

Seperti diketahui, nama baik Kepa tercoreng setelah banyak yang menghujatnya akibat kejadian saat Kepa menolak untuk diganti pada laga final Piala Liga Inggris melawan Manchester City.

Sikap dari Kepa itu telah mendapatkan kritik keras oleh sejumlah pihak. Bahkan, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sempat kesal ketika Kepa enggan diganti oleh Willy Caballero yang sudah bersiap di tepi lapangan.

Namun, saat Chelsea melawan Fulham, Kepa mampu membuktikan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan saat pertandingan memasuki menit ke-89.

Tendangan volley keras dari pemain Fulham, Aleksandar Mitrovic, di kotak penalti mampu dipatahkan oleh Kepa yang menepis bola hingga keluar lapangan pertandingan.

Alhasil, Kepa pun berhasil membantu Chelsea untuk menjaga keunggulan 2-1 atas Fulham hingga akhir laga. Sekaligus membuktikan dirinya layak untuk menjadi kiper nomor satu di Chelsea.

Mourinho Tak Yakin Solskjaer Dapat Sukses di MU dalam Jangka Panjang

Eks pelatih Manchester United (MU), Jose Mourinho meragukan performa MU dibawah pimpinan Ole Gunnar Solskjaer dalam jangka waktu yang panjang.

Sejak menggantikan posisi Mourinho sebagai pelatih MU, Solskjaer berhasil membawa MU kembali meraih hasil positif. Raihan 13 kemenangan dan hanya mengalami satu kekalahan dari 16 laga, menjadi bukti dari Solskjaer bahwa ia mampu menukangi tim sekelas MU di musim perdananya menjabat sebagai pelatih.

Pencapaian fantastis dari Solskjaer justru dinilai oleh Mourinho tidak akan bertahan lama.

Hal ini diungkapkan oleh Mourinho saat ia berbicara mengenai manajar baru Fulham, Scott Parker yang menggantikan Claudio Ranieri.

“Saya pikir Fulham tak punya manajer yang lebih baik ketimbang Claudio Ranieri. Apalagi penggantinya Scott Parker yang belum punya pengalaman,” kata Mourinho seperti dilansir Daily Mail.

“Situasi sama juga dialami MU yang menunjuk Solskjaer untuk menggantikan saya. Saya tidak percaya akan banyak perubahan jika dia bertahan di MU dalam waktu yang lama,” Menurut Mourinho, jika hanya dalam waktu yang singkat, MU dibawah pimpinan Solskjaer mungkin bisa meraih hasil gemilang. Tetapi ia tidak yakin Solskjaer dapat sukses menangani MU dalam jangka waktu panjang

“Untuk periode singkat mungkin MU bisa meraih hasil positif. Namun saya tidak tahu untuk waktu yang lama.” ungkap Mourinho.

Juventus Ingin Bawa Pulang Andrea Pirlo

Juventus dikabarkan tertarik untuk membawa pulang Andrea Pirlo. Ia diproyeksikan untuk menjadi pelatih Juventus U-23.

Seperti yang dilansir oleh Corrierre della Sera, Pirlo diproyeksikan untuk menggantikan Mauro Zironcelli. Saat ini Juventus U-23 yang berkompetisi di Serie C kesulitan untuk merebut tiket promosi.

Juventus U-23 saat ini berada di peringkat 11 klasemen sementara. Hingga pekan ke-29, Juventus U-23 baru mengumpulkan 32 poin.

Pirlo sendiri diproyeksikan untuk masuk di musim depan. Saat ini ia tengah sibuk bekerja sebagai pengamat di Sky Sport Italia.

Pirlo bukan merupakan sosok asing di Juventus. Ia pernah membela Si Nyonya Tua sebagai pemain pada tahun 2011-2015.

Pirlo saat ini sudah memegang lisensi kepelatihan. Menangani Juventus U-23 tentu menjadi opsi menarik bagi Pirlo di awal karier kepelatihannya.

Dejan Antonic Tak Ingin Jemawa Dengan Skuat Bintang Madura United

Pelatih Madura United, Dejan Antonic menyatakan partai melawan PSS Sleman akan berlangsung sengit. Dejan juga tidak ingin memandang remeh PSS meski Madura United memiliki tim bertabur bintang.

Deretan pemain bintang yang bergabung dengan Madura United membuat klub asal Madura itu dijagokan untuk bisa meraih gelar juara di Piala Presiden 2019. Nama-nama besar seperti Andik Vermansah, Muhammad Ridho, Beto Goncalves dan Greg Nwokolo dipastikan menjadi tonggak kekuatan Madura United.

Dejan mengaku laga melawan PSS dipastikan tetap berlangsung sengit. Terlebih pada Piala Presiden, PSS akan tampil di depan pendukung sendiri.

“Saya pikir game pertama pasti berat. Sleman ada pemain baru, ditambah kehadiran tiga pemain asing. Mereka sudah menjadi tim berbeda, dibanding saat Piala Indonesia kemarin,” kata Dejan Antonic.

“Kita mau memenangkan pertandingan, tapi kita juga mau menampilkan permainan terbaik. Ini cara kita untuk bantu sepak bola Indonesia lebih bagus,” ujar Dejan.

Laga PSS melawan Madura United akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada pukul 15:30 WIB. Partai tersebut juga akan disiarkan secara langsung di Indosiar.

Liverpool Gagal Cetak Gol, Jurgen Klopp Kesal dengan Pertanyaan Jurnalis

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, kesal dengan pertanyaan seorang jurnalis setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan Everton pada pekan ke-29 Liga Inggris 2018-2019, di Stadion Goodison Park, Liverpool, Minggu (3/3/2019).

Klopp dicecar pertanyaan seputar strateginya tidak menurunkan striker tambahan saat membutuhkan gol ke gawang Everton. Akan tetapi, Klopp tidak setuju dengan pertanyaan sang jurnalis.

“Saya sangat kecewa dengan pertanyaan Anda. Kami tidak bermain PlayStation. Apa Anda berpikir kami tidak mengambil risiko? Bisa Anda bayangkan bila hasil masih imbang, kami tidak ingin menang? Apa seperti itu?” ujar Klopp.

“Apa tambahan pemain menyerang bisa membuat kami lebih menggila? Anda berpikir ini bermain PlayStation. Tambah pemain dan bisa mengubah permainan. Kami cukup bermain menyerang. Sepak bola tidak berjalan dengan cara itu. Kami tidak kehilangan akal,” lanjut Klopp.

Pada laga tersebut, Liverpool menguasai pertandingan dengan persentase 57,8 persen. Dari segi peluang, The Reds melepaskan sepuluh tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran.

Jumlah tersebut sebenarnya masih di bawah rata-rata Liverpool pada musim ini. Dari 29 pertandingan, Mohamed Salah dan kawan-kawan melepaskan 428 tembakan yang bila dirata-rata mencapai 14,75 tendangan per laga. Hasil tanpa gol juga menjadi yang ketiga dialami Liverpool dalam empat pertandingan terakhir. Sebelumnya, The Reds bermain 0-0 melawan Bayern Munchen, Manchester United, dan Everton.

Liverpool Dibayangi Ketakutan Kegagalan 2013/2014

Sempat unggul di klasemen Liga Inggris, Liverpool kini disalip Manchester city. Bayang-bayang kegagalan 2013/2014 kembali menghantui Liverpool.

Liverpool gagal kembali ke puncak klasemen Liga Inggris setelah bermain imbang 0-0 melawan Everton akhir pekan kemarin. The Reds harus merelakan takhtanya direbut City.

Liverpool kini duduk di peringkat kedua dengan 70 poin, tertinggal satu angka dari City yang menempati posisi teratas. Ini berarti Liverpool tergusur dari puncak klasemen setelah sempat menguasainya selama tiga bulan.

Lepasnya peringkat pertama dari tangan Liverpool disebabkan oleh hasil tak maksimal yang mereka raih dalam beberapa laga terakhir. Dalam enam pertandingan terakhir di Liga Inggris, Mohamed Salah dkk cuma menang dua kali dan empat kali bermain imbang.

ersendatnya laju Liverpool belakangan ini mengingatkan mantan manajer West Ham United dan Everton, Sam Allardyce, ke musim 2013/2014. Kala itu, Liverpool yang ditangani Brendan Rodgers sempat unggul lima angka di puncak klasemen Liga Inggris dengan tiga laga tersisa sebelum akhirnya malah disalip dan finis di belakang City.

“Tekananannya luar biasa besar. Liverpool cuma baru kalah satu kali musim ini, dan sepertinya ketaukan menjuarai liga seperti ketika bersama Brendan (Rodgers) beberapa tahun lalu,” ujar Allardyce kepada talkSPORT.

“Itu adalah rintangan besar yang dihadapi Klopp – ‘bagaimana saya membawa tim saya secara mental melewati garis finis untuk mencoba menjuarai liga?'”

“Kita pikir mereka mengatasi kegugupan itu di tengah pekan ketika mereka menang 5-0 (melawan Watford), tapi ada satu atau dua momen kemarin di mana Anda pikir mereka akan juara, tapi secara ketajaman mereka tidak cukup bagus.”

“Bagi saya, kelihatannya seperti ada ketakutan,” katanya.

Cedera Ligamen Lutut, Alexis Sanchez Diperkirakan Absen Dua Bulan

Alexis Sanchez kemungkinan hanya akan jadi penonton saat Manchester United berjuang di laga-laga terakhir musim ini. Dia diperkirakan harus absen dua bulan.

Sanchez mengalami cedera ketika diturunkan sebagai starter di laga kontra Southampton, Sabtu (2/3/2019) akhir pekan kemarin. Dia bermain selama 52 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Diogo Dalot.

Sky Sports melaporkan bahwa Sanchez mengalami cedera medial ligamen pada lutut kanannya. Hal ini berdasarkan yang diungkapkan dokter tim nasional Chile, Pedro Onate, kepada koran El Mercurio.

Dalam laporan tersebut, Sky Sports mencantumkan bahwa sang dokter memperkirakan Sanchez bakal absen antara enam sampai delapan pekan. Ini menjadi kabar buruk bagi Sanchez yang sebenarnya sedang punya momentum untuk bersinar kembali, seiring cederanya Anthony Martial dan Marcus Rashford.

Seperti diketahui musim ini Sanchez minim mendapatkan kesempatan tampil, baru bermain 23 kali dan hanya menyumbangkan dua gol plus empat assist. Cedera hamstring sempat lebih dulu menghambatnya, sebelum cedera kali ini.

Jika beruntung, Sanchez kemungkinan hanya akan tampil dua kali liga di sisa musim ini dengan jadwal saat ini. Peluangnya untuk tampil sebelum musim berakhir akan membesar jika MU lolos Liga Champions atau Piala FA.

Mourinho: Saya Sih Nggak Masalah Balik ke Madrid

Jose Mourinho bicara soal kemungkinan kembali melatih Real Madrid. Pria asal Portugal itu akan senang jika bisa kembali ke Madrid.

Mourinho pernah melatih Madrid pada 2010-2013. Ia mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Belakangan ini, Mourinho yang tengah menganggur usai dipecat Manchester United kembali dikaitkan dengan Madrid. Suporter Madrid di Santiago Bernabeu meneriakkan nama Mourinho usai timnya dikalahkan Barcelona akhir pekan kemarin.

Mourinho merasa tersanjung namanya kembali dikaitkan dengan Madrid. Mantan pelatih Inter Milan itu pun tak keberatan jika diminta kembali menangani Madrid.

“Salah satu perasaan terhebat dalam sepakbola bagi saya adalah ketika saya kembali ke Chelsea,” ujar Mourinhho kepada beIN Sports.

“Ketika fans meneriakkan nama Anda untuk kali kedua, itu menunjukkan kalau mereka mengapresiasi Anda. Itu benar-benar perasaan yang luar biasa.”

“Karena itu, saya tidak akan masalah sama sekali kalau kembali ke Real Madrid, klub yang struktur dan ambisinya masih sama.”

“Sangat bangga mengetahui kalau klub yang sudah pernah Anda tangani ingin Anda kembali. Saya suka Spanyol, tapi saya tidak memilih klub murni berdasarkan suasana negaranya.”

“Mereka adalah klub terbesar di dunia, mereka punya 13 gelar Liga Champions,” katanya.