Semua artikel oleh Philips Sukmana

Olympique Lyon Resmi Rekrut Rafael dari MU

LYON, Cutejapanese.org – Olympique Lyon secara resmi telah merekrut bek Manchester United, da Silva pada Senin (3/8/2015). Rafael telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Lyon.

“Rafael da Silva telah menjalani pemeriksaan medis pada Senin di Lyon. Dia akan diperkenalkan kepada media sebelum akhir pekan ini,” sebut pernyataan resmi Lyon.

Rafael memilih pergi meninggalkan Manchester United yang telah dibelanya selama tujuh tahun. Bersama Manchester United, Rafael merasakan 169 pertandingan dan mencetak lima gol di berbagai ajang.

Rafael merupakan rekrutan ketiga Les Gones pada musim ini. Sebelumnya, Lyon telah lebih dahulu mendatangkan Jeremy Morel dan Claudio Beauvue.

Walcott Bawa Arsenal Menjuarai Emirates Cup 2015

LONDON, Cutejapanese.org – Arsenal berhasil menjuarai ajang Emirates Cup 2015 setelah mengalahkan wakil asal Jerman, Wolfsburg, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Emirates, London, Minggu (26/7/2015).

Pada babak pertama, kedua tim saling menciptakan peluang. Memasuki menit ke-15, Wolfsburg memberikan ancaman melalui Kevin De Bruyne yang melepaskan umpan terukur dari sisi kanan kepada Nicklas Bendtner. Sayang, umpan De Bruyne tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Bendtner.

Tak mau kalah, Arsenal juga mengancam gawang Wolfsburg melalui Theo Walcott pada menit ke-21. Berawal dari sisi kiri, Walcott melepaskan tendangan kaki kanannya. Namun, tendangan Walcott masih dapat dimentahkan oleh Diego Benaglio.

Arsenal baru dapat memecah kebuntuan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-50 melalui Walcott. Mendapatkan umpan dari Jeff Reine-Adelaide, Walcott mampu menuntaskannya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-0.

Tuan rumah menciptakan peluang pada menit ke-72 melalui Chuba Akpom. Pemain 19 tahun itu melepaskan tendangan ke sisi kiri gawang Wolfsburg. Akan tetapi, Benaglio berhasil mengantisipasinya.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Arsenal pun akhirnya keluar sebagai juara Emirates Cup 2015 dengan raihan 13 poin.

Sedangkan Villareal berada di posisi kedua dengan raihan 10 poin, setelah mampu menang 2-0 atas Olympique Lyon melalui gol Bruno Soriano dan Leo Baptistao.

Fiorentina Resmi Dapatkan Gelandang Atletico

FLORENCE, Cutejapanese.org – Atletico Madrid dan Fiorentina telah mencapai kata sepakat soal transfer kepindahan Mario Suarez. Ini berarti, musim depan Atletico tidak lagi diperkuat gelandang asal Spanyol tersebut, sebab Suarez kini resmi jadi milik Fiorentina.

“Mario Suarez akan bermain untuk Fiorentina,” demikian pernyataan Los Colchoneros seperti dikutip Football Italia.

Suarez, yang berposisi gelandang bertahan, jadi bagian dari transfer Stefan Savic ke Atletico beberapa hari lalu. Atletico kabarnya harus menggelontorkan dana sekitar 10-15 juta euro untuk memboyong Savic.

Setelah mendapat “restu” dari Atletico, Suarez langsung terbang ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan skuat Fiorentina yang tengah mengadakan tur pra-musim.

“Kesepakatan sudah dicapai di antara kedua klub, dan akan diresmikan dalam beberapa jam ke depan. Atas izin dari klub, gelandang sudah terbang untuk bergabung dengan tim asal Italia itu.”

Suarez sudah bermain untuk Atletico sejak 2010 dengan 178 penampilan serta lima gol. Total ada enam gelar disumbangkan termasuk satu titel La Liga serta satu trofi Liga Europa.

Arsenal Luncurkan Seragam Tandang Terbaru

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Arsenal secara resmi meluncurkan seragam tandang teranyar mereka untuk musim kompetisi 2015-16. Uniknya, Mereka memperkenalkan kostum barunya itu di Singapura, Selasa (14/7/2015).

Kostum tandang Arsenal yang diproduksi oleh perusahaan aparel Puma itu masih didominasi oleh warna emas dan biru. Akan tetapi, kini terdapat motif berlian di bagian depan dan belakang.

Sedangkan untuk kostum penjaga gawang didominasi oleh warna hitam dengan garis horizontal berwarna emas di bagian dada atas.

Pada acara peluncuran kostum tersebut, sejumlah pemain Arsenal dihadirkan. Mereka di antaranya Olivier Giroud, Petr Cech, Santi Cazorla, Mikel Arteta dan Mesut Oezil.

Saat ini, seluruh skuad Arsenal sedang menjalani tur pramusim di Singapura. Mereka berlaga di turnamen Barclays Asia Trophy 2015. The Gunners dijadwalkan akan menghadapi Tim Pilihan Singapura di Stadion Nasional, Rabu (15/7/2015) waktu setempat.

Casillas Capai Kata Sepakat Dengan Porto

MADRID, Cutejapanese.org – Agen kiper Real Madrid, Santos Marquez, mengklaim kliennya Iker Casillas, telah mencapai kata sepakat dengan FC Porto. Bahkan menurutnya, Casillas senang dengan klausul dalam proposal tawaran Porto.

Casillas disinyalir akan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun di Estadio do Dragao. Selain itu, penjaga gawang berusia 34 tahun tersebut juga akan menerima gaji sebesar 2,5 juta euro per tahun.

“Ada kesepakatan antara Porto dan Casillas. Dia senang dengan kesepakatan yang sudah tercapai itu,” ungkap Santos.

Kabar ingin hengkangnya Casillas ke Porto mulai berhembus dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, Madrid disebut-sebut sudah merestui transfer itu dan bakal menyiapkan pesta perpisahan untuk Casillas.

Casillas memulai karier bersama skuad senior Madrid pada 1999. Menurut catatan Transfermarkt, kiper berusia 34 tahun itu telah melakoni 723 pertandingan selama 16 musim berseragam Madrid.

Casillas juga sukses mempersembahkan lima trofi La Liga, dua trofi Copa Del Rey, empat trofi Piala Super Spanyol, tiga trofi Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, trofi Piala Dunia Antarklub, dan Piala Intercontinental.

Peru Kalahkan Paraguay di Perebutan Tempat Ketiga

CONCEPCION, Cutejapanese.org – Peru meraih tempat ketiga Copa America 2015 setelah menaklukkan Paraguay 2-0 pada laga perebutan juara ketiga Copa America 2015, yang dihelat di Estadio Municipal de Concepcion, Jumat atau Sabtu (4/7/2015) pagi WIB.

Sejak wasit meniup peluit tanda laga dimulai, Peru tampil menekan. Hal itu terlihat saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, Peru hampir unggul terlebih dahulu jika bola tendangan dari luar kotak penalti yang di lepaskan Yordy Reyna tak mampu dihalau kiper Paraguay, Justo Villar.

Paraguay mulai mencoba keluar dari tekanan para pemain Peru pada pertengahan babak pertama. Pada menit ke-24, skuat asuhan Ramon Diaz itu pun memperoleh peluang pertamanya melalui aksi Oscar Romero. Mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti, Romero berhasil melepaskan tendangan keras ke arah gawang Peru. Akan tetapi, bola tendangannya masih dapat diblok kiper Peru, Pedro Gallese. Babak pertama pun berakhir dengan skor kaca mata 0-0.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-48, para pendukung Peru akhirnya bersorak setelah Andre Carrillo sukses membobol gawang Paraguay. Gol itu tercipta seusai memanfaatkan kesalahan pemain belakang Paraguay yang kurang sempurna saat mengantisipasi bola sundulan Guerrero.

Tertinggal 1-0, Paraguay berinisiatif menyamakan kedudukan. Tercatat dua kali mereka mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan melalui aksi Oscar Romero dan Edgar Benitez pada menit ke-66 dan menit ke-67. Namun, kedua peluang itu masih gagal menghasilkan gol.

Satu menit menjelang akhir laga, justru Guerrero yang mampu menggandakan keunggulan Peru seusai memaksimalkan umpan silang Joel Sanchez. Skor 2-0 untuk Peru pun tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini menjadikan Peru sebagai tim peraih tempat ketiga diperhelatan ajang Copa America 2015.

Kalahkan Peru, Tuan Rumah Melaju ke Final

SANTIAGO, Cutejapanese.org — Chile berhak melaju ke final Copa America 2015 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Peru pada laga semifinal yang diselenggarakan di Stadion Nasional Julio Martinez Pradanos, Senin malam atau Selasa (30/6/2015) pagi WIB.

Chile mendapat keuntungan, karena sejak menit ke-20 Peru harus sudah bermain dengan 10 orang pemain. Carlos Zambrano mendapatkan kartu merah langsung lantaran melanggar keras Charles Aranguiz. Kartu merah tersebut sempat mendapat protes keras dari para pemain Peru, namun wasit Jose Argote tetap kukuh pada keputusannya.

Meski unggul dalam jumlah pemain, Chile baru dapat memecah kebuntuan pada menit ke-42. Berawal dari umpan silang Alexis Sanchez, Aranguiz langsung menyambar bola, namun masih gagal membuahkan gol. Bola hasil sepakannya mengenai tiang jauh dan beruntung bagi Chile, bola memantul mengarah kepada Eduardo Vargas. Tak mau menyia-nyiakan peluang, Vargas yang berdiri bebas langsung melepaskan tendangan dan berhasil menaklukkan kiper Peru, Pedro Gallese. Papan skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan Chile menutup babak pertama.

Usai jeda babak pertama, Chile terus menekan dan memegang kendali permainan. Akan tetapi, Pada menit ke-60, Peru berhasil memanfaatkan kegagalan barisan pertahanan Chile untuk menciptakan gol penyeimbang.

Bermula dari area pertahanan timnya, Jose Paulo Guerrero membangun serangan balik dengan mengumpan ke sisi kanan. Luis Advincula lantas berlari menyisir sisi kiri pertahanan Chile. Melihat Andre Carrillo di kotak penalti lawan, Advincula lalu melepaskan umpan silang. Malang bagi Chile, usaha Gary Medel memotong umpan tersebut justru mengarahkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri Medel membuat skor imbang 1-1.

Namun, euforia kemenangan para pemain dan pendukung Peru tak berlangsung lama. Empat menit setelah melakukan gol bunuh diri, Medel membayar lunas kesalahannya. Umpan dirinya kepada Vargas diselesaikan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kanan atas gawang Peru. Chile kembali unggul 2-1.

Defisit satu gol, Peru bermain lebih ofensif dengan memasukkan Claudio Pizarro dan Victor Yuton untuk menambah daya gedor mereka. Namun, usaha tersebut tak juga membuahkan hasil. Cile menang 2-1 dan melangkah ke final Copa America 2015.

Bagi Chile, keberhasilan melangkah ke final merupakan yang pertama sejak 1987. Khusus sebagai tuan rumah, keberhasilan kali ini mengulang catatan 1955. Sial bagi Chile, dalam dua final itu, mereka kalah dari Argentina dan Uruguay.

Pada laga final, Sabtu (4/7/2015), Chile bertemu pemenang antara Argentina dan Paraguay. Sementara itu, Peru akan menjalani perebutan tempat ketiga pada Jumat (3/7/2015).

Eto’o Hijrah ke Turki

Cutejapanese.org – Samuel Eto’o akan segera mengakhiri kontraknya bersama Sampdoria yang sejatinya baru selesai pada Juni 2018. Hal tersebut merupakan bagian dari usaha striker asal Kamerun tersebut untuk bergabung dengan salah satu tim promosi Liga Super Turki, Antalyaspor, pada musim depan.

Dalam pernyataan resminya, Antalyaspor mengungkapkan telah mencapai kesepakatan dengan boomber gaek tersebut.
“Namun, masih ada beberapa masalah yang berkaitan dengan hak citra pemain di Italia. Namun, kami akan menyelesaikannya secepat mungkin,” tulis Antalyaspor dalam situs resminya.

Selepas dari Everton, Eto’o bergabung dengan Sampdoria pada Januari 2015. Namun, penyerang berusia 34 tahun tersebut gagal bersinar setelah hanya mencetak dua gol dari 18 penampilan saat berseragam Sampdoria.

Eto’o lebih menikmati kariernya di Italia saat berseragam Inter Milan. Saat itu, Eto’o berhasil membawa Inter meraih treble winners di bawah asuhan Jose Mourinho.

Dikalahkan Ekuador, Meksiko Angkat Koper Lebih Cepat

RANCAGUA, Cutejapanese.org – Meksiko menjadi tim pertama yang dipastikan tersingkir di perhelatan Copa America 2015. El Tricolor takluk 1-2 dari Ekuador di laga penentuan grup. Ekuador memaksa Meksiko angkat koper lebih cepat.

Laga Meksiko kontra Ekuador digelar di Estadio El Teniente, Sabtu (20/6/2015) pagi WIB. Meksiko menempati posisi tiga sementara dengan poin dua dari dua laga yang telah dilakoni. Sementara Ekuador belum mengumpulkan point sama sekali. Posisi satu-dua ditempati Chile dan Bolivia yang sama-sama mengoleksi empat poin.

Seharusnya kemenangan akan membuka peluang Meksiko lolos ke perempatfinal masih semakin besar. Namun mereka justru tampil tertekan dan akhirnya kandas di tangan Ekuador.

Pada menit ke-26 Meksiko tertinggal melalui sebuah serangan balik cepat. Miller Bolanos memberikan umpan ke Enner Valencia yang berada di sisi kiri, penyerang West Ham United itu coba mengarahkan sepakan ke gawang. Bola sepakannya masih membentur bek Meksiko namun bola mengarah ke Bolanos yang berdiri di sebelah kanan. Dengan mudah Bolanos memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Ekuador kemudian manambah keunggulan pada menit ke-57 memanfaatkan kesalahan barisan pertahan Meksiko. Juan Carlos Medina kehilangan bola di wilayah pertahanan timnya, Bolanos berhasil memanfaatkan keadaan tersebut. Bolanos dengan cepat melepaskan umpan terobosan kepada Valencia yang berdiri nyaris tak terkawal. Tanpa kesulitan, Valencia yang langsung berhadapan dengan penjaga gawang berhasil menciptakan gol kedua untuk Ekuador.

Pada menit ke-64, Meksiko mampu memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Penalti diberikan setelah Gabriel Achilier melanggar Hugo Ayala di kotak terlarang. Raul Jimenez yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugas dengan baik.

Di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta. Meksiko pun harus tersingkir karena harus bertukar posisi dengan Ekuador. Mereka menuntaskan perjalanan di posisi juru kunci Grup A, sementara Ekuador naik ke peringkat tiga dengan poin tiga.

Ekuador pun turut membuka kesempatan lolos lewat jalur tim terbaik penghuni peringkat tiga. Sebagai catatan, dua dari tiga tim penghuni urutan tiga fase grup akan melaju ke perempatfinal.

Sementara ini tim asuhan Gustavo Quinteros ada di posisi ketiga alias terbawah di belakang Uruguay dan Venezuela. Di sisi lain, bagi Chile dan Bolivia hasil di laga ini memastikan mereka berdua lolos ke perempatfinal.

Swedia Sukses Taklukkan Montenegro

Cutejapanese.org – Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang kemenangan Swedia saat membawa timnya meraih kemenangan 3-1 saat menjamu Montenegro dalam lanjutan Kualifikasi EURO 2016.

Dalam laga yang berlangsung di Nya Ullevi Stadion, Senin (15/6/2015) dinihari WIB, secara penguasaan bola kedua tim secara statistik bermain berimbang. Swedia dan Montenegro sama-sama menguasai 50% ball possession.

Namun berbeda dengan tembakan ke gawang. Tuan rumah berhasil membuat 14 tembakan dan 10 di antaranya on target, sementara Montenegro melepaskan 12 tembakan dan separuhnya tepat ke sasaran.

Gol pertama pada pertandingan ini diciptakan Swedia melalui pemainnya Marcus Berg pada menit ke-37. Tandukannya dari tengah kotak penalti mengarah ke sisi kanan bawah gawang tanpa bisa dihadang penjaga gawang.

Publik Swedia rupanya tidak perlu menunggu lama untuk merayakan gol kedua mereka, karena tiga menit berselang Zlatan Ibrahimovic sukses mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan kaki kanan Ibra mengubah skor menjadi 2-0.

Sebelum turun minum, tepatnya menit ke-44, Ibra sukses memperbesar keunggulan timnya. Sepakannya dari tengah kotak penalti mengubah kedudukan menjadi 3-0. Skor ini menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-64, Montenegro mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 melalui esksekusi penalti Dejan Damjanovic. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Erik Johansson dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.

Skor 3-1 untuk keunggulan Swedia bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membawa Swedia mengumpulkan 12 poin hasil dari tiga kemenangan dan tiga kali imbang. Mereka masih bertengger di posisi dua klasemen Grup G, terpaut empat dari Austria yang berada di posisi teratas dengan 16 poin.