Arsip Kategori: Liga Indonesia

Iwan Budianto Memastikan Tak Ada Unsur Politik di Piala Presiden 2019

Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, merespon isu tak sedap yang mengaitkan Piala Presiden 2019 dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Penyelenggaraan turnamen pramusim itu dianggap sebagai cara untuk mendukung salah satu pasangan capres di Pilpres nantinya.

Namun, Iwan membantahkabar tersebut. Menurutnya, isu yang berkembang tersebut berasal dari sumber yang tak jelas.

Ia pun menjelaskan bahwa Piala Presiden sudah ada sejak tiga tahun lalu. Tak aneh jika tahun ini kembali digelar lagi.

“Sekarang banyak berita yang mudah tersebar tanpa konfirmasi. Piala Presiden 2019 adalah penyelenggaraan tahun keempat. Piala Presiden adalah ajang pramusim yang digelar pada 1-2 bulan sebelum kompetisi dimulai,” kata IB, sapaan akrab Iwan Budianto dalam konferensi pers undian jadwal Piala Presiden di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Hanya saja, penyelenggaraan tahun ini yang dimulai pada 2 Maret lebih dulu sekitar dua bulan sebelum Pilpres pada 17 April. Alhasil, ideal untuk dikaitkan dengan Pilpres.

“Karena ajang pramusim maka sifatmya persiapan untuk klub mempersiapkan tim, mencoba pemain lokal, asing, dan pelatih,” ujar IB.

“Tidak mungkin turnamen pramusim digelar setelah kompetisi berjalan atau bahkan di akhir kompetisi,” ucap IB melanjutkan.

Jadwal Pertandingan Piala Presiden Piala Presiden 2019:

Grup A

Sabtu, 2 Maret 2019

Persib Vs PS Tira Persikabo

Perseru Vs Persebaya

Kamis, 7 Maret 2019

PS Tira Persikabo Vs Perseru

Persebaya Vs Persib

Selasa, 12 Maret 2019

PS Tira Persikabo Vs Persebaya

Persib Vs Perseru

Grup B

Minggu, 3 Maret 2019

Bhayangkara FC Vs Semen Padang

Bali United Vs Mitra Kukar

Jumat, 8 Maret 2019

Semen Padang Vs Bali United

Mitra Kukar Vs Bhayangkara FC

Rabu, 13 Maret 2019

Semen Padang Vs Mitra Kukar

Bhayangkara FC Vs Bali United

Grup C

Rabu, 6 Maret 2019

PSIS Vs Persipura

PSM Vs Kalteng Putra

Senin, 11 Maret 2019

Persipura Vs PSM

Kalteng Putra Vs PSIS

Sabtu, 16 Maret 2019

Persipura Vs Kalteng Putra

PSIS Vs PSM

Grup D

Selasa, 5 Maret 2019

PSS Vs Madura United

Persija Vs Borneo FC

Minggu, 10 Maret 2019

Madura United Vs Persija

Borneo FC Vs PSS

Jumat, 15 Maret 2019

Madura United Vs Borneo FC

PSS Vs Persija

Grup E

Senin, 4 Maret 2019

Arema FC Vs Barito Putera

Persita Vs Persela

Sabtu, 9 Maret 2019

Barito Putera Vs Persita

Persela Vs Arema FC

Kamis, 14 Maret 2019

Barito Putera Vs Persela

Arema FC Vs Persita

Dua Anggotanya Diciduk Polisi, Apa Langkah PSSI?

Satuan Tugas Anti Mafia Bola menciduk dua anggota PSSI terkait kasus pengaturan skor yakni Johar Lin Eng dan Dwi Irianto. Apa langkah PSSI selanjutnya?

Satgas Anti Mafia Bola berturut-turut menciduk dua anggota PSSI terkait kasus pengaturan skor. Pertama Johar Lin Eng pada Kamis (27/12/2018) dan kemudian Dwi Irianto (28/12).

Johar merupakan Anggota Executive PSSI, yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah. Adapun Dwi Irianto adalah ketua Asprov Yogyakarta yang juga anggota Komisi Disiplin PSSI.

PSSI menyebut proses hukuman untuk Johar dan Dwi akan tetap berjalan di tubuh PSSI. Sekjen PSSI Ratu Tisha mengatakan hukuman keduanya tetap akan diproses di Komdis.

“Proses di Komdis pastinya akan terus berlanjut, hal itu sudah ada proses dan tupoksi namanya badan yudisial komdis. Di situ dulu jadi penegakan regulasi dan seluruh halnya itu ada di komdis. Itu yang harus kita hargai bersama,” kata Tisha di Kantor Bareskrim, Gedung Ombdudsman, Jl. HR Rasuna Said Kav. C-19 Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/12).

“Kedepannya, pembenahan organisasi ada di awal Januari sebelum kongres kita akan ada rapat dengan polisi dan fifa untuk bahas lebih lanjut apa tupoksi yang kompare,” sambungnya.

Tisha melanjutkan, kekosongan Exco belum akan dibahas PSSI lebih lanjut. Pasalnya, kekosongan belum mencapai 50 persen dari total anggota.

“Kalau kekosongan Exco, sesuai statuta, apabila yang tidak ada kurang dari 50 persen itu tidak ada aturan untuk dibahas. Kalau ada sampai 50 persen, baru itu harus dilakukan pemilihan untuk Exco. Kalau untuk badan yudisial, nanti di dalam kongres akan disahkan badan yudisial sesuai badan seleksi, dan itu kewenangannya ada di kongres,” tambahnya.

PT LIB Lunasi Dana Kontribusi ke Klub Liga 1 Senilai Rp5 Miliar

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memenuhi kewajibannya ke kontestan Liga 1 2018. Sebanyak 18 klub sudah mendapat pelunasan dana kontribusi sebesar Rp5 miliar.

Di awal musim, PT LIB mengaku memberikan dana kontribusi sebesar Rp7,5 miliar kepada para klub yang berlaga di Liga 1 2018. Rinciannya, Rp5 miliar akan dibagikan secara bertahap dan sisanya Rp2,5 miliar diserahkan dengan menyesuaikan kegiatan klub pada pengembangan usia muda.

Khusus untuk kontribusi ke klub yang senilai Rp 5 miliar, PT LIB telah melunasinya. Per akhir Desember 2018, sebanyak 18 klub Liga 1 2018 sudah menerima uang kontribusi tersebut.

“Sesuai dengan perjanjian, kami telah membayarkan semua hak-hak klub di kontribusi awal yang nilainya Rp 5 miliar tersebut,” jelas Risha Adi Widjaya, CEO LIB dalam rilis yang diterima detikSport.

Seperti yang disepakati sebelumnya, pembayaran uang kontribusi senilai Rp5 miliar akan diberikan dalam delapan tahap. Pembayaran mulai dilakukan sejak April hingga Desember 2018.

PT LIB juga sudah mengirimkan surat konfirmasi pembayaran kepada klub. Hal ini diyakini akan memudahkan klub untuk mengetahui proses pengiriman secara keseluruhan.

Kapten PSM Marah Persija Juara Liga 1 2018

Zulkifli Syukur, kapten PSM Makassar masih memendam kekecewaan timnya gagal juara Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak.

Tim Juku Eja menutup kompetisi dengan melumat PSMS Medan dengan skor 5-1, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (9/12/2018).

Sayang torehan positif itu tak mengerek posisi tim ke posisi puncak klasemen akhir.

Persija Jakarta yang menang 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, jadi kampiun. Mereka mengoleksi 62 poin akhir, sementara PSM tertinggal sebiji angka.

Zulkifli Syukur tanpa sungkan mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan.

“Trofi juara PSM ‘dicuri’ oleh oknum mafia yang tidak ingin melihat PSM juara,” tegas Zulkifli yang bersama Robert Aberts Rene pelatih PSM membawa Arema Indonesia juara Liga Super Indonesia 2009-2010 ini.

Mewakili pemain, Zulkifli meminta maaf karena gagal memenuhi harapan suporter PSM.

“Mari kita kembali bersatu dan berjuang bersama musim depan. Semoga PSM meraih juara,” ujar Zulkifli yang berposisi sebagai bek sayap kanan itu.

PSM sejatinya punya kans besar jadi jawara Liga 1 2018. Hanya raihan hasil imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Makassar serta skor imbang 0-0 kontra Bhayangkara FC di Jakarta, membuat keadaan berubah. Posisi puncak klasemen dikudeta Persija di dua laga terakhir kompetisi kasta elite.

Gagal Juara, PSM Rayakan Kemenangan dan Pesta Kembang Api di Makassar

PSM Makassar gagal menjadi juara Liga 1 2018. Dipaksa puas finis kedua, PSM tetap merayakan kemenangan di Stadion Andi Mattala Mattoanging Makassar.

Dari pantauan detik.com, perayaan kemenangan PSM ini digelar dengan pesta kembang api. Tak hanya itu, ribuan sopoter bahkan masuk ke dalam lapangan.

Suara nyanyian dan lagu PSM Makassar diputar dan dinyanyikan bersama. Meski kecewa, para supoter nampak antusiasi dan semangat setelah timnya mengasak PSM Medan dengan skor 5-1.

“Tidak apa-apaji, munkin belum rejeki. Tahun depan PSM akan juara,” kata seorang supoter, Ahmad, ditemui di Stadion Andi Matalatta, usai laga, Minggu (9/12/2018).

Meski gagal, PSM tetap menjadi kebangaan dan menjadi juara bagi masyatakay Sulsel terkhusus Makassar.

“Kita suda juara, tetap bangga atas pejuagan PSM Makassar selama kompetesi Liga 1,” paparnya.

PSM Makassar meraih kemenangan telak dengan skor 5-1 pada laga terakhir Liga 1 2018. Namun kemenangan besar itu tak cukup mengantar mereka ke tangga juara karena di tempat lain Persija Jakarta menang 2-1 atas Mitra Kukar.

Dengan hasil laga tersebut, Persija menjadi juara Liga 1 dengan nilai 62. Sementara PSM di urutan dua dengan selisih satu angka saja.

Manajer PSS Sleman: Seto Akan Dipertahankan Sebagai Pelatih

Manajemen PSS Sleman, Sismantoro, tak menggeser Seto Nurdiantoro dari kursi pelatih Super Elang Jawa di Liga 1 2019. Manajemen akan segera membicarakan perpanjangan kontrak Seto.

“Seto Nurdiyantoro memenuhi syarat, termasuk tim pelatih lainnya, sudah tidak ada masalah, bisa kita pertahankan. Nanti secepatnya kita sodori kontrak baru,” kata Sismantoro saat dihubungi detikSport, Rabu (5/12/2018).

Seto memang berdarah amat PSS. Dia bermain lima musim di klub tersebut dan menjadi pelatih sejak 2016.

Sismantoro menyebutkan kontrak pelatih dan para pemain bakal berakhir Desember ini. Selain mempertahankan Seto, manajemen juga akan menyodorkan kontrak baru kepada para pemain yang direkomendasikan dipertahankan. Sismantoro menyatakan sebanyak 60 persen skuat PSS musim ini layak dipertahankan untuk bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.

“Ada rekomendasi 60 persen pemain dipertahankan. Tapi nanti menunggu evaluasi bersama tim pelatih,” ujarnya.

Sismantoro menargetkan persiapan tim menatap Liga 1 sudah bisa dimulai awal Januari.

“Januari sudah mulai persiapan tim, tapi menunggu jadwal resmi karena tahun depan ada Pileg, Pilpres, jadi kita juga tunggu keputusan dari PSSI,” dia menegaskan.

Persebaya Pagari David Da Silva Topskorer Liga 1 2018

Striker Persebaya Surabaya, David Da Silva, menjadi topskorer Liga 1 2018, dengan mengoleksi 20 gol. Dia pun diminati banyak klub.

Persebaya langsung berancang-ancang menyusun skuat tim menuju musim 2019. David Da SIlva menjadi salah satu pemain yang dipertahankan.

“Kita tahu, David main bagus di musim ini, selain itu juga mengoleksi 20 gol dan menjadi top skor sementara,” kata Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Rabu (5/12/2018).

“Mulai dari kontrak baru untuk David sudah dibuatkan, bahkan tawaran baru sudah dibuatkan oleh manajemen Persebaya, tinggal David untuk mempelajarinya,” Candra menambahkan.

Menurut Candra, gerak cepat itu untuk mengamankan David Da Silva sebelum ditaksir tim lain. Persebaya dikabarkan meningkatkan nilai kontrak David Da Silva.

“Hanya saja hingga saat ini penawaran yang diberikan itu, belum dikembalikan oleh David,” ujar Candra.

“Pastinya kami akan sodorkan dulu kontrak baru kepada pemain yang dapat banyak incaran dari klub lain,” kata Candra.

Bertandang ke Markas Persela, Arema FC Tak Bisa Turunkan Skuat Penuh

Arema FC Arema datang ke Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018 dengan kondisi pincang. Mereka tak bisa menurunkan sejumlah pemain.

Arema melawat ke markas Persela di Stadion Surajaya, Jumat (16/11). Kendati memiliki bekal positif di putaran pertama dengan menang 1-0 atas Persela, kali ini Arema pesimistis.

Dedik Setiawan dan Bagas Adi Nugroho tengah membela Timnas di Piala AFF 2018. Sunarto dan Rivaldi Bawuo tengah cedera, sedangkan Jayus Hariono terkena akumulasi kartu.

“Kami memiliki permasalahan mengenai pemain, dua pemain kami ikut Timnas, selain itu kami juga punya masalah pemain yang cedera dan juga punya masalah pemain yang terkena akumulasi kartu,” ujar Milan Petrovic, pelatih Arema FC, dalam konferensi pers, Kamis (15/11).

Meski datang dengan skuat terbatas, namun Arema tak akan menyerah sebelum laga bergulir. Mereka akan berusaha keras untuk membawa pulang poin dari Lamongan.

“Kami akan bermain cukup keras untuk dapat meraih satu poin. Kami akan bermain menyerang dan juga mewaspadai serangan balik Persela,” katanya.

Kesuksesan Arema FC menundukkan Persela pada putaran pertama lalu, diakui Petrovic menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhannya untuk mencapai target tersebut.

“Kami juga tahu Persela selalu menang di kandang, tapi kami akan tetap berusaha karena kami juga pernah menang di Kanjuruhan,” ujar dia.

Demi Gelar Juara, Persija Harus Kerja Lebih Keras Lagi

Persija Jakarta gagal menang dalam laga terakhirnya di Liga 1 2018. Imbasnya, Persija harus kerja lebih keras lagi agar menjadi juara di akhir musim.

Persija hanya mampu meraih satu poin saat menghadapi PS Tira di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (10/11/2018). Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Di laga selanjutnya, Persija akan menghadapi PSM Makassar selaku pemuncak klasemen. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (16/11/2018).

PSM saat ini memimpin klasemen dengan 53 poin dari 30 laga. Persija duduk di posisi kedua dengan 49 poin dari 29 laga.

Poin Persija saat ini sama seperti Persib Bandung di posisi ketiga yang sudah bermain 30 kali. Dengan ketatnya persaingan menuju tangga juara, pelatih Stefano Cugurra Teco menegaskan timnya harus kerja ekstra keras lagi.

“Selain Persija, beberapa tim juga punya kans (juara) yang sama. Untuk itu kami harus bekerja keras di setiap pertandingan untuk mewujudkannya,” ujar Teco dalam rilis yang diterima detiksport, Senin (12/11/2018).

“Intinya, kami sudah mencatat semua. Kekurangan di pertandingan sebelumnya akan kami perbaiki dan dijadikan bahan untuk pertandingan selanjutnya,” Teco menambahkan.

“PSM adalah tim yang bagus. Tidak banyak perubahan di musim lalu. Pelatih juga sama. Mereka mempunyai tim work yang bagus,” Teco menegaskan.

Menjamu PSIS, Mitra Kukar Bertekad Jaga Momentum

Mitra Kukar bertekad mempertahankan momentum ketika menjamu PSIS Semarang. Sang pelatih, Rahmad Darmawan, meminta timnya tetap tampil tanpa beban.

Mitra Kukar akan menjamu PSIS Semarang pada laga pekan 28 Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (28/10). Modal positif didapatkan Mitra Kukar menuju pertandingan ini.

‘Naga Mekes’ mengalahkan PSMS Medan dengan skor 3-1 pada pekan lalu. Hasil itu memutus rangkaian hasil buruk, di mana sebelumnya Mitra Kukar kalah di empat pertandingan berturut-turut.

“Sejauh ini, kami sudah dua kali mendapat tren negatif di kandang sendiri dari beberapa laga terakhir yang kami jalani. Tentu harapan kami ingin bisa memutus tren negatif itu saat menghadapi PSIS nanti,” ujar RD.

Dalam dua laga kandang terakhir di Liga 1, Mitra Kukar harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor 1-4 pada 7 Oktober lalu, serta kalah tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada 19 Oktober.

“Saya berharap para pemain bisa kembali main lepas seperti saat mengalahkan PSMS kemarin, dan seperti saat menghadapi Bhayangkara di babak kedua meski kami kalah waktu itu,” sambung Rahmad.

Mantan pelatih Timnas Indonesia ini melihat bahwa periode negatif yang didapatkan sebelumnya lebih dikarenakan para pemain merasa terbebani. Sehingga pada akhirnya gagal menampilkan permainan yang diinginkan.

“Karena beban dan tekanan itu justru membuat pemain tidak bisa tampil lepas lantaran mereka berpikiran macam-macam sebelum bertanding. Akibatnya, mereka justru membuat kesalahan yang berhasil dimanfaatkan lawan,” kata dia.

“Sebab itu, saya sudah bicara kepada para pemain untuk fokus dalam menjalani pertandingan demi pertandingan, tidak terlalu memikirkan hasil akhir sebelum bertanding dan tidak berpikir tentang posisi di klasemen. Karena untuk bisa menang kan butuh proses, main baik dulu, baru bisa mendapatkan hasil bagus,” tutur RD.