Gomes de Oliveira Memuji Trio Eks Persebaya di Kalteng Putra

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira memuji profesionalitas yang dimiliki oleh tiga mantan pemain Persebaya Surabaya yang kini menjadi andalan timnya. Ketiga pemain tersebut adalah stoper OK John, kiper Dimas Galih, dan penyerang sayap Feri Pahabol. Ibcbet Diblokir.

Mereka berperan penting saat Kalteng Putra menghadapi Persebaya pada pekan kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (21/5/2019) malam. Tidak terlihat perasaan canggung dari mereka saat membawa Kalteng Putra menahan imbang 1-1 pada laga ini.

Selain tiga pemain itu, Gomes tercatat pernah menjadi bagian dari Persebaya. Pelatih asal Brasil itu pernah menangani Persebaya U-21 dan menjadi asisten pelatih pada era 2008-2010.

“Dimas sudah jadi anak saya sejak umur 19 tahun. Sebelum kontrak dengan Kalteng Putra, saya bicara dan ingin kami saling bantu. Dia membantu saya waktu masih junior. Dia berjuang keras dan menurut saya termasuk kiper terbaik di Indonesia saat ini,” kata Gomes.

Kalteng Putra memang bukan klub pertama yang mempertemukan pelatih asal Brasil tersebut dengan Dimas Galih. Pada 2009-2010, keduanya sama-sama menjadi bagian Persebaya U-21 yang tampil di ISL U-21.

Dalam pertandingan ini, Dimas memberikan pembuktian kepada Persebaya yang telah “membuangnya” pada akhir musim lalu. Kendati begitu, Dimas terlibat dalam drama laga panas itu dengan mengeluh merasa kesakitan untuk mengulur waktu.

OK John merupakan pemain naturalisasi asal Nigeria yang sudah bekerja sama dengan Gomes saat masih membela Madura United musim lalu. Keduanya sudah saling mengenal karena OK John terbilang sebagai pemain berpengalaman di Indonesia.

“OK John sudah pernah bermain bersama saya. Dia sangat membantu karena memiliki pengalaman yang panjang. Dia juga bermain bagus membawa tim ini meraih poin di sini,” imbuh pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Sementara, Pahabol pernah membela Persiwa Wamena, klub yang juga pernah ditangani oleh Gomes. Namun, keduanya berada di klub berjulukan Badai Pegunungan itu pada periode yang berbeda.

“Pahabol adalah anak Papua dan termasuk pemain sayap yang lincah. Semua pemain itu semakin baik bersama kami. Tidak hanya tiga mantan Persebaya Surabaya itu, tapi semua pemain kami semakin berkembang,” ucap Gomes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *