Arsip Tag: Christiano Ronaldo

Ronaldo-Georgina Ternyata Belum Bertunangan

Kabar pertunangan Cristiano Ronaldo rupanya hanya isapan jempol semata. Sang kekasih, Georgina Rodriguez, mengungkapkan, Ronaldo belum melamarnya.

Rumor tersebut muncul pada November 2018 setelah Georgina mengunggah foto cincin yang melingkar di jari manis kirinya ke dalam akun media sosialnya. Disebutkan pula, cewek seksi asal Spanyol itu bahkan sudah mulai menjajal sejumlah gaun pengantin.

Georgina dan Ronaldo mulai berpacaran pada 2016 dan dikaruniani seorang putri, Alana Martina. Keduanya saat ini masih sibuk dengan pekerjaan masing-masing sembari membesarkan tiga anak lainnya; Cristiano Jr, dan si kembar Eva dan Mateo.

Meski begitu, Georgina memastikan bersedia menjadi istri pemenang Ballon d’Or lima kali itu. “Setiap pasangan kekasih ingin menikah dan secara pribadi aku juga akan senang,” kata perempuan berusia 25 tahun itu kepada Majalah Hola.

“Untuk saat ini, kami punya banyak prioritas dan banyak tanggung jawab. Meskipun di masa depan akan sangat menakjubkan bisa menjadi istri Cristiano.”

Seperti orang-orang pada umumnya, hubungan Ronaldo dan Georgina tak selalu mulus. Saat ini superstar Juventus itu masih berjuang membersihkan namanya atas tuduhan pemerkosaan, sedangkan Georgina baru saja kehilangan ayahnya, Jorge, karena stroke belum lama ini.

“Cristiano selalu di sisiku. Dia selalu mendukungku setiap hari. Dia sangat menjagaku di dalam kesedihan ini. Kami saling mendukung satu sama lain dalam segala hal,” sambung Georgina.

“Adalah hal yang bagus karena kami memiliki satu sama lain. Kami membentuk sebuah tim yang hebat.”

Cristiano Ronaldo Hibur Fan Cewek Juventus Yang Tak Sengaja Ia Lukai

Cristiano Ronaldo minta maaf dan menghibur seorang fan cewek klub Coppa Italia Juventus yang tak sengaja ia lukai. Insiden tersebut sempat membuat heboh Italia dan respon CR7 membuatnya makin dicintai.

Cristiano Ronaldo telah meminta maaf karena secara tidak sengaja membuat seorang penggemar cewek Juventus babak-belur. Sang suporter hidungnya sampai berdarah kena sebuah tembakan keras Ronaldo selama pertandingan. Ia lantas menghadiahkan kepadanya kemeja Juventus yang sudah ia tandatangani.

Sang Juventini sempat terlihat berlumuran darah setelah kena tendangan keras menghantam Elena Di Martino saat bentrokan timnya lawan Chievo. Kacamata Di Martino patah dan hidungnya terluka parah hingga membuat yang melihatnya jadi merinding disko.

Tetapi Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol dalam pertandingan itu, langsung menebusnya, dengan memberi Di Martino kemeja yang ditandatangani. Tak puas, Ronaldo juga berbaik hati mengundangnya ke sesi pelatihan klub.
Cristiano Ronaldo jadi makin disayang banyak fans Juventus

Untungnya, dan mungkin berkat beberapa hadiah, Di Martino melihat sisi yang lebih ringan dari masalah ini. “Cristiano itu adalah idola bagi saya dan setelah insiden itu saya berharap dia mengundang saya untuk makan malam setidaknya,” canda sang cewek sambil ngarep.

Dia juga memposting gambar di Facebook yang memamerkan bajunya yang ditandatangani bersama dengan keterangan terima kasih kepada sang pemenang Ballon d’Or. “Hadiah saya untuk satu tendangan liar,” tulisnya. “Dia (Cristiano Ronaldo) adalah juara di dalam dan di luar lapangan!”

Ronaldo menulis pesan ini di baju Di Martino: “Untuk Elena, pelukan dari saya – babang Cristiano”.

Juventus sendiri tersingkir dari Coppa Italia tadi malam oleh Atalanta, kalah 3-0, berkat gol dari Timothy Castragne dan Duvan Zapata. Juve, bagaimanapun, adalah 11 poin di puncak Serie A dan mencari jalan untuk Scuddeto lain. Mereka akan menghadapi Parma di liga pada akhir pekan ini dan diunggulkan menang.

Allegri Tunggu Lebih Banyak Gol dari Ronaldo

Massimilliano Allegri hanya ingin satu hal dari Cristiano Ronaldo. Hal tersebut adalah lebih banyak gol.

Ronaldo memulai musim perdananya di Seria A bersama Juventus dengan sangat baik. Pria asal Portugal ini mampu mengemas 14 gol dan enam assist dari 19 laga di Serie A.

Penampilan apik Ronaldo ini mampu membantu Juventus memuncaki klasemen Serie A dengan 53 poin dari 17 kemenangan serta dua hasil imbang. Di musim ini Bianconerri belum tersentuh kemenangan di kompetisi domestik.

Penampilan apik penyerang berjuluk CR7 tersebut mampu menjawab ekspektasi Allegri saat mendatangkannya dari Real Madrid.

“Dia tidak jauh berbeda dengan yang saya bayangkan,” kata Allegri dilansir dari Calciomercato.

“Saya tahu dia adalah seorang profesional hebat dengan semangat kompetitif yang telah membantu setiap orang untuk terus berkembang.”

“Dia ingin menjadi yang terbaik setiap hari dan itu adalah nilai penting yang membantu kami semua. Saya tidak terkejut, saya lebih suka mengatakan bahwa senang melihat dia bermain karena dia adalah pemain yang berbeda,” ujar pelatih 51 tahun ini.

Mantan pelatih AC Milan ini juga mengungkapkan bahwa saat ini yang ia inginkan hanyalah gol dari penyerang 33 tahun ini.

“Kualitas terbesar Ronaldo adalah dia selalu fokus, baik dalam permainan maupun selama latihan. Dia selalu memiliki kebiasaan yang sama bahkan ketika dia hanya mendapatkan satu bola selama pertandingan. Saya hanya ingin satu hal darinya: banyak gol. Dia tahu lebih baik tentang itu, Cristiano adalah contoh untuk semua orang”, ungkap Allegri.

“Gelar Serie A adalah tujuan natural bagi Juventus, karena untuk memenangkan Liga Champions Anda harus memiliki keberuntungan. Ronaldo harus menjadi kegembiraan bagi Juventus dan untuk sepakbola Italia,” tuturnya menyimpulkan.

Resolusi Ronaldo di 2019: Kembali ke Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo punya resolusi untuk diwujudkan di tahun 2019. Setelah beberapa waktu istirahat, dia memutuskan akan kembali ke Timnas Portugal.

Ronaldo belum menyatakan pensiun dari Timnas Portugal. Tapi sejak Piala Dunia 2018 dia tak pernah lagi berseragam A Selecao das Quinas, CR7 absen di beberapa laga persahabatan dan UEFA Nations League.

Memasuki tahun 2019, Ronaldo punya resolusi untuk diwujudkan. Dia ingin kembali memperkuat negaranya.

“Di tahun 2019 saya ingin bisa dipanggil lagi oleh staff pelatih,” ucap Ronaldo dikutip dari Marca.

Ronaldo mengaku memilih meninggalkan Timnas Portugal di paruh kedua 2018 demi bisa fokus dan menjalani awal baru bersama Juventus. Penampilannya dalam seragam Bianconeri tak bisa dibilang jelek, dia melesakkan 15 gol dari 24 pertandingan.

“Sudah disepakati kalau saya tidak akan bisa dimainkan (di Timnas) pada paruh pertama musim. Saya sudah 33 tahun, saya pindah dari satu negara ke negara lain, metode kerja berubah, rekan-rekan berubah, profesionalisme dan rutinitas.”

“Saya pikir itu adalah pilihan terbaik,” ucap pemilik 33 gol dan 154 caps bersama Timnas Portugal itu.

Cristiano Ronaldo Akan Lawan Ronaldo Tandingan di Liga Italia

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, akan menghadapi Ronaldo tandingan ketika menghadapi Sampdoria dalam laga pekan ke-19 Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12/2018) pukul 18.30 WIB.

Saat ini Sampdoria bertengger di posisi kelima klasemen Liga Italia dengan 29 poin.

Adapun Juventus berada di pucuk klasemen lewat perolehan 50 poin.

Tak hanya itu saja keunggulan Juventus dari Sampdoria.

Hingga pekan ke-18, Juventus juga menjadi tim paling produktif (36 gol) dan paling sedikit kebobolan (10) di Serie A.

Sementara itu, Sampdoria “sekadar” menyarangkan 31 gol dan sudah kemasukan 21 kali.

Akan tetapi, pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo tak gentar menghadapi Juventus. “Kami memiliki banyak hal yang mesti dievaluasi, tetapi melawan Juventus kami akan menempatkan 11 pemain di lapangan untuk bertarung,” kata Marco Giampaolo seperti dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

Ronaldo Tak Pernah Berubah di Mata Ancelotti

Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengomentari Cristiano Ronaldo. Pada usia yang sudah 33 tahun, CR7 dinilai tetap tak berubah.

Ancelotti dan Ronaldo pernah bekerja sama di Real Madrid. Rentang 2013-2015 menjadi periode kerja sama Don Carlo dengan bintang timnas Portugal itu.

Empat trofi disumbangkan oleh Ancelotti dan Ronaldo. Salah satunya gelar juara Liga Champions 2013/2014.

Ronaldo menjadi sandaran di lini depan Madrid selama di tangani Ancelotti dengan sumbangan 51 gol pada musim 2013/2014 dan 61 gol pada 2014/2015.

Setelah lama berpisah, Ancelotti menilai tak ada yang berubah dari Ronaldo. Ancelotti melihat Ronaldo lagi di lapangan saat Napoli dihajar Juventus 1-3 dalam laga Serie A pada 29 September lalu.

“Saya melihatnya saat kami bermain melawan Juventus. Kami tak berbincang setelahnya. Dia tampak seperti Ronaldo yang biasanya di mata saya, dia selalu menjadi pemain yang menentukan dan termotivasi,” kata Ancelotti di Football Italia.

“Saya pikir dia tak banyak berubah dari saat saya melatihnya. Dia tetap pemain top, salah satu yang menjadi pembeda,” dia menambahkan.

Ronaldo masih menunjukkan performa yang produktif di musim ini. Dalam 21 pertandingan bersama Juventus di semua ajang, dia sudah mencetak 12 gol.

Ronaldo Tahu Takkan Menangi Ballon d’Or, Akan Absen di Gala

Cristiano Ronaldo dikabarkan sudah tahu hasil Ballon d’Or 2018. Ronaldo tidak menang sehingga tidak akan menghadiri acara penghargaan itu.

Pemenang penghargaan Ballon d’Or 2018 akan diumumkan dalam seremoni yang digelar di Grand Palais, Paris, pada Senin 3 Desember malam waktu setempat.

Megabintang sepakbola Portugal itu masuk dalam daftar calon pemenang berisikan 30 pemain, yang dirilis pada Oktober silam. Namun, Ronaldo diprediksi tidak akan memenangi penghargaan prestisius itu untuk keenam kalinya sekalipun sukses menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid.

Sky Sport Italia melaporkan bahwa Ronaldo akan finis kedua dalam tiga nominasi akhir, di atas striker Atletico Madrid dan timnas Prancis Antoine Griezmann. Sedangkan Ballon d’Or akan direbut rekan setim Ronaldo di Madrid, Luka Modric, yang menginspirasi Kroasia maju ke final Piala Dunia.

Atas hasil itu, Ronaldo tidak akan datang ke Paris. Pemain bintang Juventus ini juga melewatkan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA, yang dimenangi Modric pada September lalu.

Masih dari sumber yang sama, Kylian Mbappe akan memenangi trofi Kopa untuk menandai dia sebagai Pemain Muda Terbaik.

Pamit dari Old Trafford, Cristiano Ronaldo Disoraki Fans Manchester United

Ikatan batin antara suporter klub sepak bola Manchester United dan salah satu legenda hidup mereka, Cristiano Ronaldo belum putus.

Pemain yang kini berlaga di Serie A Italia tersebut mendapat sambutan yang luar biasa ketika kembali ke Old Trafford untuk pertandingan sepak bola bergengsi di Benua Eropa, Liga Champions, saat Manchester United menjamu Juventus.

Selama berada di rumah lamanya tersebut, Cristiano Ronaldo terlihat bahagia dan seolah tidak dapat berhenti tersenyum.

Meski sempat membuat para suporter tuan rumah patah hati ketika memutuskan hengkang ke klub sepak bola asal Spanyol, Real Madrid pada tahun 2009 lalu, Ronaldo masih diterima dengan ramah di Old Trafford.

Pertandingan Manchester United vs Juventus sendiri berakhir dengan kemenangan tim tamu 1-0 berkat gol tunggal Paul Dybala di babak pertama.

Dalam pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo nyaris mencetak angka melawan mantan klubnya tersebut jika David De Gea tidak melakukan penyelamatan gemilang.

Ketika tiba saatnya untuk meninggalkan lapangan pasca laga usai, Ronaldo pun memberi salam perpisahan kepada para penonton, terutama pendukung Manchester United yang tidak berhenti bersorak untuknya.

Megabintang sepak bola yang kini sedang terseret kasus dugaan perkosaan tersebut pun melambaikan tangannya seolah ingin berterima kasih kepada suporter tuan rumah.

Interaksi Ronaldo dan pendukung Setan Merah saat pertandingan Manchester United vs Juventus terlihat semakin nyata ketika penonton menyanyikan chant ‘Viva Ronaldo’ yang mungkin sudah lama tidak mereka kumandangkan.

Tidak hanya yang hadir di Old Trafford, aksi berkelas Ronaldo saat laga Manchester United vs Juventus tersebut juga mendapat banyak pujian dari para pengguna media sosial.

Sebagian besar mengaku ikut bahagia melihat sang pemain kembali menginjakkan kaki ke klub yang telah membesarkan namanya itu.

Madrid Terpuruk karena Kepergian Ronaldo

Real Madrid sedang mengalami situasi sulit. Mantan pelatih Madrid Vanderlei Luxemburgo meyakini laju mengecewakan El Real karena tidak ada Cristiano Ronaldo.

Setelah sembilan tahun, Ronaldo meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas. Bintang sepakbola Portugal itu menyeberang ke Italia untuk bergabung Juventus setelah ditebus sebesar EUR 100 juta.

Pada awalnya, Madrid masih melaju mulus tanpa Ronaldo. Terlepas kekalahan dari Atletico Madrid 2-4 di Piala Super Eropa, Los Blancos tidak terkalahkan di enam pertandingan pertama dengan lima kemenangan.

Keterpurukan Madrid diawali setelah remuk di kandang Sevilla usai kalah 0-3. Setelah itu, Madrid seri 0-0 dengan Atletico Madrid, dan kalah masing-masing 0-1 dari CSKA Moskow dan Deportivo Alaves.

Selama ini Ronaldo adalah garansi gol bagi Madrid. Pemain terbaik dunia lima kali itu telah mencetak 450 gol selama berseragam ‘putih’, yang tidak bisa dipungkiri membuat lawan-lawan Madrid keder. “Memang berubah. Cristiano membuat semuanya berbeda,” Luxemburgo mengungkapkan kepada Omnisport, yang dikutip FourFourTwo. “Saya pernah bekerja untuk Real Madrid dan sekarang saya tahu bahwa ada seorang pemain spesial yang membuat lawan khawatir – lawan-lawan yang tangguh.”

“Real Madrid tidak memiliki seorang pemain yang membuat lawan merasa bahwa mereka sudah mati. Maksudnya, perasan ‘saya harus menghadapi Cristiano Ronaldo.’

“Madrid tidak punya sebuah referensi seperti itu di skuat yang sekarang,” simpul pelatih Brasil berusia 66 tahun ini.

Tuduhan Pemerkosaan Tak Pengaruhi Ronaldo

Cristiano Ronaldo ditimpa isu pemerkosaan sepekan terakhir. Meski begitu, tuduhan itu tak memengaruhi performa Ronaldo di atas lapangan yang tetap memikat.

Pemain yang digaet dari Real Madrid itu tengah dituduh memerkosa Kathryn Mayorga di Las Vegas pada 2009. Ronaldo kini tengah menunggu hasil investigasi meskipun telah menolak tuduhan itu.

Pada awalnya, muncul kekhawatiran Ronaldo tidak akan dapat tampil maksimal. Apalagi, sponsor-sponsor Ronaldo mulai bereaksi, salah satunya EA Sports, yang menghapus gambar dia di situs resminya.

Namun demikian, Ronaldo tetap profesional. Hal itu dibuktikan Ronaldo saat Juventus memenangi lawatannya ke Udinese 2-0. Bertanding di Friuli, Sabtu (6/10/2018), megabintang sepakbola Portugal itu memastikan kemenangan timnya usai mencetak gol kedua di menit ke-37.

Sang pemain menjadi pemain depan Juve yang paling menonjol. Ronaldo membuat 7 tembakan yang 3 di antaranya mengarah ke gawang. Ada beberapa peluang emas yang tercipta dari usahanya. Namun, kegemilangan Simon Scuffet yang membuat total 7 penyelamatan pada laga ini membuat Ronaldo tak bisa menambah pundi golnya.

Gol ke gawang Udinese menjadi yang keempat bagi Ronaldo di kompetisi Serie A. Dengan demikian, pesepakbola berusia 33 tahun itu telah terlibat dalam sembilan gol timnya di liga, di mana dia menciptakan lima assist.