Arsip Kategori: Inggris

Cantona Menderita Melihat Permainan MU

Eric Cantona melontarkan kritik tajam kepada Manchester United. Ia sangat tidak puas dengan permainan yang diperlihatkan anak asuh Jose Mourinho itu.

Musim ini performa Manchester United tidak memuaskan. Setan Merah sudah tiga kali kalah di Liga Inggris dan duduk di peringkat ke-10 klasemen sementara.

Menghadapi Chelsea dan Juventus pada dua laga terakhirnya, tak ada hasil positif yang didapat MU. Romelu Lukaku dkk ditahan imbang 2-2 oleh Chelsea dan kalah 0-1 dari Juventus.

Saat menghadapi Bianconeri di Liga Champions, permainan MU tidak memuaskan. Bermain di Old Trafford, The Red Devils malah kalah penguasaan bola 39-61 dan hanya menciptakan 6 tembakan berbanding 14 yang dibuat Juve.

Cantona pun mengungkapkan ketidakpuasan terkait pendekatan Mourinho kepada tim. Baginya, Setan Merah tak memberikan perlawanan di laga itu.

“Ini tentang cara Anda bermain. Anda boleh kalah pada sebuah pertandingan, tapi setidaknya berani mengambil risiko. Sementara mereka kalah dari Juventus dan kalah 70 persen penguasaan bola di Old Trafford,” jelasnya dilansir Express.

“Bisa Anda bayangkan apa yang terjadi jika Sir Alex Ferguson yang di bench (dalam kondisi seperti itu)? Saya menderita. Saya semakin tersiksa ketika melihat City tampil begitu indah,” lanjut dia.

Cantona bahkan mengaku Manchester City lebih menginspirasi.

“Saya pikir anak-anak membutuhkan contoh. Mereka butuh pemain hebat, pergerakan yang apik, dan sepakbola kreatif untuk mengidentifikasikan diri sebagai pemain atau tim,” tutur legenda MU itu.

“Dan saya pikir mereka (MU) kehilangan sebuah generasi pemain muda. Para pemain muda mengidentifikasi mereka dengan cara City bermain. Apakah kami bisa menerima itu? Tidak,” tambah dia.

Hasil Liverpool vs Cardiff: Menang Telak 4-1, Si Merah Puncaki Klasemen

Liverpool memetik kemenangan telak 4-1 saat menjamu Cardiff City di lanjutan Liga Inggris. Kemenangan ini mengantarkan ‘Si Merah’ ke puncak klasemen sementara.

Liverpool menjamu Cardiff di Anfield, Sabtu (27/10/2018) malam WIB pada laga pekan ke-10 Liga Inggris. Tuan rumah tampil dominan sejak selepas sepak mula.

Start bagus dicatatkan Liverpool saat Mohamed Salah mencetak gol di menit ke-10. Babak pertama tuntas dengan skor 1-0.

Sadio Mane lantas menggandakan keunggulan pada menit ke-66, tapi dibalas oleh Cardiff melalui Callum Peterson di menit ke-77. Liverpool menjaga tekanannya dan memetik dua gol lagi, melaluoi Xherdan Shaqiri di menit ke-84 dan Mane di menit ke-87.

Kemenangan ini mengantarkan skuat besutan Juergen Klopp ini ke puncak klasemen sementara dengan 26 poin dari 10 laga. Liverpool unggul tiga poin dari Manchester City yang baru akan menjalani laga pekan ke-10 melawan Tottenham Hotspur, Selasa (30/10) dinihari WIB.

Sementara Cardiff tertahan di posisi 17 dengan lima poin. Jalannya Pertandingan

Liverpool langsung menguasai pertandingan selepas kick-off. Cardiff langsung menumpuk pemain di kotak penalti untuk membendung serangan tuan rumah.

Di menit ke-10, Liverpool memetik keunggulan. Umpan silang Trent Alexander-Arnold disambar Sadio Mane tapi terhalang bek Cardiff. Bola liar lantas disepak oleh Georginio Wijnaldum ke arah gawang, tapi kembali terhalau.

Baru pada kesempatan ketiga upaya Liverpool membuahkan hasil. Mohamed Salah menyambut bola di sisi kiri di dalam kotak penalti dengan tembakan keras yang meluncur masuk ke gawang.

Tiga menit berselang, Liverpool nyaris saja menggandakan keunggulan. Umpan lambung Salah dari kanan ditanduk Virgil van Dijk yang lolos dari penjagaan. Bola meluncur ke pojok kanan gawang tanpa terjangkau kiper, tapi lantas memantul tiang gawang dan diamankan.

Salah kalah cepat dari kiper Cardiff Neil Etheridge saat mencoba mengejar umpan terobosan, dalam situasi satu lawan satu. Tak lama kemudian, Liverpool meminta penalti usai Salah terjatuh di bawah tekanan bek tim tamu. Wasit bergeming.

Cardiff masih terus bertahan dengan rapat. Percobaan dari Alexander-Arnold dan Salah belum membuahkan hasil.

Cardiff mencoba mengancam Liverpool lewat serangan balik di menit ke-31. Tapi pembacaan serangan yang baik dari Dejan Lovren mengakhiri tusukan Victor Camarasa.

Firmino memainkan bola sebelum kemudian melepaskan tembakan dari depan kotak penalti di menit ke-42. Tak cukup membahayakan gawang Cardiff karena melambung jauh. Liverpool punya peluang bagus yang digagalkan pertahanan Cardiff di menit-menit akhir babak pertama. Sundulan Adam Lallana menyambar umpan Alberto Moreno dihalau di garis gawang oleh Sean Morrison. Babak pertama berakhir untuk keunggulan Liverpool 1-0 atas Cardiff.

Liverpool kebobolan di menit ke-52, tapi gol Cardiff dianulir wasit. Tendangan bebas Camarasa dari kiri ditanduk Josh Murphy di tiang jauh. Bola bergulir melewati mulut gawang dan dicocor pemain Cardiff masuk. Camarasa rupanya lebih dulu offside.

Liverpool masih dominan dalam penguasaan bola dan berhasil menciptakan gol kedua di menit ke-66. Firmino mencoba merangsek di kiri dan beberapa kali hampir kehilangan bola, sebelum akhirnya mengoper ke Moreno.

Moreno meneruskan bola ke Mane. Sempat kehilangan penguasaan, Mane mendapatkan lagi bolanya dan melepaskan sepakan mendatar dari sudut sempit di kiri.

Asyik menyerang, Liverpool kecolongan pada menit ke-77. Junior Hoilett lolos dan menerima umpan terobosan di kanan, lalu melepaskan umpan silang.

Laju bola berbelok saat Virgil van Dijk mencoba menghalau. Callum Peterson yang sudah dalam posisi bebas tinggal memberikan sedikit dorongan ke bola untuk menaklukkan Alisson Becker.

Liverpool memperlebar kembali selisih di menit ke-84. Menerima bola di sisi kanan, Salah dengan jeli mengoper ke Xherdan Shaqiri di depan kotak penalti di tengah kerumunan pemain Cardiff. Shaqiri mengecoh satu pemain lalu mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang.

Hanya berselang tiga menit, Liverpool membikin gol keempat. Kali ini dari serangan balik, Salah melepaskan umpan terobosan untuk Mane. Dengan cerdik Mane mencungkil bola melewati kiper Cardiff yang bergerak maju.

Tak ada lagi gol tercipta sampai pertandingan selesai.

Presiden Barcelona Buka Pintu Lebar-lebar bagi Pep Guardiola untuk Pulang

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, membuka pintu lebar-lebar bagi Manajer Manchester City, Pep Guardiola, jika ingin kembali menangani Lionel Messi cs.

Hal ini diungkapkan Josep Maria Bartomeu setelah Pep Guardiola mengatakan bahwa dia ingin pensiun sebagai pelatih sepak bola di Barcelona, tetapi bersama tim muda Blaugrana.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari Josep Maria Bartomeu karena ingin melihat Pep Guardiola kembali menjadi bagian dari Barcelona dan membantu perkembangan tim.

“Dia adalah seorang yang genius. Saya membaca ucapannya baru-baru ini bahwa dia ingin kembali ke Barcelona di masa yang akan datang bersama akademi La Masia kami,” kata Josep Maria Bartomeu seperti dikutip BolaSport.com dari The Times.

“Hal ini akan menjadi kabar baik bagi klub dan Pep Guardiola tahu bahwa pintu kami selalu terbuka baginya untuk kembali. Pada awalnya ia ingin pergi karena keputusannya sendiri, tetapi dia bisa kembali dan kami akan mendukungnya,” tuturnya.

Bersama Pep Guardiola, Barcelona menapaki kesuksesan awal yang membuat mereka kini sangat ditakuti oleh setiap klub di Eropa.

Selama ditangani Pep Guardiola pada 2008 hingga 2012, Barcelona sukses mendominasi La Liga Spanyol dengan menyabet 3 gelar juara (2008–2009, 2009–2010, dan 2010–2011) serta Copa del Rey (2008–2009 dan 2011–2012).

Hasil Liga Inggris: Kane Dua Gol, Spurs Kalahkan Huddersfield 2-0

Tottenham Hotspur bertandang ke markas Huddersfield Town di pekan ketujuh Premier League. Spurs menang 2-0 dalam laga ini lewat dua gol Harry Kane.

Laga yang berlangsung di John Smith’s Stadium berjalan ketat pada babak pertama. Menurut catatan Whoscored, Huddersfield unggul penguasaan bola sebesar 51 persen berbanding 49 persen pada periode tersebut.

Akan, tetapi, Spurs mampu melesakkan dua gol di babak pertama. Gol dicetak oleh Harry Kane pada menit ke-25 lewat sundulan dengan memanfaatkan umpan silang Kieran Trippier.

Spurs mendapat hadiah penalti di menit ke-34. Kane, yang maju sebagai eksekutor berhasil melesakkan gol untuk membawa Spurs unggul 2-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Huddersfield mendominasi permainan di babak kedua dengan penguasaan bola sebesar 55 persen. Tim tuan rumah juga mampu melepaskan enam tembakan, namun tak ada gol yang dihasilkan.

Spurs meski punya penguasaan bola 45 persen di babak kedua berhasil bikin lima tembakan. Akan tetapi, tak ada gol juga yang dihasilkan.

Babak kedua pun tuntas dengan skor 2-0 untuk kemenangan Spurs. Tim besutan Mauricio Pochettino kini duduk di posisi keempat dengan 15 poin. Huddersfield masih terpendam di dasar klasemen dengan dua poin.

Susunan Pemain:

Huddersfield: Jonas Lossl; Erik Durm, Mathias Jorgensen, Christopher Schindler, Terence Kongolo, Chris Lowe; Jonathan Hogg, Philip Billing, Aaron Mooy, Alex Pritchard, Laurent Depoitre.

Tottenham Hotspur: Paulo Gazzaniga, Davinson Sanchez, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen; Kieran Trippier, Eric Dier, Mousa Dembele, Danny Rose; Lucas Moura, Harry Kane, Son Heung-min.

Striker Wolves Ini Yakin Bisa Pecundangi MU

Striker Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez, optimis timnya bisa mengalahkan Manchester United di matchday keenam Liga Premier Inggris musim ini, Sabtu (22/9) malam WIB.

Berstatus sebagai tim promosi, Wolves tampil cukup mengesankan pada musim ini. Mereka mencatat dua kemenangan, dua kekalahan dan satu imbang dari lima pertandingan terakhir di Liga Premier Inggris. Hasil ini menempatkan mereka di posisi kesembilan klasemen sementara musim ini. Mereka hanya terpaut satu poin saja dengan Manchester United yang menempati posisi kedelapan.

Lantas, Raul Jimenez berharap Wolves bisa mengalahkan pasukan Jose Mourinho di Old Trafford, usai pada pekan lalu pemain berusia 27 tahun itu sukses membantu timnya mengalahkan Brighton dengan mencetak satu gol.

“Ini adalah pertandingan yang hebat (melawan Burnley), dan sekarang kami memiliki kesempatan lain pada hari Sabtu untuk melanjutkannya, di salah satu stadion paling terkenal dan tim terkenal di sini, di Inggris,” kata Jimenez dalam konferensi pers.

“Kami memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa kami ada di sini. Kami akan berpikir kami bisa memenangkan semua pertandingan. Kami tahu setiap pertandingan berbeda dan kami harus melakukan hal yang berbeda, tetapi kami tahu kami bisa melakukannya,” tutupnya.

Sriwijaya FC Gagal Menang Lagi, Subangkit Minta Maaf

Sriwijaya FC harus puas dengan raihan satu angka saat menjamu Persebaya Surabaya. Laga pekan ke-22 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak ini berakhir 3-3 (1-2) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu malam (16/9/2018).

Tim tamu sempat dua kali unggul lewat gol-gol striker David da Silva (3’ dan 53’) dan stoper OK John (20’). Sementara Sriwijaya membalas lewat tiga pemain depan andalan, Esteban Vizcarra (18’), Manuchekhr Dzalilov (54’), dan Beto Goncalves (61’).

Pelatih Sriwijaya, Subangkit meminta maaf kepada para suporter yang hadir atas raihan satu poin ini. Sebab, banyak di antara mereka yang ingin Laskar Wong Kito menang karena telah kembali berlaga ke markas asli.

“Pertama saya minta maaf pada suporter. Kami bermain di kandang tidak bisa ambil poin penuh. Pertandingan tadi di awal-awal kami ada dua gol yang ada kesalahan ada pada kami,” ungkap pelatih asal Pasuruan itu setelah pertandingan.

Para pemain Sriwijaya terlihat begitu tertinggal dari perjuangan pemain Persebaya. Mereka kurang bisa mengantisipasi kemungkinan serangan yang dilakukan oleh tim Bajul Ijo.

Beruntung, trio pemain depan bisa memperkecil kedudukan hingga menyamakannya. Mereka mampu mencari celah yang dimiliki Persebaya karena terlihat mulai mengendurkan serangan saat dalam kondisi unggul.

Subangkit menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal meski kondisi fisiknya kurang baik. Apalagi, mereka baru saja pulang dari lawatan yang sangat jauh, setelah kalah 0-1 dari Persipura Jayapura (11/9/2018).

“Rupanya, pemain kami agak sedikit drop. Babak kedua kami sudah mulai bagus dan membalas kekalahan. Kami tidak beruntung saja dengan hasil ini,” imbuh mantan pelatih PSIS Semarang itu.

Meski gagal menang, Sriwijaya FC berhasil naik satu peringkat ke posisi 11 klasemen sementara dengan 27 poin. Merek menyalip Mitra Kukar yang belum menjalani laga pekan ke-22.

Chelsea memberikan dukungan terbuka terhadap Jose Mourinho

Pihak Chelsea sudah mengeluarkan pernyataan resmi lewat situs resmi Chelsea menyatakan bahwa pihak Manajemen Chelsea dan pemilik klub berdiri sepenuhnya di belakang manajernya, Jose Mourinho. Bunyi dari pernyataan Chelsea menyatakan bahwa klub ingin menegaskan bahwa Jose Mourinho terus mendapatkan dukungan kami.

Pihak Manajemen Chelsea mengatakan bahwa Sebagaimana yang telah dikatakan Jose Mouringo, hasil Chelsea dalam beberapa pertandingan ke belakang tidak cukup baik dan performa tim harus meningkat. Meski demikian, kami percaya kami memiliki manajer yang tepat untuk membalikkan keadaan dan ia memiliki skuat untuk melakukannya.

Pernyataan singkat itu dikeluarkan hanya dua hari setelah Chelsea menerima kekalahan 1-3 dari Southampton di Stamford Bridge pada Sabtu (3/10).

Kekalahan itu adalah yang keempat untuk Chelsea dari delapan pertandingan dan kini The Blues berada di peringkat 16 klasemen sementara. Seusai pertaandingan, Jose Mourinho menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri meski mendapatkan hasil yang buruk dan bahwa klub harus memecatnya jika ia ingin pergi.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya hanya akan mundur jika tidak lagi mendapatkan kepercayaan dari anak buahnya.

Berdasarkan informasi dari Sky Sport mengatakan bahwa Orang-orang bisa mengatakan sesuka mereka. Saya kira Anda harus menanyakannya langsung kepada wartawan

Pihak Manajemen Chelsea memberitahukan bahwa makan semeja lah dengan mereka di Cobham (pusat latihan Chelsea) pekan depan. John Terry tidak dipanggil tim nasional dan Diego Costa juga tidak. Demikian pula Ramires. Tanya saja mereka.

Setelah pertandingan itu, Jose Mourinho telah bertemu dengan dewan direksi Chelsea untuk membicarakan hasil buruk yang mereka terima. Dan pihak Dewan Direksi masih mempercayakan kepemimpinan pelatih dibawah Jose Mourinho. Pihak Manajemen Chelsea dan Dewan Direksi, mukjizat itu ada dan bisa dibalikkan.

Kami menyarankan kepada Jose Mourinho agar merubah strategi lama. Berubah menjadi strategi yang taktis dan praktis. Pada saat bursa transfer Januari tahun depan kembali dibuka. Belilah bek yang tangguh dan satu gelandang yang kreatif. Jangan Striker yang tangguh. Diego Costa lebih dilatih lagi agar serangan jangan monoton

Everton mempercundangin Chelsea dengan Skor 3-1 ( Sesi 01 )

The Blues Chelsea kembali menelan kekalahan di Liga Inggris, jadi yang ketiga dalam lima pertandingan. Kali ini Everton yang menaklukkan mereka 3-1 lewat hattrick Steven Naismith.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park, Sabtu (12/9/2015) malam WIB, Chelsea sejatinya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Berdasarkan informasi dari ESPN mencatat bahwa mereka unggul dengan persentase 61% berbanding 39% milik tuan rumah.

Namun demikian, The Blues Chelsea tidak tampak berbahaya sepanjang pertandingan. Chelsea berhasil menghasilkan dua tembakan tepat sasaran dicatatkan dari 15 upaya menembak. Sementara Everton punya sembilan upaya mengarah ke gawang dari 14 percobaan menembak.

Pada menit ke-17, Chelsea kecolongan melalui sundulan dari Naismith. Hanya lima menit berselang, Naismith mencetak gol kedua. Kali ini melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti.

Tim asuhan Jose Mourinho sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan jarak jauh Nemanja Matic pada menit ke-36. Sejak menipiskan skor, Chelsea kian tampil menekan. Namun kesempatan mereka semakin tertutup saat Naismith mencetak gol ketiga dari sudut sempit pada menit ke-82.

Dengan hasil ini, Chelsea sudah menelan tiga kekalahan dari lima pertandingan Liga Inggris musim ini. Sang juara bertahan pun sementara terjerembap ke posisi 15 sementara dengan nilai empat, hasil dari satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Sementara Everton naik ke urutan tiga dengan nilai delapan dari lima laga. Mereka menang dua kali, imbang dua kali, dan kalah satu kali.

Untuk oerincian jalannya pertandingan adalah sebagai berikut : Pada menit-menit awal Chelsea sudah memegaang kendali pertandingan. Mereka melakukan tekanan ke para pemain belakang Everton saat tidak memegang penguasaan bola. Sementara Everton berupaya menyerang lewat aliran bola ke kedua sisi.

Setelah tak ada peluang berarti pada 15 menit pertama, Everton berhasil mendapatkan keunggulan pada menit ke-18. Berawal dari serangan di sayap kiri, Brendan Galloway melepaskan umpan silang dan disambut oleh sundulan Steven Naismith di depan gawang, yang bebas dari kawalan.

Everton nyaris unggul 2-0 pada menit ke-19. Kali ini lewat serangan di sisi kanan, di mana Seamus Coleman mengirim umpan silang yang disundul oleh Arouna Kone. Bola mengarah ke pojok kiri gawang, tetapi Asmir Begovic dengan gemilang menepis.

Everton kemali mengancam pertahanan Chelsea berawal dari sepak pojok yang dihasilkan, tuan rumah kembali mengancam. Tendangan jarak jauh James McCarthy mengarah ke pojok kiri dan dihalau oleh Begovic.

Chelsea kembali kebobolan di menit ke-22. Gol ini berawal dari serangan di sisi kanan, bola dipindahkan ke tengah dan diterima Naismith. Naismith yang tidak mendapatkan gangguan, melepaskan tendangan keras mendatar ke pojok kanan bawah gawang dan menaklukkan Begovic.

Ketertinggalan 2-0 membuat Chelsea menyerang terus. Chelsea mendapatkan peluang emas melalui Cesar Azpilicueta. Bermula melakukan tusukan di sisi kiri dan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola sempat diblok dan hanya menyentuh samping gawang.

Bersambung ke Sessi 02

Dimitri Payet On Fire, memboyong 2 gol ke gawang Newcastle

West Ham United mengalahkan tim tamu, Newcastle United, dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Upton park, London dengan skor 2-0, Selasa (14/9) dini hari WIB. Dua gol kemenangan West Ham dicetak Dimitri Payet pada menit ke-9 dan menit ke-48. Payet lagi onfire.

Sebelum pertandingan berlangsung, bus yang membawa kesebelasan Newcastle harus menghadapi kemacetan kota London. Akibatnya polisi pun mengawal mereka hingga ke stadion Upton Park. Pada laga pekan kelima yang dihelat di Boleyn Ground, Selasa (15/9/2015) dinihari WIB, baik West Ham maupun Newcastle sama-sama tampil agresif sejak menit awal.

Berdasarkan catatan dari Soccernet, West Ham mempunyai 17 upaya percobaan sementara, Newcastle mempunyai 14 upaya percobaan. Namun Newcastle melesakkan 4 tembakan secara akurat. Sementara West Ham cuma tiga tembakan yang tepat sasaran.

Namun, West Ham bermain lebih efektif meski mereka kalah penguasaan bola dari Newcastle yakni 31 persen berbanding 61 persen. Hasilnya dua gol mampu dilesakkan oleh Payet di masing-masing babak.

Gol pertama Payet hadir ketika pertandingan baru berjalan 9 menit. Gol ini tercipta berawal dari umpan Mark Noble, Payet dari luar kotak penalti melepaskan tendangan terukur ke pojok kiri gawang tanpa dapat dihalau oleh Tim Krul.

Pada babak kedua tepatnya di menit 48, Payet mencetak gol keduanya memaksimalkan bola rebound tendangan Victor Moses yang mengenai mistar gawang. Dengan gesitnya, payet berhasil menyambar bola tersebut.

Skor 2-0 bertahan hingga laga usai dan West Ham meraih kemenangan kandang pertamanya musim ini, setelah di dua laga sebelumnya kalah dari Leicester City dan Bournemouth. Tambahan tiga angka membuat anak asuh Slevan Bilic itu naik ke posisi kelima dengan sembilan poin.

Kekalahan itu membuat Newcaslt baru mendapatkan satu poin. Itu adalh kemenangan pertama West Ham di kandang sendiri. Setelah pekan-pekan yang lalu kalah.

Susunan Pemain

West Ham:
Randolph; Reid, Tomkins, Ogbonna (Jenkinson 42′), Cresswell; Noble, Kouyate; Moses (Carroll 88′), Lanzini (Obiang 59′), Payet; Sakho.

Newcastle:
Krul; Janmaat, Mbemba, Coloccini, Haidara; Anita (De Jong 60′), Colback; Sissoko, Wijnaldum (Aarons 79′), Thauvin (Perez 60′); Cisse.

Ingin Juara Liga Inggris, Arsenal harus Focus

Ketika mantan klubnya baru memecat manajer, eks wakil kapten Liverpool Jamie Carragher memuji tim asal London Utara, Arsenal.

Carragher menilai bahwa The Gunners, Arsenal memiliki peluang bagus untuk menjuarai Liga Inggris musim ini. Namun, pria yang seumur karier membela Liverpool itu mensyaratkan satu hal yakni The Gunners, Arsenal harus tersingkir dari kompetisi Eropa lebih dulu.

Arsenal saat ini merupakan juru kunci Grup F Liga Champions. Sementara itu di pertandingan domestik tim asuhan Arsene Wenger itu mulai tampil aktif dan mulai menunjukkan performa yang terus meningkat.

Terakhir pada Minggu (4/10) malam WIB, Arsenal berhasil menundukkan Manchester United dengan skor 3-0. Dua gol awal diciptakan Alexis Sanchez dalam tempo waktu satu menit pada menit ke lima sampai enam.

Berdasarkan informasi dari Sky Sports, Carragher mengatakaan bahwa Arsenal tak akan pernah memenangkan Liga Champions dengan tim mereka saat ini, pencapaian terbaik mereka selalu di perempat final. Jadi jika mereka tersingkir lebih cepat, itu mungkin akan jadi keuntungan buat mereka. Musim ini bisa jadi musimnya mereka. Arsenal harus menjuarai liga, itu harus menjadi target utama mereka.

Pandangan serupa juga turut dilontarkan legenda Arsenal, Thierry Henry. Menurut mantan pemain tim nasional Perancis itu, musim ini merupakan kesempatan terbaik dalam beberapa tahun terakhir bagi The Gunners.

Thiery Henry menambahkan bahwa Mereka harus memenangkan liga musim ini. Mereka harus memenangkannya, karena apa yang telah dikatakan Jamie Carragher tadi. Saya tak tahu apakah mereka akan mendapatkan kesempatan lebih baik dari sekarang. Jadi mereka harus memenangkannya.

Selama delapan pekan kompetisi Liga Inggris berjalan, Asenal telah memetik lima kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah. Arsenal saat ini bercokol di peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris. Jumlah poin Arsenal saat ini terpaut dua poin dari pimpinan klasemen sementara, Manchester City.

Pada pertandingan berikutnya, Arsenal akan ditantang Watford di Stadion Vicarage Road, Sabtu (17/10). Setelah itu The Gunners akan menjamu Bayern Munich dalam lanjutan ajang Liga Champions.