Arsip Tag: Liga 1 Indonesia

Demi Gelar Juara, Persija Harus Kerja Lebih Keras Lagi

Persija Jakarta gagal menang dalam laga terakhirnya di Liga 1 2018. Imbasnya, Persija harus kerja lebih keras lagi agar menjadi juara di akhir musim.

Persija hanya mampu meraih satu poin saat menghadapi PS Tira di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (10/11/2018). Kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Di laga selanjutnya, Persija akan menghadapi PSM Makassar selaku pemuncak klasemen. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (16/11/2018).

PSM saat ini memimpin klasemen dengan 53 poin dari 30 laga. Persija duduk di posisi kedua dengan 49 poin dari 29 laga.

Poin Persija saat ini sama seperti Persib Bandung di posisi ketiga yang sudah bermain 30 kali. Dengan ketatnya persaingan menuju tangga juara, pelatih Stefano Cugurra Teco menegaskan timnya harus kerja ekstra keras lagi.

“Selain Persija, beberapa tim juga punya kans (juara) yang sama. Untuk itu kami harus bekerja keras di setiap pertandingan untuk mewujudkannya,” ujar Teco dalam rilis yang diterima detiksport, Senin (12/11/2018).

“Intinya, kami sudah mencatat semua. Kekurangan di pertandingan sebelumnya akan kami perbaiki dan dijadikan bahan untuk pertandingan selanjutnya,” Teco menambahkan.

“PSM adalah tim yang bagus. Tidak banyak perubahan di musim lalu. Pelatih juga sama. Mereka mempunyai tim work yang bagus,” Teco menegaskan.

Persib Ekstra Waspada di Kandang Bhayangkara

Kendati telah diperkuat Ezechiel N’douassel, Persib Bandung bakal ekstra hati-hati menghadapi Bhayangkara FC. Tuan rumah cukup berbahaya.

Persib menjalani laga tandang melawan Bhayangkara FC di pekan ke 29 Liga 1 2018 yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (2/11/2018). Pertandingan tersebut kick-off pada pukul 15.30 WIB.

Menuju laga itu, Persib malah sedang terluka. Dalam lima laga terakhir, Maung Bandung menelan tiga kekalahan dan dua kali imbang. Pada laga paling akhir, Persib diimbangi Bali United 1-1.

Penampilan buruk Persib tak lepas dari kondisi tim yang kehilangan sejumlah pemain karena sedang disanksi oleh Komdis PSSI. Dalam lima laga itu, Persib tampil tanpa dukungan bobotoh yang juga sedang dihukum.

Nah, menjelang laga dengan Bhayangkara itu, Persib bisa tampil dengan kekuatan lebih sip. Tiga pemain asing, Jonathan Bauman, Ezechiel, dan Bojan Malisic, bisa diturunkan secara bersama-sama.

Ezechiel memang mesin gol Persib. Musim ini, dia mempersembahkan 14 gol untuk Persib.

“Kami tahu Bhayangkara adalah lawan yang kuat. Tapi, kami sekarang harus bangkit. Besok pemain kami seperti Bauman dan Ezechiel sudah main. Besok kami akan tampil full team. Untuk itu, besok adalah laga penting untuk meraih kemenangan,” ujar pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, dalam jumpa pers di Stadion PTIK, Jumat (2/11/2018).

“Persiapan kami sudah bagus, kami sudah menjalani latihan untuk meraih poin. Kami harus waspada karena kami tahu Bhayangkara sangat kuat di sini,” dia menambahkan.

Persib saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan 46 poin. Bhayangkara menempel di bawahnya terpaut tiga poin. Kedua tim sama-sama tak bisa menurunkan kekuatan penuh dengan kehilangan pemain yang bergabung di Timnas ke Piala AFF. Persib dipastikan tak bisa menggunakan tenaga Febri Haryadi sedangkan Bhayangkara tak akan diperkuat kiper utama Awan Setho Raharajo dan bek I Putu Gede.

Bermain Fokus Kunci Persija Hantam Barito Putera

Persija Jakarta menang atas Berito Putera dalam lanjutan Liga 1 2018. Pelatih Macan Kemayoran, Stefano Cugurra Teco, memuji pemain yang berhasil menjaga fokus hingga akhir laga.

Persija melumat Barito 3-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (30/10/2018) sore WIB. Marko Simic menyumbang dua gol dan satu gol lagi lahir dari Novri Setiawan.

Dengan tambahan tiga poin itu, Persija kukuh di posisi kedua papan klasemen Liga 1 2018. Teco mengapresiasi penampilan anak asuhnya.

“Terima kasih sama pemain, mereka kerja keras, punya konsentrasi, sampai selesai pertandingan. Hari ini main sebagai tim maka kami bisa menang,” kata Teco dalam konferensi pers usai laga.

Ini menjadi pengalaman kedua Persija berkandang di Stadion Patriot lagi, meskipun mendaftarkan stadion itu sebagai markas untuk menghadapi Liga 1. Mereka juga menggunakan stadion itu saat menjamu Perseru Serui.

“Kami sangat senang kami bisa main di Patriot lagi, kami harus terima kasih sama suporter yang datang,” ujar Teco.

“Kami main di Patriot bagus untuk tim. Seperti Simic bilang kalau main di Jakarta seperti Gelora Bung Karno maka bagus untuk tim,” dia menambahkan.

Dikalahkan Persija, Barito Putera Waswas Masuk Jurang Degradasi

Barito Putera menelan kekalahan delapan laga beruntun tak menang usai dikalahkan Persija Jakarta 0-3. Pelatih Jacksen F. Tiago berfokus agar timnya selamat dari degradasi.

Barito kalah 0-3 dari Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (30/10/2018) sore WIB. Kekalahan ini semakin memperburuk kondisi tim berjulukan Laskar Antasari di papan klasemen Liga 1.

Dari delapan laga terakhir, Barito tak pernah menang dan cuma mencatat enam hasil imbang. Mereka kini duduk di posisi kesepuluh dengan 37 poin dari 28 laga, atau cuma unggul lima angka dari zona degradasi teratas yang dihuni PS Tira.

“Jujur selama liga berjalan, putaran pertama dan putaran kedua, kami tidak pernah berpikir degradasi. Tapi, kalau kondisi sekarang tentu kami punya perhitungan seperti itu,” kata Jacksen F. Tiago dalam konferensi pers.

“Tapi, saya yakin pemain bisa. Sekarang kami jangan lihat tim yang ada di bawah, tapi melihat tim yang di atas kami. Logikanya kami tidak perlu pusing dengan seperti itu. Kami cuma bahas pentingnya pertandingan berikutnya,” dia menambahkan.

Dari laga dengan Persija itu, Jacksen sekaligus membeberkan poin yang tak bisa dijalankan oleh timnya. Di sisi lain, Macan Kemayoran mampu mengeksploitasi sisi lapangan.

“Ada beberapa hal yang kami rencanakan tapi tidak bisa berjalan dengan baik. Persija memanfaatkan kelebihan yang mereka punya, terutama penetrasi lewat sayap,” kata Jacksen.

Persib Bandung Vs Bali United Berakhir Seri 1-1

Persib Bandung vs Bali United di Liga 1 2018 tak menghasilkan pemenang. Skor 1-1 menghiasi papan skor pertandingan Maung Bandung dengan Laskar Serdadu Tridatu.

Dalam pertandingan di stadion Batakan, Balikpapan, Selasa (30/10/2018) malam WIB, Persib tertinggal 0-1 di babak pertama. Stefano Lilipaly yang menjadi pencetak gol pada menit ke-22. Umpan mendatar Melvin Platje bisa diselesaikan oleh Lilipaly dari jarak dekat.

Persib mendapatkan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama. Pelanggaran pada Supardi Natsir yang dilakukan oleh Anak Agung Gede Raka Dalem menjadi penyebabnya.

Ekseskusi yang dilakukan oleh In Kyun-oh masih melesat di atas mistar gawang Bali United. Saat turun minum, skor tetap 0-0.

Tiga menit selepas restart, Supardi membukukan gol di menit ke-48. Menerima umpan terobosan, pemain nomor punggung 22 itu membukukan gol dari jarak dekat.

Persib terus menyerang. Di menit ke-65, sundulan Bojan Malisic masih menyentuh tiang gawang tim asuhan Widodo Cahyono Putro.

Di sisa pertandingan, Persib dan Bali United tak bisa menambah gol. Laga selesai imbang 1-1. Dalam tiga pertandingan terakhir, Persib vs Bali United tak pernah ada pemenang.

Dengan tambahan satu angka ini, Persib kini ada di posisi ketiga dengan kumpulan 46 poin hasil dari 28 kali bermain. Sementara itu, Bali United ada di posisi keenam dengan raihan 42 angka.

Menjamu PSIS, Mitra Kukar Bertekad Jaga Momentum

Mitra Kukar bertekad mempertahankan momentum ketika menjamu PSIS Semarang. Sang pelatih, Rahmad Darmawan, meminta timnya tetap tampil tanpa beban.

Mitra Kukar akan menjamu PSIS Semarang pada laga pekan 28 Liga 1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (28/10). Modal positif didapatkan Mitra Kukar menuju pertandingan ini.

‘Naga Mekes’ mengalahkan PSMS Medan dengan skor 3-1 pada pekan lalu. Hasil itu memutus rangkaian hasil buruk, di mana sebelumnya Mitra Kukar kalah di empat pertandingan berturut-turut.

“Sejauh ini, kami sudah dua kali mendapat tren negatif di kandang sendiri dari beberapa laga terakhir yang kami jalani. Tentu harapan kami ingin bisa memutus tren negatif itu saat menghadapi PSIS nanti,” ujar RD.

Dalam dua laga kandang terakhir di Liga 1, Mitra Kukar harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor 1-4 pada 7 Oktober lalu, serta kalah tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada 19 Oktober.

“Saya berharap para pemain bisa kembali main lepas seperti saat mengalahkan PSMS kemarin, dan seperti saat menghadapi Bhayangkara di babak kedua meski kami kalah waktu itu,” sambung Rahmad.

Mantan pelatih Timnas Indonesia ini melihat bahwa periode negatif yang didapatkan sebelumnya lebih dikarenakan para pemain merasa terbebani. Sehingga pada akhirnya gagal menampilkan permainan yang diinginkan.

“Karena beban dan tekanan itu justru membuat pemain tidak bisa tampil lepas lantaran mereka berpikiran macam-macam sebelum bertanding. Akibatnya, mereka justru membuat kesalahan yang berhasil dimanfaatkan lawan,” kata dia.

“Sebab itu, saya sudah bicara kepada para pemain untuk fokus dalam menjalani pertandingan demi pertandingan, tidak terlalu memikirkan hasil akhir sebelum bertanding dan tidak berpikir tentang posisi di klasemen. Karena untuk bisa menang kan butuh proses, main baik dulu, baru bisa mendapatkan hasil bagus,” tutur RD.

Merasa Dirugikan Wasit, Kapten Sriwijaya FC Menangis

Klub sepak bola Sriwijaya FC menelan kekakahan menyakitkan dari PSIS Semarang dengan skor 0-1 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Selasa (23/10/18), dalam laga lanjutan kasta teratas sepak bola Indonesia, Gojek Liga 1 2018 .

Seperti biasanya, pelatih dan perwakilan kedua tim hadir memberikan komentarnya pada awal media pasca pertandingan. Dari kubu Laskar Wong Kito dihadiri pelatih anyar Sriwijaya FC, Alfredo Vera, dan sang kapten asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo.

Tidak seperti preskon lainnya, sang kapten Sriwijaya terlihat menetesan air mata. Meski sesekali ia berusaha menyembunyikannya, tapi suaranya yang terpatah-patah membuat ia tidak bisa menutupinya.

Gelandang sepak bola asal Korea Selatan ini mengakui ia sangat sedih karena tim kalah 0-1 dari PSIS Semarang. Tapi bukan karena itu saja, ia sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit Hadi Prasetya.

Di laga ini, Yu Hyun-koo merasa timnya banyak dirugikan. Banyak keputusan kontroversi dari keputusan wasit Hadi Prasetya. Jika hal semacam ini dibiarkan makal mencoreng kompetisi liga 1.

“Kenapa kita latihan pagi dan sore setiap hari. Menonton video, membahas kekuatan lawan, tapi jadinya seperti ini,” ucapnya pasca laga diiringi isak tangis.

“Main bola seharusnya tidak seperti ini. Semua harusnya malu melihat sepak bola seperti ini,” tambahnya menjabarkan.

Sekadar informasi, dalam laga PSIS vs Sriwijaya FC kemarin terdapat banyak pelanggaran yang merugikan untuk pihak Laskar Wong Kito.

Wasit Prasetyo Hadi total mengeluarkan enam kartu kuning dan satu kartu merah, dengan bek kiri Sriwijaya FC, Zalnando, harus keluar lapangan terlebih dahulu pada menit ke-64.

Kekalahan ini membuat Sriwijaya FC berada di peringkat 15 klasemen sementara, unggul satu tingkat dari zona degradasi dengan raihan 30 poin.

Bisakah Arema Patahkan Rekor Apik Bhayangkara di PTIK?

Arema FC akan menyambangi Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2018. Arema dihadapkan pada rekor apik Bhayangkara di kandang sendiri.

Arema akan menantang Bhayangkara di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (24/10/2018) sore WIB. Bhayangkara belum terkalahkan saat main kandang sejauh ini dengan catatan enam kemenangan dan enam imbang.

Di sisi lain, Arema punya catatan buruk di laga tandang. Singo Edan telah kalah 10 kali dari 13 laga kandang. Empat di antaranya mereka derita secara beruntun baru-baru ini.

Bhayangkara saat ini duduk di posisi keempat dengan 42 poin, hanya tertinggal lima angka dari PSM Makassar di puncak klasemen. Sedangkan Arema menempati posisi ke-12 dengan 34 poin.

Meski demikian, Arema punya modal positif untuk menghadapi ketangguhan Bhayangkara. Kemenangan 3-1 atas tim peringkat kelima Bali United mendongrak kepercayaan diri Arema.

“Jika Anda melihat di klasemen, Bhayangkara punya peluang yang cukup untuk menjadi juara,” kata pelatih Arema Milan Petrovic dalam konferensi pers di Stadion PTIK.

“Kami tahu Bhayangkara mungkin tidak memainkan sepakbola yang atraktif, tapi mereka merupakan tim yang sangat kuat dan saya menghormati mereka,” sambungnya.

“Jika kami bisa bermain seperti saat kami mengalahkan Bali United, saya pikir kami akan mendapatkan satu poin atau mungkin lebih,” tegasnya.

Misi Bhayangkara FC: Lanjutkan Tren Kandang Impresif dan Clean Sheet

Bhayangkara FC belum terkalahkan di kandang pada Liga 1 2018. Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy ingin melanjutkan catatan oke itu.

Duel antara Bhayangkara dan Arema FC akan berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (24/10/2018) sore WIB. Bhayangkara FC belum terkalahkan saat main kandang sejauh ini dengan catatan enam kemenangan dan enam imbang.

“Besok kami akan mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang dan kami berharap tidak kebobolan. Saya berharap semuanya berlanjut pada laga besok,” kata Simon dalam konferensi pers.

“Arema FC di klasemen memang di bawah, tapi Arema FC adalah tim yang sangat berkembang dan bermain dengan striker muda lokal yang tangguh,” sambungnya.

Bhayangkara FC menelan kekalahan 0-4 dari Arema FC pada putaran pertama. Itu jadi kekalahan terbesar The Guardian musim ini.

“Di putaran pertama Arema FC main bagus dan kami tak main bagus itu kekalahan terbesar kami,” Simon menambahkan.

Sudah di Puncak Klasemen, PSM Ingin Fokus di Sisa Delapan Laga

PSM Makassar sudah berada di puncak klasemen. Untuk mempertahankan posisi itu, PSM bakal fokus total di delapan laga sisa agar bisa juara.

Menyusul kekalahan telak Persib Bandung dari Persebaya Surabaya dengan skor 1-4, PSM tetap berada di urutan pertama klasemen Liga 1 2018 dengan 47 poin dari 26 laga, unggul dua angka dari Persib di posisi kedua.

Dua kekalahan beruntun Persib jadi alasan PSM bisa naik ke puncak. Melihat kondisi Persib yang limbung usai sederet skorsing dan partai usiran, PSM boleh dibilang memegang kendali di sisa delapan laga.

Meski demikian, PSM tak mau jemawa dan terbuai dengan keuntungan saat ini. Pelatih Robert Rene Alberts mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap fokus di delapan laga tersisa.

“Seperti musim lalu, orang berkata juara, apa yang penting sekarang adalah pertandingan selanjutnya, bermain fokus, yang kita lihat hanya pertandingan selanjutnya,” tutur Alberts kepada wartawan, Minggu (21/10/2018).

“Sama seperti di sebelumnya, kita berada di posisi bagus (posisi pertama Liga 1) dan kita harus pertahankan posisi ini,” tambahnya.

Wajar adanya Robert berkata demikian karena lawan PSM selanjutnya adalah Persib yang akan melawat ke Stadion Andi Mattalata, Rabu (24/10) mendatang. Guna menjaga performa tim, PSM langsung menggelar latihan, Minggu (21/10) kemarin atau selang dua hari setelah mengalahkan tuan rumah Borneo FC 2-1.

Latihan ini hanya memfokuskan pemulihan kondisi stamina tim. Mengingat, beberapa pemain utama PSM kini terancam absen saat melawan Persib

“(Hasyim) Kipuw belum siap, Zulham (zamrun) masih sakit, Ferdinand (Sinaga) masih harus menjalani tes lebih lanjut, besok baru kita mulai latihan tapi masih menekankan pemulihan kondisi tim,” papar pelatih berkebangsaan Belanda ini.