Arsip Kategori: Berita Bola

Menpora Tanggapi Surat PSSI: Mestinya kasih ke saya dulu, baru dirilis

Cutejapanese.org – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku belum menerima surat resmi PSSI yang meminta dirinya mencabut SK pembekuan organisasi tersebut, tapi sudah dimuat di media massa.

Surat PSSI itu tertanggal 28 April 2015, ditanda tangani oleh Plt sekretaris jenderal Azwan Karim. Situs resmi PSSI telah memberitakan hal itu hari ini, dan kemudian dikutip banyak media massa.

Dalam surat itu PSSI menjelaskan bahwa mereka mendapatkan teguran keras dari FIFA dan AFC atas pembekuan organisasi. Pengurus PSSI saat ini sedang berada di Bahrain untuk menghadiri Kongres AFC.

“Saya belum mendapat suratnya (yang dikirim oleh PSSI). Mestinya kasih ke saya dulu, baru dirilis. Ini kok dirilis dulu baru dikasih. Seperti surat FIFA, harusnya di-faks ke kami kan. Masa faks kok dikirim ke seluruh Indonesia,” ungkap Imam saat ditemui pewarta di kantornya, Rabu (29/4) sore WIB.

“Kami tetap dalam pendirian semula. PSSI dibekukan, tapi saya juga meminta kepada PT Liga (Indonesia) bahwa kompetisi harus tetap jalan. LSI, Divisi Utama, dan semuanya, harus tetap berjalan,” imbuhnya.

PSSI Surati Menpora, Minta Pembekuan Dicabut

JAKARTA, Cutejapanese.org – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengirim surat permohonan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk mencabut SK pembekuan terhadap mereka.

Surat tersebut bernomor 549/UDN/380/IV-2015, ditandatangani Plt. Sekjen PSSI, Azwan Karim, tertanggal 28 April 2015, dan diunggah pula di situs resmi PSSI hari ini, Rabu (29/4).

Berikut ini isi lengkap surat tersebut:

Kepada
Yth. Bapak Imam Nahrawi
Menteri Pemuda dan Olahraga RI

Salam olahraga,

Merujuk kepada surat Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 01307 Tahun 2015,
tertanggal 17 April 2015, berupa pengenaan sanksi administratif berupa kegiatan
keolahragaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak diakui, maka dengan ini kami mewakili Komite Eksekutif PSSI masa bakti 2O15-2019 secara resmi meminta agar Bapak Menteri mencabut surat tersebut.

Perlu kami sampaikan, bahwa Ketua Umum PSSI yang sekarang berada di Bahrain dalam rangka menghadiri 26th AFC Congress, mendapat teguran keras dari induk olahragasepakbola Asia dan Dunia (AFC dan FIFA)tentang hal tersebut di atas.

Intinya, FIFA bersama AFC akan melakukan tindakan kepada sepakbola Indonesia yang berdampak langsung terhadap semua event sepakbola internasional yang akan/segera dan sedang berlangsung sesuai dengan Statuta FIFA art.14 par.3

‘A suspended member shall lose its membership rights. Other members may not
entertain sporting contact with a suspended Mmember. The Disciplinary Committee
may impose further sanctions.’

Hal ini akan berdampak langsung terhadap keikutsertaan tim sepakbola lndonesia di SEA Games 2015, AFC Cup, AFF Women Championship 2015, AFC U14 Girls’ Regional Championship 2015, kualifikasi Piala Asia dan Dunia 2015/16, tuan rumah AFF U16 dan U19/2015 serta kegiatan pelatihan-pelatihan internasional.

Selaku anak bangsa kami yakin dan percaya Bapak Menteri dapat berlaku adil dan
terhormat dengan menarik surat tersebut demi nama baik Bangsa lndonesia. Sekian dan terima kasih.

Meski PSSI Sudah Didukung FIFA dan AFC, Kemenpora Takkan Cabut SK Pembekuan

JAKARTA, Cutejapanese.org – Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak punya rencana mencabut Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI, walaupun pengurus baru organisasi itu sudah mendapat pengakuan dari FIFA dan AFC.

PSSI sudah dibekukan oleh Menpora Imam Nahrawi berdasarkan SK tanggal 17 April 2015. Segala aktivitas mereka juga dinyatakan tidak diakui oleh negara.

Yang tetap mengakui PSSI tetaplah FIFA dan AFC. Di situs resmi kedua badan sepakbola internasional itu La Nyalla Mattalitti sudah tercantum sebagai presiden asosiasi (PSSI).

Soal pengakuan FIFA dan AFC ini mendapatkan tanggapan dari Kemenpora. Komentar itu diucapkan oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S Dewa Broto.

“Soal pengakuan AFC dan FIFA, itu merupakan hak PSSI untuk melakukan lobi pendekatan ke AFC dan FIFA. Sama seperti saat menggugat ke PTUN, itu merupakan hak mereka,” kata Gatot saat ditemui di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

“Kami juga akan menjelaskan ke AFC dan FIFA. Jadi, tak lantas setelah mendapatkan pengakuan lalu SK pembekuan terus dicabut. Rencananya akan berangkat pekan ini tapi karena mendapatkan informasi Blatter sedang ke luar negeri sehingga belum bisa ditemui.

“Mengenai pembekuan ini kami sudah mendapatkan dukungan penuh dari negara dalam arti pemerintah eksekutif, kepolisian, dan TNI,” imbuhnya.

Ada yang menarik dari pencantuman pengurus PSSI di situs resmi AFC dan FIFA. Di AFC, masih tercantum Alfred Riedl sebagai pelatih tim nasional. Sedangkan di FIFA, Joko Driyono masih ditulis sebagai sekjen — saat ini Azwan Karim bertindak sebagai Plt Sekjen PSSI.

Robben Kembali Cidera

MUNICH, Cutejapanese.org – Bayern Munich akhirnya mendapatkan kepastian soal kondisi terbaru salah satu pemain andalannya Arjen Robben. Winger asal Belanda itu dipastikan tak bisa merumput lagi di sisa musim ini karena cedera di betis kirinya.

Robben sejatinya baru pulih dari cedera otot perut yang menjerat sejak 22 Maret lalu. Dia menjalani comeback saat membela Bayern menghadapi Borussia Dortmund di laga semifinal DFB-Pokal di Allianz Arena, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB.

Di laga tersebut, Robben masuk pada menit ke-68 menggantikan Thiago Alcantara. Namun baru 16 menit di atas lapangan, pemain 31 tahun itu harus ditarik ke luar lapangan. Belakangan diketahui betisnya bermasalah.

Setelah melakukan pemeriksaan, Bayern memastikan Robben mengalami robek pada otot betis kirinya. Selanjutnya eks pemain Chelsea dan Real Madrid itu tak bisa lagi bermain di sisa musim ini.

“Arjen Robben mengalami luka robek di otot betis kirinya pada Selasa malam di laga semifinal DFB-Pokal melawan Dortmund. Musim ini pun berakhir lebih cepat untuk pemain asal Belanda tersebut, yang baru saja merayakan comeback saat melawan BVB usai cedera robek otot perut,” demikian pernyataan resmi Bayern.

Selain Robben, Bayern juga mengungkapkan kondisi teranyar Robert Lewandowski yang turut mengalami cedera di laga dinihari tadi. Lewandowski, sempat mengalami gegar otak, dinyatakan mengalami retak tulang pada hidung dan rahang atasnya. Belum dipastikan berapa lama penyerang internasional Polandia itu bakal absen.

Sementara Thiago Alcantara yang juga sempat mengalami gangguan dinyatakan tak mengalami cedera serius, melainkan hanya memar ringan. Dengan situasi ini, Bayern pun tak bisa menurunkan skuat terbaik untuk menghadapi Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions pada 6 Mei mendatang.

Team Talk Klopp yang Bangkitkan Dortmund

MUNICH, Cutejapanese.org – Keberhasilan Borussia Dortmund menyingkirkan Bayern Munich jadi sebuah kisah heroik. Merasa timnya tampil buruk di babak I, Juergen Klopp mengajak anak asuhnya bangkit dan memberikan perlawanan sengit.

Dortmund sukses menyingkirkan Bayern di semifinal DFB-Pokal usai menang adu penalti di Allianz Arena, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB tadi. Die Borussen sempat tertinggal satu gol lebih dahulu di babak pertama, sebelum menyamakannya di babak kedua dan sukses menahan tuan rumah hingga babak tos-tosan.

Bayern langsung menekan sejak awal pertandingan dan secara keseluruhan tampil dominan. Mereka memegang penguasaan bola 65% berbanding 35%. Die Roten juga melepaskan hingga 19 tembakan dengan enam tepat sasaran dan dua membentur tiang. Sedang Dortmund punya 10 upaya di mana empat mengarah ke gawang.

Klopp mengakui timnya tampil buruk sepanjang babak pertama. Sebagai perbandingan, Bayern sudah melepaskan delapan tembakan dengan dua mengarah ke gawang, satu membentur tiang, dan satu gol di 45 menit pertama. Sementara Dortmund di periode yang sama cuma punya tiga percobaan dan tak satupun tepat sasaran.

Tak mau timnya menyerah tanpa perlawanan, Klopp menuntut anak asuhnya bangkit di sisa waktu. Meski tetap tak mampu menandingi dominasi Bayern, namun mereka mampu melepaskan tujuh tembakan di mana empat di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah satu gol penyama di babak kedua.

Dortmund bahkan mampu mempertahankan skor saat harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-108 di babak tambahan. Hingga kemudian memenangi adu penalti, setelah seluruh pemain Bayern gagal dalam eksekusinya.

Menariknya, dua penendang Bayern terlepeset saat menendang sementara satu lainnya membentur mistar. Klopp pun tak menampik jika ada unsur keberuntungan dalam kelolosan timnya.
“Saya berkata pada anak-anak di jeda babak pertama bahwa tak masalah bagi kami kalah di Munich, tapi hanya jika kami takluk setelah memberikan perlawanan. Di babak pertama, saya tidak melihat hasrat bahwa kami benar-benar ingin mencapai final di Berlin,” kata Klopp di situs resmi klub.

“Kami sebelumnya tidak bermain cukup baik dan skornya juga masih cuma 0-1. Mungkin di babak kedua para pemain Bayern juga merasa pertandingannya sudah usai dan aman. Seolah-olah kami tidak terlalu berbahaya.”

“Tapi sepakbola bisa seperti itu. Saya tidak tahu kenapa mereka semua terpeleset saat menendang penalti. Itu memang sudah ditakdirkan terjadi hari ini. Dan benar-benar sangat bagus kami telah mencapai final,” demikian pelatih yang akan meninggalkan Dortmund di akhir musim tersebut.

PSSI Dibekukan, Menpora Minta Kapolri Tak Beri Izin ISL

Cutejapanese.org – Pihak Kepolisian Republik Indonesia kembali mendapat surat dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI untuk tidak memberi izin keramaian apabila kompetisi ISL kembali digulirkan oleh PSSI/PT Liga Indonesia.

Surat bernomor 01386/Menpora/IV/2015 tertanggal 20 April 2015 itu ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), ditandatangani oleh Menpora Imam Nahrawi, dengan tembusan antara lain kepada Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sekretaris Kabinet, Ketua Umum KONI dan KOI.

Surat tersebut mengingatkan polisi tentang dua hal, terkait pembekuan PSSI oleh negara pada 17 April lalu.

“Seluruh kegiatan PSSI tidak diakui pemerintah, sehingga setiap keputusan dan/atau tindakan yang dihasilkan oleh PSSI termasuk hasil keputusan Kongres Biasa dan Kongres Luar Biasa tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, tidak sah dan batal demi hukum bagi organisasi, pemerintah di tingkat pusat dan daerah maupun pihak-pihak lain yg terkait.

“Kedua, meminta kepada seluruh jajaran pemerintah di tingkat pusat dan daerah, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, tidak dapat lagi memberikan pelayanan dan fasilitas kepada pengurus PSSI dan seluruh kegiatan keolahragaannya sampai dengan terpilih kepengurusan PSSI yang kompeten sesuai dengan mekanisme organisasi dan statuta FIFA.

“Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai implikasi hukum atas pengenaan sanksi administratif terhadap PSSI, mohon kiranya Saudara untuk tidak memberikan izin keramaian pada penyelenggaraan kompetisi ISL 2015, kepada PSSI dan/atau PT Liga Indonesia yang penyelenggaraannya akan dilanjutkan pada tanggal 25 April 2015.”

Menpora sebelumnya juga pernah mengirimi Kapolri surat supaya tidak memberi izin keramaian untuk pertandingan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya, yang dinyatakan tidak lolos verifikasi oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Namun kala itu kedua tim tetap bertanding, sementara polisi “hanya” berjaga-jaga di luar stadion untuk menjaga ketertiban.

MU bidik Lewandowski

Manajer Manchester United Louis van Gaal mulai membidik pemain buruannya untuk mewujudkan impian meraih gelar musim depan. Menurut laporan di Spanyol, seperti dikutip dari Daily Star, Selasa (21/4/2015), Setan Merah sudah mengajukan tawaran untuk membeli penyerang Bayern Muenchen Robert Lewandowski.

Dikatakan bahwa MU sudah melakukan kontak dengan raksasa Bundes liga tersebut guna membicarakan tentang kemungkinan transfer penyerang asal Polandia itu ke Old Trafford pada musim panas nanti. Akan tetapi, MU kemungkinan gagal mendapatkan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut karena agen Lewandowski mengatakan bahwa kliennya tak punya keinginan meninggalkan Allianz Arena saat ini.

Lewandowski pindah ke Bayern pada musim panas lalu dengan status bebas transfer dari Dortmund, setelah dia menolak perpanjangan kontrak. Dalam musim perdananya bersama The Bavarians, Lewandowski sudah mengoleksi 19 gol di semua kompetisi yang diikuti tim besutan Pep Guardiola itu.

Melihat produktivitasnya yang cukup tinggi, MU tertarik untuk menggaet pemain berusia 26 tahun tersebut. Bahkan, MU sebenarnya sudah mengincar pemain ini sejak dia masih berkostum Dortmund.

Memang, jika melihat komposisi barisan penyerangnya pada musim ini, Van Gaal tampaknya tak terlalu puas dengan kinerja Tim Besutannya tersebut. Sehingga manajer asal Belanda tersebut akan melakukan perombakan. Radamel Falcao yang dipinjam dari AS Monaco tampil sangat mengecewakan, sedangkan masa depan Robin van Persie tak menentu, apalagi belakngan ia lebih banyak dibangku cadangan bergelut dengan cedera.

MU sebenarnya masih memiliki seorang striker dari Meksiko, Javier Hernandez. Tetapi pada musim ini pemain tersebut “dipinjamkan” ke Real Madrid.

La Nyalla Terpilih Pimpin PSSI, AFC Bersuara

Cutejapanese.org – Presiden AFC, Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, mengucapkan selamat atas terpilihnya La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI periode 2015-2019.

Seperti diketahui, La Nyalla naik menggantikan Djohar Arifin dalam pemilihan di Kongres Luar Biasa, Sabtu (18/4/2015). Dia meraih 92 suara dan unggul jauh atas Syarif Bastaman.

“Terpilihnya Anda merupakan kesaksian dan amanah dari sepak bola Indonesia atas kemampuan Anda. Saya tak meragukan, Anda akan memberikan kontribusi berharga untuk perkembangan sepak bola di negara Anda,” bunyi surat AFC.
“Sebagai Presiden AFC dan perwakilan Anda di FIFA, saya pastikan Anda dapat dukungan penuh dari AFC untuk potensi dari permainan ini di Indonesia di mana sepak bola tak sekadar olahraga tapi juga gairah masyarakat,” lanjut surat tersebut.

Hasil KLB di Surabaya lalu masih mengundang tanda tanya hingga saat ini. Pasalnya, Menpora Imam Nahrawi telah menerbitkan surat pembekuan PSSI pada Jumat (17/4/2015). Dalam surat tersebut, Menpora juga menyatakan tidak mengakui hasil KLB PSSI.

Tanggapan Rahmad Darmawan perihal Rumor Pemutusan Kontrak Pemain Persija

JAKARTA, Cutejapanese.org – Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, meragukan rumor terkait pemutusan kontrak pemain. Bahkan menurutnya, manajemen Persija mengatakan siap melanjutkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Berdasarkan kabar yang beredar, manajemen Persija tengah bersiap untuk memutus sebagian besar kontrak para pemainnya. Pasalnya, klub yang dipimpin Ferry Paulus itu mengalami kesulitan finansial lantaran penundaan jadwal kompetisi.

Awalnya, Persija sudah menjalin kerja sama NetTV, Columbia, dan Corsa sebagai sponsor utama. Namun penundaan kompetisi dan kisruh sepak bola nasional yang kembali terjadi, dikabarkan memicu masalah baru dengan pihak sponsor.

“Saya kemarin (21/4/2015) ketemu Pak Ferry. Kami sama sekali tidak membicarakan soal itu (pemutusan kontrak pemain). Kami bicara perihal siap melanjutkan kompetisi,” ujar pelatih yang biasa disapa RD ini.
“Saya sudah dapat info itu, tapi tidak yakin karena komunikasi dengan Pak Ferry hingga kemarin tidak bicara soal itu,” lanjutnya.
Bantahan turut dilontarkan Presiden Ferry Paulus. “Enggak betul itu,” tegasnya melalui pesan singkat.

Bila menilik jadwal ISL sebelumnya, Persija bakal bertandang ke markas Persipura pada Sabtu (25/4/2015). Direncanakan, Persija bertolak dari ibu kota, Kamis (23/4/2015).

Robin Van Persie

Nama Lengkap : Robin van Persie
Tempat Lahir : Rotterdam, Belanda
Tanggal Lahir : 06 Agustus 1983
Kebangsaan : Belanda
Klub : Manchester United
Posisi : Striker
No Punggung : 20
Tinggi : 188 cm

Robin van Persie adalah pesepakbola yang bermain untuk klub Manchester United dan berposisi sebagai Striker. Sebelumnya berlabuh ke Old Trafford, van Persie sempat bermain di Feynoord dan Arsenal. Dia lahir di Rotterdam, Belanda dari sebuah keluarga seniman. Ayahnya seorang pemahat patung dan ibunya adalah seorang pelukis serta desainer perhiasan.

Diharapkan dapat meneruskan karir orang tuanya, van Persie lebih memilih untuk menekuni dunia sepak bola dari pada dunia seni seperti kedua orang tuanya. Di usia 5 tahun, van Persie bergabung dengan klub tempat lahir SBV Exelcior. Ia meninggalkan Exelcior pada usia 15 karena adanya konflik pelatih dengan ibunya.

Van Persie memilih bergabung dengan klub tempat lahir yang lebih besar, Feyenoord. Baru bergabung di usia 15, van Persie sudah ditarik ke tim utama di usia 17 karena adanya badai cedera yang menghantam tim utama. Di akhir musim 2001-2002 van Persie meraih penghargaan KNVB Best Young Talent dan juga menandatangani kontrak profesional 3.5 tahun pada musim berikutnya.

Ia sempat diasingkan untuk membela tim reserve karena bertengkar dengan pelatih Bert van Marwijk. Bert van Marwijk tidak senang dengan bahasa tubuhnya saat van Persie diganti di laga semifinal UEFA Super Cup 2002 melawan Real Madrid. Selama musim tersebut van Persie bermain dalam 28 laga dan mencetak 8 gol.

Di musim terakhirnya bersama Feyenoord, van Persie masih terus berkonflik dengan van Marwijk. Ini berujung pada gagalnya perjanjian kontrak baru van Persie. Di musim ini, 2003-2004, van Persie lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Tiga musim di Feyenoord, van Persie berhasil menyumbangkan gelar piala UEFA Cup.

Sempat mengalami kekurangan peminat karena sifat van Persie yang pemberontak, akhirnya ia dikontrak oleh Arsenal pada 17 Mei 2004 dengan harga 2,75 juta Pounsterling. Ia diproyeksikan sebagai pengganti jangkan panjang untuk Dennis Bergkamp yang mulai termakan usia. Arsene Wenger pun mengganti posisinya dari penyerang sayap menjadi penyerang tengah.

Tak kunjung mendapatkan gelar EPL bersama Arsenal, akhirnya ia memutuskan untuk menyebrang ke Manchester United. Bersama The Red Devil, akhirnya van Persie berhasil mewujudkan impiannya menggapai gelar EPL pertamanya sekaligus mengantarkan Manchester United meraih gelar EPL yang ke 20, dan menjadi top skor dengan 26 gol.