Arsip Kategori: Indonesia

Ada yang Back to Back Juara, Ada juga Back to Back Degradasi

Gunawan Dwi Cahyo, Michael Orah, dan Anan Lestaluhu merupakan deretan nama yang berhasil back to back juara Liga 1. Namun, ternyata ada juga yang back to back degradasi.

Ada sekitar tujuh pemain mengalami hal tersebut. Setelah karier mereka terselamatkan untuk mengorbit di kasta elite musim ini, tapi akhirnya mereka kembali gagal untuk membawa timnya bertahan.

Dedi Gusmawan, Roni Rosadi, Dedi Hartono, Teja Paku Alam, dan Manda Cingi tak mampu menyelamatkan timnya, Semen Padang, bertahan di Liga 1 2020.

Musim sebelumnya saat masih berseragam Mitra Kukar, Dedi, Roni, dan Dedi Hartono pun terjerat degradasi. Sementara Teja dan Manda Cingi terdegradasi bersama Sriwijaya FC di Liga 1 2018.

Selain lima nama itu, masih ada Saepulloh Maulana dan Dicky Yusron. Keduanya bersama Badak Lampung yang terdegradsi ke Liga 2 2020.

Di musim lalu, Saepulloh berseragam Mitra Kukar yang juga turun kasta dan Dicky bersama Sriwijaya.

Kendati secara rekam jejak hal itu membuat citra mereka minor, tapi sebenarnya tak berbanding lurus dengan kemampuan individu yang buruk.

Teja bisa menjadi contoh. Meski tak mampu menyelamatkan Semen Padang, ia tercatat memimpin perolehan angka penyelamatan tertinggi.

Satu kisah sukses pun hadir di diri Riko Simanjuntak. Saat terdegradasi bersama Semen Padang di Liga 1 2017, Riko justru berperan besar dalam mengantarkan Persija juara Liga 1 2018.

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persib Vs Barito Putera, Persipura Vs Persebaya

Ada dua pertandingan pekan ke-28 Liga 1 yang dimainkan hari ini. Persib Bandung vs Barito Putera dan Persipura Jayapura vs Persebaya Surabaya sajiannya.

Persib vs Barito Putera berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (24/11/2019) sore pukul 15.30 WIB. Indosiar yang akan menyiarkan duel itu.

Persib mempunyai misi untuk menembus posisi lima besar di laga dengan Barito Putera. Kini, mereka ada di posisi ketujuh klasemen Liga 1 dengan koleksi 40 angka, berjarak dua angka dari PSM Makassar dan Arema FC yang ada di atasnya.

Dalam pertandingan lainnya, Persipura menjamu Persebaya. Duel Mutiara Hitam dengan Bajul Ijo itu berlangsung di Stadon Gelora Delta, Sidoarjo, pada pukul 18.30 WIB. Pertandingan ini juga disiarkan langsung oleh Indosiar.

Tim asuhan Jacksen F. Tiago tengah berupaya kembali ke jalur kemenangan. Mereka tiga laga tak pernah meraih poin penuh dengan koleksi dua kali tumbang dan sekali imbang.

Misi itu didukung fakta bahwa Persebaya sudah tak menang di laga tandang dalam 4 lawatan terakhir. Persebaya kalah dari Barito Putera, Persib dan Persela Lamongan. Hasil imbang didapat saat menyambangi markas Tira Persikabo.

Jadwal Liga 1, Minggu (24/11):

Persib Bandung vs Barito Putera — Stadion Si Jalak Harupat — Live Indosiar 15.30 WIB

Persipura Jayapura vs Persebaya Surabaya — Stadion Gelora Delta — Live Indosiar 18.30 WIB

8 Besar Liga 2 2019: Penalti Gagalkan Kemenangan Mitra Kukar atas Sriwijaya FC

Mitra Kukar sempat unggul pada babak pertama, namun akhirnya disamakan Sriwijaya 1-1 lewat tendangan penalti enam menit jelang bubar pertandingan dalam Grup A babak 8 Besar Liga 2 2019 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Rabu (13/11) sore.

Gol tim Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, dicetak oleh Firli Apriansyah pada menit ke-22, sedangkan gol Sriwijaya FC diciptakan Ambrizal menit ke-84 lewat titik penalti.

Sejak menit awal, Mitra Kukar yang wajib menang pada laga kali ini demi menjaga asa lolos ke empat besar tampil lebih menyerang dan menggebrak pertahanan Sriwijaya FC.

Belum semenit berjalan, terobosan Hendra Adi Bayauw ke Muhammad Rafly memiliki peluang, namun masih gagal mengelabui pemain belakang lawan, sehingga hilang kesempatan Mitra Kukar mencetak gol cepat.

Sriwijaya FC juga mendapat peluang di menit-menit awal melalui skema tendangan bebas yang dilakukan Zulkifli Syukur, namun masih dihalau pemain belakang lawan.

Bahkan, di 10 menit awal Sriwijaya FC yang disaksikan puluhan pendukungnya di stadion, sudah memperoleh dua tendangan penjuru, tapi belum ada yang dikonversikan menjadi gol.

Mitra Kukar akhirnya unggul usai golnya pada menit ke-22 melalui kaki Firli Apriansyah memanfaatkan kemelut di muka gawang Sriwijaya FC yang dikawal Galih Sudaryono.

Tertinggal, Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi memasukkan gelandang bertipikal menyerang Siswanto menggantikan Hendri Satriadi pada menit ke-32.

Namun, hingga sisa waktu babak pertama berakhir tak ada gol tambahan dan skor sementara tetap 1-0 untuk Mitra Kukar.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC yang tertinggal langsung menggebrak dan belum semenit berjalan sudah memiliki dua peluang melalui tendangan bebas dan tendangan penjuru.

Hingga satu jam pertandingan, tak ada gol tercipta dan Sriwijaya FC kembali melakukan rotasi yang kali ini memainkan Risky Dwi Ramadhana dengan menarik keluar Yohanis Nabar.

Sriwijaya FC yang terus menyerang memperoleh keuntungan setelah Siswanto dijatuhkan di kotak terlarang dan membuat wasit Parizon asal Sumatera Barat menunjuk titik putih.

Kapten tim Ambrizal yang dipercaya menjadi algojo sukses melakukan eksekusi usai tendangannya pada menit ke-84 memperdayai kiper Mitra Kukar Gerri Mandagi hingga mengubah skor menjadi 1-1.

Di sisa waktu pertandingan, Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC yang mengincar kemenangan untuk memastikan lolos empat besar terus menyerang.

Tapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor akhir tidak berubah, 1-1. Hasil ini membuat Sriwijaya mengumpulkan empat angka, sedangkan Mitra Kukar baru satu poin.

Daftar susunan pemain:
Mitra Kukar: Gerri Mandagi (kiper), Achmad Faris, Firli Apriansyah, Wiganda Pradika, Ahmad Bustomi (kapten), Andre Agustiar, Atep, Muhammad Bahtiar, Muhammad Rafly, Hendra Adi Bayauw, Rendy Siregar. Pelatih: Rafael Berges Marin

Sriwijaya FC: Galih Sudaryono (kiper), Ambrizal (kapten), Bobby Satria, Yericho Christiantoko, Zulkifli Syukur, Hafit Ibrahim, Hendri Satriadi, Nerius Alom, Ahmad Ihwan, Airlangga Sucipto, Yohanis Nabar. Pelatih: Kas Hartadi

Hadapi Bhayangkara FC, Semen Padang Tak Bisa Turunkan Kekuatan Penuh

Semen Padang FC tak bisa menurunkan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2019. Karl Max, Vanderlei Francisco, dan Vendri Mofu absen.

Semen Padang menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Liga 1 2019, Sabtu (2/11/2019) malam di Stadion PTIK Jakarta. Dua andalan Kabau Sirah, Karl Max dan Vanderlei tak bisa dimainkan, karena akumulasi kartu. Selain itu, Semen Padang FC juga sudah lebih dulu ditinggal Vendry Mofu, yang absen karena sakit.

Padahal, mereka sedang dalam upaya meninggalkan zona merah. Saat ini, Semen Padang mendiami peringkat paling buncit dengan 22 poin. “Ini memang berat, tapi kita datang kesini untuk membawa pulang poin,” kata Pelatih Kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menjelang laga.

“Kita akan kehilangan Karl Max dan Vanderlei karena akumulasi kartu. Tapi kita ada pemain lainnya untuk penggantinya. Kita tetap optimis mampu meraih kemenangan,” dia menambahkan.

“Motivasi pemain terus meningkat dalam latihan. Posisi kita dalam tekanan dan kita ingin bangkit. Intinya laga besok kita tidak boleh kalah lagi. Kami harus bisa memenangkan pertandingan,” dia menambahkan.

Mengenai kekuatan tuan rumah, Bhayangkara FC, Eduardo menyebutkan, sudah melihat pertandingan dari tim lawan dan sudah menyiapkan antisipasi untuk itu.

“Bhayangkara FC tim yang bagus, memiliki pemain yang berkualitas. Saya minta semua pemain bisa fokus dan waspada kepada semua pemain lawan untuk laga esok.” kata dia.

Hal senada juga disampaikan oleh kapten tim Semen Padang FC, Dedi Gusmawan. Dedi menyebutkan, meski ini laga berat, semua pemain sudah siap untuk merebut poin.

“Kami, semua pemain, datang ke sini untuk bisa meraih poin. Kita sudah siap untuk menghadapi laga esok,” kata dia.

Spasojevic Dua Gol, Bali United Vs Badak Lampung FC Selesai 3-0

Bali United berhasil mengalahkan Perseru Badak Lampung FC 3-0 pada pekan ke-24 Liga 1 2019. Ilija Spasojevic menjadi bintang kemenangan berkat dua golnya.

Berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/10/2019), Tuan rumah unggul cepat melalui gol dari Fadil Sausu di menit ke-10. Mereka menambah dua gol di babak kedua melalui brace dari Ilija Spasojevic.

Tambahan tiga membuat Bali United semakin kukuh di puncak klasemen. Mereka saat ini mengumpulkan 51 poin unggul 10 poin dari Madura United di urutan kedua.

Sementara Badak Lampung berada di peringkat ke-15 dengan 23 angka. Mereka hanya terpaut satu poin dari Semen Padang yang berada di zona degradasi. Jalannya Pertandingan

Bali United tampil menekan sejak menit awal laga. Peluang mereka miliki ketika mendapat tendangan bebas di tepi kotak penalti pada menit ke-10.

Fadil Sausu yang maju sebagai eksekutor melepas sepekan terukur ke tiang dekat. Laju bola tak mampu dijangkau oleh Daryono sehingga tuan rumah unggul 1-0.

Unggul cepat, membuat Serdadu Tridatu semakin nyaman menguasai bola. Mereka menebar ancaman di menit ke-25.

Menerima umpan panjang dari lini belakang, Ilija Spasojevic mampu menyundul bola di kotak penalti. Usahanya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh Daryono.

Di menit akhir babak pertama, Badak Lampang merespon untuk menyamakan kedudukan. Namun sepakan bebas Fernandinho masih bisa ditepis Wawan Hendrawan. Skor 1-0 untuk Bali United bertahan babak pertama usai.

Selepas jeda, Bali United berhasil menggandakan kedudukan pada menit ke-56. Spasojevic terbebas dari pengawalan pemain belakang Laskar Saburai usai melakukan kombinasi umpan pendek dengan Paulo Sergio. Ia lalu dengan tenang melepas tembakan mendatar yang mampu menaklukkan Daryono.

Situasi semakin sulit bagi Badak Lampung setelah Aulia Hidayat mendapatkan kartu kuning kedua. Ia diusir keluar lapangan di menit ke-60 usai melakukan pelanggaran kepada Fahmi Al Ayyubi.

Pada menit ke-61, pasukan Stefano Cuggura Teco semakin menjauh. Spasojevic kembali mencatatkan namanya di papak skor. Ia menggetarkan jala Daryono lewat sundulan memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan yang dilepaskan Dias Angga Putra.

Di sisa waktu yang ada tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-0 untuk Bali United bertahan hingga laga tuntas.

Susunan Pemain

Bali United:Wawan Hendrawan; Michael Yansen Orah, Leonard Tupamahu, Dias Angga Putra, Willian Silva Costa; Fadil Sausu, Paulo Sergio, Brwa Nouri; Ilija Spasojevic, Fahmi Al Ayyubi, Melvin Platje

Badak Lampung FC: Daryono; Kurniawan Karman, Zainal Haq, Reva Adi Utama, Bojan Malisic, Antony Paul Golec; Arthur Bonai, Akbar Tanjung, Suhandi, Aulia Hidayat; Fernando Jose

Persib Bandung Cari Cara Matikan Bruno Matos

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memberi perhatian khusus kepada gelandang Bhayangkara FC, Bruno Matos. Dia menyiapkan strategi khusus.

Persib melawat ke kandang The Guardian untuk melakoni pertandingan lanjutan Liga 1 2019. Laga akan digelar di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Menghadapi Bhayangkara, Persib waspada dengan penampilan yang ditunjukkan Bruno Matos. Khususnya saat menghadapi Tira-Persikabo, dua gol yang mengantarkan Bhayangkara meraih tiga poin berkat Matos.

“Dia bermain dengan sangat bagus dan mencetak dua gol. Secara individu, dia juga memiliki keahlian yang bagus. Itu juga yang menjadi kekuatannya,” kata Robert.

“Jadi bagus karena kami juga tahu soal bagaimana cara dia mencetak gol, kami paham apa yang diharapkan besok, dan kami bersiap untuk itu,” ujar dia. Sementara itu, kapten Persib Supardi Natsir berharap bisa mengulang kesuksesan seperti laga sebelumnya. Saat Persib menang lawan Bhayangkara 1-2 di Stadion PTIK pada 2018.

Sejauh ini, Bhayangkara unggul satu dari lima kemenangan atas Persib Bandung dari 12 laga. Sementara, Persib hanya tercatat empat kali menang.

“Kami punya pengalaman tapi itu sudah berlalu. Jadi hanya sebagai pengalaman bukan patokan. Sebab, setiap pertandingan beda tentunya, secara materi beda, pelatih beda,” kata Supardi.

“Aslinya kami tidak terlalu memikirkan tim mreka, tapi fokus pada bagaimana kami bermain. Saya yakin semua pemain bisa memberikan yang terbaik,” dia menegaskan.

Dijamu Bhayangkara FC, Persib Tak Naik Rantis

Bhayangkara FC menjamu Persib Bandung di lanjutan Liga 1 2019. Berlaga di Jakarta, Maung Bandung tak naik kendaraan taktis (rantis).

Di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019), Bhayangkara FC vs Persib digelar. Sebelum-sebelumnya, tim Kota Kembang selalu naik rantis saat bertandang ke Ibu Kota.

Rivalitas suporter Persib dengan suporter Perija Jakarta menjadi penyebabnya. Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Mengenai pengamanan Persib, asisten manajer Bhayangkara FC memberi penjelasan.

“Pengamanan tim tamu pakai bus polisi untuk penjemputannya. Kami tidak menggunakan rantis. Aman karena yang nonton suporter kita saja,” kata Asisten General Manager Bambang Suhendro di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

“Sementara untuk laga, kami menyiapkan 500 personel kepolisian dari Polres Jakarta Selatan dan 15 pengamanan dalam,” dia menambahkan.

Terkait penjualan tiket, panpel mencetak dua ribu tiket untuk para penonton.

“Semua yang nonton adalah orang dari Bhayangkara sendiri, kami hanya cetak 2 ribu tiket. Tapi (untuk keamanan) tetap (ada) cek body (untuk penonton) cuma tidak terlalu berlebihan lah,” katanya.

“Penonton juga tidak boleh pake atribut Viking kalaupun hadir, tapi sebaiknya tidak. Harusnya tidak boleh karena kesepakatan yang sudah kita kirimkan ke sana. Takutnya ada gesekan, karena Jakarta masih siaga 1 kan. Diizinkan bertanding di Jakarta dengan syarat Bobotoh Persib dilarang datang,” dia mengimbau.

Tiga Hari Libur, Persija Fokus Persiapan ke Semen Padang

Persija Jakarta kembali menggelar latihan untuk menghadapi laga lanjutan Liga 1 2019. Macan Kemayoran fokus ke persiapan menghadapi Semen Padang.

Persija mendapat jatah libur tiga hari sejak Jumat pekan lalu. Libur diberikan karena adanya penundaan jadwal.

Persija tercatat mengalami dua kali penundaan, pertama melawan Persela Lamongan yang seharusnya berlangsung 2 Oktober, kemudian menghadapi Borneo FC pada empat hari berikutnya. Laga ditunda karena situasi Jakarta yang belum aman sehingga kepolisian menolak memberikan izin keramaian.

Kini, Bambang Pamungkas dkk telah melakoni latihan kembali di Lapangan Sutasoma Halim Perdana Kusuma, Senin (7/10/2019). Seluruh pemain mengikuti program yang diberikan Edson Tavares.

“Alhamdulillah hari ini pemain semua ikut latihan penuh dan itu yang kami harapkan. Mudah-mudahan untuk selanjutnya mereka tetap ada dalam tim,” kata kata Asisten pelatih Persija, Sudirman, di Lapangan Sutasoma Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Senin (7/10/2019).

“Termasuk Ryuji Utomo yang kemarin memang ada sedikit mengeluh lagi, kemudian ada terapi lagi dengan dokter, dan tadi hari ini saya bilang, kalau ada rasa enggak nyaman sedikit langsung bilang ke tim pelatih. Tapi alhamdulillah dia latihan full tadi,” dia menjelaskan.

Adapun latihan hari ini, disebutkan Sudirman, untuk menghadapi Semen Padang pada 16 Oktober. Pertandingan dijadwalkan bergulir di Stadion Patriot, Bekasi.

“Memang penundaan ini bukan kemauan kami, tapi memang keadaan yang memaksa untuk ditunda. Positifnya dengan ditundanya kompetisi ini tentu sesuatu yang baik. Apalagi, kami baru ada pelatih baru, sehingga dengan waktu yang panjang ini, pelatih bisa lebih tahu individu-individu pemain dengan formasi yang dia inginkan,” ujar dia.

“Tetapi bukan berarti tak ada konsekuensinya juga. Tentu dengan ditundanya pertandingan ini di akhir pasti kami akan mendapatkan jadwal yang padat. Itulah yang kami hadapi dan harus bisa mengerti dengan situasi di kompetisi yang sekarang ini, karena mereka sudah tahu jadwal-jadwalnya. Dengan begitu, harapan saya pemain bisa satu visi dengan pelatih kami,” katanya.

Satgas Anti Mafia Bola Cek Laga Madura United Vs Persib

Kasatgas Anti Mafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo, memerintahkan anggotanya mengecek pertandingan Liga 1 2019 antara Madura United vs Persib Bandung. Ada apa?

Laga Madura United vs Persib digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019). Di laga itu, tuan rumah menang 2-1.

Laga itu rupanya diminta agar dicek oleh Satgas Anti Mafia Bola. Perintah itu diberikan langsung Brigjen Hendro Pandowo.

“Satgasgakkum (satuan tugas penegakan hukum) agar koordinasi dengan Kasatgaswil (kepala satuan tugas) Jawa Timur untuk cek dan asistensi tentang sejauh mana penyelidikan pertandingan antara Persib versus Madura United,” kata Hendro melalui pesan singkat pada Senin (7/10/2019).

Tidak dijelaskan mengapa Satgas Anti Mafia Bola menggelar pengecekan laga Madura United vs Persib. Namun, sebelumnya Satgas Anti Mafia Bola juga mengecek laga Persela Lamongan vs Arema FC yang digelar di Stadion Surajaya, 20 September 2019. DI laga itu, Persela menang 2-0 atas Singo Edan.

Madura United sebelumnya mengalahkan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2019. Sempat tertinggal terlebih dahulu, Laskar Sapeh Kerrab akhirnya unggul 2-1.

Persib mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-3. Pemain sayapnya, Febri Haryadi menembus pertahanan Madura United dan melepaskan tembakan yang mengarahkan bola masuk ke gawang.

Usai kebobolan, Laskar Sapeh Kerrab menyamakan kedudukan di menit ke-26. Madura mendapat tendangan bebas di sisi kanan yang dieksekusi oleh Syahrian Abimanyu.

Di menit ke-64, Madura United mendapat penalti. Ahmad Jufriyanto melanggar Diego Assis di kotak penalti, dan bisa dieksekusi dengan baik oleh Alberto Goncalves.

Tak Full Team Lawan Semen Padang, Badak Lampung FC Tenang

Perseru Badak Lampung FC kehilangan tiga pemain saat menjamu Semen Padang FC. Mereka tetap tenang menghadapi situasi itu.

Badak Lampung FC vs Semen Padang digelar, Sabtu (5/10/2019). Laga pekan ke-22 Liga 1 2019 itu akan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda Lampung.

Tiga pemain yang harus absen tersebut adalah gelandang Marcus Vinicius Vidal, penjaga gawang Yoewanto Setya Benny dan penyerang Johan Yoga Utama. Pelatih Kepala Badak Lampung FC, Milan Petrovic, mengakui ketiga pemainnya tak bisa tampil, karena dalam kondisi sakit, cedera dan akumulasi kartu.

“Akan ada tiga pemain yang tidak bermain. Ada yang sakit, cedera dan akumulasi kartu,” kata dia kepada wartawan, Jumat (4/10/2019) sore.

Bagi Petrovic, absennya tiga pemain tersebut tidak akan menjadi masalah serius, karena ada pengganti yang lebih sepadan.

“Ini pertandingan penting. Tidak akan jadi masalah, karena ada pengganti yang sepadan dengan ketiga pemain tersebut,” katanya.

Ia menyatakan, Badak Lampung akan bermain seperti biasa, seperti laga-laga kandang sebelumnya.

“Kami akan memaksimalkan menit-menit awal untuk mencetak gol dan meraih tiga poin. Kami mau tiga poin dan semua pemain bersemangat untuk itu, tanpa memikirkan kondisi Semen Padang,’ katanya lagi.