Emas Gagal, Perunggu Melayang

SINGAPURA, Cutejapanese.org — Indonesia gagal total dalam cabang sepak bola SEA Games 2015. Setelah gagal melangkah ke babak final untuk perburuan medali emas, harapan Indonesia meraih medali perunggu akhirnya melayang setelah tim asuhan Aji Santoso tersebut kalah telak 0-5 dari Vietnam pada pertandingan yang digelar di National Stadium, Singapura, Senin (15/6/2015) siang.

Indonesia harus menghadapi Vietnam karena gagal lolos ke final usai takluk dengan skor yang sama, 0-5 dari Thailand pada babak semifinal. Namun, Indonesia pun tak mampu berbuat banyak karena harus mengakui skuat Vietnam yang tampil lebih baik.

Bahkan pada babak pertama, empat gol telah berhasil disarangkan ke gawang Indonesia oleh tim asuhan Toshiya Miura tersebut. Gol pertama Vietnam disumbangkan Hong Quan Mac melalui titik putih pada menit ke-12.

Vietnam mendapatkan hadiah penalti menyusul handsball yang dilakukan Hansamu Yama di kotak terlarang. Hong Quan Mac yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, setelah bola berhasil diarahkan ke sisi kanan gawang Teguh Amiruddin.

Belum sempat menciptakan peluang emas, pada menit ke-21 gawang Indonesia kembali harus kebobolan. Kali ini, Teguh dipaksa melihat gawangnya kemasukan bola setelah gagal membendung tembakan keras Huy Toan Vo. Gol bermula dari skema serangan balik cepat. Vo yang menerima bola, menyisir di sisi kanan pertahanan Indonesia. Pemain bernomor punggung 25 tersebut kemudian berhasil melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti lawan. Berhadapan satu lawan satu dengan Teguh, Vo berhasil melepaskan tembakan dan menyarangkan bola.

Vo benar-benar menjadi petaka bagi pertahanan Indonesia. Dia kembali berhasil mencetak gol pada menit ke-41. Kali ini Vo yang tak terkawal berhasil melepaskan sepakan keras menggunakan kaki kiri, membuat bola meluncur deras dan bersarang ke sisi kanan gawang Indonesia.

Pada masa injury time, Teguh untuk keempat kalinya dipaksa memungut bola dari gawangya sendiri setelah gagal menghalau tembakan Huu Dung Nguyen. Alhasil, pada babak pertama Vietnam unggul 4-0 atas Indonesia.

Memasuki babak kedua, Indonesia melakukan inisiatif serangan. Namun, bukannya mencetak gol balasan, pada menit ke-71 gawang Indonesia kembali kebobolan untuk kali kelima. Kali ini, Noc Hai Que yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan memaksimalkan umpan Duy Manh Do.

Pada menit ke-78, Muchlis Hadi nyaris mencetak gol bagi Indonesia. Namun, Muchlis gagal karena bola tembakannya berhasil ditepis kiper Vietnam, Phi Minh Long Phi.

Selepas itu, Indonesia tak mampu menciptakan peluang apalagi ancaman. Skor 0-5 untuk keunggulan Vietnam bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil tersebut, Indonesia gagal total dalam cabang sepak bola SEA GAMES 2015. Kegagalan ini semakin memperpanjang paceklik juara, yang terakhir diraih Tim “Merah Putih” pada SEA GAMES 1991 di Manila, Filipina.

Neymar Pimpin Brasil Kalahkan Peru

TEMUCO, Cutejapanese.org – Brasil sukses mengawali laga Copa America 2015 dengan kemenangan 2-1 atas Peru di Stadion Municipal Bicentenario German Becker, Temuco, Minggu (14/6/2015) waktu setempat.

Pada awal pertandingan, Brasil yang mempercayai ban kapten kepada Neymar, dikejutkan dengan gol cepat Peru, pada menit ke-3. Kesalahan kiper Jefferson yang bermaksud menghalau bola, justru mampu dimaksimalkan menjadi gol oleh Christian Cueva untuk membuka keunggulan Peru.

Namun, keunggulan Peru tak berlangsung lama. Dua menit berselang, Dani Alves memberikan umpan silang yang berhasil disambut sundulan Neymar dan tak mampu dihentikan kiper Pedro Gallese. Skor 1-1 bertahan hingga laga babak pertama selesai.

Usai jeda, Brasil berupaya keras menciptakan gol kedua. Untuk memberikan tekanan lebih terhadap barisan pertahanan Peru, pelatih Dunga memasukkan Douglas Costa, Roberto Firmino, dan Everton Ribeiro untuk menambah daya dobrak tim.

Sementara disisi lain, Peru terlihat berusaha mempertahankan hasil imbang dengan memasukkan Yordy Reyna, Andre Carrillo, dan Victor Yotun.

Namun, usaha Peru memaksa Brasil mengakhiri laga dengan hasil imbang gagal. Pada menit ke-2 masa injury time, Brasil justru berhasil mencetak gol kemenangan.

Adalah Douglas Costa yang memastikan tiga poin untuk Brasil. Umpan Neymar sukses diteruskan pemain Shakhtar Donetsk itu untuk menjebol gawang Peru. Laga pun berakhir 2-1 untuk kemenangan Brasil.

Brasil untuk sementara memimpin klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin, sama dengan Venezuela. Peru dan Kolombia berada di dua terbawah lantaran kalah pada laga pertamanya.

Pada pertandingan berikutnya, Brasil akan melakoni laga menghadapi Kolombia di Santiago pada Rabu (17/6/2015). Sementara Peru akan bertemu Venezuela dimana pada laga sebelumnya berhasil menang 1-0 atas Kolombia.

Kalahkan Belarusia, Spanyol Intai Slovakia

BORISOV, Cutejapanese.org – Spanyol meraih kemenangan tipis 1-0, saat bertandang menghadapi Belarusia dalam lanjutan Kualifikasi EURO 2016, Grup C yang dihelat di Borisov Arena, Borisov, Minggu waktu setempat atau Senin (15/6/2015) dini hari WIB.

Tampil dengan kekuatan penuh, Spanyol mampu mendominasi laga. Dalam pertandingan tersebut pelatih Vicente del Bosque memberi kepercayaan posisi kiper kepada Iker Casillas, menggantikan David de Gea yang sudah ditampilkan pada laga kontra Kosta Rika, beberapa hari lalu.

Sementara disisi lain, satu tempat striker murni diisi penyerang Juventus yang sedang bersinar, Alvaro Morata. Del Bosque urung memainkan Paco Alcacer.

Meski tampil dengan skuat terbaik, Spanyol tampak kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan tuan rumah. Beberapa kali, peluang-peluang para pemain Spanyol kerap gagal menembus kokohnya lini belakang Belarusia.

Kebuntuan Spanyol akhirnya pecah jelang laga babak pertama usai. Memasuki menit ke-45, melalui skema tendangan bebas, Cesc Fabregas mengarahkan umpan ke tiang jauh Belarus. Kiper Andrey Gurbunov yang mencoba mengantisipasi bola itu, gagal melakukannya dengan baik. David Silva yang berdiri bebas tak terkawal sukses memaksimalkan kesalahan sang kiper untuk merubah papan skor 0-1 untuk keunggulan Spanyol.

Nyatanya, itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut. Karena pada babak kedua, Belarusia dan Spanyol gagal memaksimalkan peluang untuk menciptakan gol ke gawang masing-masing lawan. Skor 1-0 untuk Spanyol bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Spanyol memperoleh 15 poin dari enam laga. Spanyol berada di posisi kedua klasemen sementara mengintai Slovakia dengan tertinggal tiga poin. Karena pada saat bersamaan Slovakia menang 2-1 atas Makedonia.

Spanyol pun berpeluang menyamakan poin Slovakia. Laga selanjutnya, Spanyol akan menjamu Slovakia pada 5 September 2015.

Swedia Sukses Taklukkan Montenegro

Cutejapanese.org – Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang kemenangan Swedia saat membawa timnya meraih kemenangan 3-1 saat menjamu Montenegro dalam lanjutan Kualifikasi EURO 2016.

Dalam laga yang berlangsung di Nya Ullevi Stadion, Senin (15/6/2015) dinihari WIB, secara penguasaan bola kedua tim secara statistik bermain berimbang. Swedia dan Montenegro sama-sama menguasai 50% ball possession.

Namun berbeda dengan tembakan ke gawang. Tuan rumah berhasil membuat 14 tembakan dan 10 di antaranya on target, sementara Montenegro melepaskan 12 tembakan dan separuhnya tepat ke sasaran.

Gol pertama pada pertandingan ini diciptakan Swedia melalui pemainnya Marcus Berg pada menit ke-37. Tandukannya dari tengah kotak penalti mengarah ke sisi kanan bawah gawang tanpa bisa dihadang penjaga gawang.

Publik Swedia rupanya tidak perlu menunggu lama untuk merayakan gol kedua mereka, karena tiga menit berselang Zlatan Ibrahimovic sukses mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan kaki kanan Ibra mengubah skor menjadi 2-0.

Sebelum turun minum, tepatnya menit ke-44, Ibra sukses memperbesar keunggulan timnya. Sepakannya dari tengah kotak penalti mengubah kedudukan menjadi 3-0. Skor ini menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-64, Montenegro mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 melalui esksekusi penalti Dejan Damjanovic. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Erik Johansson dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.

Skor 3-1 untuk keunggulan Swedia bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membawa Swedia mengumpulkan 12 poin hasil dari tiga kemenangan dan tiga kali imbang. Mereka masih bertengger di posisi dua klasemen Grup G, terpaut empat dari Austria yang berada di posisi teratas dengan 16 poin.

Inggris Raih Kemenangan Atas Slovenia

LJUBLJANA, Cutejapanese.org – Inggris harus bertandang menghadapi Slovenia dalam lanjutan babak Kualifikasi EURO 2016, Grup E di Stadion Stozice, Ljubljana, Minggu (14/6/2015) WIB dini hari. Dengan susah payah Inggris meraih kemenangan 3-2 atas Slovenia.

Pada awal pertandingan, Slovenia sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol yang disumbangkan Milivoje Novakovic pada menit ke-37. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada babak pertama.

Akan tetapi, keunggulan Slovenia pada babak pertama harus sirna. Selepas memasuki babak kedua, tepatnya Pada menit ke-57, Jack Wilshere mampu mencetak gol penyeimbang dan mengubah papan skor menjadi 1-1.

Bahkan pada menit ke-73, Wilshere berhasil membawa Inggris memimpin pada laga ini. Dari luar kotak penalti, sepakan keras gelandang Arsenal itu menembus masuk ke gawang Slovenia yang di jaga oleh Samir Handanovic. Inggris berbalik unggul 2-1.

Pada menit ke-84, Slovenia sempat menyamakan skor. Sundulan Nejc Pecnik sukses menjebol gawang Inggris yang dikawal Joe Hart.

Namun pada menit ke-86, kapten Inggris, Wayne Rooney, memastikan kemenangan timnya. Tendangan mendatar Rooney berhasil membobol gawang Slovenia untuk ketiga kalinya. Laga berakhir 3-2 untuk kemenangan Inggris.

Hasil ini membuat Inggris kokoh di puncak Grup E dengan raihan 18 poin dari enam laga. Pada pertandingan selanjutnya, Inggris akan menghadapi San Marino pada 5 September 2015.

Argentina Vs Paraguay Seri, Messi Kecewa

LA SERENA, Cutejapanese.org – Datang ke Copa America dengan harapan bisa menuntaskan puasa gelar di level internasional selama 22 tahun, Argentina justru mengawali kompetisi dengan kurang meyakinkan. Argentina melakukan start dengan hasil kurang memuaskan di Copa America setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 saat berhadapan dengan Paraguay.

Hasil itu terasa menyesakkan karena Argentina lebih dulu unggul 2-0. Dua gol Sergio Aguero dan Messi dibabak pertama dibalas tuntas oleh Nelson Haedo Valdez dan Lucas Barrios di paruh babak kedua.

Hasil ini begitu disesali Lionel Messi. Kemenangan yang sudah didepan mata harus sirna, karena Argentina kurang bermain fokus dan membiarkan Paraguay menguasai permainan babak kedua.

“Kami melakukan kesalahan di mana kami seharusnya lebih banyak memegang bola di babak kedua dan mengendalikan permainan, bukan mereka,” sahut Messi yang meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk.

“Itu membuat Anda gila saat memimpin 2-0 tapi menuntaskan pertandingan dengan imbang. Kami harusnya menurunkan tempo saat mereka datang (menyerang) di babak kedua,” lanjutnya.

Hasil imbang di pertandingan pertama belum menutup peluang Argentina untuk lolos ke fase knock out. Tapi perjuangan mereka akan lebih berat karena di pertandingan selanjutnya mereka akan menghadapi Uruguay.

“Sekarang kami harus memikirkan Uruguay dan kami tahu kalau kami harus menang. Ada banyak hal yang harus diperbaiki dan ini baru pertandingan pertama, kami harus sangat tenang,” ucap Messi.

Uruguay adalah juara bertahan Copa America. Duel ini diprediksi akan berjalan panas karena Uruguay adalah tim yang menyingkirkan Argentina di babak perempatfinal edisi 2011, kala itu Argentina merupakan tuan rumah.

Indonesia Kalah Telak Dari Thailand

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Mimpi Indonesia untuk kembali meraih medali emas SEA Games di cabang sepakbola sirna, setelah di babak semifinal Tim “Garuda Muda” kalah telak dari Thailand 0-5.

Laga yang dihelat di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (13/6) tersebut, pada awalnya Indonesia beberapa kali berhasil menusuk daerah pertahanan Thailand. Namun, skuat besutan Aji Santoso itu sering kali gagal mengantisipasi serangan balik capat yang dilakukan oleh para pemain Thailand.

Dengan sangat rapi, Thailand berulang kali melakukan serangan balik cepat tak lama setelah Indonesia melakukan serangan. Serangan mereka di sisi sayap pun kerap kali merepotkan barisan pertahanan Indonesia.

Thailand memimpin 1-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-11. Tepat sebelum gol tersebut, justru Indonesia yang mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Syaiful Indra. Namun, tendangan Indra masih bisa ditepis kiper Thailand, Chanin Sae-Eae.

Memasuki meni ke-11, melalui serangan balik cepat, Thailand lantas memberikan bola kepada Nurul Sriyankem. Sang gelandang mengecoh bek Indonesia sebelum akhirnya melakukan tembakan keras. Tendangan Sriyankem masih mampu dimentahkan kiper Indonesia Teguh Amiruddin, namun bola liar mampu dikonversi menjadi gol oleh Rungrath Poomichantuk.

Unggul 1-0, Thailand kerap kali mengancam gawang Indonesia. Pada menit ke-28, sebuah umpan silang dari kanan masih mampu dihalau oleh Syaiful sehingga menglahirkan sepak pojok untuk Thailand. Memanfaatkan sepak pojok tersebut, Thitipan Puangchan yang berdiri bebas berhasil menyundul bola masuk ke dalam gawang Indonesia untuk mengubah skor sebelum turun minum. 2-0 Thailand memimpin.

Usai Jeda babak pertama, dominasi Thailand kian tak terbendung. Indonesia kesulitan untuk mengimbangi serangan yang mereka terapkan, dan ironisnya hal itu bisa dilakukan dengan mudah di daerah pertahanan Indonesia. Para pemain Indonesia tak mampu berbuat banyak dan terkesan hanya menyaksikan mereka melakukan operan-operan tepat sasaran.

Puncaknya pada menit ke-51, Thailand berhasil unggul 3-0. Sriyankem, yang berdiri di sisi kiri pertahanan Indonesia, berhasil melepaskan umpan lambung di sela-sela dua pemain Indonesia yang berusaha menutupnya. Bola umpan Sriyankem itu kemudian disundul oleh Poomichantuk, yang juga berdiri di antara dua pemain Indonesia.

Indonesia mulai kehilangan bentuk formasi permainan dan posisi di lini belakang kehilangan konsentrasi setelah gol itu. Lima menit setelah gol ketiga Thailand, gawang “Garuda Muda” bergetar lagi.

Diawali kesalahan lini belakang yang kehilangan bola di area sendiri. Dengan cepat, Thailand mengalirkan bola ke sisi kanan, di mana tidak ada sama sekali pemain Indonesia mengawal area itu. Bek kanan mereka, Narubadin Weerawatnodom, dengan leluasa melepaskan sepakan keras dan terarah. 4-0, Thailand kian memperlebar jarak.

Unggul 4-0, Thailand terus mengancam pertahanan Indonesia. Namun, baru pada menit ke-89 mereka bisa menciptakan gol. Berawal dari operan-operan pendek di depan kotak penalti Indonesia, Chanathip Songkrasin dengan tepat mengarahkan bola dengan kaki kirinya ke pojok gawang Indonesia. Thailand pun Ungul 5-0 atas Indonesia. Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan tercipta.

Dengan hasil ini, Indonesia tinggal berpeluang untuk memperebutkan medali perunggu pada duel kontra Vietnam, 15 Juni mendatang. Sementara, Thailand melaju ke final untuk menghadapi Myanmar.

Taklukkan Vietnam, Myanmar Lolos ke Final

SINGAPURA, Cutejapanese.org – Myanmar lolos ke partai puncak sepakbola SEA Games 2015 setelah berhasil mengalahkan Vietnam di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (13/6), Myanmar menang tipis 2-1.

Di babak pertama, Vietnam berhasil menguasai jalannya pertandingan. Namun, tim yang dibesut oleh Toshiya Miura ini gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan. Sebaliknya, Myanmar bermain santai menanti waktu yang tepat untuk balik menekan pertahanan Vietnam untuk menciptakan peluang.

Pada menit ke-38, Myanmar mendapatkan keuntungan ketika mereka mendapatkan tendangan penalti. Hadiah penalti diberikan wasit setelah pemain Vietnam tertangkap basah melakukan handball. Adalah Ho Ngoc Thang, yang melakukan handball ketika bermaksud menghalau tendangan bebas dengan tangan kirinya. Thang sempat melakukan protes keras, namun hasilnya Thang malah mendapatkan kartu kuning dari wasit.

Aung Si Thu, yang maju sebagai algojo, melakukan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kaki kirinya tak mampu diantisipasi oleh kiper Vietnam, Phi Min Long.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Myanmar. Usai jeda babak pertama, Vietnam kembali menguasai jalannya permainan. Mereka terus menekan barisan pertahanan Myanmar dan memaksa kiper Phyo Kyaw Zin, bekerja keras melakukan penyelamatan berulang-ulang.

Ketika laga memasuki menit ke-71, Vietnam akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Banyaknya ruang di pertahanan Myanmar mampu dimanfaatkan oleh tiga pemain Vietnam. Memanfaatkan serangan balik, mereka dengan rapi melakukan umpan satu dua, sampai kemudian diakhiri oleh Vo Huy Toan. Bola liar hasil sepakan rekannya yang masih mengenai kaki pemain belakang Myanmar dengan sigap disambar Toan.

Namun, pada menit ke-80, Vietnam tak mampu mengantisipasi sebuah serangan balik yang dilakukan Myanmar. Kapten Myanmar, Nay Lin Tun, dengan keras melepaskan tendangan dari sisi kanan pertahan Vietnam. Tendangan Tun yang mengenai kaki pemain belakang Vietnam meluncur deras ke sudut atas gawang Vietnam. Myanmar pun mengakhiri laga dengan skor 2-1.

Dengan hasil ini, Myanmar masih melanjutkan performa impresif mereka di fase grup. Dimana mereka sukses meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat kali berlaga yang mereka lakoni. Myanmar pun melaju ke final yang akan dihelat pada 15 Juni mendatang.

Taklukkan Singapura, Indonesia Raih Tiket ke Semifinal

SINGAPURA, Cutejapanese.org — Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Singapura. Laga pamungkas Grup A SEA Games 2015 yang digelar di Stadion Jalan Besar, Kamis (11/6/2015) tersebut, Evan Dimas menjadi pahlawan kemenangan Indonesia. Partai hidup mati ini, diwarnai banjir kartu kuning dan satu kartu merah untuk tim tuan rumah.

Kemenangan ini, membuat Indonesia menempati posisi dua klasemen akhir Grup A dengan koleksi sembilan poin. Tim “merah putih” terpaut satu angka dari Myanmar, yang duduk di posisi teratas klasemen. Indonesia berhak meraih tiket ke semifinal dan akan bertemu jawara Grup B, Thailand.

Hanya butuh hasil imbang untuk melangkah ke semifinal, nyatanya Evan Dimas dan kawan-kawan tampil ngotot dan berhasil merepotkan barisan pertahanan tuan rumah.

Peluang pertama terjadi pada menit ke-24, kemelut terjadi di depan gawang Buhari Muhammad. Bola liar langsung disambar oleh Evan Dimas, namun masih gagal membuahkan hasil.

Sepuluh menit berselang, Evan membantu Ahmad Noviandani dalam kerja sama satu-dua. Sayang, tembakan Noviandani masih mampu dimentahkan kiper Singapura, Buhari.

Di sisi lain, Singapura lebih banyak memperagakan umpan panjang langsung ke mulut gawang Indonesia. Namun solidnya barisan pertahan Indonesia mampu mengantisipasi taktik tersebut sehingga paruh pertama berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Indonesia langsung menggebrak. Bahkan pertandingan belum genap berumur 5 menit, anak-anak asuhan Aji Santoso berhasil memecahkan kebuntuan dua menit setelah kick-off. Kali ini, Evan Dimas menerima umpan datar Muchlis Hadi dan berhasil melepaskan tembakan first time, mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Singapura. 1-0 Indonesia memimpin.

Dalam kondisi tertinggal, Singapura berusaha terus menekan dan bermain menjurus kasar. Banjir kartu kuning di kubu tuan rumah membuat mereka kehilangan konsentrasi dan semakin terpuruk. Puncaknya, mereka harus kehilangan Ho Wai Loon pada menit ke-65. Wai dihadiahi wasit kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Evan Dimas.

Namun sayang, Indonesia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menambah gol. Skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia pun terpampang saat peluit panjang dibunyikan.

Indonesia finis pada posisi kedua Grup A dengan 9 poin, selisih satu poin dari Myanmar yang menjadi juara grup. Indonesia akan bertemu Thailand pada semifinal, Sabtu (13/6/2015).

Mourinho Akan Kembalikan Ketajaman Falcao

LONDON, Cutejapanese.org – Manajer Chelsea, Jose Mourinho, ikut buka suara soal ketertarikan terhadap penyerang asal Kolombia, Radamel Falcao. Menurut Mourinho, Falcao bisa kembali tajam bila bermain di Chelsea. Hal ini semakin memperkuat isu kepindahan Falcao ke Chelsea.

Dipinjamkan dari AS Monaco ke Manchester Uniter, Falcao gagal menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker haus gol. Pada musim 2014-15, Falcao hanya mampu mencetak empat gol. Catatan ini menjadi torehan terburuk El Tigre selama delapan tahun terakhir.

Perfoma kurang impresif itu membuat Manchester United tidak mempermanenkan Falcao di Old trafford. Kubu Setan Merah akhirnya memutuskan mengembalikan Falcao ke klub asalnya, AS Monaco.

Namun, Chelsea yang disebut-sebut meminati jasa Falcao mulai ikut memantau kemungkinan merekrut pemain yang sebelumnya sempat memperkuat Atletico Madrid. Harga Falcao saat ini ditaksir sebesar 39,6 juta euro atau sekitar Rp 594,83 miliar.

“Menyakitkan saya bila orang-orang di Inggris percaya bahwa Falcao sesungguhnya hanya yang terlihat di Manchester United,” kata Mourinho kepada DirectTV.

“Saya tahu kemampuan Falcao saat menjadi pelatih Real Madrid menghadapi Atletico Madrid. Jika saya bisa membantu Falcao mengembalikan ketajaman, maka saya akan melakukannya,” lanjut Mourinho.

Mourinho dan Falcao secara tak langusng memiliki persamaan. Keduanya ditangani oleh satu agen yang sama, yakni Jorge Mendes. Takkan sulit bagi Mendes untuk menyakinkan Mourinho agar bisa menyelamatkan karier Falcao yang kini agak meredup.