Relaks Sedikit Dong, Suporter Liverpool

Liverpool kehilangan dua poin saat berimbang kontra Arsenal di Emirates Stadium pada akhir pekan lalu. Suporter ‘Si Merah’ diminta tak usah buru-buru panik.

Liverpool kehilangan keunggulan di menit-menit akhir untuk memetik hasil imbang 1-1 di Emirates Stadium, Minggu (4/11/2018) kemarin. Gol James Milner pada menit ke-61 dibalas Alexandre Lacazette pada menit ke-82.

Kegagalan meraup kemenangan membuat Liverpool tak lagi menempel Manchester City di puncak klasemen. Anak-anak Merseyside kini mengoleksi 27 poin dari 11 pekan, tertinggal dua poin dari City dan menempati posisi tiga.

Liverpool mengoleksi poin yang sama dengan Chelsea di posisi dua, namun kalah selisih gol.

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher menyebut tak perlu ada kekecewaan berlebihan di kalangan suporter usai hasil tersebut. Musim masih panjang, dia yakin peluang Liverpool menjuarai liga tetap besar. “Akan terasa mengecewakan untuk Liverpool kebobolan gol tersebut, tapi suporter Liverpool harus bisa sedikit relaks sih. Anda akan berpikir bahwa Liverpool sudah kehilangan liga dengan reaksi mereka selepas laga, bahwa itu adalah dua poin terbuang, Man City berjarak dua poin,” ujar Carragher dikutip Sky Sports.

“Perjalanan masih panjang. Man City lebih baik dari Liverpool, semua orang tahu itu kok, tidak ada masalah. Tapi itu tak berarti Liverpool tak bisa memenangi liga.” “Kenyataan bahwa Arsenal begitu gembira dengan imbang 1-1 di kandang mereka itu menunjukkan respek yang dipunyai semua orang kepada Liverpool. Relaks, ini sudah jadi start yang brilian, dan rasanya semua orang berharap itu berlanjut. Tapi akan sulit memang melawan Manchester City,” tambahnya.

Resmi, Piala Super Italia Akan Digelar pada 16 Januari

Tanggal digelarnya laga Piala Super Italia 2018 antara Juventus dan AC Milan telah ditetapkan. Pertandingan akan dimainkan pada 16 Januari 2019 di Arab Saudi.

Juve merupakan juara Liga Italia dan Coppa Italia musim lalu. Mereka akan menghadapi Milan yang merupakan runner-up Coppa Italia.

Sebelumnya, laga Piala Super Italia 2018 telah direncanakan akan dimainkan antara 12 dan 16 Januari 2019. Dilansir Football Italia, kini telah ditetapkan bahwa pertandingan akan digelar pada 16 Januari 2019.

Pertandingan antara Juve dan Milan tersebut akan dimainkan di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Dipilihnya Arab Saudi sebagai lokasi pertandingan sempat mengundang protes terkait rekam jejak negara tersebut terkait kasus HAM.

Ini bukan kali pertama pertandingan Piala Super Italia digelar di luar Italia. Sebelumnya, laga antara pemenang Liga Italia dan Coppa Italia itu pernah dimainkan di Tripoli, New York, Beijing, Doha, dan Shanghai.

Tahun lalu, Lazio keluar sebagai pemenang Piala Super Italia. Mereka mengalahkan Juve dengan skor 3-2 dalam pertandingan di Stadion Olimpico, Roma.

Sergi Roberto: Tanpa Messi, Barca Tetap Tim Hebat Kok

Bek Barcelona Sergi Roberto senang Lionel Messi ikut dalam lawatan ke markas Inter Milan. Meski demikian, ia tak terlalu khawatir andai Messi absen.

Messi mengalami cedera pada tangannya dalam pertandingan melawan Sevilla di Liga Spanyol pada Oktober lalu. Sempat diperkirakan akan menepi selama tiga pekan, Messi kini sudah memberi sinyal positif terkait kondisinya.

Proses pemulihan Messi berjalan lebih cepat dari perkiraan. Pemain asal Argentina itu bahkan sudah masuk ke dalam skuat Barca yang disiapkan Ernesto Valverde untuk menghadapi Inter di matchday 4 Liga Champions.

Meski ikut dalam lawatan ke Milan, Messi belum dipastikan bakal turun dalam pertandingan melawan Inter di Giuseppe Meazza, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. Valverde menyebut ia tak akan mengambil risiko terkait Messi.

Namun andai Messi absen, Sergi Roberto menolak untuk panik. Sebab Barca sudah membuktikan bisa meraih kemenangan dalam empat laga terakhir tanpa Messi, termasuk saat melawan Real Madrid dan Inter di Camp Nou.

“Tanpa Leo (Messi), kami tidak begitu kuat, tapi kami sudah menunjukkan bahwa kami adalah tim hebat,” ujar Sergi Roberto dalam konferensi pers sebelum laga seperti dilansir Marca.

“Dia gembira bisa bersama kami lagi dan keberadaannya bagus untuk kami. Kami sempat takut dengan absennya Messi dan wajar itu memengaruhi tim seperti kami.”

“Untungnya kami bisa memenangi pertandingan tanpanya dan saya tidak tahu apakah dia akan bermain, tapi kami senang dia bersama kami di sini,” katanya.

Tak Asing dengan San Paolo, Buffon Nantikan Atmosfer yang Panas

Gianluigi Buffon sudah tak asing lagi dengan San Paolo, markas Napoli. Dia mewanti-wanti Paris Saint-Germain akan atmosfer panas di sana.

PSG akan bertandang ke San Paolo, Rabu (7/11/2018) dinihari WIB di matchday 4 Liga Champions. Laga ini krusial untuk Les Parisiens demi kelolosan ke fase gugur.

Seperti diketahui PSG saat ini dalam posisi terdesak karena berada di tempat ketiga Grup C dengan empat poin dari tiga laga. Tim arahan Thomas Tuchel ini tertinggal dua poin dari Liverpool dan satu poin di belakang Napoli.

Kemenangan akan jadi hasil yang sangat bagus, tapi juga akan sangat sulit dipetik. Bahkan ketika Napoli bertandang ke Parc de Princes pun PSG harus mati-matian menyelamatkan satu poin setelah dua kali tertinggal.

Buffon yang tahu benar bagaimana antusiasme suporter Napoli yakin pertandingan akan berjalan sangat berat. Di bawah tekanan besar suporter lawan, menghindari kekalahan akan bisa dianggap sebagai hasil yang oke.

“Selalu sulit bertanding di sini. Saya sangat tahu stadionnya dan mereka selalu bergairah. Ini sulit, karena ada koneksi bagus antara tim dan fans, dan akan sulit untuk menang karena seperti kita lihat di leg pertama, Napoli harus dihormati,” ungkap mantan kiper Juventus selama 17 musim ini.

“Ini bukan laga yang normal. Kami tahu bahwa kami harus menang, tapi lebih penting lagi untuk tak kalah karena kami masih punya peluang ke depannya. Kami tahu bahwa kami ada di situasi sulit, tapi juga benar bahwa tim ini berkembang dalam pekan-pekan belakangan ini dan ini memberi kami harapan,” tambahnya dikutip Football Italia.

Spesialnya Laga Napoli Vs PSG untuk Cavani

Striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, bersemangat menyambut laga melawan Napoli di San Paolo. Ia punya beberapa alasan mengapa laga ini begitu spesial.

PSG akan tandang ke markas Napoli di matchday 4 Liga Champions, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. Kembali ke San Paolo akan jadi momen spesial untuk Cavani.

Cavani pernah memperkuat Napoli selama tiga musim mulai 2010. Selama tiga tahun, Cavani tampil 138 kali di semua kompetisi dan menghasilkan 104 gol untuk Napoli. Striker asal Uruguay itu juga turut mengantar Napoli menjuarai Coppa Italia 2011/2012.

Bagi Cavani, laga ini tak cuma spesial karena ia pernah memperkuat Napoli. Pertandingan ini juga krusial untuk peluang PSG lolos ke babak 16 besar.

Saat ini, PSG ada di peringkat tiga klasemen Grup C dengan empat poin. Mereka tertinggal satu angka dari Napoli dan dua angka dari Liverpool.

“Saya melewati tiga tahun yang fantastis di Napoli. Saya punya banyak memori dari masa-masa di sana,” ujar Cavani kepada PSGTV seperti dikutip Football Italia.

“Kami bersiap menghadapi mereka lagi untuk laga spesial di mana kedua tim sama-sama dalam situasi sulit. Ini akan jadi pertandingan luar biasa, karena kedua tim butuh kemenangan dalam persaingan untuk lolos.”

“Jadi ini akan jadi pertandingan spesial untuk beberapa alasan. Pertama, karena kami harus menang di sana dan kemudian karena saya punya pengalaman luar biasa di sana.”

“Menang di San Paolo itu sulit. Sulit, tapi bukan tidak mungkin. Mereka adalah tim yang suka bertarung, tapi say apikir kami akan menunjukkan bahwa kami punya level untuk memainkan laga seperti ini.”

Meski antusias menyambut laga reuni di San Paolo, Cavani masih harus menunggu apakah ia bisa dimainkan. Musim ini, Cavani kerap diganggu cedera.

“Saya harap bisa siap, saya melakukan semua yang saya mampu agar siap. Saya baru kembali dari cedera dan sekarang saya ingin ada dalam performa puncak agar bisa memberi segalanya untuk tim dan memenangi laga ini,” katanya.

Persib Ekstra Waspada di Kandang Bhayangkara

Kendati telah diperkuat Ezechiel N’douassel, Persib Bandung bakal ekstra hati-hati menghadapi Bhayangkara FC. Tuan rumah cukup berbahaya.

Persib menjalani laga tandang melawan Bhayangkara FC di pekan ke 29 Liga 1 2018 yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (2/11/2018). Pertandingan tersebut kick-off pada pukul 15.30 WIB.

Menuju laga itu, Persib malah sedang terluka. Dalam lima laga terakhir, Maung Bandung menelan tiga kekalahan dan dua kali imbang. Pada laga paling akhir, Persib diimbangi Bali United 1-1.

Penampilan buruk Persib tak lepas dari kondisi tim yang kehilangan sejumlah pemain karena sedang disanksi oleh Komdis PSSI. Dalam lima laga itu, Persib tampil tanpa dukungan bobotoh yang juga sedang dihukum.

Nah, menjelang laga dengan Bhayangkara itu, Persib bisa tampil dengan kekuatan lebih sip. Tiga pemain asing, Jonathan Bauman, Ezechiel, dan Bojan Malisic, bisa diturunkan secara bersama-sama.

Ezechiel memang mesin gol Persib. Musim ini, dia mempersembahkan 14 gol untuk Persib.

“Kami tahu Bhayangkara adalah lawan yang kuat. Tapi, kami sekarang harus bangkit. Besok pemain kami seperti Bauman dan Ezechiel sudah main. Besok kami akan tampil full team. Untuk itu, besok adalah laga penting untuk meraih kemenangan,” ujar pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, dalam jumpa pers di Stadion PTIK, Jumat (2/11/2018).

“Persiapan kami sudah bagus, kami sudah menjalani latihan untuk meraih poin. Kami harus waspada karena kami tahu Bhayangkara sangat kuat di sini,” dia menambahkan.

Persib saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan 46 poin. Bhayangkara menempel di bawahnya terpaut tiga poin. Kedua tim sama-sama tak bisa menurunkan kekuatan penuh dengan kehilangan pemain yang bergabung di Timnas ke Piala AFF. Persib dipastikan tak bisa menggunakan tenaga Febri Haryadi sedangkan Bhayangkara tak akan diperkuat kiper utama Awan Setho Raharajo dan bek I Putu Gede.

Ditinggal Ronaldo, Madrid Disarankan Jor-Joran Belanja Lagi

Kepergian Cristiano Ronaldo membuat Real Madrid disarankan berani menggelontorkan banyak uang lagi untuk belanja. Hal itu agar Los Blancos bisa bersaing lagi.

Madrid kehilangan Ronaldo musim ini, setelah dilepas ke Juventus pada musim panas lalu seharga 100 juta euro. Hasilnya, performa raksasa La Liga itu anjlok, yang menyebabkan dipecatnya Julen Lopetegui.

Sejatinya, Madrid sudah mendatangkan beberapa pemain seperti Thibaut Courtois, Alvaro Odriozola, Vinicius Junior, dan Mariano Diaz. Namun perekrutan itu dirasa masih kurang ‘berkilau’ untuk membangun Galactico baru pasca hengkangnya Ronaldo.

Craig Bellamy, mantan pemain Liverpool dan Manchester City, menyarankan Madrid lebih berani jor-joran belanja pemain lagi. Pasalnya, ada banyak klub yang lebih berani mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain hebat.

“Anda berhadapan dengan jumlah uang yang berbeda sekarang. Itu bukan sesuatu yang dimiliki Madrid. Anda berhadapan dengan negara yang punya uang milyaran,” kata Bellamy merujuk Paris Saint-Germain, seperti dilansir Daily Star.

“PSG bisa menyaingi Anda. Mereka bisa menawarkan uang sedikit lebih banyak. Madrid secara historis selalu menghabiskan uang lebih bayak dari klub lain, tapi sekarang tidak lagi.”

“Galactico yang mereka inginkan, Mbappe dan Neymar contohnya, sulit mereka dapatkan. Mereka ingin mendapatkan Neymar saat dia pergi dari Barcelona tapi itu tidak terwujud,” jelasnya.

Saat ini, Madrid terbenam di peringkat sembilan klasemen La Liga dengan 14 poin, tertinggal tujuh angka dari Barcelona yang memimpin klasemen sementara.

Timnas Awali Latihan dengan Matangkan Pertahanan

Timnas Indonesia telah menyelesaikan latihan pertama dalam persiapan ke Piala AFF 2018. Latihan berfokus pada cara bertahan.

Latihan skuat Garuda berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang (2/11/2018) pagi WIB. Sesi itu menjadi istimewa sebagai momentum pertama Bima Saktu dengan status pelatih tetap Timnas.

Bima memang pernah mendampingi Timnas berlatih tanpa Luis Milla. Tapi, dia sebagai pelatih interim.

Dalam latihan perdana itu, Bima memberikan porsi latihan bertahan.

“Latihan tadi, kami banyak adaptasi tim saja karena kemarin banyak pemain yang baru main di liga. Hari ini kita fokus bertahan saja selama dua hari nanti,” kata Bima usai memimpin latihan.

“Tadi ada juga small game. Masalah taktik juga disisipkan pas latihan tadi, terutama transisi,” dia menambahkan.

Stefano Lilipaly menjadi satu-satunya pemain yang tak mengikuti sesi latihan secara penuh. Dia menepi setelah mengalami cedera di punggung kaki.

“Lilipaly ada cedera di punggung kaki. Tadi dia cuma ikut di sesi pertama saja, pada sesi rondo,” ujar Bima.

“Dia merasakan sakit kalau melakukan long ball. Jadi harus dirawat dulu,” dia menambahkan.

Indonesia tergabung dalam Grup B di Piala AFF 2018. Grup tersebut juga dihuni oleh Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.

Dua Tahun Absen, Erik Lamela Masuk Timnas Argentina Lagi

Penantian panjang Erik Lamela berakhir sudah. Gelandang serang Tottenham Hotspur itu kembali dipanggil masuk skuat Timnas Argentina.

Lamela sudah absen lebih dari dua tahun dari Tim Tango setelah terakhir kali bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Venezuela pada 2016 yang berakhir 2-2.

Cedera dan inkonsistensi penampilan jadi alasan mengapa Lamela sulit sekali menembus timnas yang diperkuat banyak pemain top di lini serang. Lamela juga harus mengubur impiannya tampil di Piala Dunia 2018.

Tapi, menyusul performa oke Lamela musim ini yang sudah bikin lima gol dan dua assist dari 11 penampilan di seluruh kompetisi, akhirnya panggilan itu datang juga. Pelatih interim Argentina Lionel Scaloni memanggil Lamela ke skuat Albiceleste untuk laga internasional tengah bulan ini. Lamela sendiri punya 23 caps dan tiga gol sejak debut 25 Mei 2011.

Argentina rencananya akan dua kali menghadapi Meksiko, pertama di Cordoba pada 16 November dan gantian tandang ke Mendoza empat hari kemudian.

Masuknya Lamela ini boleh jadi karena belum kembalinya Lionel Messi ke skuat timnas karena masih istirahat. Selain Lamela, ada juga pemain debutan Matias Zaracho yang merumput di liga lokal bersama Racing Club. Tiga pemain top selain Messi juga masih absen yakni Sergio Aguero, Angel Di Maria, dan Gonzalo Higuain. Paulo Dybala dan Mauro Icardi masih diandalkan di lini serang.

Andai Tak Muncul di Timnas, Saddil Akan Disanksi

Saddil Ramdani belum bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Cikarang. Bima Sakti menunggu kabar Saddil sampai siang ini.

Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, sejak Kamis (1/10/2018). Latihan perdana menuju Piala AFF 2018 itu dijalani hari ini (2/11) pagi WIB.

Dalam latihan itu diikuti 22 pemain dari 23 nama yang dipanggil ke Timnas. Hanya Saddil yang belum menunjukkan batang hidungnya.

Pemain Persela Lamongan itu kabarnya sedang terjerat masalah. Saddil, 19 tahun, dilaporkan ke kepolisian oleh seorang wanita akibat tindak penganiayaan.

“Kami tinggal tunggu Saddil semoga hari ini bisa hadir. Masih simpang siur berita, kami tunggu sampai siang ini. Kalian mungkin sudah mengerti apa masalahnya,” kata pelatih timnas, Bima Sakti. Bima tak menutup kemungkinan jika Saddil terbukti bersalah akan dijatuhi sanksi. Bima juga menekankan pemain harus menjaga sikap baik di dalam maupun luar lapangan.

“Yang pasti akan kami pertimbangkan (sanksi). Karena, ini masalah di luar, yang otomatis, bisa berpengaruh juga ke dalam,” ujar Bima.

“Tadi malam juga sudah saya sampaikan kepada pemain. Kami sudah satukan tekad dan mengingatkan nilai-nilai di timnas yang harus dijaga,” kata Bima.

“Kami bukan hanya di lapangan, karena pemain juga menjadi figur untuk masyarakat dan harus jaga attitude untuk anak muda,” dia menegaskan.