Maurizio Sarri: Cedera Pedro Mungkin Tidak Serius

Sayap asli Spanyol ini ditarik keluar di pengujung laga karena masalah bahu, namun pelatih mengisyaratkan tidak ada problem serius.

Maurizio Sarri mendinginkan kekhawatiran fans mengenai kondisi Pedro, setelah pemain sayap Spanyol itu mengalami cedera di akhir laga yang dimenangkan Chelsea 1-0 atas PAOK di Liga Europa.

Pedro tersungkur di menit kedua injury time, Kamis (20/9), dan tampak mengalami dislokasi bahu saat ia meninggalkan lapangan. Loyalis the Blues pun harap-harap cemas menanti kabar terkini, karena pemain 31 tahun tersebut menjalani start gemilang musim ini, dengan menyumbang tiga gol dalam tujuh pertandingan.

Meski Sarri mengaku tidak tahu detail cedera Pedro, ia tak berharap ada yang serius. “Masalahnya ada pada bahunya, namun saya tidak tahu pasti situasinya,” ungkap Sarri usai pertandingan.

“Saya sudah bicara dengan dokter, tapi hanya sebentar. Dokter bilang mungkin bukan cedera yang sangat serius.”

Gol Willian di babak pertama menjadi momen penentuan laga tersebut, karena klub London barat itu membuka kampanye Liga Europa dengan kemenangan di Yunani.

Namun, Sarri kurang puas lantaran timnya tidak mencetak lebih banyak gol.

“Saya pikir kami mengendalikan pertandingan selama 90 menit,” katanya.

“Kami memiliki banyak kesempatan. Jadi saya sangat senang dengan tiga poin ini, sangat senang dengan penampilan ini, namun saya tidak senang dengan hasil. Ketika ada waktu untuk menuntaskan laga, kami harus menuntaskannya.

“Saya pikir kami main sangat bagus. Kami mengendalikan laga. Sulit untuk semua orang bermain melawan kami malam ini. Saya harap kami sangat bagus dan ini bukan kesalahan PAOK.

“Saya sudah melihat lima atau enam pertandingan PAOK dan saya pikir mereka memiliki pemain bagus. Contohnya, No.10, Dimitris Pelkas, saya pikir ia sangat bagus. Mungkin tidak di laga ini, namun mereka punya beberapa pemain bagus.”

Persebaya Surabaya Tak Kawal Khusus Topskor Liga 1

Djanur juga fokus membenahi pertahanan Persebaya yang mudah dibolosi pemain lawan.

Kendati bakal menghadapi topskor sementara Liga 1 2018 Fernando Rodriguez, pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman tidak akan memberikan instruksi mengawal secara khusus terhadap striker Mitra Kukar tersebut kala bentrok akhir pekan ini.

Djadjang mengutarakan, ia sudah memantau kekuatan Mitra Kukar di bawah asuhan Rahmad Darmawan. Menurutnya, ada dua pemain berbahaya di kubu lawan, yakni Rodriguez dan Dedi Hartono.

Dedi saat ini menjadi pemberi assists terbanyak Mitra Kukar. Setidaknya sudah sepuluh kali ia memanjakan rekan-rekan satu timnya untuk mencetak gol. Torehan itu mendapat perhatian penuh Djadjang.

“Semua tahu Mitra Kukar memiliki materi pemain yang bagus, bahkan mereka juga punya top skor sementara Liga 1. Tidak ada penjagaan khusus untuk satu pemain, tapi semua dijaga,” ujar Djanur, sapaan Djadjang dilansir laman resmi klub.

Walau menyimpan keyakinan mampu mendulang tiga angka, Djanur mengaku menaruh perhatian serius di sektor pertahanan Persebaya. Djanur berkaca dari kekalahan 2-0 ketika menjamu PS TIRA, serta bermain imbang 3-3 melawan Sriwijaya FC di Palembang.

“Kami sudah mempersiapkan tim untuk solid dalam bertahan,” tegas Djanur.

Barito Putera Ingin Kembali Ke Jalur Juara

Bos Barito Putera yakin anak asuh Jacksen mampu mendapatkan tiga poin di kandang Bhayangkara FC.

Barito Putera menjadikan duel melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu (22/9) malam WIB, pada laga pekan ke-23 Liga 1 2018 sebagai ajang kebangkitan untuk kembali ke jalur juara.

Laskar Antasari sempat memanaskan persaingan menuju juara ketika menduduki tiga besar di putaran pertama. Namun di delapan pertandingan terakhir, Barito Putera hanya mengemas satu kemenangan, lima imbang, dan dua kekalahan.

Hasil itu mengakibatkan Barito Putera kini melorot ke papan tengah dengan koleksi nilai 34. Pemilik klub Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, mereka harus bisa mendapatkan tiga poin di kandang Bhayangkara FC untuk memperbaiki posisi.

“Kami ingin memberikan semangat kepada pemain agar tidak kendor dalam menjalani laga besok. Apa pun kondisinya layak kami perjuangkan agar meraih kemenangan supaya kami kembali ke jalur juara,” tegas Hasnur dilansir akun Instagram resmi klub.

Barito Putera membawa 20 pemain untuk pertandingan ini. Pelatih Jacksen F Tiago belum memasukkan nama Gavin Kwan Adsit dan penjaga gawang Dian Agus Prasetyo yang masih menjalani perawatan cedera.

Berikut daftar skuat Barito Putera yang diboyong ke Jakarta:

Adhitya Harlan, Rajiv Abizal, Jajang Sukmara, M Rifqi, Dandi Maulana, Nazar Nurzaidin, Aaron Evans, Hansamu Yama, Rony Beroperay, Matias Cordoba, Fajar Handika, Habel Ronalrio, Sandy Ferizal, Paulo Sitanggang, Douglas Packer, Ady Setiawan, Rizky Pora, Marcel Sacramento, TA Musafri, Samsul Arif.

Persib Bandung Tak Ingin Stadion GBLA Senyap

Ghozali dan Agung optimistis Maung Bandung bakal menerkam Macan Kemayoran pada akhir pekan ini.

Penggawa Persib Bandung berharap Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tetap riuh selama 90 menit dalam pertandingan sarat gengsi melawan Persija Jakarta, Minggu (23/9) sore WIB.

Gelandang Ghozali Siregar mengatakan, kreativitas dan nyanyian suporter dibutuhkan untuk menyuntik motivasi pemain dalam upaya mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga 1 2018.

“Bobotoh itu menambah motivasi kami saat bertanding. Peran mereka selalu penting buat tim ini. Riuh stadion itu tambahan energi. Saya selalu siap kalau diberikan kepercayaan dari pelatih, dan kami sangat termotivasi,” ujar Ghozali dilansir laman resmi klub.

Hal senada diungkapkan Agung Mulyadi. Gelandang Persib ini mengatakan, torehan positif di dua pertandingan terakhir membuat pemain optimistis menatap duel kontra Persija.

“Kemenangan melawan Arema dan Borneo FC jadi modal bagus buat kami. Itu membuat kami semakin percaya diri. Semoga kami bisa menjaga momentum ini. Kami pasti bisa kalahkan Persija,” tegas Agung.

Subangkit Lega Kondisi Manuchekhr Dzhalilov Membaik

Arsitek Sriwijaya FC ini mengaku membutuhkan kecepatan dan kepintaran Dzhalilov dalam mencari posisi.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit merasa lega setelah mendapat kepastian kondisi salah satu legiun asingnya, Manuchekhr Dzhalilov, makin membaik, sehingga bisa dimainkan melawan PSM Makassar akhir pekan ini.

Dzhalilov sempat menjalani latihan terpisah sebelum bertolak ke Makassar pagi ini. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, cedera yang dialami pemain asal Tajikistan ini tidak parah.

Menurut Subangkit, tenaga Dzhalilov dibutuhkan Sriwijaya FC, terutama untuk membongkar pertahanan PSM. Karena itu, ia tetap memasukkan nama Dzhalilov ke dalam daftar pemain yang diboyong ke Makassar.

“Dia memang sempat mengeluh merasakan sakit di bagian lututnya. Tapi berdasarkan pemeriksaan tim dokter, cederanya tidak parah. Saat latihan pagi kondisinya makin membaik,” ungkap Subangkit.

“Manu sangat kami butuhkan, karena kontribusinya kepada tim cukup besar. Kami butuh kecepatan Manu. Dia juga pintar mencari posisi.”

Berikut daftar pemain yang dibawa ke Makassar:

Teja Paku Alam, Rangga Pratama, Marckho Sandy Meraudje, Alan Henrique, Goran Gancev, Mohamadou Al Hadji, Zalnando, Jecky Arisandi, Ahmad Faris, Roby Andika, Yogi Rahadian, Yu Hyun Koo, Zulfiandi, Manuchekhr Dzhalilov, Esteban Viscarra, Rizki Dwi Ramadhana, Nur Iskandar, Alberto Goncalves.

Pemain Madura United Harus Siap Hadapi Masa Sulit

Gomes menyebutkan, kekalahan bisa mengakibatkan impian merebut gelar juara menjauh.

Pelatih Madura United Gomes de Oliviera meminta pemain agar siap menghadapi masa sulit, mengingat persaingan memburu gelar juara Liga 1 2018 makin berat akibat ketatnya raihan poin tim papan atas.

Gomes mengatakan, kemenangan atas Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (22/9) sore WIB, wajib diraih jika mereka tidak ingin tertinggal dari kompetitor.

Menurutnya, di tengah persaingan ketat, kesiapan mental sangat dibutuhkan. Pemain pun diminta melupakan kekalahan dari Arema FC. Apalagi Madura United akan bermain di kandang.

“Pertandingan kemarin sudah usai. Kami harus bersiap untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Manfaatkan dengan baik seluruh pertandingan sisa untuk terus membawa tim ini lebih baik di posisi klasemen,” ucap Gomes dilansir laman resmi klub.

“Situasi berat, situasi sulit, dan semua tim sedang berusaha ke atas. Gagal dapat poin akan berbahaya bagi tim ini untuk menjaga peluang merebut juara. Tapi saya masih optimis dengan tim ini.”

“Harus berusaha agar bisa naik lagi, tidak boleh turun lagi. Usaha para pemain saat ini butuh sokongan moral, bangkitkan, semangatkan mereka dengan jadikan setiap pertandingan kandang menjadi angker bagi lawan. Kami jangan sampai kehilangan poin lagi.”

Guillermo Ochoa Tertarik Kembali Ke Spanyol

Kiper Standar Liege ini mengatakan ingin kembali menguji kemampuan di La Liga.

Penjaga gawang Meksiko Guillermo Ochoa mengungkapkan keinginan kembali ke Spanyol setelah transfer ke klub Serie A Italia Napoli kolaps tahun ini.

Ochoa main sebagai starter bersama Standard Liege di Liga Europa melawan Sevilla, Kamis (20/9), yang berakhir dengan kemenangan 5-1 untuk tim La Liga.

Kiper 33 tahun tersebut menjadi starter sejak bergabung dengan klub tersebut pada Juli 2017 dalam ikatan kontrak dua tahun.

Ochoa gencar dihubungkan dengan Napoli sepanjang musim panas ini setelah tampil mengesankan di Piala Dunia, namun lantaran tak memiliki paspor Eropa, harapannya kandas dan I Partenopei memilih David Ospina.

Kini, pemain internasional Meksiko tersebut melirik kembali ke La Liga, setelah sempat bermain untuk Granada dan Malaga selama tiga tahun di Spanyol.

“Soal Napoli, itu bukan soal masalah persional atau karena saya tidak punya kualitas,” kata Ochoa pasca kekalahan Standard Liege.

“Saya senang dengan itu. Presiden tidak mau saya pergi. Dia tidak mau bernegosiasi atau merepons Napoli, namun ketika keputusan tidak ada di tangan Anda, ini rumit.

“Saya ingin kembali ke Liga Spanyol, bermain di liga terbaik, dan itulah wacananya. Semoga perubahan itu dapat dibuat segera.”

Kevin De Bruyne Target Comeback Di Derbi Manchester

City berpeluang mendapat kembali gelandang vital mereka untuk derbi Manchester pada November mendatang.

Kevin De Bruyne berharap tersedia untuk pertandingan derbi Manchester pada November, seiring gelandang Manchester City tersebut melanjutkan proses rehabilitasi cedera lutut.

De Bruyne, pemain terbaik City saat mereka mengangkat gelar Liga Primer dan Piala Liga musim lalu, mengalami cedera lateral collateral ligament saat menjalani sesi latihan bulan lalu.

Menurut diagnosa awal, butuh waktu sekitar tiga bulan sebelum bisa pulih, sehingga partisipasinya dalam duel dengan Manchester United di Etihad Stadium pada 11 November diragukan, namun pemain internasional Belgia ini yakin proses pemulihannya berjalan lancar.

“Saya masih buruh tiga, empat, lima pekan, namun saya terus mendekat,” katanya kepada HLN dalam peluncuran FIFA19.

“Semoga saya bisa kembali secepatnya, membantu tim dan tampil bagus.

“Saya beharap kembali setelah jeda internasional berikutnya. Saya pikir saya akan kembali untuk derbi.”

City dihadapkan pada jadwal padat setelah jeda internasional Oktober sebelum menghadapi United. Laga kandang kontra Burnley dan Southampton mengapit duel tandang dengan Tottenham Hotspur, sementara Liga Champions juga menjadwalkan tim Pep Guardiola menghadapi Shakhtar Donetsk.

The Citizens belum terkalahkan di lima pertandingan awal dan duduk dua poin di belakang duo pemuncak klasemen Liverpool dan Chelsea.

Namun, klub tidak memulai Liga Champions dengan ideal, kalah mengejutkan 2-1 dari Lyon di kandang sendiri.

Tiongkok U-19 Bersyukur Tak Gabung Di Grup Indonesia

Tiongkok dan Thailand menilai keikutsertaan dalam turnamen PSSI Anniversary U-19 sangat baik untuk adaptasi jelang Piala Asia.

Pelatih Tiongkok U-19 Cheng Yaodong mengaku tim besutannya beruntung tidak bergabung ke dalam grup yang berisikan tuan rumah Indonesia di putaran final Piala Asia U-19 2018.

Tiongkok berada di Grup D bersama Arab Saudi, Tajikistan, dan Malaysia berdasarkan hasil drawing. Yaodong mengatakan, ia tidak begitu memahami karakter permainan Indonesia. Namun dengan posisi sebagai tuan rumah, itu memberikan keuntungan bagi anak asuh Indra Sjafri.

Yaodong menambahkan, keikutsertaan di PSSI Anniversary U-19 Tournament 2018 dijadikan kesempatan sebagai pemanasan sekaligus memahami karakter permainan tim asal Asia Tenggara, mengingat Malaysia bakal menjadi calon lawan mereka.

“Kami tidak familiar dengan tim Indonesia, tapi mereka adalah tim yang sangat kuat. Kami beruntung tidak satu grup dengan tuan rumah. Saya pikir laga melawan Indonesia akan sangat membantu sebagai persiapan akhir menuju AFC U-19,” kata Yaodong.

“Indonesia akan menjadi tuan rumah, jadi ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk persapan kami. Pada Piala AFC U-19 nanti Malaysia satu grup dengan kami, sehingga kami akan lebih familiar dengan tim Asia Tenggara.”

Tiongkok mengawali kiprah mereka di turnamen ini dengan menghadapi Thailand di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (21/9) malam WIB.

“Pemain kami sedang dalam kondisi bagus. Memang ada beberapa pemain cedera, tapi kami masih memiliki pemain kunci di Tiongkok. Pemain yang bermain di Eropa ikut serta kali ini. Kami ingin melihat jika pemain ini bagus untuk tim kami atau tidak,” beber Yaodong.

Sementara itu, seperti halnya Tiongkok, Thailand juga menjadikan ajang ini sebagai persiapaan menuju Piala Asia sekaligus adaptasi cuaca di Indonesia. Asisten pelatih Bamrung Boonprom mengutarakan, mereka tak bisa membawa pemain terbaik dengan berbagai alasan.

“Kami melihat turnamen ini sangat bagus sebagai persiapan untuk Piala AFC U-19 2018. Selain itu, kami juga akan beradaptasi dengan cuaca di Jakarta,” ucap Boonprom.

“Tim ini dihuni sebagian besar pemain yang akan berpartisipasi di Piala AFC U-19. Tapi ada empat atau lima pemain absen karena ada cedera dan pertandingan bersama klub masing-masing.”

Theo Hernandez Sebut Kartu Merah Ronaldo Memalukan

Cristiano Ronaldo telah memiliki salah satu hari tersulit dalam karirnya sebagai pemain sepakbola. Pada pertandingan dinihari tadi melawan Valencia, mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu mendapatkan sebuah kartu merah.

Kartu merah itu ia terima setelah menyentuh rambut pemain bertahan The Bats, Jeison Murillo. Sebagai reaksinya, Ronaldo beraksi sangat merah dan begitu kecewa dengan keputusan wasit, karena ia merasa tidak melakukan kesalahan apapun.

Melihat hal itu, mantan rekan satu tim CR7 di Real Madrid, Theo Hernandez, mengklaim jika kartu merah yang didapat Ronaldo di laga itu adalah sesuatu yang memalukan. Ia menuliskan apa yang ia pikirkan tentang kartu merah itu di akun Twitter pribadinya.

“Pengusiran @Cristiano amat disayangkan,” tulis Theo Hernandez, sebelum kemudian menambahkan: “MEMALUKAN”.

Theo sendiri saat ini menjadi pemain berstatus pinjaman di Real Sociedad. Ia memutuskan untuk pergi dari Santiago Bernabeu setelah jarang mendapat kesempatan bermain pada musim lalu.