Semua artikel oleh Administator

Bayern soal Wenger: 100 Persen Tak Ada Kontak

Bayern Munich dirumorkan sudah memasukkan Arsene Wenger sebagai calon pelatih baru. Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic memastikan tak pernah ada kontak.

Niko Kovac belakangan disoroti kiprahnya sebagai pelatih Bayern menyusul hasil angin-anginan timnya. Meski baru menang telak 5-1 atas Benfica di matchday lima Liga Champions tengah pekan ini, sebelumnya Die Roten cuma meraih satu kemenangan di empat laga beruntun.

Tiga sisanya berakhir dengan dua kali imbang dan sekali kalah. Kekalahan itu dipetik dari rival terbesar di Bundesliga, Borussia Dortmund.

Dengan masa depan Kovac dispekulasikan, sejumlah nama pun dikaitkan dengan Bayern termasuk Wenger. Setelah sempat menegaskan kepercayaan terhadap Kovac, Direktur Keolahragaan Bayern Hasan Salihamidzic menjamin belum pernah ada kontak dengan Wenger.

“100 persen tidak ada kontak dengan Arsene Wenger. Kami akan menuju ke Bremen dengan Niko Kovac sebagai manajer dan kami akan menang,” ungkapnya dilansir Sky Sports.

“Kami sudah sering gagal mempertahankan performa yang fokus semacam itu (melawan Benfica – menang 5-1) selama 90 menit. Tapi kami sudah tampil baik dan kami sekarang bisa membangun momentum dari sana,” imbuh Salihamidzic.

Hasil Liga Champions: Kalahkan Monaco, Atletico Lolos ke 16 Besar

Atletico Madrid memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Keberhasilan itu diraih usai mengalahkan AS Monaco 2-0 di matchday kelima Grup A.

Atletico mampu unggul cepat atas AS Monaco, saat laga di Stadion Wanda Metropolitano, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB baru berjalan dua menit. Keunggulan tuan rumah didapat lewat gol bunuh diri.

Adalah bek Monaco, Benoit Badiashile, yang membobol gawangnya sendiri. Berawal dari sepakan Koke dari luar kotak penalti, bola menyentuh tubuh Badiashile sehingga membuat bola berubah arah dan mengecoh kiper Diego Benaglio.

Unggul 1-0 membuat Atletico bersemangat. Di menit ke-8, upaya mencetak gol dilakukan Thomas Lemar, namun sepakannya belum mengarah tepat ke gawang. Lima menit berselang, giliran Antoine Griezmann melepaskan sepakan voli, namun bola juga masih melenceng.

Terus menekan, Atletico akhirnya mendapatkan gol keduanya pada menit ke-24. Kali ini Griezmann sukses membobol gawang Monaco. Striker asal Prancis itu bisa menceploskan bola ke dalam gawang usai mendapat sodoran manis Angel Correa di kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Monaco sempat menekan. Pada menit ke-50, Moussa Sylla melepaskan sepakan ke gawang Atletico, namun bola masih membentur pemain lawan. Upayanya cuma berakhir tendangan sudut, yang gagal pula dimaksimalkan.

Di menit ke-60, Radamel Falcao, yang baru masuk menggantikan Sylla, nyaris memperkecil kedudukan. Ia melepaskan sepakan, yang masih bisa diamankan Jan Oblak.

Masuknya Falcao membuat Monaco bisa sedikit memberikan tekanan. Namun disiplinnya lini belakang Atletico membuat gol tak kunjung dicetak.

Namun tekanan Monaco membuat Atletico akhirnya keteteran. Stefan Savic menelan kartu kuning keduanya pada menit ke-82, setelah melakukan hand ball di kotak penalti. Falcao yang menjadi eksekutor, gagal memaksimalkannya usai sepakanya melenceng.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Monaco untuk gantian menekan. Beberapa kali peluang didapat, namun aksi Jan Oblak menggagalkan kans mereka mencetak gol.

Hingga laga tuntas, skor 2-0 tetap bertahan. Atletico pun lolos ke babak 16 besar setelah mengoleksi 12 poin dari lima laga, diikuti Borussia Dortmund (9), Club Brugge (4) dan AS Monaco (1).

Susunan Pemain

Atletico Madrid: Jan Oblak, Santiago Arias, Stefan Savic, Filipe Luis, Thomas Lemar (Nikola Kalinic 63′), Thomas, Rodri, Koke (Vitolo 46′), Angel Correa (Saul Niguez 69′), Antoine Griezmann

AS Monaco: Diego Benaglio, Nacer Chadli (Sofiane Diop 63′), Benoit Badiashile, Jemerson, Andrea Raggi, Giulian Biancone, Aleksandr Golovin (Khephren Thuram-Ulien 63′), Youri Tielemans, Han-Noah Massengo, Moussa Sylla (Radamel Falcao 55′), Samuel Grandsir

Mourinho Takkan Ditindak Usai Aksi Banting Rak Botol Minum

Jose Mourinho merayakan gol dramatis Manchester United dengan membanting satu rak botol minum. Aksinya itu takkan ditindak.

MU menang dramatis kala menjamu Young Boys di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) kemarin pada matchday lima Liga Champions. Gol Marouane Fellaini di masa injury time menentukan kemenangan ‘Setan Merah’.

Gol dramatis itu disambut perayaan yang emosional dari Mourinho. Manajer asal Portugal itu membanting rak penuh botol minuman di tepi lapangan.

Mulanya dikhawatirkan aksinya itu akan berujung hukuman. Sebab sebelumnya Mourinho diusir ke bangku penonton dan diskors satu laga setelah dengan sengaja menendang sebuah botol minum dalam laga melawan West Ham United di Premier League.

BBC telah melaporkan bahwa Mourinho takkan ditindak UEFA atas perayaan golnya tersebut.

MU memastikan diri lolos ke fase knockout berkat kemenangan tersebut. Mengumpulkan 10 poin dari lima laga, mereka takkan terkejar lagi oleh Valencia di posisi tiga yang punya lima poin dengan satu laga tersisa.

MU kini tinggal menjalani laga penentuan juara grup di matchday keenam. Mereka butuh kemenangan atas Valencia sembari berharap Juventus gagal menang atas Young Boys.

Martial Tajam karena Rutin Dimainkan

Anthony Martial tampil tajam di musim ini. Penyerang Manchester United itu mengaku penampilan rutin membuatnya menemukan level terbaiknya.

Martial sejauh ini sudah bikin enam gol di 10 penampilan bareng MU di Premier League. Secara keseluruhan, pemain 22 tahun tersebut membuat tujuh gol dari 16 pertandingan di semua ajang.

Jumlah gol itu menempatkannya sebagai top skorer tim, nyaris dua kali lipat dari Romelu Lukaku yang baru bikin empat gol. Tak ada resep khusus dari ketajaman itu, hanya berkat rutin bertanding.

Musim ini Martial baru tiga kali tak bermain dari 19 pertandingan yang dilalui MU. Sementara dari 16 penampilannya, hanya tiga kali dia tak turun sebagai starter.

Martial juga sudah 10 kali bermain penuh.

“Kuncinya adalah bertanding. Bagi saya, ketika Anda tampil di pertandingan, itu adalah ketika Anda mendapatkan kembali kesenangan dan mulai menemukan performa lagi,” kata Martial dikutip Sky Sports.

“Kalau Anda tak tampil secara reguler dan cuma ambil bagian di latihan, Anda mungkin masih dalam performa yang cukup bagus, tapi tak sama dengan ketika Anda bertanding secara rutin.”

“Saya berharap bisa terus merangkai pertandingan dan tampil baik,” tandasnya.

Chelsea Tanpa Hazard Saat Jumpa PAOK

Chelsea dipastikan tampil tanpa Eden Hazard saat berhadapan dengan PAOK. Bintang asal Belgia itu masih bermasalah dengan pergelangan kakinya.

Chelsea yang sudah memastikan lolos ke fase gugur akan menjamu PAOK pada matchday 5 Grup L Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, Jumat (30/11/2018). Di laga ini The Blues dipastikan tanpa Eden Hazard dan Victor Moses, seperti diungkapkan sang manajer, Maurizio Sarri.

“Masalah teranyar adalah Moses. Saya berbicara dengan dokter 10 menit lalu dan Moses memiliki masalah dengan punggungnya. Saya pikir dia tidak akan bisa bermain,” ungkap Sarri.

“Kemudian, Hazard tentu saja, ini memang bukan cedera serius. Tapi saya pikir dia tidak akan bisa bermain, namun rasanya kami akan bisa memulihkannya untuk laga Premier League berikutnya,” imbuh Sarri.

Cedera pergelangan kaki didapatkan Hazard saat The Blues kalah 1-3 dari Tottenham Hotspur dalam lanjutam pekan ke-13 Liga Inggris. Kabar cederanya Hazard ini membuat Sarri khawatir.

Pasalnya mantan pemain Lille ini belakangan kerap dilanda cedera musim ini. Bulan lalu Hazard sempat mengalami cedera punggung.

Kondisi ini membuat performa apik Hazard pada awal musim perlahan mulai menurun. Pemain 27 tahun ini bahkan tak mampu mengemas satu pun gol dalam lima pertandingan terakhir bersama Chelsea.

“Saya khawatir karena 25 hari yang lalu dia mengalami cedera punggung, sekarang pergelangan kaki,” kata Sarri.

“Saya pikir dia melewatkan banyak latihan, jadi normal bahwa dia tidak berada di kondisi fisik puncak. Dia memiliki satu minggu untuk berlatih dan sejumlah laga untuk dimainkan,” tandasnya.

Hazard total telah terlibat dalam 12 gol Chelsea di musim ini, dengan rincian delapan gol dan empat assist.

Main Bertahan Lawan City Sama Saja Bunuh Diri untuk Lyon

Lyon takkan main bertahan meski menghadapi tim sekelas Manchester City. Los Gones siap menyerang demi tiket lolos ke 16 besar.

Lyon akan menjamu City pada matchday V Liga Champions di Groupama Stadium, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Ini jadi pertemuan kedua tim setelah kemenangan 2-1 di kandang City September lalu.

City tentu tak ingin kekalahan itu terulang lagi dan mereka tentu diunggulkan untuk menang pada pertemuan kali ini, jika melihat performa belakangan ini. Pasalnya sejak duel kontra Lyon itu, City belum terkalahkan sama sekali.

Sementara, Lyon cenderung naik-turun dalam kurun waktu yang sama termasuk meraih tiga hasil imbang beruntun di laga grup ini. Maka itu modal kemenangan di matchday pertama itu nyaris hilang tak berbekas dan mereka malah ada di posisi kedua grup dengan enam poin, selisih tiga angka dengan City.

Maka itu, demi menjaga kans lolos ke 16 besar, Lyon wajib memenangi partai ini agar Hoffenheim (3 poin) di posisi ketiga tak bisa mengejar. Sepakbola menyerang pun bakal diterapkan oleh Lyon meski itu bakal berisiko besar menghadapi tim sekelas City.

Punya pemain menyerang seperti Nabil Fekir dan Memphis di lini serang bakal dimaksimalkan oleh pelatih Lyon Bruno Genesio.

Mourinho kepada MU: Tertekan Main di Old Trafford? Lebih Baik di Rumah Saja

Jose Mourinho berharap para pemain Manchester United bisa mengatasi tekanan bermain di Old Trafford. Musim ini catatan MU kala bermain di kandang tidak bagus.

MU cuma menang tiga kali dalam sembilan pertandingan kandang di semua kompetisi musim ini. Yang teranyar, Setan Merah ditahan imbang Crystal Palace 0-0 di Premier League akhir pekan lalu.

Secara keseluruhan, MU mencatat tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kali kalah dalam sembilan laga di Old Trafford musim ini. Salah satu kekalahan didapat di Liga Champions saat Paul Pogba dkk ditaklukkan Juventus 0-1 pada matchday 3.

Tengah pekan ini, MU akan kembali berlaga di Old Trafford. Mereka akan menjamu Young Boys di matchday 5 Liga Champions, Rabu (28/11) dini hari WIB, dan akan lolos ke 16 besar jika bisa meraih kemenangan.

Melihat catatan kandang yang sedang tidak oke, Mourinho menyangkal bahwa MU lebih senang main di laga tandang. Manajer asal Portugal itu pun berharap para penggawa MU bisa mengatasi tekanan di Old Trafford dengan baik.

“Kalau merasa tertekan, lebih baik tinggal di rumah saja — dan ketika saya bilang rumah bukan berarti stadion kandang, saya bilang rumah ya rumah dan menonton TV saja,” ujar Mourinho seperti dilansir ESPN FC.

“Ketika orang-orang datang untuk memberi dukungan, ayolah. Saya tidak merasakan tekanan bermain di kandang.”

“Saya pikir mengatakan kalau kami lebih memilih bermain tandang daripada kandang itu tidak menghormati stadion dan fans. Saya sepenuhnya menyangkal itu.”

“Apakah saya lebih memilih bermain melawan Young Boys di sini atau tandang ke Bern (markas Young Boys)? Saya akan langsung bilang bermain di kandang. Selalu,” katanya menegaskan.

Tanah Italia Sedang Ramah untuk Madrid

Real Madrid akan tandang ke markas AS Roma pada matchday 5 Liga Champions. Catatan apik El Real di Italia membuat mereka layak percaya diri jelang laga ini.

Laga Roma versus Madrid pada matchday 5 Grup C Liga Champions akan berlangsung di Stadion Olimpico, Rabu (28/11/2018) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama berpeluang besar mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Berstatus tim tamu, Madrid bermodal catatan apiknya selama berlaga di Italia di Liga Champions. Dalam tiga musim terakhir, Madrid selalu dapat hasil bagus saat bertanding di Italia.

Dilansir dari Marca, El Real selalu meraih kemenangan dalam lawatannya ke Negeri Pizza dalam tiga musim terakhir. Klub ibu kota Spanyol itu meraih empat kemenangan dari empat laga yang mereka mainkan.

Rangkaian hasil bagus Madrid di Italia dimulai di awal kepelatihan Zinedine Zidane. Pada saat itu, Madrid mengalahkan Roma 2-0 di Stadion Olimpico pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2015-2016.

Madrid kemudian kembali ke Italia untuk memainkan laga babak final yang digelar di San Siro, Milan. Di sana, Madrid meraih gelar Liga Champions yang ke-11 usai mengalahkan mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti.

Satu musim berselang, Los Blancos kembali berkesempatan mengunjungi Italia. Kali ini mereka tandang ke markas Napoli pada leg kedua babak 16 Liga Champions. Kemenangan 3-1 mampu diraih Madrid pada laga itu.

Yang terakhir, Madrid mengguncang Italia pada Liga Champions musim lalu kala membantai Juventus 3-0 di Stadion Allianz pada leg pertama babak perempatfinal. Gol salto Ciritiano Ronaldo ke gawang Gianluigi Buffon jadi salah satu yang paling ikonis dari laga itu.

Kini patut kita nantikan apakah Roma mampu menghentikan tren positif Madrid di Italia. Atau justru Madrid yang akan memperpanjang rentetan kemenangannya.

Main Bertahan Lawan City Sama Saja Bunuh Diri untuk Lyon

Lyon takkan main bertahan meski menghadapi tim sekelas Manchester City. Los Gones siap menyerang demi tiket lolos ke 16 besar.

Lyon akan menjamu City pada matchday V Liga Champions di Groupama Stadium, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Ini jadi pertemuan kedua tim setelah kemenangan 2-1 di kandang City September lalu.

City tentu tak ingin kekalahan itu terulang lagi dan mereka tentu diunggulkan untuk menang pada pertemuan kali ini, jika melihat performa belakangan ini. Pasalnya sejak duel kontra Lyon itu, City belum terkalahkan sama sekali.

Sementara, Lyon cenderung naik-turun dalam kurun waktu yang sama termasuk meraih tiga hasil imbang beruntun di laga grup ini. Maka itu modal kemenangan di matchday pertama itu nyaris hilang tak berbekas dan mereka malah ada di posisi kedua grup dengan enam poin, selisih tiga angka dengan City.

Maka itu, demi menjaga kans lolos ke 16 besar, Lyon wajib memenangi partai ini agar Hoffenheim (3 poin) di posisi ketiga tak bisa mengejar. Sepakbola menyerang pun bakal diterapkan oleh Lyon meski itu bakal berisiko besar menghadapi tim sekelas City.

Punya pemain menyerang seperti Nabil Fekir dan Memphis di lini serang bakal dimaksimalkan oleh pelatih Lyon Bruno Genesio.

“Kami harus bermain dengan fokus penuh. Ini adalah tim yang begitu superior ketimbang kami di atas kertas. Kami harus tampil 150 persen untuk menang,” ujar Genesio seperti dikutip FourFourTwo.

“Manchester City salah satu favorit juara Liga Champions. Mereka adalah salah satu tim terbaik Eropa, tapi kami akan bermain dengan ambisi penuh – itu satu-satunya cara kami merepotkan mereka. Kami harus yakin dengan diri kami sendiri,” sambungnya.

“Kami harus berani menyerang. Jika cuma bertahan, kami akan kesulitan dan kebobolan banyak gol, itu sudah pasti. Kami akan bermain dengan keberanian di depan fans sendiri dan tanpa beban,” tutupnya.

Siap Lawan PSS Sleman, Pemain Kalteng Putra Dapat Tambahan ‘Musuh’

Klub sepak bola Kalteng Putera harus berjuang melawan rasa lelah sebelum dijamu PSS Sleman pada leg kedua semifinal Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/11/2018). Tim Laskar Isen Mulang tak memiliki waktu untuk sekadar rehat.

Setelah menjamu PSS di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Minggu (25/11/2018) sore, skuat tim sepak bola asuhan Kas Hartadi langsung bertolak ke Sleman, Senin (26/11/2018) pagi.

Mereka juga harus melakukan penerbangan menuju Surabaya terlebih dahulu sebelum berlanjut ke Yogyakarta via jalur udara.

“Kami memang tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Namun semua pemain saya beri pemahaman untuk menikmati kondisi ini. Alhamdulillah mereka sangat antusias,” ungkap Kas Hartadi