Arsip Tag: Christiano Ronaldo

Perutnya Buncit Dikira Hamil, Georgina: Kebanyakan Makan Pasta Saja

Georgina Rodriguez membantah rumor dirinya hamil lagi. Kekasih Cristiano Ronaldo itu mengaku perutnya buncit karena kebanyakan makan pasta.

Rumor Georgina hamil berembus beberapa waktu lalu. Harian Portugal, Correio Da Manha, yang pertama kali memunculkan rumor itu.

Harian itu menyoroti perut buncit Georgina, saat sedang menyaksikan Ronaldo membela Timnas Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Perut Georgina yang agak buncit, disebut-sebut karena sedang mengandung lagi.

Georgina membantah rumor kehamilannya itu. Ia mengatakan, perutnya agak buncit bukan karena hamil, melainkan karena cuma kebanyakan makan pasta saja karena sering berada di pesawat.

“Saya punya perjalanan dari pesawat ke pesawat dan sudah makan pasta selama empat hari berturut-turut,” jawabnya kepada Hola, seperti dilansir Marca.

“Saya manusia biasa. Saya menyimpan cairan dan hormon saya memengaruhinya. Saya juga masih belum pulih dari kelahiran sebelumnya,” ungkapnya.

Georgina sebelumnya sudah memberi satu anak untuk Ronaldo hasil hubungannya, yang diberi nama Alana Martina. Total CR7 sudah punya empat anak yakni Alana, si kembar Eva dan Mateo yang berasal dari surrogate mom (ibu pengganti) dan Cristiano Junior.

Cristiano Ronaldo Tidak Main, Fans Juventus Minta Pengembalian Uang Tiket

Cristiano Ronaldo tidak main bela skuad Juventus di laga tandang melawan Genoa pada hari Minggu mendorong reaksi dari penggemar kedua tim.

Si Nyonya Tua yakin akan mempertahankan gelar Serie A mereka, unggul di depan Napoli pada tempat kedua dengan selisih 18 poin dengan 11 pertandingan tersisa sebelum pertandingan akhir pekan ini melawan Genoa.

Juventus, yang telah memonopoli Scudetto sejak 2012, lolos ke perempat final Liga Champions pada pertengahan pekan berkat penampilan luar biasa Cristiano Ronaldo saat melawan Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar.

Tertinggal 2-0 dari leg pertama, mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu membawa timnya dari lolos ke babak selanjutnya dengan hattrick yang kedelapan di Liga Champions secara keseluruhan.

Setelah tampil 36 kali di semua kompetisi musim ini, pelatih Juve Massimiliano Allegri mengambil keputusan untuk memberi Ronaldo istirahat akhir pekan ini, dengan mengatakan: “Cristiano telah memainkan banyak pertandingan tahun ini.”

“Kami berbicara satu sama lain dan saya membagikan ide saya tentang manajemen ini di pertandingan berikutnya hingga Liga Champions padanya.”

Namun, keputusan itu tidak diterima dengan baik oleh para pendukung Juve dan Genoa yang, menurut Corriere della Sera, menuntut pengembalian uang tiket karena tidak bisa melihat langsung aksi CR7.

Namun, ketika Ronaldo absen, Juve tergelincir ke kekalahan Seri A pertama mereka dalam 11 bulan dan Genoa mencatat kemenangan mengejutkan 2-0.

Gol Paulo Dybala – yang bermain sebagai starter dengan absennya Ronaldo dan mengenakan ban kapten – dianulir wasit saat pertandingan menyisakan 20 menit lagi, dan nasib sial kembali menimpa Si Nyonya Tua saat Genoa berhasil mencetak dua gol melaui Stefano Sturaro dan Goran Pandev masing-masing pada menit ke-72 dan ke-81, memastikan skuad asuhan Cesare Prandelli menyegel tiga poin.

Cedera Engkel, Ronaldo Bakal Absen Kontra Napoli

Juventus diprediksi tampil tanpa Cristiano Ronaldo saat jumpa Napoli di San Paolo, Senin (4/3/2019) dini hari WIB. Striker asal Portugal itu mengalami cedera engkel.

Ronaldo tampak tidak melakukan latihan secara penuh, Rabu (27/2/2019) waktu setempat. Rasa nyeri pada engkel mengganggunya pada sesi latihan. Dikabarkan Gazetta dello Sport, cedera yang dialami Ronaldo terjadi saat Juventus mengalahkan Bologna 1-0 pada giornata ke-25, Minggu (24/2/2019).

Setelah didiagnosis, tim medis menyatakan cedera Ronaldo tidak parah. Meski begitu, Pelatih Juventus Massimiliano Allegri tidak akan memaksakan Ronaldo tampil saat menyambangi markas Napoli.

Meski bertajuk grande partita, Allegri diyakini tidak akan mempedulikan hasil pada laga kontra Napoli. Pasalnya, Juventus saat ini unggul 13 poin dari skuat Carlo Ancelotti tersebut.

Menjadi sebuah keputusan yang bijak jika Allegri mengistirahatkan CR7 demi mendulang hasil maksimal kontra Atletico Madrid, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. Mengingat, Juventus butuh kemenangan dengan selisih tiga gol pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Pasukan Allegri saat ini harus mengejar defisit dua gol yang terbentang karena di Wanda Metropolitano kalah 0-2, Kamis (21/2/2019). Wajar rasanya jika CR7 diandalkan pada laga tersebut mengingat dia merupakan striker tersubur yang dimiliki Juve.

Sejauh ini, mantan pemain Real Madrid itu sudah mencetak 21 gol dari 34 pertandingan di semua ajang. Namun di pentas Eropa, Ronaldo masih belum menemukan ketajamannya karena baru sekali menyarangkan bola dari tujuh laga yang dilakoni.

Tanpa Cristiano Ronaldo, Real Madrid Kehilangan 26 Gol

Real Madrid kesulitan mencetak gol sejak kehilangan Cristiano Ronaldo. Secara statistik hingga saat ini, Los Merengues baru mencetak 87 gol dari 43 pertandingan di berbagai ajang musim ini.

Jumlah tersebut terpaut jauh ketimbang saat masih diperkuat Cristiano Ronaldo sejak 2009-2018. Bahkan, catatan gol terminim Real Madrid selama memiliki CR7 dalam 45 laga awal adalah 103 gol pada musim 2010-2011, 2012-2013, dan 2017-2018.

Sementara itu, Real Madrid pernah mencetak 131 gol dalam 43 pertandingan awal pada musim 2011-2012. Jika dirata-rata ketika diperkuat Cristiano Ronaldo, Real Madrid mampu melesakkan 113 gol dalam 45 laga pertama tiap musimnya.

Tidak bisa dimungkuri kehadiran Cristiano Ronaldo bisa memberikan pundi-pundi gol untuk Real Madrid. Kini, Los Blancos tidak lagi bisa menggelontorkan banyak gol karena sang pemain sudah berganti klub ke Juventus.

Cristiano Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak Real Madrid sepanjang masa. Pemain asal Portugal itu mengoleksi 450 gol dalam 438 pertandingan.

Pada musim ini, pencetak gol terbanyak Real Madrid adalah Karim Benzema. Dia hanya mampu melesakkan 20 gol dari 41 pertandingan di berbagai ajang.

Ronaldo-Georgina Ternyata Belum Bertunangan

Kabar pertunangan Cristiano Ronaldo rupanya hanya isapan jempol semata. Sang kekasih, Georgina Rodriguez, mengungkapkan, Ronaldo belum melamarnya.

Rumor tersebut muncul pada November 2018 setelah Georgina mengunggah foto cincin yang melingkar di jari manis kirinya ke dalam akun media sosialnya. Disebutkan pula, cewek seksi asal Spanyol itu bahkan sudah mulai menjajal sejumlah gaun pengantin.

Georgina dan Ronaldo mulai berpacaran pada 2016 dan dikaruniani seorang putri, Alana Martina. Keduanya saat ini masih sibuk dengan pekerjaan masing-masing sembari membesarkan tiga anak lainnya; Cristiano Jr, dan si kembar Eva dan Mateo.

Meski begitu, Georgina memastikan bersedia menjadi istri pemenang Ballon d’Or lima kali itu. “Setiap pasangan kekasih ingin menikah dan secara pribadi aku juga akan senang,” kata perempuan berusia 25 tahun itu kepada Majalah Hola.

“Untuk saat ini, kami punya banyak prioritas dan banyak tanggung jawab. Meskipun di masa depan akan sangat menakjubkan bisa menjadi istri Cristiano.”

Seperti orang-orang pada umumnya, hubungan Ronaldo dan Georgina tak selalu mulus. Saat ini superstar Juventus itu masih berjuang membersihkan namanya atas tuduhan pemerkosaan, sedangkan Georgina baru saja kehilangan ayahnya, Jorge, karena stroke belum lama ini.

“Cristiano selalu di sisiku. Dia selalu mendukungku setiap hari. Dia sangat menjagaku di dalam kesedihan ini. Kami saling mendukung satu sama lain dalam segala hal,” sambung Georgina.

“Adalah hal yang bagus karena kami memiliki satu sama lain. Kami membentuk sebuah tim yang hebat.”

Cristiano Ronaldo Hibur Fan Cewek Juventus Yang Tak Sengaja Ia Lukai

Cristiano Ronaldo minta maaf dan menghibur seorang fan cewek klub Coppa Italia Juventus yang tak sengaja ia lukai. Insiden tersebut sempat membuat heboh Italia dan respon CR7 membuatnya makin dicintai.

Cristiano Ronaldo telah meminta maaf karena secara tidak sengaja membuat seorang penggemar cewek Juventus babak-belur. Sang suporter hidungnya sampai berdarah kena sebuah tembakan keras Ronaldo selama pertandingan. Ia lantas menghadiahkan kepadanya kemeja Juventus yang sudah ia tandatangani.

Sang Juventini sempat terlihat berlumuran darah setelah kena tendangan keras menghantam Elena Di Martino saat bentrokan timnya lawan Chievo. Kacamata Di Martino patah dan hidungnya terluka parah hingga membuat yang melihatnya jadi merinding disko.

Tetapi Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol dalam pertandingan itu, langsung menebusnya, dengan memberi Di Martino kemeja yang ditandatangani. Tak puas, Ronaldo juga berbaik hati mengundangnya ke sesi pelatihan klub.
Cristiano Ronaldo jadi makin disayang banyak fans Juventus

Untungnya, dan mungkin berkat beberapa hadiah, Di Martino melihat sisi yang lebih ringan dari masalah ini. “Cristiano itu adalah idola bagi saya dan setelah insiden itu saya berharap dia mengundang saya untuk makan malam setidaknya,” canda sang cewek sambil ngarep.

Dia juga memposting gambar di Facebook yang memamerkan bajunya yang ditandatangani bersama dengan keterangan terima kasih kepada sang pemenang Ballon d’Or. “Hadiah saya untuk satu tendangan liar,” tulisnya. “Dia (Cristiano Ronaldo) adalah juara di dalam dan di luar lapangan!”

Ronaldo menulis pesan ini di baju Di Martino: “Untuk Elena, pelukan dari saya – babang Cristiano”.

Juventus sendiri tersingkir dari Coppa Italia tadi malam oleh Atalanta, kalah 3-0, berkat gol dari Timothy Castragne dan Duvan Zapata. Juve, bagaimanapun, adalah 11 poin di puncak Serie A dan mencari jalan untuk Scuddeto lain. Mereka akan menghadapi Parma di liga pada akhir pekan ini dan diunggulkan menang.

Allegri Tunggu Lebih Banyak Gol dari Ronaldo

Massimilliano Allegri hanya ingin satu hal dari Cristiano Ronaldo. Hal tersebut adalah lebih banyak gol.

Ronaldo memulai musim perdananya di Seria A bersama Juventus dengan sangat baik. Pria asal Portugal ini mampu mengemas 14 gol dan enam assist dari 19 laga di Serie A.

Penampilan apik Ronaldo ini mampu membantu Juventus memuncaki klasemen Serie A dengan 53 poin dari 17 kemenangan serta dua hasil imbang. Di musim ini Bianconerri belum tersentuh kemenangan di kompetisi domestik.

Penampilan apik penyerang berjuluk CR7 tersebut mampu menjawab ekspektasi Allegri saat mendatangkannya dari Real Madrid.

“Dia tidak jauh berbeda dengan yang saya bayangkan,” kata Allegri dilansir dari Calciomercato.

“Saya tahu dia adalah seorang profesional hebat dengan semangat kompetitif yang telah membantu setiap orang untuk terus berkembang.”

“Dia ingin menjadi yang terbaik setiap hari dan itu adalah nilai penting yang membantu kami semua. Saya tidak terkejut, saya lebih suka mengatakan bahwa senang melihat dia bermain karena dia adalah pemain yang berbeda,” ujar pelatih 51 tahun ini.

Mantan pelatih AC Milan ini juga mengungkapkan bahwa saat ini yang ia inginkan hanyalah gol dari penyerang 33 tahun ini.

“Kualitas terbesar Ronaldo adalah dia selalu fokus, baik dalam permainan maupun selama latihan. Dia selalu memiliki kebiasaan yang sama bahkan ketika dia hanya mendapatkan satu bola selama pertandingan. Saya hanya ingin satu hal darinya: banyak gol. Dia tahu lebih baik tentang itu, Cristiano adalah contoh untuk semua orang”, ungkap Allegri.

“Gelar Serie A adalah tujuan natural bagi Juventus, karena untuk memenangkan Liga Champions Anda harus memiliki keberuntungan. Ronaldo harus menjadi kegembiraan bagi Juventus dan untuk sepakbola Italia,” tuturnya menyimpulkan.

Resolusi Ronaldo di 2019: Kembali ke Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo punya resolusi untuk diwujudkan di tahun 2019. Setelah beberapa waktu istirahat, dia memutuskan akan kembali ke Timnas Portugal.

Ronaldo belum menyatakan pensiun dari Timnas Portugal. Tapi sejak Piala Dunia 2018 dia tak pernah lagi berseragam A Selecao das Quinas, CR7 absen di beberapa laga persahabatan dan UEFA Nations League.

Memasuki tahun 2019, Ronaldo punya resolusi untuk diwujudkan. Dia ingin kembali memperkuat negaranya.

“Di tahun 2019 saya ingin bisa dipanggil lagi oleh staff pelatih,” ucap Ronaldo dikutip dari Marca.

Ronaldo mengaku memilih meninggalkan Timnas Portugal di paruh kedua 2018 demi bisa fokus dan menjalani awal baru bersama Juventus. Penampilannya dalam seragam Bianconeri tak bisa dibilang jelek, dia melesakkan 15 gol dari 24 pertandingan.

“Sudah disepakati kalau saya tidak akan bisa dimainkan (di Timnas) pada paruh pertama musim. Saya sudah 33 tahun, saya pindah dari satu negara ke negara lain, metode kerja berubah, rekan-rekan berubah, profesionalisme dan rutinitas.”

“Saya pikir itu adalah pilihan terbaik,” ucap pemilik 33 gol dan 154 caps bersama Timnas Portugal itu.

Cristiano Ronaldo Akan Lawan Ronaldo Tandingan di Liga Italia

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, akan menghadapi Ronaldo tandingan ketika menghadapi Sampdoria dalam laga pekan ke-19 Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12/2018) pukul 18.30 WIB.

Saat ini Sampdoria bertengger di posisi kelima klasemen Liga Italia dengan 29 poin.

Adapun Juventus berada di pucuk klasemen lewat perolehan 50 poin.

Tak hanya itu saja keunggulan Juventus dari Sampdoria.

Hingga pekan ke-18, Juventus juga menjadi tim paling produktif (36 gol) dan paling sedikit kebobolan (10) di Serie A.

Sementara itu, Sampdoria “sekadar” menyarangkan 31 gol dan sudah kemasukan 21 kali.

Akan tetapi, pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo tak gentar menghadapi Juventus. “Kami memiliki banyak hal yang mesti dievaluasi, tetapi melawan Juventus kami akan menempatkan 11 pemain di lapangan untuk bertarung,” kata Marco Giampaolo seperti dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

Ronaldo Tak Pernah Berubah di Mata Ancelotti

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengomentari Cristiano Ronaldo. Pada usia yang sudah 33 tahun, CR7 dinilai tetap tak berubah.

Ancelotti dan Ronaldo pernah bekerja sama di Real Madrid. Rentang 2013-2015 menjadi periode kerja sama Don Carlo dengan bintang timnas Portugal itu.

Empat trofi disumbangkan oleh Ancelotti dan Ronaldo. Salah satunya gelar juara Liga Champions 2013/2014.

Ronaldo menjadi sandaran di lini depan Madrid selama di tangani Ancelotti dengan sumbangan 51 gol pada musim 2013/2014 dan 61 gol pada 2014/2015.

Setelah lama berpisah, Ancelotti menilai tak ada yang berubah dari Ronaldo. Ancelotti melihat Ronaldo lagi di lapangan saat Napoli dihajar Juventus 1-3 dalam laga Serie A pada 29 September lalu.

“Saya melihatnya saat kami bermain melawan Juventus. Kami tak berbincang setelahnya. Dia tampak seperti Ronaldo yang biasanya di mata saya, dia selalu menjadi pemain yang menentukan dan termotivasi,” kata Ancelotti di Football Italia.

“Saya pikir dia tak banyak berubah dari saat saya melatihnya. Dia tetap pemain top, salah satu yang menjadi pembeda,” dia menambahkan.

Ronaldo masih menunjukkan performa yang produktif di musim ini. Dalam 21 pertandingan bersama Juventus di semua ajang, dia sudah mencetak 12 gol.