Arsip Tag: Indra Sjafrie

TOP NEWS: Persib dan Persija Tunggu Kedatangan Pemain Asing Baru, Pemain Muda Singapura Terancam Masuk Bui

Penyerang andalan Persija Jakarta, Marko Simic tengah menghadapi masalah hukum di Australia, usai diduga melakukan pelecahan terhadap seorang wanita. Kejadian itu terjadi saat Simic bersama dengan Persija melakukan laga tandang ke Australia di ajang kualifikasi Liga Champions Asia melawan Newcaste Jets. Manajemen Persija sendiri mempertimbangkan untuk mencoret penyerang andalannya itu dari Piala AFC 2019 jika kasusnya tidak selesai sampai batas pendaftaran turnamen pada 21 Februari 2019.

Pemain muda Fulham, Ben Davis telah melewatkan dinas wajib nasionalnya di Singapura dan bisa menghadapi jeratan jeruji besi alias penjara, kata Kementerian Pertahanan negara itu. Persib Bandung dikabarkan akan kedatangan pemain asing asal Pakistan bernama Saadullah Khan, ia bermain di posisi striker.

Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan kontra Malaysia dalam lanjutan Piala AFF U-22 2019, Rabu (20/2). Pelatih Tim Merah-Putih, Indra Sjafri menyebut timnya akan bermain menyerang dalam laga ini.

Hadapi Malaysia, Ini Pesan Indra Sjafri untuk Suporter Timnas Indonesia U-22

Laga Timnas Indonesia U-22 melawan Malaysia menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala AFF U-22 2019. Menyambut laga tersebut pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri punya harapan untuk suporter.

Indra meminta dukungan baik kepada suporter yang datang langsung maupun di rumah. Ia berharap dukungan dapat memberikan tambahan moral bagi Witan Sulaeman CS.

“Kita butuh support moral dari masyarakat yang datang dan juga yang tidak datang menyaksikan di rumah,” ucap Indra.

Kepada suporter yang datang ia meminta agar dapat menjaga sikap. Terutama saat lagu kebangsaan Malaysia dinyanyikan agar dapat menghormati.

“Saya juga mengimbau agar ketika lagu kebangsaan Malaysia dimainkan jangan kita mengejek atau mencaci, karena doa yang didengarkan Tuhan itu doa orang teraniaya. Jadi kita perbaiki saja hal-hal yang menuju agar doa kita dikabulkan,” lanjut Indra.

Laga Timnas Indonesia U-22 melawan Malaysia di tanggal 20 Februari akan dihelat di Stadion Olimpiade, Phnom Penh. Pertandingan digelar pada pukul 15.30 WIB.

Indra Sjafri Tak Lakukan Rotasi Besar-besaran saat Hadapi Malaysia

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengatakan tidak melakukan rotasi besar-besaran saat menghadapi Malaysia, Rabu (20/2/2019).

Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada laga kedua Grup B Piala AFF U-22. Baik Indonesia dan Malaysia membutuhkan tiga poin agar bisa lolos dari Grup B.

“Tidak ada alasan bagi saya untuk melakukan rotasi besar dalam satu turnamen, tidak mungkin,” ujar Indra Sjafri jelang pertandingan.

Meski demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu tetap akan melakukan rotasi di beberapa posisi. Hal itu dilakukan agar tim bisa menambal kelemahan ketika imbang atas Myanmar 1-1 di laga perdana.

“Tapi ada rotasi, pergantian di beberapa posisi yang kita rasa cocok melawan Malaysia. Mungkin itu yang kita lakukan,”

“Jadi ini bukan eksperimen tapi pergantian dilakukan sesuai kebutuhan tim dengan lawan yang akan kita hadapi,” katanya.

Skuat Garuda Muda harus menang jika ingin melaju ke babak selanjutnya. Terlebih Malaysia yang dikalahkan Kamboja 0-1 pada laga pertama

Dekati Pencoretan, Indra Sjafri Siapkan Empat Nama Pemain Promosi

Timnas Indonesia U-22 akan mencoret pemain akhir pekan ini. Pelatih Indra Sjafri telah mengantongi empat kandidat pemain promosi.

Seleksi tahap pertama Timnas U-22 diikuti 38 pemain. Mereka bersama-sama sejak Senin (7/1/2019).

Para pemain tak memiliki banyak waktu untuk menunjukkan potensinya di mata Indra. Sebab, pencoretan dilakukan pada Sabtu (12/1).

Indra bahkan sudah menyimpan empat nama pemain untuk dipanggil setelah tanggal 12 Januari. Pemilihan berdasarkan pemantauannya dan informasi dari pelatih lain.

“Ada Mochamad Dicky yang dari Bali United dan dulu sempat menjadi kiper Timnas U-19 Indonesia. Lalu ada Nadeo dari Borneo FC. Saya juga memanggil Jayus Hariono yang merupakan holding-nya Arema FC. Dan terakhir gelandang dari PS Tira, Roni Sugeng,” ujar Indra di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

“Saya juga meng-input beberapa informasi dari teman-teman pelatih yang ada di klub-klub masing-masing,” katanya.

Rencananya, pemain promosi tersebut tiba di Jakarta pada Senin (14/1) setelah Indra memutuskan pemain yang akan dicoret. Soal siapa saja dan jumlahnya tergantung pemain yang terdegradasi.

“Kalau memang cuma terdegradasi dua pemain, ya kami akan panggil dua saja, kalau terdegradasi empat, kami panggil empat, kalau terdegradasi tujuh, kami akan panggil tujuh untuk dua minggu ini. Jadi sesuai jumlah yang terdegradasi,” ujar Indra.

Tim terbaik akan menjadi wakil Indonesia menuju tiga ajang sepanjang 2019. Termasuk SEA Games 2019 Filipina.

Indra Sjafri di Piala AFF U-22: Fokus Bangun Tim, Tetapkan Target Kemudian

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, memiliki target tersendiri di Piala AFF 2019. Tapi, saat ini, dia mengutamakan pembentukan tim lebih dulu.

Indonesia akan tampil di Piala AFF U-22 yang digelar di Kamboja mulai 17 Februari. Skuat Garuda Muda menghuni Grup B bersama tuan rumah, Malaysia, Singapura, dan Myanmar.

PSSI hanya menjadikan Piala AFF U-22 sebagai uji coba. Indonesia diharapkan meraih medali emas di SEA Games 2019 yang dihelat pada akhir tahun di Filipina.

“Saya pikir setiap pelatih tentu punya target tinggi. Tetapi, tinggi saja tidak bisa tetapi harus realistis. Saya pribadi akan membuat tim ini secepat mungkin terbentuk dengan uji coba pertama nanti ada game pertandingan internasional dan ada tiga lokal,” ujar Indra usai latihan di stadion Madya, Senayan, Selasa (8/1/2019).

“Dan setelah itu kami baru bisa mematok target apa di AFF nanti. Tapi saya berharap kami tak terlalu lama dengan seleksi pemain tetapi segera kami akan bentuk tim untuk di Piala AFF,” kata Indra.

Meski persiapan tak panjang, Indra menilai tak ada masalah soal adaptasi. Masalah saat ini yang ditemui adalah persiapan bersamaan dengan pramusim.

“Ya alhamdulillah ya. Saya pikir saya pribadi juga bisa beradaptasi dengan cepat dengan mereka dan mereka juga baru dua hari kami sudah saling nyambunglah berkomunikasinya,” ujar dia.

“Saya pikir tidak mepet juga, jangan juga dibilang mepet, sebenarnya tim nasional itu tidak ada juga, harusnya seleksi atau TC yang jangka panjang, asal kompetisi lagi berjalan. Problem untuk kami sekarang ini lagi off season. Jadi mereka itu preseason-nya di tim nasional. Jadi terbalik gitu,” Indra menambahkan.

“Lain dengan pemain yang tiga di luar negeri. Itu dia preseason di klub. Makanya silakan dia preseason di klub, tapi saat dia kami perlukan nanti untuk game plan kami harus hadirkan dia,” dia menambahkan.

PSSI Panggil Indra Sjafri untuk Evaluasi Timnas U-19 Segera

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia U-19 2018 terhenti. PSSI berencana menggelar evaluasi dengan memanggil pelatih Indra Sjafri.

Timnas U-19 gagal mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia U-20 2019 di Polandia. Nurhidayat dkk terhenti di babak perempatfinal Piala Asia usai dikalahkan Jepang 0-2.

Penampilan Timnas U-19 di fase grup A naik turun. Sempat menang lawan Taiwan, Skuat Garuda Muda kalah 5-6 dari Qatar dan akhirnya menang 1-0 dari Uni Emirat Arab. Indonesia lolos sebagai runner-up grup A.

Setelah tugas Timnas U-19 usai, PSSI pun berencana untuk menggeber evaluasi. Selain itu, PSSI sudah harus menyiapkan Timnas menghadapi turnamen lain.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar dapat evaluasi timnas U-19. Yang pasti, coach Indra sendiri telah melakukan evaluasi terhadap timnya. Tinggal bagaimana melaporkannya kepada PSSI,” ujar Gatot Widakdo, head of media PSSI, kepada pewarta, Selasa (30/10/2018).

“Secara umum, penampilan timnas di Piala Asia ini cukup bagus. Artinya, mereka mampu menghadapi lawan-lawannya yang cukup kuat. Tapi pasti PSSI juga memiliki catatan-catatan sendiri, termasuk seperti apa masa depan timnas U-19 dan pelatih,” dia menambahkan

Setelah tampil di Piala Asia U-19, seluruh pemain dikembalikan ke klubnya masing-masing. Sampai saat ini, PSSI belum menyatakan Timnas dibubarkan.

Indra kepada Suporter Timnas U-19: Tolong Jaga Sportivitas!

Gelombang besar suporter bakal mendukung Timnas Indonesia U-19 melawan Jepang di SUGBK. Pelatih Indra Sjafri meminta suporter sportif.

Sekitar 45 ribu lembar tiket sudah terjual untuk laga perempatfinal Piala Asia U-19 antara Jepang melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10). Jumlah penjualan tiket diprediksi meningkat dengan krusialnya laga itu.

PSSI juga menyediakan tiket sesuai kapasitas SUGBK; 70.505 lembar tiket. Dalam babak penyisihan, PSSI menyediakan tiket 30 ribuan lembar.

Indra berharap dukungan suporter mendongkrak daya juang anak asuhnya. Indra juga menuturkan pesan kepada penonton.

“Saya harap suporter yang datang orang-orang yang sportif, jangan sampai suporter yang datang malah mengubah game plan saya,” kata Indra dalam konferensi pers, Sabtu (27/10/2018) siang WIB.

Kemenangan atas Jepang akan mengantarkan Indonesia ke Piala Dunia U-20 di Polandia pada 2019. Timnya optimistim meraihnya kendati Jepang, sebagai juara bertahan, lebih diunggulkan untuk menang.

“Sekarang kami optimistis, berjuang, dan hasil pertandingan kami tidak bisa prediksi. Kans untuk Jepang ada, kans untuk Indonesia ada,” dia menegaskan.