Pelatih Jakarta United Bicara Persaingan di Liga 3 DKI Jakarta

Jakarta United FC (JUFC) bersiap menghadapi Liga 3 DKI Jakarta yang rencananya bakal digelar pada bulan Juli 2019.

Musim lalu, Jakarta United yang masih bernama Jakarta Timur FC menjadi juara Liga 3 DKI Jakarta. The Jakartans menjadi wakil DKI di kompetisi Liga 3 nasional bersama PSJS Jakarta Selatan. Sbobet Indonesia.

Sayang Jakarta United gagal melangkah ke fase selanjutnya. Kini, JUFC berupaya mengulang torehan gelar juara dan melangkah ke kompetisi nasional.

Pelatih Aji Bintara tak menampik bahwa tim-tim dari Jakarta lainnya akan lebih kuat dibanding dengan tahun sebelumnya. Terlebih ada klub-klub dengan nama besar seperti Persija Muda (klub satelit Persija), Persija Barat, Urakan FC, dan Persitara Jakarta Utara.

Meski demikian pelatih muda itu optimistis targetnya akan tercapat jika para pemain fokus dengan program latihan yang sudah disusun oleh tim pelatih JUFC.

“Saya kira semua tim pasti berkembang ke arah yang lebih baik. Kami tentu sangat respek dengan tim-tim manapun di Liga 3 DKI Jakarta dan akan fokus pada pematangan filosofi serta sistem bermain kami,” kata Aji kepada Bolalob, Sabtu (13/4/2019).

“Semua lawa pasti berat bagi kami dan itu harus fokus dari pertandingan ke pertandingan yang akan kamu jalani. Pemain jangan hilang fokus dengan memikirkan hal yang masih jauh, seperti juara,” lanjutnya.

Demi mengembangkan tim muda yang kuat di Liga 3 DKI Jakarta, JUFC mematangkan program latihan berstandar Eropa. Tak hanya itu, metode Eropa tersebut juga disandingkan dengan Filanesia, khas kurikulum sepak bola Indonesia.

“Materi latihan didasarkan atas penerapan filosofi dan system of play yang saya terapkan, yakni kurikulum J-Philosophy,”

“Kurikukum tersebut mengintegrasikan penerapan Filanesia dan Football Management adopsi Eropa, lalu diterapkan dalam bentuk football training, football science, dan football intelligence,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *