Semua artikel oleh Patricia Simorangkir

Punggawa Arsenal Yakin Dengan Tuah Stadion Wembley

LONDON, Cutejapanese.org – Pemain bertahan Arsenal, Per Mertesacker, merasa yakin klubnya akan mampu menaklukan Chelsea pada laga Community Shield yang akan dihelat di Wembley pada Minggu (2/8/2015) malam. Terlebih The Gunners memiliki catatan positif dalam setiap laga yang berlangsung di stadion terbesar di Inggris tersebut.

Terhitung sejak April 2013, Arsenal telah tampil di Wembley Stadium sebanyak lima kali. Dari lima pertandingan tersebut, tim besutan Arsene Wenger selalu sukses keluar sebagai pemenang atas lawannya, termasuk kala menjungkalkan Manchester City di ajang yang sama tahun lalu.

“Belakangan kami sukses melangkahkan kaki ke Wembley Stadium untuk pertandingan semi final ataupun final (FA Cup), dan kami selalu mampu keluar sebagai pemenang,” ucap Mertesacker, seperti dikutip The Guardian, Sabtu (1/8/2015).

“Tensi pertandingan di sana sungguh spesial. Tekanan pun juga semakin hebat, tetapi kami selalu mampu melewati semuanya dengan cara yang sangat luar biasa,” lanjut bek Timnas Jerman di Piala Dunia 2014 tersebut.

“Bahkan, pada laga final (FA Cup) dua tahun silam, kami mampu keluar sebagai pemenang setelah tertinggal 0-2 (dari Wigan Athletic), dan itu merupakan keajaiban bagi kami. Jadi, saya rasa kami mampu mengulanginya lagi di laga (melawan Chelsea) akhir pekan ini,” tutupnya.

Casilla Kian Dekat ke Madrid

MADRID, Cutejapanese.org – Espanyol melalui situs resminya, Jumat (17/7/2015), mengumumkan bahwa pihak klub telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid mengenai transfer kiper Kiko Casilla. Madrid diperkirakan harus mengeluarkan dana sebesar 6 juta euro untuk merekrut Casilla dari klub lamanya.

“Beberapa jam lalu, Espanyol dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan sehingga transfer Kiko Casilla ke Madrid akan diatur,” jelas Espanyol.

Casilla mengaku senang bisa bergabung dengan dengan Madrid. Kebahagiaan tersebut dituangkan Casilla melalui akun Twitter-nya, @KikoCasilla13.

“Kesempatan seperti ini hanya terjadi sekali. Aku sangat bahagia dengan bargabung dengan Real Madrid,” tulis Casilla.

Casilla dibutuhkan Madrid untuk mengisi posisi Iker Casillas yang memilih hijrah ke FC Porto. Casilla diperkirakan akan menjadi pelapis Keylor Navas.

Namun, skenario itu belum final. Masih ada kemungkinan David De Gea hijrah dari Manchester United ke Stadion Santiago Bernabeu.

Seandainya Madrid mendapatkan De Gea, Navas kemungkinan besar akan pergi. Casilla kemudian akan menjadi pelapis De Gea.

Kalah di PTUN, Menpora Akan Ajukan Banding

JAKARTA, Cutejapanese.org – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahwari mengaku bakal mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan PSSI terkait Surat Keputusan Menpora Nomor 01307 tertanggal 17 April 2015 soal pembekuan PSSI.

PTUN mengeluarkan amar putusan bernomor 91/G/2015/PTUN-JKT itu, Selasa (14/7/2015). Dalam putusannya, majelis hakim, yang diketuai Ujang Abdullah, menolak eksepsi tergugat, dalam hal ini Menpora. Selain itu, Menpora juga diminta mencabut sanksi PSSI dan membayar denda sebesar Rp 277.000.

“Kami akan lihat seperti apa. Namun, yang pasti karena ini terkait dengan rahan hukum yang telah dimulai oleh mereka dengan menggugat pemerintah, hal itu (banding) sangat baik untuk kami pertimbangkan,” ujar Menpora saat dihubungi Selasa malam.

Imam menjelaskan, landasan Kemenpora mengajukan banding karena menilai putusan PTUN belum inkrah. Oleh karena itu, Imam pun memastikan, pihaknya belum berencana mencabut SK pembekuan PSSI.

“Jadi, kami sekarang akan ikuti prosedur saja. Mereka (PSSI) kan lebih dulu menggugat pemerintah. Sekarang pemerintah harus melayani dengan baik sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tuturnya.

“Berikutnya, saya minta pihak terkait untuk memantau jalannya peradilan ini agar dicapai hasil yang jujur, independen, transparan, dan adil, tanpa tekanan dari pihak mana pun,” tambah Menpora.

Sementara itu, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengaku tidak terkejut dengan hasil putusan PTUN. Ia pun mengonfirmasi bahwa Kemenpora sudah mengajukan banding atas putusan tersebut.

“Kami sudah mendaftarkan (pengajuan banding) hari ini, tidak menunggu 14 hari seperti yang sudah diberitakan sebelumnya. Pokoknya, kami akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku saja,” ujar Gatot.

Kalahkan Jepang, Tim Putri AS Juara Piala Dunia Wanita 2015

VANCOUVER, Cutejapanese.org – Tim Nasional putri Amerika Serikat meraih titel juara Piala Dunia Wanita 2015 setelah menang telak 5-2 atas Jepang, pada laga puncak yang dihelat di Stadion BC Place, Vancouver, Minggu malam atau Senin (6/7/2015) pagi WIB. Ini merupakan gelar ketiga bagi AS setelah sebelumnya mereka raih 1991 dan 1999.

Keberhasilan AS menjadi juara itu tak lepas dari kecemerlangan Carli Lloyd. Ia berhasil menciptakan dua gol cepat pada menit ke-3 dan ke-5, ini merupakan rekor gol tercepat Piala Dunia Wanita. Tak hanya itu, pada menit ke-16 Lloyd pun berhasil menciptakan gol spektakuler lewat tembakan dari tengah lapangan.

Dua gol AS lainnya dicetak oleh Lauren Holiday pada menit ke-13 dan Tobin Heath pada menit ke-54. Adapun gol balasan Jepang disumbangkan oleh Yuki Ogimi pada menit ke-27 dan gol bunuh diri Julie Johnston pada menit ke-52.

Kegembiraan AS bertambah lantaran dua pemainnya, Hope Solo dan Lloyd mendapatkan gelar individu. Kapten Lloyd yang mencetak hat-trick pada laga final, dinobatkan sebagai pemain terbaik dan berhak mendapatkan Bola Emas. Sementara Hope Solo, didaulat sebagai kiper terbaik turnamen.

Kegembiraan AS merupakan duka bagi Jepang. Mereka gagal mengulang kejayaan pada 2011 lalu, ketika menjuarai Piala Dunia seusai menang adu penalti atas AS.

Faktor Keluarga, Tentukan Perjalanan Karier Van Persie

MANCHESTER, Cutejapanese.org – Punggawa Manchester United, Robin van Persie, menyatakan bahwa faktor keluarga merupakan hal yang paling menentukan dalam masa depan kariernya.

Selain faktor keluarga, ajang Euro 2016 juga dinilainya sebagai salah satu faktor yang penting dalam menentukan kariernya di Old Trafford. Akan tetapi, keluarganya tetap yang paling utama.

“Turnamen itu (Euro 2016) akan memainkan peran besar dalam menentukan pilihanku. Namun yang lebih penting lagi adalah keinginan dari istri dan anak-anakku,” ujar penyerang berusia 31 tahun tersebut.

“Apapun yang akan aku lakukan, istriku Bouchra dan anak-anakku, Shaqueel dan Dina Layla. Mereka adalah prioritasku. Mereka harus bahagia,” kata Van Persie.

Kontrak Van Persie di Manchester United menyisakan setahun lagi. Dengan situasi kontrak seperti itu, Van Persie punya peluang pergi karena MU tak mau kehilangan secara gratis. Kerap duduk dibangku cadangan, ramai diberitakan Van Persie ingin pergi dari Old Trafford.

Argentina Kalahkan Jamaika 1-0

VINA DEL MAR, Cutejapanese.org – Argentina meraih kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Jamaika pada lanjutan Copa America yang digelar di Estadio Sausalito, Vina del Mar, Chile, Minggu (21/6/2015) pagi WIB. Tambahan tiga poin tersebut sudah cukup untuk mengantarkan tim Tango menjadi juara Grup B dan lolos ke perempatfinal.

Gol tunggal hasil torehan Gonzalo Higuain pada menit ke-11, menjadi penentu kemenangan tim besutan Gerardo Martino ini. Gol bermula dari Angel Di Maria yang berhasil melakukan tusukan dan mengirimkan umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti lawan, Higuain yang dikawal beberapa pemain belakang Jamaika berhasil melepaskan diri. Dan dengan sedikit aksi, Higuan melepaskan sepakan menyusur tanah untuk menaklukkan Kiper Jamaika, Dwayne Miller.

Setelah gol itu, pertandingan berjalan berat sebelah. Jamaika dipaksa bermain defensif sepanjang laga. Albiceleste terus menekan dan mampu melepaskan percobaan lebih banyak. Tapi rapatnya barisan pertahanan Jamaika, membuat banyaknya peluang terbuang percuma. Hingga laga usai, papan skor tidak berubah, 1-0 untuk keunggulan Argentina atas Jamaika.

Dengan tambahan tiga poin ini, Argentina dipastikan menjadi juara Grup B dengan raihan tujuh poin. Di babak perempat final, mereka akan berhadapan dengan penghuni peringkat ketiga dari Grup A atau Grup C.

Indonesia Kalah Telak Dari Thailand

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Mimpi Indonesia untuk kembali meraih medali emas SEA Games di cabang sepakbola sirna, setelah di babak semifinal Tim “Garuda Muda” kalah telak dari Thailand 0-5.

Laga yang dihelat di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (13/6) tersebut, pada awalnya Indonesia beberapa kali berhasil menusuk daerah pertahanan Thailand. Namun, skuat besutan Aji Santoso itu sering kali gagal mengantisipasi serangan balik capat yang dilakukan oleh para pemain Thailand.

Dengan sangat rapi, Thailand berulang kali melakukan serangan balik cepat tak lama setelah Indonesia melakukan serangan. Serangan mereka di sisi sayap pun kerap kali merepotkan barisan pertahanan Indonesia.

Thailand memimpin 1-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-11. Tepat sebelum gol tersebut, justru Indonesia yang mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Syaiful Indra. Namun, tendangan Indra masih bisa ditepis kiper Thailand, Chanin Sae-Eae.

Memasuki meni ke-11, melalui serangan balik cepat, Thailand lantas memberikan bola kepada Nurul Sriyankem. Sang gelandang mengecoh bek Indonesia sebelum akhirnya melakukan tembakan keras. Tendangan Sriyankem masih mampu dimentahkan kiper Indonesia Teguh Amiruddin, namun bola liar mampu dikonversi menjadi gol oleh Rungrath Poomichantuk.

Unggul 1-0, Thailand kerap kali mengancam gawang Indonesia. Pada menit ke-28, sebuah umpan silang dari kanan masih mampu dihalau oleh Syaiful sehingga menglahirkan sepak pojok untuk Thailand. Memanfaatkan sepak pojok tersebut, Thitipan Puangchan yang berdiri bebas berhasil menyundul bola masuk ke dalam gawang Indonesia untuk mengubah skor sebelum turun minum. 2-0 Thailand memimpin.

Usai Jeda babak pertama, dominasi Thailand kian tak terbendung. Indonesia kesulitan untuk mengimbangi serangan yang mereka terapkan, dan ironisnya hal itu bisa dilakukan dengan mudah di daerah pertahanan Indonesia. Para pemain Indonesia tak mampu berbuat banyak dan terkesan hanya menyaksikan mereka melakukan operan-operan tepat sasaran.

Puncaknya pada menit ke-51, Thailand berhasil unggul 3-0. Sriyankem, yang berdiri di sisi kiri pertahanan Indonesia, berhasil melepaskan umpan lambung di sela-sela dua pemain Indonesia yang berusaha menutupnya. Bola umpan Sriyankem itu kemudian disundul oleh Poomichantuk, yang juga berdiri di antara dua pemain Indonesia.

Indonesia mulai kehilangan bentuk formasi permainan dan posisi di lini belakang kehilangan konsentrasi setelah gol itu. Lima menit setelah gol ketiga Thailand, gawang “Garuda Muda” bergetar lagi.

Diawali kesalahan lini belakang yang kehilangan bola di area sendiri. Dengan cepat, Thailand mengalirkan bola ke sisi kanan, di mana tidak ada sama sekali pemain Indonesia mengawal area itu. Bek kanan mereka, Narubadin Weerawatnodom, dengan leluasa melepaskan sepakan keras dan terarah. 4-0, Thailand kian memperlebar jarak.

Unggul 4-0, Thailand terus mengancam pertahanan Indonesia. Namun, baru pada menit ke-89 mereka bisa menciptakan gol. Berawal dari operan-operan pendek di depan kotak penalti Indonesia, Chanathip Songkrasin dengan tepat mengarahkan bola dengan kaki kirinya ke pojok gawang Indonesia. Thailand pun Ungul 5-0 atas Indonesia. Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan tercipta.

Dengan hasil ini, Indonesia tinggal berpeluang untuk memperebutkan medali perunggu pada duel kontra Vietnam, 15 Juni mendatang. Sementara, Thailand melaju ke final untuk menghadapi Myanmar.

Gol Moratta Tentukan Kemenangan Juventus atas Inter Milan

MILAN, Cutejapanese.org – Juventus kembali meraih hasil positif 2-1 atas Inter Milan pada pertandingan lanjutan Serie-A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (16/5/2015).

Kemenangan I Bianconeri ditentukan lewat eksekusi penalti Claudio Marchisio pada menit ke-42 dan ditambah Alvaro Morata pada menit ke-83. Sedangkan, gol tunggal Inter dicetak oleh Mauro Icardi pada menit ke-9.

Kekalahan dari Juventus kian menyulitkan langkah Inter untuk tampil di kompetisi antarklub Eropa musim depan. Inter masih tertahan di posisi ke delapan, terpaut dua poin dari Sampdoria, yang baru menghadapi Lazio pada Minggu (17/5/2015).

Inter lebih dahulu unggul saat pertandingan belum genap sepuluh menit. Bola tembakan dari luar kotak Marcelo Brozovic sempat mengenai kaki Icardi dan bergulir melewati garis gawang. Ini adalah gol keenam Icardi ke gawang Juventus sepanjang kariernya. Dominasi Inter terus berlanjut, pada menit ke-39, Xherdan Shaqiri hampir saja menggandakan keunggulan Inter lewat spekulasi dari luar area penalti jika saya bola tendangan tidak membentur mistar gawang.

Terlalu menyerang, tuan rumah lengah disisi pertahan. Keadaan ini mampu dimanfaatkan Juve. Empat menit jelang waktu normal babak pertama berakhir, Alessandro Matri mengungguli laju Nemanja Vidic. Vidic tak punya pilihan selain melancarkan tekel di daerah terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan mengganjar Vidic dengan kartu kuning.

Claudio Marchisio yang maju sebagai eksekutor, dengan cerdik mengarahkan bola ke sisi kanan Samir Handanovic yang bergerak ke arah berlawanan. Skor 1-1 sekaligus menutup paruh pertama.

Seusai turun minum, kedua tim saling jual beli serangan. Akan tetapi, gol penentu baru lahir pada menit ke-83. Kali ini, Alvaro Morata mencatatkan nama di papan skor dengan tembakan mendatar ke tiang dekat. Skor 2-1 untuk tim tamu pun tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Chiellini : Juve Tim Kuat dan Bisa Mengalahkan Tim Mana Pun

MADRID, Cutejapanese.org – Pasca pertandingan melawan Real Madrid, Bek Juventus, Giorgio Chiellini berpendapat, keberhasilan lolos ke final Liga Champions merupakan satu bukti Juventus sebagai salah satu tim kuat dan bisa mengalahkan tim mana pun. Chiellini yakin Juve mampu mengalahkan Barcelona, pada pertandingan final, di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015).

Juve lolos ke final setelah sukses menyingkirkan Real Madrid. Si Nyonya Besar sukses menahan imbang Madrid dengan skor 1-1 di Santiago Bernabeu, Rabu malam atau Kamis (14/5/2015) dini hari WIB sehingga lolos dengan keunggulan agregat 3-2. Juve untuk pertama kalinya “mencicipi” final Liga Champions dalam 12 tahun terakhir.

Chiellini sangat gembira bisa mengantarkan timnya ke final. Apalagi, lawan yang disisihkan adalah juara bertahan dan bertabur bintang berharga mahal.

“Ini adalah pertandingan terindah dan penting dalam karierku. Para pemain membuktikan bahwa Juventus pantas berada di babak akhir Liga Champions. Jadi kini, kami bisa menuju Berlin dengan keyakinan bisa meraih kemenangan. Sebab, kami kuat dan bisa mengalahkan tim mana pun,” kata Chiellini.

Chiellini juga berbicara soal putusan wasit Jonas Eriksson memberikan Madrid penalti pada menit ke-23. Wasit asal Swedia tersebut menunjukk titik putih setelah melihat Chiellini melanggar James Rodriguez di kotak terlarang.

“Di lapangan, putusan tersebut tampaknya berlebihan. Namun, dari tayangan ulang terlihat ada sentuhan yang berujung penalti,” tuturnya.

Pogba Bisa Menjadi Starter

MADRID, Cutejapanese.org — Allenatore Juventus, Massimiliano Allegri, menenyatakan bahwa Paul Pogba berpeluang tampil sebagai starter pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu malam atau Kamis (14/5/2015).

Seperti diketahui, Paul Pogba telah kembali bermain saat Juventus berhadapan dengan Cagliari pada akhir pekan lalu. Gelandang muda asal Perancis tersebut mencetak satu gol selama 63 menit bermain. Pertandingan melawan Cagliari menjadi laga perdana Pogba setelah absen dua bulan karena mengalami cedera hamstring.

Laga “pemanasan” itu pun berjalan baik bagi Pogba. Allegri pun langsung berencana memasang pemain asal Perancis itu sebagai starter. “Pogba dalam keadaan baik. Dia punya kesempatan besar untuk tampil sejak menit pertama,” kata Allegri.

Juve sendiri berpeluang besar lolos ke final Liga Champions, menyusul keberhasilan mengalahkan Madrid dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama. Namun, Allegri meminta anak asuhnya melupakan kemenangan tersebut. Pelatih asal Italia tersebut meminta timnya untuk tetap fokus meraih kemenangan pada laga nanti.

“Tidak ada gunanya berpikir bahwa kami hanya bertahan. Kami harus lebih menguasai permainan. Jika tidak, Madrid akan mencetak gol. Kami hanya tinggal 95 menit lagi menuju Berlin (final Liga Champions). Saya tidak melihat alasan kami untuk tak percaya diri bahwa tim ini bisa ke sana,” ujar Allegri.