Adidas Messi15 Hadir di Final Liga Champions

BERLIN, Cutejapanese.org – Mega bintang asal Argentina Lionel Messi dipastikan bakal mengenakan sepatu baru di laga final Liga Champions saat Barcelona bertemu Juventus di OlympiaStadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015). Sepatu keluaran terbaru perusahaan perlengkapan olahraga, Adidas, itu diberi nama Messi15.

Berbeda dengan edisi sebelumnya, Pibe de Barr10, yang bercorak hitam dan putih, kali ini sepatu baru Messi didesain dengan warna dominan biru muda. Selain itu, pada bagian belakang sepatu juga terdapat logo khas Messi berupa inisial “M”. Tercatat sepatu ini lebih ringan dari sepatu yang pernah dikenakan Messi.

“Terinspirasi oleh hasrat tanpa henti dari Leo untuk menang. #Messi15 #BeTheDifference,” bunyi kicauan Adidas saat memperomosikan peluncuran sepatu itu melalui akun Twitter-nya.

Penampilan Messi sepanjang musim 20014-15 sangat impresif. Dari total 58 gol di semua ajang kompetisi, 15 di antaranya tercipta dengan sepatu Pibe de Barr10 yang dikenakan Messi sejak 19 Maret 2015. Kini, dengan Adidas Messi15, Messi diharapkan dapat memeberikan perbedaan pada setiap laga yang dijalaninya seperti slogan yang diberikan sepatu tersebut “Be the different”. Selain pada final Liga Champions, sepatu itu juga akan dikenakan Messi di Copa America 2015.

Lionel Messi

Blatter Mundur Sebagai Presiden FIFA

ZURICH, Cutejapanese.org – Berita mengejutkan datang dari FIFA. Sepp Blatter akhirnya resmi mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA. Hal tersebut dinyatakan Blatter dalam konferensi pers di markas FIFA, Zurich, Selasa (2/6/2015). Sepp Blatter mengakhiri kekuasaan hampir 17 tahun sebagai Presiden FIFA.

“Kongres Luar Biasa FIFA akan diumumkan untuk memilih pengganti saya secepat mungkin. Saya tidak akan mengikuti pemilihan nanti,” ujar Blatter dalam konferensi pers.

“Reformasi harus terus berlanjut,” tambah Blatter.

Blatter telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 8 Juni 1998. Saat itu, Blatter menggantikan Joao Havelange.

Blatter telah lima kali memenangi pemilihan Presiden FIFA. Terkini, beberapa hari yang lalu, Blatter terpilih kembali sebagai Presiden FIFA setelah pesaing utamanya Pangeran Ali mundur dari pencalonan pada 29 Mei 2015.

Berikut ini adalah pernyataan mundur Blatter sebagai Presiden FIFA:

“Saya telah benar-benar mempertimbangkan dan berpikir mengenai jabatan presiden ini dalam 40 tahun terakhir dalam hidup saya.”

“Tahun ini terkait erat dengan FIFA dan keindahan olahraga sepak bola. Saya menghargai dan mencintai FIFA lebih dari apapun dan hanya ingin melakukan yang terbaik untuk sepak bola dan FIFA serta lembaga kami.”

“Saya memutuskan untuk maju untuk dipilih karena saya yakin itu adalah pilihan terbaik untuk sepak bola. Tantangan yang dihadapi FIFA belum berakhir.”

“Meskipun, anggota FIFA memberi saya mandat baru, mandat ini tampaknya tidak didukung oleh semua orang di dunia.”

“Ini mengapa saya meminta Kongres Luar Biasa untuk diadakan sesegera mungkin untuk pemilihan presiden baru yang akan menggantikan saya.”

Indonesia Kalah dari Myanmar 2-4, Raihan Terburuk sejak 1995

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Hasil mengecewakan diraih Indonesia saat mengawali pertandingan cabang sepak bola SEA Games 2015 dengan kekalahan. Tim nasional U-23 takluk 2-4 dari Myanmar pada laga Grup A, Selasa (2/6/2015). Ini merupakan kekalahan laga perdana Indonesia diajang SEA GAMES sejak 1995.

Sejak laga dimulai, terlihat Myanmar lebih dominan menguasai jalannya pertandingan. Meskipun Indonesia sempat mendapatkan peluang melalui aksi Ahmad Nufiandani dan Muchlis Hadi, namun Myanmar mampu unggul lebih terlebih dahulu pada menit ke-21 lewat aksi Shine Thura. Tembakannya tak mampu diantisipasi kiper M Natsir.

Enam belas menit berselang, Myanmar mampu menggandakan keunggulan. Kali ini, Sithu Aung memanfaatkan bola pantul untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Jelang babak pertama berakhir, Indonesia mampu memperkecil ketertinggalan melalui tendangan Abduh Lestaluhu. Babak pertama berakhir untuk keunggulan Myanmar dengan skor 2-1.

Enam menit memasuki babak kedua, gawang Indonesia sudah kembali jebol. Kesalahan fatal Hansamu Yama Pranata mampu dimanfaatkan Sithu Aung untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Unggul 3-1, Myanmar semakin menguasai permainan. Pada menit ke-66, dari skema tendangan bebas Kyaw Zin Lwin mampu memanfaatkan bola pantulan untuk menyarangkan bola ke gawang Indonesia dan memaksa M Natsir memungut bola dari gawangnya sendiri untuk ke empat kalinya.

Pada menit ke-70, Noviandani mampu memperkecil ketertinggalan Indonesia 2-4 dari Myanmar. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, papan skor tidak berubah untuk kemenangan Myanmar. Ini adalah catatan terburuk Indonesia pada laga perdana SEA Games sejak 1995.

Indonesia hanya dua kali kalah pada laga perdana cabang sepak bola SEA Games. Pada 1985, Indonesia kalah 0-1 dari Singapura. Sepuluh tahun berselang, giliran Thailand yang membungkam Indonesia pada laga perdana.

Kekalahan dari Myanmar juga memaksa Indonesia berada di posisi paling buncit klasemen sementara Grup A. Myanmar berada di puncak klasemen, disusul SIngapura berkat kemenangan 1-0 atas Filipina. Satu tim Grup A lain yang belum bertanding adalah Kamboja.

Indonesia akan memainkan laga kedua Grup A melawan Kamboja pada 6 Juni mendatang.

Partai pertama timnas Indonesia di SEA Games sejak 1995:
1995 Thailand 2-1 Indonesia
1997 Indonesia 5-2 Laos
1999 Indonesia 1-0 Kamboja
2001 Indonesia 1-0 Vietnam
2003 Indonesia 1-0 Laos
2005 Indonesia 0-0 Myanmar
2007 Indonesia 3-1 Kamboja
2009 Singapura 2-2 Indonesia
2011 Indonesia 6-0 Kamboja
2013 Kamboja 0-1 Indonesia
2015 Myanmar 4-2 Indonesia

Sanksi FIFA Merupakan Momentum Perbaikan PSSI dan Sepak Bola Indonesia

MALANG, Cutejapanese.org – Pro kontra terus mengalir, seiring jatuhnya sanksi FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Indonesi (dalam hal ini PSSI). Banyak pihak yang beranggapan ini merupakan hal postitif bagi sepak bola tanah air. Namun tidak sedikit pula yang mengecam dan menyayangkan Indonesia harus menerima kenyataan ini.

Ketua Tim Kerja Monitoring Persiapan Asian Games 2018 yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Syaifuddin Munis, menilai sanksi FIFA terhadap Indonesia merupakan langkah baru guna memperbaiki berbagai persoalan yang terjadi terhadap sepak bola Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Syaifuddin ketika ditemui di Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/5/2015). Menurutnya, pemerintah harus segera menjadikan putusan FIFA tersebut sebagai momentum membenahi PSSI.

“Presiden Joko Widodo, sangat mendukung penuh kebijakan Menpora untuk pembenahan sepak bola dan pembentukan tim transisi untuk terus melakukan reformasi total pada sistem tata kelola sepak bola Indonesia. Karenanya, Pembekuan dan jatuhnya sanksi FIFA terhadap PSSI itu bagaimana dijadikan momentum babak baru untuk membenahi sistem tata kelola sepak bola Indonesia yang lebih profesiobal dan berkualitas,” katanya.

“Momentum ini harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat agar reformasi sepak bola di Indonesia bisa secepatnya berjalan. Reformasi itu menurutnya bisa dimulai dari tata kelola organisasi hingga sistem pembibitan muda,” Lanjut Munis.

“Perguliran sistem kompetisi harus dilakukan secara sistematis dan menyentuh semua level pembinaan. Mulai dari pembinaan kompetisi amatir antar kampung atau desa, antar siswa, antar kampus di Perguruan Tinggi, antar komunitas pemuda profesi hingga pembinaan klub-klub profesional yang menjadi tumpuan kehidupan bagi para atlet sepak bola berprestasi,” harap Syaifuddin.

“Masyarakat sepak bola harus mengapresiasi kebijakan Menpora dan dukungan tegas Presiden Jokowi yang sudah memberikan kepastian untuk pembenahan total sistem tata kelola sepak bola baru Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Syaifuddin menegaskan, kebijakan pembekuan PSSI dan Pembentukan Tim Transisi oleh Kemenpora juga merupakan gerbang positif bagi momentum ruang ekspresi rakyat dan publik pecinta sepak bola Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia saat ini sudah jenuh karena merindukan prestasi sepak bola Indonesia.

“Rakyat Indonesia harus optimistis karena sepak bola Indonesia jika dikelola secara baik, benar dan profesional, tim merah putih akan meraih prestasi di level dunia. Tetapi, upaya itu jelas tidak instan. Semoga tim merah putih nantinya, bisa berprestssi seperi ketika timnas Pra-Piala Dunia 1986 yang sempat menjuarai Grup A di level Asia, juara Piala Kemerdekaan 1987, juara SEA Games 1987 di Jakarta dan di SEA Games Manila 1991,” tuturnya.

“Tidak hanya di level senior, kesebelasan pelajar Indonesia juga pernah meraih juara Asia 2 kali pada tahun 1985 dan tahun 1987 dibawah pelatih Bockard Pape dari Jerman dan kapten Frans Sinatra Howae. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dapat serius membenahi sepak bola Indonesia hingga ke level amatir,” lanjut Syaifuddin

“Yang jelas, sepak bola bukan milik segelintir orang, tetapi milik bangsa Indonesia, milik rakyat Indonesia. Kalau sistem tata kelola yang dirancang oleh tim transisi dan dibawah pembinaan Kemenpora sudah berjalan aktif dan normal, kita optimistis pemerintah pasti akan melakukan komunikasi yang lebih fresh dan lebih progres dengan AFF, AFC dan FIFA,” kata Syaifudin.

“Rakyat Indonesia tak harus kecewa dan terlena tanpa semangat untuk memperbaiki sepak bola Indonesia. Saatnya menuju babak baru sepak bola Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.

FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Indonesia setelah menggelar emergency meeting Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5/2015). Putusan itu diketahui melalui surat yang dikirimkan Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Untuk Indonesia

ZURICH, Cutejapanese.org — FIFA akhirnya secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap dunia sepak bola Indonesia. Keputusan tersebut diberikan FIFA, setelah mereka menggelar emergency meeting Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5/2015).

“Sanksi bagi PSSI langsung berlaku dan untuk waktu yang tidak ditentukan sampai PSSI bisa mematuhi peraturan Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA,” demikian sebagian surat pernyataan FIFA yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Jerome Valcke.

Dalam keterangan surat tersebut, FIFA menyatakan akan mencabut sanksi terhadap Indonesia, jika PSSI dapat menyelesaikan permasalahan tanpa adanya campur tangan pihak ketiga. Selain itu, FIFA juga meminta agar tanggung jawab terhadap tim nasional dan semua kompetisi sepak bola yang berjalan di Indonesia diserahkan kepada PSSI.

“Selama mendapatkan sanksi, PSSI kehilangan hak keanggotaan (c.f Pasal 12 ayat 1 Statuta FIFA) dan seluruh wakil asal Indonesia (tim nasional maupun klub) dilarang melakukan hubungan internasional, termasuk terlibat di kompetisi FIFA dan AFC (c.f khususnya Pasal 14 ayat 3 dari Statuta FIFA),” ujar FIFA.

“Sanksi terhadap PSSI juga menjadikan setiap anggota dan ofisial mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan apa pun dari program pengembangan dari FIFA dan AFC, kursus, atau latihan selama dijatuhi sanksi,” lanjut pernyataan tersebut.

Demikian sanksi yang dijatuhkan FIFA terhadap Indonesia. Sanksi ini tentu saja akan berdampak sangat luas terhadap para pelaku sepak bola di negeri ini. Kita semua berharap keadaan seperti ini tidak terus berlarut-larut, sehingga sepak bola Indonesia dapat kembali berjalan seperti biasa.

Gol Individu Messi ke Gawang Bilbao Mendapat Pujian

BARCELONA, Cutejapanese.org — Pelatih Barcelona, Luis Enrique, memberikan pujian atas gol yang diciptakan Lionel Messi ke gawang Athletic Bilbao pada partai final Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Sabtu (30/5/2015).

Barcelona berhasil meraih trofi Copa del Rey usai meraih kemenangan 3-1 atas Atletico Bilbao. Pada pertandingan tersebut, Messi menyumbang dua gol kemenangan Barca pada menit ke-10 dan 75, sementara satu gol lainnya disumbangkan Neymar pada menit ke-36. Bilbao hanya mampu memperkecil kedudukan berkat gol Inaki Williams pada menit ke-79.

Proses terjadinya gol pertama Messi memang sangat indah. Mendapatkan umpan Dani Alves, bintang asal Argentina itu mampu memperdaya empat peman Bilbao sekaligus sebelum menusuk kotak penalti sebelum akhirnya mampu melepaskan tendangan akurat ke pojok kiri gawang tim lawan.

Kami terbiasa dengan apa yang dilakukan Messi. Kami beruntung bisa menikmati permainannya setiap hari pada saat latihan. Kita bisa melihat dia mampu melewati tiga hadangan pemain lawan sebelum melepaskan tendangan ke arah gawang. Gol pertamanya itu berasal dari planet lain,” puji Enrique.

“Saya tidak sabar menyaksikan gol tersebut di televisi. Menjadi pelatih membuat saya kesulitan menyaksikannya dengan baik,” tambahnya.

Pendapat serupa dilontarkan Presiden Josep Maria Bartomeu. Bahkan, Bartomeu menilai, gol pertama Messi ke gawang Bilbao adalah salah satu gol terbaik sepanjang sejarah permainan sepak bola.

“Kita telah menyaksikan salah satu gol terbaik dalam sejarah pertandingan sepak bola,” tutur Bartomeu.

Kalahkan Bilbao, Barca Raih Trofi Copa del Rey

BARCELONA, Cutejapanese.org – Barcelona kembali meraih gelar kedua mereka untuk musim ini setelah berhasil menjuarai Copa del Rey musim 2014-15. Tim besutan Luis Enrique itu berhasil mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor 3-1 dan membuat mereka berhasil menggandakan gelar kedua mereka musim ini.

Bertanding di Camp Nou, Minggu 31 Mei dini hari WIB, Barcelona langsung bermain menyerang sejak laga dimulai. Gol pertama tercipta saat Lionel Messi sukses mencetak gol indah pada menit ke-20 dan membuat La Blaugrana unggul 1-0. Sebelum berhasil menembus gawang lawan, pemain asal Argentina itu terlebih dahulu berhasil melewati empat pemain Bilbao.

Aksi memukau Messi tersebut kembali disempurnakan oleh Neymar ketika pemain asal Brasil itu ikut mencatatkan namanya di papan skor. Mantan bintang Santos itu berhasil mencetak gol untuk membuat Barca unggul 2-0 pada menit ke-37 setelah menerima umpan matang dari Luis Suarez yang baru saja sembuh dari cedera.

Selepas gol Neymar, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta di babak pertama. Skor 2-0 untuk keunggulan Barca bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Messi lagi-lagi kembali berhasil mempersembahkan gol untuk timnya. Ia berhasil mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini pada menit ke-74. Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan La Blaugrana.

Akan tetapi, keunggulan telak Barca tidak berlangsung lama. Enam menit selepas gol kedua Messi, Bilbao mampu memperkecil keadaan menjadi 1-3 melalui Inaki Williams yang berhasil mencetak gol pada menit ke-80.

Namun, gol Inaki Williams ini tidak mempu menyelamatkan timnya dari kekalahan. Gol ini menjadi gol terakhir yang tercipta pada pertandingan ini dan membuat skor 3-1 untuk keunggulan Barca bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini membuat La Blaugrana berhak atas gelar ke-27 mereka di Copa del Rey dan ini menjadi gelar kedua mereka pada musim ini setelah sebelumnya mereka menjuarai La Liga Spanyol pekan lalu.

Cavani Bawa PSG Raih Gelar Coupe de France

PARIS, Cutejapanese.org – Paris Saint-Germain berhasil merebut trofi Coupe de France musim 2014-15 setelah menang tipis 1-0 atas Auxerre di final. Hasil ini membuat PSG berhasil meraih treble domestik yang juga menjadi sebuah torehan tersendiri bagi salah satu klub terkaya tersebut. Selama ini belum pernah ada klub dalam persepakbolaan Prancis yang mampu meraih tiga titel domestik yaitu Ligue 1, Coupe de la Ligue, dan Coupe de France. PSG adalah tim Prancis yang pertama mampu melakukannya.

Kemenangan PSG dalam final Coupe de France di Stade de France, Minggu (31/5/2015) dinihari WIB, ditentukan oleh gol tunggal Edinson Cavani di babak kedua. Gol tersebut menjadi pembeda dan PSG pun berhak atas titel nomor sembilannya di ajang tersebut.

PSG berusaha memegang kendali permainan pada di awal babak pertama. Akan tetapi sang juara Ligue 1 terlihat sulit memanfaatkan penguasaan bolanya untuk dapat menembus pertahanan tim lawan yang main di Ligue 2.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-28, PSG terlihat sempat akan mendapatkan hadiah penalti setelah penetrasi Lucas membuatnya dijatuhkan lawan di kotak terlarang, namun wasit rupanya tidak menilainya sebagai sebuah pelanggaran berat.

Empat menit berselang giliran pemain janggkung asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic berhasil mendapatkan bola yang kemudian diarahkan ke gawang Auxerre. Tetapi bola hasil sepakan Ibrahimovic masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Donovan Leon.

Empat menit sebelum turun minum, sebuah tembakan keras jarak jauh dari Thiago Motta mengirim bola melaju deras ke gawang Auxerre. Namun tembakannya tak mampu berbuah gol karena bola hanya mampu menghantam mistar gawang Auxerre.

Ketika babak kedua dimulai, tepatnya pada menit ke-56, sebuah umpan silang dari Maxwell berhasil dikirimkan kepada Edinson Cavani yang tidak terkawal. Ia lalu menyundul bola, namun sundulannya masih berhasil di tangkap dengan baik oleh Leon.

Akhirnya pada menit ke-64, Cavani tidak membuang peluang berikutnya. Sebuah umpan silang akurat dari Gregory van der Wiel berhasil dimanfaatkan Cavani yang tidak terkawal dengan tandukan keras. 1-0 untuk PSG.

Auxerre coba merespons di sisa waktu normal dan dua menit masa injury time. Namun ternyata gol Cavani merupakan gol pertama dan terakhir pada pertandingan ini. Hingga Laga usai, papan skor tidak berubah untuk kemenagan PSG atas Auxerre. Dan PSG pun berhak meraih trofi Coupe de France musim 2014-15.

Musim ini PSG sukses merajai Ligue 1, untuk kali ketiga beruntun, dengan keunggulan delapan poin atas pesaing terdekatnya Lyon. Itu merupakan titel kelima PSG di Liga Prancis.

Sementara di Coupe de la Ligue, ajang yang hanya melibatkan klub profesional dari tiga divisi teratas Prancis, Les Parisiens berjaya dengan kemenangan telak 4-0 atas Bastia di final untuk merengkuh gelar kelimanya di ajang tersebut.

. Tetapi tidak ada gol balasan yang tercipta.

Kalahkan Dortmund, Wolfsburg Sukses Raih Gelar DFB-Pokal

BERLIN, Cutejapanese.org – Wolfsburg sukses menjuarai DFB Pokal setelah berhasil mengalahkan Borussia Dortmund 3-1, pada laga final yang digelar di Olympiastadion, Berlin, Sabtu atau Minggu (31/5/2015) dini hari WIB. Ini merupakan gelar perdana yang diraih Wolfsburg, setelah sebelumnya mereka hanya mampu menjadi runner-up pada musim 1994-95.

Wolfsburg sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-5. Aubameyang mampu mencetak gol setelah berhasil memaksimalkan umpan terukur Shinji Kagawa.

Namun, Wolfsburg mampu bangkit dari ketertinggalan. Tim besutan Dieter Hecking ini sukses tiga kali membobol gawang Dortmund hingga akhir babak pertama.

Gol pertama Wolfsburg dilesakkan Luiz Guztavo pada menit ke-22. Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-33, Kevin De Bruyne berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Belgia tersebut sukses mencetak gol spektakuler, setelah tembakan jarak jauhnya tak mampu dibendung kiper Dortmund, Mitch Langerak.

Wolfsburg kembali memperlebar jarak berkat gol Bas Dost pada menit ke-38. Pemain asal Belanda tersebut mencetak gol dengan menyundul bola yang dikirimkan Ivan Peresic.

Memasuki babak kedua, Pelatih Dortmund, Juergen Klopp, melakukan pergantian pemain. Klopp memasukkan Jakub Blaszczykowski, Lukasz Piszczek, dan Ciro Immobile agar Dortmund terhindar dari kekalahan. Namun, perubahan yang dilakukan Klopp tak juga membuahkan hasil maksimal setelah skor 3-1 untuk keunggulan Wolfsburg bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Bagi Dortmund, kekalahan ini tentunya terasa sangat menyakitkan. Karena di musim sebelumnya, mereka juga hanya mampu menjadi runner-up DFB Pokal. Kala itu, Marco Reus dan kawan-kawan gagal menjadi juara setelah ditaklukkan Bayern Muenchen di babak final.

Arsenal Raih Piala FA, usai Hancurkan Villa 4-0

LONDON, Cutejapanese.org – Arsenal sukses mempertahankan gelar juara Piala FA setelah menang telak 4-0 dari Aston Villa. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley, Sabtu (30/5/2015) malam WIB, Arsenal tampil menekan dan dominan sejak menit-menit awal. Dominasi “The Gunners” tampak terlihat dari statistik secara keseluruhan, dimana mereka unggul dalam penguasaan bola 58%-42%.

Arsenal harus menunggu hingga menit ke-40 untuk membuka skor. Kran gol Arsenal dibuka Theo Walcott melalui tembakan volinya. Bermula dari umpan silang di sisi kiri, Alexis Sanchez menyundul bola di dekat tiang kanan gawang Villa. Bola yang mengarah ke Walcott dan disambut sepakan voli kaki kiri dan masuk ke gawang.

Lima menit memasuki babak kedua atau tepatnya pada menit ke-50, Sanchez berhasil mencetak gol spektakuler dari jarak jauh. Melalui skema serangan balik, Sanchez melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kipes Aston villa, Shay Given.

Unggul 2-0, Arsenal terus membombardir barisan pertahanan Villa. Terus menekan, akhirnya pada menit ke-62, menyambut umpan lambung Cazorla dari sepak pojok Per Mertesacker berhasil melakukan sundulan untuk merobek gawang lawan dan menegaskan keunggulan mereka menjadi 3-0 atas Villa.

Pada menit ke-76, Walcott sebenarnya mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol keduaya di laga ini. Berawal dari sebuah serangan balik cepat, Aaron Ramsey memberikan umpan terobosan ke Walcott. Usai mengontrol dengan cermat dan dalam posisi berhadapan langsung dengan penjaga gawang, penyerang asal Inggris itu mencari momentum melepaskan tembakan. Namun sayang, Walcott sedikit terlambat mengarahkan tendangan sehinggga terganggu oleh bek Villa yang datang dan bola sepakannya pun melebar.

Di waktu tambahan, tepatnya pada menit ke-93, Arsenal kembali memperbesar kemenangan. Umpan silang mendatar Alex Oxlade-Chamberlain berhasil disontek Giroud dengan ringan dan bersarang ke dalam gawang. Laga pun usai dengan kemenangan telak Arsenal 4-0 atas Villa.

Dengan hasil ini, Arsenal tercatat mampu mempertahankan gelar Piala FA untuk musim 2014-15. Ini merupakan trofi Piala FA yang ke 12 sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang turnamen tertua dunia ini.