Dihantam badai cidera, Madrid tetap fokus

MADRID, Cutejapanese.org – Real Madrid tengah dihantam badai cedera yang menimpa tiga pilar utama di barisan tengah dan penyerang. Gelandang Luka Modric serta penyerang Gareth Bale dan Karim Benzema tak bisa bermain pada leg kedua perempat final Liga Champions melawan rival sekotanya, Atletico Madrid, Rabu (22/4/2015) malam waktu setempat atau Kamis (23/4) dini hari WIB.

Padahal, Madrid membutuhkan kemenangan demi memelihara asa mempertahankan trofi berkuping lebar tersebut. Pasalnya, pada leg pertama pekan lalu di Vicente Calderon, Los Blancos hanya bermain imbang tanpa gol. Artinya, jika pada leg kedua ini Madrid hanya bermain imbang tetapi tercipta gol, maka mereka tersingkir karena kalah agresivitas di kandang lawan.

Meskipun demikian, pelatih Carlo Ancelotti tak mau menjadikan cedera sebagai alasan untuk menyerah. Mantan manajer Chelsea dan pelatih PSG ini tetap yakin bahwa mereka bisa lolos karena Madrid mencanangkan target maju ke semifinal sebelum mengalihkan fokus untuk mempertahankan gelar.

“Atletico memiliki pertahanan yang sangat kuat tetapi kami yakin bisa mengalahkan mereka. Kami harus mengulangi penampilan kami di stadion mereka (Madrid bermain sangat agresif). Kami siap untuk menghadapi akibatnya. Akan tetapi, merupakan hal yang sangat rumit melatih tendangan penalti,” ujar pelatih asal Italia ini.

Memang, skenario adu penalti bisa terjadi. Drama itu harus dilakoni jika tak ada gol yang tercipta di Santiago Bernabeu alias hasilnya sama seperti pada leg pertama, meskipun sudah melakoni perpanjangan waktu.
“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang imbang, kami akan fokus untuk bermain baik selama 90 menit. Kami harus menjalankan strategi kami dan menerapkannya di lapangan. Ini akan menjadi pertandingan yang penting bagi semua klub, para pemain dan fans – kami memiliki peluang ke semifinal.”

Ancelotti pun berbicara tentang performa penyerang Atletico, Antoine Griezmann, yang tengah menanjak dalam beberapa pekan terakhir. Diakuinya, pemain asal Perancis itu bisa menghadirkan masalah besar bagi Madrid.
“Griezmann adalah pemain yang sangat berbahaya, yang sedang dalam performa bagus. Kami harus mewaspadainya dan tidak boleh kehilangan fokus.”

Ancelotti Siapkan Madrid Hadapi Skenario Penalti

MADRID, Cutejapanese.org – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengaku telah menyiapkan eksekutor penalti jika pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu atau Kamis (23/4/2015) dini hari WIB, harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Madrid hanya mampu bermain imbang tanpa gol dengan Atletico pada pertemuan pertama di Vicente Calderon pada pekan lalu. Jika melihat catatan pertemuan kedua tim dalam tujuh pertandingan terakhir, Madrid tidak pernah menang. Hasil maksimal yang diraih Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan adalah tiga hasil imbang.
“Kami menyiapkan segalanya. Namun, sulit melatih untuk penalti karena berkaitan dengan psikologis dan juga atmosfer. Kami menyiapkan hal itu,” kata Ancelotti.
Ancelotti juga mengaku telah menyiapkan pemain yang bakal menggantikan Luka Modric, Gareth Bale, dan Karim Benzema, pada pertandingan nanti. Ketiga pemain tersebut absen karena mengalami cedera.
“Kami memiliki berbagai solusi. Bisa Jese yang tampil atau bisa James apakah dia di pososi kanan atau tengah. James tampil baik dan bakal banyak membantu kami karena dia tampil bagus dan efektif dalam segala hal. Chicharito juga tampil secara pskologis sebagaimana yang ditunjukkan melawan Malaga,” tuturnya.

Luis Enrique : Konsentrasi kunci sukses kami

CAMP NOU, Cutejapanese.org – Pelatih Barcelona Luis Enrique menyebut konsentrasi sebagai kunci kesuksesan timnya melangkah ke babak semifinal Liga Champions. Meskipun demikian, pelatih asal Spanyol ini tak melihat The Catalans sebagai favorit juara kompetisi paling elite antarklub Eropa ini.

Barca tampil sangat impresif ketika menjamu Paris Saint-Germain di Camp Nou, Selasa (21/4/2015) waktu setempat atau Rabu (22/4) dini hari WIB, pada leg kedua perempat final kompetisi ini. Mereka menang 2-0 melalui gol yang diborong penyerang asal Brasil, Neymar.
Dengan demikian, Azulgrana melangkah ke babak empat besar dengan agregat 5-1, karena pada leg pertama pekan lalu di Paris Barca menang 3-1. Ini adalah kali kedelapan dalam satu dekade terakhir Barca lolos ke semifinal Liga Champions.

“Ini merupakan cara yang sangat bagus untuk lolos. Kami berada di level yang tinggi dalam dua pertandingan,” ujar Enrique seperti dilaporkan AS.

“Pertandingan seperti yang diharapkan meskipun hasil leg pertama (Barca unggul 3-1 dari leg pertama). Kuncinya adalah konsentrasi, tetapi itulah yang kami lakukan di setiap pertandingan.”
“Tim melakoni pertandingan dengan serius dan memainkan permainan yang hebat.”

“Delapan kali semifinal dalam 10 tahun? Itu berbicara tentang tingkat Barca di Eropa, dan para pemain yang kami miliki. Yang penting, itu banyak mengatakan tentang figur klub.”
“Kami merupakan satu dari empat favorit untuk meraih trofi ini. Kami dalam performa yang sangat bagus.”

MU bidik Lewandowski

Manajer Manchester United Louis van Gaal mulai membidik pemain buruannya untuk mewujudkan impian meraih gelar musim depan. Menurut laporan di Spanyol, seperti dikutip dari Daily Star, Selasa (21/4/2015), Setan Merah sudah mengajukan tawaran untuk membeli penyerang Bayern Muenchen Robert Lewandowski.

Dikatakan bahwa MU sudah melakukan kontak dengan raksasa Bundes liga tersebut guna membicarakan tentang kemungkinan transfer penyerang asal Polandia itu ke Old Trafford pada musim panas nanti. Akan tetapi, MU kemungkinan gagal mendapatkan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut karena agen Lewandowski mengatakan bahwa kliennya tak punya keinginan meninggalkan Allianz Arena saat ini.

Lewandowski pindah ke Bayern pada musim panas lalu dengan status bebas transfer dari Dortmund, setelah dia menolak perpanjangan kontrak. Dalam musim perdananya bersama The Bavarians, Lewandowski sudah mengoleksi 19 gol di semua kompetisi yang diikuti tim besutan Pep Guardiola itu.

Melihat produktivitasnya yang cukup tinggi, MU tertarik untuk menggaet pemain berusia 26 tahun tersebut. Bahkan, MU sebenarnya sudah mengincar pemain ini sejak dia masih berkostum Dortmund.

Memang, jika melihat komposisi barisan penyerangnya pada musim ini, Van Gaal tampaknya tak terlalu puas dengan kinerja Tim Besutannya tersebut. Sehingga manajer asal Belanda tersebut akan melakukan perombakan. Radamel Falcao yang dipinjam dari AS Monaco tampil sangat mengecewakan, sedangkan masa depan Robin van Persie tak menentu, apalagi belakngan ia lebih banyak dibangku cadangan bergelut dengan cedera.

MU sebenarnya masih memiliki seorang striker dari Meksiko, Javier Hernandez. Tetapi pada musim ini pemain tersebut “dipinjamkan” ke Real Madrid.

Lewandowski : Bayern Luar Biasa..!!!

MUENCHEN, Cutejapanese.org – Penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, menilai timnya bermain luar biasa saat mengalahkan FC Porto dengan skor 6-1, pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions, di Allianz Arena, Selasa atau Rabu (22/4/2015).

Bayern tampil luar biasa setelah takluk 1-3 dari Porto pada leg pertama. Pasukan Josep Guardiola tersebut mampu unggul 5-0 pada babak pertama. Sempat kebobolan pada babak kedua, Xabi Alonso memperbesar keunggulan Bayern melalui gol yang diciptakannya pada menit ke-88. Dengan hasil itu, Bayern pun otomatis lolos ke babak semifinal.

“Babak pertama mengagumkan. Benar-benar luar biasa. Kami adalah Bayern dan kami bisa membalikkan keadaan setelah takluk 1-3. Kami sadar bahwa kami harus bener-benar memberikan tekanan. Lima gol pada babak pertama benar-benar gila,” kata Lewandowski.

Thomas Mueller juga mengaku tak membayangkan Bayern tampil luar biasa pada babak pertama.
“Sulit menemukan kata-kata. Aku cukup lelah! Kami tidak pernah membayangkan bahwa kami bermain seperti pada babak pertama. Itu benar-benar kerja keras. Pujian besar untuk timku,” tuturnya.

Muenchen Menanti Lawan Selanjutnya

Cutejapanese.org – Pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola, mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya saat mengalahkan FC Porto pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Selasa atau Rabu (22/4/2015) dini hari WIB.

Takluk 1-3 pada leg pertama, Bayern bangkit mengejar ketertinggalan. Mereka tampil luar biasa dengan unggul 5-0 terlebih dahulu atas Porto pada babak pertama. Setelah turun minum, Bayern sempat kebobolan, tetapi Xabi Alonso mampu menciptakan gol pada menit-menit akhir sekaligus memperbesar keunggulan Bayern dengan skor 6-1.

“Kami sangat senang dengan penampilan ini, khususnya setelah kami dalam beberapa pekan terakhir memiliki masalah dalam menyarangkan gol ke gawang lawan. Kami bisa bermain lebih baik pada babak kedua, mereka mengubah sistem mereka, dan kami memiliki masalah. Pada babak pertama, mereka tidak memiliki peluang. Namun, pada babak kedua, mereka memiliki sejumlah peluang. Dalam Liga Champions, Anda tidak pernah bisa berpikir bahwa Anda gagal,” kata Pep.

“Setelah pertandingan di Porto, misalnya, saya bahkan merasa bahwa kami bisa lolos. Anda selalu membuat perbedaan di kepala Anda. Saya selalu berusaha menganalisis permainan kami. Bukan sebuah kejutan besar bagaimana mereka bermain di Porto. Mereka adalah tim yang sangat bagus, tetapi hari ini mereka tidak mencapai level mereka,” lanjutnya.
Pep menyatakan, timnya tidak peduli siapa pun lawan yang bakal dihadapi pada babak semifinal nanti.

“Saya tidak terlalu peduli siapa lawan kami selanjutnya. Kami akan berusaha sebaik mungkin, siapa pun yang akan menjadi lawan selanjutnya, apakah itu Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Juventus, ataupun Monaco. Tidak masalah,” sambungnya.

Taktik Jitu Pep menggantikan posisi robben dengan Lahm

MUENCHEN, Cutejapanese.org – Kapten Bayern Muenchen, Philipp Lahm, menempati posisi sebagai sayap kanan pada laga leg kedua perempat final Liga Champions melawan FC Porto di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Selasa (21/4/2015). Posisi tersebut bukan posisi yang biasa ditempati oleh Lahm.

Lahm dikenal sebagai seorang bek kanan atau kiri yang tangguh selama berkarier di Muenchen maupun tim nasional Jerman. Namun, dalam beberapa kesempatan, Lahm sering kali ditempatkan sebagai gelandang tengah.
Namun berbeda ketika melawan Porto, Lahm mendapat tugas baru dari sang pelatih menjadi sayap kanan. Pelatih Josep Guardiola ingin Lahm mengisi kekosongan akibat ketidakhadiran Arjen Robben yang biasa menjadi “penguasa” sisi kanan penyerangan Die Roten.

“Pada pertandingan pertama (melawan Porto) sisi sayap terlalu jauh. Kami tidak bermain dengan baik. Hari ini (Selasa), aku bermain sebagai sayap kanan dan Mario Goetze sebagai sayap kiri,” kata Lahm.

Putusan tersebut merupakan salah satu taktik jitu Bayern. Ingin membalas kekalahan 1-3 dari Porto pada pertemuan pertama, Bayern tampil trengginas dihadapan pendukungnya untuk melangkah ke babak semifinal. Pada laga kedua, Bayern sukses menang 6-1 atas Porto, yang membuatnya unggul agregat menjadi 7-4.

La Nyalla Terpilih Pimpin PSSI, AFC Bersuara

Cutejapanese.org – Presiden AFC, Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, mengucapkan selamat atas terpilihnya La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI periode 2015-2019.

Seperti diketahui, La Nyalla naik menggantikan Djohar Arifin dalam pemilihan di Kongres Luar Biasa, Sabtu (18/4/2015). Dia meraih 92 suara dan unggul jauh atas Syarif Bastaman.

“Terpilihnya Anda merupakan kesaksian dan amanah dari sepak bola Indonesia atas kemampuan Anda. Saya tak meragukan, Anda akan memberikan kontribusi berharga untuk perkembangan sepak bola di negara Anda,” bunyi surat AFC.
“Sebagai Presiden AFC dan perwakilan Anda di FIFA, saya pastikan Anda dapat dukungan penuh dari AFC untuk potensi dari permainan ini di Indonesia di mana sepak bola tak sekadar olahraga tapi juga gairah masyarakat,” lanjut surat tersebut.

Hasil KLB di Surabaya lalu masih mengundang tanda tanya hingga saat ini. Pasalnya, Menpora Imam Nahrawi telah menerbitkan surat pembekuan PSSI pada Jumat (17/4/2015). Dalam surat tersebut, Menpora juga menyatakan tidak mengakui hasil KLB PSSI.

Tanggapan Rahmad Darmawan perihal Rumor Pemutusan Kontrak Pemain Persija

JAKARTA, Cutejapanese.org – Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, meragukan rumor terkait pemutusan kontrak pemain. Bahkan menurutnya, manajemen Persija mengatakan siap melanjutkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Berdasarkan kabar yang beredar, manajemen Persija tengah bersiap untuk memutus sebagian besar kontrak para pemainnya. Pasalnya, klub yang dipimpin Ferry Paulus itu mengalami kesulitan finansial lantaran penundaan jadwal kompetisi.

Awalnya, Persija sudah menjalin kerja sama NetTV, Columbia, dan Corsa sebagai sponsor utama. Namun penundaan kompetisi dan kisruh sepak bola nasional yang kembali terjadi, dikabarkan memicu masalah baru dengan pihak sponsor.

“Saya kemarin (21/4/2015) ketemu Pak Ferry. Kami sama sekali tidak membicarakan soal itu (pemutusan kontrak pemain). Kami bicara perihal siap melanjutkan kompetisi,” ujar pelatih yang biasa disapa RD ini.
“Saya sudah dapat info itu, tapi tidak yakin karena komunikasi dengan Pak Ferry hingga kemarin tidak bicara soal itu,” lanjutnya.
Bantahan turut dilontarkan Presiden Ferry Paulus. “Enggak betul itu,” tegasnya melalui pesan singkat.

Bila menilik jadwal ISL sebelumnya, Persija bakal bertandang ke markas Persipura pada Sabtu (25/4/2015). Direncanakan, Persija bertolak dari ibu kota, Kamis (23/4/2015).

Robin Van Persie

Nama Lengkap : Robin van Persie
Tempat Lahir : Rotterdam, Belanda
Tanggal Lahir : 06 Agustus 1983
Kebangsaan : Belanda
Klub : Manchester United
Posisi : Striker
No Punggung : 20
Tinggi : 188 cm

Robin van Persie adalah pesepakbola yang bermain untuk klub Manchester United dan berposisi sebagai Striker. Sebelumnya berlabuh ke Old Trafford, van Persie sempat bermain di Feynoord dan Arsenal. Dia lahir di Rotterdam, Belanda dari sebuah keluarga seniman. Ayahnya seorang pemahat patung dan ibunya adalah seorang pelukis serta desainer perhiasan.

Diharapkan dapat meneruskan karir orang tuanya, van Persie lebih memilih untuk menekuni dunia sepak bola dari pada dunia seni seperti kedua orang tuanya. Di usia 5 tahun, van Persie bergabung dengan klub tempat lahir SBV Exelcior. Ia meninggalkan Exelcior pada usia 15 karena adanya konflik pelatih dengan ibunya.

Van Persie memilih bergabung dengan klub tempat lahir yang lebih besar, Feyenoord. Baru bergabung di usia 15, van Persie sudah ditarik ke tim utama di usia 17 karena adanya badai cedera yang menghantam tim utama. Di akhir musim 2001-2002 van Persie meraih penghargaan KNVB Best Young Talent dan juga menandatangani kontrak profesional 3.5 tahun pada musim berikutnya.

Ia sempat diasingkan untuk membela tim reserve karena bertengkar dengan pelatih Bert van Marwijk. Bert van Marwijk tidak senang dengan bahasa tubuhnya saat van Persie diganti di laga semifinal UEFA Super Cup 2002 melawan Real Madrid. Selama musim tersebut van Persie bermain dalam 28 laga dan mencetak 8 gol.

Di musim terakhirnya bersama Feyenoord, van Persie masih terus berkonflik dengan van Marwijk. Ini berujung pada gagalnya perjanjian kontrak baru van Persie. Di musim ini, 2003-2004, van Persie lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Tiga musim di Feyenoord, van Persie berhasil menyumbangkan gelar piala UEFA Cup.

Sempat mengalami kekurangan peminat karena sifat van Persie yang pemberontak, akhirnya ia dikontrak oleh Arsenal pada 17 Mei 2004 dengan harga 2,75 juta Pounsterling. Ia diproyeksikan sebagai pengganti jangkan panjang untuk Dennis Bergkamp yang mulai termakan usia. Arsene Wenger pun mengganti posisinya dari penyerang sayap menjadi penyerang tengah.

Tak kunjung mendapatkan gelar EPL bersama Arsenal, akhirnya ia memutuskan untuk menyebrang ke Manchester United. Bersama The Red Devil, akhirnya van Persie berhasil mewujudkan impiannya menggapai gelar EPL pertamanya sekaligus mengantarkan Manchester United meraih gelar EPL yang ke 20, dan menjadi top skor dengan 26 gol.