Arsip Kategori: Liga Indonesia

Kapten PSM Marah Persija Juara Liga 1 2018

Zulkifli Syukur, kapten PSM Makassar masih memendam kekecewaan timnya gagal juara Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak.

Tim Juku Eja menutup kompetisi dengan melumat PSMS Medan dengan skor 5-1, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (9/12/2018).

Sayang torehan positif itu tak mengerek posisi tim ke posisi puncak klasemen akhir.

Persija Jakarta yang menang 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, jadi kampiun. Mereka mengoleksi 62 poin akhir, sementara PSM tertinggal sebiji angka.

Zulkifli Syukur tanpa sungkan mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan.

“Trofi juara PSM ‘dicuri’ oleh oknum mafia yang tidak ingin melihat PSM juara,” tegas Zulkifli yang bersama Robert Aberts Rene pelatih PSM membawa Arema Indonesia juara Liga Super Indonesia 2009-2010 ini.

Mewakili pemain, Zulkifli meminta maaf karena gagal memenuhi harapan suporter PSM.

“Mari kita kembali bersatu dan berjuang bersama musim depan. Semoga PSM meraih juara,” ujar Zulkifli yang berposisi sebagai bek sayap kanan itu.

PSM sejatinya punya kans besar jadi jawara Liga 1 2018. Hanya raihan hasil imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Makassar serta skor imbang 0-0 kontra Bhayangkara FC di Jakarta, membuat keadaan berubah. Posisi puncak klasemen dikudeta Persija di dua laga terakhir kompetisi kasta elite.

Gagal Juara, PSM Rayakan Kemenangan dan Pesta Kembang Api di Makassar

PSM Makassar gagal menjadi juara Liga 1 2018. Dipaksa puas finis kedua, PSM tetap merayakan kemenangan di Stadion Andi Mattala Mattoanging Makassar.

Dari pantauan detik.com, perayaan kemenangan PSM ini digelar dengan pesta kembang api. Tak hanya itu, ribuan sopoter bahkan masuk ke dalam lapangan.

Suara nyanyian dan lagu PSM Makassar diputar dan dinyanyikan bersama. Meski kecewa, para supoter nampak antusiasi dan semangat setelah timnya mengasak PSM Medan dengan skor 5-1.

“Tidak apa-apaji, munkin belum rejeki. Tahun depan PSM akan juara,” kata seorang supoter, Ahmad, ditemui di Stadion Andi Matalatta, usai laga, Minggu (9/12/2018).

Meski gagal, PSM tetap menjadi kebangaan dan menjadi juara bagi masyatakay Sulsel terkhusus Makassar.

“Kita suda juara, tetap bangga atas pejuagan PSM Makassar selama kompetesi Liga 1,” paparnya.

PSM Makassar meraih kemenangan telak dengan skor 5-1 pada laga terakhir Liga 1 2018. Namun kemenangan besar itu tak cukup mengantar mereka ke tangga juara karena di tempat lain Persija Jakarta menang 2-1 atas Mitra Kukar.

Dengan hasil laga tersebut, Persija menjadi juara Liga 1 dengan nilai 62. Sementara PSM di urutan dua dengan selisih satu angka saja.

Manajer PSS Sleman: Seto Akan Dipertahankan Sebagai Pelatih

Manajemen PSS Sleman, Sismantoro, tak menggeser Seto Nurdiantoro dari kursi pelatih Super Elang Jawa di Liga 1 2019. Manajemen akan segera membicarakan perpanjangan kontrak Seto.

“Seto Nurdiyantoro memenuhi syarat, termasuk tim pelatih lainnya, sudah tidak ada masalah, bisa kita pertahankan. Nanti secepatnya kita sodori kontrak baru,” kata Sismantoro saat dihubungi detikSport, Rabu (5/12/2018).

Seto memang berdarah amat PSS. Dia bermain lima musim di klub tersebut dan menjadi pelatih sejak 2016.

Sismantoro menyebutkan kontrak pelatih dan para pemain bakal berakhir Desember ini. Selain mempertahankan Seto, manajemen juga akan menyodorkan kontrak baru kepada para pemain yang direkomendasikan dipertahankan. Sismantoro menyatakan sebanyak 60 persen skuat PSS musim ini layak dipertahankan untuk bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.

“Ada rekomendasi 60 persen pemain dipertahankan. Tapi nanti menunggu evaluasi bersama tim pelatih,” ujarnya.

Sismantoro menargetkan persiapan tim menatap Liga 1 sudah bisa dimulai awal Januari.

“Januari sudah mulai persiapan tim, tapi menunggu jadwal resmi karena tahun depan ada Pileg, Pilpres, jadi kita juga tunggu keputusan dari PSSI,” dia menegaskan.

Persebaya Pagari David Da Silva Topskorer Liga 1 2018

Striker Persebaya Surabaya, David Da Silva, menjadi topskorer Liga 1 2018, dengan mengoleksi 20 gol. Dia pun diminati banyak klub.

Persebaya langsung berancang-ancang menyusun skuat tim menuju musim 2019. David Da SIlva menjadi salah satu pemain yang dipertahankan.

“Kita tahu, David main bagus di musim ini, selain itu juga mengoleksi 20 gol dan menjadi top skor sementara,” kata Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Rabu (5/12/2018).

“Mulai dari kontrak baru untuk David sudah dibuatkan, bahkan tawaran baru sudah dibuatkan oleh manajemen Persebaya, tinggal David untuk mempelajarinya,” Candra menambahkan.

Menurut Candra, gerak cepat itu untuk mengamankan David Da Silva sebelum ditaksir tim lain. Persebaya dikabarkan meningkatkan nilai kontrak David Da Silva.

“Hanya saja hingga saat ini penawaran yang diberikan itu, belum dikembalikan oleh David,” ujar Candra.

“Pastinya kami akan sodorkan dulu kontrak baru kepada pemain yang dapat banyak incaran dari klub lain,” kata Candra.

Bertandang ke Markas Persela, Arema FC Tak Bisa Turunkan Skuat Penuh

Arema FC Arema datang ke Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018 dengan kondisi pincang. Mereka tak bisa menurunkan sejumlah pemain.

Arema melawat ke markas Persela di Stadion Surajaya, Jumat (16/11). Kendati memiliki bekal positif di putaran pertama dengan menang 1-0 atas Persela, kali ini Arema pesimistis.

Dedik Setiawan dan Bagas Adi Nugroho tengah membela Timnas di Piala AFF 2018. Sunarto dan Rivaldi Bawuo tengah cedera, sedangkan Jayus Hariono terkena akumulasi kartu.

“Kami memiliki permasalahan mengenai pemain, dua pemain kami ikut Timnas, selain itu kami juga punya masalah pemain yang cedera dan juga punya masalah pemain yang terkena akumulasi kartu,” ujar Milan Petrovic, pelatih Arema FC, dalam konferensi pers, Kamis (15/11).

Meski datang dengan skuat terbatas, namun Arema tak akan menyerah sebelum laga bergulir. Mereka akan berusaha keras untuk membawa pulang poin dari Lamongan.

“Kami akan bermain cukup keras untuk dapat meraih satu poin. Kami akan bermain menyerang dan juga mewaspadai serangan balik Persela,” katanya.

Kesuksesan Arema FC menundukkan Persela pada putaran pertama lalu, diakui Petrovic menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhannya untuk mencapai target tersebut.

“Kami juga tahu Persela selalu menang di kandang, tapi kami akan tetap berusaha karena kami juga pernah menang di Kanjuruhan,” ujar dia.

Demi Gelar Juara, Persija Harus Kerja Lebih Keras Lagi

Persija Jakarta gagal menang dalam laga terakhirnya di Liga 1 2018. Imbasnya, Persija harus kerja lebih keras lagi agar menjadi juara di akhir musim.

Persija hanya mampu meraih satu poin saat menghadapi PS Tira di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (10/11/2018). Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Di laga selanjutnya, Persija akan menghadapi PSM Makassar selaku pemuncak klasemen. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (16/11/2018).

PSM saat ini memimpin klasemen dengan 53 poin dari 30 laga. Persija duduk di posisi kedua dengan 49 poin dari 29 laga.

Poin Persija saat ini sama seperti Persib Bandung di posisi ketiga yang sudah bermain 30 kali. Dengan ketatnya persaingan menuju tangga juara, pelatih Stefano Cugurra Teco menegaskan timnya harus kerja ekstra keras lagi.

“Selain Persija, beberapa tim juga punya kans (juara) yang sama. Untuk itu kami harus bekerja keras di setiap pertandingan untuk mewujudkannya,” ujar Teco dalam rilis yang diterima detiksport, Senin (12/11/2018).

“Intinya, kami sudah mencatat semua. Kekurangan di pertandingan sebelumnya akan kami perbaiki dan dijadikan bahan untuk pertandingan selanjutnya,” Teco menambahkan.

“PSM adalah tim yang bagus. Tidak banyak perubahan di musim lalu. Pelatih juga sama. Mereka mempunyai tim work yang bagus,” Teco menegaskan.

Menjamu PSIS, Mitra Kukar Bertekad Jaga Momentum

Mitra Kukar bertekad mempertahankan momentum ketika menjamu PSIS Semarang. Sang pelatih, Rahmad Darmawan, meminta timnya tetap tampil tanpa beban.

Mitra Kukar akan menjamu PSIS Semarang pada laga pekan 28 Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (28/10). Modal positif didapatkan Mitra Kukar menuju pertandingan ini.

‘Naga Mekes’ mengalahkan PSMS Medan dengan skor 3-1 pada pekan lalu. Hasil itu memutus rangkaian hasil buruk, di mana sebelumnya Mitra Kukar kalah di empat pertandingan berturut-turut.

“Sejauh ini, kami sudah dua kali mendapat tren negatif di kandang sendiri dari beberapa laga terakhir yang kami jalani. Tentu harapan kami ingin bisa memutus tren negatif itu saat menghadapi PSIS nanti,” ujar RD.

Dalam dua laga kandang terakhir di Liga 1, Mitra Kukar harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor 1-4 pada 7 Oktober lalu, serta kalah tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada 19 Oktober.

“Saya berharap para pemain bisa kembali main lepas seperti saat mengalahkan PSMS kemarin, dan seperti saat menghadapi Bhayangkara di babak kedua meski kami kalah waktu itu,” sambung Rahmad.

Mantan pelatih Timnas Indonesia ini melihat bahwa periode negatif yang didapatkan sebelumnya lebih dikarenakan para pemain merasa terbebani. Sehingga pada akhirnya gagal menampilkan permainan yang diinginkan.

“Karena beban dan tekanan itu justru membuat pemain tidak bisa tampil lepas lantaran mereka berpikiran macam-macam sebelum bertanding. Akibatnya, mereka justru membuat kesalahan yang berhasil dimanfaatkan lawan,” kata dia.

“Sebab itu, saya sudah bicara kepada para pemain untuk fokus dalam menjalani pertandingan demi pertandingan, tidak terlalu memikirkan hasil akhir sebelum bertanding dan tidak berpikir tentang posisi di klasemen. Karena untuk bisa menang kan butuh proses, main baik dulu, baru bisa mendapatkan hasil bagus,” tutur RD.

Merasa Dirugikan Wasit, Kapten Sriwijaya FC Menangis

Klub sepak bola Sriwijaya FC menelan kekakahan menyakitkan dari PSIS Semarang dengan skor 0-1 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Selasa (23/10/18), dalam laga lanjutan kasta teratas sepak bola Indonesia, Gojek Liga 1 2018 .

Seperti biasanya, pelatih dan perwakilan kedua tim hadir memberikan komentarnya pada awal media pasca pertandingan. Dari kubu Laskar Wong Kito dihadiri pelatih anyar Sriwijaya FC, Alfredo Vera, dan sang kapten asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo.

Tidak seperti preskon lainnya, sang kapten Sriwijaya terlihat menetesan air mata. Meski sesekali ia berusaha menyembunyikannya, tapi suaranya yang terpatah-patah membuat ia tidak bisa menutupinya.

Gelandang sepak bola asal Korea Selatan ini mengakui ia sangat sedih karena tim kalah 0-1 dari PSIS Semarang. Tapi bukan karena itu saja, ia sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit Hadi Prasetya.

Di laga ini, Yu Hyun-koo merasa timnya banyak dirugikan. Banyak keputusan kontroversi dari keputusan wasit Hadi Prasetya. Jika hal semacam ini dibiarkan makal mencoreng kompetisi liga 1.

“Kenapa kita latihan pagi dan sore setiap hari. Menonton video, membahas kekuatan lawan, tapi jadinya seperti ini,” ucapnya pasca laga diiringi isak tangis.

“Main bola seharusnya tidak seperti ini. Semua harusnya malu melihat sepak bola seperti ini,” tambahnya menjabarkan.

Sekadar informasi, dalam laga PSIS vs Sriwijaya FC kemarin terdapat banyak pelanggaran yang merugikan untuk pihak Laskar Wong Kito.

Wasit Prasetyo Hadi total mengeluarkan enam kartu kuning dan satu kartu merah, dengan bek kiri Sriwijaya FC, Zalnando, harus keluar lapangan terlebih dahulu pada menit ke-64.

Kekalahan ini membuat Sriwijaya FC berada di peringkat 15 klasemen sementara, unggul satu tingkat dari zona degradasi dengan raihan 30 poin.

Sudah di Puncak Klasemen, PSM Ingin Fokus di Sisa Delapan Laga

PSM Makassar sudah berada di puncak klasemen. Untuk mempertahankan posisi itu, PSM bakal fokus total di delapan laga sisa agar bisa juara.

Menyusul kekalahan telak Persib Bandung dari Persebaya Surabaya dengan skor 1-4, PSM tetap berada di urutan pertama klasemen Liga 1 2018 dengan 47 poin dari 26 laga, unggul dua angka dari Persib di posisi kedua.

Dua kekalahan beruntun Persib jadi alasan PSM bisa naik ke puncak. Melihat kondisi Persib yang limbung usai sederet skorsing dan partai usiran, PSM boleh dibilang memegang kendali di sisa delapan laga.

Meski demikian, PSM tak mau jemawa dan terbuai dengan keuntungan saat ini. Pelatih Robert Rene Alberts mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap fokus di delapan laga tersisa.

“Seperti musim lalu, orang berkata juara, apa yang penting sekarang adalah pertandingan selanjutnya, bermain fokus, yang kita lihat hanya pertandingan selanjutnya,” tutur Alberts kepada wartawan, Minggu (21/10/2018).

“Sama seperti di sebelumnya, kita berada di posisi bagus (posisi pertama Liga 1) dan kita harus pertahankan posisi ini,” tambahnya.

Wajar adanya Robert berkata demikian karena lawan PSM selanjutnya adalah Persib yang akan melawat ke Stadion Andi Mattalata, Rabu (24/10) mendatang. Guna menjaga performa tim, PSM langsung menggelar latihan, Minggu (21/10) kemarin atau selang dua hari setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC 2-1.

Latihan ini hanya memfokuskan pemulihan kondisi stamina tim. Mengingat, beberapa pemain utama PSM kini terancam absen saat melawan Persib

“(Hasyim) Kipuw belum siap, Zulham (zamrun) masih sakit, Ferdinand (Sinaga) masih harus menjalani tes lebih lanjut, besok baru kita mulai latihan tapi masih menekankan pemulihan kondisi tim,” papar pelatih berkebangsaan Belanda ini.

Arema Hadapi Bali United di Bawah Bayang-Bayang Degradasi

Arema FC dibayangi degradasi. Klub berjuluk Singo Edan pun bakal bekerja ekstra keras di laga tersisa Liga 1 2018.

Arema FC berada di urutan ke-12 di papan klasemen sementara Liga 1 2018 usai dikalahkan PSM Makassar pada pekan ke-25. Kini, mereka ditunggu laga yang relatif sullit, menghadapi Bali United di Stadion Kanjuruhan. Apes bagi Arema, mereka tak bisa menghadirkan suporter di laga yang bergulir Sabtu (20/10).

Sudah begitu, pelatih Arema, Milan Petrovic, tak bisa mendampingi dari pinggir lapangan. Dia mudik.

Kuncoro menyadari tugas berat untuk mendongkrak posisi Arema. Dia mengklaim mental pemain sip.

“Mental pemain bagus, dan mereka paham ini hukuman bagi klub dan suporter. Makanya akan tetap profesional,” ujar Kuncoro pada wartawan di Kantor Arema FC Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, Jumat (19/10/2018).

“Kami harus cepat-cepat dan mengejar untuk posisi aman dari degradasi. Makanya, harus dapat tiga poin besok dan merubah peringkat di klasemen,” ujar mantan pemain Arema ini.

“Bisa, insyaalloh akan dapat tiga poin besok,” harapnya.

Liga 1 2018 hanya menyisakan delapan pertandingan, setelah Arema menjamu Bali United, yang ada di peringkat kelima, Arema bakal menghadapi PSMS Medan dan Bhayangkara FC.