Mohamed Salah Dibilang Teroris, Jurgen Klopp: Itu Hal Menjijikan

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp murka mendengar kabar fans Chelsea menghina winger andalanya Mohamed Salah sebagai teroris. Dia mendeskripsikan sikap tersebut sebuah hal yang menjijikan dan harus ditindak tegas.

Sebelumnya, beberapa fans Chelsea menyanyikan nada rasisme kepada winger Mesir itu dalam sebuah bar jelang tim kesayangannya bentrok Klub Ceko Slavia Praha di Sinobo Stadium pada leg pertama perempat final Liga Europa, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB. Laga tersebut dimenangkan tim tamu dengan skor tipis 1-0.

Nyanyian rasis tersebut diabadikan dalam sebuah video dan dengan cepat menjadi viral karena mereka secara terang-terangan mengatakan Salah Is A Bomber atau Salah seorang pembom, yang merujuk kepada makna teroris. Salah satu akun yang mengunggah yakni akun Twitter @Castleofthekop.

Melihat kelakuan oknum suporter tersebut, Klopp benar-benar kecewa. Menurut mantan juru taktik Borussia Dortmund itu, orang-orang tersebut sangat diskriminatif kepada Salah yang seorang muslim.

“Ini menjijikkan. Contoh lain dari sesuatu yang seharusnya sama sekali tidak terjadi. Itu pertanda ada sesuatu yang salah di dunia luar. Jika melakukan hal seperti itu, Anda tidak boleh memasuki stadion lagi selama hidup,” kata Klopp dikutip Sky Sports.

“Semua jenis rasisme merupakan salah dan kesalahpahaman terbesar di dunia Orang-orang ini seharusnya tidak terlibat dalam sepak bola. Olahraga ini contoh terbaik tentang bagaimana berbagai ras dapat bekerja dengan sangat baik bersama. Tidak ada yang peduli di mana Anda berasal atau siapa orang tua Anda,” ujarnya. Sbobet Mobile.

Entah apa yang menjadi motivasi oknum fans The Blues melakukan hal tersebut. Tapi yang jelas, mereka sudah memperkeruh suasana jelang kedua tim bentrok pada pekan ke-34 Premimer League di Anfield, Minggu (13/4/2019) malam WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *