Latihan di GBK, Timnas Indonesia U-23 Siap-siap Hadapi Iran Lagi

Timnas Indonesia U-23 kembali menggelar latihan terpusat di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Latihan berfokus pada hasil evaluasi seri lawan Iran.

Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, menggelar latihan di Jakarta lagi setelah menjalani uji coba melawan Iran di Lapangan G, Kompleks GBK, Jumat (15/11/2019). Di laga itu, Timnas mengimbangi Iran 1-1.

Setibanya di Jakarta, Kamis (14/11), Andy Setyo dkk melakukan recovery di lapangan tenis, Hotel Sultan, yang juga berada di area Senayan.

Indra mengatakan latihan tersebut difokuskan untuk evaluasi pertandingan di pada uji coba pertama dengan Iran. Selain itu, latihan tersebut dikombinasikan dengan persiapan menghadapi Iran pada laga uji coba kedua di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (17/11/2019). Cara Main Sbobet.

“Seperti yang dikritisi media juga, bermacam-macam. Kami dipaksa kemarin 2×45 menit untuk bermain pertahanan yang dalam (deep defending). Saya dan tim pelatih telah mengajarkan bagaimana defence satu di depan, tengah, dan belakang. Karena kita bagaimana kualitas mereka di Asia, postur tubuh mereka, kualitas individu mereka juga seperti apa,” kata Indra usai latihan.

“Tetapi, dengan bermain pertahanan yang dalam bukan berarti kita tidak bermain bagus. Ada empat peluang yang tidak menjadi gol. Jadi, deep dengan serangan baliknya kami sedikit masalah dan terlalu memaksakan serangan balik dengan bola direct ke depan. Padahal pemain tidak ada akhirnya bola dan serangan balik lagi. Itu yang kami perbaiki tadi,” dia menjelaskan.

“Kalau tidak bisa serangan dengan cepat atau serangan balik kami lakukan possession progressive dan bola jangan cepat hilang, itu yang akan kami lakukan,” kata Indra.

Evaluasi itu, lanjut Indra, menjadi bekal untuk menghadapi Iran lagi. Sebab, kendati berstatus laga persahabatan Timnas Indonesia harus tampil maksimal dengan meraih kemenangan di kandang sendiri.

“Begitu penting ya (kemenangan) untuk Indonesia. Kami lihat nanti kalau bermain bagus, sesuai rencana, tidak ada kendala, mudah-mudahan bisa menang. Tetapi jika melihat grafik pemainan dari turnamen di China sampai sekarang ada sedikit kemajuan. Walau peak-nya berharap di SEA Games tentu kami juga ingin meraih kemenangan besok,” dia mengharapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *