Everton menolak lagi Proposal pembelian John Stones dari Chelsea

Berdasarkan informasi dari ESPN FC bahwa Everton telah menolak tawaran Chelsea sebesar 30 Juta Poundsterling untuk John Stones.

Pemain belakang berusia 21 tahun,John Stones adalah target belanja The Blues/Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Pada Bulan Juli lalu, Chelsea sempat dua kali memberikan penawaran untuk John Stones yaitu sebesar 20 Juta poundsterling dan 26 Juta Poundsterling. Namun keduanya ditolak oleh Everton

Proses transfer John Stones sempat menjadi sumber perang kata-kata antara pelatih kedua tim antara Roberto Martinez dengan Jose Mourinho. Roberto Martinez menuduh Chelsea dengan sengaja membujuk Stones di depan publik ketika John Terry memuji kemampuan John Stones, sementara Jose Mourinho menuduh Roberto Martinez ingin mendapatkan uang banyak dari transfer John Stones.

Berdasarkan informasi dari Situs Resmi Everton bahwa pekan yang lalu, Roberto Martinez sendiri sempat mengatakan bahwa Stones adalah pemain yang tidak tergantikan untuk Everton. Roberto Martinez mengatakan bahwa dia adalah pemain penting bagi kami dan kami sangat menantikan untuk melihat penampilan terbaik John dalam beberapa musim ke depan. Bukan hanya beberapa pekan ke depan.

Pelatih asal Spanyol, Roberto Martinez kemudian menegaskan bahwa John Stones tidak untuk dijual.

Chelsea mengajukan penawaran ketiga pada pekan ini ke Everton setelah mereka terlihat memiliki lubang di lini pertahanan. The Blues Chelsea menjalani awal musim terburuk mereka dalam 17 tahun terakhir setelah mendapatkan satu angka dari dua pertandingan.

Penawaran ketiga ini ditolak secara resmi oleh Everton bahwa pemain kami tidak dijual. Pemain kami sangat berharga.

Dalam Pertandingan pertama, Chelsea ditahan imbang Swansea sementara di pertandingan kedua ditundukkan oleh Manchester City dengan skor telak yaitu 0-3. Ketika berjumpa Manchester City, Mourinho pun sempat menarik keluar John Terry dan kemudian memasangkan Gary Cahill dengan Kurt Zouma sebagai duet bek tengah.

Kita akan lihat di akhir pekan ini. Apakah Cheelsea mendapatkan John Stones atau mengaalihkan kepada bek yang lain ? Terlihat jelas bahwa Chelsea memiliki kelemahaan yang sangat terlihat di sektor pertahanan.

Keita menjadi Pahlawan Lazio saat mengalahkan Leverkusen di Liga Champion

Pada hari rabu dini hari, terjadi pertandingan kualisifikasi Liga Champion antara Lazio dengan Bayern Leverkusen dalam pertandingan Leg Pertama Kualisifikasi Liga Champions di Stadion Olympico. Namun, Keita menjadi pahlawan bagi Biancocelesti dalam ajang tersebut. Lazio menang 1-0 atas Leverkusen berkat gol yang dicetak Keita pada menit ke-77. Kemenangan 1-0 itu akan menjadi bekal bagi klub ibu kota Italia itu untuk melakoni laga leg kedua di kandang Leverkusen.

Tim tamu sebetulnya memulai pertandingan dengan performa yang bagus. Karim Bellarabi menjadi pemain Leverkusen yang paling berbahaya di daerah operasinya di sayap kanan. Bayern Leverkusen bahkan mendapatkan peluang lebih dulu setelah Stefan Kiessling dari jarak 18 meter saat pertandingan baru berjalan 25 menit. Tapi masih bisa ditangkis.

Saat pertandingan baru berjalan setengah jam giliran Lars Bender yang berpeluang membuat Leverkusen unggul lebih dulu. Namun, tendangan keras Bender itu masih mengenai mistar gawang dan disingkirkan oleh Mirolav Klose. Peluang-peluang Team asuhan Roger Schmidt itu tidak bisa mencetak gol ke gawang Lazio.

Keita dimasukkan pelatih Lazio, Stefano Pioli, masuk pada babak kedua menggantikan Klose yang mandul pada babak pertama. Hasilnya, ketika winger Spanyol keturunan Senegal itu masuk, permainan Lazio menjadi lebih berbahaya ke gawang Leverkusen, bukan sebaliknya seperti yang terjadi pada babak pertama.

Hingga memasuki menit ke-77, lewat skema serangan balik yang cepat, Keita berlari kencang dan melepaskan tembakan terukur menjebol gawang Leverkusen. Gol Keita itu pun menumbuhkan harapan bagi tim Biru Langit untuk kembali bertanung di Liga Champions setelah delapan musim absen.

Berdasarkan informasi dari Deutsche Welle bahwa kemenangan Lazio atas Bayern Leverkusen dicederai dengan nyanyian rasis oleh pendukung Lazio terhadap para pemain Bayern everkusen, seperti Jonathan Tah, Wendell, dan Karim Bellarabi

Hal itu mencerminkan langkah asosiasi sepak bola Italia (FIGC) untuk mengakhiri aksi rasialisme dari negara itu pun masih menjadi pekerjaan rumah yang berat. Lazio sendiri pernah empat kali mendapatkan sanksi setidaknya dalam satu musim pada 2013 silam karena tindakan rasis pendukungnya.

Susunan Pemain:

Lazio: Etrit Berisha;
Dusan Basta, Stefan de Vrij (Santiago Gentiletti 89′), Mauricio, Senad Lulic; Lucas Biglia, Ogenyi Onazi (Sergej Milinkovic-Savic 53′), Marco Parolo; Antonio Candreva, Felipe Anderson, Miroslav Klose (Balde Diao Keita 45′)

B.Leverkusen:
Bernd Leno; Roberto Hilbert, Jonathan Tah, Kyriakos Papadopoulos, Wendell; Lars Bender (Juliant Brandt 84′), Christoph Kramer, Karim Bellarabi, Hakan Calhanoglu, Heung-Min Son (Admir Mehmedi 45′); Stefan Kiessling (Robbie Kruse 90′)

MU menang lawan Brugge di Kualisifikasi Liga Champions

Pemain MU yang baru pulih dari Cedera, Memphis Depay menjadi pahlawan bagi Manchester United pada babak pertama melawan Club Brugge dalam ajang play-off kualifikasi Liga Champions leg pertama, di Stadion Old Trafford, Rabu (19/8) dini hari WIB.

Pemain internasional Belanda, Memphis Depay itu mencetak dua gol untuk keunggulan Manchester United dengan skor 3-1 atas Brugge. Satu gol Manchester United lagi dicetak Marouane Fellaini pada perpanjangan waktu babak kedua.

Pada babak pertama, Setan Merah sebetulnya tertinggal lebih dulu lewat gelandang veteran Michael Carrick yang mencetak gol bunuh diri ke gawang Manchester United yang dijaga oleh kiper timnas Argentina Sergio Romero pada menit ke delapan. Gol ini bermula dari Carrick salah mengantisipasi Bola dari tendangan bebas gelandang Brugge, Victor Vazquez.

Michael Carrick yang bermaksud ingin menghalau Bola justru malah mengarahkan bola itu ke dalam gawangnya sendiri. Sergio Romero pun tidak bisa berkutik untuk menepis salah halau Carrick, karena Romero berada di sisi gawang yang lain.

Wajah Michael Carrick akhirnya diselamatkan oleh Depay. Setelah Depay mencetak gol penyeimbang pada menit ke-13. Depay kembali menjadi pahlawan setelah ia mencetak gol kedua pada menit ke-43.

Pada menit ke-13, Michael Carrick memberikan umpan yang sempurna kepada Depay. Lantas Depay yang berada di sisi kiri luar kotak penalti Brugge melakukan manuver-manuver cantik dengan bola. Lalu, Depay melepaskan tendangan keras kaki kanan di dalam kotak penalti ke gawang yang dikawal S├ębastien Bruzzese. Sang Kiper Sebastien Bruzzese tidak bisa mamu menahan laju bola yang keras dan menyaksikan bola itu merobek gawang lawan.

Pada menit ke-26, kapten tim sekaligus penyerang Manchester United, Wayne Rooney mencoba melepaskan tendangan salto ke arah gawang Brugge. Kali ini Burzzese lebih sigap mengamankan gawangnya. Dia berhasil menepis tendangan salto Rooney.

Akhirnya, Depay menjadi pahlawan Manchester United sebelum turun minum. Gol ini berawal dari Daley Blind yang melepaskan umpan cantik kepada Depay. Depay menerobos dan mrlewati banyak pemain Brugge. Depay berhasil menerobos ke dalam kotak penalty dan mencetak gol kedua.

Memasuki babak kedua, baru semenit pertandingan berjalan, Juan Mata memiliki peluang untuk memperbesar kemenangan Manchester United. Sayang, eksekusi pemain Spanyol itu terlalu dekat Bruzzese sehingga dengan mudah dimentahkan. Semenit kemudian, Depay hampir membuat publik Old Trafford terperanjat. Dari sisi kiri, Depay melakukan manuver ke dalam kotak penalti sebelum melepas tembakan dengan kaki kanannya. Sayang, tembakan Depay itu malah melebar dari gawang yang dikawal Bruzzese.

Pada menit ke-49, Depay dan Rooney bekerja sama di depan kotak penalti. Namun, bek Brugge, Oscar Duarte berhasil mengandaskan hasil kerja sama keduanya. Memasuki menit ke-63, Rooney dan Depay kembali bekerja sama. Depay hampir saja mencetak hattrick andai dia bisa sempurna mengeksekusi umpan tumit Rooney.

Sementara itu, Peluang yang didapat dari pemain lain MU. Peluang itu didapat dari gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger hampir saja mencetak gol pertamanya untuk Manchester United. Dia mendapatkan kesempatan bagus pada menit ke-66. Sepak pojok yang dilepas Mata itu hanya mantul di lutut Schweinsteiger tanpa bisa dikontrol.

Pada menit ke-78, Brugge bermain dengan sepuluh orang setelah Brandon Mechele dikartu merah wasit setelah mendapatkan kartu kuning kedua.

Unggul dalam jumlah pemain, Dimanfaatkan baik oleh Manchester United untuk menambah lagi jumlah gol di perpanjangan waktu babak kedua. Pemain pengganti, Marouane Fellaini mendapatkan umpan silang dari Depay yang melakukan manuver ke sisi kotak penalti. Umpan dari Depay berhasil disigap oleh Fellaini. Dan diteruskan oleh Fellani melalui sundulan ke tiang jauh.

Susunan Pemain:

Manchester United:
Sergio Romero, Matteo Darmian, Chris Smalling, Daley Blind, Luke Shaw, Michael Carrick (Bastian Schweinsteiger 47′), Morgan Schneiderlin, Juan Mata, Memphis Depay, Adnan Januzaj (Chicharito 71′), Wayne Rooney (Marouane Fellaini 83′)

Club Brugge:
Sebastien Bruzzese, Dion Cools, Brandon Mechele, Oscar Duarte, Laurens De Bock, Timmy Simons (Claudermir 40′), Rudd Vormer, Victor Vazquez (Hans Vanaken 77′), Bolingoli Mbombo, Tuur Dierckx, Abdoulay Diaby (Obbi Oulare 56′)

Dani Alves, Atletico Bilbao pantas menang

Bek kanan Barcelona, Dani Alves tidak mau mencari-cari banyak alasan di balik kekalahan timnya di ajang Piala Super Spanyol. Menurut Dani Alves bahwa Athletic Bilbao memang lebih pantas jadi juara.

Ambisi Barcelona untuk membalikkan keadaan akhirnya tidak kesampaian. Blaugrana, Barcelona cuma mendapatkan hasil imbang dengan skor 1-1 saat menghadapi Bilbao di leg kedua yang digelar di Camp Nou, Selasa (18/8/2015) dinihari WIB.

Dengan hasil tersebut, Atletico Bilbao unggul dengan agregat 5-1 setelah pada pertemuan pertama menang telak 4-0. Mereka pun berhak mengangkat trofi, sedangkan Barcelona harus bersabar lagi untuk bisa meraih trofi kelimanya pada tahun ini.

Berdasarkan informasi dari Situs Resmi Barcelona, Dani Alves mengatakan bahwa Athletico Madrid tampil lebih baik daripada kami. Mereka pantas menang dan itulah kenapa saya memberi selamat untuk mereka.

Berdasarkan informasi dari Dani Alves mengatakan bahwa Kami membayar mahal atas laga Piala Super Eropa. Kami tidak mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Ada hal-hal seperti itu, tapi tidak perlu mencari alasan

Pada pertandingan leg kedua, Barcelona yang harus menang dengan selisih minimal lima gol untuk membalikkan keadaan membuka skor lewat gol Lionel Messi pada akhir babak pertama.

Namun, pada awal babak kedua, Barcelona mendapatkan pukulan yang sangat telak saat Gerard Pique diganjar kartu merah langsung karena memprotes keputusan hakim garis. Atletico Bilbao yang unggul jumlah pemain akhirnya bisa mencetak gol melalui lewat Aritz Aduriz.

Daniel Alves mengatakan bahwa Pique marah soal situasinya. Wasit membuat keputusan yang merugikan kami. Tapi, itu juga bukan alasan. Sebenarnya kami harus bisa mmenahan diri.

Kami akan segera bangkit dan pelatih Luis Enrique akan membenahi kekurangan di team kami. Kami yakin bisa bangkit. Dan bisa menuju tangga juara di La Liga Spanyol. Kekalahaan ini menjadi lecutan kami untuk berbenah diri dan meningkatkan kemampuan.

Pelatih kami juga mengucapkan selamat kepada Atletico Bilbao. Saya mengatakan bahwa Athletic Bilbao pantas mendapatkan gelar Piala Super Spanyol usai dia gagal membawa pemain-pemain asuhannya membalikkan keadaan.

Pelatih Argentina, Martino membawa Messi ke Tour Pramusim Amerika Serikat

Pelatih Argentina, Gerardo Martino telah mengubur spekulasi bahwa Lionel Messi akan istirahat sejenak dari dunia sepak bola internasional setelah dia memasukkan nama penyerang Barcelona tersebut ke dalam team yang menjalani tur ke Amerika Serikat.

Sebagai kapten team, Lionell Messi akan memimpin rekan-rekannya dalam laga persahabatan melawan Bolivia dan Meksiko di Texas bulan depan.

Usai kalah dari Chile di final Copa America 2015, media-media Argentina sempat berspekulasi bahwa Lionell Messi akan istirahat sejenak dari team Argentina. Terutama Lionell Messi menerima berbagai kritikan karena tidak kunjung memberikan Tim Tango sebuah gelar.

Berdasarkan situs resmi dari Federasi Sepak Bola Argentina, Martino sebagai pelatih Argentina mengumumkan nama-nama teamnya bertepatan dengan 10 tahun debut Lionell Messi bersama Tim Nasional. Martino mengatakan bahwa kritik-kritik tersebut tidak adil. Martino juga sempat menyatakan bahwa jika saja ia Lionel Messi maka ia akan undur diri dari timnas.

Eks pelatih Barcelona tersebut memanggil 24 orang ke dalam teamnya. Dia menambahkan nama Ramiro Funes Mori ke dalam daftar nama pemain yang mayoritas bermain di Copa America. Martino memanggil Funes setelah dia tampil gemilang di final Copa Libertadores bersama River Plate.

Tiga pemain Argentina telah berganti klub semenjak final Copa tersebut, yaitu Sergio Romero yang bergabung dengan Manchester United, Angel di Maria pindah ke Paris Saint Germain, dan Carlos Tevez kembali ke Argentina untuk membela Boca Juniors.

Seusai menjalani Tour di Amerika Serikat, Argentina akan menjalani babak kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan melawan Ekuador pada tanggal 5 Oktober.

Team Argentina dibawah Pelatih Martino

Penjaga Gawang:
Sergio Romero (Manchester United), Nahuel Guzman (UANL Tigres), Agustin Marchesin (Santos Laguna)

Pemain Belakang:
Facundo Roncaglia (Genoa), Pablo Zabaleta, Martin Demichelis (both Manchester City), Ezequiel Garay (Zenit St Petersburg), Nicolas Otamendi (Valencia), Marcos Rojo (Manchester United), Milton Casco (Newell’s Old Boys), Ramiro Funes Mori (River Plate)

Gelandang:
Javier Mascherano (Barcelona), Lucas Biglia (Lazio), Ever Banega (Sevilla), Roberto Pereyra (Juventus), Fernando Gago (Boca Juniors), Angel Di Maria, Javier Pastore (both Paris St Germain), Erik Lamela (Tottenham Hotspur)

Penyerang:
Lionel Messi (Barcelona), Carlos Tevez (Boca Juniors), Gonzalo Higuain (Napoli), Sergio Aguero (Manchester City), Ezequiel Lavezzi (Paris St Germain)

Atletico Bilbao mengakhiri paceklik juara, setelah mengalahkan Barcelona

Athletic Bilbao meraih gelar pertama mereka dalam tiga dekade terakhir usai menahan imbang Barcelona 1-1 dalam pertandingan leg kedua Piala Super Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada Senin (17/8) waktu setempat. Hasil tersebut memastikan Atletico Bilbaomemenangkan pertandingan dengan agregat 5-1 setelah menang fantastis 4-0 di partai pertama.

Terakhir kalinya Atletico Bilbao mendapatkan gelar adalah ketika mereka meraih Piala Super Spanyol pada tahun 1984 silam. Atletico Bilbao sudah menaruh satu tangan mereka di trofi berkat kemenangan 4-0 pada leg pertama pekan lalu. Tim asuhan Ernesto Valverde itu membuat Barcelona mempunyai pekerjaan berat untuk membalikkan keadaan pada leg II, Selasa (18/8) dinihari WIB.

Barcelona sebenarnya tampil menyerang sejak menit pertama. Setelah mengirimkan gelombang serangan yang bertubi-tubi, akhirnya penyerang Argentina, Lionel Messi mendapatkan gol pertama hanya beberapa saat sebelum turun minum. Gol tersebut berawal dari umpan Luis Suarez yang diterima oleh Messi dengan dada dan kemudian dia menyarangkan gol dengan tendangan voli dari jarak dekatnya.

Harapan Barcelona untuk bisa memperkecil agregat pupus pada menit ke-10. Karena pada menit ke-10 babak kedua, Gerard Pique mendapatkan kartu merah. Bek Tim Nasional itu diusir setelah berteriak ke muka assisten wasit di pinggir lapangan untuk memprotes satu keputusan.

Insiden tersebut sempat membangkitkan semangat Barcelona. Lewat Kombinasi antara Pedro dan Ivan Rakitic, Luiz Suarez gagal mengambil kesempatan emas untuk menggandakan skor menjadi 2-0. Karena tendangan Luiz Suarez melenceng dari gawang.

Lubang yang ditinggalkan oleh lini belakang Barcelona membuat penyerang Atletico Bilbao, Aritz Aduriz, bisa memanfaatkan peluang untuk menjebol gawang Claudio Bravo. Satu gol tersebut membuat penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol keempatnya ke gawang Barca, setelah dia mencetak hattrick di pertemuan pertama.

Pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Barca tampil dominan sejak menit awal. Berdasarkan informasi dari ESPNFC, statistik menunjukkan bahwa team asuhan Luis Enrique itu memenangi penguasaan bola hingga 73%. Barcelona juga menorehkan 17 tembakan, tetapi hanya 4 diantaranya tepat sasaran.

Tidak ada gol lagi yang tercipta hingga wasit membunyikan peluit panjang dan Barcelona gagal untuk mengulangi prestasi mendapatkan enam gelar yang mereka lakukan pada tahun 2009 silam.

Tampil Agresif, AC Milan menang atas Perugia dengan skor 2-0

Rossonerri, AC Milan mengawali musim ini dengan start yang baik. Tampil di babak ketiga Coppa Italia, AC Milan tampil relatif baik saat mengalahkan Perugia dua gol tanpa balas.

Pertandingan yang digelar di Stadion San Siro tersebut, Selasa (18/8) dinihari WIB, merupakan pertandingan resmi pertama bagi pelatih anyar Milan, Sinisa Mihajlovic. Ia pun sukses memimpin timnya melewati laga tersebut dengan baik.

AC Milan tampil dengan wajah baru setelah pembelian beberapa pemain di bursa transfer. Carlos Bacca dan Luiz Adriano langsung dipasang sebagai starter dengan Keisuke Honda bermain di belakang keduanya. Bek anyar mereka, Alessio Romagnoli, juga masuk dalam starting XI. Romagnoli diduetkan dengan bek berusia 21 tahun, Rodrigo Ely, di jantung pertahanan Milan.

Kerjasama antara Bacca-Adriano-Honda menghidupkan lini depan Milan. Dua gol Rossoneri yang tercipta di babak pertama pun lahir berkat ketiga pemain tersebut.

AC Milan membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki pada menit ke-10. Gol ini bermula terjadi dari operan Luca Antonelli dari sisi kiri. Adriano yang tampak akan menerima bola operan tersebut, justru melakukan gerak tipu. Dia membiarkan bola tersebut melewatinya dan diterima oleh Honda yang berlari di sebelah kanannya.

Honda kemudian menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan datar ke gawang Perugia. Milan pun unggul 1-0. Pada menit ke-28, kerjasama antara Bacca dan Honda diteruskan oleh Adriano. Honda mengirim umpan terobosan ke tengah kotak penalti yang langsung disambut oleh Adriano. Dengan dingin, penyerang bernomor punggung 9, Adriano itu pun menceploskan bola ke dalam gawang. 2-0 buat AC Milan.

Di babak kedua, Perugia harus bermain dengan 10 orang setelah David Lanzafame mendapatkan kartu merah karena dia mendapatkan kartu kuning kedua. Lanzafame dihukum lantaran melakukan pelanggaran terhadap Andrea Berolacci.

AC Milan sendiri tidak mendapatkan banyak peluang emas di babak kedua. Kendati demikian, mereka tetap mendominasi jalannya pertandingan. Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan. Milan pun melaju ke babak keempat Coppa Italia.

Susunan Pemain

AC Milan:
Lopez, De Sciglio, Ely, Romagnoli, Antonelli, Bonaventura (Poli 75), De Jong, Bertolacci, Honda (Menez 69), Bacca, Adriano (Cerci 81).

Perugia:
Rosati, Del Prete, Volta, Mancini (Alhassan 45), Rossi, Rizzo, Salifu, Fabinho (Spinazzola 54), Di Carmine (Filipe 69), Lanzafame, Ardemagni.

Liverpool menang tipis atas Bournemouth

Dalam pertandingan kedua, Liverpool memetik angka penuh dari team tamunya, Bournemiuth di lanjutan Liga Inggris.
Gol tunggal Christian Benteke memastikan mereka menang tipis 1-0. Menyambut Bournemouth di Anfield, Selasa (18/8/2015) dinihari WIB, Liverpool tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan perbandingan 55%-45%. Namun soal peluang, kedua team relatif seimbang.

Baik Liverpool maupun Bournemouth hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran. Namun tuan rumah melepaskan lebih banyak upaya yakni 18, berbanding 13 milik Bournemouth.

Liverpool mendapatkan kesempatan di menit ke-4 lewat sepak pojok. Umpan Jordan Henderson yang diterima oleh Martin Skrtel di sisi kiri dan disodorkan ke Ibe di depan kotak penalti. Ibe menyambut bola itu dengan tendangan Voli. Tetapi tendangan masih melebar dari sisi gawang.

Dari skema yang sama, Bournemouth merespons. Umpan sepak pojok dari kanan disundul Tommy Elphick masuk ke dalam gawang. Tapi gol tak disahkan karena Elphick melakukan sundulan sambil melakukan pelanggaran terhadap Dejan Lovren. Dia melompat dengan bertumpu pada Lovren.

Sebuah kesalahan dari Matt Ritchie di menit ke-24 nyaris membuahkan hasil untuk Liverpool. Umpannya yang ceroboh jatuh di kaki Christian Benteke tak jauh dari kotak penalti. Setelah sempat menggiring mendekati gawang, Benteke melepaskan tembakan keras yang masih melebar ke kanan.

Liverpool pada prosesnya mendapatkan keunggulan dua menit berselang. Bermula dari sepak pojok Henderson, operan pendek ini menggulirkan bola ke Nathaniel Clyne dan dikembalikan lagi ke Henderson. Henderson lantas melepaskan umpan silang ke Benteke dan disambut dengan sontekan jarak dekat. Benteke lolos dari jebakan offside.

Di menit ke-29, Liverpool hampir menggandakan keunggulan. Sepakan jarak jauh Henderson hanya tipis saja di atas mistar gawang. Meski Liverpool lebih dominan dalam penguasaan bola, Bournemouth juga cukup berbahaya melakukan tusukan-tusukan cepat di sayap. Beberapa kali mereka berhasil merangsek dengan bola-bola langsung, meski mampu dipatahkan oleh bek-bek Liverpool.

Sebuah serangan dari Liverpool di menit ke-44 menjadi peluang emas untuk menambah gol. Peristiwa ini terjadi Clyne di kanan mengoper ke Coutinho di depan kotak penalti. Oleh Coutinho bola berniat diteruskan ke Henderson, tetapi terbaca oleh bek Bournemouth.

Liverpool mendapatkan tekanan dari Bournemouth di awal babak kedua. Di menit ke-47, Tendangan keras Ritchie dari luar kotak penalti ditahan oleh Simon Mignolet. Tak selang lama, Ritchie kembali menebar ancaman. Kali ini tendangan kerasnya masih melambung dari mistar gawang.

Sebuah peluang emas dari Liverpool tercipta di menit ke-55. Benteke merebut bola di sisi kiri, lalu mengoper ke Jordon Ibe. Ibe merangsek ke dalam kotak penalty lawan dan mengirim umpan silang mendatar ke James Milner yang sudah berdiri bebas di depan gawang yang berdiri. Hanya saja tendangan Milner tidak sempurna sehingga bola cuma melebar dan bergulir pelan.

Bournemouth memberikan ancaman untuk Liverpool di menit ke-60. Operan Joshua King disambut tendangan Ritchie dari sisi kanan. Bola melaju deras dan menyentuh bagian luar tiang sebelah kanan. Tiga menit kemudian, mereka memeragakan skema serangan apik di sisi kanan. Callum Wilson melepaskan umpan terobosan ke Eunan O’Kane yang masuk ke kotak penalti. O’Kane mengakhiri dengan tendangan dari sudut sempit dan hanya menyentuh jala samping gawang.

Di menit ke-72, Benteke melakukan tusukan dari sekotr kiri dalam sebuah serangan balik, kemudian mengoper ke Coutinho di sisi kanan. Sempat mengontrol, Coutinho lantas melepaskan tendangan. Tapi gagal sampai sasaran setelah diblok oleh Kiper Bournemouth.

Sebuah sundulan dari Steve Cook menyambut umpan silang Max Gradel hanya berakhir melebar untuk Bournemouth di menit ke-80. Enam menit berselang, tendangan Lee Tomlin meneruskan umpan sundulan dari Simon Francis melambung.

Liverpool mencatatkan peluang terakhir melalui tendangan Benteke. Tendangannya masih ditahan oleh Kiper Artur Boruc. Tidak ada gol lain di sisa waktu. Liverpool menang 1-0 atas Bournemouth.

Susunan pemain:

LIVERPOOL :
Mignolet; Clyne, Skrtel, Lovren, Gomez; Milner, Henderson (Can 52′); Ibe (Firmino 70), Coutinho (Moreno 81′), Lallana; Benteke.

BOURNEMOUTH:
Boruc; Francis, Elphick, Cook, Daniels; Ritchie, O’Kane (Gosling 87′), Surman, Gradel (Smith 81′); King (Tomlin 61′), Wilson.

Arsenal menang karena berkat komunikasi yang baik antar pemain

The Gunners, Arsenal berhasil bangkit dan memetik kemenangan usai ditaklukkan West Ham United di partai perdana musim ini. Kekalahan dari West Ham diakui telah memaksa team melakukan pembicaraan penting. The Gunners membuka langkah di Premier League musim ini dengan hasil buruk. Mereka kalah 0-2 dari West Ham di kandang sendiri.

Kekalahan tersebut jadi tamparan berat bagi anak-anak London utara, mengingat mereka melaju amat mulus di pramusim. Mereka sempurna di empat partai uji coba, plus satu kemenangan lain di ajang Community Shield melawan juara Liga Inggris musim lalu, Chelsea.

Oleh sebab itulah, hasil melawan West Ham memaksa mereka membuka pembicaraan penting satu sama lain di dalam tim. Hal ini disebut Per Mertesacker yang membantu teamnya bangkit dan memetik kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada akhir pekan kemarin.

Berdasarkan informasi dari Sky Sport, Mertesacker mengatakan bahwa Tentu ketika segalanya berjalan begitu mulus di pramusim, Anda terhindar dari pembicaraan-pembicaraan yang terkadang sangat penting. Itulah yang jadi persoalan pada pekan lalu ketika kami pulang dari laga melawan West Ham, di mana semuanya sangat tidak tahu apa yang telah kami lakukan, jadi kami baru saja kembali ke permainan kami.

Mertesacker juga mengatakan bahwa Anda bisa langsung merasakan sesuatu ketika Anda berada di zona degradasi dan tidak menghasilkan apa yang semua orang harapkan dari Anda di laga (melawan West Ham) tersebut. Jadi penting untuk bangkit.

Meski demikian, kemenangan atas Crystal Palace dipetik dengan belum terlalu meyakinkan. Unggul lebih dahulu melalui Olivier Giroud, mereka kebobolan lewat Joel Ward. Kemenangan ARsenal pada akhirnya dipetik hasilkan berkat gol bunuh diri Damien Delaney.

Terlepas dari itu, Mertesacker menilai performa secara keseluruhan sudah baik. Mereka unggul penguasaan bola 55%-45%, dan melepaskan 20 tembakan dengan enam tepat sasaran sedangkan lawan mempunyai 11 tendangan di mana empat mengarah ke gawang.

Mertesacker mengatakan bahwa Melawan Crystal Palace sudah memperbaiki kinerja kami. Pada pertandingan perdana kami begitu jelek performanya. Pada pertandingan kedua, kami menguasai bola dengan bagus. untuk bermain melalui tengah dan menekan mereka. Belakangan kami membuat situasi sulit untuk kami sendiri, tapi secara keseluruhan itu adalah performa yang sangat menggembirakan dari depan ke belakang.

Mertesacker mengatakan bahwa Kami tampil dominan dan itu adalah kunci untuk sukses kami. Kami tampil bagus dalam serangan balik, di kombinasi serangan, masih ada banyak hal lagi dari kami. Itulah yang kami perlukan, itulah permainan asli kami, dan kami perlu mengandalkan itu,” demikian Mertesacker.

Verrati, pemain incaran Barca masih betah di PSG

Gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti santai menanggapi rumorgosip yang menyebutkan bahwa Team Catalan yang menjuarai La Liga SPanyol, Barcelona meminati dirinya. Verratti sendiri mengaku jatuh cinta pada gaya main Barcelona.

Kabar terakhir yang menyebutkan bahwa Barcelona serius mengincar gelandang berusia 22 tahun itu. Pemain ini sangat lincah dalam menggiring Bola dan sangat mahir dalam operasan terobosan buat teman-temannya. Namun, Barcelona disebutkan tidak akan berusaha mendatangkan Verratti pada tahun ini, melainkan pada Bulan Januari 2016, ketika embargo transfer mereka berakhir.

Berdasarkan informasi dari Marca, Verrati mengatakan bahwa Soal apakah gaya main saya cocok dengan mereka atau tidak, itu mereka yang memutuskan. Tapi, benar kalau saya mengagumi gaya main mereka. Kendati kagum, bukan berarti Verratti langsung ingin pindah. Kekaguman hati hanya disampaikan bukan mau pindah. Saya ingin berkontribusi dengan PSG.

Verrati mengatakan bahwa hanya ada dua kemungkinan dirinya hengkang dari Paris Saint-Germain.Entah klub ingin menjual saya atau saya sudah bosan dengan kehidupan di Paris. Pada musim yang lalu, Verrati tampil sebanyak 32 kali di Ligue 1 dengan menyumbangkan 2 gol dan 8 assist. Pada pekan ini, PSG tidak menanggapi penawaran dari Barcelona dan juga PSG belum menerima pernyataan resmi dari Barcelona. Barcelona mengungkapkan keinginan merekrut Verrati berkomunikasi secara lisan dan diungkakan ke Media Massa.

Verratti, yang musim lalu tampil 32 kali di Ligue 1 dengan sumbangan 2 gol dan 8 assist. Tapi ada satu keinginan Verrati yang terpendam adalah dia ingin bermain di Liga Inggris. Itu impian saya sejak dulu.. Saya akan memikirkan opsi yang saya miliki ketika saya sudah tidak betah lagi di PSG .api, Inggris, Spanyol, dan Italia, semuanya saya pertimbangkan. Jika ada yang menawarkan secara resmi ke Klub yang membesarkan saya, PSG.

Saya masih tetap betah di PSG. Dengan suasana di Paris yang begitu indah, semua orang menjadi betah disini. Jika benar Barcelona akan mendatangkan di Tahun 2016, Verrati harus kerja keras dan harus mencetak gol sebanyak-banyaknya. Jika semakin pemain berprestasi, daya jualnya semakin tinggi.