Hasil Coppa Italia: Roma ke Perempatfinal Usai Bungkam Entella

AS Roma masih terlalu tangguh untuk Virtus Entella di babak 16 besar Coppa Italia. Roma menang 4-0 atas tim Serie C itu untuk melaju ke perempatfinal.

Dalam pertandingan di Stadion Olimpico, Selasa (15/1/2019) dini hari WIB, Patrik Schick tampil apik dengan mencetak dua gol dan satu assist. Dua gol Roma lainnya diciptakan oleh Ivan Marcano dan Javier Pastore.

Roma tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Pertandingan baru berjalan 23 detik, tuan rumah sudah membuka keunggulan.

Cengiz Under menyerang dari sisi kanan dan melepaskan umpan untuk Schick. Nama yang disebut terakhir itu menuntaskannya dengan tendangan tumit untuk menjebol gawang Entella.

Tendangan bebas Luca Nizzetto pada menit ke-17 memaksa kiper Roma Robin Olsen melakukan penyelamatan. Bola muntah coba disambar oleh Mirko Eramo, tapi Olsen lagi-lagi bisa menepisnya.

Dany Mota Carvalho sempat menyamakan skor untuk Entella. Namun gol tersebut dianulir karena Carvalho lebih dulu terjebak offside.

Roma menggandakan keunggulan di injury time babak pertama. Umpan terobosan dari Rick Karsdorp dibelokkan oleh Schick dengan tumitnya. Bola jatuh ke kaki Ivan Marcano yang langsung menuntaskannya menjadi gol.

Roma kembali bikin gol cepat di awal babak kedua. Berawal dari serangan balik, Justin Kluivert yang menerima bola dari Lorenzo Pellegrini kemudian mengoper kepada Schick.

Schick lantas melepaskan tembakan dari depan kotak penalti dengan kaki kirinya. Bola mengarah ke pojok kiri bawah gawang Entella tanpa bisa diantisipasi oleh kiper tim tamu.

Pada menit ke-50, Entella sempat mencetak gol lewat tendangan melengkung Mancosu. Namun gol Entella lagi-lagi dianulir karena Mancosu lebih dulu dalam posisi offside.

Javier Pastore kemudian memantapkan keunggulan Roma menjadi 4-0 pada menit ke-74. Pemain asal Argentina itu menuntaskan umpan terobosan Kluivert dengan tendangan kaki kanan.

Kemenangan ini mengantar Roma ke babak perempatfinal untuk menghadapi Fiorentina. La Viola sudah lebih dulu lolos usai menyingkirkan Torino.

Susunan Pemain

Roma: Olsen; Karsdorp, Fazio, Juan Jesus (Marcano 10), Kolarov; Cristante, Lorenzo Pellegrini (Zaniolo 82); Cengiz (Zaniolo 76), Pastore, Kluivert; Schick

Virtus Entella: Paroni; Belli, Pellizzer, Baroni, Crialese; Icardi, Paolucci (Ardizzone 70), Eramo; Adorjan (Simone Icardi 46); Caturano (Mancosu 46), Mota Carvalho

Tertinggal Sembilan Poin, Tekad Napoli Salip Juventus Masih Menyala

Juventus melaju tangguh di Serie A musim ini dan belum terkalahkan. Napoli yang sudah tertinggal sembilan poin rupanya tak kehilangan ambisi untuk menyusul.

Telah melewati 19 pertandingan Liga Italia sejauh ini, Partenopei menjadi pesaing terdekat Juventus yang kukuh di puncak klasemen. Skuat asuhan Carlo Ancelotti saat ini ada di posisi dua mengumpulkan 44 poin, tertinggal sembilan poin dari Juventus di puncak.

Juventus masih superior musim ini, menengok fakta bahwa mereka belum sekalipun kalah di liga. Napoli sendiri sudah kehilangan satu kesempatan bagus menjegal Juventus musim ini, ketika kalah 1-3 di Juventus Stadium pada September lalu.

Meski begitu, secara matematis peluang Napoli untuk mengejar masih terbuka. Sebab Serie A masih menyisakan 19 pekan lagi.

Striker Napoli Arkadiusz Milik masih menyimpan optimisme, bahwa timnya sanggup menyetop dominasi Juventus. Bianconeri sudah tujuh kali beruntun memenangi Scudetto dan menuju yang kedelapan musim ini. “Kami semua bisa lebih baik lagi. Saya senang dengan kinerja saya sekarang, tapi mari melihat ke depan. Kami ingin melaju sampai titik terakhir dan semua masih mungkin terjadi,” ujarnya dikutip Football Italia.

“Kami kuat kok. Jadi mengapa kami tak mencoba menghentikan Juventus? Mari menatap laga-laga yang kami hadapi di depan,” tambah dia.

Dalam tiga musim terakhir Napoli bisa dibilang sebagai tim yang paling mendekati Juventus di Serie A. Mereka finis di peringkat kedua pada 2015/2016, lalu ketiga di musim 2016/2017, dan kembali menjadi runner-up musim lalu.

City ‘Cuma’ Menang 3-0 Lawan 10 Pemain Wolves, Guardiola Memaklumi

Manchester City melalui hampir 70 menit pertandingan kontra Wolverhampton Wanderers unggul jumlah pemain. Skor bisa saja lebih besar dari 3-0.

City menang 3-0 saat menjamu Wolves di Etihad Stadium, Selasa (15/1/2019) dinihari WIB. Gabriel Jesus mencetak dua gol, sementara satu lainnya adalah gol bunuh diri Conor Coady.

Selain mendapatkan gol cepat dari Jesus di menit ke-10, tuan rumah juga mendapatkan keuntungan besar lainnya. Wolves harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-19 selepas Willy Boly dikartu merah.

Alhasil City pun makin nyaman mendominasi permainan. Menguasai bola hingga 76% seperti dicatat Whoscored, anak asuh Pep Guardiola melepaskan 24 tembakan di mana sembilan tepat target. Sementara tim tamu cuma punya tiga percobaan dan tak satupun mengarah ke gawang City.

Selepas pertandingan, Guardiola juga menyadari bahwa timnya seharusnya bisa lebih baik memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tapi dia maklum saja kalau timnya ‘cuma’ menghasilkan tiga gol karena memilih menyimpan tenaga. “Kami menjalani sebagian besar waktu pertandingan dengan situasi 10 lawan 11, dan kami seharusnya lebih agresif dalam membangun serangan. Tapi kami juga punya banyak laga untuk dipikirkan dan sudah melalui banyak laga,” kata Guardiola kepada Sky Sports.

“Kami solid dan tidak memberikan banyak peluang untuk lawan, jadi ini tiga poin untuk menjaga tekanan ke tim di puncak klasemen. Kebanyakan tim datang ke sini dan mereka (Wolves) bertahan dalam dan kali ini pun tidak mudah, tapi kami tampil baik dan memetik kemenangan ketiga beruntun untuk mendekatkan kami dengan Liverpool,” tambahnya.

City adalah tim paling produktif di Premier League musim ini, dengan 59 gol dari 22 laga. Sebelum mengatasi Wolves, mereka dua kali beruntun menang telak: 7-0 atas Rotherham United di Piala FA dan 9-0 atas Burton Albion di Piala Liga Inggris.

Punya Kiper seperti De Gea Bikin MU Ekstra Pede

Jesse Lingard menegaskan betapa pentingnya David de Gea untuk Manchester United. Karena itu, Lingard berharap De Gea akan memperpanjang kontraknya di MU.

Masa depan De Gea di Old Trafford sedang berada di persimpangan jalan. Kontrak kiper asal Spanyol itu akan habis pada akhir musim ini.

MU harus bergerak cepat jika tak mau kehilangan De Gea. Apalagi kiper 28 tahun itu terus memberi bukti sebagai salah satu kiper terbaik.

Pertandingan melawan Tottenham Hotspur jadi pembuktian terbaru De Gea. Ia membuat total 11 penyelamatan di laga tersebut untuk membantu Setan Merah mengamankan kemenangan 1-0.

Karena itu, Lingard menilai MU wajib mengikat De Gea dengan kontrak baru. “Dia adalah salah satu kiper terbaik, jika bukan yang terbaik,” puji Lingard seperti dikutip Sky Sports.

“Kami ingin dia bertahan. Memiliki kiper seperti dia memberikan Anda kepercayaan diri lebih. Dia kiper hebat,” lanjut dia.

MU kabarnya sudah mengaktifkan klausul perpanjangan setidaknya satu musim dalam kontrak De Gea. Sky mengklaim MU masih terus melakukan negosiasi dengan De Gea terkait kontrak jangka panjang.

Di 2019, Gabriel Jesus Cuma Kalah Subur dari Tottenham Hotspur

Gabriel Jesus melanjutkan start gemilangnya di 2019. Penyerang asal Brasil itu mencetak dua gol saat Manchester City menang atas Wolverhampton Wanderers.

Jesus membuka keunggulan City atas Wolves dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Inggris di Etihad Stadium, Selasa (15/1/2019) dini hari WIB, pada menit ke-10. Ia kemudian mencetak gol kedua lewat eksekusi penalti di menit ke-39.

Dua gol tersebut membantu City menang 3-0 atas Wolves. The Citizens yang kini mengumpulkan 53 poin pun menjaga jarak dengan Liverpool tetap di angka empat.

Dengan tambahan dua gol, Jesus kini tercatat sudah mencetak tujuh gol sejak pergantian tahun. Penyerang 21 tahun itu membukukan gol-gol tersebut dalam tiga kali penampilan. Istimewanya, jumlah gol yang dibuat Jesus pada 2019 sejauh ini lebih banyak daripada yang dihasilkan sejumlah tim Premier League. Tottenham Hotspur jadi satu-satunya klub yang punya jumlah gol lebih banyak daripada Jesus sejak tahun baru (11).

Jumlah gol Jesus sama dengan Arsenal dan Watford. Sementara Manchester United menghasilkan lima gol, Chelsea empat gol, dan Liverpool baru tiga gol pada 2019 ini.

Seluruh gol Jesus pada 2019 di buat di Etihad Stadium. Performa Jesus di hadapan pendukungnya sendiri memang moncer.

Ia sudah mencetak 12 gol dalam delapan penampilan terakhir di Etihad Stadium. Itu berarti Jesus mencetak satu gol setiap 58 menit di depan publik Etihad.

Secara keseluruhan, Jesus kini sudah mencetak 14 gol di semua kompetisi. Bersama Sergio Aguero, ia memuncaki daftar top skorer City musim ini. Jesus mengakui Aguero ikut berperan dalam peningkatan performanya.

“Sergio adalah pemain luar biasa dan banyak membantu saya. Ketika dia bermain, dia membantu tim dan ketika saya bermain, saya juga ingin membantu tim. Dia adalah bantuan luar biasa,” ucap Jesus seperti dikutip situs resmi klub.

“Saya bermain lebih baik dan mencetak gol, itu penting untuk striker mana pun. Saya bermain untuk sebuah klub luar biasa dan saya harus terus bikin gol dan main bagus,” katanya menambahkan.

Klopp: Kalah Beruntun Tak Menyenangkan, tapi Bukan Masalah Besar Lah

Laju oke Liverpool ternoda oleh dua kekalahan. Juergen Klopp tak mau terlalu ambil pusing dengan dua hasil negatif itu, meski tak menyenangkan.

Liverpool menelan dua kekalahan beruntun selepas pergantian tahun. Usai kalah 1-2 dari Manchester City di Premier League, ‘Si Merah’ takluk dengan skor serupa dari Wolverhampton Wanderers di Piala FA.

Hasil itu menghentikan rangkaian delapan kemenangan beruntun. Sementara di Premier League, kekalahan di markas City menyetop kesempurnaan yang dicatatkan sejak awal musim.

Setelah 21 pekan, Liverpool akhirnya kalah. Meski demikian, posisi mereka di puncak klasemen belum tergoyahkan.

Skuat besutan Juergen Klopp memimpin klasemen dengan 54 poin, unggul empat poin dari City di posisi dua. Klopp ingin para pemainnya fokus saja ke laju keseluruhan musim ini, alih-alih memikirkan dua hasil negatif baru-baru ini.

“Sejauh ini musim kami sudah sangat bagus. Sekarang kami cuma perlu melanjutkan itu,” ujar Klopp dilansir Liverpool Echo.

“Dua pekan lalu semua orang antusias soal jarak kami dengan City. Sekarang kami kalah di dua pertandingan, tak menyenangkan sih, tapi bukan masalah besar,” imbuhnya.

Liverpool akan melawat ke Brighton and Hove Albion, Sabtu (12/1/2019) malam WIB.

Allegri: Punya Lima Gelandang Bagus, Juve Tak Butuh Ramsey

Aaron Ramsey santer dikabarkan sudah menjalin kesepakatan transfer dengan Juventus. Massimilliano Allegri justru menyebut Juve lagi tidak butuh gelandang.

Kontrak Ramsey di Arsenal bakal habis akhir musim ini. Tak ada kontrak baru yang dia tandatangani dan sudah bisa melakukan kontak dengan klub peminat.

Juventus jadi tim yang terdepan untuk bisa mendapat Rasmey. Gelandang asal Wales itu malah dilaporkan sudah menjalani kesepakatan personal dengan Si Nyonya Tua.

Pelatih Juventus, Allegri, ditanya soal spekulasi Ramsey dalam konferensi pers jelang laga melawan Bologna di 16 besar Coppa Italia. Dia menegaskan bahwa Juve sudah punya lima gelandang: Emre Can, Miralem Pjanic, Rodrigo Bentacur, Blaise Matuidi, dan Sami Khedira.

“Saya punya lima gelandang bagus, saat ini kami tidak butuh siapapun. Kami seperti ini dan kami baik-baik saja,” kata Allegri seperti dikutip dari Tuttosport.

Juventus mulanya dikabarkan bakal membawa Ramsey di musim panas 2019 dengan status bebas transfer. Namun, belakangan santer dikabarkan bahwa Bianconeri ngebet untuk membawanya di Januari ini.

Patrich Wanggai Juga Isyaratkan Hengkang dari Persib

Tidak hanya Victor Igbonefo dan Tony Sucipto, Patrich Wanggai juga mengisyaratkan hengkang dari Persib Bandung. Masa depannya hingga saat ini belum jelas.

Wanggai membuat Instastory kalimat perpisahan, Kamis (10/1). Pemain 31 tahun itu membuat Instastory dengan latar foto skuat Persib.

“Karena semua yang diawali dengan baik, harus di akhiri dengan baik juga. #thankssibiru,” tulis Wanggai.

Dikomfirmasi mengenai masa depannya di Persib Bandung, Wanggai belum mengetahuinya. Dia hanya menegaskan kontraknya habis tanggal 15 Januari mendatang.

“Masa depan. Saya punya kontrak selesai tanggal 15 Januari,” kata Wanggai saat dihubungi via telepon genggam, Jumat (11/1/2019).

Rencananya petinggi Maung Bandung akan mengumumkan pemain yang akan dilepas dan dipertahankan musim depan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (14/1/2019).

“Ya, sudah kalau begitu tunggu saja nanti tanggal 14 Januari,” ujar Wanggai.

Wanggai didatangkan pertengahan musim Liga 1 2018 dari Sriwijaya FC. Selama berseragam Maung Bandung, Wanggai 13 kali bermain dan mencetak 4 gol.

Patrich Wanggai Isyaratkan Ikut Eksodus Pemain di Persib

Tidak hanya Victor Igbonefo dan Tony Sucipto, Patrich Wanggai juga mengisyaratkan hengkang dari Persib Bandung. Masa depannya memang belum jelas.

Wanggai membuat Instastory kalimat perpisahan, Kamis (10/1). Pemain 31 tahun itu membuat unggahan dengan latar foto skuat Persib.

“Karena semua yang diawali dengan baik, harus di akhiri dengan baik juga. #thankssibiru,” tulis Wanggai.

Dikonfirmasi mengenai masa depannya di Persib, Wanggai belum mengetahuinya. Dia hanya menegaskan kontraknya habis tanggal 15 Januari mendatang.

“Masa depan (gak tau). Saya punya kontrak selesai tanggal 15 Januari,” kata Wanggai saat dihubungi via telepon, Jumat (11/1/2019).

Rencananya petinggi Maung Bandung akan mengumumkan pemain yang akan dilepas dan dipertahankan musim depan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (14/1/2019).

“Ya, sudah kalau begitu tunggu saja nanti tanggal 14 Januari,” ujar Wanggai.

Wanggai didatangkan pertengahan musim Liga 1 2018 dari Sriwijaya FC. Selama berseragam Maung Bandung, Wanggai 13 kali bermain dan mencetak 4 gol.

Son: Taklukkan MU Dulu, Baru Gabung Timnas

Son Heung-min ingin gabung ke tim nasional Korea Selatan dengan bekal mantap. Tiga poin untuk Tottenham Hotspur atas Manchester United akan sempurna untuknya.

Tottenham bakal menjamu MU di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019) malam WIb. Laga ini bakal menjadi laga terakhir Son bersama Tottenham sebelum ia pergi untuk berlaga di Piala Asia 2019 bareng Korsel.

Son sendiri sebelumnya sudah diizinkan oleh timnas Korsel terlambat bergabung. Dalam ajang yang digelar di Uni Emirates Arab ini, ia tak bermain di dua laga awal fase grup Taeguk Warriors, saat melawan Filipina dan Kirgistan.

Son baru akan bergabung di laga ketiga kala negaranya berhadapan dengan China. Jika Korea Selatan tampil hingga partai puncak, ia bakal melewatkan lima laga Tottenham.

Ini adalah kali kedua pemain 26 tahun tersebut harus meninggalkan klub musim ini karena tugas negara. Sebelumnya ia absen di beberapa laga Spurs awal musim ini karena berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Bagi Son, meninggalkan Tottenham di momen krusial seperti ini berat. Tapi kewajiban membela negara juga tak bisa ditepikan. Oleh karena itu, setidaknya dia ingin mengantar Tottenham meraih tiga poin dulu sebelum pergi.

“Tidak mudah bagi saya untuk meninggalkan tim di saat yang penting seperti saat ini. Saya merasa sangat sedih dan menyesal, tetapi saya ingin memenangi pertandingan ini dan pergi dengan percaya diri ke Dubai,” kata Son seperti dilansir dari Sky Sports.

“Bermain untuk negara Anda merupakan momen yang selalu membanggakan, tetapi sulit bagi saya setelah sebelumnya juga melewatkan satu bulan. Saya ingin pergi dengan tiga poin, dan rasa percaya diri menuju Dubai,” tutur peraih emas Asian Games 2018 ini menambahkan.