Arsip Kategori: UEFA

Juventus Vs Atletico: Bianconeri Ogah Lepas Pedal Gas

Juventus akan menjamu Atletico Madrid di matchday 5 Liga Champions. Meski sudah dipastikan lolos, Juve tetap mengincar kemenangan demi menjadi juara Grup D.

Duel Juventus vs Atletico digelar di Stadion Allianz, Rabu (27/11/2019) dinihari WIB. Bianconeri sementara menempati peringkat teratas klasemen grup dengan perolehan 10 poin, unggul tiga poin dari Atletico di bawahnya. Untuk merebut juara grup, Cristiano Ronaldo cs wajib menang.

Si Nyonya Tua sedang melaju kencang usai belum terkalahkan di seluruh ajang pada musim ini (17 pertandingan). Pasukan Maurizio Sarri itu bahkan meraup 12 kemenangan dalam 13 pertandingan terakhir. Pada pertemuan sebelumnya di Wanda Metropolitano, Juventus membiarkan Atletico comeback untuk menyudahi permainan 2-2. Sarri tidak terpengaruh meski Los Rojiblancos sedang tersendat usai hanya sekali menang dalam lima pertandingan terakhir.

“Kalau kami bermain agar tidak kalah atau seri, kami akan mengambil banyak risiko jadi kami akan bermain tanpa membuat perhitungan itu,” Sarri mengungkapkan dikutip Football-Italia. “Belakangan ini Atletico sudah berubah. Mereka menggiring bola lebih banyak, memainkan permainan yang berbeda daripada sebelumnya. Mereka itu tim yang sulit dihadapi, jadi itu akan menjadi sebuah pertandingan yang kompleks. Juga akan [kompleks] secara mental karena kalau kami berpikir kami sudah lolos, kami akan kalah bahkan sebelum pertandingan dimulai.”

“Kami harus berpikir bahwa penting untuk merebut juara grup, kalau tidak mereka akan memiliki motivasi yang lebih besar daripada kami. Atletico itu bermain di liga yang sulit melawan Barcelona dan Real Madrid. Setiap tahun mereka mampu bermain efektif dan memenangi sesuatu, jadi kami cuma bisa salut kepada mereka.”

Genk Vs Liverpool: Dominan, Si Merah Menang 4-1

Liverpool tampil dominan dalam laga di markas Genk pada matchday 3 Liga Champions. Sang juara bertahan menang 4-1, Alex Oxlade-Chamberlain menyumbang dua gol.

Melawat ke Luminus Arena, Kamis (24/10/2019) dini hari WIB, Liverpool mengawali dengan amat baik kala Chamberlain sudah bikin gol di menit kedua. Namun itu jadi satu-satunya gol sepanjang babak pertama.

Genk malah sempat beberapa kali membahayakan gawang Liverpool di sisa waktu paruh pertama. Tapi penyelesaian akhir yang buruk dari tuan rumah menjadikan peluang-peluang tersebut terbuang percuma.

Chamberlain kembali mencetak gol cepat di babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, disusul gol dari Sadio Mane dan Mohamed Salah pada menit ke-77 dan 87. Genk sempat menipiskan selisih melalui Stephen Odey di menit ke-88, tapi kemenangan Liverpool tak terelakkan.

Dengan kemenangan ini, Liverpool sementara ada di posisi dua klasemen Grup E dengan enam poin dari tiga laga. Napoli masih memimpin berbekal tujuh poin, menyusul kemenangan 3-2 atas Salzburg.

Salzburg dan Genk berturut-turut di posisi 3-4, masing-masing mengumpulkan tiga dan satu poin. Jalannya Pertandingan

Baru dua menit pertandingan berjalan, Liverpool sudah memimpin. Alex Oxlade-Chamberlain menerima umpan dari Fabinho dan melepaskan sepakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang.

Genk bereaksi dengan serangan cepat dua menit kemudian. Mbwana Samatta menerima umpan terobosan dan menghadapi gawang, namun sepakannya melebar.

Liverpool membangun situasi bagus di menit keenam. Umpan silang James Milner dari kanan mengarah ke Roberto Firmino di tiang jauh, tapi penyerang asal Brasil itu terjatuh di bawah tekanan bek Genk. Wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Nyaris Genk! Umpan daerah dari Carlos Cuesta diterima Paul Onuachu di belakang garis pertahanan Liverpool pada menit ke-10. Namun sepakannya bisa dihalau oleh Alisson Becker.

Liverpool menguasai pertandingan dengan nyaman dan terus menekan tuan rumah. Sadio Mane mendapatkan bola di dalam kotak penalti pada menit ke-22, tapi sepakannya diblok.

Sebuah kerja sama apik antara Mane dan Firmino hampir membuahkan gol untuk Liverpool di menit ke-25. Umpan Mane disambut sontekan rabona Firmino untuk mengembalikan bola ke rekannya tersebut. Mane menyambarnya dengan sepakan, tapi masih tepat ke arah kiper dan dihalau.

Genk mencetak gol dua menit berselang. Samatta menanduk umpan silang yang berawal dari serangan cepat di sisi kanan. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena Junya Ito dalam posisi offside saat Genk membangun serangan.

Liverpool mendapatkan tendangan bebas di menit ke-30. Eksekusi Mohamed Salah masih melebar ke kanan atas gawang.

Andrew Robertson melakukan tusukan di menit ke-31 dan menyambar umpan Mane. Tendangannya masih bisa diantisipasi kiper Gaetan Coucke.

Genk balas mengancam di menit ke-40. Bryan Heynen merangsek di kanan dan mengirimkan umpan silang ke tengah kotak penalti. Namun Samatta gagal menyonteknya ke dalam gawang. Babak pertama tuntas.

Slavia Praha Bikin Barcelona Menderita

Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Slavia Praha sebelum akhirnya menang di Liga Champions. Sergio Busquets mengakui Barcelona menderita sepanjang laga.

Barcelona tandang ke markas Slavia di matchday 3 Grup F Liga Champions. Bertanding di Stadion Sinobo, Praha Republik Ceko, Kamis (24/10/2019) dini hari WIB, Blaugrana menang tipis 2-1.

Dalam pertandingan tersebut, Barcelona unggul cepat lewat gol Lionel Messi pada menit ketiga. Tak mau kalah, Slavia melancarkan tekanan. Upaya tuan rumah untuk menyamakan skor membuahkan hasil pada menit ke-50 berkat gol Jan Boril.

Barcelona kembali unggul berkat gol bunuh diri Peter Olayinka pada menit ke-57. Slavia kemudian mengurung pertahanan Barcelona pada menit-menit akhir, namun tak mampu mencetak gol balasan lagi.

Gelandang Barcelona Sergio Busquets mengakui kemenangan ini tak didapat dengan mudah. Slavia disebutnya menyulitkan Barcelona di sepanjang pertandingan.

“(Menit-menit terakhir) itu sulit. Kami tahu mereka akan mengambil risiko, menempatkan banyak pemain di depan, dan jika kami tidak menekan semua akan sulit,” ujar Busquets seperti dilansir Sport.

“Kami punya peluang tapi juga sedikit menderita. Mereka tahu akan kalah dan menyerang dengan banyak pemain. Kami unggul jumlah pemain saat serangan balik tapi kami menderita sampai akhir.”

Menang atas Slavia, Barcelona mantap di puncak klasemen Grup F dengan tujuh poin. Mereka unggul tiga angka atas Inter Milan dan Borussia Dortmund.

“Ini adalah kemenangan penting. Kami tahu kami akan menjalani dua laga beruntun melawan mereka dan menang di laga tandang selalu penting,” ucap Busquets.

“Ini benar-benar grup yang rumit dan seimbang. Tiga poin ini memberi kami keuntungan di puncak dan kami harap bisa memaksimalkannya untuk laga kandang selanjutnya,” katanya. Lionel Messi dkk berikutnya akan gantian menjamu Slavia pada Rabu (6/11/2019) dini hari WIB.

Jadwal Lengkap Liga Champions 2019/2020

Usai menggelar drawing fase grup, Liga Champions 2019/2020 segera memasuki babak utama. Berikut ini jadwal lengkap Liga Champions 2019/2020.

Undian fase grup Liga Champions sudah digelar di Grimaldi Forum, Monako, Kamis (29/8/2019) malam WIB tadi. Seluruh 32 tim sudah dibagi ke dalam delapan grup.

Pertandingan fase grup akan dimulai pada 17 dan 18 September. Rangkaian penyisihan grup akan tuntas pada 10-11 Desember.

Memasuki fase knockout, babak 16 besar akan dimainkan pada bulan Februari dan Maret 2020. Sementara pertandingan perempatfinal dan semifinal akan digelar pada bulan April 2020.

Babak final akan dihelat pada 30 Mei 2020. Ataturk Olympic Stadium di Istanbul, Turki, akan jadi arena digelarnya partai puncak perebutan Si Kuping Besar.

Berikut ini adalah jadwal lengkap Liga Champions 2019/2020:

Fase Grup

Matchday 1: 17-18 September 2019
Matchday 2: 1-2 Oktober 2019
Matchday 3: 22-23 Oktober 2019
Matchday 4: 5-6 November 2019
Matchday 5: 26-27 November 2019
Matchday 6: 10-11 Desember 2019

Babak 16 Besar

Leg 1: 18-19 dan 25-26 Februari 2020
Leg 2: 10-11 dan 17-18 Maret 2020

Perempatfinal

Leg 1: 7-8 April 2020
Leg 2: 14-15 April 2020

Semifinal

Leg 1: 28-29 April 2020
Leg 2 5-6 Mei 2020

Final

30 Mei 2020

Viral Video Kekesalan Ronaldo Usai Juventus Disingkirkan Ajax

Beredar video yang memperlihatkan kekesalan Cristiano Ronaldo, usai Juventus dikalahkan Ajax Amsterdam. CR7 membuat gestur yang menjadi sorotan.

Langkah Juventus di Liga Champions dihentikan Ajax di perempatfinal. Setelah berimbang 1-1 di Amsterdam, Bianconeri kalah 1-2 di Turin, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB, dan tersingkir dengan agregat 2-3.

Ronaldo, yang diharapkan bisa membantu Juventus menjuarai Liga Champion musim ini, sedianya sudah berusaha keras saat menghadapi Ajax. Pemain yang dibeli Juventus dari Real Madrid senilai 100 juta euro itu turut mencetak dua gol pada masing-masing leg.

Tapi, kekalahan tetap diderita Juventus sehingga mereka masih belum bisa mengangkat trofi si Kuping Besar. Dan Ronaldo disebut-sebut kesal betul akibat kekalahan itu.

Di Twitter, beredar video yang memperlihatkan kekesalan Ronaldo usai pertandingan Juventus vs Ajax berakhir. Pemain yang juga sempat membela Manchester United itu membuat sebuah gestur yang menjadi sorotan.

Dalam video yang diunggah jurnalis beIN Sports Tancredi Palmeri, Ronaldo terlihat menaruh tangannya ke belakang dan berbicara sesuatu menatap bangku cadangan Juventus. Apa makna gestur Ronaldo?

Mourinho: Porto Bakal Singkirkan Liverpool

Jose Mourinho yakin FC Porto bisa menyingirkan Liverpool di Liga Champions. Keyakinan ini muncul karena The Reds harus membagi konsentrasi di Liga Inggris.

Liverpool bakal berhadapan dengan Porto di perempatfinal Liga Champions. Menghadapi laga ini, The Reds difavoritkan bisa mengatasi juara Portugal tersebut dan melaju ke semifinal.

Hal ini terjadi karena Liverpool tak pernah kalah saat melawan Porto. Di musim lalu, skuat Juergen Klopp bahkan menyingkirkan Si Naga dari babak 16 besar Liga Champions dengan agregat 5-0.

Meskipun begitu, Mourinho menilai pertemuan kali ini bakal berbeda. Sebab Porto lebih kuat dan sudah belajar dari kesalahannya musim lalu saat menghadapi Liverpool.

Apalagi Liverpool sedang membagi konsentrasi dengan persaingan juara Premier League sehingga hal ini bisa dimaksimalkkan oleh Porto. Liverpool kini ada di posisi kedua klasemen dengan 79, selisih satu poin dari City dengan musim menyisakan enam laga.

“Porto memiliki peluang untuk menang dan lolos. Dibandingkan dengan musim lalu, saya pikir Sergio Conceicao akan mencari cara untuk melakukan sesuatu yang berbeda kali ini,” kata Mourinho di Forum ANTF seperti dikutip A Bola.

“Saat ini peluang tersebut cukup terbuka dan meski melihat apa yang terjadi tahun lalu, saya yakin Porto mampu mengatasi dua laga tersebut,” sambungnya.

“Liverpool memiliki kualitas individu yang benar-benar fantastis, tetapi mereka sedang memperebutkan gelar juara Liga Inggris. Itu artinya mereka tidak akan mengistirahatkan pemainnya di laga sebelum atau di antara dua pertandingan melawan Porto,” demikian dia.

Bayern Muenchen Buat Liverpool Frustasi di Anfield

Duel 16 besar Liga Champions antara Liverpool melawan Bayern Munchen berakhir tanpa pemenang, kedua tim bermain imbang tanpa gol (0-0) dalam laga yang digelar di Anfield pada Rabu (20/2) dini hari WIB ini.

Tuan rumah menjadi ancaman yang lebih besar tetapi tumpul di depan gawang atau dihalau oleh pertahanan kuat Bayern.

Sadio Mane melewatkan beberapa peluang di babak pertama, terutama saat tendangannya meleset dari sasaran. Joel Matip juga gagal mengubah umpan silang Roberto Firmino dari jarak dekat.

Matip hampir memberi Bayern gol tandang ketika ia gagal mengantisipasi bola rebound, beruntung kejadian tersebut bisa diselamatkan oleh kiper Liverpool Alisson.

Juara Jerman itu bertahan dengan sangat baik di babak kedua, dengan sundulan Mane pada menit ke-85 di tiang dekat Liverpool membuat skor terdekat. Leg kedua di Allianz Arena akan berlangsung pada 13 Maret.

“Kami membuat hidup lebih sulit dengan umpan terakhir hari ini – sekitar 10 atau 12 kali situasi yang menjanjikan [gagal].” ujar Juergen Klopp usai laga.

“Kami bisa bermain lebih baik. Kami harus bermain lebih baik.

“Di babak pertama kami memiliki peluang lebih besar. Saya tidak bisa mengingat peluang kedua belah pihak di babak kedua.

“Itu bukan malam Liga Champions dari sudut pandang itu. Dari sudut pandang hasil, tidak apa-apa. Ini bukan hasil mimpi tapi itu bagus.”

Susunan pemain:

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Matip, Fabinho, Robertson; Wijnaldum, Henderson, Keita (Milner 76′); Sadio Mane, Firmino (Origi 76′), Salah.

Bayern Munich: Neuer; Kimmich, Süle, Hummels, Alaba; Thiago, Javi Martínez, James (Renato 87′); Gnabry (Rafinha 90′), Lewandowski, Coman (Ribery 80′).

Jadwal Liga Champions Babak 16 Besar

Setelah dua bulan rehat, Liga Champions kembali mentas di tengah pekan ini. Fase hidup mati menunggu klub-klub yang masih berpartisipasi di babak 16 besar.

Dari delapan pertandingan babak 16 besar, ada empat laga yang akan digelar pada tengah pekan ini. Sementara empat sisanya dilangsungkan pekan depan.

Salah satu yang paling dinantikan adalah duel Manchester United dengan Paris Saint Germain, yang akan dilangsungkan Rabu (13/2/2019) dinihari WIB nanti. Dibanding saat undian babak 16 besar pada Desember lalu, kondisi kedua tim kini bertolak belakang.

The Red Devils dianggap punya potensi melangkah jauh. Start gemilang Ole Gunnar Solskjaer di Inggris diyakini akan bisa dilanjutkan di Eropa.

Di sisi lain, PSG yang awalnya diunggulkan kini justru tengah pincang. Klub kaya asal Kota Paris itu dipastikan main tanpa Neymar dan Edinson Cavani. Sementara kondisi Marco Verratti juga belum fit benar dan masih diragukan tampil di Old Trafford.

Wakil Inggris lain yang akan berjuang midweek ini adalah Tottenham Hotspur. The Lilywhites akan kedatangan Borussia Dortmund.

Dari Belanda, Real Madrid diprediksi bisa membawa pulang kemenangan saat menjadi tamu Ajax Amsterdam. Meski sempat terseok usai pergantian pelatih, El Real tampil solid dan kosisten dengan tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir. Itu termasuk meredam Barcelona 1-1 di Camp Nou dan menggilas Atletico Madrid 3-1 di Wanda Metropolitano.

Satu pertandingan lainnya adalah AS Roma kontra Porto. Duel ini akan jadi tantangan berat untuk I Lupi karena penampilan mereka tengah naik-turun. Roma masih dalam sorotan besar usai kalah 1-7 oleh Fiorentina, meski kemudian bisa berimbang 1-1 dengan AC Milan dan menang 3-0 di kandang Chievo.

Jadwal Liga Champions Babak 16 Besar

Rabu (13/2/2019)
AS Roma vs FC Porto
Manchester United vs Paris Saint Germain

Kamis (14/2/2019)
Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund
Ajax Amsterdam vs Real Madrid

Rabu (20/2/2019)
Lyon vs Barcelona
Liverpool vs Bayern Munich

Kamis (21/2/2019)
Atletico Madrid vs Juventus
Schalke 04 vs Manchester City

Tak Ada Neymar dan Cavani, Mbappe pun Jadi

Paris Saint-Germain tak perlu khawatir karena kehilangan Neymar dan Edinson Cavani untuk laga kontra Manchester United. Sebab PSG masih punya Kylian Mbappe.

Neymar dan Cavani dipastikan absen saat PSG melawat ke markas MU di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB besok. Ini adalah leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Neymar harus absen 10 pekan setelah menjalani operasi cedera metatarsal kaki kanannya sementara Cavani mendapat cedera pinggul akhir pekan lalu kala PSG menghadapi Straousbourg. Kehilangan dua pemain yang sudah mencetak total 42 gol di antara keduanya, Cavani (22 gol) dan Neymar (20 gol) tentu sangat merugikan PSG.

Apalagi MU tengah dalam kondisi prima usai laju apik di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Tapi bukannya PSG harus pesimistis karena mereka masih punya satu pemain tersisa dan itu juga yang terhebat musim ini, yakni Mbappe.

Mbappe terus melambungkan namanya ketika dia sudah bikin 22 gol di seluruh kompetisi, 18 di antaranya di Ligue 1., Tak cuma piawai bikin gol, Mbappe juga rajin membuat assist yang mencapai 14 buah, terbanyak di antara pemain lain.

Maka lini belakang Setan Merah pun diminta mewaspadai ketajaman serta kecepatan Mbappe yang bisa merusak partai kandang mereka. “Paris Saint-Germain sedikit lebih di depan karena mereka terus berkembang. Mereka punya pemain seperti Mbappe yang sulit dihentikan,” ujar mantan penyerang MU asal Prancis, Louis Saha, seperti dikutip FourFourTwo.

“Man United adalah klub hebat dengan pemain berkualitas. Pari Saint-Germain sangat solid karena pelatih mereka memberikan kestabilan antara pertahanan dan menyerang. Pelatih bisa dengan mudah mengganti sistem, dia sangat pandai dan mudah berkomunikasi. Dia punya staf pelatih hebat yang bisa mengetahui filosofi lawan. Kita bisa lihat dia beberapa kali mengubahnya selama pertandingan,” sambung Saha.

Apakah Mbappe bisa jadi jawaban untuk PSG mengalahkan MU? Kita tunggu saja.

Main Bertahan Lawan City Sama Saja Bunuh Diri untuk Lyon

Lyon takkan main bertahan meski menghadapi tim sekelas Manchester City. Los Gones siap menyerang demi tiket lolos ke 16 besar.

Lyon akan menjamu City pada matchday V Liga Champions di Groupama Stadium, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Ini jadi pertemuan kedua tim setelah kemenangan 2-1 di kandang City September lalu.

City tentu tak ingin kekalahan itu terulang lagi dan mereka tentu diunggulkan untuk menang pada pertemuan kali ini, jika melihat performa belakangan ini. Pasalnya sejak duel kontra Lyon itu, City belum terkalahkan sama sekali.

Sementara, Lyon cenderung naik-turun dalam kurun waktu yang sama termasuk meraih tiga hasil imbang beruntun di laga grup ini. Maka itu modal kemenangan di matchday pertama itu nyaris hilang tak berbekas dan mereka malah ada di posisi kedua grup dengan enam poin, selisih tiga angka dengan City.

Maka itu, demi menjaga kans lolos ke 16 besar, Lyon wajib memenangi partai ini agar Hoffenheim (3 poin) di posisi ketiga tak bisa mengejar. Sepakbola menyerang pun bakal diterapkan oleh Lyon meski itu bakal berisiko besar menghadapi tim sekelas City.

Punya pemain menyerang seperti Nabil Fekir dan Memphis di lini serang bakal dimaksimalkan oleh pelatih Lyon Bruno Genesio.