Dihukum karena Pengaturan Skor, PS Mojokerto Putra Tetap Tampil di Piala Indonesia

PS Mojokerto Putra (PSMP) lolos ke babak 32 besar Piala Indonesia dan bisa melanjutkan kiprahnya, kendati dihukum PSSI. Sekjen Ratu Tisha Destria menilai hukuman tersebut tak berlaku di turnamen tersebut.

Undian babak 32 besar Piala Indonesia dilakukan di Jakarta, Selasa (8/1/2019). Pertandingan akan mulai digelar pada 22 Januari sampai 6 Februari dengan format kandang dan tandang.

Dari hasil undian tersebut, nama PSMP diikutsertakan di Zona 2 Wilayah Timur, bersama Kalteng Putra, Persidago Gorontalo, Perseru Serui, Borneo FC, Mitra Kukar, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura. PS Mojokerto Putra akan menghadapi Borneo FC di babak tersebut.

Padahal, PSMP tengah menjalani sanksi Komdis PSSI akibat terlibat pengaturaan skor di Liga 2 2018. Dalam surat Komdis PSSI tertanggal 19 Desember 2018, PSMP disebut terlibat match fixing saat melawan Kalteng Putra pada tanggal 3 dan 9 November 2018. Kemudian, saat melawan Gresik United tanggal 29 September 2018, dan menghadapi Aceh United pada 19 November 2018. Cara Main Sbobet.

Tisha menjelaskan hukuman kepada PSMP baru berlaku di kompetisi musim depan. Sementara, Piala Indonesia sudah bergulir sejak tahun lalu.

“Untuk sekarang ini kompetisi yang berjalan. Jadi mereka ikut di 2018-2019. Sanksi itu kan untuk kompetisi 2019. Ini Piala Indonesia edisi 2018-2019. Ini kompetisi yang sedang berjalan. Jadi mereka ikut,” kata Tisha di Hotel Sultan, Rabu (8/1/2019).

Setelah melewati babak 32 besar, sebanyak 16 tim akan melaju ke 16 besar Piala Indonesia yang dijadwalkan digelar pada 11 Februari sampai 19 Februari. Sementara, babak delapan besar dijadwalkan 24 Februari sampai 2 Maret, semifinal 7 dan 12 Maret dan final 17 dan 24 Maret.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *