Mauricio Pochettino: Cepat Tutupnya Bursa Transfer Liga Inggris Jadi Kesalahan Terbesar

Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menggambarkan, keputusan untuk menutup jendela transfer musim panas Liga Inggris pada awal Agustus sebagai kesalahan besar. Pasalnya, hal ini membuat Spurs terancam kehilangan Christian Eriksen yang diincar Real Madrid. Ibcbet Online.

Meski bursa transfer Liga Inggris sudah tutup, pemain klub Inggris masih bisa hijrah ke klub Spanyol, Italia, Jerman dan Prancis karena mereka baru akan tutup pada 2 September 2019.

Artinya, Jika Eriksen pindah, Pochettino tidak akan dapat menggantikan salah satu pemain kunci Tottenham hingga awal Januari 2020. Italia, Prancis, dan Jerman memiliki tenggat waktu yang sama dengan Spanyol soal batas akhir transfer musim panas ini.

“Saya tidak setuju dengan keputusan bursa yang cepat tutup, tetapi pada saat keputusan dibuat, mereka percaya itu yang terbaik untuk klub,” kata Pochettino.

“Tapi saya sekarang dan banyak klub Inggris baru menyadari bahwa ini menimbulkan masalah besar bagi pelatih dan manajemen klub. Saya harap masalah ini harus diperbaiki untuk musim berikutnya,” tambah Pochettino.

Pochettino menyarankan, Liga Inggris harus kembali dan beroperasi dengan cara yang sama seperti di negara-negara Eropa lainnya, khususnya untuk tenggat bursa transfer pemain.

Hal itu lantaran, dengan masih berlakunya bursa transfer untuk liga di luar Inggri, maka bisa mengganggu stabilitas klub Inggris yang lebih dulu menutup diri untuk masuknya pemain baru.

“Bahkan klub Liga Champions dari luar Inggris, bisa menciptakan masalah bagi tim Inggris lewat bursa transfer seperti ini. Kami harap secepatnya harus diperbaiki untuk Liga Inggris,” tegas Pochettino asal Argentina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *