Fellaini akan disiapkan untuk menjadi penyerang

Setan Merah, Manchester United masih kekurangan stok penyerang sejauh musim ini berjalan. Untuk mengatasinya kekurangan stock penyerang, pelatih ‘Setan Merah’ Louis van Gaal mengindikasikan akan banyak memainkan Marouane Fellaini di pos penyerang tersebut.

Manchester United sejauh musim ini berjalan cuma punya empat pemain di posisi penyerang. Mereka adalah Wayne Rooney, Memphis Depay, Javier ‘Chicharito’ Hernandez, dan James Wilson. Praktis hanya tiga nama pertama yang punya cukup pengalaman di level atau kasta teratas di Liga Champion maupunLiga Inggris.

Dengan komposisi ini, posisi nomor 9 alias ujung tombak jadi sebuah problem tersendiri. Selain minim pilihan, sejauh ini Wayne Rooney yang ditugaskan untuk mengemban peran itu kurang berhasil. Belum ada gol yang disumbangkan oleh Rooney untuk team. Opsi lain yang bisa diambil adalah menempatkan Chicharito atau Wilson yang belum teruji, sementara Depay lebih banyak ditugaskan di sisi kiri atau posisi nomor 10.

Untuk mengatasi problem itu, Van Gaal memberi indikasi akan banyak memasang Fellaini di posisi nomor 9. Selain karena punya pengalaman di posisi itu, di pos gelandang yang merupakan posisi asli Fellaini ada banyak pemain. Sebut saja Ander Herrera, Michael Carrick, Morgan Schneiderlin, dan Bastian Schweinsteiger.

Berdasarkan informasi dari M.E.N, Van Gaal mengatakan bahwa Dia bisa bermain sebagai nomor 9 dan juga nomor 10, dan dua juga bisa bermain sebagai seorang nomor 6 dan nomor 8. Tahun ini dia akan lebih banyak bermain sebagai nomor 9 dan 10 ketimbang 6 dan 8, karena kami punya pemain lain di posisi itu.

Fellaini secara pribadi merasa siap mengemban tugas tersebut. Sejak di Everton, pemain 27 tahun itu memang sudah kerap bermain sebagai penyerang. Di masa lalu saya telah memainkan peran nomor 9 dan 10. Saya harus membantu tim. Saya bisa bermain di sana.

Fellani mengatakan bahwa Tidak masalah di mana saya bermain, hal yang terpentingnya adalah memenangi pertandingan. Tentu saja ini berbeda, tapi saya menikmati semua posisi di mana saya bisa bermain. Yang penting adalah saya ingin main dan focus terhadap pertandingan

Not For Sale Divock Origi

Sejak kembali dari proses masa peminjaman di Lille, Divock Origi tidak kunjung bersinar di Liverpool. Namun, The Reds Liverpool tidak berencana untuk kembali meminjamkan penyerang asal Belgia itu.

Liverpool sebenarnya merekrut Origi dari Lille pada tahun lalu. Namun, mereka langsung meminjamkannya ke klub Prancis itu untuk musim 2014/2015. Origi mencetak sembilan gol untuk Lille dalam 44 pertandingan sepanjang musim lalu.

Liverpool memutuskan untuk memakai Origi pada musim ini. Namun, pada bursa transfer lalu, mereka juga mendatangkan Danny Ings dan Christian Benteke. Selain itu, mereka juga masih mempunyai Daniel Sturridge.

Sejauh ini, yang menjadi pilihan manajer Brendan Rodgers adalah Sturridge, Ings, dan Benteke. Origi baru dimainkan tiga kali dan cuma sekali jadi starter. Belum ada gol yang dicetak penyerang berusia 20 tahun itu. Meski Origi belum memberi kontribusi yang signifikan, Liverpool tidak akan mengirimnya ke klub lain.

Berdasarkan informasi dari Soccerway, Brenden Rodger mengatakan bahwa pada tahap ini, peminjaman bukanlah pilihan untuk Origi. Dia sudah dipinjamkan pada musim lalu. Musim ini adalah soal dia bergabung dan beradaptasi. Kami akan mengevaluasi di mana posisinya pada akhir musim.

Pellegrini menambahkan bahwa Fokus Divock adalah gol dan pertandingan. Itu butuh waktu untuk beradaptasi. Bagi kami, itu adalah soal mengembangkan talenta. Dia adalah orang yang rendah hati. Dia tahu berada di sini untuk berkembang. Itu merupakan sebuah langkah besar.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Liverpool, Brenden Rodgers mengatakan bahwa bagi saya, ia dapat menjadi talenta paling menarik dalam dunia sepakbola. Saya benar-benar meyakini hal tersebut. Anda dapat melihat banyak pemain bagus, namun pemain ini untuk seseorang yang berusia 19 tahun muncul di Piala Dunia, namun kami telah mengamatinya sebelum itu, kami melihatnya sebagai pemain muda yang bermain di pertandingan internasional usia muda. Ia memiliki segalanya untuk menjadi pemain kelas dunia. Ia mempunyai kecepatan yang luar biasa dan lihat dalam mengelola kemampuan menggocek sampai pemain musuh tidak sanggup untuk mengejarnya.

Komisioner MLS, Gerber melarang pemainnya untuk main di Eropa

Ketika bergabung dengan Los Angeles Galaxy, Steven Gerrard menyebut bahwa ada kemungkinan dirinya kembali ke Liverpool dengan status pinjaman. Namun, hal itu sepertinya tidak akan terjadi karena MLS tidak menginginkannya.

Nama-nama seperti David Beckham, Thierry Henry, Frank Lampard, Robbie Keane, Landon Donovan, dan Jermain Defoe, adalah contoh para pemain sepak bola Eropa yang merumput di MLS, yang kemudian dipinjamkan ke klub-klub Eropa pada saat libur kompetisi selama tiga bulan.

Hal yang sama mungkin bakal berlaku untuk Gerrard, Sebastian Giovinco, atau Andrea Pirlo yang juga berkarier di sana. Gerrard sendiri saat memutuskan gabung ke Galaxy, sudah mulai ditanyakan apakah dia bakal kembali ke Liverpool di akhir musim MLS atau tidak.

Namun, untuk musim ini sepertinya model pinjam selama tiga bulan tersebut bisa jadi tidak akan ada lagi. Sebab Komisioner MLS, Don Garber, sudah mulai menutup peluang bagi Gerrard atau pemain lainnya bermain di kompetisi lain saat MLS sedang libur.

Sebab Garber menilai bahwa model seperti itu bakal menurunkan mutu kompetisi MLS sesungguhnya , dan menguatkan anggapan bahwa para pemain Eropa itu hanya mencari duit semata di AS, bukan menaikkan level kompetisi tersebut.

Dalam Acara Soccerex Conference di Manchester pekan ini, Garber mengatakan bahwa Saya pikir hal itu tidak positif untuk merk yang sedang kami bangun di mana para pemain bisa meninggalkan tim di tengah musim atau datang belakangan, karena mereka pasti akan dipinjamkan.

Berdasarkan informasi dari Skysport, Garber mengatakan bahwa Seorang pemain yang dipinjamkan selama semusim, seperti yang mereka lakukan di penjuru dunia adalah sesuatu yang bisa dibicarakan antara pemain dan tim-tim. Itu dinamika yang terjadi di MLS beberapa tahun lalu.

Alasannya simpel saja karena liga tidak mampu menyediakan sebuah kompetisi yang kompetitif dan itulah yang membuat beberapa pemain mencari kompetisi yang lebih kompetitif. Untuk saat ini hal itu tidak perlu.”

“Jawabannya adalah ya, jika menyoal kekuatan absolut kami. Tapi pada prakteknya, tidak dan kami tidak pernah bisa menghentikan praktek tersebut di masa lalu,” papar Garber ketika ditanya apakah MLS bisa menyetop kemungkinan Gerrard dipinjamkan ke Liverpool.

Garber mengatakan bahwa saya berharap untuk hari ini – di mana fans mulai sangat, sangat peduli soal klub dan para pemain mereka – bahwa tim-tim tersebut tidak akan mengontrak pemain yang berpikir bahwa dia bisa pergi di tengah musim atau datang belakangan.

Pellegrini tidak berani meremehkan kekuatan Newcastle

Meski dalam laju perjalanan start yang buruk, Newcastle beberapa kali mampu menyulitkan tim besar Liga Inggris. Ketangguhan dari Team Tamu tersebut yang harus diwaspadai oleh manajer Manchester City, Manuel Pellegrini.

Newcastle sedang terpuruk di papan bawah Premier League musim ini. The Magpies, Newcastle sama sekali belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan. Mereka cuma meraih tiga hasil imbang dan empat kali kalah. Meski demikian, dalam laju tersebut, Newcastle mampu mengimbangi Manchester United dan Chelsea. Di Old Trafford, Newcastle mampu mengimbangi MU dengan skor 0-0.

Melawan Chelsea pada pekan lalu, Newcastle justru mampu unggul 2-0 lebih dulu atas sang juara bertahan. Tapi pada akhirnya mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2. Hasil tersebut sedikit banyak mendongkrak kepercayaan diri anak-anak didik Steve McClaren.

Pada akhir pekan ini, giliran Manchester City yang akan menjamu Newcastle di Etihad Stadium, Sabtu (3/10/2015) malam WIB. Melihat hasil-hasil tersebut, Manuel Pellegrini memprediksi laga melawan Newcastle tidak akan mudah untuk timnya. Manchester City harus lebih bekerja keras.

Berdasarkan situs Resmi Manchester Cit, Manuel Pellegrini mengatakan bahwa kami selalu berharap menang di kandang tapi juga tandang. Kami ingin menang di manapun. Kami harus bermain dengan cara yang sama, dalam gaya yang sama. Kami mempunyai ujian berat melawan Newcastle. Newcastle sangat baik saat melawan Newcastle dan Manchester United di Kandang Manchester United. Mereka bermain sangat baik saat melawan Chelsea dan di sini di Manchester melawan United.

Kekalahan dari Tottenham Hotspur pekan lalu membuat Manchster City harus rela digusur Manchester United dari posisi puncak klasemen. Tapi hal tersebut tak membuat Manuel Pellegrini risau.

Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini mengatakan bahwa Kami tidak berpikir soal puncak klasemen saat ini, cuma harus tampil bagus. Penting ada di puncak di bulan Mei.

Manuel Pellegrini mengatakan bahwa kami harus bermain lebih baik. Karena musuh yang kami hadapi sangat susah dikalahkan apalagi pada pertandingan awal, Rekam jejak saat melawan Manchester United dan Chelse sangat baik.

Silvio Berlusconi harus merekrut pelatih yang handal

Mantan pemain AC Milan, Marco Simone menyalahkan pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi atas performa buruk yang didapatkan oleh Rossoneri dalam beberapa pekan ke belakang.

AC Milan kini tertahan di peringkat sebelas setelah mendapatkan tiga kemenangan dan empat kekalahan. Pada akhir pekan lalu mereka ditundukkan oleh Napoli 0-4 dan juga kalah di pertandingan derby melawan Internazionale dengan skor 0-1.

AC Milan juga gagal untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions Eropa selama dua musim berturut-turut.

Marco Simone mengatakan bahwa Masalah Milan sebenarnya adalah pada petinggi klub, dan saya bukan berbicara tentang uang. Berdasarkan informasi dari Football Italia mengatakan bahwa Saya cukup beruntung untuk mengenal seorang presiden yang memiliki anggaran penting dan juga ide. Sekarang saya memiliki kesan ide-idenya telah mengering.

Simone kemudian mengatakan bahwa kini AC Milan tidak memiliki visi lagi. Di matanya, pembelian-pembelian mahal yang dilakukan AC Milan pada bursa transfer musim panas ini adalah hanya untuk menaikkan citra klub di depan media dan penggemar. AC Milan di masa lalu selalu bekerja dengan ide spesifik dan juga memiliki anggaran yang penting.”

Suporter garis keras AC Milan telah beberapa kali melayangkan protes terhadap kehadiran CEO Milan, Adriano Galliani. Ia dianggap tidak lagi mampu untuk memimpin klub. Simone menyatakan bahwa ia tidak tahu apakah struktur di dalam klub harus berganti. Ia melihat bahwa Galliani dan Berlusconi telah kehilangan arah dalam upaya untuk membangkitkan kembali klub dari titik nol.

Marco Simone mengatakan bahwa Mereka lupa caranya untuk membangun AC Milan yang hebat dan kuat. Sekarang mereka hanya terburu-buru untuk melakukan sesuatu dengan hanya mengandalkan uang. Tetapi ini sia-sia, karena AC Milan tidak bisa bersaing dengan Real Madrid atau Manchester City dalam segi keuangan.

Semustinya AC Milan merekrut Pelatih yang handal dalam meracik formasi dan melatih pemain agar kemampuan meningkat. Pelatih yang harus direkrut adalah Marcelo Lippi, Pep Guardiola maupun Manuel Pellegrini. Pelatih inilah yang membawa AC Milan kembali ke puncak kejayaan.

Benitez ditanya soal Siapa Kiper Utama Real Madrid ?

Dalam pertemuan pers, pers menanyakan soal siapa kiper utama Real Madrid yang masih diajukkan oleh Rafa Benitez. Tetapi dia tidak mau memberikan jawaban yang pasti dan cuma ingin menikmati kemenangan telak yang baru dudapat oleh Real Betis.

Kabar tentang penjaga gawang Real Madrid menjadi topik pembicaraan yang hangat di Madrid sepeninggal Iker Casillas. Los Blancos kemudian Real Madrid dikabarkan mengincar David De Gea sebagai penggantinya. Sejauh ini, dalam dua pertandingan La Liga yang sudah dimainkan, Benitez memasang Keylor Navas di bawah mistar gawang. Kendati demikian, hal itu belum juga meredam isu soal transfer De Gea.

Pas Ditanya oleh pers, apakah Navas akan tetap menjadi pilihan utamanya di sisa musim ? Rafa Benitez enggan memberi jawaban pasti. Dia mengaku senang dengan tiga kiper yang saat ini dimiliki Madrid (Navas, Kiko Casilla, Ruben Yanez).

Benitez mengatakan bahwa apa yang sudah menjadi jawaban saya selama beberapa pekan soal tiga kiper? Saya senang dengan ketiga kiper ini dan saya hanya ingin menikmati kemenangan 5-0 ini. Saya senang dengan semua pemain yang saya miliki, sangat senang

Ini memang bukan kali pertama Benitez ditanya soal kiper. Usai Madrid menang atas Galatasaray di pramusim lalu, Benitez juga ditanya hal yang sama. Kala itu dia memilih untuk memuji Navas dan ketiga kiper yang dimiliki Madrid.

Rafa Benitez tidak mau menjatuhkan moral dan motivasi ketiga kiper ini. Jika benar De Gea gabung, maka semakin banyak persaingan yang sangat ketat antar Kiper.

Kami juga mengabarkan bahwa Manchester United tidak mau David De Gea dijual ke Real Madrid. Pemain ini sudah dilogo Not For Sale. Apakah issue ini akan berakhir pada pekan ini ? Karena bursa transfer sebentar lagi mau ditutup.

Akankah Manchester United tetap pada pendiriannya untuk mempertahankan David De Gea dengan resiko De Gea akan Free Of Transfer. Ataukah Manchester United akan menjual pemain ini ke Real Madrid?

Kami akan uodate terus perkembangan transfer David De Gea.

Prediksi MU vs Liverpool pada tanggal 12 September 2015

Pada tanggal 12 September terjadi Big Match antara Manchester United dengan Liverpool. Pertandingan ini adalah pertandingan pekan ke-5 Liga Premier Inggris 2015/2016, yang akan berlangsung di Stadion Old Trafford, markas Manchester United.

Menurut prediksi kami bahwa pertandingan ini adalah pertandingan yang menjanjikan pertarungan yang sengit dan sarat gengsi bagi kedua kesebelasan. Kekalahan perdana Manchester United maupun Liverpool pada laga terakhir masing-masing membuat pembenahan efektif menjadi kunci penting untuk memenangkan duel mendatang.

Berikut ini kami akan menjelaskan prediksi antara Manchester United dengan Liverpool adalah sebagai berikut :
Manchester United
Manchester United diwajibkan tampil dengan sebaik mungkin saat melawan Liverpool di pekan ke-5 Liga Premier Inggris, usai menelan kekalahan perdana mereka musim ini, dari Swansea City. Jeda istirahat kompetisi yang pastinya memberi waktu bagi pelatih Louis van Gaal untuk melakukan evaluasi pada Team asuhannya

Waktu yang begitu lama untuk istirahat, MU harus diiringi perbaikan positif ketika meladeni perlawanan Liverpool. Tumpulnya Wayne Rooney di sektor depan, perlu disikapi dengan lebih mengoptimalkan dengan peran Memphis Depay, Juan Mata ataupun gelandang serang lainnya milik MU. Sedangkan penguasaan bola yang merupakan salah satu titik penting, siap diperagakan pemain tuan rumah melalui kinerja Morgan Schneiderlin ataupun Michael Carrick selaku gelandang jangkar.

Liverpool
Liverpool yang secara mengejutkan harus menderita kekalahan telak saat menjamu West Ham United akhir pekan kemarin, tentunya harus segera membenahi penampilan mereka selama waktu istirahat sekitar 2 minggu, sebelum mendatangani markas Manchester United. Pertandingan yang sulit di Old Trafford. Liverpool perlu menyikapin secara cermat oleh pelatih Brendan Rodgers, terutama saat pemain “The Reds” mendapat tekanan dari pemain tuan rumah.

Absennya Philippe Coutinho dan sejumlah pemain tengah andalan Liverpool menjadi permasalahan krusial yang diprediksi membuat tim tamu kesulitan dalam mengimbangi penguasaan bola oleh pemain lawan. Liverpool hanya bertumpu pada Lucas Leiva, James Milner ataupun Emre Can sebagai pilihan tersisa, pemain tim tamu wajib tampil prima dalam meredam kolektivitas permainan gelandang tuan rumah.

Dalam Penampilan, Liverpool belum impresif dari Roberto Firmino selaku pendamping Christian Benteke, bisa saja membuat Danny Ings atau penyerang lainnya mendapat kepercayaan di pertandingan kali ini. Saatnya Christian Benteke harus membuktikan bahwa dia bisa berpotensial dalam membantu maupun mencetak gol ke gawang MU.

Kami memprediksi Liverpool menang Tipis melawan Manchester United dengan skor 2-1. Kemenangan untuk Liverpool.

KLB Luar Biasa harus segera dilaksanakan untuk memulai Liga Indonesia

Jakarta – cutejapanese.com — Kongres Luar Biasa yang digagas bersama oleh PSSI dan Menpora dianggap bisa menjadi solusi mengatasi masalah yang dihadapi sepakbola Indonesia pada saat ini. Melalui KLB diharapkan roda kompetisi bisa kembali digulirkan.

Sejak Menpora menjatuhkan sanksi pembekuan pada PSSI empat setengah bulan lalu, praktis tidak ada liga domestik bergulir. Akibatnya, nasib ratusan klub dan ribuan pemain masih terkatung-katung. Desakan demi desakan untuk segera menggulir kompetisi dilontarkan dari pemain dan ‎pelatih tim. Termasuk yang diutarakan pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan. Ia ingin pemerintah dan PSSI bisa duduk bersama untuk mencari titik temu atas persoalan yang terjadi.

Pengamat sepakbola nasional Budiarto Shambazy mengatakan kunci dari bergulirnya kompetisi adalah menggelar Kongres Luar Biasa PSSI. ‎Bukan KLB biasa, tapi KLB yang digelar bersama dengan Menpora.

Budiarto mengatakan bahwa kuncinya sekarang ada di KLB. Jadi PSSI kembali membuat KLB yang bersih. Ini menjadi kesempatan untuk bersama-sama Kemenpora untuk membuat itu. KLB yang bersih yang dimaksud dalam arti membuka semua statuta dan membuka fakta sejauh mana kriteria profesionalisme FIFA, AFC, dipatuhi oleh klub. Itu mutlak harus dilakukan karena banyak klub yang terlibat tidak bayar pajak. Administrasinya juga kacau balau. Persija saja utangnya 10 miliar, padahal penontonnya banyak, itu harus dibuka dulu.

PSSI sebenarnya baru menggelar KLB pada 18 April lalu, yang memilih kembali La Nyalla Mataliti sebagai ketua umum PSSI serta kepengurusan di bawahnya. ‎Tapi KLB kemarin kan tertutup tidak jelas, tidak tuntas membahas masalah-masalah persepakbolaan. Saya kira sekarang ini terbukti pembekuan Menpora itu betul sebagai syok terapi. sekarang kelemahan kita kebuka. Jadi PSSI tidak bisa lagi seolah-olah seperti malaikat, benar semua. Ternyata banyak borok sepakbola kita.

Nah itu dengan KLB. Jadi Kemenpora bersama PSSI membuat KLB baru. Dengan tekad pertama menggulirkan lagi liga. Tapi liganya harus bersih, dan membuka persoalan di PSSI. Jadi La Nyalla harus mengalah. KLB lagi dan musyawarah. Pemerintah turun tangan dan tanya satu -satu apa masalahnya.

Tidak apa-apa kita melakukan pekerjaan berat yang makan waktu dan biaya, tapi ini demi perbaikan sepakbola kita. La Nyalla menjadi Ketua Umum lagi pun tidak apa-apa. Asal semuanya fair. Karena saya tidak melihat jalan keluar lain, kecuali KLB.

Nah, jika KLB siap, baru dilaporkan ke FIFA. Artinya pemerintah sudah tidak melakukan intervensi lagi. Karena dengan demikian besar kemungkinan FIFA bisa kembali mencabut sanksinya dan PSSI menjadi anggota lagi.

Budiarto mengatakan bahwa waktu yang paling tepat untuk bisa melaksanakan KLB adalah akhir tahun 2015 atau awal 2016. “Bayangan saya sekitar itu (akhir tahun atau awal tahun depan). Tapi itu harus persiapannya matang. Karena satu-satu mesti didekati. Karena KLB itu bukannya hanya digelar oleh PSSI tapi juga harus ada keterlibatan pemerintah, dalam arti Menpora melalui Tim Transisi. Tidak usah buru-buru, persoalan ini kan pelik. Kalau kita lihat ada pembekuan di Australia sampai sada federasi baru itu kan butuh bertahun-tahun.

Yang terpenting semua beres. Dan Sepak Bola di Indonesia kembali bergelora.

Liverpool dan Everton bermain imbang

The Reds, Liverpool membawa pulang satu angka setelah bermain imbang 1-1 dengan Everton di Stadion Goodison Park pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (4/10).

Kedua tim sama-sama mencetak gol menjelang babak pertama berakhir, Danny Ings membobol gawang lawan pada menit ke-42 sementara Romelu Lukaku menyamakan kedudukan pada menit terakhir jelang turun minum.

Derby yang semula terkenal sebagai salah satu derby terpanas di Inggris ini berjalan nyaris tanpa aksi bermakna, baik dari sisi serangan maupun benturan antar-pemain. Hanya Lucas Leiva yang sempat tiga kali melakukan pelanggaran yang terlihat akan diusir keluar oleh wasit. Namun Brendan Rodgers menyelamatkan Leiva dengan menariknya keluar di menit ke-79.

Lukaku dan Mamadou Sakho sebenarnya sempat bertikai. Namun karena terjadi di menit-menit akhir pertandingan, insiden tersebut tak bisa menjadi pemicu yang meningkatkan intensitas pertandingan.

The Reds tampil hidup pada 10 menit awal babak pertama dan beberapa kali mendapatkan peluang. Anak-anak asuhan Brendan Rodgers pun sering kali melakukan pressing ketika Everton membawa bola. Simon Mignolet melakukan penyelamatan gemilang beruntun pada menit ke-27. Pertama ketika ia menghalau tandukan Naismith dengan menggunakan satu tangan sementara yang kedua adalah menghalau tendangan keras James McCarthy.

Danny Ings membawa Liverpool unggul pada menit ke-42. Gol ini berawal dari tendangan pojok dari sisi kiri, Ings melakukan tandukan keras dan mengoyak gawang Everton. Gol tersebut dibalas oleh Lukaku yang memanfaatkan kesalahan Emre Can pada tambahaan waktu babak pertama. Gol ini tercipta berawal dari umpan silang Gerard Deulofeu dari sayap kanan, Can yang menghalau bola justru memberikan bola kepada Lukaku.

Penyerang muda Belgia itu pun melesakkan tendangan keras dan membawa Everton menyamakan kedudukan.

Liverpool tidak bisa mengalirkan bola dengan lancar pada babak kedua. Hingga 15 menit pertama di babak kedua, mereka lebih sering menyerang dengan mengandalkan umpan-umpan lambung ke depan gawang. Kedua tim pun sama-sama kesulitan untuk menciptakan peluang di babak kedua.

Lukaku gagal untuk menggandakan skor Everton di menit ke-70. Peluang ini tercipta berasal dari menerima umpan di sayap kanan, Lukaku yang sukses menggiring bola ke kotak penalti melakukan tembakan yang kemudian dimentahkan oleh Mignolet.

Tak ada peluang berarti yang diciptakan kedua tim sehingga pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1 di peluit panjang.

Strategy Baru Conte mempersatukan Pirlo dengan Verrati

Pelatih tim nasional Italia dan Mantan Ex Pelatih Juventus, Antonio Conte sedang mencoba beberapa taktik baru agar Marco Veratti dan Andrea Pirlo bisa bermain bersama di lini tengah. Verratti dan Pirlo memang terkadang menempati posisi yang sama yaitu gelandang menggantung di depan lini bertahan. Karena itulah Verratti terkadang tidak mendapatkan tempat di timnas Italia jika Pirlo sedang bermain baik.

Pirlo sendiri telah menempati posisi tersebut sejak pertengahan pada tahun 2000 dan membantu Italia merebut Piala Dunia 2006 serta membawa Azzurri ke final Piala Eropa 2012. Dalam sesi jumpa wartawan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Eropa melawan Malta, Antonio Conte mengungkapkan bahwa timnas Italia lebih memfokuskan soal taktik dalam tiga hari terakhir.

Antonio Conte mengatakan bahwa Kami mencoba beberapa variasi sehingga saya akan memiliki beberapa alternatif yang akan diputuskan esok hari. Saya harus mengambil satu keputusan terkait lini belakang, satu tentang lini tengah, dan satu di lini depan.

Conte juga menegaskan bahwa ia akan selalu membuka pintu timnas bagi Pirlo, meski mantan pemain kuncinya semasa melatih Juventus tersebut telah berusia 36 tahun. Selama Pirlo masih memiliki antusiasme dan keinginan bermain untuk Nazionale, untuk bekerja keras dan memberikan contoh bagi yang lain, ia akan selalu kami sambut.

Mengenai posisi Pirlo dan Verratti, Conte berujar bahwa ia memiliki ide untuk mengubah peran Verratti yaitu agar tidak berbenturan dengan Pirlo, meski tidak menjanjikan keduanya bisa bermain bersama.

Conte mengatakan bahwa Saya kira posisi asli Verratti adalah di tengah lapangan. Ia memulai kariernya sebagai gelandang serang, sekarang bermain sebagai gelandang yang menggantung, namun bagi saya posisi terbaiknya adalah di antara kedua posisi tersebut. Dia akan menjadi pemain gantung di belakang striker.

Conte menegaskan bahwa dia meramu Formasi terbaik untuk Italia agar bisa menjuarai Euro 2016. Dia akan mencoba menduetkan antara Andrea Pirlo dengan Verrati. Kedua pemain ini akan berkolaraborasi di Lapangan tenga supaya Lini Tengah Italia tangguh dalam penyerangan maupun bertahan.