Arsip Tag: De Gea

Bournemouth Vs MU: Setan Merah Tertinggal di Babak I

Manchester United tertinggal 0-1 dari Bournemouth di babak pertama. The Cherries menggetarkan jala David de Gea lewat sepakan voli Joshua King.

Bertandang ke Vitality Stadium, Sabtu (2/10/2019) pada laga pekan ke-11 Liga Inggris, MU mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu di awal laga. Ancaman sudah mampu mereka hadirkan ketika laga baru berjalan tujuh menit.

Kerja sama apik para pemain Setan Merah membuka ruang bagi Anthony Martial melepas sepakan di tepi kotak penalti. Namun tembakannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh Aaron Ramsdale.

Tuan rumah perlahan mampu mengimbangi permainan MU. Bangunan serangan Bournemouth mulai membahayakan lini pertahanan The Red Devils.

Bournemouth memiliki peluang di menit ke-16. Callum Wilson melakukan tusukan dari sisi kanan ke kotak penalti. Upayanya berhasil diadang dengan kaki kanan oleh David de Gea. Bola muntah kemudian menghampiri Ryan Fraser, tapi tembakannya masih melebar.

Memasuki pertengahan babak pertama, laga berlangsung terbuka dengan kedua tim saling bertukar serangan. Pada menit ke-21, Daniel James mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh. Usahanya ini menyamping ke kanan gawang Bournemouth.

Pasukan Eddie Howe hampir saja membuka keunggulan di menit ke-27. Lewat sebuah serangan balik, Joshua King menyodorkan bola ke Fraser yang berlari dari belakang. Tak terkawal di kotak penalti, sepakan Fraser masih mengarah tepat ke pelukan De Gea.

Bournemouth akhirnya mencetak gol terlebih dahulu di menit akhir babak pertama. Umpan silang Adam Smith menemui King di kotak penalti MU.

Ia mampu mengontrol bola dengan baik menggunakan dada. Penyerang asal Norwegia ini lalu mengelabuhi Aaron Wan-Bissaka sebelum melepas sepakan voli yang memperdayai De Gea.

Skor 1-0 untuk Bournemouth menutup babak pertama

Susunan Pemain:

Bournemouth: Aaron Ramsdale; Adam Smith, Steve Cook, Nathan Ake, Diego Rico, Harry Wilson, Philip Billing, Jefferson Lerma, Ryan Fraser; Joshua King, Callum Wilson.

Manchester United: David De Gea; Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, Victor Lindelof, Ashley Young; Scott McTominay, Fred, Andreas Pereira; Daniel James, Anthony Martial, Marcus Rashford.

Gol Pertama Arsenal: Kesalahan De Gea atau Tendangan Xhaka yang Brilian?

Satu dari dua gol di gawang Manchester United tercipta melalui tendangan jarak jauh. Benarkah David de Gea melakukan kesalahan? Atau Granit Xhaka yang tendangannya hebat?

MU kalah 0-2 saat bertandang ke markas Arsenal, Minggu (10/3/2019) malam WIB. Dua gol kemenangan The Gunners tercipta lewat Granit Xhaka pada menit ke-12 serta penalti Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-69.

Gol pembuka The Gunners di laga ini banyak dianggap terjadi karena kesalahan dari David De Gea. Kiper asal Spanyol ini salah menerka laju bola sehingga tak bisa berbuat banyak saat Xhaka menjebol gawangnya lewat sepakan jarak jauh.

De Gea terlihat bergerak ke kiri, namun ternyata bola belok mengarah ke sisi kanannya. Kiper asal Spanyol itu mati langkah dan hanya bisa terduduk menyaksikan gawangnya jebol.

Meski begitu, Solskjaer enggan menyalahkan De Gea atas gol tersebut. Manajer interim MU ini mengungkapkan kesalahan justru dilakukan oleh para pemain belakang timnya yang membiarkan Xhaka melepas tembakan dalam posisi bebas.

“Saya tidak menggangap hal itu sebagai kesalahan oleh De Gea. Saya berdiri tepat di belakang bola dan kami tidak memberikan tekanan pada Xhaka, yang kemudian menjadi ‘Brasil Swerves’ karena ia menendang bola dan bola itu bergerak dan berbelok,” tutur Solskjaer dilansir dari Independent.

“Bola awalnya bergerak ke arah kiri De Gea namun kemudian berubah arah ke sebaliknya. Itu adalah salah satu sebabnya (De Gea tak bereaksi),” tambahnya.

Namun ada juga yang menilai De Gea melakukan kesalahan dari proses gol tersebut. De Gea harusnya bisa lebih baik dalam mengantisipasi arah bola.

“De Gea berada di posisinya dan punya sudut pandang yang bagus (terhadap arah tembakan), tak ada yang menghalanginya. Dia bergerak ke kiri sementara bolanya berbelok ke kanan. Itu sesuatu yang buruk dari sudut pandangnya sebagai penjaga gawang,” ucap pundit yang juga mantan bek Liverpool, Jamie Carragher.

Kekalahan atas Arsenal sendiri merupakan kekelahan perdana MU di bawah asuhan Solskjaer di Liga Inggris. Hasil ini membuat Setan Merah terlempar dari empat besar klasemen Liga Inggris.

Punya Kiper seperti De Gea Bikin MU Ekstra Pede

Jesse Lingard menegaskan betapa pentingnya David de Gea untuk Manchester United. Karena itu, Lingard berharap De Gea akan memperpanjang kontraknya di MU.

Masa depan De Gea di Old Trafford sedang berada di persimpangan jalan. Kontrak kiper asal Spanyol itu akan habis pada akhir musim ini.

MU harus bergerak cepat jika tak mau kehilangan De Gea. Apalagi kiper 28 tahun itu terus memberi bukti sebagai salah satu kiper terbaik.

Pertandingan melawan Tottenham Hotspur jadi pembuktian terbaru De Gea. Ia membuat total 11 penyelamatan di laga tersebut untuk membantu Setan Merah mengamankan kemenangan 1-0.

Karena itu, Lingard menilai MU wajib mengikat De Gea dengan kontrak baru. “Dia adalah salah satu kiper terbaik, jika bukan yang terbaik,” puji Lingard seperti dikutip Sky Sports.

“Kami ingin dia bertahan. Memiliki kiper seperti dia memberikan Anda kepercayaan diri lebih. Dia kiper hebat,” lanjut dia.

MU kabarnya sudah mengaktifkan klausul perpanjangan setidaknya satu musim dalam kontrak De Gea. Sky mengklaim MU masih terus melakukan negosiasi dengan De Gea terkait kontrak jangka panjang.

Belum Perpanjang Kontrak, De Gea Menuju Juventus?

Kiper Manchester United, David de Gea, dikabarkan sedang mendekat ke klub sepak bola raksasa Serie A Italia, Juventus.

Jika benar, ini akan menjadi sebuah perjalanan karier yang berkesan bagi pemain asal Spanyol tersebut. Selain itu, ia juga bisa bergabung dengan pendahulunya di Setan Merah, Cristiano Ronaldo.

Kontrak de Gea sendiri di Manchester United akan berakhir akhir musim ini. Akan tetapi, pihak klub belum menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang masa bermainnya.

Menurut laporan sebuah media berita sports Italia, Tuttosport, agen de Gea, Jorge Mendes, dikabarkan sudah membuka pembicaraan dengan pihak Juventus yang diwakili oleh Fabio Paratici.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut kini memang sedang mencari sosok kiper yang tepat untuk mengisi satu posisi mendampingi Wojciech Szczesny. Pasalnya, mereka baru saja ditinggal Gianluigi Buffon yang hengkang ke Paris Saint-Germain.

Mendes pun dikabarkan telah melakukan sejumlah riset dan mempelajari proses megatransfer Ronaldo dari Real Madrid beberapa waktu lalu, dengan harapan mampu memberi de Gea kontrak yang berharga jika memang Juventus benar-benar niat meminangnya.

De Gea sudah membela Manchester United selama 8 tahun, tentu bukan waktu yang singkat. Bersama Setan Merah, ia telah berhasil satu gelar Premier League – kasta teratas di sepak bola Inggris, dan meraih banyak trofi, termasuk Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Piala Europa.

David De Gea Menjawab Spekulasi Masa Depannya

David De Gea santer dikabarkan akan meninggalkan Manchester United di akhir musim. Benarkah dia akan menuju Italia dan bergabung dengan Juventus?

De Gea menjadi satu dari beberapa pemain Manchester United yang tak kunjung memperpanjang kontrak. Kiper 27 tahun asal Spanyol itu akan habis kontraknya pada Juni 2019, yang membuat dia bisa pergi dengan gratis setelah itu.

Juventus belakangan santer dikaitkan dengannya. Bianconeri butuh kiper top baru setelah ditinggal Gianluigi Buffon.

Dalam wawancara dengan Sky Sports, jelang pertemuan MU dengan Everton di Liga Inggris pekan ini, De Gea menjawab speskulasi masa depannya.

“Yang penting adalah tim ini dan kami semua fokus pada hal yang harus kami fokuskan, yakni memenangi pertandingan. Bukan kontrak atau isu lain yang bisa mengganggu. Yang penting adalah fokus pada sepakbola,” ucap De Gea.

“Kami punya pertandingan penting menghadapi Everton dan kami punya beberapa pertandingan besar dalam beberapa bulan ke depan. Saya pikir itulah yang penting, dibanding memikirkan hal lainnya,” lanjut dia.

Setelah menjalani sembilan pertandingan, MU kini duduk di posisi 10 klasemen Liga Inggris dengan poin 14. Selain performa yang tengah menurun, Setan Merah sejak awal musim juga diganggu beberapa isu internal. Ini kabarnya membuat banyak pemain, termasuk De Gea, belum mau meneken kontrak baru.

“Saya sudah di sini beberapa musim, seperti pernah saya katakan sebelumnya. Saya sudah di klub ini selama delapan musim. Saya sangat bahagia di sini. Saya selalu merasakan kehangatan fans dan semua orang yang bekerja di klub,” lanjut dia.

David De Gea Ungkap Motivasi MU di Liga Champions

Manchester United memiliki kompetisi Liga Champions yang mengecewakan pada musim lalu. Mereka tersingkir di babak 16 besar, setelah tim besutan Jose Mourinho gagal mengalahkan raksasa La Liga, Sevilla.

Kini, Manchester United memiliki motivasi baru dalam menyambut Liga Champions musim baru. Menurut David de Gea, The Red Devils kini bertekad untuk menebus kekecewaan musim lalu pada musim ini.

Ia berkata pada MUTV: “Tentu saja, kami bakal coba melangkah lebih jauh daripada musim lalu. Ini merupakan kompetisi spesial dan spesial bagi Manchester United. Kami United dan kami selalu ingin menang.”

United sendiri akan menghadapi The Young Boys pada tengah pekan ini, dalam pertandingan pertama mereka di babak Grup. Perlu diketahui, Young Boys telah membuat kejutan pada musim lalu, karena mereka berhasil menjadi juara liga Swiss.

Berbicara mengenai hal itu, De Gea mengatakan: “Selalu sulit saat menghadapi tim-tim terbaik di Eropa, tapi kami bakal berjuang untuk itu.

“Di Liga Premier Inggris dan di Liga Champions, laga tandang selalu sulit. Tim betul-betul baik dan semuanya adalah tantangan.

“Buat saya dan buat siapa saja yang cinta sepakbola, Liga Champions merupakan salah satu kompetisi terbaik di Eropa – dan yang paling bagus, buat saya.

“Kami sudah memenangkan dua laga beruntun, 2 pertandingan tandang yang sangat suli, jadi kami percaya (dapat meraih kemenangan).

“Kami tahu ini bakal sulit, lantaran mereka (Young Boys) merupakan tim yang bagus, jadi kami harus siap untuk pertarungan,” pungkasnya.