Arsip Kategori: Berita Bola

Juan Carlos Osorio menjadi Pelatih Meksiko

Pelatih klub Sao Paulo, Juan Carlos Osorio, memberikan konfirmasi bahwa ia akan meninggalkan kesebelasan asal Brasil itu untuk melatih tim nasional Meksiko. Sao Paulo mengumumkan hal tersebut pada Selasa (6/10) melalui pernyataan resmi presiden klub, Carlos Miguel Aidar mengatakan bahwa saya sangat menyesalkan keputusan Osorio. Ia sedang melakukan tugasnya dengan baik.

Pada akhir Bulan Juli, Meksiko memecat pelatih yang membawa mereka memenangi Piala Emas 2015, Miguel Herrera, hanya dua hari setelah turnamen itu selesai. Herrera terbukti bersalah karena menyerang seorang wartawan TV Azteca, Christian Manrinoli, di bandara Philadelphia.

Dua pekan yang lalu, Miguel Herrera memberikan dukungan kepada Osorio untuk mengambil alih tugasnya. Ia bukan pilihan yang buruk, Ia pernah bekerja di Meksiko, tetapi seluruh keputusan berada di tangan direktur. Osorio adalah Pekerja keras dan juga lelaki luar biasa.

Meksiko kemudian menunjuk manajer interim Ricardo Ferreti untuk menangani Tim Nasional dalam empat pertandingan. Ferretti mengatakan bahwa ia tidak ingin menjadi pelatih tetap El Tri karena hal itu berarti ia akan kehilangan posisinya sebagai pelatih klub Tigres di Liga Meksiko.

Osorio memenangi empat gelar Liga Kolombia dan tiga gelar domestik lainnya, namun hanya bertahan sebentar di Liga Meksiko ketika menangani klub Puebla. Ia membawa Sao Paulo ke tempat keenam di Liga Brasil dan juga ke final Piala Brasil.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui bahwa melatih timnas Meksiko adalah pekerjaan impian. Tapi ia juga berkeinginan tetap di Sao Paulo hingga final Piala Brasil.

Osario mengatakan bahwa ini keputusan yang sulit, yaitu antara tetap tinggal atau mengambil peran di timnas yang sangat bergengsi. Saya ingin berterima kasih kepada Brasil dan juga rakyat Brasil karena telah membuat kami merasa seperti di rumah, dan mengizinkan kami belajar tentang sepak bola dan budaya mereka. Saya berterima kasih kepada Sao Paulo karena kepercayaan mereka untuk saya dan untuk sekelompok orang Kolombia dengan mengizinkan kami berkontribusi kepada sepak bola Brasil.

Meksiko akan memulai perjalanan mereka di kualifikasi Piala Dunia pada 13 November melawan El Savador di kandang sendiri, dan kemudian bertandang ke Honduras pada 17 November 2015.

Welcome Carpi FC 1909 di Serie A

Dua tim promosi, Carpi FC 1909 dan Frosinone Calcio bakal menjalani debut pertama di Serie A pada akhir pekan ini. Bagaimana kiprah mereka di level teratas sepakbola Italia?

Carpi menyandang status juara Serie B pada musim 2014-15. Klub yang berdiri tahun 1909 ini melewati perjalanan panjang akhirnya tampil di divisi tertinggi sepak bola Italia. Pada tahun 2009, mereka masih bertarung di kasta kelima liga Italia. Sedangkan pada akhir pekan nanti, mereka memulai kisah bertanding melawan klub-klub elite Negeri Pizza.

Pada tahun 2000, AC Carpi mengalami kebangkrutan sehingga eksistensinya dihapuskan. Kemudian mereka merintis ulang klub ini dengan melakukan merger dengan klub Dorando Pietri Carpi. Nama Team berubah menjadi Carpi FC 1909. Usaha ini membuahkan hasil dengan capaian naik tingkat dari divisi lima sampai ke Serie B dari tahun 2009 sampai 2013. Hingga akhirnya pada musim 2015-16 mereka menjalani musim debut di Serie A.

Stadion milik I Biancorossi (Si Putih Merah), Stadion Sandro Cabassi hanya berkapasitas 4.144 kursi penonton. Hal ini memaksa mereka pindah ke kandang Modena, Stadio Alberto Braglia yang punya kapasitas 21.151 kursi.

Promosinya Carpi musim lalu turut dibantu performa kiper muda yang dipinjamkan AC Milan selama semusim, Gabriel. Dia tampil dalam 39 laga bersama Carpi. Posisi penjaga gawang kini milik Zeljko Brkic yang dipinjam dari Udinese.

Berdasarkan informasi dari Football Italia, Brkic mengatakan bahwa bukan keberuntungan Carpi di Serie A setelah mereka promosi di beberapa tahun terakhir. Kami bekerja keras untuk mempersiapkan kemungkinan terbaik di liga dan Coppa Italia.

Bintang utama mereka, penyerang berusia 22 tahun Jerry Mbakogu. Pemain asal Nigeria ini mengoleksi 15 gol yang membantu timnya untukpromosi. Musim ini mereka juga meminjam bek muda Chelsea, Wallace. Beberapa nama seperti Amauri dan Fabio Borini juga masuk dalam bidikan Klub Promosi ini, Carpi FC 1909.

Kota Carpi sendiri terletak di Provinsi Modena, Italia. Kota kecil ini hanya dihuni sekitar 70.000 orang. Hampir tidak ada kegiatan olahraga yang terkenal di kota ini, selain menjadi tempat finis lomba lari maraton tahunan Enzo Ferrari.

Apakah Carpi FC akan berkiprah lebih lama ? Kita saksikan pada akhir pekan ini.

Marilah kita nikmati permainan Fransesco Totti

Waktu terus berjalan secara otomatis, manusia tak bisa berbuat banyak. Betapa banyak kita ingin membuatnya terasa lebih lambat atau lebih cepat, ia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Yang bisa kita lakukan hanyalah untuk menikmati setiap detiknya.

Saat sesuatu yang sudah lama dinikmati sudah hampir habis, wajar kalau kita merasa gelisah akan hidup ini. Tidak rela untuk kehilangannya. Perasaan gelisah itu pula yang mungkin sedang meliputi sebagian besar. Sebagian besar Romanisti sadar kalau Fransesco Totti yang sudah dua dekade lebih mengabdi pada satu nama, sudah mendekati senja.

Hari ini, 27 September 2015, Fransesco Totti genap berusia 39 tahun. Satu angka lagi menuju kepala empat. Usia yang uzur untuk seorang pemain sepakbola. Berbanding terbalik dengan angka di usianya yang menanjak, jumlah penampilan Totti di atas lapangan menurun. Sangat wajar memang. Apalagi melihat nama-nama yang kini mengisi barisan depan AS Roma. Ada Mohamed Salah serta Edin Dzeko yang kini menjadi andalan AS Roma.

Saat Serie A Musim 2015/2016 bergulir, sudah ada indikasi dari Rudi Garcia kalau kaptennya itu akan mulai diatur jumlah penampilannya. Baru pada pekan ketiga Garcia menurunkan Totti. Sampai liga berjalan enam pekan, Totti baru tampil tiga kali. Penampilan terakhirnya pada pertandingan melawan Carpi tadi malam (26/9/2015), satu hari sebelum ulang tahunnya, Fransesco Totti cuma tampil sekitar sembilan menit.

Fransesco Totti kemudian ditarik keluar lagi karena mengalami cedera tak lama setelah terlibat dalam gol Salah. Pada Liga Champions matchday 1 lalu, Totti juga hanya menyaksikan rekan-rekannya melawan Barcelona dari bangku cadangan. Dari peran Totti yang mulai tereduksi itu, fans AS Roma seperti dibiasakan untuk melihat Roma tanpa Totti. Mungkin seperti itulah rasanya saat Totti sudah gantung sepatu.

Romanisti pun mulai gelisa dan mungkin memang saat itu sudah dekat. Apalagi di akhir musim ini kontrak Totti akan habis. Mungkin inilah kali terakhir sang pangeran mengenakan jubahnya.

Pertanda tersebut salah satunya dirasakan oleh Marcelo Lippi. Mantan pelatih timnas Italia yang bersama Totti meraih gelar juara Piala Dunia 2006 itu merasakan ada kesedihan dari kapten Roma itu. Marcelo Lippi menyaksikannya saat Fransesco Totti mencetak golnya yang ke-300 untuk AS Roma ke gawang Sassuolo pekan lalu. Marcelo Lippi merasakan ada ‘kesedihan’ di balik perayaan yang sederhana itu. Usai mencetak gol, Totti hanya membentangkan kedua tangannya lalu memberi salam ke tribun penonton di mana dua anaknya –Cristian dan Chanel– merayakan gol ayahnya.

Marcelo Lippi mengatakan bahwa Saya ada di Olimpico menonton Roma melawan Sassuolo dan melihat Totti mencetak golnya yang ke-300. Ada perayaan di mana anak-anaknya, yang juga datang menonton, diliputi kebahagiaan. Tapi saya merasakan kesedihan dalam dirinya. Ada sedikit (kesedihan) mengelilingi Francesco saat ini.

Marcelo Lippi mengatakan bahwa Saya tidak tahu apakah ini karena dia tidak banyak dimainkan belakangan ini, atau mungkin dia mulai mengerti bahwa dia menuju akhir dari karier fantastisnya.

Fransesco Totti menuju akhir kariernya memang tak bisa dibantah. Tapi melepas Totti bagi Romanisti bukan perkara mudah. Ia bukan sekadar pemain atau kapten. Fransesco Totti merupakan simbol. Simbol kesetiaan dan cinta pada klub. Dua puluh tiga tahun setia pada satu seragam. Roma tanpa Totti tentu belum terbayang.

Membayangkan rasa kehilangan itu saja pasti sulit untuk fans Roma. Maka tak heran kalau mereka rasanya ingin memutar kembali waktu atau melambatkannya demi melihat Totti lebih lama bersama serigala-serigala Roma.

Tapi itu jelas tidak mungkin. Yang bisa dilakukan hanyalah menikmatinya. Perkara apakah ia akan gantung sepatu di akhir musim, itu nanti saja dipikirkannya. Mari nikmati setiap momennya di atas lapangan. Nikmati setiap aksinya. Nikmati setiap golnya. Nikmati setiap perayaannya. Apapun itu. Nikmati selagi ia masih beraksi.

Selamat Ulang Tahun Fransesco Totti

Alexis Sanchez menjadi pemain latin yang bisa mencetak Hattrick di Liga Inggris

Setelah 31 tendangan di musim ini gagal menjebol gawang lawan. Akhirnya Alexis Sanchez akhirnya berhasil meraih gol perdana musim ini saat Arsenal menumbangkan Leicester City dengan skor 5-2, Sabtu (26/9).

Tak tanggung-tanggung, Alexis Sanchez langsung menciptakan hattrick dan membuatnya bergabung dengan deretan pemain-pemain Amerika Latin lainnya yang mampu menciptakan hattrick di Liga Primer Inggris.

Lantas siapakah pemain-pemain dari Amerika Latin lainnya yang mampu menciptakan hattrick di Liga Primer selain Sanchez? Berikut adalah deretan pemain Amerika Latin yang telah terlebih dulu mencatatkan hattrick di Liga Primer:

1. Luis Suarez (Uruguay – Liverpool)

Nama penyerang yang kini merumput di Barcelona pantas disebutkan pertama kali, karena ia merupakan pemain Amerika Latin yang paling sering menciptakan hattrick di Liga Primer. Dengan enam hattrick, Suarez yang berkostum Liverpool merupakan mimpi buruk bagi tim-tim Liga Primer khususnya Norwich City, yang sering menjadi bulan-bulanan aksi Suarez.

2. Carlos Tevez (Argentina – Man City)

Sempat membela West Ham United dan duo Manchester, Manchester United dan Manchester City, Carlos Tevez merupakan salah satu pemain Amerika Latin yang ditakuti bek-bek Liga Primer. Dengan empat hattrick, Carlos Tevez telah membuktikan ketajamannya di Liga Inggris selama tujuh musim merumput di kompetisi terbaik di dunia tersebut.

3. Sergio Aguero (Argentina – ManCity)

Pemain ini menjadi mesin gol Manchester City yang turut berperan saat The Citizens menjuarai Liga Primer musim pada musim 2011/12 dan musim 2013/14. Tidak mengherankan jika Sergio Aguero masuk dalam daftar ini.

Sergio Aguero yang pada musim ini mengenakan nomor punggung 10 –sebelumnya 16– sejauh ini telah menghasilkan tiga hattrick di Liga Primer.

4. Maxi Rodriguez (Argentina – Liverpool)

Masuknya nama Maxi dalam deretan pemain Latin yang mampu mencetak hattrick di Inggris mungkin cukup mengejutkan. Pasalnya, pemain Argentina itu jarang mendapatkan tempat utama di skuat The Reds.

Namun, selama tiga musim membela Liverpool, Maxi mampu menciptakan dua hattrick, yakni saat menghadapi Birmingham City dan Fulham.

5. Robinho (Brasil – ManCity)

Didatangkan dengan banderol 42,5 juta euro, banyak hal yang diharapkan oleh publik Stadion Etihad pada Robinho. Namun cedera berkepanjangan membuat kariernya di Inggris tak semulus yang ia harapkan.

Kendati demikian, Robinho sempat membuat pendukung ManCity tersenyum saat ia mencetak tiga gol ke gawang Stoke City, 2008 silam.

6. Roque Santa Cruz (Paraguay – Blackburn Rovers)

Dengan 23 gol dari 57 pertandingan Liga Primer selama membela Blackburn, Santa Cruz sebenarnya merupakan salah satu penyerang muda potensial di Eropa. Namun, kepindahannya ke City pada musim 2009/10 membuat kariernya menjadi menurun karena lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Padahal, bersama Blackburn Santa Cruz merupakan salah satu penyerang haus gol yang selalu menghadirkan ancaman di lini belakang tim lawan. Terbukti dari satu hattrick yang ia ciptakan saat menghadapi Wigan Athletic, 2007 silam.

7. Afonso Alves (Brasil – Middlesbrough)

Nama Alves memang tak lagi diingat oleh pecinta Liga Primer. Apalagi mengingat euforia kedatangannya di Inggris yang tak sebanding dengan raihan gol bagi The Boro.

Namun, hattrick yang ia ciptakan saat Middlesbrough mempermalukan Man City 8-1 pada tahun 2008 silam, akan selalu berkesan di hati pendukung klub yang saat ini bermain di divisi Championship tersebut.

Salgado yakin Ronaldo bakal cetak Gelar Top Score Real Madrid

Mantan bek kanan Real Madrid, Michel Salgado berpendapat bahwa Cristiano Ronaldo tidak mendapat penghormatan yang setimpal dengan prestasi yang ia torehkan sejauh ini di Madrid. Christiano Ronaldo sukses mencatat sejumlah rekor penting seperti pencetak gol terbanyak bagi Madrid di La Liga, pemegang rekor gol di Liga Champions, dan sejumlah catatan penting lainnya.

Tidak hanya itu, Christiano Ronaldo juga berhasil membawa Real Madrid meraih trofi Liga Spanyol dan gelar Liga Champions ke-10 dalam sejarah mereka. Meski demikian, Michel Salgado menganggap bahwa Christiano Ronaldo tidak mendapat perlakuan yang pantas dengan catatan yang ia torehkan sejauh ini. Christiano Ronaldo pasti bisa melwewati Rekor pemegang pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Christiano Ronaldo menunjukkan hasil kerja keras yang begitu spektakuler sejauh ini. Dia mampu menyamai rekor Messi dalam memenangkan penghargaan Ballon d’Or pada momen yang sulit karena ada Messi di periode yang sama dengannya.

Berdasarkan informasi dari AS, Michel solgado mengatakan bahwa saya rasa banyak orang yang tidak menyadari nilai dalam diri Ronaldo dan kerja keras serta usahanya untuk memenangkan seluruh penghargaan yang ia miliki saat ini.

Christiano Ronaldo datang ke Madrid pada tahun 2009 dan ia hanya butuh enam tahun untuk bisa berdiri sebagai pencetak gol terbanyak Madrid di Liga Spanyol. Tidak hanya itu, Christiano Ronaldo hanya tinggal menunggu waktu saja untuk resmi menjadi pencetak gol terbanyak bagi Madrid di semua ajang karena saat ini dirinya hanya berselisih dua gol dengan Raul Gonzalez, sang pemegang rekor.

Naluri mencetak gol Christiano Ronaldo di Madrid memang spektakuler dan menakjubkan. Ia mencatat bahwa rataan 1,06 gol per pertandingan, paling tinggi diantara jajaran dalam 10 pencetak gol terbanyak bagi Madrid sepanjang masa.

Bersama Madrid, Christiano Ronaldo sudah pernah memenangkan seluruh gelar yang ada, mulai dari La Liga, Piala Raja (dua kali), Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antar Klub.

Meski demikian, Christiano Ronaldo terkadang masih pula mendapat sorakan dari pendukung Madrid saat dirinya dan Madrid tampil buruk dan tidak maksimal.

Pep Guardiola Janji pindah ke Direktur Manchester City

Masa depan Pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola kembali berada dalam sorotan setelah media Spanyol Mundo Deportivo memberitakan bahwa pelatih Bayern Munich tersebut telah memberikan janji verbal kepada Manchester City untuk bergabung pada musim depan.

Kontrak Pep Guardiola bersama Bayern Munich akan berakhir pada bulan Juni 2016 dan hingga kini ia belum memulai negosiasi perpanjangan kontrak dengan klub raksasa Jerman tersebut.

Kini eks pelatih Barcelona itu dikabarkan telah memberikan kata-katanya kepada Direktur Sepak Bola Manchester City, Txiki Beguiristain, untuk mengambil alih kursi pelatih Manuel Pellegrini pada musim depan. Pep Guardiola dan Beguiristain pernah bekerja sama ketika keduanya sama-sama berada di Barcelona.

Media Spanyol, Mundo Deportivo juga menyatakan bahwa salah satu alasan Pep Guardiola ingin hengkang adalah karena tidak memiliki hubungan yang baik dengan presiden Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, terkait gaya permainan Munich dan juga karena tak kunjung mendapatkan hasil bagus di kompetisi Eropa.

Media Spanyol tersebut juga mengatakan bahwa Bayern Munich telah menghubungi eks pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp, agar ia menunggu hingga Juni untuk mengambil alih Bayern Munich.

Hingga kini Pep Guardiola lebih sering memberikan sikap netral terhadap isu perpanjangan kontraknya dengan Munich. Ia hanya menyatakan bahwa akan menghormati kontraknya dengan Munich.

Sementara itu, Rummenigge beberapa kali mengatakan bahwa ia optimistis bahwa Pep Guardiola akan bertahan di Munich pasca 30 Juni 2016.

Berdasarkan informasi dari media Inggris, The Telegraph memberitakan bahwa belum jelasnya masa depan Guardiola membuat Juergen Klopp menerima tawaran Liverpool sebagai pelatih. Juergen Klopp dikabarkan menganggap jabatan sebagai pelatih Bayern cocok untuknya, namun tidak ingin menunggu hingga Januari kemudian menerima kekecewaaan karena Guardiola memperpanjang kontrak.

Berdasarkan informasi dari Di Marzio memberitakan bahwa Pep Guardiola bakal mengambil alih kursi kepelatihan City mulai 2016, setelah menyelesaikan tahun terakhirnya bersama sang juara Jerman.

Carlo Ancelotti dan Rafael Benitez turut meramaikan bursa transfer pelatih untuk mengisi kursi kepelatihan Manchester City. Manhester City akan mengganti pelatih pada musim mendatang. Jika Manuel Pellegrini berhasil meraih sejumlah prestasi, itu akan jadi pertimbangan.

Messi menyabet 2 Gelar sekaligus

Pemain Barcelona, Lionel Messi melengkapi empat gelar yang ia dapatkan bersama Barcelona dengan penghargaan individual yang berupa Pemain Terbaik dan Gol Terbaik UEFA musim 2014/2015.

Penghargaan pemain terbaik dan gol terbaik tersebut diberikan di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (27/8) malam berbarengan dengan pengundian fase grup Liga Champions. Pada musim 2014-2015, Lionel Messi membantu Barcelona mendapatkan gelar La Liga, Liga Champions, Piala Raja, kemudian ia melengkapinya dengan gelar Piala Super Eropa. Lionel Messsi melakukannya dengan mencetak 58 gol dan 28 assist dalam 57 pertandingan di seluruh kompetisi.

Bersama Neymar dan Luis Suarez, Lionel Messi juga sukses membentuk kerja sama yang kompak yang memproduksi lebih dari 100 gol pada musim lalu.

Gelar pemain terbaik UEFA ini adalah Gelar yang kedua kali untuk Messi setelah ia pernah menerimanya pada 2011 silam. Musim lalu penghargaan ini jatuh kepada penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Penyerang asal Portugal itu berada di tempat kedua penghargaan Pemain Terbaik 2014/2015 sementara tempat ketiga diraih oleh rekan setim Messi di Barcelona, Luis Suarez.

Sementara itu, gol terbaik Messi adalah gol kedua yang ia cetak ke gawang Bayern Munich di semifinal Liga Champions 2014/2015. Pada pertandingan itu Barcelona menang 3-0 dan Messi dua kali menjebol gawang Manuel Neuer. Lionel Messi membuat gol yang sangat indah tersebut dengan lebih dahulu mengecoh Jerome Boateng dan membuatnya terjatuh. Penyerang tim nasional Argentina itu kemudian mencungkil bola untuk memperdaya Kiper Jerman, Neuer.ke gawang Galatasaray sebanyak 9 persen.

Sementara itu, Penyerang Barcelona, Lionel Messi mengaku tidak mempunyai kiat khusus untuk kembali menjadi pemain terbaik Eropa. Ia mengatakan bahwa suksesnya lebih karena kontribusi rekan setim. Messi berhasil menyabet gelar Pemain Terbaik Eropa 2014-2015 dalam acara penghargaan yang berlangsung di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (27/8). Ini adalah kali kedua pemain 28 tahun itu menjadi yang terbaik di Eropa setelah musim 2010-2011.

Lionel Messi mendapat suara terbanyak menyusul keberhasilannya membawa Barcelona meraih treble musim lalu. Kapten timnas Argentina itu juga berhasil menciptakan 58 gol dari 57 pertandingan di semua kompetisi musim lalu.

Berdasarkan informasi dari Sport ES, Messi mengatakan bahwa Saya ingin mengucapkan kepada seluruh rekan setim di Barcelona, karena sejujurnya mereka turut ambil bagian. Tanpa mereka saya tidak akan bisa berdiri di sini. Saya tidak tahu apakah ada rahasianya, tapi tim bekerja keras, hingga hal ini bisa terjadi. Kami sangat bersatu di ruang ganti, membuat kami mendapatkan tahun yang tidak akan terlupakan.

Messi berhasil mengalahkan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dan rekan setimnya di Barcelona, Luis Suarez, dalam penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2014/2015.

Ultras Lazio dan Ultras AS Roma bersatu untuk meninggalkan Stadion

Tak ada suara lantang para suporter garis keras AS Roma ketika AS Roma menundukkan Carpi dengan skor 5-1 di Stadion Olimpico, Roma, pada Sabtu (26/9). Tribun Curva Sud yang biasanya ramai oleh spanduk dan kibaran bendera terlihat sepi dan sonder kehadiran para pendukung.

Pada hari itu para pendukung AS Roma memang memutuskan untuk tidak berdiri di atas tribun dan lebih memilih berteriak di luar stadion. Mereka melakukan aksi protes setelah Kepala Pertahanan Sipil, Franco Gabrielli, memutuskan agar tribun khusus ultras dibagi ke dalam dua sektor dengan menggunakan pembatas yang terbuat dari plastik.

Keputusan yang telah diterapkan sejak awal musim itu diambil oleh Gabrielli untuk meningkatkan keamanan publik. Pasalnya, ultras di Italia sendiri memang sering kali terlibat dalam beberapa bentrokan yang sampai mengakibatkan nyawa merenggang.

Ultras merespons keputusan itu dengan melakukan aksi diam. Pada pertandingan melawan Juventus, mereka datang ke tribun namun tidak menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk AS Roma dan hanya beberapa kali menyuarakan lagu anti-polisi. Sementara pada pertandingan melawan Barcelona mereka memutuskan untuk tidak masuk sama sekali ke dalam stadion.

Ultras menyatakan secara resmi bahwa tidak ada dari kami yang ingin pergi dari Curva Sud, namun kami akan tetap pergi sampai kami dibebaskan. Kami akan tetap pergi sampai kami bisa mendukung klub kami dengan bebas, dan bukan seperti anak anjing yang telah dilatih.

Sementara itu, Berdasarkan informasi dari harian Il, Fatto Quotidiano mengatakan keputusan Gabrielli itu sebagai militerisasi stadion yang belum pernah ada presedennya.

Kini harian Il Tempo mengabarkan bahwa ultras Lazio yang menggunakan tribun Curva Nord Stadion Olimpico dan juga menerima perlakukan sama, dan akan mengikuti jejak musuh bebuyutannya itu untuk melakukan aksi meninggalkan stadion.

Lazio dan AS Roma akan berjumpa di Olimpico pada 8 November. Berdasarkan informasi dari La Gazzetta kini melaporkan bahwa ada kemungkinan kedua suporter ini akan mencapai kata sepakat untuk sama-sama meninggalkan tribun.

Berdasarkan informasi dari ESPN, hingga kini Gabrielli sendiri mengabaikan protes dari ultras Roma dan pihak klub juga tidak menunjukkan niatan untuk memberikan dukungan kepada suporter dan menentang pihak berwenang.

Apakah Plattini tersangkut Skandal Korupsi dalam Kubu FIFA ?

Mantan playmaker Tim Nasional Perancis dan Juventus pada tahun 1980an, Michel Platini terbelit situasi skandal keuangan yang terjadi di dalam tubuh FIFA. Berdasarkan suatu penyelidikan ada dana sebesar US$2,1 juta untuk Mickhael Platini pada tahun 2011 silam. Kabar itu muncul seiring ditetapkannya penyelidikan pidana oleh Kejaksaan Swiss terhadap Presiden FIFA Sepp Blatter pada akhir pekan lalu.

Pada awal pekan ini, Mickhael Platini mengirim surat kepada Komite Eksekutif yang menjelaskan bahwa uang itu merupakan bayaran atas dirinya untuk pekerjaan waktu penuh bersama FIFA dalam kurun waktu 1998 sampai 2002.

Pria yang kini berusia 60 tahun itu menjelaskan bahwa pada saat itu ia juga dijanjikan remunerasi dan segala pembayaran itu lengkap dilunasi hingga 2 juta Franc Swiss (US$2,1 juta) pada bulan Februari Tahun 2011.

Kemudian berdaarkan informasi dari Euro Sports, Platini menyatakan bahwa hak dia baru dilunasi sampai sembilan tahun karena persoalan finansial dalam tubuh FIFA.

Plattini mengatakan bahwaTuan Blatter menginformasikan saya ketika saya memulai pekerjaan sebagai penasihatnya (pada tahun 1999) bahwa agak sulit untuk membayar total gaji saya karena situasi finansial FIFA saat itu. Platini mengaku dirinya tak pernah ragu bahwa hak dirinya akan dilunasi sehingga ia tidak secara proaktif menagihnya. Pada bulan Februari 2011 kemudian seluruh hak Platini disebutnya dilunasi oleh FIFA.

Pada kurun waktu 1999-2002 FIFA mengalami defisit keuangan hingga 134 juta Swiss franc (sekitar US$137,5 juta). Kemudian pada bulan April 2003, Sepp Blatter mengumumkan bahwa kondisi keuangan FIFA telah stabil kala itu.

Platini merupakan salah satu kandidat yang mencalonkan diri menjadi Presiden FIFA aagar mengganti Blatter yang akan menyerahkan mandatnya kepada FIFA pada Bulan Februari tahun depan. Penyerahan mandat pria yang belum setahun melakoni periode kelima kepresidenan FIFA itu akibat skandal suap yang melibatkan pejabat teras FIFA.

Plattini mengatakan bahwa saya masih berpikir tentang mencalonkan diri saya sebagai kandidat untuk FIFA sehingga saya bisa mempromosikan reformasi organisasi yang diperlukan untuk mengembalikan kredibilitas dunia olahraga saat ini. Kredibilitas FIFA sudah hancur reputasinya.

Berlusconi menegaskan AC Milan tidak akan pindah dari San Siro

AC Milan tampaknya tidak akan melanjutkan rencana mereka membangun stadion baru. Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, muncul di depan publik sekaligus menegaskan bahwa tim berjulukan “Rossoneri” tersebut tak pindah markas dari Stadion Giuseppe Meazza atau yang lebih dikenal sebagai San Siro.

San Siro, yang dimiliki pemerintah Kota Milan, telah menjadi markas Milan sejak tahun 1926. AC Milan berbagi San Siro dengan tetangga satu kota mereka, Inter Milan.

Akan tetapi, dalam beberapa waktu terakhir, AC Milan terlihat serius dengan rencana mereka membangun stadion sendiri. Pada awal tahun ini, mereka mengungkapkan bahwa rencana membangun stadion baru berkapasitas 48.000 tempat duduk. Biaya pembangunan stadion baru itu ditaksir mencapai 320 juta euro. Pemerintah Kota Milan sudah memberi lampu hijau untuk pembangunan stadion itu.

Sebelumnya, Milan memang berniat membangun stadion baru sebagai kandang milik mereka sendiri di wilayah Portello, salah satu bagian di kota Milan. Mereka bahkan sudah memenangkan hak membangun stadion itu, namun perselisihan dengan perusahaan pemilik lahan itu membuat prosesnya terhambat.

Jika benar-benar punya stadion sendiri, maka AC Milan akan mengikuti jejak Juventus, yang kini menjadi satu-satunya klub di Italia yang punya stadion sendiri. AS Roma sekarang juga sedang membangun stadion baru.

Namun, rencana Milan itu tampaknya tak akan terlaksana. Berlusconi sudah sepakat dengan investor baru Milan, Bee Taechaubol, terkait masalah ini. Berdasarkan informasi dari Football Italy, Berlusconi mengatakan bahwa saya pikir AC Milan akan tetap di San Siro.

Silvio Berlusconi mengatakan bahwa Mr. Bee juga sangat menyukainya. Dia juga yakin bahwa ini adalah solusi terbaik. San Siro tercipta untuk menjadi tuan rumah sepakbola. Jika mau, San Siro akan diperbarui lebih bagus dan modern. Daripada membuang uang untuk membangun stadion baru, lebih baik meremajakan stadion San siro dan memperbarui tempat latihan pemaain supaya lebih nyaman.

Mr Bee, Investor AC Milan sangat menyukai San Siro. Dia setuju untuk tidak pindah. Apakah tanah yang sudah dimenangkan akan sia-sa ? Tunggu kelanjutan di cutejapanese.com.