Arsip Kategori: Italia

Gilas Parma, Lazio Tunda Pesta Juara Juve

ROMA, Cutejapanese.org – Lazio meraih kemenangan meyakinkan empat gol tanpa balas, 4-0, ketika menggilas tim juru kunci Parma. Hasil itu mengokohkan Lazio di posisi dua klasemen Serie A sekaligus membuat Juventus belum jadi juara Serie A.

Di Olimpico, Kamis (30/4/2015) dinihari WIB, Lazio membuka keunggulan lewat gol Marco Parolo di menit ke-10. Miroslav Klose menambah keunggulan di menit ke-13 dan Antonio Candreva membuat skor jadi 3-0 tiga menit berselang.

Balde Diao Keita, yang masuk sebagai pemain pengganti di pertengahan babak kedua, kemudian memantapkan kemenangan Lazio atas Parma melalui golnya sembilan menit sebelum bubaran.

Hasil di giornata 33 tersebut membuat Biancocelesti kini mengoleksi 62 poin di posisi dua, unggul satu angka dari AS Roma di posisi tiga. Dengan lima laga tersisa, Lazio di atas kertas masih bisa meraih 15 angka untuk membuat raihan maksimalnya menjadi 77 poin.

Hal tersebut turut berimbas pada pemuncak klasemen Juventus. Dengan 76 poin yang diraih sejauh ini, Bianconeri untuk sementara belum dipastikan jadi juara Serie A.

Sementara itu Parma terpaku di dasar klasemen dengan 16 poin. Kekalahan ini membuat Parma dipastikan tersungkur ke Serie B mengingat zona aman terdekat di posisi 17 kini ditempati Atalanta dengan 32 poin, raihan maksimal Parma dengan laga sisa adalah 31 poin.

Parma sempat mengawali laga dengan baik setelah Raffaele Palladino berhasil menguji ketangguhan Federico Marchetti di bawah mistar gawang Lazio. Tetapi justru tuan rumah yang kemudian unggul.

Di menit ke-10, Marco Parolo melepaskan tembakan jarak jauh yang kemudian membuat bola meluncur deras ke dalam gawang tim yang ia bela pada musim lalu. 1-0 untuk Lazio.

Cuma terpaut tiga menit berselang, Lazio menggandakan keunggulan. Adalah Miroslav Klose yang mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Lazio kini memimpin 2-0.

Keunggulan Lazio bertambah lagi ketika pertandingan memasuki menit ke-16. Sebuah operan dari Senad Lulic meloloskan Antonio Candreva dari jebakan offside dan kemudian sekaligus membuat gol ketiga untuk Lazio.

Di menit ke- 81 Balde Diao Keita memantapkan kemenangan Lazio usai memanfaatkan umpan dari Candreva. Lazio menang 4-0.

Tiga Poin Penting Giallorossi

Cutejapanese.org – AS Roma mengakhiri rangkaian hasil kurang memuaskan dengan mengalahkan Sassuolo. Tiga poin dari laga tersebut berarti penting bagi Giallorossi yang terus berupaya mengamankan posisi di zona Liga Champions.

Melawat ke markas Sassuolo di giornata ke-33 di Stadio Mapei, Kamis (30/4/2015) dinihari WIB, Roma pulang dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Seydou Doumbia, Alessandro Florenzi, dan Miralem Pjanic menjadi pencetak gol untuk tim tamu.

Hasil ini membawa Roma kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya gagal meraih poin penuh di tiga laga terakhirnya. Di pekan sebelumnya, Roma takluk 1-2 di kandang Inter Milan.

Pjanic yang mencetak gol ketiga Roma di laga itu puas dengan penampilan timnya. Kini dia berharap Roma bisa menjaga performa dengan tampil oke kala menjamu Genoa akhir pekan ini.

“Kami merespons di atas lapangan dan kami senang dengan penampilan kami. Sangat krusial bagi kami untuk menang di sini,” ujar Pjanic usai pertandingan seperti dikutip situs resmi klub.

“Kami mencetak tiga gol dan tidak kebobolan. Sekarang kami harus istirahat dan mengulang penampilan melawan Genoa,” lanjut gelandang asal Bosnia Herzegovina itu.

Tambahan tiga poin dari laga ini menjaga posisi Roma tetap aman di zona Liga Champions. I Lupi berada di peringkat ketiga dengan 61 poin dan untuk sementara unggul lima angka dari Napoli yang baru akan bertanding Jumat (1/5/2015) dinihari WIB nanti.

“Jika kami memenangi semua pertadingan tersisa, kami jelas akan ada di Liga Champions musim depan. Kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya satu per satu. Kami benar-benar harus meraih poin sebanyak mungkin. Kami harus masuk ke Liga Champions lagi,” kata Pjanic.

Satu Point Lagi, Juventus Juara Serie A

TURIN, Cutejapanese.org – Kemenangan atas Fiorentina membuat Juventus berada di ambang juara Serie A musim ini. Kapten Juve, Gianluigi Buffon, menyebut timnya kini sudah sangat dekat dengan garis finis.

Setelah akhir pekan lalu kalah dari Torino, Juve kembali ke jalur kemenangan pada laga melawan Fiorentina di Juventus Stadium, Kamis (30/4/2015) dinihari WIB. Bianconeri menang tipis 3-2 berkat dua gol Carlos Tevez dan satu gol Fernando Llorente.

Dengan kemenangan ini, Juve masih kokoh di puncak klasemen Serie A. Mereka unggul 14 poin atas Lazio yang duduk di posisi kedua.

Juve tinggal butuh tambahan satu poin lagi dari lima laga tersisa. Mereka berpeluang mengunci scudetto pada laga tandang melawan Sampdoria, Sabtu (2/5/2015) mendatang.

“Kami sudah sangat dekat dengan garis finis,” ucap Buffon di situs resmi klub.

“Kami bekerja dengan baik sampai saat ini dan tampil lebih baik lagi pada malam ini karena laga melawan Fiorentina bukanlah laga mudah karena kami sudah ditunggu laga lain pada hari Sabtu dan khususnya pada hari Selasa mendatang (melawan Real Madrid di semifinal Liga Champions),” tutur kiper timnas Italia itu.

Buffon juga menyanjung pelatih Massimiliano Allegri, yang awalnya diragukan tapi kini punya peluang memberi tiga gelar dalam semusim.

“Allegri adalah faktor penting di balik musim kami. Dia memandu kami, memberi kami ide-ide, dan memimpin tim. Dia mendapatkan warisan skuat yang tangguh. Tapi, siapapun yang menggantikan (Antonio) Conte akan punya tugas berat,” katanya.

Lippi : Cepat mengunci gelar Scudetto tidak selalu berimbas bagus di Eropa

TURIN, Cutejapanese.org – Juventus memiliki kesempatan memastikan Scudetto dinihari nanti, terkait dengan lolosnya Juve kebabak semifinal Liga Champions. Keberhasilan memastikan titel domestik dengan beberapa laga tersisa dinilai tidak selalu berdampak bagus.

Juve akan menjamu Fiorentina di partai giornata 33 Serie A, Kamis (30/4/2015) dinihari WIB. Kemenangan ditambah dengan ketidakmampuan Lazio meraih poin poin akan memastikan Bianconeri jadi juara musim ini dengan lima laga sisa.

Jika itu yang terjadi, di satu sisi ‘Nyonya Tua’ tentu saja akan jadi bisa fokus sepenuhnya ke semifinal Liga Champions lawan Real Madrid pada 5 dan 13 Mei mendatang.

Akan tetapi Marcelo Lippi, peracik taktik Juventus 1994–1999 dan 2001–2004, mewanti-wanti bahwa kemampuan mengunci gelar lebih cepat bisa mengurangi intensitas tim di Eropa.

“Persaingan memperebutkan Scudetto sudah selesai, tapi malam ini Juventus bisa memastikannya secara matematis,” kata Lippi kepada Radio Sportiva yang dikutip Football Italia.

“Sehubungan dengan hal itu terkadang di Liga Champions ada bagusnya juga merasakan tensi, jadi bisa mengunci gelar dengan cepat tidak selalu berimbas bagus untuk komitmen di Eropa,” tuturnya

Kalahkan Udinese, Inter Naik Dua Peringkat

UDINE, Cutejapanese.org — Inter Milan berhasil mengalahkan Udinese 2-1 pada laga lanjutan Serie-A di Stadion Friuli, Udine, Selasa (28/4/2015) waktu setempat. Pada pertandingan ini, Udinese bermain dengan sembilan pemain sejak menit ke-58.

Kedua tim bermain dengan tempo lambat pada babak pertama. Inter mengandalkan duet Rodrigo Palacio dan Mauro Icardi untuk membongkar pertahanan Udinese. Sementara tuan rumah memasang Antonio Di Natale dan Cyril Thereau di lini depan.

Tetapi, kedua tim kerap kesulitan mencetak gol pada babak pertama. Lima menit jelang jeda, Udinese mendapat petaka saat Maurizio Domizzi menerima kartu kuning kedua karena melanggar Hernanes dan harus meninggalkan lapangan.

Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Inter akhirnya bisa membuka keunggulan. Pada menit ke-48, Inter mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran kiper Orestis Karnezis terhadap Mateo Kovacic. Icardi yang menjadi algojo sukses menjalankan tugas dengan sempurna.

Akan tetapi, keunggulan Inter tak bertahan lama. Pada menit ke-50, Udinese berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Di Natale. Kapten Udinese tersebut sukses menaklukkan gawang Samir Handanovic setelah menerima umpan Allan.

Petaka bagi Udinese kembali hadir pada menit ke-58. Pemain asal Ghana, Emmanuel Agyemang Badu harus diusir keluar karena menerima kartu merah. Udinese pun terpaksa bermain dengan sembilan pemain.

Bermain dengan sembilan pemain membuat lini belakang Udinese kewalahan. Hasilnya, memasuki menit ke-65, Inter sukses mencetak gol lewat tendangan kaki kiri Lukas Podolski. Itu menjadi gol penentu kemenangan Inter pada laga tersebut. Inter pun menang 2-1 atas Udinese.

Kemenangan ini membawa Inter naik dua tingkat ke posisi ketujuh klasemen Serie-A. Inter kini mengemas 48 poin dari 33 pertandingan. Adapun Udinese berada di urutan ke-13 dengan 38 poin dari 33 laga.

Allegri Bertekad Amankan Scudetto Secepat Mungkin

TURIN, Cutejapanese.org – Massimiliano Allegri bertekad untuk membuat Juventus mengunci titel Serie A sesegera mungkin. Maka, dia pun berpesan agar Bianconeri tak terpeleset lagi.

Juventus membuang peluang untuk menjadi juara Serie A setidaknya tengah pekan ini. Itu setelah Nyonya Tua dikalahkan Torino 1-2 di Stadion Olimpico pada 26 April. Di laga lain, Lazio malah bisa memetik satu poin dari Chievo.

Hasil negatif itu membuat Juve tetap mengantongi 73 poin, unggul 14 poin atas Lazio yang ada di urutan kedua. Dengan enam laga tersisa, Juve membutuh empat poin lagi untuk mengamankan Scudetto, dengan asumsi Lazio selalu menang dalam dua laga berikutnya.

Padahal jika bisa menang atas Torino, Juve tinggal butuh satu pertandingan untuk mengamankan titel. Allegri juga masih menyimpan kecewa atas hasil negatif itu.

“Saya belum bisa mencerna kekalahan itu karena memestinya kami bisa mengakhiri pertandingan tersebut dengan hasil berbeda,” kata Allegri seperti dikutip Football Italia.

“Kami memang marah dengan hasil akhir kemarin karena kekalahan memang buruk ya, dan lebih dari itu semua, saya lebih kecewa karena kami kebobolan. Kebobolan dua gol kemarin, khususnya dengan cara kami melakukannya, benar-benar mengecewakan.

“Para pemain sudah melakoni musim yang oke, tapi kami belum memenangkan apapun sehingga kami bisa bilang kalau musim ini adalah musim yang tak biasa. Satu hal yang harus kami lakukan adalah mengamankan empat poin itu. Kami tak akan mencapainya pada hari Rabu, karena kami tak bisa meraih lebih dari tiga poin. Lagipula, Fiorentina sepertinya bakal mengamuk setelah kalah dua kali di kandang,” beber Allegri.

Ya, empat poin itu bisa diraih Juve pada dua laga terdekat menghadapi Fiorentina tengah pekan ini dan Sampdoria pada 2 Mei

Mancini Mulai Pesimis Inter Bisa Tampil di Eropa

MILAN, Cutejapanese.org – Roberto Mancini mulai pesimistis menatap peluang Inter Milan ke ajang Eropa musim depan. Menurut dia, nasib Nerazzurri untuk tampil di Liga Europa juga bergantung hasil yang dibukukan tim lain.

Inter masih tercecer di urutan kesembilan papan klasemen pada pekan ke-32 Serie A. Dengan koleksi 45 poin, Inter masih berjarak lima poin dari peringkat kelima Sampdoria sebagai batas ke Liga Europa.

Dengan tinggal menyisakan enam pertandingan, Mancini mulai tak yakin Inter bisa menggeser Sampdoria.

“Bisa meraih tiket ke Eropa tak cuma tergantung kepada diri kami sendiri. Kami harus memenangkan sebanyak mungkin pertandingan dan berharap ada tim di atas kami yang terpeleset,” kata Mancini seperti dikutip Football Italia.

“Pertama-tama saya berpikir soal bisa mencapai tiga besar meskipun kami tahu itu bakal sulit. Ketika Anda menjadi bagian dari Inter, Anda harus mematok target paling realistis,” ucap mantan pelatih Manchester City tersebut.

Ujian terdekat akan dilakoni Inter dengan melawat ke markas Udinese. Menilik pertemuan paruh musim pertama, Inter relatif tak dijagokan untuk menang. Kala itu, mereka kalah 1-2 di kandang.