9 Pejabat FIFA Menjadi Tersangka Korupsi

New York, Cutejapanese.org : Dugaan yang menyebutkan FIFA sebagai sarang para koruptor akhirnya terbukti. Setelah menjadi teka-teki, identitas enam pejabat FIFA yang ditangkap FBI di Hotel Baur au Lac, Zurich, Swiss, Rabu dini hari tadi akibat kasus korupsi akhirnya terungkap.

Kabar yang dirilis New York Times, ada total 14 pejabat FIFA yang ditangkap. Jika sebelumnya banyak media menyebut FBI menangkap enam pejabat FIFA, dalam rilis terbaru Departemen Kehakiman Amerika Serikat, pejabat FIFA yang ditangkap berjumlah sembilan orang.

Mereka diantaranya adalah, wakil Presiden FIFA Jeffrey Webb, Jack Warner, Eduardo Li, Julio Rocha, Costas Takkas, Eugenio Figueredo, Rafael Esquivel, Jose Maria Marin, dan Nicolas Leoz.

Empat terdakwa lainnya berasal dari perusahaan pemasaran atau periklanan yang merupakan rekanan FIFA. Mereka tersebut adalah Alejandro Burzaco, Aaron Davidson, dan Hugo and Mariano Jinkis. Sementara satu terdakwa lain, yakni Jose Margulies merupakan mantan pengusaha periklanan yang bertindak sebagai fasilitator antara FIFA dan perusahaan iklan.

Mereka dikenakan dakwaan atas beberapa praktik kotor di FIFA yang telah berlangsung selama kurang lebih 24 tahun, seperti kasus suap, pencucian uang, penipuan, hingga pemilihan tuan rumah Piala Dunia yang melibatkan Rusia (2018) dan Qatar (2022). Selama lebih dari dua dekade menjalani praktik kotor tersebut, mereka dikabarkan berhasih meraup uang hingga USD100 juta lebih.

Penangkapan ini tentu saja sangat mengejutkan, karena tujuh petinggi FIFA di atas ditangkap saat akan menghadiri Kongres FIFA ke-65 di Zurich, Swiss, Jumat 29 Mei mendatang. Agenda Kongres ini sendiri adalah memilih Presiden FIFA di mana incumbent Sepp Blatter akan bertarung dengan Pangeran Yordania, Prince Ali bin Husein yang juga menjabat Wakil Presiden FIFA untuk kawasan Asia.

Berikut nama-nama 9 pejabat FIFA yang ditangkap FBI:

1. Jeffrey Webb: Wakil Presiden FIFA, Anggota Komite Eksekutif FIFA, Presiden CONCACAF, Anggota Komite Eksekutif Uni Sepak Bola Karibia (CFU), Presiden Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Cayman (CIFA).

2. Jack Warner: Mantan wakil presiden FIFA dan anggota komite eksekutif, presiden CONCACAF, Presiden CFU dan penasihan khusus Federasi Sepak bola Trinidad dan Tobago (TTFF).

3. Eduardo Li: Anggota Komite Eksekutif FIFA, CONCACAF, dan Presiden Federasi Sepak Bola Kosta Rika (FEDEFUT).

4. Julio Rocha: Pejabat bidang pengembangan FIFA. Mantan Presiden Uni Sepak Bola Amerika Tengah (UNCAF) dan Presiden Federasi Sepak Bola Nikaragua (FENIFUT).

5. Costas Takkas: Atase Presiden CONCACAF, Mantan Sekjen Federasi Sepak Bola Kepulauan Cayman (CIFA).

6. Eugenio Figueredo: Wakil Presiden FIFA dan anggota Komite Eksekutif FIFA, mantan Presiden CONMEBOL, mantan Presiden Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF).

7. Rafael Esquivel: Anggota Komite Eksekutif CONMEBOL dan Presiden Federasi Sepak Bola Venezuela (FVF).

8. Jose Maria Marin: Anggota Komite Organisasi FIFA untuk turrnamen sepak bola Olimpiade, dan Mantan Presiden Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).

9. Nicolas Leoz: Mantan anggota Komite Eksekutif FIFA dan Presiden CONMEBOL.

Inikah Pacar Baru CR7..?

MADRID, Cutejapanese.org – Cristiano Ronaldo tak henti-hentinya mengumbar sensi. Rumor yang beredar, kini ia telah memiliki kekasih baru usai putus dengan model asal Rusia, Irina Shayk. Kabarnya, pemain andalan Real Madrid itu sedang menjalin asmara dengan wanita cantik asal Italia, Alessia Tedeschi.

Benih ketertarikan Ronaldo terhadap Alessia dikabarkan mulai muncul saat keduanya bertemu disebuah acara yang digelar oleh Armani Exchange beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, Ronaldo dikabarkan kian dekat dan mulai sering menjalin komunikasi dengan wanita yang berprofesi sebagai model tersebut.

Saat ini, Ronaldo dan Alessia masih enggan berkomentar soal gosip ini. Tapi, Alessia tak menampik bahwa kehadirannya di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu 13 Mei lalu hanya untuk menyaksikan Cristiano Ronaldo tampil memperkuat Los Merengues melawan Juventus di ajang Liga Champions 2014/15.

Alessia bukanlah satu-satunya wanita yang digosipkan dekat dengan Ronaldo dalam beberapa bulan terakhir. Sejak putus dari Irina, Ronaldo sempat digosipkan dekat dengan beberapa teman wanita. Diantaranya Vanessa Huppenkothen dan reporter televisi Spanyol, Lucia Villalon.

Pada saat Ronaldo masih mencari-cari pasangan yang tepat, disisi lain mantan kekasihanya, Irina justru sudah menjalin kisah cinta yang serius dengan aktor Bradley Cooper. Keduanya berkali-kali tertangkap kamera sedang bermesaraan ketika menghadiri sejumlah acara di Amerika Serikat.

Opsi Terbaik Untuk Sepak Bola Indonesia

JAKARTA, Cutejapanese.org – Dunia sepak bola Indonesia memiliki secerca harapan setelah Menpora Imam Nahrawi menyatakan akan mempertimbangkan untuk merevisi Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI. Masyarakat sepak bola pun berharap hal itu segera menjadi kenyataan.

Sinyal berdamainya Kemenpora dan PSSI yang diwakili Waketum PSSI Hinca Panjaitan terlihat usai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Senin 25 Mei kemarin. Dalam pertemuan yang juga dihadiri ketua dewan kehormatan PSSI Agum Gumelar dan Ketua KOI Rita Subowo itu tersebut, ada tiga opsi yang muncul untuk membenahi sepak bola Indonesia.

Pertama, tetap mempertahankan SK pembekuan PSSI. Kedua, mencabut SK pembekuan PSSI. Dan yang ketiga, merevisi SK Pembekuan PSSI dengan memperkuat Tim Transisi (bentukan Menpora) melalui pemberian kewenangan yang lebih untuk mengawasi PSSI secara profesional.

Sejauh ini, Menpora belum mengambil keputusan. Ia masih akan mengkaji lebih dalam, opsi mana yang paling ideal untuk memuluskan misinya membuat sepak bola Indonesia lebih baik dan berprestasi ke depannya.

Namun, jika melihat opsi yang ada, opsi ketiga sepertinya menjadi hal yang paling ideal sebagai solusi. Pasalnya, opsi ini memberikan win-win solution bagi kedua kubu.

PSSI bisa kembali menjalankan hak dan tugasnya sebagai induk organisasi sepak bola, seperti memutar roda kompetisi, menyiapkan timnas Indonesia dan lain-lain. Sementara itu, Kemenpora juga masih bisa menjalankan misinya memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia dengan hadirnya Tim Transisi.

Akan tetapi, hal ini juga tidak mudah untuk diwujudkan. Pertanyaan yang muncul ialah, bagaimana alur kerja mereka? PSSI juga belum tentu bisa menerima kehadiran Tim Transisi karena berpotensi bisa mengikis kewenangan mereka?

Terlepas dari opsi apa yang akan diambil nanti, para pelaku sepak bola, baik pelatih dan pemain berharap permasalahan ini segera selesai. Tujuannya ialah agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA dan kompetisi bisa kembali bergulir sehingga mereka bisa kembali menyambung hidup.

“Ini suatu kabar yang membahagiakan jika pada akhirnya Menpora mau mengaktifkan PSSI kembali. Setidaknya para insan sepak bola bisa berharap agi bahwa kompetisi musim ini akan berjalan kembali, tinggal Menpora bagaimana, kapan akan mencabutnya,” asisten pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo kepada Antara, Senin 25 Mei 2015.

“Ini jelas tidak mudah (menyatukan PSSI-Tim Transisi), perlu koordinasi yang berarti mau duduk satu meja. Tapi terlepas dari tantangan dan ancaman yang bakal terjadi pada masa mendatang, saya tetap optimistis memandang kompetisi ke depan,” kata asisten pelatih Benny Dollo ini.

Hal senada juga dilontarkan pemain Persela, Mahyadi Panggabean. Mantan penggawa Timnas Indonesia mendesak agar PSSI dan Kemenpora segera berdamai demi kebaikan sepak bola Indonesia.

“Pihak yang bersengketa mulailah untuk berdamai karena ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan. Tak berapa lama lagi Timnas Indonesia akan bermain di SEA Games, seharusnya lebih fokus ke sini,” timpal Mahyadi.

Kini, baik Menpora dan PSSI harus bergerak cepat untuk mencari solusi terbaik untuk sepak bola Indonesia. Sebab, menurut surat terakhir dari FIFA, Indonesia akan dijatuhi sanksi apabila gagal menyelesaikan permasalahan ini hingga 29 Mei 2015.

Laga Panas Derby della Capitale, Roma Singkirkan Lazio

ROMA, Cutejapanese.org – AS Roma berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 kala bertemu Lazio dalam laga panas bertajuk Derby della Capitale yang digelar di Stadion Olimpico, Selasa 26 Mei.

Kedua tim saling menyerang sejak menit pertama dimulai. Lazio menjadi tim pertama yang melakukan ancaman pada laga ini. Pada menit kelima, Lazio sempat membuat pertahanan Roma kewalahan ketika Miroslav Klose sukses melepaskan sepakan keras memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Kostas Manolas. Namun bola tidak masuk ke dalam gawang karena tembakan Klose masih melebar dari gawang Lazio.

Selang berapa menit kemudian, Lazio kembali membuat peluang melalui sepakan Lucas Biglia yang mendapatkan umpan matang dari Anderson. Lagi-lagi, para pemain Lazio kurang tenang di depan gawang sehingga peluang terbuang percuma.

Memasuki tengah pertandingan giliran Roma yang mendapatkan peluang emas melalu Alessandro Florenzi. Ketika itu, sepakan voli Florenzi hanya menghasilkan tendangan sudut bagi Roma karena bola membentur kaki bek Lazio.

Memasuki akhir babak pertama banyak peluang yang tercipta. Kedua tim bermain terbuka dan saling berbalas mengancam. Namun berkat penampilan mengesankan yang diperlihatkan oleh kiper dari kedua tim, skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Tempo permainan tidak mengendur pada babak kedua. Bahkan, kedua tim makin bersemangat untuk mencetak gol. Setelah mencoba berkali-kali, Roma akhirnya mendapatkan gol yang ditunggu-tunggu. Serangan Roma diawali oleh penetrasi Victor Ibarbo di kotak penalti. Ibarbo lalu melepaskan umpan silang terukur kepada Juan Iturbe yang langsung diselesaikan dengan tembakan keras dan menghujam gawang Lazio pada menit ke-73.

Lazio tidak patah semangat. Mereka terus berusaha menekan Roma demi mencuri gol sekaligus membalikkan keadaan. Usaha Lazio berbuah hasil maksimal. Pada menit ke-81, Lazio sukses menyamakan skor melalui sundulan Filip Djordjevic memanfaatkan umpan Miroslav Klose dari dalam kotak penalti. Kedudukan 1-1 membuat Lazio makin bersemangat menambah gol. Situasi ini dimanfaatkan Roma dengan baik. Memanfaatkan kesalahan koordinasi para pemain Lazio ketika situasi tendangan bebas, bek Mapou Yanga-Mbiwa berhasil melepaskan sundulan terukur tanpa bisa dicegah kiper Lazio, Federico Marchetti. Gol ini sebetulnya berbau kontrovesi karena tiga pemain Roma lebih dulu tertangkap offside sebelum Yanga-Mbiwa memasukkan bola ke dalam gawang.

Namun wasit mensahkan gol tersebut sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Roma. Lazio berusaha untuk menyamakan kedudukan. Tapi I Lupi sudah melakukan langkah antisipasi. Buktinya pada menit-menit akhir, Roma bermain sangat bertahan dengan menempatkan hampir seluruh pemain di area kotak penalti. Situasi ini makin menyulitkan Lazio untuk mencetak gol. Alhasil, skor 2-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit akhir.

Berkat kemenangan ini, Roma makin kokoh di posisi kedua klasemen Liga Italia 2014/15 sekaligus meraih satu tiket otomatis ke Liga Champions musim depan. Setelah melakoni 37 laga, Roma sudah mengoleksi nilai 70. Sedangkan Lazio yang berada di peringkat ketiga mengumpulkan nilai 66.

Alasan Ancelotti Mundur dari Madrid

MADRID, Cutejapanese.org : Kabar mundurnya Carlo Ancelotti dari kursi pelatih Real Madrid tampaknya semakin terlihat. Don Carletto mengungkapkan jika ia akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir musim 2014/15 ini.

Mantan pelatih Paris Saint-Germain ini memiliki alasan lain soal pengunduran dirinya dari bangku pelatih Los Blacos. Ancelotti mengaku membutuhkan waktu istirahat selama setahun kedepan karena akan menjalani sebuah operasi terhadap penyakit yang dideritanya.

“Saya mengatakan ini dalam konferensi pers dan akan saya ulang pernyataan tersebut. Saya akan berhenti selama satu tahun karena saya memiliki alasan yang sangat serius untuk berhenti. Saya harus menjalani operasi penyakit stenoviks serviks saya,” tutur Ancelotti.

“Penyakit ini pada beberapa waktu telah mempengaruhi tangan saya, dan jika dibiarkan akan menjalar ke dalam kaki. Jadi saya harus membuat janji untuk menjalani operasi. Dan terus terang, saya tidak tahu harus berapa lama saya harus berhenti,” sambungnya.

Kabar kepergian Ancelotti ini pun memicu rumor kembalinya pelatih 55 tahun ini membesut AC Milan di masa mendatang. Dirinya pun tak mengesampingkan jika akan kembali ke Stadion San Siro meneruskan karier kepelatihannya.

“Saya selalu mengatakan dan berpikir bahwa jika saya harus kembali ke Italia dan melatih klub suatu hari nanti, dan itu hanya bisa untuk Milan,” pungkasnya.

Wapres JK Serukan Surat Pembekuan PSSI Dicabut

JAKARTA, Cutejapanese.org — Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) meminta status pembekuan PSSI dicabut. Hal ini diungkapkan JK dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, yang dihadiri juga oleh Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, dan Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan di Istana Wakil Presiden, Senin (25/5/2015).

JK meminta Menpora merevisi Surat Keputusan Nomor 01307 Tahun 2015 tentang sanksi administratif berupa pembekuan terhadap PSSI. Pencabutan itu, menurut JK, semata-mata demi menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA.

“Dalam pertemuan tadi disepakati sepak bola nasional harus tetap jalan dan berkompetisi dengan baik. Untuk itu, PSSI harus aktif lagi. Setelah (SK) itu direvisi, maka otomatis (PSSI) sudah diizinkan dan persoalan pun selesai,” kata JK seperti dilansir Antara.

Kekhawatiran penjatuhan sanksi dari FIFA terhadap Indonesia tak lepas dari kegagalan Tim Transisi bertemu dengan perwakilan otoritas sepak bola tertinggi di dunia itu. Sedianya, Tim Transisi berharap bisa bertemu petinggi FIFA pada 25 Mei ini atau empat hari sebelum tenggat waktu yang diberikan FIFA kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik internalnya.

Akan tetapi, FIFA menolak undangan pertemuan dari Tim Transisi itu. Dari surat yang dikirim Sekretaris Jenderal Jerome Valcke, FIFA menolak bertemu lantaran terlalu mepet dengan agenda kongres tahunan yang akan digelar pada 28-29 Mei. Selain itu, pada 25 dan 26 Mei juga tengah dilakukan rapat Komite Eksekutif FIFA.

Dalam surat yang sama, FIFA juga meminta Indonesia untuk segera membereskan konflik internal yang terjadi antara pemerintah dan PSSI. Andai masih berkonflik hingga 29 Mei, Indonesia terancam dibekukan.
Pembekuan itu akan berdampak pada banyak aspek sepak bola nasional. Untuk yang terdekat, Indonesia tak akan bisa mengirim tim sepak bola untuk ikut serta di SEA Games 2015.

EPL : Tiga Tim yang Terdegradasi dan Promosi

Cutejapanese.org – Dengan telah selesainya kompetisi Liga Primer Inggris 2014/15, maka, diketahui pula tiga tim yang harus terdegradasi ke Divisi Championship dan promosi ke Liga Primer Inggris musim depan.

Queens Park Rangers menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi musim ini. Tim yang sahamya dimiliki pengusaha maskapai penerbangan Malaysia, Tony Fernandez ini kembali harus turun kasta setelah promosi pada musim lalu.

QPR harus menerima kenyataan berada di urutan paling bawah klasemen akhir karena hanya mengoleksi 30 poin, hasil dari delapan kemenangan, enam imbang dan 24 kali kalah.

Nasib buruk juga harus diterima klub yang baru promosi lainnya, Burnley. Meski baru promosi pada musim lalu, musim ini mereka harus kembali bertanding di Divisi Championship lantaran duduk di posisi 19 klasemen akhir (7 kali menang, 12 imbang, 19 kalah).

Dan yang terakhir, Hull City juga harus rela turun kasta setelah hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Manchester United di laga pamungkas. Sementara di pertandingan lain, pesaingnya, Newcastle United sukses memetik kemenangan atas West Ham United.

Hull pun harus kembali turun kasta setelah tiga musim berkompetisi di Liga Primer Inggris karena berada di posisi 18 klasemen akhir dengan 35 poin. Sementara itu, Newcastle yang memetik kemenangan di laga pamungkas, berhasil selamat dari jurang degradasi dan mengakhiri musim di posisi 15 dengan 19 poin.

Kehilangan tiga tim, Liga Primer Inggris musim depan akan menyambut tiga klub baru yang promosi dari Divisi Championship. Namun sejauh ini baru ada dua klub yang memastikan akan naik kasta musim depan.

Mereka ialah AFC Bournemouth dan Watford. Sementara satu tempat lagi akan diperebutkan oleh Middlesbrough dan Norwich City yang akan bertarung di final play-off, Senin 25 Mei malam nanti.

Bournemouth dipastikan promosi usai tampil sebagai juara Divisi Championship musim ini dengan koleksi 90 poin, hasil dari 26 kali menang, 12 imbang dan 8 kali kalah.

Bagi tim berjuluk The Cherries ini, promosi ke Liga Primer Inggris merupakan sejarah. Pasalnya, ini adalah kali pertama mereka tampil di kasta tertinggi sepak bola Inggris sejak klub berdiri pada 1890.

Bournemouth akan ditemani Watford yang promosi dengan status runner-up Divisi Championship. Setelah delapan musim berkutat di kasta kedua, Watford akhirnya bisa kembali mentas di kompetisi tertinggi Inggris.

Berikut tim yang promosi dan degradasi:

Degradasi:
Queens Park Rangers (posisi 20 – 30 poin)
Burnley (posisi 19 – 33 poin)
Hull City (posisi 18 – 35 poin)

Promosi:
AFC Bournemouth (Posisi 1 – 90 poin)
Watford (posisi 2 – 89 poin)
Middlesbrough atau Norwich City (final play-off)
ACF

Tim Inggris yang Berlaga di Kompetisi Eropa Musim Depan

Cutejapanese.org – Kompetisi Liga Primer Inggris 2014/15 telah se;esai, Minggu 24 Mei malam tadi WIB. Tim yang tampil sebagai juara, yang lolos ke Liga Champions dan Liga Europa, dan terdegradasi pun sudah diketahui.

Chelsea sudah memastikan diri tampil sebagai kampiun Liga Primer Inggris sejak pekan ke-35, yakni saat menang 1-0 atas Crystal Palace di Stamford Bridge.

Chelsea tampil sebagai juara dengan mengoleksi 87 poin atau unggul delapan angka dari Manchester City di peringkat kedua. Poin tersebut didapat anak-anak asuh Jose Mourinho usai meraih 26 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan hanya tiga kali menelan kekalahan.

Berstatus sebagai juara, Chelsea dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan. The Blues nantinya akan ditemani tim peringkat dua dan tiga, yakni Manchester City (79 poin) dan Arsenal (75 poin) untuk langsung bertarung di fase grup musim depan.

Sementara itu, Manchester United (70 poin) yang menempati peringkat empat harus terlebih dulu melewati babak play-off untuk bisa kembali berlaga di turnamen sepak bola paling prestisius di benua Eropa.

Pertarungan untuk memperebutkan tiket lolos ke ajang Liga Europa musim depan cukup menarik. Di pekan terakhir, Liverpool dan Tottenham bersaing untuk memperebutkan posisi lima klasemen -zona lolos ke Liga Europa.

Sial bagi Liverpool, mereka justru dibuat malu usai takluk 6-1 dari Stoke City. Sementara pada saat bersamaan, Tottenham Hotspur menang 0-1 atas Everton. Dengan demikian, Tottenham yang mengoleksi 64 poin berhak menggusur Liverpool (62) dari posisi lima, dan mengamankan tiket ke Liga Europa musim depan.

Bagaimana dengan Liverpool? Meski dari segi posisi (peringkat enam) mereka harusnya gagal tampil di Liga Europa, namun, The Kop sedikit beruntung karena “dibantu” Chelsea.

Mengapa bisa demikian? Liga Primer Inggris diketahui mendapatkan tiga jatah tiket ke Liga Europa. Tiket itu diambil dari tim peringkat lima liga, lalu juara Piala FA dan juara Piala Liga Inggris.

Nah, Chelsea diketahui tampil sebagai juara Piala Liga Inggris musim ini. Pasukan Jose Mourinho pun dipastikan tidak mengambil tiket tersebut karena akan tampil di event yang lebih prestisius, Liga Champions.

Menurut aturan, jika skenarionya demikian, maka, jatah tiket untuk juara Piala Liga Inggris akan diberikan kepada tim yang berada di peringkat enam, dan tim itu ialah Liverpool.

Satu tiket lain dari jalur Piala FA masih akan diperebutkan Arsenal dan Aston Villa yang akan mentas di final. Jika Aston Villa keluar sebagai juara, mereka berhak tampil di Liga Europa. Namun, jika Arsenal yang juara, maka jatah tiket tersebut akan diberikan kepada tim peringkat tujuh (Southampton), karena Arsenal tampil di Liga Champions.

Sebenarnya, Chelsea masih memiliki satu slot lain untuk berlaga di Liga Europa musim depan, yakni lewat jalur ‘fair play’. Jadi, tim yang berada di posisi teratas dalam tabel klasemen tim fair play di musim 2014–2015 akan berhak tampil di babak kualifikasi Liga Europa.

Hingga saat ini, otoritas sepak bola Inggris belum mengumumkan tim tim fair play musim ini. Jika menilik tabel klasemen fair play, Liverpool (1126 poin) berada di urutan teratas, diikuti West Ham United (1125), Everton (1115), Manchester City (1113) dan Burnley (1112), Southampton (1111), Manchester United (1108), Leicester City (1101).

Melihat tabel di atas, West Ham dan Everton berpeluang besar mendapatkan jatah tiket lewat jalur fair play karena Liverpool, City, dan Manchester United sudah mendapatkan jatah tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Berikut tim yang akan mewakili Inggris di pentas Eropa musim depan:

Liga Champions
Lolos Otomatis: Chelsea (juara liga)
Lolos Otomatis: Manchester City (runner-up)
Lolos Otomatis: Arsenal (peringkat tiga)
Lewat Play-off: Manchester United (peringkat empat)

Liga Europa
Lolos Otomatis: Tottenham Hotspur (peringkat lima)
Lolos Otomatis: Liverpool (peringkat enam/menggantikan Chelsea sebagai juara Piala Liga Inggris)
Lolos Otomatis: Belum diketahui (Jalur Piala FA)
Lewat Kualifikasi: Belum diketahui (Tim Fair Play Liga Primer Inggris)
ACF

Kemenangan atas Sunderland, Lengkapi Pesta Juara Chelsea

LONDON, Cutejapanese.org – Chelsea mengukuhkan diri sebagai penguasa Premier League 2014-15 dengan kemenangan meyakinkan atas Sunderland. The Blues sempat tertinggal lebih dulu, sebelum akhirnya mampu berbalik unggul 3-1 atas The Black Cat pada pertandingan pamungkas Premier League yang digelar di Stadion Stamford Bridge, Minggu (24/5/2015).

Meski bermain sebagai tim tamu, Sunderland mampu mengejutkan publik tuan rumah setelah Steven Fletcher mampu menjebol gawang Petr Cech pada menit ke-26. Gol tersebut diciptakannya seusai menerima umpan Adam Johnson.

Merasa timnya tertinggal, Manajer Chelsea, Jose Mourinho mencoba untuk mengubah taktik serangan dengan mengganti Didier Drogba dengan memasukkan Diego Costa pada menit ke-30. Didier Drogba, yang musim depan bakal meninggalkan Chelsea sempat mendapat kejutan dari para pemain Chelsea.

Strategi yang dijalankan Mourinho pun membuahkan hasil. Hanya tujuh menit berselang, Costa mampu menyamakan kedudukan melalui hadiah penalti setelah John O’Shea melanggar Juan Cuadrado di kotak terlarang.

Memasuki babak ke dua, Chelsea berbalik unggul setelah pemain pengganti, Loic Remy, mampu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70. Menerima umpan Eden Hazard, dengan tenang Remy membobol gawang kiper Vito Mannone.

Dua menit sebelum laga berakhir, Remy kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini setelah memaksimalkan umpan Nemanja Matic. Skor 3-1 untuk Chelsea pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini kian memperkokoh Chelsea di puncak klasmen akhir Premier League dengan raihan nilai 87 dari 38 pertandingan. Sedangkan Sunderland aman di papan bawah dengan raihan nilai 38.

Gol Lampard Bawa City Tundukkan So’ton

MANCHESTER, Cutejapanese.org – Laga pamungkas Frank Lampard di Premier League ditutup dengan kemenangan. Yang lebih spesial lagi, Lampard mampu mempersembahkan gol untuk Manchester City.

Menjalani laga pamungkas Premier League, City kedatangan tamu Southampton (so’ton). Bertanding di Stadion Etihad, City mencoba bermain terbuka sejak menit awal dimulai. Namun, City juga tetap berkonsentrasi untuk mengantisipasi pergerakan para pemain So’ton.

Memasuki menit ke-31, Lampard mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan dari James Milner, Lampard sukses mengonversi peluang tersebut menjadi gol. City pun unggul 1-0.

So’ton pun tak mau tinggal diam dengan ketertinggalan tersebut. Beberapa usaha pun dilakukan untuk mencetak gol. Namun, semua usaha masih sulit untuk menembus barisan pertahanan The Citizen.

Jelang pertandingan berakhir, City justru mampu menambah gol melalui aksi Sergio Aguero di menit 88. Gol tersebut adalah gol ke-26 di sepanjang musim ini dan membuat ia menjadi top skor Premier League 2014-15. Hingga wasit meniup peluit panjang, papan skor tidak berubah dan City pun menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.

Kemenangan ini membuat City nyaman berada di posisi kedua dengan raihan nilai 79. Sementara Southampton berada di peringkat tujuh dengan nilai 60.