Arsip Tag: Kylian Mbappe

Beli Mbappe Sekarang Juga, Madrid!

Real Madrid telah banyak mendapatkan pemain di musim panas tahun ini. Kini, Los Blancos disarankan untuk segera memboyong Kylian Mbappe.

Madrid tengah membangun kekuatan untuk mengarungi musim 2019/2020. Tim besutan Zinedine Zidane ini bahkan gerak cepat dalam belanja pemain.

Sudah ada lima pemain yang sejauh ini didapat Madrid, yakni Eder Militao, Eden Hazard, Luka Jovic, Rodrygo Goes, dan Ferland Mendy. Madrid diyakini belum berhenti belanja.

Mantan pemain Madrid, Christian Karembeu, menyarankan untuk segera membeli Mbappe. Mbappe pada musim 2018-2019 jadi pencetak gol terbanyak untuk Paris Saint-Germain dengan torehan 39 gol.

“Madrid harus menandatanganinya sekarang! Presiden (Florentino Perez) tahu itu. Mbappe luar biasa, tetapi juga sangat mahal,” kata Karemebu dalam wawancaranya dengan El Mundo.

“Saya berharap melihat Mbappe bermain untuk Madrid suatu hari nanti. Dia harus mengerti, bahwa tidak ada klub yang sebanding Madrid,” tegasnya.

Kylian Mbappe Beri Sinyal Tinggalkan PSG?

Kylian Mbappe memberikan sebuah pesan samar terkait masa depannya. Bintang Paris Saint-Germain ini mengindikasikan siap untuk menjemput tantangan lebih besar.

Mbappe baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Ligue 1 musim ini. Musim ini penampilannya memang impresif, mencetak 32 gol dan menjadi top skorer liga.

Berkat gol-golnya itu pula PSG berhasil memenangi gelar juara Liga Prancis. Ia sukses menggantikan peran Neymar, sebagai tumpuan serangan, yang sempat absen lama karena cedera.

Catatan-catatan ini turut melengkapi sukses Mbappe, yang mengantarkan tim nasional Prancis jadi juara Piala Dunia di Rusia tahun lalu.

Menariknya, dalam pidatonya saat menerima penghargaan pemain terbaik liga, Mbappe menyiratkan bahwa ia membuka peluang pergi.

“Ini adalah satu-satunya titel yang belum saya raih. Saya benar-benar bahagia. Saya mendedikasikan ini untuk presiden. Saya tahu dia terpengaruh oleh sebuah tragedi tahun ini,” katanya pada pidato dilansir Express. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang bersama-sama mengejar liga ini. Saya sukses beradaptasi di tahun pertama dan berganti posisi juga. Ada sejumlah kekecewaan, tapi itu bagian dari sepakbola. Ini menjadi momen yang sangat penting buat saya.”

“Saya mencapai titik balik kedua dalam karier saya. Saya menemukan banyak hal luar biasa di sini. Mungkin sekarang waktunya untuk punya tanggung jawab lebih besar. Mungkin di PSG, dengan senang hati, atau di tempat lain untuk proyek baru. Apapun itu, terima kasih semuanya!” kata Mbappe.

Bahkan kepada para wartawan di mixed zone selepas itu, Mbappe tak berupaya mengklarifikasi ucapannya. Pernyataan pemain 20 tahun ini pun diperkirakan bakal memicu reaksi dari Real Madrid, yang diketahui meminatinya.

Mourinho Sebut Mbappe Lebih Bernilai Ketimbangi Messi dan Ronaldo

Kylian Mbappe menjadi sensasi sejak dua tahun terakhir. Jose Mourinho mengklaim nilai Mbappe bahkan lebih tinggi ketimbang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Nama Mbappe meroket setelah mencetak 26 gol untuk memimpin AS Monaco memenangi Ligue 1 2016/17 dan maju ke semifinal Liga Champions. Setelah itu, penyerang muda Prancis tersebut hijrah ke Paris St. Germain dan memenangi trofi Liga Prancis keduanya semusim berikutnya.

Sampai kini, Mbappe telah mengemas 52 gol untuk PSG di semua kompetisi. Karier Mbappe semakin mengilap usai memperlihatkan performa ciamik yang membantu Prancis memenangi Piala Dunia 2018. Setelahnya Mbappe masuk sebagai nominasi pemenang Ballon d’Or meski pada akhirnya trofi itu jatuh ke tangan Luka Modric.

Dengan prestasinya tersebut, Mbappe digadang-gadang sebagai pesepakbola terbaik di masa depan. Ditambah dengan usianya yang baru 20 tahun, Mourinho menganggap Mbappe layak menjadi pemain termahal dunia saat ini.

“Untuk seorang pemain seperti Mbappe, ketika Anda membicarakan soal masa depan, Anda tidak perlu mengatakan dia akan menjadi seperti apa dalam waktu lima tahun, 10 tahun lagi,” Mourinho mengatakan kepada BeIN Sports. “Fokus saja pada yang sekarang. Dia sungguh-sungguh luar biasa,” sambung eks manajer Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, dan Manchester United itu.

“Saya pikir mengingat usianya sekarang dan [mengingat] usia Cristiano, Messi [keduanya] sudah lebih dari 30 tahun, Neymar sendiri 27 tahun… ketika Anda melihat bursa dan usia juga menjadi sebuah faktor, saya pikir dia adalah pemain paling bernilai di dunia.”

“Dalam sebuah transfer hipotesis, dia adalah pesepakbola termahal di dunia saat ini. Dalam hal kualitas, [dia] mengagumkan. Satu kata saja sudah cukup. Itu berarti segalanya,” cetus Mourinho.

Jangan Biarkan Mbappe Kerja Sendirian di Depan

Thomas Tuchel tak mau membebani Kylian Mbappe di kandang Manchester United. Sebab, Mbappe tak mungkin menggantikan Neymar dan Edinson Cavani seorang diri.

Mbappe kini jadi andalan satu-satunya PSG di lini serang saat melawat ke Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB nanti. Pasalnya dua rekannya, Neymar dan Cavani harus absen karena cedera.

Neymar bahkan harus menepi dua bulan karena cedera retak metatarsal kanannya sementara Cavani mendapat cedera pinggul akhir pekan kemarin. Tentunya ketajaman bakal berkurang karena tidak bisa menurunkan trio yang sudah mencetak 64 gol musim ini secara lengkap.

Tapi, adanya Mbappe dianggap sudah cukup untuk merepotkan pertahanan MU mengingat justru dialah yang bersinar ketimbang Neymar dan Cavani musim ini. Selain bikin 22 gol, sama dengan Cavani, Mbappe juga mendonasikan 14 assist.

Meski begitu, MU kini sudah berbeda ketimbang saat masih ditangani Jose Mourinho. Mereka tengah dalam laju positif usai meraih 10 kemenangan dan satu seri dari 11 laga sejauh ini bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Kerja Mbappe pun makin berat, tapi Tuchel merasa itu bisa jadi tanggung jawab bersama pemain lainnya. Kemungkinan Tuchel akan memainkan Julien Draxler dan Angel Di Maria untuk membentuk trisula bersama Mbappe. “Tidak ada gunanya membebani Mbappe. Bukan tugasnya menggantikan Neymar dan Cavani serta tugas ketiganya,” ujar Tuchel seperti dikutip FourFourTwo.

“Dia harus bermain tanpa bebas. Saya ingin kami memberikannya umpan-umpan bagus. Dia sedang dalam masa perkembangan dan ini adalah momen yang sempurna untuknya,” sambungnya.

Sebelum Gabung PSG, Mbappe Tolak Tawaran Arsenal

Kylian Mbappe kini tengah meniti karier sebagai bintang Paris Saint-Germain. Tapi, sebelum itu, Mbappe rupanya nyaris bergabung dengan Arsenal.

Mbappe bergabung dengan PSG pada musim panas 2017. Kala itu ia didatangkan dengan status pinjaman dari AS Monaco, sebelum Les Parisiens menjadikannya pemain termahal dunia kedua musim panas lalu dengan harga 180 juta euro.

Mbappe semakin matang bersama PSG. Sejauh ini pemain 19 tahun itu sudah menciptakan 35 gol dan 22 assists sejak bergabung plus sederet trofi di kompetisi lokal. Bahkan di usia yang masih sangat muda, Mbappe juga telah merasakan gelar Piala Dunia 2018 lalu bersama Prancis dan jadi bintang di sana.

Tak hanya penghargaan kolektif, Mbappe juga baru saja terpilih sebagai pemain muda terbaik dunia di ajang Ballon d’Or serta saat Piala Dunia lalu mendapat penghargaan serupa juga. Mungkin banyak klub besar yang menyesal karena luput melihat bakat Mbappe. Salah satunya Arsenal yang sempat mendekati Mbappe saat bermain di AS Monaco.

Wenger sempat mengungkapkan tahun lalu bahwa dia sampai mendatangi rumah Mbappe untuk membujuknya bergabung dengan Arsenal. Baru-baru ini Mbappe mengonfirmasi hal tersebut. Ia membenarkan sempat bertemu Wenger pada 2017 lalu, sebelum bergabung dengan Les Parisiens.

“Beberapa waktu lalu, sebelum saya bergabung dengan PSG, kami sempat melakukan kontak di tahun 2017. Saya memilih jalan berbeda, tapi dia tak terganggu dengan pilihan saya,” ujar Mbappe kepada France Football.

“Dia berbesar hati menerima keputusan itu dan mendoakan saya agar sukses di sini,” sambungnya.

“Dia (Wenger) adalah simbol sepakbola Prancis sesungguhnya yang sudah meninggalkan Arsenal. Saya tak banyak melihat sosok di dunia yang melihat sesuatu dengan cara unik sepertinya,” demikian Mbappe.

Hasil Pertandingan: Marseille 0-2 Paris Saint-Germain

PSG mencatat 11 kemenangan 11 beruntun di Ligue 1 berkat intevensi Mbappe dari bench melawan Marseile.

Kylian Mbappe mencetak gol empat menit setelah masuk dari bench untuk membawa Paris Saint-Germain menang 2-0 atas rival abadi mereka Marseille, Senin (29/10) dini hari WIB.

Mbappe menjadi pemain pertama di lima liga top Eropa yang menembus sepuluh gol musim ini untuk menyapu bersih tiga poin di Le Classique sekaligus mengukuhkan posisi sang juara bertahan di puncak klasemen Ligue 1.

Tim besutan Thomas Tuchel mengembalikan keunggulan delapan poin atas peringkat kedua Lille setelah kemenangan ke-11 beruntun di liga, yang ditutup dengan gol telat Julian Draxler, sekaligus menyamai rekor di awal musim yang pernah dicatat Tottenham 58 tahun silam.

PSG, yang secara mengejutkan bermain dengan formasi 3-5-1-1, tidak banyak mengganggu pertahanan Marseille di babak pertama. Peluang emas yang mereka dapat hanya terjadi sesaat sebelum jeda, ketika Kevin Strootman membendung tembakan Angel Di Maria.

Tak butuh waktu lama di babak kedua bagi Di Maria untuk memaksa Steve Mandanda membuat penyelamatan pertama, dengan sang kiper meninju tembakan yang menuju sisi kiri gawangnya.

Neymar kerap menjadi target suporter tuan rumah setiap membawa bola, namun ia nyaris membungkam mereka dengan tembakan mendatar dari dalam area penalti. Sayang usahanya belum membuahkan hasil.

Tuchel kemudian memasukkan Mbappe di menit ke-62 untuk menambah daya serang timnya. Dan, keputusan tersebut terbukti jitu.

Di Maria mengirim bola kepada Mbappe ketika melancarkan serangan balik cepat, lalu sang penyerang melewati Boubacar Kamara untuk menaklukkan Mandanda.

Peluang Thomas Meunier digagalkan Mandanda tak lama kemudian, namun PSG akhirnya mengunci tiga poin lewat tendangan terakhir di laga tersebut. Draxler mencetak gol di pengujung pertandingan, setelah Neymar menyuplai umpan terakhir.