Arsip Tag: Lampard

‘Chelsea Sudah Nyaris Seperti yang Diinginkan Frank Lampard’

Cheslea memang masih naik turun di bawah asuhan Frank Lampard. Kendati demikian, The Blues dinilai sudah tampil mendekati seperti keinginan Super Frank.

Lampard menangani Chelsea menggantikan Maurizio Sarri. Situasi Si Biru saat Lampard datang kurang ideal, mereka disanki tak boleh melakukan pembelian pemain pada dua bursa transfer.

Chelsea pun banyak mengandalkan pemain mudanya pada musim depan. Saat pramusim, penampilan mereka cukup oke.

Dalam empat pertandingan, Chelsea menuai dua kemenangan, sekali hasil imbang, dan menelan sekali kekalahan. Barcelona merupakan salah satu klub yang dikalahkan Chelsea. Oleh karena itu, pemain Chelsea, Cesar Azpilicueta, menilai bahwa tim London barat sudah bermain seperti yang diinginkan manajer baru.

“Dalam tujuh tahun di sini, di Cheslea, saya ditangani oleh beberapa manajer berbeda. Memang benar bahwa musim panas ini sedikit berbeda. Kami menjalani sanksi transfer yang tak pernah kami alami sebelumnya,” kata Azpilicueta di Sky Sports.

“Kami tak berada di sini untuk mengeluhkan setiap situasi. Kami harus bekerja keras. Kami mempunyai manajer baru, semua orang bekerja sangat keras.”

“Saya pikir tim sudah mendekati pada apa yang diinginkan manajer pada kami. Kami tak sabar segera memulai musim,” dia menambahkan.

Raih Kemenangan Perdana, Lampard Beri Catatan Plus Minum di Skuat Chelsea

Kemenangan pedana berhasil diraih Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea pada Sabtu (13/7/2019). Lampard sukses membawa The Blues berpesta gol ke gawang Saint Patrick’s Athletic di laga uji coba pramusim.

Chelsea sukses menyabet kemenangan pertamanya di era kepelatihan Frank Lampard, setelah sebelumnya di laga pramusim awalan meraih hasil imbang. The Blues menang dengan skor meyakinkan, yakni 4-0 atas Saint Patrick’s Athletic.

Empat gol dari Chelsea dicetak oleh Mason Mount, Emerson Palmieri dan Olivier Giroud yang mencetak dua gol.

Kemenangan ini menurut Lampard ada sisi positif dan ada juga sisi negatifnya. Sisi positifnya ialah duet lini depan Chelsea, Tammy Abraham dan Michy Batshuayi, mampu tampil mengesankan, meskipun tak mencetak gol.

“Saya pikir Tammy (Abraham), pada babak pertama, bersama Michy (Batshuayi) tampil sangat bagus. Mereka tampil persis seperti yang saya inginkan. Mereka menunjukkan energi saat tanpa bola dan ketika menguasai bola. Mereka juga menunjukkan kualitas apik,” ujar Frank Lampard kepada Chelsea TV dikutip dari London Evening Standard.

Sementara sisi buruknya adalah Chelsea tak mampu memaksimalkan berbagai peluang yang ada menjad gol. Hal ini pun sangat disesalkan oleh Lampard.

“Satu-satunya hal negatif adalah kami seharusnya mencetak lebih banyak gol! Saya kira beberapa bangunan serangan dan kombinasi dari lini tengah dan di sekitar kotak penalti mereka fantastis. Sungguh enak untuk dilihat, terutama pada babak pertama.” tambah pelatih berumur 41 tahun itu.

Pertandingan selanjutnya Chelsea akan menghadapi Barcelona pada tur pramusim di Asia pada Selasa (23/7) di Saitama Stadium, Jepang.

Mengapa Frank Lampard Masih Belum Layak Tangani Chelsea?

Legenda Newcastle United, Shaka Hislop, menilai bahwa penunjukan Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea merupakan keputusan yang tidak tepat.

Frank Lampard semakin dekat untuk menduduki kursi kepelatihan Chelsea.

Sebab, klub asuhan Frank Lampard, Derby County, telah mengonfirmasi memberi izin kepada si pelatih untuk mendiskusikan pekerjaan di Chelsea, 25 Juni 2019.

Namun, Shaka Hislop memandang bahwa Chelsea telah melakukan kesalahan jikalau Frank Lampard adalah pria yang benar-benar mereka pilih.

“Ketakutan saya pada pekerjaan ini adalah soal status Chelsea sebagai klub sepak bola,” tutur Hislop seperti dikutip BolaSport.com dari laman ESPN.

“Anda mesti memiliki pengalaman dan pengetahuan yang sedikit lebih banyak. Saya tak yakin Lampard punya hal itu,” ucap mantan penjaga gawang ini menambahkan.

Penuturan Hislop mengenai Frank Lampard memang tidak salah.

Dikaitkan dengan Chelsea, Frank Lampard Disanjung Cesc Fabregas

Frank Lampard menunjukkan kinerja yang oke di Derby County. Dia dikaitkan dengan Chelsea, mendapatkan sanjungan dari Cesc Fabregas.

Lampard sudah menangani Derby sejak 31 Mei 2018. Sebanyak 57 pertandingan dijalani di semua ajang, dengan rincian 24 kemenangan 17 hasil imbang dan 16 kali menang.

Derby diantarkan lolos ke babak playoff untuk promosi ke Premier League, tapi digagalkan oleh Aston Villa.

Kinerja Lampard di Derby itu tak lepas dari pengamatan eks pemain Chelsea dan Arsenal, Fabregas. Dia memberikan sanjungan untuk juru taktik berusia 40 tahun itu.

“Saya pikir dia sudah menyelesaikan pekerjaan dengan impresif. Ini merupakan pekerjaan pertamanya. Dia mengubah banyak hal. Saya melihatnya di Rusia bersama BBC (saat bekerja di Piala Dunia) dan dia mempunyai skuat yang susah, satu skuad dengan pemain lebih tua dipenuhi dengan pemain yang ada di ujung kontrak,” kata Fabregas di Daily Mail.

“Dua benar-benar memperbarui skuat, mengambil pemain muda, Dia bermain dengan gaya yang sangat agresif, sepakbola menyerang. Untuk pekerjaan pertama, saya kira sudah menyelesaikannya dengan sangat baik,” dia menambahkan.

Di Chelsea saat ini, masa depan Maurizio Sarri dispekulasikan kendati baru saja menggapai Liga Europa. Juventus disebut menginginkan peracik strategi 60 tahun itu. Lampar disebut sebagai salah satu pengganti yang pas untuk mengisi posisi manajer klub asal London barat itu.