Arsip Kategori: Berita Bola

FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Untuk Indonesia

ZURICH, Cutejapanese.org — FIFA akhirnya secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap dunia sepak bola Indonesia. Keputusan tersebut diberikan FIFA, setelah mereka menggelar emergency meeting Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5/2015).

“Sanksi bagi PSSI langsung berlaku dan untuk waktu yang tidak ditentukan sampai PSSI bisa mematuhi peraturan Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA,” demikian sebagian surat pernyataan FIFA yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Jerome Valcke.

Dalam keterangan surat tersebut, FIFA menyatakan akan mencabut sanksi terhadap Indonesia, jika PSSI dapat menyelesaikan permasalahan tanpa adanya campur tangan pihak ketiga. Selain itu, FIFA juga meminta agar tanggung jawab terhadap tim nasional dan semua kompetisi sepak bola yang berjalan di Indonesia diserahkan kepada PSSI.

“Selama mendapatkan sanksi, PSSI kehilangan hak keanggotaan (c.f Pasal 12 ayat 1 Statuta FIFA) dan seluruh wakil asal Indonesia (tim nasional maupun klub) dilarang melakukan hubungan internasional, termasuk terlibat di kompetisi FIFA dan AFC (c.f khususnya Pasal 14 ayat 3 dari Statuta FIFA),” ujar FIFA.

“Sanksi terhadap PSSI juga menjadikan setiap anggota dan ofisial mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan apa pun dari program pengembangan dari FIFA dan AFC, kursus, atau latihan selama dijatuhi sanksi,” lanjut pernyataan tersebut.

Demikian sanksi yang dijatuhkan FIFA terhadap Indonesia. Sanksi ini tentu saja akan berdampak sangat luas terhadap para pelaku sepak bola di negeri ini. Kita semua berharap keadaan seperti ini tidak terus berlarut-larut, sehingga sepak bola Indonesia dapat kembali berjalan seperti biasa.

Gol Individu Messi ke Gawang Bilbao Mendapat Pujian

BARCELONA, Cutejapanese.org — Pelatih Barcelona, Luis Enrique, memberikan pujian atas gol yang diciptakan Lionel Messi ke gawang Athletic Bilbao pada partai final Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Sabtu (30/5/2015).

Barcelona berhasil meraih trofi Copa del Rey usai meraih kemenangan 3-1 atas Atletico Bilbao. Pada pertandingan tersebut, Messi menyumbang dua gol kemenangan Barca pada menit ke-10 dan 75, sementara satu gol lainnya disumbangkan Neymar pada menit ke-36. Bilbao hanya mampu memperkecil kedudukan berkat gol Inaki Williams pada menit ke-79.

Proses terjadinya gol pertama Messi memang sangat indah. Mendapatkan umpan Dani Alves, bintang asal Argentina itu mampu memperdaya empat peman Bilbao sekaligus sebelum menusuk kotak penalti sebelum akhirnya mampu melepaskan tendangan akurat ke pojok kiri gawang tim lawan.

Kami terbiasa dengan apa yang dilakukan Messi. Kami beruntung bisa menikmati permainannya setiap hari pada saat latihan. Kita bisa melihat dia mampu melewati tiga hadangan pemain lawan sebelum melepaskan tendangan ke arah gawang. Gol pertamanya itu berasal dari planet lain,” puji Enrique.

“Saya tidak sabar menyaksikan gol tersebut di televisi. Menjadi pelatih membuat saya kesulitan menyaksikannya dengan baik,” tambahnya.

Pendapat serupa dilontarkan Presiden Josep Maria Bartomeu. Bahkan, Bartomeu menilai, gol pertama Messi ke gawang Bilbao adalah salah satu gol terbaik sepanjang sejarah permainan sepak bola.

“Kita telah menyaksikan salah satu gol terbaik dalam sejarah pertandingan sepak bola,” tutur Bartomeu.

Cavani Bawa PSG Raih Gelar Coupe de France

PARIS, Cutejapanese.org – Paris Saint-Germain berhasil merebut trofi Coupe de France musim 2014-15 setelah menang tipis 1-0 atas Auxerre di final. Hasil ini membuat PSG berhasil meraih treble domestik yang juga menjadi sebuah torehan tersendiri bagi salah satu klub terkaya tersebut. Selama ini belum pernah ada klub dalam persepakbolaan Prancis yang mampu meraih tiga titel domestik yaitu Ligue 1, Coupe de la Ligue, dan Coupe de France. PSG adalah tim Prancis yang pertama mampu melakukannya.

Kemenangan PSG dalam final Coupe de France di Stade de France, Minggu (31/5/2015) dinihari WIB, ditentukan oleh gol tunggal Edinson Cavani di babak kedua. Gol tersebut menjadi pembeda dan PSG pun berhak atas titel nomor sembilannya di ajang tersebut.

PSG berusaha memegang kendali permainan pada di awal babak pertama. Akan tetapi sang juara Ligue 1 terlihat sulit memanfaatkan penguasaan bolanya untuk dapat menembus pertahanan tim lawan yang main di Ligue 2.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-28, PSG terlihat sempat akan mendapatkan hadiah penalti setelah penetrasi Lucas membuatnya dijatuhkan lawan di kotak terlarang, namun wasit rupanya tidak menilainya sebagai sebuah pelanggaran berat.

Empat menit berselang giliran pemain janggkung asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic berhasil mendapatkan bola yang kemudian diarahkan ke gawang Auxerre. Tetapi bola hasil sepakan Ibrahimovic masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Donovan Leon.

Empat menit sebelum turun minum, sebuah tembakan keras jarak jauh dari Thiago Motta mengirim bola melaju deras ke gawang Auxerre. Namun tembakannya tak mampu berbuah gol karena bola hanya mampu menghantam mistar gawang Auxerre.

Ketika babak kedua dimulai, tepatnya pada menit ke-56, sebuah umpan silang dari Maxwell berhasil dikirimkan kepada Edinson Cavani yang tidak terkawal. Ia lalu menyundul bola, namun sundulannya masih berhasil di tangkap dengan baik oleh Leon.

Akhirnya pada menit ke-64, Cavani tidak membuang peluang berikutnya. Sebuah umpan silang akurat dari Gregory van der Wiel berhasil dimanfaatkan Cavani yang tidak terkawal dengan tandukan keras. 1-0 untuk PSG.

Auxerre coba merespons di sisa waktu normal dan dua menit masa injury time. Namun ternyata gol Cavani merupakan gol pertama dan terakhir pada pertandingan ini. Hingga Laga usai, papan skor tidak berubah untuk kemenagan PSG atas Auxerre. Dan PSG pun berhak meraih trofi Coupe de France musim 2014-15.

Musim ini PSG sukses merajai Ligue 1, untuk kali ketiga beruntun, dengan keunggulan delapan poin atas pesaing terdekatnya Lyon. Itu merupakan titel kelima PSG di Liga Prancis.

Sementara di Coupe de la Ligue, ajang yang hanya melibatkan klub profesional dari tiga divisi teratas Prancis, Les Parisiens berjaya dengan kemenangan telak 4-0 atas Bastia di final untuk merengkuh gelar kelimanya di ajang tersebut.

. Tetapi tidak ada gol balasan yang tercipta.

Sepp Blatter Kembali Terpilih Sebagai Presiden FIFA

ZURICH, Cutejapanese.org – Joseph S. Blatter akhirnya kembali terpilih menjadi presiden FIFA untuk periode empat tahun ke depan. Pria berusia 78 tahun ini memenangi voting melawan Pangeran Ali Al Hussein dalam pemilihan yang berlangsung Jumat (29/5/2015) di Zurich, Swiss.

Dengan demikian, Blatter sudah menjabat sebagai orang nomor satu di FIFA selama lima periode berturut-turut. itu artinya, dia akan menggenapkan kekuasaannya selama 20 tahun sebagai presiden FIFA.

Menurut jadwal seharusnya proses pemilihan ini akan berlangsung hingga putaran kedua, karena pada putaran pertama tidak ada kandidat yang memperoleh suara mayoritas yakni mendapatkan dua pertiga suara dari total 209 voter. Blatter, yang sejak awal telah diperkirakan akan melenggang mulus dan menjadi pemenang, mendapatkan 133 suara sedangkan Pangeran Ali memperoleh 73 suara – artinya ada tiga suara yang tidak memilih.

Namun ketika putaran kedua akan dimulai, mendadak Pangeran Ali memilih mundur dari bursa pencalonan presiden FIFA. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi alasan Pangeran Ali melakukan hal itu. Dengan demikian, Blatter secara resmi terpilih kembali menjadi Presiden FIFA sebagai pemimpin badan sepakbola tertinggi dunia untuk kelima kalinya.

9 Pejabat FIFA Menjadi Tersangka Korupsi

New York, Cutejapanese.org : Dugaan yang menyebutkan FIFA sebagai sarang para koruptor akhirnya terbukti. Setelah menjadi teka-teki, identitas enam pejabat FIFA yang ditangkap FBI di Hotel Baur au Lac, Zurich, Swiss, Rabu dini hari tadi akibat kasus korupsi akhirnya terungkap.

Kabar yang dirilis New York Times, ada total 14 pejabat FIFA yang ditangkap. Jika sebelumnya banyak media menyebut FBI menangkap enam pejabat FIFA, dalam rilis terbaru Departemen Kehakiman Amerika Serikat, pejabat FIFA yang ditangkap berjumlah sembilan orang.

Mereka diantaranya adalah, wakil Presiden FIFA Jeffrey Webb, Jack Warner, Eduardo Li, Julio Rocha, Costas Takkas, Eugenio Figueredo, Rafael Esquivel, Jose Maria Marin, dan Nicolas Leoz.

Empat terdakwa lainnya berasal dari perusahaan pemasaran atau periklanan yang merupakan rekanan FIFA. Mereka tersebut adalah Alejandro Burzaco, Aaron Davidson, dan Hugo and Mariano Jinkis. Sementara satu terdakwa lain, yakni Jose Margulies merupakan mantan pengusaha periklanan yang bertindak sebagai fasilitator antara FIFA dan perusahaan iklan.

Mereka dikenakan dakwaan atas beberapa praktik kotor di FIFA yang telah berlangsung selama kurang lebih 24 tahun, seperti kasus suap, pencucian uang, penipuan, hingga pemilihan tuan rumah Piala Dunia yang melibatkan Rusia (2018) dan Qatar (2022). Selama lebih dari dua dekade menjalani praktik kotor tersebut, mereka dikabarkan berhasih meraup uang hingga USD100 juta lebih.

Penangkapan ini tentu saja sangat mengejutkan, karena tujuh petinggi FIFA di atas ditangkap saat akan menghadiri Kongres FIFA ke-65 di Zurich, Swiss, Jumat 29 Mei mendatang. Agenda Kongres ini sendiri adalah memilih Presiden FIFA di mana incumbent Sepp Blatter akan bertarung dengan Pangeran Yordania, Prince Ali bin Husein yang juga menjabat Wakil Presiden FIFA untuk kawasan Asia.

Berikut nama-nama 9 pejabat FIFA yang ditangkap FBI:

1. Jeffrey Webb: Wakil Presiden FIFA, Anggota Komite Eksekutif FIFA, Presiden CONCACAF, Anggota Komite Eksekutif Uni Sepak Bola Karibia (CFU), Presiden Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Cayman (CIFA).

2. Jack Warner: Mantan wakil presiden FIFA dan anggota komite eksekutif, presiden CONCACAF, Presiden CFU dan penasihan khusus Federasi Sepak bola Trinidad dan Tobago (TTFF).

3. Eduardo Li: Anggota Komite Eksekutif FIFA, CONCACAF, dan Presiden Federasi Sepak Bola Kosta Rika (FEDEFUT).

4. Julio Rocha: Pejabat bidang pengembangan FIFA. Mantan Presiden Uni Sepak Bola Amerika Tengah (UNCAF) dan Presiden Federasi Sepak Bola Nikaragua (FENIFUT).

5. Costas Takkas: Atase Presiden CONCACAF, Mantan Sekjen Federasi Sepak Bola Kepulauan Cayman (CIFA).

6. Eugenio Figueredo: Wakil Presiden FIFA dan anggota Komite Eksekutif FIFA, mantan Presiden CONMEBOL, mantan Presiden Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF).

7. Rafael Esquivel: Anggota Komite Eksekutif CONMEBOL dan Presiden Federasi Sepak Bola Venezuela (FVF).

8. Jose Maria Marin: Anggota Komite Organisasi FIFA untuk turrnamen sepak bola Olimpiade, dan Mantan Presiden Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).

9. Nicolas Leoz: Mantan anggota Komite Eksekutif FIFA dan Presiden CONMEBOL.

Inikah Pacar Baru CR7..?

MADRID, Cutejapanese.org – Cristiano Ronaldo tak henti-hentinya mengumbar sensi. Rumor yang beredar, kini ia telah memiliki kekasih baru usai putus dengan model asal Rusia, Irina Shayk. Kabarnya, pemain andalan Real Madrid itu sedang menjalin asmara dengan wanita cantik asal Italia, Alessia Tedeschi.

Benih ketertarikan Ronaldo terhadap Alessia dikabarkan mulai muncul saat keduanya bertemu disebuah acara yang digelar oleh Armani Exchange beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, Ronaldo dikabarkan kian dekat dan mulai sering menjalin komunikasi dengan wanita yang berprofesi sebagai model tersebut.

Saat ini, Ronaldo dan Alessia masih enggan berkomentar soal gosip ini. Tapi, Alessia tak menampik bahwa kehadirannya di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu 13 Mei lalu hanya untuk menyaksikan Cristiano Ronaldo tampil memperkuat Los Merengues melawan Juventus di ajang Liga Champions 2014/15.

Alessia bukanlah satu-satunya wanita yang digosipkan dekat dengan Ronaldo dalam beberapa bulan terakhir. Sejak putus dari Irina, Ronaldo sempat digosipkan dekat dengan beberapa teman wanita. Diantaranya Vanessa Huppenkothen dan reporter televisi Spanyol, Lucia Villalon.

Pada saat Ronaldo masih mencari-cari pasangan yang tepat, disisi lain mantan kekasihanya, Irina justru sudah menjalin kisah cinta yang serius dengan aktor Bradley Cooper. Keduanya berkali-kali tertangkap kamera sedang bermesaraan ketika menghadiri sejumlah acara di Amerika Serikat.

Opsi Terbaik Untuk Sepak Bola Indonesia

JAKARTA, Cutejapanese.org – Dunia sepak bola Indonesia memiliki secerca harapan setelah Menpora Imam Nahrawi menyatakan akan mempertimbangkan untuk merevisi Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI. Masyarakat sepak bola pun berharap hal itu segera menjadi kenyataan.

Sinyal berdamainya Kemenpora dan PSSI yang diwakili Waketum PSSI Hinca Panjaitan terlihat usai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Senin 25 Mei kemarin. Dalam pertemuan yang juga dihadiri ketua dewan kehormatan PSSI Agum Gumelar dan Ketua KOI Rita Subowo itu tersebut, ada tiga opsi yang muncul untuk membenahi sepak bola Indonesia.

Pertama, tetap mempertahankan SK pembekuan PSSI. Kedua, mencabut SK pembekuan PSSI. Dan yang ketiga, merevisi SK Pembekuan PSSI dengan memperkuat Tim Transisi (bentukan Menpora) melalui pemberian kewenangan yang lebih untuk mengawasi PSSI secara profesional.

Sejauh ini, Menpora belum mengambil keputusan. Ia masih akan mengkaji lebih dalam, opsi mana yang paling ideal untuk memuluskan misinya membuat sepak bola Indonesia lebih baik dan berprestasi ke depannya.

Namun, jika melihat opsi yang ada, opsi ketiga sepertinya menjadi hal yang paling ideal sebagai solusi. Pasalnya, opsi ini memberikan win-win solution bagi kedua kubu.

PSSI bisa kembali menjalankan hak dan tugasnya sebagai induk organisasi sepak bola, seperti memutar roda kompetisi, menyiapkan timnas Indonesia dan lain-lain. Sementara itu, Kemenpora juga masih bisa menjalankan misinya memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia dengan hadirnya Tim Transisi.

Akan tetapi, hal ini juga tidak mudah untuk diwujudkan. Pertanyaan yang muncul ialah, bagaimana alur kerja mereka? PSSI juga belum tentu bisa menerima kehadiran Tim Transisi karena berpotensi bisa mengikis kewenangan mereka?

Terlepas dari opsi apa yang akan diambil nanti, para pelaku sepak bola, baik pelatih dan pemain berharap permasalahan ini segera selesai. Tujuannya ialah agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA dan kompetisi bisa kembali bergulir sehingga mereka bisa kembali menyambung hidup.

“Ini suatu kabar yang membahagiakan jika pada akhirnya Menpora mau mengaktifkan PSSI kembali. Setidaknya para insan sepak bola bisa berharap agi bahwa kompetisi musim ini akan berjalan kembali, tinggal Menpora bagaimana, kapan akan mencabutnya,” asisten pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo kepada Antara, Senin 25 Mei 2015.

“Ini jelas tidak mudah (menyatukan PSSI-Tim Transisi), perlu koordinasi yang berarti mau duduk satu meja. Tapi terlepas dari tantangan dan ancaman yang bakal terjadi pada masa mendatang, saya tetap optimistis memandang kompetisi ke depan,” kata asisten pelatih Benny Dollo ini.

Hal senada juga dilontarkan pemain Persela, Mahyadi Panggabean. Mantan penggawa Timnas Indonesia mendesak agar PSSI dan Kemenpora segera berdamai demi kebaikan sepak bola Indonesia.

“Pihak yang bersengketa mulailah untuk berdamai karena ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan. Tak berapa lama lagi Timnas Indonesia akan bermain di SEA Games, seharusnya lebih fokus ke sini,” timpal Mahyadi.

Kini, baik Menpora dan PSSI harus bergerak cepat untuk mencari solusi terbaik untuk sepak bola Indonesia. Sebab, menurut surat terakhir dari FIFA, Indonesia akan dijatuhi sanksi apabila gagal menyelesaikan permasalahan ini hingga 29 Mei 2015.

Wapres JK Serukan Surat Pembekuan PSSI Dicabut

JAKARTA, Cutejapanese.org — Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) meminta status pembekuan PSSI dicabut. Hal ini diungkapkan JK dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, yang dihadiri juga oleh Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, dan Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan di Istana Wakil Presiden, Senin (25/5/2015).

JK meminta Menpora merevisi Surat Keputusan Nomor 01307 Tahun 2015 tentang sanksi administratif berupa pembekuan terhadap PSSI. Pencabutan itu, menurut JK, semata-mata demi menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA.

“Dalam pertemuan tadi disepakati sepak bola nasional harus tetap jalan dan berkompetisi dengan baik. Untuk itu, PSSI harus aktif lagi. Setelah (SK) itu direvisi, maka otomatis (PSSI) sudah diizinkan dan persoalan pun selesai,” kata JK seperti dilansir Antara.

Kekhawatiran penjatuhan sanksi dari FIFA terhadap Indonesia tak lepas dari kegagalan Tim Transisi bertemu dengan perwakilan otoritas sepak bola tertinggi di dunia itu. Sedianya, Tim Transisi berharap bisa bertemu petinggi FIFA pada 25 Mei ini atau empat hari sebelum tenggat waktu yang diberikan FIFA kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik internalnya.

Akan tetapi, FIFA menolak undangan pertemuan dari Tim Transisi itu. Dari surat yang dikirim Sekretaris Jenderal Jerome Valcke, FIFA menolak bertemu lantaran terlalu mepet dengan agenda kongres tahunan yang akan digelar pada 28-29 Mei. Selain itu, pada 25 dan 26 Mei juga tengah dilakukan rapat Komite Eksekutif FIFA.

Dalam surat yang sama, FIFA juga meminta Indonesia untuk segera membereskan konflik internal yang terjadi antara pemerintah dan PSSI. Andai masih berkonflik hingga 29 Mei, Indonesia terancam dibekukan.
Pembekuan itu akan berdampak pada banyak aspek sepak bola nasional. Untuk yang terdekat, Indonesia tak akan bisa mengirim tim sepak bola untuk ikut serta di SEA Games 2015.

Madrid Dikabarkan Sepakati Transfer De Gea

MADRID, Cutejapanese.org – Berita mengenai kepindahan David de Gea dari Manchester United sudah lama berhembus, kiper Spanyol itu belakangan dihubungkan dengan Real Madrid. Kini kabarnya Madrid bahkan sudah mencapai kesepakatan dengan De Gea.

Begitulah setidaknya kabar dari Marca, media yang berbasis di Spanyol. Dalam sebuah artikelnya, Marca menyebut kini Madrid tinggal mencapai kata sepakat dengan MU saja untuk bisa benar-benar mendapatkan pemain berusia 24 tahun tersebut.

“‘Los Blancos’ dan De Gea sudah mencapai kesepakatan komprehensif, tetapi bagian tersulit dan berliku-liku masih harus dijalani: negosiasi dengan Manchester United,” klaim Marca.

De Gea saat ini diyakini akan menjadi suksesor Iker Casillas, kiper El Real saat ini, di tim nasional Spanyol. Faktor kenegaraan itu disebut penting buat Presiden Madrid Florentino Perez dan orang-orang di sekelilingnya, bahwa pengawal gawang ‘Si Putih’ berikutnya juga menjadi kiper andalan di timnas.

Marca juga mengklaim bahwa, “Ketika De Gea menyadari Real Madrid serius ingin merekrutnya, ia pun urung memperpanjang kontrak dengan United, dengan kontraknya saat ini bertahan sampai 2016.”

Kabarnya Madrid bersedia membayar 30 juta euro untuk menebus De Gea dari Old Trafford. Tetapi The Red Devils diduga menginginkan nilai yang lebih tinggi menyusul performa apik kiper tersebut dalam dua musim terakhir. De Gea sendiri direkrut MU dari Atletico Madrid, rival sekota Madrid, dengan nilai transfer sekitar 17,8 juta poundsterling pada 2011 lalu.

Sebelumnya Manajer MU Louis van Gaal mengatakan timnya harus siap seandainya De Gea memang ingin pergi, walaupun ia menegaskan harapan kiper itu terus bertahan.

Presiden Jokowi Dukung Menpora Terkait Pembekuan PSSI

JAKARTA, Cutejapanese.org – Presiden Joko Widodo mendukung penuh keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Narawi terkait pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Saya dukung penuh keputusan Menpora,” kata Jokowi di Rumah Sakit Moh. Ridwan Meuraksa, Jalan Raya Taman Mini 1, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Jokowi tak ambil pusing terkait sanksi yang akan diberikan FIFA atas pembekuan PSSI. Ia mempercayakan semua keputusan itu di tangan menterinya.

“Saya dukung penuh apa yang sudah diputuskan menpora,” tegas Jokowi.

Seperti diketahui, PSSI dibekukan oleh Kemenpora melalui surat yang dikeluarkan per 17 April. Dalam surat itu, Kemenpora menegaskan bahwa tidak mengakui segala kegiatan keolahragaan PSSI termasuk Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2015 di Surabaya, Sabtu 18 April. Pembekuan oleh Kemenpora ini juga membuat PSSI terancam sanksi dari FIFA.

Pembekuan dilakukan setelah PSSI tetap mengikutsertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia. Pembekuan ini membuat LSI yang baru melangsungkan dua pertandingan harus dihentikan sementara.