Robben Kembali Cidera

MUNICH, Cutejapanese.org – Bayern Munich akhirnya mendapatkan kepastian soal kondisi terbaru salah satu pemain andalannya Arjen Robben. Winger asal Belanda itu dipastikan tak bisa merumput lagi di sisa musim ini karena cedera di betis kirinya.

Robben sejatinya baru pulih dari cedera otot perut yang menjerat sejak 22 Maret lalu. Dia menjalani comeback saat membela Bayern menghadapi Borussia Dortmund di laga semifinal DFB-Pokal di Allianz Arena, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB.

Di laga tersebut, Robben masuk pada menit ke-68 menggantikan Thiago Alcantara. Namun baru 16 menit di atas lapangan, pemain 31 tahun itu harus ditarik ke luar lapangan. Belakangan diketahui betisnya bermasalah.

Setelah melakukan pemeriksaan, Bayern memastikan Robben mengalami robek pada otot betis kirinya. Selanjutnya eks pemain Chelsea dan Real Madrid itu tak bisa lagi bermain di sisa musim ini.

“Arjen Robben mengalami luka robek di otot betis kirinya pada Selasa malam di laga semifinal DFB-Pokal melawan Dortmund. Musim ini pun berakhir lebih cepat untuk pemain asal Belanda tersebut, yang baru saja merayakan comeback saat melawan BVB usai cedera robek otot perut,” demikian pernyataan resmi Bayern.

Selain Robben, Bayern juga mengungkapkan kondisi teranyar Robert Lewandowski yang turut mengalami cedera di laga dinihari tadi. Lewandowski, sempat mengalami gegar otak, dinyatakan mengalami retak tulang pada hidung dan rahang atasnya. Belum dipastikan berapa lama penyerang internasional Polandia itu bakal absen.

Sementara Thiago Alcantara yang juga sempat mengalami gangguan dinyatakan tak mengalami cedera serius, melainkan hanya memar ringan. Dengan situasi ini, Bayern pun tak bisa menurunkan skuat terbaik untuk menghadapi Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions pada 6 Mei mendatang.

Kalahkan Metz, PSG Gusur Lyon

PARIS, Cutejapanese.org – Paris Saint-Germain merebut posisi puncak klasemen dari Olympique Lyon. Kemenangan atas Metz di Parc des Princes, Selasa (28/4/2015), membuat PSG kini berjarak tiga poin dari Lyon.

PSG menang 3-1 pada laga tersebut. Tiga gol kemenangan PSG dicetak oleh Marco Verratti pada menit ke-24, Edinson Cavani (42’), dan Gregory van der Wiels (77’). Sedangkan gol tunggal Metz dicetak oleh Modibo Maiga.

Kendati demikian, bintang kemenangan PSG pada laga tersebut adalah Javier Pastore. Diala yang menjadi kreator tiga gol yang dicetak rekan-rekannya.

Kemenangan 3-1 atas Metz ini mengantarkan PSG ke puncak. PSG mengoleksi 71 poin dari 34 laga. Sementara Lyon menempel di posisi kedua dengan 68 poin.

Team Talk Klopp yang Bangkitkan Dortmund

MUNICH, Cutejapanese.org – Keberhasilan Borussia Dortmund menyingkirkan Bayern Munich jadi sebuah kisah heroik. Merasa timnya tampil buruk di babak I, Juergen Klopp mengajak anak asuhnya bangkit dan memberikan perlawanan sengit.

Dortmund sukses menyingkirkan Bayern di semifinal DFB-Pokal usai menang adu penalti di Allianz Arena, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB tadi. Die Borussen sempat tertinggal satu gol lebih dahulu di babak pertama, sebelum menyamakannya di babak kedua dan sukses menahan tuan rumah hingga babak tos-tosan.

Bayern langsung menekan sejak awal pertandingan dan secara keseluruhan tampil dominan. Mereka memegang penguasaan bola 65% berbanding 35%. Die Roten juga melepaskan hingga 19 tembakan dengan enam tepat sasaran dan dua membentur tiang. Sedang Dortmund punya 10 upaya di mana empat mengarah ke gawang.

Klopp mengakui timnya tampil buruk sepanjang babak pertama. Sebagai perbandingan, Bayern sudah melepaskan delapan tembakan dengan dua mengarah ke gawang, satu membentur tiang, dan satu gol di 45 menit pertama. Sementara Dortmund di periode yang sama cuma punya tiga percobaan dan tak satupun tepat sasaran.

Tak mau timnya menyerah tanpa perlawanan, Klopp menuntut anak asuhnya bangkit di sisa waktu. Meski tetap tak mampu menandingi dominasi Bayern, namun mereka mampu melepaskan tujuh tembakan di mana empat di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah satu gol penyama di babak kedua.

Dortmund bahkan mampu mempertahankan skor saat harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-108 di babak tambahan. Hingga kemudian memenangi adu penalti, setelah seluruh pemain Bayern gagal dalam eksekusinya.

Menariknya, dua penendang Bayern terlepeset saat menendang sementara satu lainnya membentur mistar. Klopp pun tak menampik jika ada unsur keberuntungan dalam kelolosan timnya.
“Saya berkata pada anak-anak di jeda babak pertama bahwa tak masalah bagi kami kalah di Munich, tapi hanya jika kami takluk setelah memberikan perlawanan. Di babak pertama, saya tidak melihat hasrat bahwa kami benar-benar ingin mencapai final di Berlin,” kata Klopp di situs resmi klub.

“Kami sebelumnya tidak bermain cukup baik dan skornya juga masih cuma 0-1. Mungkin di babak kedua para pemain Bayern juga merasa pertandingannya sudah usai dan aman. Seolah-olah kami tidak terlalu berbahaya.”

“Tapi sepakbola bisa seperti itu. Saya tidak tahu kenapa mereka semua terpeleset saat menendang penalti. Itu memang sudah ditakdirkan terjadi hari ini. Dan benar-benar sangat bagus kami telah mencapai final,” demikian pelatih yang akan meninggalkan Dortmund di akhir musim tersebut.

Rodgers : Liverpool Pantas Kalah

Cutejapanese.org – Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, mengakui menerima kekalahan timnya dengan skor 0-1 dari Hull City, pada pertandingan lanjutan Premier League, di KC Stadium, Selasa malam atau Rabu (29/4/2015) dini hari WIB.

Gol tunggal Hull diciptakan Michael Dawson pada menit ke-37. Dawson menaklukkan kiper Sigmon Mignolet melalui tandukan keras yang dilepaskannya setelah memanfaatkan umpan terukur Ahmed El Mohamady.

“Kami kecewa dengan cara kami kebobolan. Kami tidak memiliki peluang dan kami juga tidak cukup baik bertahan. Kami bermain cukup baik dan (hubungan) antarlini kami bagus. Namun, kami tidak bisa membuat terobosan pada area penyerangan,” kata Rodgers.

“Pemain telah mencurahkan energi pada pertandingan ini. Mereka bekerja sangat keras tetapi kami keselitan menghadapi kreativitas dan peluang mereka,” sambungnya.

Usai Takluk Dari Hull, Langkah Liverpool Kian Berat ke Liga Champions

Cutejapanese.org – Liverpool secara mengejutkan takluk 0-1 dari Hull City, pada pertandingan lanjutan Premier League, di KC Stadium, Selasa malam atau Rabu (29/4/2015) dini hari WIB. Hasil ini membuat langkah Liverpool ke Liga Champions musim depan semakin berat.

Gol tunggal Hull diciptakan Michael Dawson pada menit ke-37. Dawson menaklukkan kiper Sigmon Mignolet melalui tandukan keras yang dilepaskannya setelah memanfaatkan umpan terukur Ahmed El Mohamady.

The Red kesulitan mencetak gol tambahan hingga akhirnya Brendan Rodgers melakukan perubahan pada menit ke-65. Rodgers memasukkan Rickie Lambert dan Adam Lallana untuk menggantikan Ibe dan Balotelli. Namun, perubahan yang dilakukan Rodgers tak mampu membuat Liverpool terhindar dari kekalahan 0-1 di kandang Hull.

Hasil ini membuat Liverpool terkunci di peringkat kelima dengan mengoleksi 58 poin, atau tertinggal tujuh poin dari Manchester United di peringkat keempat yang merupakan posisi terakhir jatah tiket Liga Champions. Tottenham Hotspur pun menguntit Liverpool di peringkat keenam yang mengoleksi 58 poin, atau hanya kalah selisih gol dari Liverpool.

Dengan demikian, Liverpol wajib meraih kemenangan pada empat laga tersisa untuk membuka harapan lolos ke Liga Champions, seraya berharap MU kehilangan poin pada pekan selanjutnya.

Barca Pesta 6 gol atasi Getafe

BARCELONA, Cutejapanese.org – Barcelona masih tetap kokoh memimpin klasemen La Liga. Menjamu Getafe, Barca menang enam gol tanpa balas. Ketiga bintang mereka, Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, menyumbang gol pada laga ini.

Berkat kemenangan yang diraih di Camp Nou ini, Rabu (29/4) dinihari WIB, Barca memimpin klasemen dengan koleksi nilai 84. Sementara, Getafe berada di urutan ke-13 dengan nilai 36.

Barcelona sudah tancap gas sejak babak pertama. Tidak tanggung-tanggung, lima gol mereka lesakkan ke gawang Getafe yang dikawal oleh Vicente Guaita.

Gol pertama Barca lahir dari tendangan penalti Messi, menyusul pelanggaran yang dilakukan bek Getafe, Alvaro Arroyo, kepada Suarez. Dengan tenang, Messi melakukan tendangan penalti panenka untuk menaklukkan Guaita.

Enam menit berselang, Getafe sempat mendapatkan peluang lewat Fredy Hinestroza. Namun, tendangan Hinestroza dari luar kotak penalti masih bisa digagalkan oleh penjaga gawang Barca, Claudio Bravo.

Setelah peluang tersebut, Getafe kesulitan untuk mengembangkan permainan. Mereka kerepotan meladeni tekanan yang dilakukan oleh Barca.

Los Cules tidak hanya mampu menekan lewat tengah, tetapi juga dari sisi lapangan. Messi, yang berdiri di sisi kanan, beberapa kali melakukan tusukan dan jarang ada pemain Getafe yang bisa menghentikan pergerakannya.
Gol kedua Barca, yang dicetak oleh Suarez pada menit ke-25, juga berawal dari aksi Messi. Dari kanan, Messi melepaskan umpan silang ke kotak penalti Getafe. Suarez, yang sudah berdiri di depan gawang, lantas meneruskannya dengan sepakan voli.

Hanya berselang tiga menit setelah gol kedua itu, Barca mencetak gol ketiga mereka. Kali ini giliran Neymar yang menjadi pendulang golnya.

Gol bintang asal Brasil itu bermula dari kesalahan lini belakang Getafe, di mana mereka kehilangan bola di area sendiri. Bola pun diambil oleh Suarez dan diberikan kepada Neymar yang berdiri di sisi kiri. Setelah mengecoh salah satu bek lawan, Neymar lantas melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. 3-0 untuk Barca.

Dua menit setelah gol ketiga itu, tepatnya pada menit ke-30, Barca mencetak gol keempat. Lagi-lagi berawal dari pemain Getafe yang kehilangan bola di daerah sendiri. Barca langsung melakukan serangan balik dan bola diberikan kepada Neymar di sisi kiri. Neymar kemudian mengoper bola kepada Xavi yang langsung melepaskan sepakan kaki kanan terarah dari luar kotak penalti.

Sebelum babak pertama berakhir, Barca mencetak gol kelima mereka. Pada menit ke-40, Messi melakukan tusukan dari sisi kanan. Dia lantas mengirim bola kepada Xavi yang berada di dalam kotak penalti. Tanpa buang waktu, Xavi langsung melakukan flick dan memberikan bola kepada Suarez yang ada di sisi kiri. Suarez langsung menyelesaikannya via sepakan placing ke arah tiang jauh. 5-0.

Barca tidak buang-buang waktu di babak kedua. Ketika laga memasuki menit ke-47, Messi memperlebar skor menjadi 6-0. Bintang asal Argentina tersebut melakukan tusukan dari sisi kanan, sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kiri ke arah tiang jauh.

Setelah gol tersebut, Barcelona tetap mendominasi. Namun, sejumlah peluang yang mereka ciptakan, di antaranya lewat Suarez di menit ke-66 dan Messi pada menit ke-72, gagal. Sementara, peluang Getafe lewat Hinestroza pada menit ke-70 juga gagal menjadi gol.

Pada akhirnya, skor 6-0 tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.

Allegri Bertekad Amankan Scudetto Secepat Mungkin

TURIN, Cutejapanese.org – Massimiliano Allegri bertekad untuk membuat Juventus mengunci titel Serie A sesegera mungkin. Maka, dia pun berpesan agar Bianconeri tak terpeleset lagi.

Juventus membuang peluang untuk menjadi juara Serie A setidaknya tengah pekan ini. Itu setelah Nyonya Tua dikalahkan Torino 1-2 di Stadion Olimpico pada 26 April. Di laga lain, Lazio malah bisa memetik satu poin dari Chievo.

Hasil negatif itu membuat Juve tetap mengantongi 73 poin, unggul 14 poin atas Lazio yang ada di urutan kedua. Dengan enam laga tersisa, Juve membutuh empat poin lagi untuk mengamankan Scudetto, dengan asumsi Lazio selalu menang dalam dua laga berikutnya.

Padahal jika bisa menang atas Torino, Juve tinggal butuh satu pertandingan untuk mengamankan titel. Allegri juga masih menyimpan kecewa atas hasil negatif itu.

“Saya belum bisa mencerna kekalahan itu karena memestinya kami bisa mengakhiri pertandingan tersebut dengan hasil berbeda,” kata Allegri seperti dikutip Football Italia.

“Kami memang marah dengan hasil akhir kemarin karena kekalahan memang buruk ya, dan lebih dari itu semua, saya lebih kecewa karena kami kebobolan. Kebobolan dua gol kemarin, khususnya dengan cara kami melakukannya, benar-benar mengecewakan.

“Para pemain sudah melakoni musim yang oke, tapi kami belum memenangkan apapun sehingga kami bisa bilang kalau musim ini adalah musim yang tak biasa. Satu hal yang harus kami lakukan adalah mengamankan empat poin itu. Kami tak akan mencapainya pada hari Rabu, karena kami tak bisa meraih lebih dari tiga poin. Lagipula, Fiorentina sepertinya bakal mengamuk setelah kalah dua kali di kandang,” beber Allegri.

Ya, empat poin itu bisa diraih Juve pada dua laga terdekat menghadapi Fiorentina tengah pekan ini dan Sampdoria pada 2 Mei

Mancini Mulai Pesimis Inter Bisa Tampil di Eropa

MILAN, Cutejapanese.org – Roberto Mancini mulai pesimistis menatap peluang Inter Milan ke ajang Eropa musim depan. Menurut dia, nasib Nerazzurri untuk tampil di Liga Europa juga bergantung hasil yang dibukukan tim lain.

Inter masih tercecer di urutan kesembilan papan klasemen pada pekan ke-32 Serie A. Dengan koleksi 45 poin, Inter masih berjarak lima poin dari peringkat kelima Sampdoria sebagai batas ke Liga Europa.

Dengan tinggal menyisakan enam pertandingan, Mancini mulai tak yakin Inter bisa menggeser Sampdoria.

“Bisa meraih tiket ke Eropa tak cuma tergantung kepada diri kami sendiri. Kami harus memenangkan sebanyak mungkin pertandingan dan berharap ada tim di atas kami yang terpeleset,” kata Mancini seperti dikutip Football Italia.

“Pertama-tama saya berpikir soal bisa mencapai tiga besar meskipun kami tahu itu bakal sulit. Ketika Anda menjadi bagian dari Inter, Anda harus mematok target paling realistis,” ucap mantan pelatih Manchester City tersebut.

Ujian terdekat akan dilakoni Inter dengan melawat ke markas Udinese. Menilik pertemuan paruh musim pertama, Inter relatif tak dijagokan untuk menang. Kala itu, mereka kalah 1-2 di kandang.

Barca Fokus Menangi Laga Tersisa

BARCELONA, Cutejapanese.org – Barcelona belum terlalu memikirkan hitung-hitungan berapa poin yang dibutuhkan untuk mengamankan gelar juara La Liga. Saat ini mereka cuma fokus mengamankan kemenangan demi kemenangan.

Barca masih memimpin klasemen liga dengan nilai 81 dari 33 pekan. Mereka unggul dua angka dari Real Madrid yang jadi pesaing terdekat saat ini.

Selisih tipis ini plus musim yang masih menyisakan lima pekan membuat Enrique enggan buru-buru menghitung berapa kemenangan lagi yang dibutuhkan timnya untuk juara. Baginya saat ini yang terpenting adalah fokus memenangi setiap laga yang menjelang.

Kesempatan menang di atas kertas terbuka cukup lebar karena tengah pekan ini mereka cuma akan menghadapi Getafe di Camp Nou, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB, yang duduk di peringkat 13. Bagaimanapun Enrique percaya posisi sang lawan tak menjamin laga bakal berjalan mudah.

“Saya tidak tahu berapa banyak poin yang akan kami butuhkan untuk memenangi kompetisi ini. Tapi tiga poin atas Getafe akan sangat penting,” katanya di situs resmi klub.

“Real Madrid ada tepat di belakang kami. Getafe mungkin bukan sebuah prospek semenarik Sevilla, Valencia, atau Espanyol, tapi para pemain adalah yang pertama tahu betapa sulitnya laga ini akan berjalan.”

“Mereka adalah tim yang berbahaya. Mereka bertahan dengan intensitas dan punya kualitas di lini serang. Meski kehilangan sejumlah pemain, mereka hampir aman dari degradasi dan saya yakin mereka akan menciptakan masalah untuk kami,” tambah pelatih 44 tahun ini.

Sementara Barca menghadapi Getafe, Madrid juga bertemu lawan mudah. Los Blancos akan menjamu Almeria yang saat ini berjuang mengamankan diri dari zona degradasi di posisi 17.

Barca Incar Treble

BARCELONA, Cutejapanese.org – Barcelona menjadi salah satu dari sedikit klub Eropa yang masih punya peluang meraih treble pada musim ini. Blaugrana berharap tiga trofi yang mereka bidik bisa didapat semuanya.

Barca kini memuncaki klasemen sementara La Liga. Mereka unggul dua poin atas rival abadinya, Real Madrid, dengan lima laga tersisa.

Di arena Copa del Rey, tim asuhan Luis Enrique itu melaju ke babak final. Mereka akan berhadapan dengan Athletic Bilbao di partai puncak, 30 Mei mendatang.

Barca juga masih bertahan di Liga Champions. Mereka akan beradu kekuatan dengan Bayern Munich, yang dilatih mantan pelatih mereka Pep Guardiola, di babak semifinal.

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, menyatakan bahwa timnya berharap bisa menyapu bersih semua gelar yang tersedia musim ini.

“Kami bekerja dengan baik,” ucap Rakitic

“Kami berada di trek yang benar dan kami akan berjuang sampai hari terakhir untuk memenangi sebanyak mungkin trofi,” katanya.

Barca akan berhadapan dengan Getafe dalam lanjutan La Liga, Rabu (29/4/2015) dinihari WIB.