Arsip Kategori: Berita Bola

Andy Cole Buka Suara Terkait Situasi Mesut Ozil di Arsenal

Andy Cole turut mengomentari kondisi Mesut Ozil yang semakin tidak jelas di Arsenal. Pemain asal Jerman itu tidak lagi menjadi pilihan utama sejak Unai Emery menukangi The Gunners.

Ozil kembali absen dari starting lineup Arsenal kala menghadapi BATE Borisov pada laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Padahal, Ozil terlihat bugar dan siap bermain saat sesi latihan.

Kondisi tersebut mendorong Andy Cole angkat bicara. Menurutnya, Ozil seperti jadi bahan candaan di Arsenal.

“Sekarang semuanya menjadi seperti sebuah sketsa komedi. Kita semua tahu betapa berbakatnya Ozil,” ujar Cole.

“Emery sudah memutuskan tak menginginkan dia dalam tim, karena dia tak bekerja keras. Tapi kadang-kadang, Anda harus melihat bakat dia. Rekan-rekannya di Arsenal pasti akan membantu,” ungkap Cole.

Arsenal kalah 0-1 dari BATE Borisov. Banyak yang mengatakan kalau Emery seharusnya memberikan kesempatan kepada Ozil untuk unjuk gigi pada laga tersebut.

Sebagai mantan pesepak bola, Cole sangat memahami kondisi Ozil. Menurutnya, Emery harus bersikap yang benar jika tak lagi memerlukan Ozil dalam skuat Arsenal tidak membiarkan pemain dengan gaji termahal di klub terparkir dan tidak diberi kesempatan untuk memberikan kontribusi.

Eric Cantona Berpeluang Kembali ke Manchester United

Eric Cantona dikabarkan menjadi kandidat direktur sepak bola di Manchester United. Manajemen klub disebut sedang mempertimbangkan untuk memberikan posisi itu untuk Cantona.

Manchester United akan merapikan struktur klub pada musim mendatang. Hal itu termasuk menunjuk posisi baru, yaitu direktur sepak bola yang bertugas untuk mengurus kegiatan transfer klub.

Selama ini, posisi tersebut dibebankan kepada vice CEO Manchester United, Ed Woodward. Namun, Woodward disebut tidak terampil untuk mendatangkan pemain anyar karena juga mengurusi hal lainnya.

Agar lebih fokus dan tertata, Manchester United memutuskan untuk menghadirkan posisi tersebut. Nama Cantona masuk dalam bursa.

Cantona masih menjadi sosok favorit suporter Manchester United. Ia kerap memberikan komentar dukungan untuk klub yang ia bela selama lima musim itu.

Selain Cantona, Manchester United juga mempertimbangkan direktur RB Leipzig, Paul Mitchell dan direktur Ajax yang juga legenda Manchester United, Edwin van der Sar.

Berdasarkan polling yang dilakukan Manchester Evening News, nama Cantona menjadi yang paling difavoritkan untuk menjadi direktur sepak bola Manchester United.

Eric Cantona memutuskan untuk gantung sepatu pada 2017. Hal itu menjadi berita yang paling mengejutka karena ia masih berusia 30 tahun.

Lepas dari dunia sepak bola Cantona mendalami dunia seni peran. Ia juga masih menjadi brand ambassador untuk apparel asal Amerika Serikat.

Selain itu, Cantona juga kembali menendang si kulit bundar, namun bukan di lapangan hijau melainkan di pantai. Ia sempat menangani sepak bola pantai timnas Prancis.

Cantona sempat menjabat posisi direktur sepak bola di New York Cosmos pada 2011. Namun, Cantona dipecat setelah terlibat pertikaian dengan seorang fotografer.

Selama membela Manchester United, Cantona mencetak 82 gol dari 185 penampilan.

Alisson Becker Minta Dukungan Suporter Liverpool

Alisson Becker berpendapat kalau dukungan dari suporter akan sangat membantu Liverpool untuk mengamankan gelar Premier League. Karena itu, Alisson meminta suporter The Reds untuk mati-matian memberikan dukungan pada musim 2018-19.

Kali terakhir Liverpool menjadi juara di Inggris terjadi 29 tahun lalu. Liverpool menjadi favorit juga pada musim ini. Saat ini, Liverpool berada di posisi kedua pada klasemen sementara Premier League. Liverpool mengoleksi poin yang sama dengan Manchester City, namun kalah selisih gol. Namun, Manchester City telah menjalani satu pertandingan yang lebih banyak dari Liverpool.

Alisson optimistis kalau Liverpool bisa mengamankan gelar. Namun, suporter harus memberikan dukungan yang maksimal agar The Reds bisa meraih target tersebut.

“Kami sangat gembira dengan persaingan gelar juara. Kami sangat fokus pada ini. Kami melakukan ini untuk suporter, untuk manajer, untuk kami dan untuk semua orang yang ada di dalam proyek,” kata Alisson.

“Suporter adalah bagian besar dari tim ini. Mereka tidak bisa pergi ke lapangan dan bermain, tetapi mereka dapat melakukan sesuatu untuk menggerakkan kami, untuk meminta kami melakukan sesuatu yang lebih di lapangan.”

“Sulit bermain melawan Liverpool. Kualitas tim ini luar biasa. Dan kemudian ada pemain ke-12, di luar lapangan, yaitu suporter. Tahun lalu, aku mengingat semifinal yang mereka mainkan melawan kami (AS Roma), itu sangat sulit. Atmosfer Anfield luar biasa. Liverpool mungkin memiliki suporter terbesar di dunia,” ujar Alisson.

Vertonghen: Son Heung-min Satu di Antara Pemain Terbaik Premier League

Bek Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, memberikan pujian kepada Son Heung-min. Ia menilai Son merupakan satu di antara pemain terbaik di Premier League.

Son telah mencetak 16 gol dari 32 laga bersama Tottenham musim ini. Satu di antara gol itu diceploskan Son saat mengalahkan Borussia Dortmund 3-0 pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019).

“Saya telah bermain dengan beberapa pemain hebat dan melawan beberapa pemain hebat. Sonny adalah pemain spesial,” ujar Vertonghen.

“Kemudian kualitas dia-kaki kiri dan kanan yang luar biasa. Dia bisa bermain sebagai striker, pemain sayap kanan, pemain sayap kiri, dia bisa bermain sebagai pemain nomor 10, dan sebagai bek sayap,” ia melanjutkan.

Jumlah 16 gol yang dicetak Son membuat dirinya hanya terpaut empat gol dari Harry Kane. Pemain asal Korea Selatan itu hanya butuh dua gol lagi untuk menyamai catatan golnya musim lalu.

“Dia (Son Heung-min) pemain yang luar biasa. Saya tidak akan mengatakan dia berada tertentu, namun dia satu di antara yang terbaik di Premier League,” ucap Vertonghen.

Inter Milan Berburu Pengganti Mauro Icardi

Inter Milan dikabarkan sudah mulai mempertimbangkan untuk merekrut anyar sebagai pengganti Mauro Icardi. Nerazzurri disebut mempertimbangkan empat nama untuk posisi tersebut.

Situasi Icardi di Inter Milan menjadi tidak menentu setelah ia dicopot dari posisi kapten tim. Setelah itu, Icardi dikabarkan menolak untuk berangkat ke Wina, Austria bersama Inter Milan untuk menghadapi Rapid Wina.

Kondisi itu menjadi pertanda kalau kebersamaan Icardi di Inter Milan berpotensi berakhir. Nerazzurri bisa membuat keputusan untuk menjual Icardi jika permasalahan antara kedua belah pihak tak kunjung selesai.

Nerazzurri pun harus mencari pengganti yang pas untuk Icardi. Sejauh ini, Inter Milan telah mempertimbangkan empat nama, yaitu Romelu Lukaku, Duvan Zapata, Edin Dzeko dan Timo Werner.

Romelu Lukaku tak bisa memenuhi ekspektasi di Manchester United. Ia berpeluang dilepas klub pada akhir musim 2018-19.

Sebelumnya, Lukaku pernah menyatakan tertarik untuk bermain di Italia, tetapi bersama Juventus. Edin Dzeko (AS Roma) dan Duvan Zapata (Atalanta) menjadi kandidat yang realistis karena keduanya sudah berada di Italia.

Timo Werner disebut menjalani musim terakhir bersama RB Leipzig, namun ia disebut lebih tertarik hijrah ke Premier League.

Jika gagal mendapat pemain incarannya itu, Inter Milan masih memiliki Lautaro Martinez yang siap menjadi mesin gol pengganti atau Gabigol yang masih menjalani masa peminjaman di Flamengo dan berharap bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk membuktikan diri di Italia.

Konflik yang terjadi antara Inter Milan dan Mauro Icardi berawal dari diskusi perpanjangan kontrak sang pemain. Agen dari Icardi yang merupakan istrinya sendiri, Wanda Nara, disebut mempersulit proses negosiasi.

Saat ini, Mauro Icardi masih terikat kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2021 dengan klausul penjualan sebesar 110 juta euro. Harga tersebut dianggap masih belum cukup untuk memagari Icardi, karena itu Inter Milan berniat memberikan kontrak baru.

Tetapi, Wanda Nara menggunakan kesempatan tersebut untuk meminta kenaikan gaji yang tinggi di Inter Milan.

Alexis Sanchez Disarankan Kembali ke Arsenal

Striker Alexis Sanchez disarankan meninggalkan Manchester United untuk mengembalikan performa terbaiknya. Sanchez diminta kembali ke mantan klub sebelumnya, Arsenal.

MU menukar Sanchez dengan Henrikh Mkhitaryan pada bursa transfer Januari 2018. Namun, dia hanya mencetak lima gol dari 37 penampilan di seluruh kompetisi. Dia pun kehilangan tempat di tim utama.

Repotnya, MU menjadikan Sanchez sebagai pemain dengan upah tertinggi. Mereka pun kesulitan menemukan klub baru yang bisa menampung pemain berkebangsaan Chile tersebut.

“Saya tidak tahu apakah Alexis mengambil keputusan tepat untuk meninggalkan Arsenal. Di sisi lain, Arsenal juga merindukannya,” ungkap legenda Arsenal Marc Overmars, dilansir Manchester Evening News.

“Mereka mencoba mendatangkan pemain lain sepertinya tapi gagal. Maka mungkin Alexis bisa kembali ke Arsenal,” sambungnya. Sulit membayangkan terwujudnya skenario tersebut. Apalagi Arsenal kini memiliki duet Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette di lini depan.

Namun, The Gunners bisa mencari solusi jangka pendek dan mendatangkan pemain berpengalaman. Pasalnya, mereka baru saja kehilangan Aaron Ramsey. Alexis memperkuat Arsenal selama empat setengah musim. Dia tampil di 166 laga dan mencetak 80 gol, serta memenangkan dua gelar Piala FA.

Ryan Giggs Tidak Terkejut dengan Kekalahan Manchester United

Legenda Manchester United, Ryan Giggs, tidak terkejut dengan kekalahan mantan timnya itu dari Paris Saint-Germain (PSG). Menurut Giggs, The Red Devils harus kalah demi mengetahui kelemahannya yang harus diperbaiki.

Hasil tersebut menghentikan torehan tanpa kekalahan MU semenjak diasuh Solskjaer, yang telah berjalan selama 11 pertandingan. Lebih dari itu, peluang MU untuk melaju ke babak perempat final pun kian mengecil.

Meski baru sekali kalah, namun kritikan yang ditujukan kepada MU tetap berdatangan. Tapi Giggs tidak melihat ada yang salah dari kekalahan bekas klubnya tersebut, tentu saja agar Paul Pogba dkk tidak merasa sombong dengan rentetan kemenangannya.

“Manchester United bermain dengan brilian sejak Ole mengambil alih, tapi kami semua tahu bagaimana United, mereka berada di posisi yang salah di liga sebelum ia mengambil alih, tapi mereka masih kekurangan pemain untuk menjadi penantang Liga Champions di tiap tahunnya,” tutur Giggs kepada Sky Sports.

“Tapi ada pertanda yang menjanjikan, jadi untuk berjaga-jaga agar mereka tidak terlalu sombong saat United menang, tapi tidak terlalu berkecil hati setelah kalah dari PSG. Mereka harus kalah pada satu waktu!” lanjutnya.

Kekalahan atas PSG tidak terlihat seperti akhir dari segalanya untuk Giggs. Meskipun MU akan berhadapan tim-tim besar Inggris di dua laga berikutnya, namun pelatih Timnas Wales tersebut meyakini bahwa The Red Devils bisa segera bangkit.

“Masih ada beberapa laga besar untuk klub bangkit kembali; partai yang berat melawan Chelsea lalu Liverpool, mungkin pertandingan terbesar untuk penggemar United,” tambahnya.

“Tapi itu semua adalah laga yang bagus untuk dijalani setelah menelan kekalahan, jadi anda tak perlu membantu untuk membuat pemain bangkit kembali di laga-laga itu,” tandasnya.

Rangkaian pertandingan kelas berat Manchester United akan dimulai pada hari Selasa (19/2) nanti, dengan Chelsea sebagai lawannya di FA Cup. Lima hari berselang, The Red Devils akan menjamu Liverpool dalam laga lanjutan Premier League.

Situasi Mesut Ozil di Arsenal Memalukan

Legenda Arsenal, Martin Keown, mengaku bingung dengan situasi Mesut Ozil di Emirates Stadium. Menurut dia, apa yang terjadi dengan gelandang Jerman itu sangat memalukan.

Ozil adalah pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal, dan nomor dua di Premier League. Ia mendapat pemasukan 350 ribu pound sterling per pekan.

Tapi, pemain 30 tahun itu tak pernah bermain dalam tiga pertandingan terakhir. Hal ini membuat Keown bingung.

“Apakah Ozil cedera? Apakah dia sakit? Sebagai pemain Anda harus tersedia untuk seleksi dan Anda ingin memberikan konsistensi. Ozil belum mampu memberikan salah satu dari itu. Dia harus mulai bekerja untuk kembali ke tim. Itulah yang diminta manajer Arsenal, itulah yang harus dia lakukan,” kata Keown di Soccerway.

Menurut Keown, aneh jika pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal, justru gagal menembus tim utama.

“Situasi Ozil memalukan. Kita tidak tahu apakah dia benar-benar cedera atau tidak. Saya masih merasa dia punya sesuatu untuk ditawarkan. Tetapi pemain harus bertanya pada dirinya sendiri di mana dia ingin bermain sepak bola?”

“Jika dia pergi ke tempat lain, gajinya sangat besar, sehingga Arsenal harus ikut membayarnya. Rasanya keputusan yang dibuat 12 bulan lalu (perpanjang kontrak Ozil) terbukti merupakan keputusan yang salah,” Keown menambahkan.

Musim ini, Ozil sudah membela Arsenal dalam 18 pertandingan di semua kompetisi dan menyumbangkan empat gol serta dua assist

Matthijs de Ligt Tertarik Gabung Barcelona

Kiper Ajax, Andre Onana, mengatakan kalau Matthijs de Ligt sangat ingin bergabung dengan Barcelona. Hal itu menjadi angin segar bagi Barcelona yang sedang berjuang untuk merekrut De Ligt dari Ajax.

Seperti diketahui, Barcelona baru saja sukses menggaet pemain Ajax, Frenkie De Jong. Namun itu belum cukup lantaran Barcelona juga berhasrat mendatangkan De Ligt.

“De Ligt juga ingin hengkang. Saya berbicara dengannya beberapa kali dan dengan keduanya,” kata Onana..

Barcelona terpikat mendatangkan De Ligt setelah melihat performa sang bek bersama Ajax. Di usianya yang masih 19 tahun, De Ligt sukses menjadi pilihan di tim utama dan bahkan menjabat sebagai kapten.

De Ligt sendiri naik ke tim Ajax senior pada musim 2016/17 setelah menimba ilmu di tim akademi. Di level senior, ia telah tampil 64 kali dan mencetak tujuh gol.

Selain Barcelona, De Ligt dikabarkan juga menjadi buruan sejumlah klub besar Eropa lainnya. Tercatat, ada Manchester United, Liverpool, dan Paris Saint Germain (PSG) yang dikabarkan berminat.

“Dia masih muda dan selalu bisa berkembang. Dia punya banyak hal untuk dikembangkan. Barcelona bisa menjadi tempat yang tepat untuknya,” kata Onana.

Riko Simanjuntak Ingin Persija Menjuarai Piala AFC

Riko Simanjuntak merasa belum puas setelah mengantarkan Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018. Pemain bertubuh mungil itu mengaku ingin bisa membawa Persija bisa menjadi juara di level Asia.

“Kami sudah berhasil menjadi juara di Liga Indonesia. Jadi kami fokus untuk supaya bisa berprestasi di Asia. Kalau bisa kami ingin bisa menjadi juara di Piala AFC,” ujar Riko.

Riko merupakan bagian penting skuat Persija yang meraih beberapa gelar juara pada musim lalu, terutama Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.

Pemain sayap kanan yang kerap merepotkan lini pertahanan tim lawan itu memberi kontribusi besar bagi Macan Kemayoran hingga mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Persija sebenarnya bisa berkompetisi di kasta yang lebih tinggi di Asia, yaitu Liga Champions Asia 2019. Namun, Persija tersingkir di laga babak kedua kualifikasi LCA 2019.

Tim Macan Kemayoran akan mulai kembali tampil di Piala AFC pada 26 Februari mendatang.

Persija Jakarta akan memulai kompetisi kasta kedua sepak bola Asia itu dengan menjamu klub Vietnam, Becamex Binh Duong, pada 26 Februari 2019. Selain menghadapi Bihn Duong, Persija juga akan menghadapi wakil Filipina, Ceres-Negros, dan wakil Myanmar, Shan United.