Kalteng Putra: Keberuntungan Berpihak pada PSS Sleman

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi menilai PSS Sleman dinaungi keberuntungan. Menyusul kekalahan Kalteng Putra dari PSS 0-2 di semifinal leg II Liga 2.

Melakoni laga playoff di Stadion Maguwoharjo, Rabu (28/11/2018), Kalteng kalah setelah dua kali dibobol striker gaek PSS Cristian Gonzalez. Dengan demikian, PSS unggul agregat 2-0 untuk maju ke final Liga 2 sekaligus meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Pada pertandingan itu, Kalteng Putra menciptakan banyak peluang namun tidak ada yang berujung gol. Sedangkan PSS bermain efisien.

“Pertandingan tadi cukup menarik, bagus sekali. Cuma keberuntungan masih berpihak kepada PSS Sleman,” kata Kas Hartadi saat jumpa pers usai laga, Rabu (28/11/2018).

“Kita bukannya tidak ada peluang, kita ada 7 peluang tapi sama sekali tidak menghasilkan gol. Tapi PSS Sleman dengan 2 peluang Cristian Gonzales terjadi gol, itulah sepakbola. Jadi siapa yang beruntung sore ini, dia yang lolos ke final,” ujarnya.

Kas Hartadi juga merasa para pemainnya bisa tampil lepas tanpa beban. Tekanan dari puluhan ribu suporter PSS juga bisa diantisipasi anak asuhnya.

“Pemain semua mental bagus, menghadapi dukungan suporter tuan rumah puluhan ribu, tapi dengan konsisten bisa meladeni permainan PSS. Kita kurang beruntung saja ada 7 peluang tapi tidak membuahkan hasil, itu kurang beruntung,” ucap Kas Hartadi.

Terkait persiapan perebutan tempat ketiga atau tiket terakhir promosi ke Liga 1 musim depan dengan melawan Persita, Kas Hartadi bakal mengevaluasi anak asuhnya dalam mengantisipasi bola-bola set piece.

“Tadi gol PSS dari bola set piece,” terangnya. “Saya yakin mudah-mudahan Kalteng menyusul PSS promosi ke Liga 1,” imbuhnya.

Milan Lanjutkan Negosiasi untuk Rekrut Fabregas di Januari

AC Milan semakin dekat dalam mendapatkan gelandang Chelsea Cesc Fabregas di bursa transfer Januari. Milan benar-benar membutuhkan tenaga di lini tengah.

Milan tengah krisis gelandang setelah Lucas Biglia dan Giacomo Bonaventura dipastikan absen panjang karena cedera parah. Fabregas menjadi opsi setelah hanya menjadi pemain serep Chelsea di bawah pelatih Maurizio Sarri.

Melansir Football Italia, Radio Rossonera melaporkan bahwa direktur Milan Leonardo sudah mengadakan sejumlah pembicaraan dengan direktur Chelsea Marina Granovskaia. Kabar yang beredar menyebut bahwa Fabregas akan dibanderol seharga 12 juta euro (Rp 197,3 miliar).

Chelsea menawarkan beberapa pemain kepada Milan seperti Gary Cahill dan Andreas Christensen. Namun, Rossoneri mengutamakan menggaet Fabregas.

Fabregas bergabung Chelsea pada 2014 saat masih dilatih Jose Mourinho. Gelandang Spanyol itu menjadi salah satu pemain kunci the Blues untuk memenangi dua titel Premier League dan satu Piala FA.

Namun, peruntungan Fabregas berubah setelah Sarri mengambil alih kursi manajer Chelsea. Eks pemain Arsenal dan Barcelona itu baru sembilan kali dimainkan Sarri termasuk hanya tiga kali di Premier League, itupun sebagai pemain pengganti.

Peluang semakin terbuka untuk Milan, karena kontrak Fabregas di Stamford Bridge akan berakhir pada musim panas 2019.

PSSI, Luis Milla Sudah Teken Kontrak Baru Tapi Kok Tidak Jadi Melatih?

Luis Milla rupanya sudah menyepakati kontrak baru untuk terus melatih Timnas Indonesia. Namun hal itu tidak jadi karena suatu hal, ada apa?

Luis Milla sebelumnya dikontrak PSSI sampai Asian Games 2018. Setelah itu, sempat terjadi dinamika soal perpanjangan kontraknya. Ada berbagai macam kabar, di antaranya adalah gajinya yang ditunggak.

Sampai akhirnya, PSSI memutus tidak melanjutkan kontrak Luis Milla. Per 21 Oktober 2018, PSSI menunjuk Bima Sakti sebagai penerus Luis Milla. Saat itu, kurang dari sebulan lagi Timnas Indonesia akan berlaga di Piala AFF 2018.

Usut punya usut, Luis Milla rupanya sudah meneken kontrak baru untuk terus melatih Timnas Indonesia. Hal itu diungkap mantan Deputi Sekjen PSSI Fanny Irawan saat diundang ke acara Mata Najwa di Trans 7, yang sedang menyiarkan episode bertajuk ‘PSSI Bisa Apa?’, Rabu (28/11/2018).

“Ketika saya tanya juga, Luis there’s problem with your contract? Dia tidak mau menjawabnya. Baru semua terbuka ketika saya mendapat Whatsapp yang isinya tanda tangan kontrak yang sudah ditandatangani Luis Milla dan Pak Ketum (Edy Rahyamadi). Saya mendapatkan itu dari Miguel (Gandia), which is asisten pelatih dari Luis,” kata Fanny saat ditanya Najwa Shihab selaku pembawa acara.

Najwa kemudian mempertegas pernyataan Fanny, dengan kembali bertanya apakah Luis Milla sudah meneken kontrak barunya atau tidak. ” Ya sudah, sejujurnya sudah ada kontrak yang ditandatangani,” kata Fanny.

Namun Fanny menjelaskan, ia tidak mengetahui bagaimana kelanjutan negosiasi antara PSSI dan Luis Milla. Ia cuma menjelaskan, Luis Milla adalah orang yang sangat profesional sehingga bisa saja muncul hal-hal yang mengganggu proses negosiasi tersebut dan akhirnya batal.

Najwa kemudian meminta konfirmasi kepada Refrizal selaku perwakilan PSSI. Anggota Executive Committee itu menjawabnya dengan mengklaim batalnya kesepakatan karena Luis Milla tidak mau datang ke Indonesia.

“Semua keputusan Exco ini ditugaskan Sekjen PSSI (Ratu Tisha Destria) untuk berkomunikasi dengan Luis Milla dan semua selalu laporan di grup, bagaimana perkembangan komunikasi dengan Luis Milla. Apapun perkembangannya kami laporkan,” jawab Refrizal.

“Sampai Pak Edy, walaupun dia tidak datang, dia bilang apapun permintaan Luis Milla, termasuk gaji, kalau dia mau kami (PSSI) tidak ada keberatan, tapi dia harus datang. Itu yang diminta Pak Edy, tanda tangan kontraknya di Indonesia,” ungkapnya.

Digantinya Luis Milla disebut-sebut menjadi salah satu ketidakbecusan PSSI menyiapkan Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2018. Bima Sakti pun akhirnya gagal membawa Evan Dimas dkk tampil apik, dengan langsung tersingkir di fase grup.

Bayern soal Wenger: 100 Persen Tak Ada Kontak

Bayern Munich dirumorkan sudah memasukkan Arsene Wenger sebagai calon pelatih baru. Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic memastikan tak pernah ada kontak.

Niko Kovac belakangan disoroti kiprahnya sebagai pelatih Bayern menyusul hasil angin-anginan timnya. Meski baru menang telak 5-1 atas Benfica di matchday lima Liga Champions tengah pekan ini, sebelumnya Die Roten cuma meraih satu kemenangan di empat laga beruntun.

Tiga sisanya berakhir dengan dua kali imbang dan sekali kalah. Kekalahan itu dipetik dari rival terbesar di Bundesliga, Borussia Dortmund.

Dengan masa depan Kovac dispekulasikan, sejumlah nama pun dikaitkan dengan Bayern termasuk Wenger. Setelah sempat menegaskan kepercayaan terhadap Kovac, Direktur Keolahragaan Bayern Hasan Salihamidzic menjamin belum pernah ada kontak dengan Wenger.

“100 persen tidak ada kontak dengan Arsene Wenger. Kami akan menuju ke Bremen dengan Niko Kovac sebagai manajer dan kami akan menang,” ungkapnya dilansir Sky Sports.

“Kami sudah sering gagal mempertahankan performa yang fokus semacam itu (melawan Benfica – menang 5-1) selama 90 menit. Tapi kami sudah tampil baik dan kami sekarang bisa membangun momentum dari sana,” imbuh Salihamidzic.

Hasil Liga Champions: Kalahkan Monaco, Atletico Lolos ke 16 Besar

Atletico Madrid memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Keberhasilan itu diraih usai mengalahkan AS Monaco 2-0 di matchday kelima Grup A.

Atletico mampu unggul cepat atas AS Monaco, saat laga di Stadion Wanda Metropolitano, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB baru berjalan dua menit. Keunggulan tuan rumah didapat lewat gol bunuh diri.

Adalah bek Monaco, Benoit Badiashile, yang membobol gawangnya sendiri. Berawal dari sepakan Koke dari luar kotak penalti, bola menyentuh tubuh Badiashile sehingga membuat bola berubah arah dan mengecoh kiper Diego Benaglio.

Unggul 1-0 membuat Atletico bersemangat. Di menit ke-8, upaya mencetak gol dilakukan Thomas Lemar, namun sepakannya belum mengarah tepat ke gawang. Lima menit berselang, giliran Antoine Griezmann melepaskan sepakan voli, namun bola juga masih melenceng.

Terus menekan, Atletico akhirnya mendapatkan gol keduanya pada menit ke-24. Kali ini Griezmann sukses membobol gawang Monaco. Striker asal Prancis itu bisa menceploskan bola ke dalam gawang usai mendapat sodoran manis Angel Correa di kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Monaco sempat menekan. Pada menit ke-50, Moussa Sylla melepaskan sepakan ke gawang Atletico, namun bola masih membentur pemain lawan. Upayanya cuma berakhir tendangan sudut, yang gagal pula dimaksimalkan.

Di menit ke-60, Radamel Falcao, yang baru masuk menggantikan Sylla, nyaris memperkecil kedudukan. Ia melepaskan sepakan, yang masih bisa diamankan Jan Oblak.

Masuknya Falcao membuat Monaco bisa sedikit memberikan tekanan. Namun disiplinnya lini belakang Atletico membuat gol tak kunjung dicetak.

Namun tekanan Monaco membuat Atletico akhirnya keteteran. Stefan Savic menelan kartu kuning keduanya pada menit ke-82, setelah melakukan hand ball di kotak penalti. Falcao yang menjadi eksekutor, gagal memaksimalkannya usai sepakanya melenceng.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Monaco untuk gantian menekan. Beberapa kali peluang didapat, namun aksi Jan Oblak menggagalkan kans mereka mencetak gol.

Hingga laga tuntas, skor 2-0 tetap bertahan. Atletico pun lolos ke babak 16 besar setelah mengoleksi 12 poin dari lima laga, diikuti Borussia Dortmund (9), Club Brugge (4) dan AS Monaco (1).

Susunan Pemain

Atletico Madrid: Jan Oblak, Santiago Arias, Stefan Savic, Filipe Luis, Thomas Lemar (Nikola Kalinic 63′), Thomas, Rodri, Koke (Vitolo 46′), Angel Correa (Saul Niguez 69′), Antoine Griezmann

AS Monaco: Diego Benaglio, Nacer Chadli (Sofiane Diop 63′), Benoit Badiashile, Jemerson, Andrea Raggi, Giulian Biancone, Aleksandr Golovin (Khephren Thuram-Ulien 63′), Youri Tielemans, Han-Noah Massengo, Moussa Sylla (Radamel Falcao 55′), Samuel Grandsir

Mourinho Takkan Ditindak Usai Aksi Banting Rak Botol Minum

Jose Mourinho merayakan gol dramatis Manchester United dengan membanting satu rak botol minum. Aksinya itu takkan ditindak.

MU menang dramatis kala menjamu Young Boys di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) kemarin pada matchday lima Liga Champions. Gol Marouane Fellaini di masa injury time menentukan kemenangan ‘Setan Merah’.

Gol dramatis itu disambut perayaan yang emosional dari Mourinho. Manajer asal Portugal itu membanting rak penuh botol minuman di tepi lapangan.

Mulanya dikhawatirkan aksinya itu akan berujung hukuman. Sebab sebelumnya Mourinho diusir ke bangku penonton dan diskors satu laga setelah dengan sengaja menendang sebuah botol minum dalam laga melawan West Ham United di Premier League.

BBC telah melaporkan bahwa Mourinho takkan ditindak UEFA atas perayaan golnya tersebut.

MU memastikan diri lolos ke fase knockout berkat kemenangan tersebut. Mengumpulkan 10 poin dari lima laga, mereka takkan terkejar lagi oleh Valencia di posisi tiga yang punya lima poin dengan satu laga tersisa.

MU kini tinggal menjalani laga penentuan juara grup di matchday keenam. Mereka butuh kemenangan atas Valencia sembari berharap Juventus gagal menang atas Young Boys.

Martial Tajam karena Rutin Dimainkan

Anthony Martial tampil tajam di musim ini. Penyerang Manchester United itu mengaku penampilan rutin membuatnya menemukan level terbaiknya.

Martial sejauh ini sudah bikin enam gol di 10 penampilan bareng MU di Premier League. Secara keseluruhan, pemain 22 tahun tersebut membuat tujuh gol dari 16 pertandingan di semua ajang.

Jumlah gol itu menempatkannya sebagai top skorer tim, nyaris dua kali lipat dari Romelu Lukaku yang baru bikin empat gol. Tak ada resep khusus dari ketajaman itu, hanya berkat rutin bertanding.

Musim ini Martial baru tiga kali tak bermain dari 19 pertandingan yang dilalui MU. Sementara dari 16 penampilannya, hanya tiga kali dia tak turun sebagai starter.

Martial juga sudah 10 kali bermain penuh.

“Kuncinya adalah bertanding. Bagi saya, ketika Anda tampil di pertandingan, itu adalah ketika Anda mendapatkan kembali kesenangan dan mulai menemukan performa lagi,” kata Martial dikutip Sky Sports.

“Kalau Anda tak tampil secara reguler dan cuma ambil bagian di latihan, Anda mungkin masih dalam performa yang cukup bagus, tapi tak sama dengan ketika Anda bertanding secara rutin.”

“Saya berharap bisa terus merangkai pertandingan dan tampil baik,” tandasnya.

Chelsea Tanpa Hazard Saat Jumpa PAOK

Chelsea dipastikan tampil tanpa Eden Hazard saat berhadapan dengan PAOK. Bintang asal Belgia itu masih bermasalah dengan pergelangan kakinya.

Chelsea yang sudah memastikan lolos ke fase gugur akan menjamu PAOK pada matchday 5 Grup L Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, Jumat (30/11/2018). Di laga ini The Blues dipastikan tanpa Eden Hazard dan Victor Moses, seperti diungkapkan sang manajer, Maurizio Sarri.

“Masalah teranyar adalah Moses. Saya berbicara dengan dokter 10 menit lalu dan Moses memiliki masalah dengan punggungnya. Saya pikir dia tidak akan bisa bermain,” ungkap Sarri.

“Kemudian, Hazard tentu saja, ini memang bukan cedera serius. Tapi saya pikir dia tidak akan bisa bermain, namun rasanya kami akan bisa memulihkannya untuk laga Premier League berikutnya,” imbuh Sarri.

Cedera pergelangan kaki didapatkan Hazard saat The Blues kalah 1-3 dari Tottenham Hotspur dalam lanjutam pekan ke-13 Liga Inggris. Kabar cederanya Hazard ini membuat Sarri khawatir.

Pasalnya mantan pemain Lille ini belakangan kerap dilanda cedera musim ini. Bulan lalu Hazard sempat mengalami cedera punggung.

Kondisi ini membuat performa apik Hazard pada awal musim perlahan mulai menurun. Pemain 27 tahun ini bahkan tak mampu mengemas satu pun gol dalam lima pertandingan terakhir bersama Chelsea.

“Saya khawatir karena 25 hari yang lalu dia mengalami cedera punggung, sekarang pergelangan kaki,” kata Sarri.

“Saya pikir dia melewatkan banyak latihan, jadi normal bahwa dia tidak berada di kondisi fisik puncak. Dia memiliki satu minggu untuk berlatih dan sejumlah laga untuk dimainkan,” tandasnya.

Hazard total telah terlibat dalam 12 gol Chelsea di musim ini, dengan rincian delapan gol dan empat assist.

Main Bertahan Lawan City Sama Saja Bunuh Diri untuk Lyon

Lyon takkan main bertahan meski menghadapi tim sekelas Manchester City. Los Gones siap menyerang demi tiket lolos ke 16 besar.

Lyon akan menjamu City pada matchday V Liga Champions di Groupama Stadium, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Ini jadi pertemuan kedua tim setelah kemenangan 2-1 di kandang City September lalu.

City tentu tak ingin kekalahan itu terulang lagi dan mereka tentu diunggulkan untuk menang pada pertemuan kali ini, jika melihat performa belakangan ini. Pasalnya sejak duel kontra Lyon itu, City belum terkalahkan sama sekali.

Sementara, Lyon cenderung naik-turun dalam kurun waktu yang sama termasuk meraih tiga hasil imbang beruntun di laga grup ini. Maka itu modal kemenangan di matchday pertama itu nyaris hilang tak berbekas dan mereka malah ada di posisi kedua grup dengan enam poin, selisih tiga angka dengan City.

Maka itu, demi menjaga kans lolos ke 16 besar, Lyon wajib memenangi partai ini agar Hoffenheim (3 poin) di posisi ketiga tak bisa mengejar. Sepakbola menyerang pun bakal diterapkan oleh Lyon meski itu bakal berisiko besar menghadapi tim sekelas City.

Punya pemain menyerang seperti Nabil Fekir dan Memphis di lini serang bakal dimaksimalkan oleh pelatih Lyon Bruno Genesio.

Mourinho kepada MU: Tertekan Main di Old Trafford? Lebih Baik di Rumah Saja

Jose Mourinho berharap para pemain Manchester United bisa mengatasi tekanan bermain di Old Trafford. Musim ini catatan MU kala bermain di kandang tidak bagus.

MU cuma menang tiga kali dalam sembilan pertandingan kandang di semua kompetisi musim ini. Yang teranyar, Setan Merah ditahan imbang Crystal Palace 0-0 di Premier League akhir pekan lalu.

Secara keseluruhan, MU mencatat tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kali kalah dalam sembilan laga di Old Trafford musim ini. Salah satu kekalahan didapat di Liga Champions saat Paul Pogba dkk ditaklukkan Juventus 0-1 pada matchday 3.

Tengah pekan ini, MU akan kembali berlaga di Old Trafford. Mereka akan menjamu Young Boys di matchday 5 Liga Champions, Rabu (28/11) dini hari WIB, dan akan lolos ke 16 besar jika bisa meraih kemenangan.

Melihat catatan kandang yang sedang tidak oke, Mourinho menyangkal bahwa MU lebih senang main di laga tandang. Manajer asal Portugal itu pun berharap para penggawa MU bisa mengatasi tekanan di Old Trafford dengan baik.

“Kalau merasa tertekan, lebih baik tinggal di rumah saja — dan ketika saya bilang rumah bukan berarti stadion kandang, saya bilang rumah ya rumah dan menonton TV saja,” ujar Mourinho seperti dilansir ESPN FC.

“Ketika orang-orang datang untuk memberi dukungan, ayolah. Saya tidak merasakan tekanan bermain di kandang.”

“Saya pikir mengatakan kalau kami lebih memilih bermain tandang daripada kandang itu tidak menghormati stadion dan fans. Saya sepenuhnya menyangkal itu.”

“Apakah saya lebih memilih bermain melawan Young Boys di sini atau tandang ke Bern (markas Young Boys)? Saya akan langsung bilang bermain di kandang. Selalu,” katanya menegaskan.