Arsip Kategori: Berita Bola

Beranilah, Roma!

AS Roma ditunggu pertandingan derby melawan Lazio di lanjutan Liga Italia. Meski Lazio sedang bagus-bagusnya, nyali Roma tak boleh ciut.

Derby ibu kota atau derby della capitale akan memanaskan Liga Italia giornata 21. Pertandingan Roma vs Lazio akan digelar di Stadion Olimpico, Senin (27/1/2020) dini hari WIB.

Roma menempati peringkat keempat klasemen Liga Italia dengan 38 poin, sementara Lazio ada di urutan ketiga. Namun kedua tim terpisah jarak tujuh poin.

Lazio memang sedang melaju kencang dengan membukukan 11 kemenangan beruntun di Liga Italia. Sementara Roma masih inkonsisten dengan menelan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.

Meski demikian, pelatih Roma, Paulo Fonseca, meminta timnya untuk tetap tampil berani di atas lapangan.

“Tim yang main lebih baik punya peluang lebih besar untuk menang. Kalau kami menyerahkan diri kepada nasib, risiko kalah lebih besar,” ujar Fonseca seperti dilansir Football Italia.

“Saya percaya tim yang bermain dengan keberanian, inisiatif, dan mendominasi permainan akan selalu lebih dekat dengan kemenangan.”

“Saya selalu main untuk menang dan itu sulit di Serie A melawan siapa saja, apakah itu SPAL atau Juventus. Kami kalah di dua laga melawan Juve belakangan di Serie A dan Coppa Italia, tapi saya bangga dengan performa kami, karena kami bermain menyerang, menunjukkan identitas jelas, dan menciptakan peluang. Itu yang penting,” katanya.

Siap Disoraki di Markas Napoli, Sarri: Anggap Saja Tanda Cinta

Duel Napoli vs Juventus akan jadi laga reuni untuk Maurizio Sarri. Dia siap-siap saja jika dapat sambutan tak menyenangkan dari suporter Napoli.

Juventus akan tandang ke markas Napoli di San Paolo pada pertandingan pekan ke-21 Liga Italia, Senin (27/1/2020) dini hari WIB. Ini akan jadi kali pertama Sarri kembali ke San Paolo sebagai lawan.

Sarri pernah menangani Napoli pada 2015-2018. Saat dia ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada 2019, suporter Napoli menunjukkan reaksi negatif.

Akan kembali ke San Paolo, Sarri tak mau terlalu memikirkan sambutan suporter Napoli. Kalau disoraki pendukung tuan rumah, Sarri akan menganggapnya sebagai tanda cinta.

“Ini adalah pertandingan spesial untuk saya, tapi kami tidak boleh menghabiskan terlalu banyak energi untuk masalah pribadi dan fokus ke kolektif,” ujar Sarri seperti dilansir Football Italia.

“Kami ada pertandingan penting yang harus dimainkan. Kalau fans menyoraki saya, saya akan menganggapnya sebagai tanda cinta. Meski begitu, mereka tidak adil kalau melakukan itu ke Gonzalo Higuain.”

“Kalau Higuain main atau tidak besok itu murni pertimbangan taktik dan tidak ada hubungannya dengan atmosfer,” katanya.

Hanya Kalah dari City, Atalanta Tersubur Kedua di Eropa

Atalanta menjadi tim tersubur kedua di Eropa saat ini. Mereka melampaui raihan Liverpool dan Barcelona. Jumlah gol La Dea hanya kalah dari Manchester City.

Atalanta kembali menunjukkan bertapa berbahaya mereka di depan gawang lawan. Pasukan Gian Peiro Gasperini menang telak 7-0 saat menghadapi Torino di Olimpico Turin pada pekan ke-21 Serie A, Minggu (26/1/2020) dini hari WIB.

Gelontoran tujuh gol Sang Dewi di laga ini diciptakan oleh hat-trick Josip Ilicic, Luis Muriel yang mencetak gol, serta torehan dari Robin Gosens dan Duvan Zapata. Kemenangan tersebut membuat Atalanta bertengger di peringkat kelima dengan 38 angka.

Atalanta musim ini memang gemar berpesta gol di Liga Italia. Sebelumnya, mereka dua kali beruntun menang dengan skor identik 5-0 saat menghadapi AC Milan dan Parma pada pekan ke-17 dan 18. Di pekan ke-9, Alejandro Gomez dkk juga menang 7-1 atas Udinese.

Atalanta menjadi tim terproduktif di Serie A dengan raihan 57 gol hingga pekan ke-21. Jumlah gol mereka bahkan terpaut jauh dari tiga tim teratas Liga Italia yaitu Juventus (39 gol), Inter Milan (41 gol) dan Lazio (46 gol).

Sementara di lima liga papan atas Eropa, Atalanta kini merupakan tim tersubur kedua. Dikutip dari Squawka, torehan gol mereka hanya kalah dari Manchester City.

The Citizens saat ini sudah membuat 65 gol di Liga Inggris. Namun City memainkan tiga laga lebih banyak daripada Atalanta karena Liga Inggris telah memasuki pekan ke-24.

Jumlah gol Atalanta ini menyalip tim-tim besar Eropa lainnya semacam Bayern Munich (55 gol), Liverpool (54 gol), dan Barcelona (50 gol). Menilik performa Atalanta yang cukup apik di musim ini, tampaknya tak mengherankan jika mereka bakal kembali berpesta gol di pekan-pekan mendatang.

Arteta: Aubameyang ke Barcelona? Dia Bahagia di Arsenal Kok

Pierre-Emerick Aubameyang santer dihubungkan dengan kepindahan ke Barcelona di Januari. Manajer Arsenal Mikel Arteta menampik rumor tersebut.

Bomber Arsenal itu disebut-sebut bersedia bergabung klub Catalonia itu. Seiring Barca sedang mencari pengganti Luis Suarez, yang berpotensi melewatkan sisa musim 2019/20 usai menjalani operasi lutut.

Sementara itu Aubameyang sendiri tinggal memiliki sisa kontrak yang akan habis pada akhir musim depan. Penyerang berusia 30 tahun itu dikabarkan menolak untuk memperpanjang kontraknya, dan mengatakan kepada Arsenal tentang keinginannya untuk pergi demi memenangi trofi juara.

Aubameyang saat ini merupakan pencetak gol terbanyak Arsenal dengan 16 gol. Arteta menegaskan bahwa pemainnya itu tidak ingin pergi.

“Sejauh yang saya tahu, saya pikir sepekan lalu, kami membahasnya dan dia bilang dia sangat bahagia kok, bahwa dia tidak setuju dengan hal-hal yang telah ditulis di media, bahwa dia punya masa depan di sini,” ucap Aubameyang dilansir Metro.

“Saya sangat gembira dengan hal itu sehingga itu yang saya yakini sekarang.” Di bursa musim dingin ini Arsenal dikaitkan dengan beberapa bek seperti Nathan Ake (Bournemouth), Jerome Boateng (Bayern Munich), dan Mykola Matveyenko (Shakhtar Donetsk). Namun, Arteta kembali meragukan Arsenal akan merekrut pemain.

“Saat ini saya 50/50 karena (jendela) transfer ini sangat rumit dan saya hanya menginginkan mendatangkan seseorang yang saya yakin dia bisa meningkatkan level yang kami punya,” cetus mantan kapten Arsenal itu.

Solskjaer Mungkin Dipecat, Ini 3 Manajer Bagus yang Bisa Dikontrak MU

Ole Gunnar Solskjaer tak bisa tidur tenang pastinya. Menyusul kekalahan dari Burnley, posisinya terus digoyang dan beberapa calon pengganti bermunculan.

Menjamu Burnley di Old Trafford, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB, MU takluk dua gol tanpa balas. Meski tampil dominan, MU tak bisa mengonversi peluang yang didapat menjadi gol.

Kekalahan ini kian menyakitkan karena Burnley sebelumnya tidak pernah menang di kandang MU sejak tahun 60-an. MU tertahan di posisi kelima klasemen dan bukannya mendekat ke empat besar, tapi malah makin dipepet tim-tim di bawahnya.

Solskjaer tentu jadi pihak yang paling disalahkan karena sejak dipermanenkan sebagai manajer, performa tim malah merosot tajam. Dari 46 pertandingan, MU cuma menang 19 kali dan kalah 16 kali.

Bahkan jika dipersempit ke Premier League, MU sudah 12 kali kalah, lebih banyak dari jumlah 11 kemenangan. Posisinya pun kini makin digoyang oleh fans MU yang menginginkan perubahan.

Calon-calon pengganti Solskjaer lantas bermunculan. Salah satu yang terkuat adalah Massimiliano Allegri yang memang tengah mengganggur setelah tak melatih Juventus musim ini.

Allegri memang ingin istirahat semusim dulu tapi dengan les bahasa Inggris yang ditekuninya saat ini, besar kemungkinan dia akan mempercepat masa istirahatnya. Apalagi MU bisa saja menggoda Allegri dengan gaji ‘wah’. Jika Allegri gagal didapat, MU bisa berpaling ke Mauricio Pochettino yang musim ini dipecat Tottenham Hotspur. Meski mengakhiri kariernya di sana dengan tidak baik, Pochettino masih dianggap sebagai manajer potensial.

Pochettino sama seperti Allegri, jobless dan mungkin lebih mudah dalam hal proses adaptasi dengan Premier League. Selain kedua nama di atas, ada juga Laurent Blanc yang masih mengganggur.

Blanc pernah bermain untuk Manchester United meski cuma sebentar. CV-nya yang apik bersama Paris Saint-Germain dan Bordeaux dengan gelar Liga Prancis bisa jadi modal MU untuk bangkit.

Beberapa nama yang sempat muncul juga adalah pelatih RB Leipzig Julien Nagelsmann, Marcelo Lippi, dan Lucien Favre. Siapa bakal dipilih MU?

Soal Keputusannya Tinggalkan MU, Lukaku: Pilihan yang Tepat

Romelu Lukaku mengingat kembali keputusannya hengkang dari Manchester United ke Inter Milan. Ia menyebut pilihannya angkat kaki dari Old Trafford sudah tepat.

Sejak bergabung ke Inter di musim panas 2019, Lukaku selalu diturunkan sebagai starter di Liga Italia. Striker 26 tahun itu total menceploskan 14 gol di Serie A 2019/2020 hingga pekan ke-20.

Jumlah golnya tersebut melampaui capaian golnya di Liga Inggris musim lalu saat masih bersama MU. Ketika itu, Lukaku hanya mampu membuat 12 gol dari 32 penampilannya di Premier League.

Lukaku memang tak tampil cemerlang selama dua musim berseragam MU sejak 2017. Selain kurang tajam, ia juga kerap menjadi kambing hitam atas buruknya laju Setan Merah ketika itu.

Segala kritikan dan celaan yang diterimanya membuat Lukaku kesulitan, hingga akhirnya memutuskan hengkang dan menerima tawaran Inter. Ia pun bersyukur bisa keluar dari MU dan menemukan kembali ketajamannya di Giuseppe Meazza.

“Saya rasa saya harus menemukan diri saya sendiri. Musim lalu sangat sulit buat saya di sisi profesionalitas, karena beberapa hal tidak berjalan sesuai dengan yang saya inginkan dan saya tidak menunjukkan performa terbaik,” kata Lukaku dikutip dari Football Italia.

“Jadi saya mesti mencari tahu sendiri kekurangan saya dan menemukan kesimpulan jika inilah waktunya saya menemukan suasana baru. Saya membuat keputusan itu sekitar Maret dan saya langsung pergi ke kantor manajer dan mengatakan jika sudah waktunya buat saya untuk sesuatu yang lain,” dia mengungkapkan.

“Saya pikir lebih baik untuk kedua belah pihak berpisah. Saya rasa saya telah membuat keputusan yang tepat,” ujar Lukaku.

Penunjukkan 6 Stadion Piala Dunia U-20 2021 Dipertanyakan

Enam stadion yang menjadi venue Piala Dunia U-20 2021 sudah dipilih FIFA. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang tidak masuk daftar.

Direktur Utama Jakabaring Sport City (JSC) Meina Paloh pun mengaku kecewa setelah menerima kabar tersebut. Padahal stadion di JSC yang beberapa kali menggelar event Internasional dinilai sangat layak.

“Sekarang apa dasar penunjukan 6 kota itu. Apakah JSC yang telah beberapa kali hadir serta menyukseskan event besar, berskala Internasional hingga mengharumkan nama bangsa harus dikesampingkan,” kata Meina ketika berbincang dengan detikcom, Jumat (24/1/2020).

Meina pun menilai untuk kesiapan menjadi tuan rumah JSC sangat siap. Bahkan untuk fasilitas seluruhya telah tersedia, termasuk fasilitas pendukung.

“Untuk masalah kesiapan Sumsel menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di tahun 2021 sudah jelas kami sangat Siap. Jadi tak ada lagi yang perlu diragukan, termasuk untuk fasilitas pendukung,” katanya.

Sebagai bukti keseriusannya sebagai tuan rumah, penadatanganan agreement untuk Host City pun ditandatangni langsung oleh Gubernur Sumsel. Hal ini dilakukan ketika Gubernur Herman Deru bertemu PSSI saat acara di Griya Agung 27 Agustus 2019.

Disebut Meina, FIFA dalam menunjuk tuan rumah setiap event resmi disebut memiliki checklist kesiapan tuan rumah. Apakah itu soal infrastruktur utama (stadion utama), insfratruktur pendukung, jalur transportasi yang terkoneksi, moda transportasi, hotel, bandara, rumah sakit, jarak dan waktu dari venue ke bandara, hotel atau rumah sakit.

“Stadion Utama kita ini berada di komplek Jakabaring Sport City. Semua dilengkapi 4 lapangan latihan yang berjarak sekitar 250 meter dari stadion utama,” katanya.

Selain itu, ada satu stadion pendamping di kawasan dan dapat dijadikan pusat latihan, yaitu Stadion Bumi Sriwijaya yang berjarak 4 kilometer dari stadion Jakabaring. Bahkan ada juga 8 tower wisma atlet.

Dalam catatan event, Meina Paloh menilai Palembang pun sukses meyelenggarakan event Internasional. Baik Piala Asian 2007, AFF U-16, Sea Games 2011, Asean University Games, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games, AFF Woman dan Asian Games 2018.

“Selain kesiapan infrastruktur ada kesiapan sumber daya manusia dari host city dan ini ada pengalaman juga melaksanakan event sebesar World Cup,” katanya.

Dengan tidak dipilihnya JSC sebagai salah satu stadion venue Piala Dunia U-20 2021, Meina merasa kecewa. Ia pun meminta PSSI dan FIFA meninjau kembali dan mejunda keputusan tersebut.

“Alangkah baiknya PSSI dan FIFA meninjau dan menunda keputusan itu. PSSI dan FIFA sebaiknya survei meninjau lapangan atau meninjau JSC dan melihat kesiapan secara menyeluruh dari semua aspek pendukung,” katanya.

Diakui Meina, JSC belum pernah disurvei oleh PSSI ntuk melihat kesiapan sebelum akhirnya dipilih enam stadion dan sudah diumumkan kemarin. Adapun enam yang dipilih, stadion GBK Senayan dan Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan dan Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Setelah 725 Menit, 50 Hari, 7 Laga, Gawang Liverpool Bobol Lagi

Lini pertahanan Liverpool akhirnya bisa ditembus. Setelah melewatkan 725 menit, 50 hari, 7 pertandingan, gawang Si Merah bobol lagi.

Liverpool memetik kemenangan saat menghadapi Wolverhampton Wanderers di pekan ke-24 Liga Inggris. Bertandang ke Stadion Molineux, Jumat (24/1/2020), The Reds menang 2-1.

Dua gol Liverpool dilesakkan kapten Jordan Henderson serta penyerang Roberto Firmino. Adapun satu-satunya gol Wolves dicetak Raul Jimenez. Bagi Liverpool, satu gol yang dilesakkan Wolves mengakhiri rekor apik tak kebobolannya. Setelah 7 pertandingan, pasukan Juergen Klopp merasakan lagi gawangnya dijebol lawan.

Opta mencatat, gol Jimenez mengakhiri 725 menit tanpa kebobolan Liverpool. Terakhir kali gawang Liverpool bobol, terjadi saat mengalahkan Everton 5-2 di Anfield, 5 Desember 2019, atau tepat 50 hari lalu. Ketika itu, gawang Liverpool dibobol Richarlison. Setelahnya, Liverpool selalu menang tanpa kebobolan, yakni saat menekuk Bournemouth 3-0, Watford 2-0, Leicester City 4-0, Wolverhampton 1-0, Sheffield United 2-0, dan Tottenham Hotspur 1-0.

Kemenangan atas Wolves juga mengukuhkan posisi Liverpool di klasemen Liga Inggris. Mohamed Salah dkk kini mengoleksi 67 poin dari 23 laga, masih memimpin 16 angka dari Manchester City di posisi dua, yang sudah bermain 24 kali. Adapun Wolves turun ke peringkat 7 dengan 34 poin.

Timnas Indonesia U-19 Kalah 0-2 dari Kyung Hee University

Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan uji coba melawan Kyung Hee University. Garuda Muda tumbang 0-2.

Duel Timnas U-19 dengan Kyung Hee University berlangsung di Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, Jumat (24/1/2020) sore WIB.

Garuda Muda kalah 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung 3×30 menit. Meski gagal menang dan mencetak gol di laga uji coba pertama, manajer pelatih Shin Tae-yong tetap puas. “Masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diperbaiki, tapi coach Shin cukup puas dengan cara kerja pemain dan sudah ada progres dari kualitas passing,” kata asisten pelatih Nova Arianto.

Timnas U-19 telah menjalani pemusatan latihan di Thailand sejak 21 Januari 2020. Ada peningkatan fisik dari Garuda Muda.

“Fisik pemain mulai ada peningkatan walau td pagi habis lari cross country dan pemain berani melakukan duel dengan pemain lawan, itu poin positif dari pertandingan hari ini. Semua pemain main,” kata Nova menambahkan.

Eduardo Perez Sedang Cari-cari Komposisi Terbaik PSS Sleman

PSS Sleman sudah menjalani latihan kedua di Jakarta. Eduardo Perez sedang mencari komposisi tim terbaik untuk laga pertama Liga 1 2020.

PSS menggelar pemusatan latihan di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020) sore WIB. Ini adalah latihan kedua mereka di Jakarta setelah sebelumnya berlatih di Senayan.

Dalam latihan ini Eduardo banyak memberikan porsi latihan terkait skema permainan. Dia bahkan ikut langsung mempraktikan skema yang diinginkan.

“Hari ini kami berlatih keras karena ini bagian persiapan musim 2020. Kami menyiapkan tim yang terbaik untuk pertandingan pertama di liga,” kata Eduardo usai latihan.

“Kami punya lima pekan. Orang mengatakan ke saya liga mulai pada 29 (Februari). Kami bekerja setiap hari untuk mendapatkan yang terbaik,” dia menambahkan.

Eduardo menjelaskan targetnya di PSS. Sebagai pelatih anyar, dia sejauh ini masih lebih dulu ingin mencari komposisi yang terbaik.

“Target saya memperbaiki tim dari setiap sesi latihan. Saya sangat senang bekerja di tim ini, senang dengan pemain saya, dan memberikan yang lebih setiap harinya,” Eduardo mengungkapkan.