Persebaya Pagari David Da Silva Topskorer Liga 1 2018

Striker Persebaya Surabaya, David Da Silva, menjadi topskorer Liga 1 2018, dengan mengoleksi 20 gol. Dia pun diminati banyak klub.

Persebaya langsung berancang-ancang menyusun skuat tim menuju musim 2019. David Da SIlva menjadi salah satu pemain yang dipertahankan.

“Kita tahu, David main bagus di musim ini, selain itu juga mengoleksi 20 gol dan menjadi top skor sementara,” kata Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Rabu (5/12/2018).

“Mulai dari kontrak baru untuk David sudah dibuatkan, bahkan tawaran baru sudah dibuatkan oleh manajemen Persebaya, tinggal David untuk mempelajarinya,” Candra menambahkan.

Menurut Candra, gerak cepat itu untuk mengamankan David Da Silva sebelum ditaksir tim lain. Persebaya dikabarkan meningkatkan nilai kontrak David Da Silva.

“Hanya saja hingga saat ini penawaran yang diberikan itu, belum dikembalikan oleh David,” ujar Candra.

“Pastinya kami akan sodorkan dulu kontrak baru kepada pemain yang dapat banyak incaran dari klub lain,” kata Candra.

Hasil Liga 1: Rakic Hat-trick, PS Tira Kalahkan PSMS 4-2

PS Tira mengalahkan PSMS Medan 4-2 dalam lanjutan Liga 1 2018. Aleksandar Rakic melesakkan hat-trick dalam laga ini.

PSMS sudah harus bermain dengan 10 pemain saat laga melawan PS Tira di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (5/12/2018) malam WIB, baru berjalan 11 menit. Shohei Matsunaga menerima kartu merah langsung dari wasit Dodi Setia Purnama setelah melanggar Ahmad Nufiandani.

Kalah jumlah pemain bikin PSMS kesulitan meladeni permainan PS Tira. Tim berjulukan Ayam Kinantan nyaris kebobolan di menit ke-27 lewat tembakan chip Nufiandani yang mampu dipatahkan Abdul Rohim.

PSMS mengejutkan pertahanan PS Tira di menit 37. Angga Saputra melepaskan tembakan dari jarak dekat dengan memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Felipe Martins, namun bola melenceng dari bidang sasaran.

Dimas Drajad nyaris membawa PS Tira unggul di babak pertama jelang turun minum. Dimas melepaskan tembakan, namun bola melenceng dari target. Skor 0-0 bertahan di babak pertama.

PS Tira akhirnya bisa unggul di menit ke-53. Aleksandar Rakic melesakkan gol dengan tembakan kaki kiri usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri. 1-0 PS Tira memimpin.

PS Tira punya tiga peluang beruntun selepas gol Rakic. Seluruh peluang tersebut datang daru Sansan Fauzi, namun tak satupun yang berbuah gol.

PS Tira memperbesar keunggulan 2-0 di menit ke-77. Rakic melesakkan gol kedua setelah menerima umpan dari sisi kiri. Bola tembakannya meluncur melewati sela-sela kaki Abdul Rohim.

Rakic mencetak hat-trick di menit ke-80. Pemain asal Serbia itu melesakkan bola dari eksekusi tendangan bebas. Bola meluncur mulus ke dalam gawang tanpa ada sedikit pun pergerakan dari Abdul Rohim.

PSMS Medan berhasil perkecil ketertinggalan menjadi 1-3 di menit ke-83. Rachmad Hidayat melesakkan gol lewat sundulan usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.

Di saat mendapat momentum untuk kembali memperkecil ketertinggalan, PSMS malah harus kebobolan untuk yang keempat kalinya. Kali ini giliran Dimas Drajad, yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88.

PSMS baru bisa memperkecil kekalahan menjadi 2-4 di masa injury time, tak lama setelah Roni Sugeng diganjar kartu kuning kedua. Gol tim asal Medan itu dilesakkan lagi oleh Rachmad Hidayat.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa waktu. PS Tira keluar sebagai pemenang setelah melumat PSMS 4-2.

Dengan kekalahan ini PSMS turun ke dasar klasemen dengan 37 poin. PS Tira naik ke posisi 17 dengan 39 poin, sama seperti Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan Perseru Serui.

Belum ada satupun tim yang memastikan diri terdegradasi ke Liga 2. Kepastian baru didapat pada pekan terakhir Liga 1 2018.

Susunan Pemain:

PSMS Medan: Abdul Rohim; Roni Fatahilah, Alexandros Tanidis, Reinaldo Lobo, Wahyu Sugiyantoro, Alwi Slamat, Rachmad Hidayat, Lutfi Akbar, Shohei Matsunaga, Frets Butuan, Felipe Martins.

PS Tira: Angga Saputra; Didik Wijayance, Abu Bakr Radanfah, Abduh Lestaluhu, Roni Ariyanto, Manahati Lestusen, Ryan Wiradinata, Izmy Hatuwe, Ahmad Nufiandani, Aleksandar Rakic.

Jadwal Siarang Langsung Bhayangkara FC Vs PSM Makassar

PSM Makassar akan menjalani pertandingan krusial di Liga 1 2018. Juku Eja akan melawan Bhayangkara FC, berikut ini jadwal siaran langsungnya.

Bhayangkara FC vs PSM akan berlangsung di stadion PTIK, Jakarta, Senin (3/12/2018) malam pukul 18.30 WIB. Duel itu akan disiarkan langsung oleh Indosiar.

PSM merupakan satu dari dua kandidat juara Liga 1 musim ini. Tim asuhan Robert Rene Alberts ada di posisi kedua dengan raihan 57 poin, hasil dari 32 kali bermain. Sementara Bhayangkara FC menempati peringkat keempat dengan koleksi 49 angka.

Persija Jakarta menjadi pemuncak klasemen dengan koleksi 59 poin. Macan Kemayoran sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

Kemenangan atas Bhayangkara FC akan mengantarkan PSM kembali memuncaki klasemen sementara.

Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2018

Bhayangkara FC vs PSM Makassar – Senin (3/12/2018) – Stadion PTIK – Siaran Langsung Indosiar pukul 18.30 malam WIB.

Diusir Wasit ke Tribune, Spalletti Mengaku Salah

Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti diusir wasit di penghujung laga saat timnya diimbangi AS Roma 2-2. Spalletti menyebut bahwa, itu memang keputusan tepat.

Melakoni laga Liga Italia, Inter menyambangi Roma di Olimpico, Senin (3/12/2018) dinihari WIB. Nerrazzurri dua kali memimpin, tapi dua kali pula Roma bisa menyamakan skor.

Keita Balde membuka skor pertandingan di menit ke-37, yang membawa Inter unggul sampai babak pertama. Roma kemudian membalas lewat gol cantik Cengiz Under di menit ke-51, tapi lima menit kemudian Inter kembali di depan berkat sundulan Mauro Icardi. Sampai akhirnya, Giallorossi memaksakan hasil seri usai Aleksandr Kolarov memaksimalkan hadiah penalti.

Roma protes di babak pertama saat wasit Gianluca Rocchi tidak menghadiahi penalti usai Danilo D’Ambrosio mengganjal Nicolo Zaniolo. Setelahnya, di injury time, Spalletti dikirim ke tribune stadion. Spalletti marah-marah setelah pertandingan dihentikan karena Matias Vecino melakukan pelanggaran ringan terhadap Steven N’Zonzi sehingga momentum Inter pun berakhir.

Usai pertandingan legenda Roma Francesco Totti mempertanyakan VAR yang melewatkan pelanggaran itu. Namun, Spalletti menilai wasit tampil bagus dalam memimpin pertandingan.

“Saya pikir Rocchi membuat banyak keputusan bagus, termasuk saat mengusir saya, karena saya bereaksi berlebihan di pinggir lapangan,” Spalletti mengungkapkan kepada Sky Sport Italia.

“Itu terjadi saat kami melakukan serangan balik yang menarik, dia menyela sehingga saya kehilangan kesabaran saya. Adil sih,” dia menambahkan.

Spalletti kini berpotensi menghadapi ancaman skorsing dari FIGC (Asosiasi Sepakbola Italia). Padahal, di akhir pekan depan Inter akan bertandang ke Juventus.

Kalahkan Bali United 2-1, Persija Geser PSM di Puncak Klasemen

Persija Jakarta menuai poin penuh dari markas Bali United pada laga ke-33 Liga 1 2018. Macan Kemayoran pun menggeser PSM Makassar di papan klasemen.

Dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persija sedang dalam kejar-kejaran untuk menjadi juara Liga 1 2018 dengan PSM Makassar. Persija datang dengan kekuatan penuh.

Sementara, Bali United bertanding dengan tak lagi didampingi oleh Widodo C. Putro yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Tuan rumah tampil bersama caretaker Eko Purdjianto.

Persija langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Persija juga langsung memimpin pertandingan pada menit ketujuh setelah Sandi Sute membobol gawang Bali United.

Bermula dari kemelut di depan gawang Bali United dan bola dibuang keluar penalti. Tapi, oleh Riko Simanjuntak bola diarahkan kepada Sandi Sute. Sandi Sute menyambutnya dan sepakannya berhasil mengoyak gawang tim tamu.

Laga kian memanas setelah terjadinya gol. Dari tribune pemain juga terpengaruh. Laga sampai harus dihentikan karena asap cukup tebal setelah muncul nyala flare dari tribune penonton. Cuma sebentar, laga dilanjutkan lagi.

Tak ada tambahan gol di menit pertama. Persija unggul 1-0 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Bali United berupaya untuk mengontrol jalannya pertandingan. Kedua tim jual beli serangan dan saling menciptakan peluang.

Pertandingan kembali dihentikan pada menit ke-62. Flare kembali dinyalakan pada asap cukup tebal. Setelah menit ke-70 pertandingan dilanjutkan lagi.

Persija yang kembali mendapatkan peluang untuk menambah gol lewat penalti pada menit ke-84. Penalti didapatkan setelah Ramdani Lestaluhu tersungkur di kotak penalti usai dijatuhkan Syaiful.

Simic yang dipercaya menjadi eksekutor. Kiper Bali United, Diky Indriyana, berhasil menepisnya, tapi bola terlepas dan Simic rebound. Kali ini, Diky tak berkutik. Pemain Bali United lain juga terlambat mengantisipasinya.

Persija batal cleansheet setelah Stefano Lilipaly berhasil menjebol gawang Persija pada injury time.

Kisruh terjadi di akhir laga. Wasit Djuami Effendi tak mengangkat tambahan waktu hingga membuat bingung pelatih dan pemain. Pertandingan baru dihentikan saat waktu menunjukkan menit ke-104.

Tapi di kubu Bali United sempat tak menerima kalau pertandingan usai. Wasit bersikukuh pertandingan usai. Persija pun menang 2-1 atas Bali United.

Tambahan tiga poin Persija mengantongi 59 poin dan membuat mereka melewati PSM Makassar (57 poin). PSM akan bermain dengan Bhayangkara FC di Stadion PTIK besok.

Kante Bisa Saja Tersingkir dari Tim Utama Chelsea

N’Golo Kante tak dipungkiri adalah figur penting Chelsea dalam dua musim terakhir. Tapi, di era Maurizio Sarri, Kante bisa saja ditendang dari tim utama.

Sejak Sarri menjadi manajer Chelseai, Kante tak lagi menjadi gelandang bertahan. Ia digeser dan memiliki peran gelandang box to box bersama Mateo Kovacic atau Ross Barkley.

Menggantikan Kante di posisi gelandang terdalam adalah Jorginho yang juga berfungsi sebagai pengatur tempo tim. Seperti diketahui, Jorginho sudah jadi pemain kesayangan Sarri sejak di Napoli.

Kante sebenarnya sudah sangat matang di posisi gelandang bertahan, karena meraih dua trofi Premier League dan Piala Dunia di posisi itu. Wajar jika performa kante belum stabil musim ini karena masih beradaptasi di posisi barunya.

Masalahnya, Sarri pun sudah menegaskan bahwa Kante tak akan lagi bermain di posisi gelandang terdalam, karena prioritas tetap pada Jorginho dan Cesc Fabregas.

Mantan gelandang Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas, angkat bicara soal ini. Ia memprediksi Kante bisa tertendang dari tim utama jika tak kunjung nyetel dengan posisinya tersebut

“Selama Maurizio Sarri di Chelsea, ada yang bilang kepada saya bahwa ia akan mencoba menyingkirkan N’Golo Kante. Itu terdengar gila, benar-benar gila. Tak masuk akal menyingkirkan gelandang terbaik di dunia. Tapi, faktanya Sarri tak melihat Kante cocok dengan sistemnya,” ujar Jenas kepada Daily Mail.

“Dia membuat Kante bermain tidak di posisi yang membuatnya jadi gelandang terbaik di dunia. Bisa Anda bayangkan Roy Keane atau Patrick Vieira diminta berganti posisi? Tidak mungkin sama sekali,” sambungnya.

Chelsea Tembus 1.000 Gol di Stamford Bridge

Sebuah pencapaian diukir Chelsea dalam kemenangan atas Fulham 2-0. Chelsea kini sudah mencetak lebih dari 1.000 gol kandang di Premier League.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (2/12/2018) malam WIB, the Blues menciptakan start apik usai Pedro Rodriguez mencetak gol cepat di menit keempat. BBC Sport mengemukakan bahwa ini adalah gol ke-1.000 Chelsea di kandang.

Dalam sejarah kompetisi itu, hanya ada dua klub lainnya yang mampu melakukan pencapaian serupa. Mereka adalah Manchester United dan Arsenal.

Meski begitu, Chelsea kemudian kesulitan menghadapi perlawanan Fulham. Sebelum akhirnya, Ruben Loftus-Cheek membongkar pertahanan lawanan dengan mencetak gol di menit ke-84 untuk memastikan kemenangan tim tuan rumah sekaligus membukukan gol ke-1.001.

“Tadi itu pertandingan yang berat. Fulham punya manajer baru (Claudio Ranieri) dan terlihat lebih solid,” kata Loftus-Cheek kepada Sky Sports.

“Kami membutuhkan gol kedua itu, mereka terlihat berbahaya di beberapa momen.”

Penampilan Loftus-Cheek menjadi salah satu yang menyita perhatian. Gelandang Inggris berusia 22 tahun itu kini telah mengemas lima gol di semua kompetisi musim ini, termasuk dua gol beruntun di Premier League saat dimainkan. Sebelumnya Loftus-Cheek membobol gawang Burnley saat Chelsea menang 4-0 (28/10).

“Ketika aku mendapatkan kesempatannya, aku cuma melakukan yang terbaik saja,” imbuh dia.

Lucky Thirteen Favre

Borussia Dortmund memperpanjang rekor tak terkalahkan di Bundesliga musim ini. Laju apik Die Borussen itu membuahkan rekor untuk Lucien Favre.

Keperkasaan Dortmund masih berlanjut hingga pekan ke-13, Sabtu (1/12/2018) malam WIB. Menjamu Freiburg di Signal-Iduna Park, Dortmund menang dua gol tanpa balas lewat gol-gol Marco Reus dan Paco Alcacer.

Tambahan tiga poin ini membuat Dortmund kukuh di puncak klasemen dengan 33 poin dari 13 laga, unggul sembilan angka dari juara bertahan Bayern Munich di posisi keempat.

Kemenangan ini mempertegas start luar biasa Dortmund musim ini yang baru sekali kalah di seluruh kompetisi, yakni saat takluk 0-2 dari Atletico Madrid di matchday keempat Liga Champions.

Khusus di Bundesliga, Dortmund baru saja membawa sang pelatih Lucien Favre mencatatkan rekor baru di klub yakni sebagai pelatih pertama yang tak terkalahkan di 13 laga perdananya di Bundesliga. Dortmund-nya Favre mencatatkan 10 kemenangan dan tiga seri.

Dortmund juga dibawanya jadi tim tertajam dengan 37 gol dan kebobolan 13 gol, terbaik kedua setelah RB Leipzig dengan sepuluh gol.

“Kami bermain melawan tim yang sangat kompak dan terorganisir,” ujar Favre usai laga kontra Freiburg.

“Sangat sulit bagi kami menemukan celah. Beruntun kami bermain sabar dan kami melakukannya dengan sangat baik,” sambungnya seperti dikutip situs resmi klub.

“Saya rasa kami pantas menang. Freiburg itu lawan yang kuat. Jangan lupakan juga mereka meraih poin lawan Bayern Munich dan mengalahkan Borussia Moenchengladbach 3-1,” tutupnya.

Sembilan Negara Ikut Bali IFC 2018 Piala Menpora

Turnamen usia muda Bali Internasional Football Championship 2018 digelar mulai besok. Itu jadi unjuk komitmen Kemenpora dalam pembinaan usia muda.

Pembukaan Bali IFC dibuka oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Badung, Minggu (2/12/2018). Hajatan ini berlangsung di Stadion Pecatu, Badung, Bali. Sebanyak 12 tim dari sembilan negara tampil di even perdana yang digelar Indonesia itu.

Tiga tim di antaranya dari Indonesia, yaitu timnas Pelajar yang menjuarai Piala Menpora U-14 2017 asuhan Firman Utina. Kemudian ada Badung Ragunan FC (Bara) FC di bawah asuhan Bambang Warsito, dan yang ketiga adalah All Star Badung.

Sementara peserta asing yang ikut serta, ialah Jepang (Progresso Sano FC), Cina (Hubei FA), Australia (Western Football), Korea Selatan (Busan Football Academy dan Gyeongnam Changnyeong SC), Filipina (Apuesto Bueno United FC), Thailand (Cruzeiro Academy Asia), Malaysia (Felda United FC), dan Singapura (Sporting CF SA).

Dari hasil pengundian, timnas Pelajara tergabung di Grup A bersama Apuesto dan Busan. Bara FC di Grup B bersama Progresso Sano dan Cruzeiro. Lalu Bali All Stars di Grup C bersama Sporting Academy dan Hubei. Tiga tim lainnya di Grup D.

“Ini perhelatan pertama di luar event federasi di Indonesia untuk level internasional. Kami bersyukur Badung menyambut baik program Kemenpora dan siap menjadi tuan rumah penyelenggara,” kata Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, Minggu (2/12/2018).

“BIFC 2018 ini merupakan kolaborasi Kemenpora dan Pemerintah Kabupaten Badung dengan menggandeng KONI, swasta, dan masyarakat. Kami siap menggelar turnamen internasional pertama di Tanah Air bagi usia muda setiap tahunnya dimulai 2018,” sambungnya.

BIFC memiliki tiga tujuan besar. Pertama, memperkuat hubungan yang erat sepak bola muda di Asia Pasifik. Kedua, memberikan pengalaman para pemain Indonesia untuk menghadapi tim luar dan terakhir untuk mendongkrak pariwisata Tanah Air khususnya Bali.

“Ke depan bisa jadi banyak negara yang datang ke Badung. Bukan hanya karena banyak objek wisata saja, tapi juga sepak bolanya. Semoga ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Badung,” papar Isnanta.

Sementara itu, Kepala Desa Pecatu Kabupaten Badung, Made Karyana mengatakan dampak kegiatan ini luar biasa. Ekonomi mikro sangat potensi untuk pemberdayaan di Pecatu. Dia mengatakan segala persiapan non teknis sudah matang.

“Para peserta sudah meninjau Lapangan Pecatu dan mereka cukup puas dengan fasilitas yang kami miliki,” ujar Made Karyana.

Sementara itu, ketua umum Yayasan Gobolabali, I Gusti Agung Putu Nuaba– menjanjikan ada sesuatu yang berbeda dalam turnamen ini. Dia mengerahkan timnya yang berjumlah 6 orang di lapangan untuk memantau pergerakan para pemain.

Main Ngotot, Milan pun Taklukkan Parma

AC Milan melakukan comeback saat melawan Parma di lanjutan Serie A. Rossoneri disebut mempunyai hasrat besar untuk memenangi pertandingan.

Sempat ketinggalan lebih dulu, Milan bisa memetik kemenangan 2-1 atas Gialoblu dalam pertandingan di San Siro, Minggu (2/12/2018) malam WIB. Babak pertama di laga itu masih tanpa gol.

Parma memecah kebuntuan pada menit ke-49. Roberto Inglese yang mencatatkan namanya di papan skor.

Milan bisa membalas dua kali via Patrick Cutrone dan Franck Kessie. Milan pun meraup poin penuh saat berlaga di hadapan pendukungnya, menjadi penebusan atas kekalahan dari Juventus pada laga tandang terakhir.

Cutrone mengungkapkan rahasia kemenangan Milan kali ini. Dia juga mengungkapkan misi agar bisa melanjutkan performa impresif di klub asal kota mode.

“Ini sebuah kemenangan penting dan kesuksesan besar. Tak mudah saat ketinggalan lalu bisa berjuang untuk memetik kemenangan terutama saat Parma mencoba untuk untuk bangkit. Tapi kami bisa menyelesaikannya dengan baik,” kata Cutrone di Football Italia.

“Gol saya hasil dari keinginan untuk menang. Saya mengerahkan segala tenaga untuk kemenangan Milan. Saya selalu mendapatkan penilaian baik dari pelatih dan kami berharap bisa terus seperti ini,” dia menambahkan.