Babak 8 Besar Liga 2: Persewar Vs Persiraja Tuntas 2-2

Persewar Waropen dan Persiraja Banda Aceh berbagi satu angka dalam laga kedua Grup A Babak 8 Besar Liga 2 2019. Laga berakhir imbang 2-2.

Pertandingan Persewar vs Persiraja digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (13/11/2019) malam WIB. Persiraja unggul lebih dulu kala Husnuzhon mencetak gol di menit ke-16.

Berjarak tiga menit, Persiraja menggandakan keunggulan. Kali ini Andri Abubakar yang menjebol gawang Persewar.

Kebobolan dua gol dalam jarak berdekatan, Persewar merespons. Toumahuw Yacob Ronald berhasil menipiskan selisih di menit ke-34. Skor 2-1 untuk keunggulan Persiraja bertahan sampai turun minum.

Persewar mencoba menggebrak selepas restart dan membuahkan hasil. Krismon Gustap Wombaibobo menyamakan kedudukan di menit ke-53. Sisa waktu pertandingan berjalan menarik dengan kedua tim saling menekan. Tapi tak ada gol lain yang tercipta, hingga skor 2-2 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.

Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya Mitra Kukar juga bermain imbang 1-1 dengan Sriwijaya FC. Hasil-hasil ini menempatkan Persiraja di puncak klasemen Grup X dengan empat poin dari dua laga, unggul selisih gol atas Sriwijaya.

Sementara Persewar dan Mitra Kukar berturut-turut di posisi 3-4 dengan satu poin, hanya berbeda selisih gol.

Bayern: Kami Mungkin Kejar Sane di Januari

Bayern Munich tak mau menyerah mengejar Leroy Sane meski sedang masa pemulihan cedera lutut. Die Roten mungkin akan membelinya Januari nanti.

Sane sebenarnya jadi target utama Bayern musim panas lalu. Dua kali mereka mengajukan penawaran, tapi Manchester City selalu menolaknya. Kabarnya City baru mau melepas di angka 130 juta euro.

Sayangnya, ketika Bayern ingin memenuhi permintaan City, Sane malah mengalami cedera ligamen lutut di Community Shield Agustus lalu. Alhasil, dia harus absen panjang, setidaknya melewatkan lebih dari setengah musim.

Meski Sane dalam kondisi cedera, Bayern rupanya tak mau melepas kesempatan mengejarnya. Kubu Bavaria kemungkinan bakal mendekati Sane paling cepat di musim dingin nanti.

“Memang ada pembicaran soal Sane,” ujar salah satu petinggi Bayern Edmund Stoiber kepada Bild.

“Sayangnya dia mengalami cedera dan operasi yang dilakukannya membatalkan kesepakatan itu,” sambungnya.

“Kita lihat saja seperti apa perkembangannya ke depan. Sebagai chairman dari dewan penasehat dan salah satu anggota supervisor, saya sangat percaya dengan kepemimpinan dalam olahraga.”

“Jika mereka mau menawarkan transfer itu lagi, maka memang terbukti benar adanya.”

PSM Keluhkan Jadwal Padat

PSM Makassar harus bertanding tiga kali dalam kurun waktu kurang dari 10 hari. Hal ini bikin skuat Juku Eja meradang karena fisik terkuras habis.

PSM akan mengawali rangkaian jadwal padat itu di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (14/11/2019) malam WITA nanti, menghadapi Persebaya Surabaya. Selang empat hari setelahnya, mereka kembali ke Makassar untuk menjamu Persipura Jayapura.

Lalu, pada tanggal 23 November, PSM akan kedatangan pemuncak klasemen Liga 1 2019 Bali United. Padatnya jadwal ini dikeluhkan oleh pelatih Darije Kalezic sehingga jadwal istirahat pemainnya terganggu dan tidak bisa tampil maksimal secara konsisten.

“Iya bahwa jarak pertandingan hanya sehari, bahkan dua hari dengan jadwal sangat padat, kita juga tak bisa berbuat banyak. Jadwal sangat padat sekali dan saya bisa bilang tim fit,” kata Kalezic.

Meski kelelahan, Kalezic menegaskan timnya telah siap melakoni laga lawan Persebaya dan tiga poin jadi target, demi merangkak naik di klasemen. Saat ini PSM ada di posisi kesembilan dengan 36 poin.

“Iya dan jadwal luar biasa dan penting bagi saya, pasanya itu hal yang memang saya betul betul,” jelasnya.

Sementara itu, gelandang PSM Makassar, Rizki Pellu mengatakan jika dirinya dan pemain lain akan bertarung demi hasil bagus.

“Pemain pastinya kami siap dan tentu dengan jadwal padat ini, iya kita fokus pada pertandingan setiap lagi kita akan bertarung dan dapat hasil bagus,” timpal Rizki.

Barcelona Baru Bisa Dekati Koeman setelah Piala Eropa 2020

Ronald Koeman mengungkapkan dirinya sangat mungkin untuk melatih Barcelona. Namun hal tersebut baru bisa terealisasi usai gelaran Piala Eropa 2020.

Koeman disebut sebagai kandidat kuat pengganti Ernesto Valverde di kursi pelatih Barcelona. Sosok 56 tahun ini mencuat usai mampu mengangkat performa Belanda yang sebelumnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

Ia juga punya kedekatan secara personal dengan Barcelona karena pernah bermain enam musim sedari 1989-1995. Dia adalah pencetak gol tunggal kemenangan Barcelona di final Piala Champions kontra Sampdoria tahun 1992.

Mantan pelatih Everton ini tak menampik kemungkinan dirinya kembali Camp Nou. Namun ia menegaskan baru bisa melakukan hal tersebut usai Piala Eropa 2020.

Koeman sendiri sebenarnya diikat kontrak oleh Belanda sampai Piala Dunia 2022. Meski begitu, ia bisa meninggalkan Belanda lebih cepat demi melatih Barcelona.

Ini karena klausul khusus di kontraknya yang mengizinkan untuk pergi setelah Piala Eropa 2020, jika Blaugrana mendekati.

“(Bergabung dengan Barcelona) adalah sesuatu yang sangat mungkin, tetapi itu hanya akan terjadi setelah Piala Eropa 2020,” kata Koeman dikutip dari Marca.

“Saya tidak tahu apakah saya akan terus (membicarakan kemungkinan melatih Barcelona) di masa depan. Agak aneh untuk membicarakan kemungkinan hengkang ke klub saat Anda masih menjadi pelatih Belanda,” sambungnya.

De Ligt Mulai Lepas dari Tekanan di Juventus

Matthijs De Ligt sempat dikritik sebagian fans Juventus karena performa yang kurang mantap. Tapi ia merasa kini serangan itu mereda dan permainannya membaik.

De Ligt didatangkan Juventus dari Ajax pada bursa transfer musim panas tahun ini seharga 75 juta euro. Sebuah nilai yang besar untuk bek berusia 20 tahun, apalagi itu belum termasuk bonus-bonus senilai 10 juta euro.

Proses adaptasinya bersama Juventus harus dipercepat menyusul cederanya Giorgio Chiellini sebelum laga pekan kedua Liga Italia musim ini. Hal ini pula yang disebut Pelatih Juventus Maurizio Sarri membuat De Ligt sempat terlihat kurang meyakinkan.

Ia beberapa kali melakukan kesalahan bahkan berujung gol ke gawang tim. Tapi belakangan ia merasa sudah membalikkan situasi.

Satu gol ke gawang Torino di pekan ke-11 dan penampilan cukup solid saat lawan AC Milan di laga berikutnya membuatnya merasa lebih percaya diri.

“Kritik ada hanya untuk sementara. Saya menjalani pertandingan yang sangat bagus melawan Milan dan mencetak gol kemenangan melawan Torino di derby,” ungkapnya kepada NOS Voetbal dikutip Football Italia.

“Itu adalah momen yang indah. Saya merasa bahagia,” tambahnya.

Memble di Juventus, Ronaldo Bakal Tetap Tokcer Bareng Portugal

Ruben Neves yakin performa Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal tak akan terpengaruh masalahnya di Juventus. Ronaldo diyakini akan tetap tampil oke.

Di dua laga terakhir bersama Juventus, Ronaldo selalu ditarik keluar pada babak kedua oleh Maurizio Sarri. Saat menghadapi Lokomotiv Moskow di ajang Liga Champions (6/11/2019), ia digantikan oleh Douglas Costa pada menit ke-82.

Ia kemudian tampil lebih singkat saat Bianconeri berjumpa AC Milan. Ronaldo sudah harus keluar lapangan pada menit ke-55 untuk menyerahkan posisinya ke Paulo Dybala.

Ronaldo selalu menunjukkan reaksi marah dalam dua kesempatan saat ia diganti. Sikapnya tersebut membuat pria kelahiran Madiera ini banyak dikecam karena dianggap terlalu mudah ngambek.

Untungnya rasa frustasi pemain 34 tahun ini bersama Juventus tampaknya sedikit teralihkan karena ia bakal membela Portugal. Pasukan Fernando Santos akan menghadapi Lithuania (14/11) dan Luxemburg (17/11/) di ajang Kualifikasi Piala Eropa 2020. Portugal butuh tiga poin dari dua laga tersisa untuk bisa lolos ke putaran final.

Neves menegaskan bahwa kondisi Ronaldo bersama Selecao das Aquinas sangat baik. Ia juga yakin performa Kapten Portugal tak akan terpengaruh oleh masalah yang tengah menderanya di Juventus.

“Cristiano baik-baik saja. Ia menjalani sesi latihan yang hebat seperti biasa, dan memiliki motivasi yang hebat untuk menghadapi pertandingan,” tutur Neves dikutip dari Sportskeeda.

“Dia sepenuhnya siap untuk pertandingan. Saya kira dia tidak tahu apa yang dibicarakan orang,”

“Dia menjalani sesi latihan yang bagus, seperti yang sudah saya katakan. Saya kira kami bisa mengharapkan Ronaldo yang selalu kita lihat seperti biasanya di pertandingan besok,” jelas gelandang 22 tahun ini.

Sama-sama Pincang, Persib Vs Arema Diprediksi Tetap Sengit

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, memprediksi laga dengan Persib Bandung bergulir sengit, kendati kedua tim tak bisa menurunkan kekuatan penuh. Mereka tampil tanpa pemain pilar.

Duel Singo Edan dengan Maung Bandung berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (11/11/2019). Pertandingan ini merupakan laga tunda.

“Saya bisa bilang ini seperti laga-laga derby (yang sengit), saya memiliki ekspektasi ini akan jadi game yang bagus, Persib saat ini bermain bagus, dan ini akan jadi laga menarik, kedua tim sama-sama memiliki problem dengan pemain (banyak absen),” kata Milo pada Konferensi Pers di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (11/11).

Ia mengaku tidak khawatir dengan absennya sejumlah pilar di tubuh Arema. Sejumlah amunisi muda disiapkan untuk melapis pos yang ditinggalkan pemain intinya.

“Tapi kami tidak khawatir karena kami punya pemain muda lain yang diberi kesempatan. mereka hanya butuh fokus dan konsentrasi, dan bermain bagus. Inilah cara Arema bermain, kita fokus dengan tim dan tidak ada yang bisa menghentikan kita, ini memang tidak akan mudah tapi kita akan memperlihatkan yang terbaik dan jadi game yang bagus,” Milo menambahkan.

Selain itu, Milo juga mengaku timnya tidak akan terpengaruh dalam segi permainan, meskipun dalam pertandingan tersebut dipastikan akan dihadiri ribuan Bobotoh.

“Ketika saya masuk ke lapangan, selama 90 menit saya tidak pernah mendengar atau melihat apa yang suporter lakukan, kata-kata yang bagus atau yang buruk. Saya melihat pemain dari kedua kubu. Saya pikir Arema dan Persib selalu bermain dengan baik di kandang atau tandang,” Milo mengungkapkan.

Sementara itu, penggawa Arema, Ridwan Tawainela, mengaku sudah siap untuk meladeni permainan Persib yang tengah dalam tren positif.

“Kami sudah siap menghadapi pertandingan besok melawan Persib, ini bagi kami adalah sangat penting untuk ambil poin dan mengamankan posisi di papan atas,” ujar Ridwan.

Manchester United Tidak Akan Rekrut Ibrahimovic Lagi

Manchester United sempat dirumorkan bakal merekrut lagi Zlatan Ibrahimovic. Rumor itu diklaim terbantah.

Dilansir Sky Sports, MU dikabarkan tidak akan jadi merekrut Ibrahimovic lagi. Sebelumnya dikabarkan, Setan Merah akan mendatangkannya lagi pada bursa Januari mendatang.

Sebelumnya MU dikaitkan dengan Ibra, menyusul krisis di lini depan. Anthony Martial sempat cedera, dan performa tim menurun.

Namun kini Martial sudah kembali. Pelan-pelan, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer pun bisa kembali ke jalur kemenangan, dengan meraih lima kemenangan dari 6 laga terakhir.

Adapun Ibra sempat dua musim bermain untuk MU, pada musim 2016-2018. Penyerang Swedia itu punya catatan 29 gol dari 5 laga, dengan tiga gelar diraih yakni Community Shield, Piala Liga, dan Liga Europa.

Ibrahimovic sendiri kini baru saja mengakhiri kontraknya bersama Los Angeles Galaxy. Eks pemain Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Paris Saint-Germain, dan AC Milan itu sempat mengutarakan niatnya masih ingin bermain di liga-liga top Eropa.

Arema FC Masuk Bursa Saham April 2020

Langkah Bali United melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) diikuti Arema FC. Klub sepakbola Kota Malang itu diproyeksikan juga masuk BEI pada April 2020.

Sinyal Arema FC melepas sebagian sahamnya ke lantai bursa sudah disampaikan sejak Juli 2019. Keseriusan manajemen kala itu ditunjukkan dengan memproses IPO (Initial Public Offering).

Media Officer Sudarmadji menjelaskan, Arema kini sudah melalui sejumlah tahapan untuk bersaing di pasar saham. Ia menjelaskan, saat ini klub berjuluk Singo Edan masih berkonsultasi.

“Mohon doanya, semoga bisa April tahun depan,” ujar Sudarmadji saat dikonfirmasi detikcom, Senin (11/11/2019).

“Untuk saat ini, masih proses konsultasi dengan IDX (Indonesia Stock Exchange),” sambung Sudarmadji melalui pesan WhatsApp.

Adapun terkait besaran saham yang akan dilempar ke lantai bursa, Sudarmadji meminta semua pihak menunggu kepastiannya. Hal itu, saat ini, masih dibahas dalam rapat direksi.

Sudarmadji juga berharap, melantainya Arema di bursa saham bisa dimanfaatkan pendukungnya, Aremania, untuk ikut serta membangun klub. Ia berharap ada Aremania yang mau membelinya.

menyampaikan, proses penentuan besaran saham masih menunggu rapat direksi. Manajemen Arema menaruh harapan besar pada suporter klub, Aremania untuk turut memajukan tim kesayangan.

“Sangat besar harapannya, Aremania bisa ikut membeli saham. Sebagai wujud ikut serta memajukan tim secara profesional. Untuk berapa jumlah saham yang akan dijual, masih menunggu rapat direksi,” jelas Sudarmadji.

Awas Liverpool, Jangan Sampai Terlena Seperti Musim Lalu

Georginio Wijnaldum berharap Liverpool tak terlena meski unggul jauh dari pesaingnya. Pasalnya mereka mengalami hal serupa musim lalu, tapi justru gagal juara.

Liverpool semakin kukuh di puncak klasemen usai menang 3-1 atas Manchester City di Anfield pada pekan ke-12 Liga Inggris, Minggu (10/11/2019) malam WIB. Tiga gol tuan rumah diciptakan oleh Fabinho, Mohamed Salah dan Sadio Mane. The Citizens hanya mampu membalas lewat Bernardo Silva.

The Reds kini mengumpulkan 34 angka. Mereka unggul delapan angka dari Leicester City serta Chelsea yang berada di urutan dua dan tiga. Meski kini timnya unggul jauh dari para pesaing, Wijnaldum enggan jemawa.

Pasalnya Liverpool pernah mengalami hal serupa di musim lalu, ending-nya mereka justru gagal juara. Saat itu, Si Merah unggul 10 angka dari City yang berada di posisi kedua hingga bulan Desember.

Namun di akhir musim pasukan Pep Guardiola mampu menggusur Liverpool dari puncak klasemen dengan keunggulan satu poin. Pemain asal Belanda ini berharap pengalaman buruk tersebut bisa menjadi pelajaran berharga untuk Liverpool.

“Ini selalu menjadi hal baik saat Anda memiliki jarak dengan tim di belakang Anda. Namun Anda bisa melihat dengan apa yang terjadi di musim lalu saat itu tak ada artinya. Ini karena jika Anda tidak bermain dan mendapatkan hasil yang dibutuhkan, mereka dapat dengan cepat merapatkan jarak poin,” ujar Wijnaldum dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Jadi, yang harus kami lakukan hanyalah fokus pertandingan demi pertandingan dan memberikan semua yang kami miliki. Baru kemudian di akhir musim kami akan melihat di mana kami berada.”

“Tetapi saya pikir kami hanya perlu menikmati posisi kami saat ini. Kami telah bekerja keras untuk itu dan bertekad untuk melanjutkannya,” jelasnya.