Arsip Tag: Carlo Ancelotti

Perburuan Gelar El Pichichi 2015-20116, Milik Christiano Ronaldo

Jakarta, cutejapanese.com — Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama belum mencetak gol pada dua pekan awal La Liga. Namun, Carlo Ancelotti tetap yakin Christiano Ronaldo dan Lionel Messi tetap akan memimpin klasemen pencetak gol terbanyak dengan CR7 jadi pemenangnya.

Ancelotti mengataakan bahwa memang terlihat sedikit aneh ketika Ronaldo dan Messi belum mencetak gol, namun saya tidak akan memiliki keraguan sedikitpun kepada Ronaldo dan Messi. Bagi Ancelotti, Ronaldo dan Messi akan kembali memimpin perburuan pencetak gol terbanyak La Liga musim ini. Dalam enam musim terakhir, Ronaldo dan Messi sama-sama tiga kali memenangkan gelar El Pichichi.

Untuk kali ini, Carlo Ancelotti yakin bahwa Ronaldo akan kembali mengungguli Messi dan duduk di posisi puncak pencetak gol terbanyak. Saya sangat mengenal Ronaldo dan saya berani bertaruh bahwa dialah yang akan memenangi gelar tersebut. Ketika saya melatih Real Madrid, dia mencetak 61 gol sepanjang musim. Dia sangat luar biasa.

Pemain ini memiliki kelebihaan dibandingkan Lionel Messi. Saya sangat yakin dan percaya bahwa Christiano Ronaldo bisa meraih sepatu mas lagi.

Ancelotti pun menyebutkan bahwa Liga Spanyol sangat beruntung bisa memiliki Christiano Ronaldo dan Messi sekaligus dalam kurun waktu yang sama.

Ancelotti mengatakan bahwa Messi dan Ronaldo adalah dua pemain yang masuk barisan pemain terbaik sepanjang masa dan Spanyol sangat beruntung bisa menikmati aksi mereka saat ini.

Musim lalu Ronaldo berhasil menjadi yang tersubur di pentas La Liga dengan torehan 48 gol. Sedangkan Messi berada di posisi kedua dengan 43 gol. Untuk musim sekarang, Christiano Ronaldo belum menghasilkan satu gol pun. Inilah merupakan awal start yang buruk bagi Christiano Ronaldo. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya, Christiano Ronaldo bisa mencetaak lebih banyak gol lagi.

Rafa Benitez harus pintar-pintar dalam menggunakan Ronaldo. Ronaldo adalah pemain spesial dan pemain yang sangat disegani oleh bek-bek lawan.

Apakah Christiano Ronaldo akan menjawab tantangan ini dengan membuktikan bahwa kamu adalah pencetak gol terbanyak di La Liga ? Ronaldo akan memperkuat diri dengan latiha tiap hari.

Alasan Ancelotti Mundur dari Madrid

MADRID, Cutejapanese.org : Kabar mundurnya Carlo Ancelotti dari kursi pelatih Real Madrid tampaknya semakin terlihat. Don Carletto mengungkapkan jika ia akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir musim 2014/15 ini.

Mantan pelatih Paris Saint-Germain ini memiliki alasan lain soal pengunduran dirinya dari bangku pelatih Los Blacos. Ancelotti mengaku membutuhkan waktu istirahat selama setahun kedepan karena akan menjalani sebuah operasi terhadap penyakit yang dideritanya.

“Saya mengatakan ini dalam konferensi pers dan akan saya ulang pernyataan tersebut. Saya akan berhenti selama satu tahun karena saya memiliki alasan yang sangat serius untuk berhenti. Saya harus menjalani operasi penyakit stenoviks serviks saya,” tutur Ancelotti.

“Penyakit ini pada beberapa waktu telah mempengaruhi tangan saya, dan jika dibiarkan akan menjalar ke dalam kaki. Jadi saya harus membuat janji untuk menjalani operasi. Dan terus terang, saya tidak tahu harus berapa lama saya harus berhenti,” sambungnya.

Kabar kepergian Ancelotti ini pun memicu rumor kembalinya pelatih 55 tahun ini membesut AC Milan di masa mendatang. Dirinya pun tak mengesampingkan jika akan kembali ke Stadion San Siro meneruskan karier kepelatihannya.

“Saya selalu mengatakan dan berpikir bahwa jika saya harus kembali ke Italia dan melatih klub suatu hari nanti, dan itu hanya bisa untuk Milan,” pungkasnya.

Ancelotti : Meski Tersingkir, Madrid Telah Bermain Maksimal

MADRID, Cutejapanese.org – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menilai timnya sudah memberikan performa yang maksimal di laga semifinal Liga Champions kontra Juventus. Sayang Dewi Fortuna tidak berpihak pada Los Blancos yang akhirnya harus tersingkir.

Mengejar ketertinggalan 1-2 di leg pertama, Madrid tampil menekan sejak menit awal laga leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (14/5/2015) dinihari WIB. Mereka tak memberikan kesempatan Juve mengembangkan permainan. Di menit ke-23 melalui sebuah skema serangan, para pemain Madrid membuat Giorgio Chiellini harus melanggar James Rodriguez di kotak penalti dan membuahkan gol penalti Cristiano Ronaldo yang membawa Madrid unggul 1-0, sekaligus berada di posisi terdepan dalam perebutan tiket ke final.

Setelah gol tersebut Madrid kian bernafsu mencetak gol tambahan, namun ketangguhan Gianluigi Buffon mementahkan segala peluang tuan rumah.

Di babak kedua Juve mulai membaik dan mampu mengimbangi permainan Madrid, sampai akhirnya gol Alvaro Morata di menit ke-57 membuat skor imbang 1-1 dan bertahan hingga laga usai. Usaha Madrid untuk membobol gawang Buffon pun sia-sia karena tak satupun peluang yang bisa dikonversi menjadi gol.

Dengan hasil tersebut Madrid harus tersingkir setelah kalah agregat 2-3. Hasil yang didapat Los Merengues harusnya lebih baik mengingat mereka punya 23 shot sepanjang 90 menit tapi hanya lima yang tepat sasaran.

“Kami sudah kalah di leg pertama. Kami sudah bermain maksimal (di leg kedua) tapi kami memang tidak beruntung,” ujar Ancelotti di Football Espana.

“Kami mengontrol pertandingan dan punya banyak kesempatan bagus bikin gol, tapi kami tidak cukup beruntung untuk mencetak gol di menit-menit akhir,” imbuhnya.

“Jelas saya kecewa dengan itu tapi saya pikir kami memang kurang beruntung di laga itu. Kami punya banyak kesempatan bikin gol kedua, tapi tidak mampu melakukannya.”

“Saya pikir (Gareth) Bale tampil lebih baik dibanding leg pertama, tapi seluruh tim bekerja keras. Kami sudah berbuat sebisa kami, tapi itu tidak cukup untuk mengantarkan ke final,” tutup Ancelotti.

Ancelotti : Untuk Melaju ke Final Liga Champions, Madrid Harus Berjuang Seperti Melawan Valencia

MADRID, Cutejapanese.org – Entrenador Real Madrid Carlo Ancelotti menyebut bahwa hasil seri ketika menjamu Valencia tidaklah ideal, walaupun tetap memberikan pujian pada performa para pemainnya di laga itu. Performa serupa pun ia yakini bisa membawa Madrid ke final Liga Champions.

Peluang Madrid bersaing dengan Barcelona di La Liga mendapat hadangan ketika hanya mampu bermain 2-2 dengan Valencia di Santiago Bernabeu, Minggu (10/5/2015) dinihari WIB.

Di laga tersebut El Real sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bisa membalas diparuh babak kedua. Disisi lain Dewi Fortuna sedang menjauh dari Madrid, karena begitu banyak peluang tercipta, tetapi tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Menurut Ancelotti hal itu setidaknya bisa dijadikan titik tolak dan modal untuk menghadapi Juventus dalam partai leg II Liga Champions pada tengah pekan. Dimana Madrid akan menjadi tuan rumah dalam usaha mengejar ketinggalan agregat 1-2.

“Hasilnya tidak bagus, tapi penampilan kami amat oke,” kata Ancelotti seperti dilansir Football Espana.

“Kami punya banyak peluang untuk membuat gol, kami berjuang sampai akhir dan mestinya pantas menang, tapi ini tak cukup. Pada hari Rabu kami akan baik-baik saja. Respons (dari para pemain) amat bagus. Mereka semua bekerja keras bersama-sama. Kami membuat dua gol, mengenai tiang gawang tiga kali, dan luput memaksimalkan sebuah penalti. Hasilnya menyakitkan, tapi terkadang itu bisa terjadi.”

“(Menjuarai La Liga) Kini akan jadi lebih sulit, tapi masih ada dua laga tersisa dan kami harus berusaha memenangi keduanya. Kami semua kecewa dengan hasil ini mengingat kami sudah bermain dengan percaya diri. Semua pemain saya sudah berusaha sekuat tenaga dan tahu bermain dengan cara serupa akan membawa ke final (Liga Champions) di Berlin,” paparnya.

Ancelotti mengiyakan ketika ditanya apakah hasil seri lawan Valencia akan menambah semangat Madrid saat lawan Juve, walaupun juga menambahkan, “Tetapi kami juga harus menyadari bahwa kesalahan-kesalahan kecil akan merugikan sekali. Kami harus percaya diri.”

Carlo Ancelotti Bidik Final Lagi

MADRID, Cutejapanese.org – Berkat kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid di leg II, Real Madrid sukses melaju ke semifinal Liga Champions. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, menyebut timnya siap menghadapi siapa pun di semifinal dan membidik final untuk kedua kali dalam dua musim beruntun.

Berkat kemenangan yang diraih di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (23/4) dinihari WIB, tersebut, Madrid unggul agregat 1-0. Sebelumnya, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 pada leg pertama di Vicente Calderon pekan lalu.

Kemenangan Madrid ditentukan oleh pemain yang dipinjam dari Manchester United, Javier ‘Chicharito’ Hernandez. Bagi penyerang asal Meksiko itu sendiri, menjadi pahlawan kemenangan Madrid adalah kepuasan tersendiri. Bukan apa-apa, Chicharito belakangan dikabarkan tidak akan dipertahankan oleh United dan dipersilakan untuk mencari klub lain pada musim panas.

Di sisi lain, Ancelotti mengaku puas melihat performa anak-anak asuhnya. Dia menyebut, Atletico adalah tim yang tangguh dan bisa mendominasi mereka adalah sebuah kesuksesan besar.

Dihantam badai cidera, Madrid tetap fokus

MADRID, Cutejapanese.org – Real Madrid tengah dihantam badai cedera yang menimpa tiga pilar utama di barisan tengah dan penyerang. Gelandang Luka Modric serta penyerang Gareth Bale dan Karim Benzema tak bisa bermain pada leg kedua perempat final Liga Champions melawan rival sekotanya, Atletico Madrid, Rabu (22/4/2015) malam waktu setempat atau Kamis (23/4) dini hari WIB.

Padahal, Madrid membutuhkan kemenangan demi memelihara asa mempertahankan trofi berkuping lebar tersebut. Pasalnya, pada leg pertama pekan lalu di Vicente Calderon, Los Blancos hanya bermain imbang tanpa gol. Artinya, jika pada leg kedua ini Madrid hanya bermain imbang tetapi tercipta gol, maka mereka tersingkir karena kalah agresivitas di kandang lawan.

Meskipun demikian, pelatih Carlo Ancelotti tak mau menjadikan cedera sebagai alasan untuk menyerah. Mantan manajer Chelsea dan pelatih PSG ini tetap yakin bahwa mereka bisa lolos karena Madrid mencanangkan target maju ke semifinal sebelum mengalihkan fokus untuk mempertahankan gelar.

“Atletico memiliki pertahanan yang sangat kuat tetapi kami yakin bisa mengalahkan mereka. Kami harus mengulangi penampilan kami di stadion mereka (Madrid bermain sangat agresif). Kami siap untuk menghadapi akibatnya. Akan tetapi, merupakan hal yang sangat rumit melatih tendangan penalti,” ujar pelatih asal Italia ini.

Memang, skenario adu penalti bisa terjadi. Drama itu harus dilakoni jika tak ada gol yang tercipta di Santiago Bernabeu alias hasilnya sama seperti pada leg pertama, meskipun sudah melakoni perpanjangan waktu.
“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang imbang, kami akan fokus untuk bermain baik selama 90 menit. Kami harus menjalankan strategi kami dan menerapkannya di lapangan. Ini akan menjadi pertandingan yang penting bagi semua klub, para pemain dan fans – kami memiliki peluang ke semifinal.”

Ancelotti pun berbicara tentang performa penyerang Atletico, Antoine Griezmann, yang tengah menanjak dalam beberapa pekan terakhir. Diakuinya, pemain asal Perancis itu bisa menghadirkan masalah besar bagi Madrid.
“Griezmann adalah pemain yang sangat berbahaya, yang sedang dalam performa bagus. Kami harus mewaspadainya dan tidak boleh kehilangan fokus.”