Arsip Kategori: Liga Italia

Hasil Liga Italia: Diimbangi Sassuolo, Napoli Makin Jauh dengan Juventus

Napoli hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo. Hasil ini membuat Il Parteinopei semakin tertinggal jauh dengan Juventus.

Napoli bertandang ke Stadion Mapei untuk menghadapi Sassuolo, Senin (11/3/2019) dinihari WIB, pada pekan ke-27 Liga Italia. Laga ini langsung berjalan sengit sejak menit awal.

Peluang pertama di laga ini baru lahir pada menit ke-13. Sepakan jarak jauh Amadou Diawara masih melambung dari gawang Sassuolo.

Tuan rumah kemudian membalas pada menit ke-22. Jeremie Boga melepas tembakan dari tepi kotak penalti, namun upayanya ini masih melebar dari gawang David Ospina.

Napoli hampir saja mencetak gol pada menit ke-29. Umpan terobosan Adam Ounas disambut Lorenzo Insigne di kotak penalti. Kapten Il Parteinopei ini kemudian melepas tembakan yang masih mampu diamankan Gianluca Pegolo.

Kedua tim minim menciptakan peluang di lima menit akhir babak pertama. Hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan.

Pada babak kedua, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-52. Sassuolo membuka keunggulan terlebih dahulu lewat Dominico Berardi. Penyerang asal Italia ini melepas tembakan keras dari jarak dekat yang tak mampu ditepis David Ospina.

Tertinggal 0-1, Napoli berusaha tampil lebih menyerang untuk menyamakan kedudukan. Menit ke-58 mereka mengancam lewat sundulan Kalidou Koulibaly memanfaatkan sepak pojok Dries Martens yang masih melebar.

Tekanan yang dilakukan Il Parteinopei makin bergelombang jelang laga berakhir. Pada Menit ke-75, Pegolo harus melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah Napoli mencetak gol. Kiper Sassuolo ini menepis sepakan keras jarak jauh Diawara.

Usaha tak kenal lelah anak asuhan Carlo Ancelotti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-86. Memanfaatkan bola liar, Lorenzo Insigne melepas sepakan akurat ke sudut gawang Sassuolo.

Gol Insigne gagal dibalas Sassuolo selama sisa waktu pertandingan. Laga pun tuntas dengan skor 1-1. Hasil imbang ini membuat Napoli semakin tertinggal jauh dengan Juventus. Napoli ada di posisi kedua dengan 57 poin. Kalah 18 angka dari Si Nyonya Tua.

Sementara itu, hasil ini membuat Sassuolo tetap di posisi ke-12. I Neroverdi kini mengumpulkan 32 poin dari 27 laga.

Susunan Pemain.

Sassuolo : Pegolo; Demiral, Ferrari, Peluso; Lirola, Magnanelli, Duncan (Locatelli 90′), Rogerio; Berardi (Babacar 85′), Djuricic (Bourabia 76′), Boga

Napoli : Ospina; Malcuit, Chiriches (Luperto 46′), Koulibaly, Ghoulam; Ounas (Younes 66′), Diawara, Allan, Verdi (Milik 66′) ; Insigne, Mertens.

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26, Peluang Napoli Beri Kekalahan Perdana Juventus

Giornata ke-26 Serie A bakal berlangsung panas. Selain karena Derby Della Capitalle, juga disebabkan pertempuran panas Napoli versus Juventus di San Paolo, Senin (4/3/2019) pukul 02.30 WIB.

Laga Cagliari kontra Inter Milan di Sardegna Arena, Sabtu (2/3/2019) dini hari WIB membuka giornata ke-26 Serie A. Dari tujuh pertemuan terakhir, enam di antaranya dimenangkan Nerazzurri dan satu sisanya milik Cagliari.

Cagliari harus mendapatkan poin dalma laga tersebut, Pasalnya, mereka hanya berjarak enam angka dari posisi akhir zona degradasi Bologna dan maish ada 12 laga tersisa.

Inter tidak boleh kehilangan poin dalam laga tersebut jika tidak ingin posisinya digeser AC Milan. Kedua tim Kota Milan tersebut hanya berselisih dua angka, Inter 47 (posisi 3) dan Il Diavolo 45 (posisi 4).

Target scudetto musim ini dapat dikatakan pupus bagi Inter. Mereka tertinggal sembilan poin dari Napoli (posisi 2) dan 22 angka dari Juventus (posisi 1).

Karena itu mereka harus menjaga posisi tiga klasemen hingga akhir musim. Pasalnya, Milan dalam kondisi terbaik di paruh kedua musim 2018/2019. Rossoneri bakal menghadapi Sassuolo di San Siro, Minggu (3/3/2019) pukul 00.00 WIB.

Kehadiran Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta membuat serangan Milan menjadi ganas. Melihat tren terakhir, besar kemungkinan Milan bakal mendapatkan tiga poin dalam laga tersebut.

Setelahnya, giliran Lazio dan Roma yang akan saling mengalahkan di Stadio Olimpico pukul 02.30 WIB. Kedua tim butuh menang, Roma ingin masuk ke jajaran empat besar Serie A dan Lazio mempertahankan posisi enam klasemen sebagai jatah akhir zona Eropa.

Giornata ke-26 ditutup laga Napoli kontra Juventus. Pertandingan tersebut menjadi ajang Il Partenopei memotong defisit poin dari Juventus yang berjumlah 13 angka.

Sementara, Juventus diyakini hanya butuh hasil imbang dan tidak bakal ngotot. Pasalnya mereka fokus pada laga kontra Atletico Madrid di Allianz Stadium, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. Pada leg pertama mereka kalah 0-2 dan butuh mennag dengan selisih tiga gol.

Namun, Juventus pun tidak bakal mengalah begitu saja dmei rekor belum terkalahkan hingga pekan ke-25. Hasil imbang di San Paolo akan terasa seperti kemenangan bagi Si Nyonya Tua.

Berikut jadwal lengkap Serie A pekan ke-26

Sabtu (2/3/2019)
Pukul 02.30 WIB – Cagliari vs Inter Milan
Pukul 21.00 WIB – Empoli vs Parma

Minggu (3/3/2019)
Pukul 00.00 WIB – AC Milan vs Sassuolo
Pukul 02.30 WIB – Lazio vs Roma
Pukul 18.30 WIB – Torino vs Chievo
Pukul 21.00 WIB – Udinese vs Bologna
Pukul 21.00 WIB – Genoa vs Frosinone
Pukul 21.00 WIB – SPAL vs Sampdoria

Senin (4/3/2019)
Pukul 00.00 WIB – Atalanta vs Fiorentina
Pukul 02.30 WIB – Napoli vs Juventus

Hasil Liga Italia: Napoli Diredam Fiorentina

Napoli gagal memangkas jarak dengan Juventus di puncak klasemen. Bertandang ke markas Fiorentina, Il Partenopei cuma bermain imbang 0-0.

Pada laga pekan ke-23 Serie A yang dihelat di Artemio Franchi, Minggu (10/2/2019) dini hari WIB, Lorenzo Insigne untuk pertama kalinya jadi kapten sepeninggal Marek Hamsik yang sebentar lagi pindah ke China.

Kedua tim sedari awal laga memang saling bertukar serangan. Total ada 10 attempts dibuat Fiorentina dengan tiga on goal, sementara Napoli bikin 11 dengan empat on target.

Napoli punya kans lebih dulu pada laga ini ketika Piotr Zielinski mendapat bola di kotak penalti dan coba melepaskan umpan tarik yang bisa ditepis Alban Lafont. Bola muntah dicocor Insigne tapi masih melayang di atas mistar.

Lalu, ada juga peluang tembakan voli Dries Mertens dari jarak dekat yang ditepis Lafont. Fiorentina bukannya tanpa peluang karena Federico Chiesa membuang kans untuk bikin gol setelah tembakannya melayang.

Satu peluang emas didapat Fiorentina lewat Jordan Veretout tapi sepakan volinya bisa ditepis kiper Napoli Alex Meret.

Dries Mertens juga punya kans bikin gol tapi tendangan jarak dekatnya digagalkan oleh Lafont. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

Masuk di kedua, Napoli meningkatkan intensitas serangan tapi lagi-lagi serangan yang dibandung tak kunjung membuahkan hasil. Ketangguhan Lafont di bawah mistar Fiorentina jadi salah satu alasannya.

Ada satu kans emas didapat Arkadiusz Milik di sepuluh menit akhir laga ketika dia mendapat umpan tarik dari Callejon yang berlari di sisi kanan. Sayangnya, sepakan Milik menerpar sisi luar tiang gawang tuan rumah.

Demikian juga dengan sepakan Milik di masa injury time yang bisa dimentahkan Lafont. Tak ada gol tercipta sehingga Napoli harus puas dengan skor 0-0 dan cuma memangkas jarak jadi delapan poin dengan Juve.

Napoli punya 52 poin dan bisa melebar andaikan Juve mengalahkan Sassuolo besok. Fiorentina tertahan di posisi kesembilan dengan 32 poin.

Susunan pemain

Fiorentina: Lafont; Ceccherini, Pezzella, Hancko (Vitor Hugo 57); Dabo, Edimilson Fernandes, Veretout, Biraghi; Gerson (Mirallas 68) (Simeone 80); Chiesa, Muriel

Napoli: Meret; Hysaj, Maksimovic, Koulibaly, Mario Rui (Ghoulam 5); Callejon, Allan, Fabian Ruiz, Zielinski; Insigne (Verdi 77), Mertens (Milik 62)

Hasil Liga Italia: Inter Milan Vs Sassuolo Selesai Tanpa Gol

Inter Milan tertahan di lanjutan Liga Italia. Nerazzurri bermain imbang tanpa gol saat berhadapan dengan Sassuolo di Giuseppe Meazza.

Dalam pertandingan yang berlangsung, Minggu (20/1/2019) dinihari WIB, Inter dan Sassuolo saling menyerang. ESPN FC melansir data bahwa tim Biru-Hitam mencatatkan 58 persen penguasaan bola.

Soal percobaan, Sassuolo membukukan lebih banyak. Ada 16 tembakan dan lima tepat sasaran. Sementara itu, Inter membukukan 13 percobaan dan empat di antaranya menemui bidang.

Percobaan pertama dalam duel Inter vs Sassuolo dilakukan oleh pemain tim tamu, Manuel Locatelli. Sial baginya, arah tembakan itu masih melenceng.

Inter membalas serangan tiga menit berselang. Usaha Matías Vecino meneruskan sepak pojok juga belum membuahkan hasil.

Peluang emas Sassuolo pada menit ke-19 juga belum mampu membobol gawang Inter. Kevin-Prince Boateng melepaskan tembakan jarak jauh usai menerima umpan Locatelli. Kiper Inter, Samir Handanovic masih sigap.

Inter mendapatkan peluang pada menit ke-31! Matteo Politano melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti, yang bisa diantisipasi dengan sempurna oleh Andrea Consigli.

Tembakan dari luar kotak penalti kembali dilepaskan pemain Inter pada menit ke-40. Usaha Matias Vecino itu masih belum juga menghasilkan gol.

Sundulan Boateng pada menit ke-47 juga masih mentah. Sama halnya serangan balasan Inter sesaat kemudian via Ivan Perisic yang belum membuahkan hasil.

Percobaan Mauro Icardi pada menit ke-71 juga tak tepat sasaran. Sundulannya dari dalam kotak penalti masih melenceng. Sama halnya dengan sundulan Lautaro Martinez 12 menit berselang, sundulannya bisa ditangkap Consigli.

Di masa injury time, Sassuolo gagal menyelesaikan kemelut di muka gawang Inter menjadi gol. Begitu juga dengan Inter, peluang terakhir lewat tendangan sudut juga tak mampu dimanfaatkan menjadi gol.

Dengan tambahan satu angka ini, Inter ada di posisi ketiga dengan raihan 40 poin. Sementara itu, Sassuolo menempati peringkat ke-12 dengan raihan 26 poin.

Susunan Pemain

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar, Asamoah; Vecino (Borja Valero 81), Brozovic, Joao Mario (Nainggolan 60); Politano (Lautaro Martinez 81), Icardi, Perisic

Sassuolo: Consigli; Lirola, Magnani, Rogerio, Peluso; Duncan (Bourabia 72), Locatelli, Sensi (Magnanelli 76); Berardi, Boateng, Djuricic (Boga 62)

Efek Domino Jika Higuain ke Chelsea: Morata, Kalinic, dan Piatek

Transfer Gonzalo Higuain ke Chelsea bisa menjadi efek domino. Hal itu akan melibatkan Alvaro Morata, Nikola Kalinic, dan Krzysztof Piatek.

El Pipita sedang menurun drastis. Dia cuma mencetak delapan gol dalam 21 penampilan sejak dipinjam AC Milan dari Juventus di musim panas.

Rossoneri sudah mengeluarkan uang mencapai 16 juta euro untuk meminjam Higuain sampai akhir musim ini. Milan juga punya opse membeli pria asal Argentina itu sebesar 35 juta euro.

Milan dikabarkan sudah hilang minat mempermanenkan Higuain. Chelsea pun mengendus itu dengan coba meminjam Higuain lebih dulu sampai akhir musim. Situasi itu didukung dengan minim golnya Moarta dan Oliver Giroud.

Jika transfer Higuain ke Chelsea terjadi, maka si striker bisa reuni dengan Maurizio Sarri. Di bawah arahan Sarri, Higuain mencapai musim tersuburnya kala mencetak 38 gol untuk Napoli di Liga Italia 2015/16.

Kedatangan Higuain nantinya juga bisa berdampak pada Morata. Pria asal Spanyol ini sedang santer dikabarkan bakal balik ke Atletico Madrid selaku tim masa kecilnya.

Morata nantinya bisa membuka jalan Kalinic untuk pergi dari Atletico menuju AS Monaco. Selama di Atletico, pria asal Kroasia itu baru main sembilan kali di La Liga dengan mencetak dua gol.

Lantas siapa yang bakal menggantikan Higuain di Milan? Adalah Piatek yang belakangan santer disebut-sebut mau meninggalkan Genoa.

Milan tak akan dengan mudah mendatangkan Piatek, yang sudah mencetak 19 gol dalam 21 pertandingan musim ini. Tim besutan Gennaro Gattuso itu harus berhadapan dengan Real Madrid.

Allegri Tunggu Lebih Banyak Gol dari Ronaldo

Massimilliano Allegri hanya ingin satu hal dari Cristiano Ronaldo. Hal tersebut adalah lebih banyak gol.

Ronaldo memulai musim perdananya di Seria A bersama Juventus dengan sangat baik. Pria asal Portugal ini mampu mengemas 14 gol dan enam assist dari 19 laga di Serie A.

Penampilan apik Ronaldo ini mampu membantu Juventus memuncaki klasemen Serie A dengan 53 poin dari 17 kemenangan serta dua hasil imbang. Di musim ini Bianconerri belum tersentuh kemenangan di kompetisi domestik.

Penampilan apik penyerang berjuluk CR7 tersebut mampu menjawab ekspektasi Allegri saat mendatangkannya dari Real Madrid.

“Dia tidak jauh berbeda dengan yang saya bayangkan,” kata Allegri dilansir dari Calciomercato.

“Saya tahu dia adalah seorang profesional hebat dengan semangat kompetitif yang telah membantu setiap orang untuk terus berkembang.”

“Dia ingin menjadi yang terbaik setiap hari dan itu adalah nilai penting yang membantu kami semua. Saya tidak terkejut, saya lebih suka mengatakan bahwa senang melihat dia bermain karena dia adalah pemain yang berbeda,” ujar pelatih 51 tahun ini.

Mantan pelatih AC Milan ini juga mengungkapkan bahwa saat ini yang ia inginkan hanyalah gol dari penyerang 33 tahun ini.

“Kualitas terbesar Ronaldo adalah dia selalu fokus, baik dalam permainan maupun selama latihan. Dia selalu memiliki kebiasaan yang sama bahkan ketika dia hanya mendapatkan satu bola selama pertandingan. Saya hanya ingin satu hal darinya: banyak gol. Dia tahu lebih baik tentang itu, Cristiano adalah contoh untuk semua orang”, ungkap Allegri.

“Gelar Serie A adalah tujuan natural bagi Juventus, karena untuk memenangkan Liga Champions Anda harus memiliki keberuntungan. Ronaldo harus menjadi kegembiraan bagi Juventus dan untuk sepakbola Italia,” tuturnya menyimpulkan.

Hasil Liga Italia: Cetak Gol di Injury Time, Chievo Imbangi Inter 1-1

Inter Milan gagal mendapatkan tiga poin dari markas Chievo Verona. Gol Sergio Pellissier di injury time memaksa hasil akhir 1-1.

Chievo menjamu Inter di Stadio Marcantonio Bentegodi, Minggu (23/12/2018) dinihari WIB. Kedua tim saling bergantian menekan di babak pertama.

Inter berhasil mencuri gol duluan lewat Ivan Perisic. Gol itu menutup babak pertama untuk keunggulan Inter 1-0.

Chievo bermain jauh lebih baik dari Inter di babak kedua. Itu ditunjukkan dari tujuh tembakan berbanding lima yang dilepaskan Chievo.

Usaha Chievo baru berhasil di injury time. Gol Sergio Pellissier memaksa Inter harus pulang dengan satu poin.

Nerazzurri tetap ada di posisi ketiga, yang kali ini dengan jumlah 33 poin. Di sisi lain, Chievo masih menghuni dasar klasemen dengan lima poin.

Jalannya Pertandingan

Tim tuan rumah langsung mengancam saat laga belum berjalan satu menit. Riccardo Meggiorini melepas tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Samir Handanovic

Inter gantian menekan di menit kedua. Ivan Perisic melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun arah bola masih di atas gawang Stefano Sorrentino.

Kedua tim main terbuka dengan saling bergantian melancarkan serangan. Inter baru bisa mengancam pertahanan Chievo di menit ke-23 setelah tembakan Mauro Icardi di kotak penalti melebar ke sisi kiri gawang.

Inter mampu merobek gawang Chievo di menit ke-39. Bola hasil umpan silang Danilo D’Ambrosio dari sisi kiri dituntaskan lewat tendangan Perisic dari jarak dekat. 1-0 Inter memimpin.

Chievo berusaha melakukan serangan dari kedua isi, namun tak selalu gagal sebelum masuk ke kotak penalti. Skor 1-0 tetap bertahan untuk Inter hingga turun minum.

Perisic nyaris memperbesar keunggulan Inter saat babak kedua baru berjalan dua menit. Tembakan Perisic di dalam kotak penalti mampu ditepis Sorrentino.

Chievo baru mengancam di menit ke-63. Nicola Rigoni melepas tembakan dari tepi kotak penalti, tapi laju bola masih bisa di blok Stefan De Vrij.

Tim berjulukan Keledai Terbang ini bermain lebih baik daripada Inter di paruh kedua. Permainan agresifnya menyulitkan Inter untuk berkembang.

Umpan silang dari sisi kanan mengarah ke jantung pertahanan Inter di menit ke-70. Bola berhasil disambar dengan cepat oleh Mariusz Stepinski, namun arahnya masih melebar dari bidang sasaran.

Kerja keras Chievo untuk menyamakan skor menjadi 1-1- baru berbuah hasil di injury time. Stepinski meneruskan umpan lambung dengan sundulan ke Pellissier. Bola dikontrol dengan baik oleh sang kapten sebelum melepaskan tembakan lob yang masuk ke gawang Nerazzurri.

Inter berusaha bangkit menyerang di sisa waktu. Ada sekitar delapn pemain masuk ke daerah sepertiga akhir pertahanan Chievo, namun upaya mereka itu telat. Skor 1-1 tetap bertahan hingga laga tuntas.

Susunan Pemain:

Chievo: Sorrentino; Depaoli, Bani, Rossettini, Barba; Kiyine (Jaroszynski 46), Rigoni, Hetemaj; Giaccherini (Birsa 77); Meggiorini (Stepinski 61), Pellissier.

Inter: Handanovic; Vrsaljko, Skriniar, De Vrij, D’Ambrosio; Joao Mario (Borja Valero 81), Brozovic, Nainggolan (Vecino 67); Politano (Lautaro Martinez 75), Icardi, Perisic.

Hasil Juventus vs AS Roma: Bianconeri Menang 1-0

Juventus sukses membungkam AS Roma di pekan ke-17 Liga Italia 2018/2019. Bianconeri menang 1-0 atas I Giallorossi.

Bertanding di Allianz-Stadium, Turin, Minggu (23/12/2018) dini hari WIB, Juventus unggul 1-0 di babak pertama. Gol dicetak Mario Mandzukic pada menit ke-35. Gol bertahan hingga laga tuntas.

Tiga poin membuat Juventus masih perkasa di puncak klasemen Liga Italia dengan 49 poin dari 17 laga, unggul delapan angka dari Napoli di posisi dua. Adapun Roma tertahan di posisi 10 dengan 24 poin.

Jalannya Pertandingan

Juventus mengancam sejak menit kedua. Mario Mandzukic melepaskan shot, namun bola masih bisa diblok barisan pertahanan Roma.

Pada menit kedelapan, Juventus kembali menebar ancaman lewat Alex Sandro. Ia melepaskan shot ke gawang Roma, namun bolanya bisa ditepis Robin Olsen.

Di menit ke-19, Cristiano Ronaldo ikutan mengancam gawang Roma. Dari sepak pojok, penyerang Portugal itu menyundul bola, namun arahnya masih menyamping dari gawang lawan.

Di menit ke-33, peluang kembali didapat Ronaldo. Menerima umpan Paulo Dybala di kotak penalti Roma, CR7 melepaskan sepakan ke tiang jauh. Olsen mampu menepisnya, sehingga peluang itu berujung sepak pojok.

Tekanan Juventus berbuah hasil dua menit berselang. Berawal dari tekanan di sisi kanan, De Sciglio melepaskan crossing ke tengah. Mario Mandzukic bisa menyundul masuk bola ke gawang Roma. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Roma coba membalas. Di menit ke-42, kesalahan Giorgio Chiellini hampir dimanfaatkan tim tamu. Patrick Schick merebut bola dari Chiellini dan mengopernya ke Davide Santon.

Tak pakai lama, Santon mengirimnya lagi ke kotak penalti dan bisa disundul Steven Nzonzi. Kiper Juventus, Wojciech Szczesny masih sigap menangkapnya bola sundulan Nzonzi. Hingga jeda, skor 1-0 tidak berubah.

Di babak kedua, Juventus menebar ancaman di menit ke-54. Alex Sandro melepaskan crossing ke tengah dan bisa disundul Ronaldo, namun bolanya melayang ke atas.

Tiga menit berselang, giliran Roma mengancam. Federico Fazio bisa menyundul bola, namun upayanya lemah sehingga bola mudah ditangkap Szczesny.

Di menit ke-59, Ronaldo lagi-lagi mengancam gawang Roma. Dybala melepaskan crossing ke tengah dan bisa disundul Ronaldo, namun Olsen membuat penyelamatan gemilang. Semenit berselang, peluang Ronaldo kembali digagalkan Olsen.

Pada menit ke-69, Chiellini bisa menceploskan bola ke gawang Roma. Wasit Davide Massa lantas menganulirnya, karena kapten Juventus itu mengganggu pergerakan Olsen lebih dulu.

Roma bukannya tanpa upaya. Berkali-kali serangan yang dibangun Nzonzi, Justin Kluivert, dan Schick bisa dimentahkan barisan pertahanan Juventus. Serigala Ibu Kota kesulitan menembus kotak penalti lawannya.

Memasuki menit-menit akhir, Roma banyak menekan. Pada menit ke-89, Bryan Cristante melepaskan sundulan, memanfaatkan tendangan bebas. Namun, upayanya bisa diamankan Szczesny.

Di injury time, Douglas Costa sempat menjebol gawang Roma. Namun gol tersebut dianulir wasit usai mengecek Video Assistant Referee (VAR). Hingga laga tuntas, skor 1-0 untuk kemenangan Juventus atas Roma tidak berubah.

Susunan Pemain

Juventus: Szczesny, De Sciglio, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro, Bentacur, Pjanic (Emre Can 71′), Matuidi, Dybala (Douglas Costa 80′), Ronaldo, Mandzukic

AS Roma: Olsen, Kolarov, Fazio, Manolas, Santon, Cristante, Florenzi (Kluivert 46′), Zaniolo, Nzonzi (Dzeko 80′), Under (Perotti 71′), Schick

Agen Klaim Icardi Ditawarkan ke Juventus, Inter Membantah

Agen Mauro Icardi, Wanda Nara, mengungkapkan bahwa striker Argentina itu ditawarkan ke Juventus. Kubu Nerazzurri memberi bantahan.

Wanda mengungkapkan bahwa negosiasi kontrak baru Icardi dengan Inter jalan di tempat. Negosiasi untuk menambah durasi ikatan sebenarnya memang belum krusial, kontrak Icardi dengan Inter masih berlaku hingga 2021.

Lebih lanjut lagi, Wanda mengungkapkan bahwa ada usaha Inter untuk menawarkan Icardi ke klub Italia lainnya, Juventus. Tapi, pemain 25 tahun itu tetap mengikrarkan kesetiaannya.

Petinggi Inter, Piero Ausilio, merasa perlu untuk menanggapi pernyataan Wanda itu. Dia pun menegaskan selalu terbuka untuk membahas kontrak baru di kantor.

Kami tetap konsisten dengan apa yang kami katakan dalam beberapa bulan terakhir. Kami bahagia dengan Icardi sebagai pemain dan apa yang dia sumbangkan di atas lapangan untuk Inter. Dia selalu memikul tanggung jawab dan tak takut pada apapun,” kata Ausilio di Football Italia.

“Selain itu tak masalah, ada kantor resmi, saya terbuka untuk semua orang. Agen Icardi tahu di mana bisa menemukan saya apakah datang ke kantor atau lewat telepon. Sisanya, sosial media, media, film box office Natal tak membuat saya tertarik.”

“Inter dan saya hanya akan berbicara di kantor, di kantor pusat kamu, tidak di sosial media atau televisi. Beppe Marotta dan saya selalu siap membantu,” dia menambahkan.

Sampdoria naik ke posisi ke-3, setelah mengalahkan Bologna

Sampdoria akhirnya menang atas Bologna. Sampdoria memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk menekuk Bologna dengan skor 2-0. Kemenangan ini mengangkat Sampdoria ke posisi ketiga di klasemen sementara Serie A. Pertandingan Sampdoria melawan Bologna di Stadio Luigi Ferraris, Selasa (15/9/2015) dinihari WIB, seharusnya digelar pada Minggu (13/9) lalu. Namun, karena ada badai yang menerjang Genoa, pertandingan pun tertunda.

Sampdoria yang bertindak sebagai tuan rumah mendominasi pertandingan ini. Namun, mereka tidak banyak menciptakan peluang di babak pertama. Pada babak kedua, kiper Bologna, Antonio Mirante, membuat penyelamatan gemilang. Dia terbang untuk mementahkan tembakan keras Eder.

Bologna juga tidak mau diam, akhirnya dia membalas serangan Sampdoria. Disinilah terjadi tuker serangan. Serangan Bologna tidak membuahkan hasil. Memasuki menit ke-62, Pemain Bologna, Luca Rizzo diusir oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua.

Hal ini membuat Bologna harus bermain dengan 10 orang pemain. Keunggulan jumlah pemain bisa dimanfaatkan oleh Sampdoria. Sampdoria sangat pintar dalam memanfatkan kekurangan Bologna. Sampdoria menggempur terus pertahanan Bologna.

Akhirnya Sampdoria memecahkan kebuntuan pada menit ke-75 melalui gol Eder. Eder bermain umpan satu-dua dengan Luis Muriel. Dengan lincah, Eder melepaskan tendangan yang sangat keras ke sisi pojok kiri gawang. Tidak puas dengan skor 1-0, Sampdoria melancarkan serangan lagi. Hanya berselang empat menit, Sampdoria berhasil menggandakan keunggulannya melalui Roberto Soriano. Gol ini tercipta berawal dari kreasi Soriano yang membawa bola dan Tembakan Roberto Soriano dari luar kotak penalti membawa tim tuan rumah memimpin 2-0. Skor ini tidak berubah hingga pertandingan selesai.

Berkat kemenangan atas Bologna, Sampdoria naik ke posisi ketiga di klasemen sementara Serie A dengan poin 7. Mereka ada di bawah Inter Milan (9 poin) dan Chievo (7 poin). Bologna terpuruk di urutan ke-19 karena belum mendapatkan poin.

Pahlawan Sampdoria, Eder dan Roberto Soriano menjadi bintang lapangan kali ini

Susunan Pemain
Sampdoria:
Viviano; Cassani (Pereira 21), Silvestre, Moisander, Regini; Ivan (Correa 65), Fernando, Barreto; Soriano; Eder, Muriel (Rodriguez 82)

Bologna:
Mirante; Ferrari, Rossettini, Maietta, Masina; Donsah (Pulgar 68), Taider (Diawara 57); Giaccherini (Rizzo 28), Brienza, Mounier; Destro