Arsip Tag: Fakhri Husaini

Pandangan Fakhri Soal Tim-tim di Grup K Kualifikasi Piala Asia 2020

Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini mempunyai pandangan terkait Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Ia menilai semua kontestan memiliki gaya bermain yang berbeda.

Timnas U-18 berada di Grup K bersama dengan Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste. Fakhri mengatakan bahwa tidak ada grup yang mudah, khususnya Korea Utara.

“Korea Utara, Timor Leste, dan Hong Kong menurut saya tiga negara ini punya karakter main berbeda,” kata Fakhri saat dihubungi wartawan.

“Korea contohnya, mereka itu negara tertutup, tapi saya pernah lihat bagaimana tim senior mereka dan saya itu memengaruhi tim mudanya. Kemudian Hong Kong pasti berbeda, juga dengan Timor Leste,” tuturnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu juga mengatakan peta kekuatan di level U-19 tidaklah berbeda. Fakhri menyebut tidak ada satu grup yang diisi empat tim kuat.

“Sama petanya. Tidak ada grup yang mudah dan tidak ada yang berat. Hampir semua diisi dengan dua tim yang kuat,”

“Berada di grup manapun kami harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Hanya pemain yang punya karakter tanggung yang bisa memberikan perlawanan di Grup K,” tandasnya.

Hari Ketiga Seleksi, Fakhri Husaini Gelar Trofeo Timnas Indonesia U-18

Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini menggelar trofe pada seleksi hari ketiga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (25/4/2019).

Fakhri membagi tim menjadi tiga kelompok berdasarkan pengamatan dari dua hari seleksi sebelumnya. Ia menyebut seleksi saat ini berjalan dengan ketat. Hasil dari trofeo tersebut adalah 1-1 (laga pertama), 1-1 (laga kedua), dan 1-0 (laga ketiga).

“Saya lihat pada trofeo yang saya buat kali ini pemain sangat antusias dan mereka bisa sangat kompetitif pada laga ini. Dari sini saya juga bisa melihat perkembangan mereka selama dua hari seleksi bersama saya,” kata Fakhri Husaini.

“Di sini saya tidak melihat hasil, saya melihat empat aspek yang sudah kami tekankan sejak awal mereka ikut seleksi. Perkembangan mereka pun bisa kami lihat agar kedepannya kami lebih mudah dalam menentukan siapa pemain yang bisa lanjut untuk bisa ikut pemusatan latihan Timnas U-18 ini,” tuturnya.

Pelatih 55 tahun ini tetap mengutamakan empat aspek sebagai kriteria pemain timnas. Empat aspek tersebut adalah fisik, taktik, teknik, dan mental.

Keempat aspel itu yang menjadi kunci Fakhri Husaini dalam memilih pemain yang tepat bagi timnas U-18. Aspek-aspek itu sudah menjadi ciri khas Fakhri ketika membesut timnas U-16 tahun lalu.

Fakhri Husaini Belum Pikirkan Soal Kontrak Baru

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-16, Fakhri Husaini, masih belum memikirkan soal masa depan kontraknya, setelah timnya gagal melaju ke babak semi-final Piala Asia U-16 2018. Kontrak Fakhri memang hanya sampai Piala Asia U-16 2018 ini.

Seperti diketahui, Indonesia gagal lolos ke semi-final setelah ditaklukkan Australia U-16 dengan skor 3-2, di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin (1/10) malam.

“Saya harus kembali ke kantor lagi, ada tugas-tugas saya juga sebagai karyawan Pupuk Kaltim, ada yang harus saya laksanakan lagi sebagai karyawan di sana. Mungkin saya akan kembali lagi untuk istirahat sementara waktu, sambil saya membuat laporan atas hasil kami di sini (Piala Asia U-16 2018),” kata Fakhri, selepas pertandingan.

Kekalahan di Piala AFF 2017 Jadi Pelajaran Indonesia untuk Lawan Australia

Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi Australia di perempatfinal Piala Asia 2018. Garuda Muda mempunyai modal berharga menatap laga itu.

Duel Indonesia vs Australia akan berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin (1/10/2018). Tim Merah-Putih pernah dihajar Australia pada tahun lalu.

Kala itu, Piala AFF 2017 menjadi ajangnya. Indonesia kalah 3-7. Sempat unggul 2-0 di awal laga, Indonesia tertinggal 2-5 saat jeda.

Hasil itu disebut menjadi pengalaman bagus oleh pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini. Dia juga kembali mengucapkan syukur atas keberhasilan Garuda Muda ke babak 8 besar.

“Kami mengucapkan syukur terlebih dahulu bahwa sudah menyelesaikan tugas di babak penyisihan grup,” kata Fakhri dalam sesi jumpa pewarta sebelum laga di Sheraton Petaling Jaya, Malaysia.

“Hasil lolos ke babak 8 besar ini sudah ditunggu-tunggu para pemain. Sepadan dengan yang mereka lakukan di lapangan hari ini,” sambungnya.

“Lawan kami Australia merupakan tim kuat, yang memberi kami pengalaman bagus saat mengalahkan kami di Piala AFF 2017.”

“Kekalahan itu menjadi modal berharga untuk kami menghadapi mereka tanggal 1 Oktober nanti,” tutupnya.