Arsip Kategori: Dunia

Cedera Bale Tidak Serius, Kok…

Gareth Bale mengalami cedera lagi saat Real Madrid ditahan Villarreal beberapa hari lalu. Sempat dikhawatirkan, cedera pemain Wales itu rupanya tidak serius.

Bale cuma bermain 45 menit saat Madrid ditahan Villarreal 2-2 di Estadio de La Ceramica, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB. Betisnya sakit di laga itu.

Pelatih Madrid, Santiago Solari, mengonfirmasi Bale tidak mengalami cedera serius. Solari pun berharap agar pemain andalannya itu bisa dimainkan lagi secepatnya.

“Pada prinsipnya itu hanya cedera ringan. Kami harap dia akan segera kembali [bermain[,” kata Solari dilansir Marca.

“Akan ada pemeriksaan lebih lanjut hari ini, dan kemudian kami akan memiliki lebih banyak informasi [soal cederanya]. Dia pemain yang sangat penting bagi kami,” sambungnya.

Sejak musim lalu, Bale cukup bermasalah dengan kebugarannya. Musim ini, ia sudah bermain sebanyak 22 kali di semua kompetisi, namun baru lima kali mampu tampil 90 menit. 10 gol dan 5 assist ia sumbang sejauh ini.

Jerman Lolos ke Fase berikutnya setelah melumat Polandia

Dalam pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2016, Jerman memetik kemenangan telak atas Polandia dengan skor 3-1 di Commerzbank Arena. Kemenangan ini membuat Jerman mengaambil alih puncak klasemen dari rivalnya. Dalam pertandingan ini, Jerman mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 70 persen dari Polandia

Jerman melepaskan 21 tembakan dengan 13 mengarah ke gawang. Sedangkan Polandia mempunyai 12 tendangan di mana 11 di antaranya tepat sasaran. Pada menit ke-7, Jerman mulai mengancam melalui Tendangan Karim Bellarabi. Tendangan itu sempat membentur Lukas Szukala dan berubah arah. Bola tersebut masih melebar tipis dari gawang Fabianski.

Lima menit kemudian, Jerman memetik keunggulan melalui skema serangan yang sangat apik di sisi kiri melalui Jonas Hector menusuk dan melakukan umpan satu dua dengan Bellarabi, sebelum kemudian menyodorkan umpan ke Thomas Mueller di depan gawang. Dengan satu sentuhan ringan, Thomas Mueller yang berdiri bebas menceploskan bola ke dalam gawang.

Polandia coba membalas menekan pada menit ke-18. Arkadiusz Milik mengoper ke Kamil Grosicki di depan kotak penalti. Grosicki mengarahkan tendangan, tetapi tendangan itu masih mampu dibaca dengan baik oleh Neuer.

Semenit kemudian, Jerman malah menambah keunggulannya. Gol ini tercipta berawal dari menerima umpan Hector sedikit di depan kotak penalti, Mario Goetze melepaskan tendangan mendatar ke pojok kiri bawah. Bola tidak mampu dijangkau oleh Lukasz Fabianski.

Pada menit ke-36, Polandia memperkecil kertinggalan. Gol ini berawal dari Milik mendapatkan bola di tengah dan mengopernya ke sisi kiri dimana Grosicki berlari. Umpan itu diarahkan ke Grosicki. Kemudian melepaskan umpan silang di tepi kotak penaty. Umpan silang itu disambut oleh Lewandoski dan berhasil menaklukkan Nuer.

Jelang babak pertama berakhir, Polandia nyaris menyamakan kedudukan. Tendangan Lewandowski dari dalam kotak penalti dengan gemilang ditepis Neuer.

Pada menit ke-58, Jerman hampir menambah keunggulan. Guendogan mengirimkan umpan ke Goetze, yang langsung disambut dengan tendangan terukur. Tetaapi bola dimentahkan tiang gawang

Dua menit berselang, giliran Polandia yang mengancam lewat tendangan jarak jauh Krzysztof Maczynski. Neuer menepis dan bola pantulan membentur tubuh Grosicki di depan gawang. Wasit pun meniup peluit bahwa ia masuk perangkap offside untuk Grosicki.

Pada menit ke-71, tendangan Mesut Oezil dihalau oleh Fabianski. Kemudian dari sepak pojok, giliran Mats Hummels mendapatkan peluang. Tetapi bola hasil sundulannya masih mampu diantisipasi oleh kiper.

Jerman menjauh di menit ke-82. Gol ini berawal dari Goetze menusuk di sisi kiri, lalu bergerak memotong ke tengah. Dia lantas mengoper ke Mueller di depan kotak penalti.

Mueller kemudian melepaskan sepakan mendatar yang berbelok arah setelah membentur bek. Fabianski yang sudah terlanjur bergerak cuma bisa menghalau dengan kaki. Tapi Goetze dengan sigap mencocor bola tersebut dan mengarahkannya ke dalam gawang.

Tak ada lagi gol hingga laga usai.

Susunan pemain:

Jerman:
Neuer; Can, Boateng, Hummels, Hector; Schweinsteiger, Kroos; Muller, Ozil, Bellarabi (Guendogan 52′); Goetze (Podolski 90′).

Polandia:
Fabianski; Piszczek (Olkowski 43′), Glik, Szukala, Rybus; Maczynski (Blaszczykowski 62′), Jodlowiec, Krychowiak, Grosicki (Peszko 83′); Lewandowski, Milik.

Skotlandia tidak takut sama Lewandoski

Penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski menjadi momok yang menakutkan buat pertahanan tim lawan dalam kurun waktu empat pertandingan terakhir tim yang dibelanya tersebut. Penyerang asal Polandia itu mencetak 12 gol, termasuk rekor lima gol dalam tempo sepuluh menit.

Kini di jeda internasional, Robert Lewandowski membela timnas Polandia untuk menghadapi Skotlandia dalam ajang Kualifikasi Piala Eropa 2016. Polandia yang saat ini berada di peringkat kedua kualifikasi Grup D bisa mengamankan tiket putaran final Piala Eropa jika mampu mengalahkan Skotlandia pada Kamis (8/10) waktu setempat.

Di sisi lain, Skotlandia yang tak pernah lagi merasakan putaran final Piala Eropa sejak 1998 silam akan tereliminasi lagi jika kalah dari Polandia tengah pekan ini. Hal itu terjadi jika dalam pertandingan lain Republik Irlandia berhasil mengalahkan tim tamu, Jerman tengah pekan ini dan tak mampu mengalahkan Polandia di akhir pekan.

Asisten Manajer Skotlandia Mark McGhee mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan perlakuan khusus untuk menjaga Lewandowski dalam pertandingan yang akan berlangsung di Hampden nanti.

Berdasarkan informasi dari Situs Resmi FIFA, Mcghee mengatakan bahwa Kami akan berkompetisi dengan mereka di setiap lini. Lewandowski adalah orang yang mereka harapkan dapat memberi banyak gol bagi mereka. Tetapi kami memiliki para pemain yang tampil baik, pemain yang juga mencetak gol di setiap pekan.”

McGhee menyoroti fakta bahwa para penyerang timnas Skotlandia saat ini yakni Leigh Griffiths, Steven Fletcher, Chris Martin, hingga Jordan Rhodes telah mencetak gol untuk klub masing-masing di pekan terakhir sebelum jeda internasional.

Mcghee mengatakan bahwa itu membuat semangat karena kami tahu mereka akan datang dengan penuh kepercayaan diri.

Di sisi lain Lewandowski mengatakan bahwa ia takut para pemain Skotlandia akan bermain lebih agresif, terutama untuk mencegahnya mencetak gol. Namun ia pun hendak memberi hasil maksimal bagi negaranya. Pada pertandingan paruh pertama di Warsawa, Polandia dan Skotlandia imbang 2-2.

Lewandoski mengatakan bahwa Kami harus memberi yang terbaik yang kabi bisa. Kami tidak boleh takut kepada mereka. Memang kami bermain tandang, tetapi penting bagi kami agar tetap memegang bola dan memenangkan penguasaan.

Sejauh ini Lewandowski telah mencetak 29 gol dari 70 pertandingan untuk negaranya. Ia pun tentu berharap menambah pundi-pundi gol dan membawa timnasnya lolos ke Perancis. Kami tahu Hampden akan menjadi tempat yang sulit

Cedera Wellbeck membuat Hudgson pusing

Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson mengatakan bahwa cedera yang berkepanjangan Danny Welbeck menggangu pikirannya. Ia bahkan menyatakan bahwa penyerang Arsenal tersebut bisa saja tidak bermain pada turnamen Piala Eropa 2016 tahun depan.

Hudgson mengatakan bahwa Welbeck menderita cedera lutut dan belum bermain sejak Mei lalu. Kondisinya sempat menjadi lebih parah sehingga ia harus menjalani operasi dan absen dalam jangka waktu lebih lama lagi. Kondisi Welbeck ini mengganggu saya. Ia sudah absen bermain sejak Maret lalu dan sekarang saya mendengar bahwa ia akan absen lagi enam bulan. Saya hanya berharap Danny pulih lebih cepat dan bermain baik.

Roy Hodgson menegaskan bahwa situasi seperti Welbeck ini membuatnya harus terus menyiapkan cadangan pemain. Ia juga berpendapat bahwa secara ideal ia harus memiliki 30 pemain dengan level yang sama untuk memiliki rasa aman memilih Team yang berisikan 23 orang. Jika kemudian ada dua atau tiga pemain yang berposisi sama mengalami cedera, maka itu adalah kesialan. Tapi kami tidak mebutuhkan lebih dari 30 orang.

Meski memiliki khawatiran tentang Welbeck, Hodgson sendiri sukses membawa Inggris menjadi tim pertama yang lolos ke babak putaran final lewat jalur kualifikasi. Hal ini dicapai setelah Inggris mengalahkan San Marino 6-0 pada lanjutan Grup E di Stadion Olimpico Serravalle, Sabtu (5/9). Kemenangan itu juga membuat Inggris masih sempurna di Grup E dengan selalu meraih kemenangan dari 7 pertandingan.

Inggris selanjutnya akan menjamu Swiss di Stadion Wembley, Selasa (8/9), untuk memastikan posisi juara Grup E. Pelatih Roy Hudgson harus cepat-cepat mencari pengganti Danny Wellbeck. Jika tidak diganti, dan pas mau putaran Final ada yang cedera lagi selain Wellbeck akan memperparah keadaan.

Roy Hudgson mempunyai Theo Walcoot, Struuridge, Sterling. Itulah saya harus cepat-cepat mengambil sebuah keputusan yang berguna bagi Three Lions, Inggris. Hudgson mempunyai tekad yang kuat untuk membawa Inggris merebut Gelar Piala Eropa 2016.

Apakah Hudgson berani merotasi pemain depan ini ? Apakah Hudgson akan membiarkan dia pulih dulu baru dimainkan. Kita akan saksikan di asksocce.com. Kami akan terus update perkembangan ke depan.

Turki membantai Belanda 3-0 tanpa balas di Piala Eropa 2016

Konya-cutejapanese.com, Team Oranye Belanda kembali menelan kekalahan di lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016. Belanda harus takluk 0-3 dari Turki. Posisi Belanda kian terjepit karena kekalahaan ini.

Dalam pertandingan di Torku Arena, Konya, Turki, Minggu (6/9/2015) malam WIB, Belanda yang baru saja menelan kekalahan dari Islandia tampil dominan dengan penguasaan bola sebesar 62%. Belanda juga lebih agresif dengan catatan 12 kali upaya mencetak gol dengan empat di antaranya berstatus on target.

Pertandingan baru berjalan delapan menit, Turki sudah unggul. Gol ini berawal dari umpan terobosan Arda Turan, Oguzan Ozyakup kemudian menyelesaikan dengan tendangan kaki kanan ke arah tiang jauh yang tidak bisa dijangkau oleh Jasper Cillessen.

Tertinggal satu gol, Belanda mulai menaikkan tempo serangan. Kerja sama satu-dua Robin van Persie dengan Luciano Narsingh di menit ke-14 nyaris berbuah gol. Namun tendangan Narsingh masih bisa dihalau Volkan Babacan dengan kakinya.

Upaya Belanda lewat Wesley Sneijder sembilan menit kemudian juga belum membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke pelukan Babacan. Asyik menyerang, Belanda justru kebobolan. Turki mencetak gol keduanya lewat kaki Turan di menit ke-26. Turan yang memanfaatkan kesalahan Daley Blind dalam mengontrol bola kemudian melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti.

Dia kemudian melepaskan tembakan ke arah tiang dekat dan Cillessen gagal menghentikan bola. Peluang bagus didapat Turki di menit ke-36. Tetapi tendangan Burak Yilmaz masih bisa digagalkan oleh Cillessen. Skor 2-0 untuk keunggulan Turki bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Belanda yang tertinggal mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Pada menit ke-50, peluang bagus didapat Belanda. Tetapi tendangan Wijnaldum yang berdiri bebas usai menerima bola dari Memphis masih melebar dari gawang

Enam menit berselang, giliran Memphis Dephay yang mengancam gawang Turki. Dari sisi kiri, Memphis kemudian melakukan pergerakan yang diakhiri dengan tembakan ke arah gawang. Upaya Memphis ini memaksa Babacan melakukan penyelamatan.

Lima menit jelang pertandingan mau selesai, Turki memperbesar keunggulannya. Gol ini berawal dari Menerima umpan dari Caner Erkin, YIlmaz yang berada di dalam kotak penalti kemudian membalikkan badan untuk kemudian melepaskan tembakan.

Pada masa injury time, Belanda masih berupaya untuk mencetak gol. Belanda kembali mendapat peluang lewat Van Persie. Tetapi tendangannya masih melambung tipis di atas mistar gawang. Hingga pertandingan usai, skor 3-0 untuk keunggulan Turki tetap bertahan.

Susunan Pemain

Turki:
Babacan; Ozbayrakli, Erkin, Aziz, Balta; Inan, Calhanoglu (Topal 65′), Ozyakup (Sahan 83′); Turan (Volkan Sen 57′), Tufan, Yilmaz

Belanda:
Cillessen; van der Wiel, de Vrij (Wijnaldum 46′), Bruma, Riedewald; Blind (De Jong 74′), Klaassen, Sneijder; Narsingh (Promes 69′), Memphis, van Persie

Strategy Baru Conte mempersatukan Pirlo dengan Verrati

Pelatih tim nasional Italia dan Mantan Ex Pelatih Juventus, Antonio Conte sedang mencoba beberapa taktik baru agar Marco Veratti dan Andrea Pirlo bisa bermain bersama di lini tengah. Verratti dan Pirlo memang terkadang menempati posisi yang sama yaitu gelandang menggantung di depan lini bertahan. Karena itulah Verratti terkadang tidak mendapatkan tempat di timnas Italia jika Pirlo sedang bermain baik.

Pirlo sendiri telah menempati posisi tersebut sejak pertengahan pada tahun 2000 dan membantu Italia merebut Piala Dunia 2006 serta membawa Azzurri ke final Piala Eropa 2012. Dalam sesi jumpa wartawan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Eropa melawan Malta, Antonio Conte mengungkapkan bahwa timnas Italia lebih memfokuskan soal taktik dalam tiga hari terakhir.

Antonio Conte mengatakan bahwa Kami mencoba beberapa variasi sehingga saya akan memiliki beberapa alternatif yang akan diputuskan esok hari. Saya harus mengambil satu keputusan terkait lini belakang, satu tentang lini tengah, dan satu di lini depan.

Conte juga menegaskan bahwa ia akan selalu membuka pintu timnas bagi Pirlo, meski mantan pemain kuncinya semasa melatih Juventus tersebut telah berusia 36 tahun. Selama Pirlo masih memiliki antusiasme dan keinginan bermain untuk Nazionale, untuk bekerja keras dan memberikan contoh bagi yang lain, ia akan selalu kami sambut.

Mengenai posisi Pirlo dan Verratti, Conte berujar bahwa ia memiliki ide untuk mengubah peran Verratti yaitu agar tidak berbenturan dengan Pirlo, meski tidak menjanjikan keduanya bisa bermain bersama.

Conte mengatakan bahwa Saya kira posisi asli Verratti adalah di tengah lapangan. Ia memulai kariernya sebagai gelandang serang, sekarang bermain sebagai gelandang yang menggantung, namun bagi saya posisi terbaiknya adalah di antara kedua posisi tersebut. Dia akan menjadi pemain gantung di belakang striker.

Conte menegaskan bahwa dia meramu Formasi terbaik untuk Italia agar bisa menjuarai Euro 2016. Dia akan mencoba menduetkan antara Andrea Pirlo dengan Verrati. Kedua pemain ini akan berkolaraborasi di Lapangan tenga supaya Lini Tengah Italia tangguh dalam penyerangan maupun bertahan.

Sergio Ramos berpendapat Pique layak untuk dicemooh oleh Suporter

Jakarta, cutejapanese.com, Hanya kurang dari 24 jam, Bek asal Real Madrid, Sergio Ramos berubah pikiran dari membela Gerard Pique ke menyerang bek Barcelona tersebut. Sergio Ramos menganggap Geraard Pique mendapat cemoohan suporter karena kesalahannya sendiri.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Macedonia di Skopje, Senin (7/9), Sergio Ramos memberikan dukungannya terhadap Pique yang mendapatkan cemoohan dari suporter ketika memperkuat timnas Spanyol.

Pemain yang bermain untuk Real Madrid, Sergio Ramos mengatakan bahwa Cemoohan tidak akan membantu siapapun, atau tim di atas lapangan. Pique memberi segalanya di atas lapangan. Lebih cepat cemoohan ini berhenti, maka itu bagus untuk tim. Pique adalah faktor penting di Timnas Spanyol

Namun, setelah Spanyol meraih kemenangan tipis 1-0 atas Macedonia, Selasa (8/9), kapten Real Madrid itu justru menyerang Pique. Sergio Ramos menganggap Pique pantas mendapat cemoohan dari suporter karena tidak mampu menjaga sikap.

Berdasarkan informasi dari Marca, Sergio Ramos mengatakan bahwa Kita semua pernah membuat kesalahan, saya juga. Tergantung orangnya apakah mereka mau tanggung jawab jika melakukan kesalahan. Mengingat rivalitas antara Barcelona dengan Real Madrid, aksi Pique belakangan ini memang tidak membantunya. Rivalitas Barcelona dan Spanyol sangat tajam. Sehingga banyak terjadi pergesekan diantara mereka.

Pique dan suporter Madrid memang tidak memiliki hubungan yang harmonis, terutama setelah bek 29 tahun itu menyindir Los Blancos pada perayaan treble Barcelona akhir musim lalu. Ditanya mengenai sindiran Pique terhadap Madrid, Ramos mengatakan, Saya tidak akan menghakimi perbuatan orang lain. Tetapi, ketika saya menang, saya tidak pernah membicarakan tim lain. Itu yang harus dirubah oleh Pique.

Kenapa Ramos berubah pikiran soal Pique? Bukannya minggu kemaren, Pique dibela oleh Ramos. Ini cuplikan dukungan Ramos terhadap Pique. Sergio Ramos, yang merupakan kapten Real Madrid, menganggap Pique tidak pantas mendapat cemoohan dari suporter klub asal Spanyol manapun saat memperkuat timnas.

Jika Pique mau meminta maaf kepada suporter, itu lebih baik demi Timnas Spanyol. Dan semustinya Bek Real madrid tidak menambah keruwetan ini. Harusnya mentralkan situasi ini.

Gylfi Sigurdsson menjadi Pahlawan Islandia di Piala Eropa 2016

Pada Kualifikasi Group A Piala Eropa 2016, Tim Nasional Belanda menelan kekalahaan tipis atas Islandia. Saat melakukan pertandingan di PSV Stadium, Jumat (4/9/2015) dinihari WIB, Belanda mendapatkan kesempatan pertama pada menit ke-9. Arjen Robben yang melakukan percobaan, meski tendangannya sudah tepat sasaran tetapi belum berbuah gol.

Tujuh menit berselang giliran Wesley Sneijder yang melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. tendangan tepat sasaran tetapi juga belum membuahkan hasil. Robben melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti pada menit 18. Sialnya, belum juga membuahkan hasil. Tendangan pemain asal Bayern Munich itu tiga menit berselang juga sama. Robben lalu harus meninggalkan lapangan lebih awal karena mengalami cedera di menit 31.

Keasyikan menyerang, Belanda malah harus kehilangan satu orang pemain pada menit ke-33. Bruno Martins Indi diusir dari lapangan setelah memukul wajah Kolbeinn Sigthorsson. Sebelumnya, Sigthorsson melakukan pelanggaran pada Martins Indi.

Unggul dalam jumlah pemain, Islandia masih belum bisa keluar dari tekanan Belanda. Tim asuhan Danny Blind itu berhasil menambah dua tendangan tepat sasaran lagi yang dilakukan oleh Memphis Depay (37) dan juga Sneijder (43). Tidak ada gol tercipta pun di babak pertama, skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Belanda kecolongan. Pelanggaran Gregory Van Der Wiel pada Birkir Bjarnason pada menit 50 berbuah penalti untuk Islandia. Gylfi Sigurdsson berhasil menunaikan tugasnya dengan sempurna, untuk membawa Islandia unggul 1-0 atas Belanda.

Di sisa pertandingan, Belanda terus menekan untuk menyamakan kedudukan biarpun bermain 10 orang. Biarpun bermain 10 orang, Soccernet mencatat bahwa Belanda melakukan tujuh tendangan ke gawang tetapi empat diantaranya tepat sasaran. Sementara itu, Islandia mampu mencatatkan tiga tendangan ke gawang tambahan, dua di antaranya menemui sasaran.

Hingga pertandingan berakhir tidak ada gol tambahan, Belanda pun takluk 0-1 dari Islandia. Dengan tambahan tiga angka ini, Islandia kian kokoh di posisi pertama klasemen Grup A dengan raihan 18 poin. Sementara itu, Belanda menempati posisi tiga dengan koleksi 10 poin.

Di pertandingan terakhir, Belanda harus menang. Wajib Menang. Jika kalah atau seri, gugur di Kualifikasi Piala Eropa 2016.

Susunan Pemain:

Belanda:
Cillessen, Van Der Wiel, de Vrij, Indi, Blind, Klaassen, Wijnaldum (Promes 80), Sneijder, Huntelaar (Bruma 40), Robben (Narsingh 31)

Islandia:
Halldorsson, Halldorsson, Sigurdsson, Arnason, Skulason, Gudmundsson, Bjarnason, Gylfi, Gunnarsson (Skulason 86), Sigthorsson (Gudjohnsen 64), Bodvarsson

Jerman menaklukan Scotlandia dengan susah payah ( Sesi 02 )

Skor 1-1 itu hanya bertahan enam menit. Pada menit ke-34, Thomas Mueller kembali membawa Jerman unggul 2-1. Gol ini tercipta berawal dari tendangan Can yang dihalau kiper Skotlandia, David Marshall, Bola hasil rebound itu berada di atas kepala Mueler. Dengan sigap, Thomas Mueller melepaskan sundulan tepat di depan gawang. Sundulan Mueller sempat membentur tiang dan dihalau oleh Charlie Mulgrew, tetapi wasit menyatakan bahwa bola sudah melewati garis.

Pertandingan ini menjadi semakin menarik ketika James McArthur membuat tuan rumah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-43. Gol ini berawal dari sebuah tendangan sepak pojok, bola itu jatuh di kaki McArthur. Tanpa membuang kesempatan, McArthur langsung melepaskan tendangan first-time setengah voli yang membuat Neuer terkecoh.

Babak pertama pun berakhir dengan kedudukan 2-2. Pada awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Jerman kembali memimpin. Kali ini, melalui kerjasama antara Mueller dengan Ilkay Guendogan diakhiri dengan baik. Umpan tarik Thomas Mueller kepada Guendogan diselesaikan oleh gelandang Borussia Dortmund itu lewat tendangan mendatar. Dan kedudukan skor berubah lagi menjadi 3-2.

Biarpun Jerman mendominasi, Jerman kesulitan untuk menembus pertahanan Skotlandia. Joachim Loew pun merespons keadaan ini dengan memasukkan Andre Schuerrle untuk menggantikan Mario Goetze pada menit ke-86. Tetapi, Skotlandia tidak mau menyerah. Pada injury time babak kedua, mereka sempat mendapatkan septendakan pojok. Peluang tersebut pun dimanfaatkan mereka untuk menciptakan peluang, bahkan kiper David Marshall pun sampai maju untuk membantu. Namun, mereka gagal memanfaatkannya.

Tak lama setelahnya peluit panjang dibunyikan. Jerman menang 3-2.

Susunan Pemain

Skotlandia: Marshall, Hutton, Mulgrew, Martin, Hanley, McArthur, Morrison, Brown (Martin 80), Forrest (Ritchie 80), Maloney (Anya 60), Fletcher.

Jerman: Neuer, Hector, Hummels, Boateng, Can, Schweinsteiger, Kroos, Guendogan, Oezil (Kramer 90), Goetze (Schuerrle 86), Mueller.

Pada pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016 kali ini, yang menjadi Pahlawan Team Panser kali ini adalah Thomas Mueler. Dimana dia menyumbangkan dua gol dan satu assist. Dialah yang bisa membuka peluang untuk rekan-rekannya membobol gawang Scotlandia. Cutejapanese.org, kami menilai pemain Thomas Mueler mendapatkan nilai 9,5.

Pelatih Prancis membela Giroud yang tampil buruk

Bordeaux – cutejapanese.com — Penyerang asal Prancis yang bernaama Olivier Giroud mendapatkan cemoohan dari pendukung Perancis saat dia membela timnas dengan julukan Ayam Jantan itu pada pertandingan persahabatan melawan Serbia, Selasa (8/9) dini hari WIB.

Namun, bagi Pelatih Perancis Didier Deschamps mengatakan bahwa Giroud sedang tidak beruntung saja. Oleh karena itu, Deschamps mengatakan bahwa dirinya membela Giroud karena mengalami malam yang sulit di Bordeaux. Oliver Giroud sangat kecewa karena tidak berhasil mencetak gol

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Bordeaux-Atlantique itu Perancis menang 2-1 lewat dua gol yang dicetak oleh gelandang Blaise Matuidi. Matuidi sanngat bermain gemilang.

Dalam pertandingan ini, Giroud sendiri tercatat memiliki tiga peluang emas untuk mencetak gol. Namun, dia tidak bisa memaksimalkannya. Ketika Deschamps memutuskan menarik Giroud untuk diganti sama Karim Benzema pada menit ke-62, penyerang Arsenal, Oliver Giroud itu mendapat sahutan cemoohan dari pendukung Perancis.

Namun, bagaimanapun juga, Didier Deschamps mengatakan bahwa Dia (Giroud) membantu team di dalam pertandingan ini. Dia telah membuat Team menjadi lebih hidup di Lini tengah.

Berdasarkan informasi dari Fourfourtwo, mantan gelandang yang membawa Prancis meraih Juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Dider Deschamps mengatakan bahwa Dia hanya tidak beruntung saat mendapat sedikit kesempatan karena kiper mampu melakukan penyelamatan yang hebat

Deschamps menambahkan bahwa Satu peluang tidak tepat sasaran. Sebuah sundulan tipis dari tiang gawang. Jelas sekali jika dia lebih efisien dalam mencetak gol, skor akan lebih tinggi.

Deschamps mengatakan bahwa anak buahnya itu melakukan segala upayanya di lapangan. Giroud telah melakukan permainan yang sangat baik dan mampu terlibat juga dalam pertahanan. Namun, dia tidak beruntung malam hari ini karena dia tidak bisa mencetak gol

Deschamps mengatakan bahwa dia(Gagal mencetak) gol ini terjadi sewaktu-waktu. Jika bukan pada Olivier, mungkin pada Karim. Performa tim secara keseluruhan sendiri menunjukkan hal yang hebat.

Semua pemain saya bagus. Cuma Kiper musuh lebih bermain gemilang. Kita harus menghargai jerih payah Olver Giroud