Arsip Tag: Barcelona vs Juventus

Head To Head Barcelona vs Juventus

Cutejapanese.org – Laga pamungkas Liga Champions musim 2014-15 akan dihelat di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6) malam waktu setempat atau Minggu (7/6) dini hari WIB. Laga Final kali ini akan mempertemukan dua tim terbaik di kompetisi negara masing-masing. Barcelona sebagai jawara La Liga, Spanyol akan bertemu dengan Juara Seri-A, Italia, Juventus.

Juventus dan Barcelona sudah delapan kali melakukan pertemuan di kompetisi Eropa. Soal rekor pertemuan, Bianconeri sedikit lebih unggul dibandingkan Blaugrana.

Kedua klub telah bertemu dalam empat seri pertandingan dua leg sejak musim 1970-71. Kala itu di kompetisi Inter Cities Fairs Cup, Juve dan Barca saling berseteru di babak putaran kedua. Juve menyingkirkan Barca dengan agregat 4-2 setelah membukukan kemenangan dengan skor 2-1 di masing-masing laga.

Juve dan Barca kemudian bertemu di babak perempatfinal ajang European Cup musim 1985-86. Barca mengungguli Juve yang saat itu sebagai juara bertahan dengan agregat 2-1.

Selanjutnya pada musim 1990-91, Juve dan Barca kembali dipertemukan di babak semifinal ajang Piala Winners’. Barca menaklukkan Juve 3-1 di leg pertama, akan tapi kemudian kalah 0-1 di leg kedua. Gol tunggal Juve di laga itu dilesakkan oleh Roberto Baggio.

Diperhelatan Liga Champions, Juve dan Barca berhadapan di musim 2002-03. Keduanya kala itu saling jegal di perempatfinal, Juve mampu menang atas Barca dengan agregat 3-2. Juve akhirnya mampu lolos ke final, tapi dikalahkan AC Milan lewat drama adu penalti.

Secara keseluruhan, dari delapan kali pertemuan, Juve mencatat empat kemenangan atas Barca. Sementara Barca punya dua kemenangan dan dua laga sisanya berakhir sama kuat.

Juve dan Barca akan kembali bertemu di Liga Champions musim ini. Kedua tim akan memperebutkan ‘Si Kuping Besar’ dalam babak final di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015).

Berikut catatan head to head Juventus vs Barcelona:

Tahun 1970-71 di ajang Fairs Cup
Barcelona 1-2 Juventus
Juventus 2-1 Barcelona

Tahun 1985-86 di ajang European Cup
Barcelona 1-0 Juventus
Juventus 1-1 Barcelona

Tahun 1990-91 di ajang Winners Cup
Barcelona 3-1 Juventus
Juventus 1-0 Barcelona

Tahun 2002-03 di ajang Liga Champions
Juventus 1-1 Barcelona
Barcelona 1-2 Juventus

Barcelona Tampil dengan Kekuatan Penuh di Final

BERLIN, Cutejapanese.org – Laga puncak Liga Champions musim 2014-15 akan dihelat di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6) malam waktu setempat atau Minggu (7/6) dini hari WIB. Laga Final kali ini akan mempertemukan dua tim terbaik di kompetisi negara masing-masing. Barcelona sebagai juara La Liga, Spanyol, akan bertemu dengan jawara Seri-A, Italia, Juventus.

Barcelona telah mengumumkan skuat terbaiknya. Dari susunan ke-26 nama yang di kantongi Luis Enrique, Barca mantap menuju Berlin dengan kekuatan penuh setelah tak ada satu pun pemain yang mendapat akumulasi kartu dan dihadang hantu cedera.

Dilansir situs resmi Barca, Kamis (4/6/2015) Enrique juga membawa beberapa amunisi muda mereka seperti Munir El Haddadi, Sandro Ramirez dan Sergi Samper. Ketiga pemain muda Catalan itu diharapkan dapat menjadi jalan keluar, apabila skuat utama Barca kesulitan menghadapi jawara Italia nanti. Munir sendiri bukanlah sosok yang asing buat pecinta Catalan, setelah sempat bersinar pada 2014 lalu. Kala itu, pemain berdarah Maroko tersebut membuat debut resminya bersama skuat utama di ajang Liga Spanyol saat melawan Elche di Camp Nou. Munir langsung mencuri perhatian setelah mampu mencetak gol kedua dari kemenangan 3-0 sebelum akhirnya diganti Pedro Rodriguez setelah 67 menit bermain.

Sementara itu gelandang veteran, Andres Iniesta yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera betis tetap dibawa pelatih Enrique. Sedangkan Xavi Hernandez yang akan memainkan laga pamungkas bersama Barca setelah memutuskan hengkang musim depan ke klub asal Qatar, Al-Sadd termasuk dalam susunan nama skuat Barca yang terbang ke Berlin. Trio MSN (Messi, Neymar dan Suarez) juga tidak ketinggalan terdapat dalam susunan nama yang dibawa Enrique.

Berikut skuat Barcelona di Final Liga Champions 2014-15:
Ter Stegen, Bravo, Masip, Alves, Douglas, Montoya, Pique, Mascherano, Mathieu, Bartra, Vermaelen, Adriano, Alba, Busquets, Samper, Rakitic, Xavi, Iniesta, Sergi Roberto, Rafinha, Pedro, Messi, Munir, Suarez, Sandro, dan Neymar.

Tanpa Chiellini, Allegri Umumkan Skuat Juventus di Final

Cutejapanese.org – Final Liga Champions musim 2014-15 akan dihelat di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6) malam waktu setempat atau Minggu (7/6) dini hari WIB. Laga Final kali ini akan mempertemukan dua tim terbaik di kompetisi negara masing-masing. Barcelona sebagai juara La Liga, Spanyol, akan bertemu dengan jawara Seri-A, Italia, Juventus.

Belum sempat bertarung menghadapi Barcelona di final Liga Champions, kabar tak sedap datang menghampiri Juventus yang dipastikan berlaga tanpa kehadiran bek andalannya, Giorgio Chiellini.

Bek tangguh Italia itu merasakan nyeri di betis kirinya ketika melakukan sesi latihan bersama skuat Juventus. Tim medis memastikan sang pemain tak dapat bermain memperkuat barisan pertahan Bianconeri di Olympiastadion, Berlin. Chiellini pun urung bereuni dengan penyerang Barcelona, Luis Suarez, yang sempat terlibat insiden ketika melakukan “gigitan” ke pundaknya pada perhelatan Piala Dunia 2014.

Sebagai pengganti, Andrea Barzagli telah disiapkan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri jika ia menerapkan formasi 4-3-1-2. Mantan bek VFL Wolfsburg itu telah dinyatakan sembuh dari cedera, dan berangsur menemukan permainan terbaiknya.

Pasca mengumumkan kepastian absennya Chiellini di final, diwaktu bersamaan, Allegri juga mengumumkan skuat lengkap yang dibawanya untuk menghadapi Barcelona, seperti diberitakan Football Italia.

Berikut skuat Juventus di Final Liga Champios 2014-15:
Gianluigi Buffon, Angelo Ogbonna, Paul Pogba, Simone Pepe, Claudio Marchisio, Alvaro Morata, Carlos Tevez, Kingsley Coman, Fernando Llorente, Andrea Barzagli, Paolo De Ceglie, Leonardo Bonucci, Simone Padoin, Andrea Pirlo, Arturo Vidal, Stephan Lichtsteiner, Stefano Sturaro, Marco Storari, Alessandro Matri, Patrice Evra, Rubinho, dan Roberto Pereyra.

Ter Stegen vs Buffon : Debutan vs Veteran

BERLIN, Cutejapanese.org – Final Liga Champions musim 2014-15 akan dihelat di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6) malam waktu setempat atau Minggu (7/6) dini hari WIB. Laga Final kali ini akan mempertemukan dua tim terbaik di kompetisi negara masing-masing. Barcelona sebagai jawara La Liga, Spanyol akan bertemu dengan Juara Seri-A, Italia, Juventus. Laga ini juga akan menjadi ajang duel dua penjaga gawang beda generasi.

Bagaimana tidak, saat peluit kick-off dibunyikan wasit Cuneyt Cakir (Turki), penjaga gawang sekaligus kapten utama Bianconeri, Gianluigi Buffon, telah berusia 37 tahun, 4 bulan, dan 9 hari. Sedangkan, penjaga gawang Azulgrana, Marc-Andre ter Stegen, baru berusia 23 tahun, 1 bulan, dan 7 hari. Atau usia keduanya terpaut lebih dari 14 tahun. Boleh diartikan saat Buffon telah menjalani debutnya sebagai pesepakbola profesional, Ter Stegen mungkin baru bisa berjalan.

Catatan lain yang mungkin kita dapatkan adalah dari segi pengalaman bertaanding di lapangan hijau. Buffon mengawali kariernya sebagai pesepakbola profesional pada 1995 atau 20 tahun yang lalu Bersama Juventus. Buffon telah tampil di bawah mistar gawang dalam 534 pertandingan di semua ajang kompetisi. Buffon pun tercatat mengukir rekor sebagai pemain dengan jumlah partai terbanyak (caps) bersama Timnas Italia, yakni 147 pertandingan.

Namun, terdapat pula fakta mengejutkan untuk Buffon. Sepanjang dua dekade membela Juventus, Buffon belum pernah sekalipun berhasil mengangkat trofi Liga Champions, gelar paling bergengsi di daratan Eropa. Prestasi terbaik Buffon adalah sebagai runner-up setelah tampil di final musim 2002-2003.

Saat itu partai puncak diselenggarakan di Old Trafford, markasn Manchester United. Meskipun mampu beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dan utamanya memblok dua penalti Clarence Seedorf dan Kakha Kaladze, Buffon tetap harus gigit jari menyusul kekalahan Juventus 2-3 dari AC Milan dalam duel adu penalti.

Mengingat usia yang kian uzur, karenanya laga kali ini dipandang menjadi peluang emas bagi Buffon untuk memutus rekor buruknya di Liga Champions. Sepanjang kompetisi, Buffon hanya kebobolan 7 gol dan menoreh 6 clean sheet dari 12 partai yang telah dimainkan. Ini merupakan jumlah kebobolan paling sedikit diantara para peserta lain, termasuk Barcelona.

Ter Stegen, Kiper berpostur 187 cm ini baru muncul dalam persepakbolaan elite Eropa pada musim 2011-2012 bersama Borussia Muenchengladbach. Kiprahnya yang gemilang bersama Die Fohlen, membat Ter Stegen diboyong Barcelona dengan fee transfer sebesar € 12 juta atau sekitar Rp 175 miliar pada bulan Mei 2014. Di ajang timnas, sejak 2014, Ter Stegen baru 4 kali dipercayai Joachim Loew mengawal gawang Jerman.

Meski terbilang debutan, baik di La Liga maupun di Liga Champions, Ter Stegen mampu menunjukkan kamampuannya dengan hanya kebobolan 9 gol dari 12 pertandingan.

Menariknya, inilah final Liga Champions pertama bagi Ter Stegen. Karena itu , laga final yang akan di Berlin menjadi kesempatan terbesar bagi Buffon dan Ter Stegen guna mendapatkan gelar juara Liga Champions untuk kali pertama sepanjang karier mereka berdiri di bawah mistar sebagai penjawaga gawang.

Chiellini Terancam Absen di Final Liga Champions

TURIN, Cutejapanese.org – Juventus terancam tidak diperkuat Giorgio Chiellini pada final Liga Champions 2014-15 saat melawan Barcelona karena mengalami cedera betis saat berlatih bersama rekan-rekannya di Juventus, Rabu (3/6/2015).

Sepanjang musim kompetisi Liga Champions 2014-15, Chiellini selalu menjadi andalan di lini belakang Juventus. Bek berusia 30 tahun itu nyaris tak pernah absen hingga partai semifinal.

“Chiellini harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera pada betisnya hari ini. Kondisinya akan dievaluasi tim dokter pada Kamis (4/6/2015),” demikian pernyataan resmi Juventus.

Meski Chiellini terancam absen pada laga final nanti, kabar baik datang ke kubu Juventus, karena Andrea Barzagli dikabarkan kembali berlatih bersama skuad utama. Barzagli sebelumnya harus menjalani perawatan selama dua pekan karena mengalami cedera otot.

Juventus akan menghadapi Barcelona di Olympiastadion, Sabtu (6/6/2015). Juventus lolos ke final setelah sukses menaklukkan Real Madrid dengan agregat 3-2, sementara Barcelona menyingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat 5-3.

Adidas Messi15 Hadir di Final Liga Champions

BERLIN, Cutejapanese.org – Mega bintang asal Argentina Lionel Messi dipastikan bakal mengenakan sepatu baru di laga final Liga Champions saat Barcelona bertemu Juventus di OlympiaStadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015). Sepatu keluaran terbaru perusahaan perlengkapan olahraga, Adidas, itu diberi nama Messi15.

Berbeda dengan edisi sebelumnya, Pibe de Barr10, yang bercorak hitam dan putih, kali ini sepatu baru Messi didesain dengan warna dominan biru muda. Selain itu, pada bagian belakang sepatu juga terdapat logo khas Messi berupa inisial “M”. Tercatat sepatu ini lebih ringan dari sepatu yang pernah dikenakan Messi.

“Terinspirasi oleh hasrat tanpa henti dari Leo untuk menang. #Messi15 #BeTheDifference,” bunyi kicauan Adidas saat memperomosikan peluncuran sepatu itu melalui akun Twitter-nya.

Penampilan Messi sepanjang musim 20014-15 sangat impresif. Dari total 58 gol di semua ajang kompetisi, 15 di antaranya tercipta dengan sepatu Pibe de Barr10 yang dikenakan Messi sejak 19 Maret 2015. Kini, dengan Adidas Messi15, Messi diharapkan dapat memeberikan perbedaan pada setiap laga yang dijalaninya seperti slogan yang diberikan sepatu tersebut “Be the different”. Selain pada final Liga Champions, sepatu itu juga akan dikenakan Messi di Copa America 2015.

Lionel Messi

Jadi Starter, Evra Akan Jabat Tangan Suarez

MADRID, Cutejapanese.org – Patrice Evra dan Luis Suarez pernah menjadi musuh besar di atas lapangan. Namun, untuk final Liga Champions bulan depan, Evra akan melupakan masalah tersebut dan menjabat tangan Suarez.

Evra dan Suarez terlibat perseteruan pada tahun 2011 silam, ketika keduanya masih memperkuat Manchester United dan Liverpool. Ketika itu, Suarez dinyatakan bersalah lantaran melontarkan kata-kata bernada rasialis kepada Evra. Imbasnya, Suarez pun mendapatkan hukuman larangan bertanding sebanyak 8 laga dan denda sebesar 400.000 poundsterling.

Pada pertemuan berikutnya setelah menjalani masa hukuman, Suarez menolak menjabat tangan Evra. Kejadian ini sempat mengundang perdebatan, tetapi Suarez dan manajer Liverpool saat itu, Kenny Dalglish, langsung memberikan pernyataan maaf.

Kini, Evra dan Suarez akan bertemu di final Liga Champions. Evra menyebut, seandainya bermain sebagai starter pada laga tersebut, dia akan tetap menjabat tangan Suarez sebelum pertandingan.

“Saya bangga akan asal-usul saya, saya juga bangga dengan warna kulit saya, dan saya akan tetap menjabat tangannya. Itu bukan masalah,” ujar Evra seperti dilansir Sky Sports.

“Namun, saya akan tetap membuat pertandingan berjalan berat untuknya,” lanjut Evra.

Juventus, yang diperkuat Evra, melaju ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 3-2. Sementara itu, Suarez dan Barcelona melangkah setelah menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat 5-3.

Final Liga Champions musim ini akan dihelat pada 6 Juni 2015 di Olympiastadion, Berlin, Jerman.

Suarez Akan Reuni dengan Chiellini dan Evra di Final Liga Champions

BARCELONA, Cutejapanese.org – Setelah menyudahi perlawanan Real Madrid di semifinal lewat agregat 3-2, Juventus memastikan diri tampil di final Liga Champions 2014-2015 menantang Barcelona, 6 Juni mendatang.

Satu hal unik yang menjadi sorotan adalah kesempatan penyerang Barca, Luis Suarez bereuni dengan Giorgio Chiellini dan Partice Evra di Juventus. Kisah ketiga pemain ini tentu masih lekat di benak para pecinta sepak bola.

Kisah kontroversial El Pistolero (julukan Suarez) bersitegang diawalinya dengan Evra, kala keduanya bermain di Liga Primer Inggris. Suarez yang saat itu bermain untuk Liverpool sempat melakukan pelecehan rasial kepada Evra yang masih memperkuat Manchester United pada laga di Stadion Anfield 2011 lalu.

Bomber asal Uruguay itu akhirnya dijatuhi hukuman delapan laga serta denda sebesar 40 ribu pound. Striker si bengal ini pun lantas menolak berjabat tangan dengan Evra saat keduanya kembali bertemu di Stadion Old Trafford pada akhir musim.

Belum usai dengan Evra, Suarez kembali berulah pada gelaran Piala Dunia 2014 lalu. Nama Suarez tercoreng usai ketahuan menggigit bahu Chiellini saat Uruguay mengalahkan Italia di fase grup D.

Atas ulahnya itu, striker 28 tahun ini diskors empat bulan dari seluruh aktivitas sepak bola. Membuat dirinya tak bisa langsung bermain dengan klub barunya Barcelona setelah ditransfer dari Liverpool dengan biaya 75 juta pound.

Sosok ketiganya kali ini berpeluang bertemu di laga pamungkas kompetisi tertinggi klub Eropa. Penampilan Suarez bersama Barca melawan dua musuhnya di Juventus tampak layak ditunggu Juni mendatang.