Kondisi Persija Saat Ini Mirip Real Madrid

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev menyamakan kondisi timnya dengan Real Madrid. Hal itu dikarenakan sosok penting Marko Simic yang dinilai mirip Cristiano Ronaldo di El Real.

Kolev mengatakan kepergian Ronaldo dari Madrid membuat klub tersebut gagal menggapai juara LaLiga 2018/2019. Analogi itu dinilai Kolev mirip dengan Persija yang tampil tanpa Marko Simic di Piala Presiden dan Piala AFC 2019.

Simic absen membela Persija usai laga kualifikasi Liga Champions Asia 2019 melawan Newcastle Jets, beberapa bulan lalu. Simic absen karena tersandung kasus hukum pelecehan seksual di Australia.

“Tahun lalu, kita tahu Simic merupakan pemain penting Persija. Semua juga tahu bagaimana performa Real Madrid tanpa Ronaldo,” ujar Ivan Kolev di Senayan, Selasa (14/5/2019).

Pelatih asal Bulgaria itu memang tak menyangka bakal kehilangan Simic karena masalah hukum. Pemain pengganti, Silvio Escobar pun dianggap tidak sesuai ekspetasi.

“Tidak ada penyerang yang kualitasnya seperti Simic. Disayangkan juga, Silvio Escobar yang menurut saya pemain bagus, tapi ia ternyata karakternya berbeda dengan tim,”

“Tentu tanpa Simic memengaruhi tim. Pasti kalau ada dia di tim ini, hasilnya bisa saja lain,” tutur eks pelatih Timnas Indonesia itu.

Saat ini Persija dipastikan gagal melangkah ke semifinal Piala AFC 2019 zona Asia Tenggara. Pencapaian tersebut tidak seperti musim lalu ketika Macan Kemayoran melangkah ke semifinal zona Asia Tenggara.

Djanur Sebut Bali United Sebagai Los Galacticos Indonesia

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman menilai Bali United memiliki materi pemain yang luar biasa. Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut bahkan menyebut Bali United sebagai Los Galacticos Indonesia.

Bali United berhasil mempertahankan sejumlah pemain top yang mereka miliki musim lalu. Tidak hanya itu, Bali United juga berhasil mendatangkan playmaker yang sudah memiliki pengalaman di Liga 1 yaitu Paulo Sergio.

Deretan pemain top Bali United mendapatkan pujian dari kubu Persebaya yang akan menjadi laga pertama di Liga 1 2019. Djanur menilai Bali United memiliki materi pemain yang luar biasa untuk mengarungi Liga 1 2019.

“Kami sudah sangat siap menghadapi laga melawan Bali United,” kata Djanur dilansir dari Tribun Bali.

“Banyak sekali, ada Spaso (Ilija Spasojevic) Platje (Melvin Platje) , (Stefano) Lilipaly, Irfan Bachdim, ada (Paulo) Sergio. Secara materi luar biasa. Los Galactios Indonesia mungkin,” ucap Djanur.

Persebaya Surabaya dan Bali United akan saling berhadapan dalam ajang Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (16/5).

Rene Mihelic Bercerita Pengalaman Tampil di Liga Champions dan Liga Europa

Pemain baru Persib Bandung, Rene Mihelic mengungkapkan pengalamannya saat tampil di kompetisi level Eropa. Mihelic sebelumnya sempat tampil pada ajang kualifikasi Liga Champions dan fase grup Liga Europa.

Mihelic menjadi salah satu pemain asing yang melengkapi kuota Persib Bandung. Pemain asal Slovenia tersebut sempat mencicipi beberapa laga d kualifikasi Liga Champions dan juga Liga Europa.

Mihelic merasaka atmosfer kualifikasi Liga Champions saat bergabung dengan klub asal Slovenia, Maribor. Sedangkan Mihelic sempat tampil di fase grup Liga Europa saat bersama klub Portugal, yaitu CD Nacional dan klub Hungaria, Debrecen.

“Ya, saya pernah bermain di kualifikasi Liga Champions Eropa dan Europa League. Saya main di babak penyisihan di Europa League bersama Debrecen dan C.D Nacional. Saat di Maribor saya juga main di kualifikasi Champions League,” tutur Mihelic dilansir dari situs resmi Persib.

Mihelic mengaku bisa tampil dalam kompetisi tersebut menjadi batu loncatan untuk dirinya berkarier. Pemain yang akan mengenakan nomor punggung 82 terssebut juga mengaku bersyukur bisa menghadapi lawan-lawan berat.

“Tentunya ini adalah kompetisi yang sangat besar bahkan kompetisi antar klub yang terbesar di Eropa. Saya sangat bersyukur dan senang bisa bermain di kompetisi itu. Dan itu sangat penting untuk karier saya karena saya dapat banyak pengalaman terutama saat menghadapi lawan-lawan yang sangat berat,” kata Mihelic

Ben Foster Menolak Tampil Lawan Manchester City di Final Piala FA

Penjaga gawang Watford, Ben Foster, menolak tampil melawan Manchester City pada final Piala FA 2018-2019, di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/5/2019).

Foster menolak bukan karena ingin berlibur lebih cepat. Pemain berusia 36 tahun itu menganggap kiper pelapis, Heurelho Gomes, lebih pantas menjadi inti.

Dari lima pertandingan Watford di Piala FA pada musim ini, Gomes selalu dipercaya di bawah mistar. Dia mencatat tiga clean sheet dan hanya kebobolan tiga kali.

Sementara itu, Foster merupakan kiper utama Watford di Premier League. Namun untuk Piala FA, Foster tidak ingin mengambil tempat Gomes.

“Piala FA milik Gomes. Salah bila saya mengambil posisinya. Dia layak menjadi kiper utama karena telah bermain dalam setiap pertandingan di ajang itu,” kata Foster dilansir Evening Standard.

“Saya sudah tahu dari putaran awal bahwa Gomes akan bermain di Piala FA. Saya tidak memiliki masalah dengan hal itu. Semua pemain mengerti perannya dalam tim,” lanjut Gomes.

Watford berusaha mencetak sejarah dengan menjadi juara Piala FA untuk kali pertama. Sejak berdiri 121 tahun lalu, pencapaian terbaik Watford hanya menjadi runner-up pada 1983-1984.

Asa PSIS Terhadap Striker yang Terbuang Dari Persija

Setelah kedatangan Silvio Escobar, manajemen PSIS makin percaya diri menatap Liga 1 2019. Menurut Genaral Manager PSIS, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, Escobar menjadi solusi dari lemahnya daya gedor tim.

Striker yang terbuang dari Persija menjelang Liga 1 itu diharapkan dapat langsung nyetel dengan skema main pelatih Jafri Sastra. Panggung perdana Escobar adalah di Stadion Moch. Soebroto, Magelang (16/5/2019) kontra Kalteng Putra.

“Persiapan tim laga perdana lawan Kalteng kami persiapkan dengan baik, dengan bagus. Insya Allah kemarin kami ada masalah di posisi striker sudah ada Escobar kami sudah siap untuk menghadapi Kalteng,” ujar Liluk di situs resmi klub.

“Kami targetkan poin penuh di laga perdana, apalagi kami main di home. Pemain yang perlu diwaspadai yakni pemain asing Kalteng di posisi gelandang, tentunya semua pemain patut untuk di waspadai,” ucapnya melanjutkan.

Sementara itu, Escobar mengaku kerasan beradad di PSIS. Ia mengatakan bahwa rekan-rekan di sana banyak membantunya.

“Saya sangat nyaman dan senang bisa berada di sini (PSIS). Teman-teman sangat menerima saya dan hal itu bisa membantu proses adaptasi saya. Semoga ke depan saya bisa membantu tim,” katanya.

Pandangan Fakhri Soal Tim-tim di Grup K Kualifikasi Piala Asia 2020

Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini mempunyai pandangan terkait Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Ia menilai semua kontestan memiliki gaya bermain yang berbeda.

Timnas U-18 berada di Grup K bersama dengan Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste. Fakhri mengatakan bahwa tidak ada grup yang mudah, khususnya Korea Utara.

“Korea Utara, Timor Leste, dan Hong Kong menurut saya tiga negara ini punya karakter main berbeda,” kata Fakhri saat dihubungi wartawan.

“Korea contohnya, mereka itu negara tertutup, tapi saya pernah lihat bagaimana tim senior mereka dan saya itu memengaruhi tim mudanya. Kemudian Hong Kong pasti berbeda, juga dengan Timor Leste,” tuturnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu juga mengatakan peta kekuatan di level U-19 tidaklah berbeda. Fakhri menyebut tidak ada satu grup yang diisi empat tim kuat.

“Sama petanya. Tidak ada grup yang mudah dan tidak ada yang berat. Hampir semua diisi dengan dua tim yang kuat,”

“Berada di grup manapun kami harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Hanya pemain yang punya karakter tanggung yang bisa memberikan perlawanan di Grup K,” tandasnya.

Ajax Menangi Gelar Eredivisie Belanda

Ajax mengakhiri musim yang tak terlupakan dengan gelar liga pertama mereka sejak 2014, setelah meraih kemenangan 4-1 di hari terakhir di De Graafschap, mengamankan dua trofi domestik.

Tim asuhan Erik ten Hag hanya membutuhkan satu poin untuk memenangkan gelar Eredivisie ke-34 mereka.

Gol pada babak pertama dari Lasse Schone dan Nicolas Tagliafico memastikan bahwa gelar tersebut akan bersanding dengan Piala Belanda yang lebih dulu mereka peroleh.

Dusan Tadic kemudian mencetak dua gol di laga ini, itu adalah gol liga ke-11 secara berturut-turut baginya.

Youssef el Jebli sempat menyamakan kedudukan bagi tuan rumah, yang musimnya belum berakhir. De Graafschap masuk ke play-off degradasi untuk mencoba bertahan di Eredivisie.

Ajax hanya melewatkan satu tempat di final Liga Champions berkat gol pada menit-menit terakhir yang menakjubkan dari pemain Tottenham Lucas Moura pada pekan lalu.

Kemenangan ini membuat Ajax mengoleksi 86 poin, unggul tiga poin dari sang rival berat, PSV Eindhoven yang di laga terakhjir berhasil mengalahkan Heracles Almelo dengan skor 3-1.

Tak Hanya Persib, Klub Ini Miliki 50 Sponsor Terpampang di Jerseynya

Klub Liga 1 Indonesia, Persib Bandung, belakangan ini tengah menjadi sorotan setelah merilis jersey terbaru mereka untuk kompetisi Liga 1 2019 di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada Sabtu (11/5/2019).

Hal menarik dari jersey Persib adalah logo sponsor yang melekat dalam jersey Maung Bandung untuk musim depan, yang berjumlah 18 sponsor. Hal ini sempat menjadi bahan ledekan oleh salah satu oknum yang mengatasnamakan klub Thailand, Chonburi FC.

“Jersey baru Persib. Saya pernah membaca novel yang lebih sedikit kalimatnya dibandingkan ini,” tulis akun twitter bernama @chonburi_fc

Meski begitu, ternyata ada klub yang melebihi jumlah sponsor dari yang digunakan Persib Bandung. Klub asal kasta kelima Liga Argentina, Asociacion Deportiva Centenario, dengan bangga memamerkan 50 sponsor yang terpampang dalam jersey mereka pada tahun 2017 lalu.

Dilansir dari LM Neuquen, Deportiva Centenario dengan rela menawarkan untuk para sponsor yang menginginkan logo mereka terpasang dalam jersey klub, dengan melakukan barter. Seperti contohnya, memberikan sepeda motor untuk klub agar bisa menjualkan tiket pertandingan.

Barcelona Segera Tebus Griezmann dari Atletico Madrid

Penyerang asal Prancis, Antoine Grizemann dipastikan akan meninggalkan Atletico Madrid di akhir musim ini. Barcelona adalah destinasi favorit mantan pemain Real Sociedad itu.

Rumor ketertarikan Barcelona terhadap Griezmann bukan berita baru. Klub asal Catalan itu sudah mencoba mengejar penyerang Timnas Prancis sejak tahun lalu.

“Saya ingin mengatakan kepada Anda semua, saya telah membuat keputusan untuk pergi, menghadapi hal-hal baru, tantangan baru. Terima kasih banyak dari lubuk hati terdalam, sampai jumpa lagi,” ucap sang pemain dalam video perpisahan tersebut.

Pemain berusia 28 tahun itu sendiri memiliki rilis pelepasan senilai 120 juta euro. Bahkan media Prancis, L’Equipe, sudah membocorkan detail kontrak Griezmann bersama Barca.

Griezmann akan memiliki gaji senilai 17 juta euro (Rp 274 miliar) per musim dan berdurasi lima tahun. Dirinya diproyeksikan untuk menggantikan tempat Luis Suarez yang sudah memasuki usia 32 tahun.

Griezmann datang dari Real Sociedad dengan banderol sekitar € 30 juta pada Juli 2014, ia telah menjadi pencetak gol terbanyak klub di semua kompetisi dengan total 133 gol sepanjang lima musim.

Juara dunia bersama Prancis ini memiliki tiga trofi di Atletico, yakni Piala Super Spanyol (2014), Liga Europa (2017-18) dan Piala Super Eropa (2018).

Pahang FA Kena Sial Saat Saddil Ramdani Tampil Sebagai Pemain Pengganti Lawan JDT

Pemain muda Indonesia, Saddil Ramdani harus menelan pil pahit bersama Pahang FA pada pekan ke-13 Liga Super Malaysia. Pahang FA harus menyerah dengan skor akhir 0-2 dari JDT pada Selasa (14/5).

Pahang FA kembali mendapatkan peluang untuk bisa memangkas jarak dengan JDT yang berada di puncak klasemen Liga Super Malaysia. Kedua tim juga tampil saling serang sepanjang laga.

Ketatnya lini belakang dan sejumlah peluang yang kurang bisa dimaksimalkan membuat kedua tim masih bermain imbang hingga satu jam laga berlangsung. Pada menit ke-66, pelatih Pahang FA Dollah Salleh akhirnya menurunkan Saddil Ramdani menggantikan Faisal Halim.

Pada saat yang bersamaan, JDT juga menurunkan pemain mudanya yaitu Akhyar Rashid. Menit ke-69, JDT yang tampil sebagai tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan.

Berawal dari tusukan yang dilakukan Akhyar di sektor sayap, pemain timnas Malaysia tersebut memberikan umpan matang kepada Hariss Harus di kotak penalti. Dengan satu tembakan Hariss berhasil mencetak gol pembuka untuk JDT. Jelang laga usai, JDT berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Pahang FA. Berawal dari pemain Pahang FA yang gagal menguasai bola, Safawi Rasid mendapatkan bola di kotak penalti.

Bola tembakan Safawi sempat dipatahkan kiper Pahang FA namun bola liar sukses disambut Akhyar untuk menjadi gol kedua.

Hasil kemenangan 2-0 tersebut membuat JDT kini unggul 8 poin di klasemen Liga Super Malaysia atas Pahang FA yang berada di peringkat kedua.