Arsip Tag: Liga 1 Indonesia

Dicari, Kiper Muda untuk Persela Lamongan

Persela Lamongan menggelar seleksi tim. Salah satu fokus perekrutan adalah untuk posisi penjaga gawang.

Persela kini hanya memiliki Dwi Kuswanto di posisi penjaga gawang. Mereka kehilangan dua penjaga gawang setelah M. Ridwan dan Alexander dilepas.

Skuat besutan Aji Santoso pun kini memburu penjaga gawang baru. Dalam seleksi pemain yang dilakukan, dari 40 peserta, lima di antaranya adalah penjaga gawang.

“Mungkin (mencari) dua lagi penjaga gawang yang muda, yang kira-kira musim depan sudah bisa main,” kata Aji Santoso.

Selain muda usia, Persela juga berharap bisa mendapat pemain yang sudah punya cukup jam terbang di kompetisi reguler.

“Kita akan tetap mencari penjaga gawang yang matang satu, untuk menemani Dwi,” lanjut Aji.

PT LIB Lunasi Dana Kontribusi ke Klub Liga 1 Senilai Rp5 Miliar

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memenuhi kewajibannya ke kontestan Liga 1 2018. Sebanyak 18 klub sudah mendapat pelunasan dana kontribusi sebesar Rp5 miliar.

Di awal musim, PT LIB mengaku memberikan dana kontribusi sebesar Rp7,5 miliar kepada para klub yang berlaga di Liga 1 2018. Rinciannya, Rp5 miliar akan dibagikan secara bertahap dan sisanya Rp2,5 miliar diserahkan dengan menyesuaikan kegiatan klub pada pengembangan usia muda.

Khusus untuk kontribusi ke klub yang senilai Rp 5 miliar, PT LIB telah melunasinya. Per akhir Desember 2018, sebanyak 18 klub Liga 1 2018 sudah menerima uang kontribusi tersebut.

“Sesuai dengan perjanjian, kami telah membayarkan semua hak-hak klub di kontribusi awal yang nilainya Rp 5 miliar tersebut,” jelas Risha Adi Widjaya, CEO LIB dalam rilis yang diterima detikSport.

Seperti yang disepakati sebelumnya, pembayaran uang kontribusi senilai Rp5 miliar akan diberikan dalam delapan tahap. Pembayaran mulai dilakukan sejak April hingga Desember 2018.

PT LIB juga sudah mengirimkan surat konfirmasi pembayaran kepada klub. Hal ini diyakini akan memudahkan klub untuk mengetahui proses pengiriman secara keseluruhan.

Persija Juara, Sandi Darma Penuhi Nazar Botak dan Undang Anak Yatim

Persija Jakarta merengkuh gelar juara Liga 1 2018. Gelandang Sandi Darma Sute bakal memenuhi nazarnya, mengundang anak yatim dan mencukur botak rambutnya.

Persija memastikan trofi juara Liga 1 2018 usai mengalahkan Mitra Kukar 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu (9/12/2018). Trofi itu melepaskan dahaga juara Macan Kemayoran selama 17 tahun.

Keberhasilan itu membuat Sandi Darma Sute bakal menunaikan nazarnya. Sebelumnya ia berjanji akan menyantuni anak yatim dan mencukur habis rambutnya.

“Saya bersyukur. Ya saya mengundang yatim, lalu botak. Pokoknya botak lah,” kata Sandi.

Sandi, yang berasal dari Palu, juga menyampaikan pesan untuk daerah asalnya. Ia mengaku senang bisa membuat kampung halamannya bangga.

“Mudah-mudahan gelar ini bisa dilihat bahwa masyarakat Palu berjaya. Saya orang Palu bisa berjaya di Jakarta,” sambungnya.

Di laga melawan Mitra Kukar, Sandi bermain selama 45 menit usai diganti di awal babak kedua. Musim ini, pemain berusia 26 tahun itu bermain sebanyak 25 kali di Liga 1 2018, dan turut mencetak 1 gol.

Persebaya Surabaya Tekad Kalahkan PSIS Semarang di Pekan Terakhir

Persebaya Surabaya harus menang saat menjamu PSIS Semarang di pekan terakhir Liga 1 Indonesia, Sabtu (8/12) sore, jika tak ingin terlempar dari posisi enam Liga 1 Indonesia.

Pertemuan antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang sore ini diperkirakan akan berlangsung sengit. Pasalnya, selain Persebaya yang mengejar kemenangan, PSIS pun tak mau kalah agar bisa memperbaiki posisinya di papan klasemen akhir.

Saat ini, Persebaya Surabaya berada di peringkat enam dengan koleksi 47 poin. Sedangkan PSIS Semarang bertengger di posisi sembilan dengan 46 poin.
Laga vs PSIS Tetap Laga Penting

“Laga melawan PSIS tetap penting, karena peringkat keenam yang kini ditempati Persebaya yang jadi taruhannya. Kami tak mau digusur PSIS di klasemen akhir,” tandas pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

Karena itulah, Djadjang meminta skuad Bajul Ijo tetap tampil dengan semangat juang yang tinggi. Dia juga berharap, anak asuhnya bisa memaksimalkan keuntungan mereka sebagai tuan rumah yang pastinya akan didukung ribuan suporter fanatik Persebaya.

Persebaya pastinya akan tampil dengan dukungan puluhan ribu suporternya, setelah tiket pertandingan antara Persebaya kontra PSIS sudah laku terjual sejak H-4 pertandingan sore nanti.

Sayangnya, Persebaya tak akan diperkuat dua pemain pilarnya, yakni Osvaldo Haay dan Fandry Imbiri. Jika Osvaldo absen karena jalani sanksi akumulasi kartu kuning, Fandri ijin pulang ke Papua karena ada saudaranya yang sakit keras.
PSIS Bakal Tanpa Beban

Sementara itu, PSIS dipastikan akan tampil tanpa beban dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo. Pasalnya, tim Mahesa Jenar sudah dipastikan akan bertahan di Liga 1 Indonesia musim depan.

Tapi, pelatih PSIS Jafri Sastra juga tegaskan, timnya tetap akan tunjukkan penampilan terbaik di kandang Persebaya. “Kami hadir di Surabaya tidak untuk formalitas. Laga nanti tetap dijalani dengan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Kami ingin memperbaiki peringkat kami di papan klasemen,” tandas Jafri Sastra.

Di laga lawan Persebaya nanti, PSIS lagi-lagi tak bisa mainkan gelandang andalannya, Ibrahim Conteh. Alasannya, Conteh masih harus jalani sanksi skorsing dari Komisi Disiplin PSSI.

Perkiraan Susunan Pemain

Persebaya (4-3-3): Miswar Saputra; Abu Rizal Maulana, Otavio Dutra, OK John, Ruben Sanadi; Misbakus Solikin, Rendi Irwan, Fandy Eko Utomo; Oktafianus Fernando, David da Silva, Irfan Jaya. Cadangan: Dimas Galih, Andri Muladi, Rachmat Irianto, Mochammad Syaifuddin, Irvan Febrianto, Riky Kayame, Ferinando Pahabol, Muhammad Hidayat.

PSIS (4-3-3): Jandia Eka Putra; Safrudin Tahar, M Rio Saputra, Petar Planic, Gilang Ginarsa; M Yunus, Bayu Nugroho, Nerius Alom; Hari Nur Yulianto, Bruno Silva, Komarudin. Cadangan: Joko Ribowo, Fauzan Fajri, Akbar Riansyah, Hafit Ibrahim, Gustur Cahyo, Aldaier Makatindu.

Hasil Liga 1: Rakic Hat-trick, PS Tira Kalahkan PSMS 4-2

PS Tira mengalahkan PSMS Medan 4-2 dalam lanjutan Liga 1 2018. Aleksandar Rakic melesakkan hat-trick dalam laga ini.

PSMS sudah harus bermain dengan 10 pemain saat laga melawan PS Tira di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (5/12/2018) malam WIB, baru berjalan 11 menit. Shohei Matsunaga menerima kartu merah langsung dari wasit Dodi Setia Purnama setelah melanggar Ahmad Nufiandani.

Kalah jumlah pemain bikin PSMS kesulitan meladeni permainan PS Tira. Tim berjulukan Ayam Kinantan nyaris kebobolan di menit ke-27 lewat tembakan chip Nufiandani yang mampu dipatahkan Abdul Rohim.

PSMS mengejutkan pertahanan PS Tira di menit 37. Angga Saputra melepaskan tembakan dari jarak dekat dengan memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Felipe Martins, namun bola melenceng dari bidang sasaran.

Dimas Drajad nyaris membawa PS Tira unggul di babak pertama jelang turun minum. Dimas melepaskan tembakan, namun bola melenceng dari target. Skor 0-0 bertahan di babak pertama.

PS Tira akhirnya bisa unggul di menit ke-53. Aleksandar Rakic melesakkan gol dengan tembakan kaki kiri usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri. 1-0 PS Tira memimpin.

PS Tira punya tiga peluang beruntun selepas gol Rakic. Seluruh peluang tersebut datang daru Sansan Fauzi, namun tak satupun yang berbuah gol.

PS Tira memperbesar keunggulan 2-0 di menit ke-77. Rakic melesakkan gol kedua setelah menerima umpan dari sisi kiri. Bola tembakannya meluncur melewati sela-sela kaki Abdul Rohim.

Rakic mencetak hat-trick di menit ke-80. Pemain asal Serbia itu melesakkan bola dari eksekusi tendangan bebas. Bola meluncur mulus ke dalam gawang tanpa ada sedikit pun pergerakan dari Abdul Rohim.

PSMS Medan berhasil perkecil ketertinggalan menjadi 1-3 di menit ke-83. Rachmad Hidayat melesakkan gol lewat sundulan usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.

Di saat mendapat momentum untuk kembali memperkecil ketertinggalan, PSMS malah harus kebobolan untuk yang keempat kalinya. Kali ini giliran Dimas Drajad, yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88.

PSMS baru bisa memperkecil kekalahan menjadi 2-4 di masa injury time, tak lama setelah Roni Sugeng diganjar kartu kuning kedua. Gol tim asal Medan itu dilesakkan lagi oleh Rachmad Hidayat.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa waktu. PS Tira keluar sebagai pemenang setelah melumat PSMS 4-2.

Dengan kekalahan ini PSMS turun ke dasar klasemen dengan 37 poin. PS Tira naik ke posisi 17 dengan 39 poin, sama seperti Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan Perseru Serui.

Belum ada satupun tim yang memastikan diri terdegradasi ke Liga 2. Kepastian baru didapat pada pekan terakhir Liga 1 2018.

Susunan Pemain:

PSMS Medan: Abdul Rohim; Roni Fatahilah, Alexandros Tanidis, Reinaldo Lobo, Wahyu Sugiyantoro, Alwi Slamat, Rachmad Hidayat, Lutfi Akbar, Shohei Matsunaga, Frets Butuan, Felipe Martins.

PS Tira: Angga Saputra; Didik Wijayance, Abu Bakr Radanfah, Abduh Lestaluhu, Roni Ariyanto, Manahati Lestusen, Ryan Wiradinata, Izmy Hatuwe, Ahmad Nufiandani, Aleksandar Rakic.

Jadwal Siarang Langsung Bhayangkara FC Vs PSM Makassar

PSM Makassar akan menjalani pertandingan krusial di Liga 1 2018. Juku Eja akan melawan Bhayangkara FC, berikut ini jadwal siaran langsungnya.

Bhayangkara FC vs PSM akan berlangsung di stadion PTIK, Jakarta, Senin (3/12/2018) malam pukul 18.30 WIB. Duel itu akan disiarkan langsung oleh Indosiar.

PSM merupakan satu dari dua kandidat juara Liga 1 musim ini. Tim asuhan Robert Rene Alberts ada di posisi kedua dengan raihan 57 poin, hasil dari 32 kali bermain. Sementara Bhayangkara FC menempati peringkat keempat dengan koleksi 49 angka.

Persija Jakarta menjadi pemuncak klasemen dengan koleksi 59 poin. Macan Kemayoran sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

Kemenangan atas Bhayangkara FC akan mengantarkan PSM kembali memuncaki klasemen sementara.

Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2018

Bhayangkara FC vs PSM Makassar – Senin (3/12/2018) – Stadion PTIK – Siaran Langsung Indosiar pukul 18.30 malam WIB.

Siap Lawan PSS Sleman, Pemain Kalteng Putra Dapat Tambahan ‘Musuh’

Klub sepak bola Kalteng Putera harus berjuang melawan rasa lelah sebelum dijamu PSS Sleman pada leg kedua semifinal Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/11/2018). Tim Laskar Isen Mulang tak memiliki waktu untuk sekadar rehat.

Setelah menjamu PSS di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Minggu (25/11/2018) sore, skuat tim sepak bola asuhan Kas Hartadi langsung bertolak ke Sleman, Senin (26/11/2018) pagi.

Mereka juga harus melakukan penerbangan menuju Surabaya terlebih dahulu sebelum berlanjut ke Yogyakarta via jalur udara.

“Kami memang tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Namun semua pemain saya beri pemahaman untuk menikmati kondisi ini. Alhamdulillah mereka sangat antusias,” ungkap Kas Hartadi

Nyanyian Rasis Jadi Penyebab Bhayangkara Gagal Kalahkan Persebaya Surabaya?

Omongan adalah doa, rupanya benar terjadi dan dialami Bhayangkara FC saat laga vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada lanjutan Liga 1 2018 (kasta tertinggi bola Indonesia) pekan ke-32 Senin (26/11/18).

Ya, sebelum laga berlangsung pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengaku jika laga melawan Persebaya Surabaya merupakan laga yang sulit baginya.

Ternyata pernyataannya saat konfrensi pers sebelum laga itu terjadi, Bhayangkara FC kalah tipis 0-1 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya.

Pelatih asal Skotlandia itu mengatakan jika kehilangan fokus menjadi penyebab utama timnya kalah melawan tuan rumah. Padahal menurutnya selama jalannya laga sepak bola, anak didiknya sudah bermain sangat baik.

Lanjut ayah satu orang anak ini, selama jalannya laga sejumlah taktik juga sudah berjalan dengan baik. Buktinya selama jalannya laga tim yang mempunyai julukan The Guardian itu mampu menekan Bajul Ijo sejak babak pertama.

Simon mengatakan banyak peluang yang didapatkan anak didiknya. Hanya saja eksekusi yang dilakukan lini depan The Guardian ketika berada di depan gawang Miswar Saputra masih kurang beruntung.

“Kami sudah mencoba menyerang, sudah kami lakukan permainan bagus juga. Tapi sedikit kurang eksekusi saat sudah berada di dekat gawang Persebaya,” bebernya.

Sementara itu pada laga melawan Persebaya Surabaya tadi, laga sempat dihentikan lantaran adanya chant bernada rasis dari Bonek. Ditanya soal kejadian itu, Simon mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya.

“Tidak masalah, kecuali kalau ada suporter yang masuk lapangan. Karena jika itu terjadi sangat menganggu jalannya pertandingan,” tutupnya.

Sekadar informasi, meski gagal merebut poin, Bhayangkara FC masih bisa bernapas lega lantara masih bertahan di peringkat empat klasemen sementara Liga 1 2018 dengan torehan 49 poin.

Persela Usung Misi Menjegal Persija

Persela Lamongan akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga tunda Liga 1 2018. ‘Laskar Joko Tingkir’ siap menghambat laju ‘Macan Kemayoran’ menuju tangga juara musim ini.

Pertandingan Persela vs Persija merupakan laga tunda. Ini merupakan partai pekan ke-26 yang sedianya digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi namun terganjal izin kepolisian.

Pada prosesnya pertandingan ditunda hingga dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (20/11/2018). Menghadapi Persija yang kini bertengger di posisi dua klasemen, Persela menantikan duel yang menarik.

“Dalam menghadapi pertandingan melawan Persija besok sore, tim kami sangat siap, kondisi tim juga dalam kondisi bagus, semua pemain juga bisa tampil. Artinya kekuatan kami untuk menghadapi Persija besok sore dalam posisi kekuatan penuh,” ujar Pelatih Persela Aji Santoso kepada pewarta di Stadion GBK, Senin (19/11/2018).

“Nah mudah-mudahan besok pertandingan berjalan dengan seru, jual-beli serangan, supaya yang menonton juga bisa puas melihat pertandingan besok,” tambahnya.

Aji mengakui untuk mengalahkan Persija bukan perkerjaan yang mudah karena Ramdani Lestaluhu dkk sedang mengejar gelar juara. Kemenangan akan membuat kans Persija semakin besar.

Tapi melihat posisi Persela di papan klasemen masih cukup aman dari zona degradasi, Aji berharap itu akan membuat anak asuhnya bisa tampil lepas. Dengan begitu, meraup tiga poin akan lebih mudah.

“Saya akan mencoba menghambat laju Persija untuk meraih tangga juara karena saya lihat Persija sendiri masih memiliki kesempatan, sedangkan tim kami Alhamdulilah sudah terbebas dari persaingan di tim bawah,” sambung Aji.

“Paling tidak sudah aman dari degradasi. Artinya besok kami akan tampil tanpa beban, kami akan tampil fight untuk bisa menghambat laju Persija Jakarta besok sore,” imbuhnya.

Aji berharap pertandingan melawan Persija akan berjalan dengan fairplay. Dia tak mau memikirkan adanya isu-isu nonteknis yang bisa menganggu jalannnya pertandingan. “Saya pikir besok saya tidak terlalu banyak memikirkan masalah nonteknis. Mudah-mudahan saja pertandingan besok berjalan lancar, baik, fair, tapi yang jelas kami besok akan tampil menyerang, akan saya serang Persija di kandangnya Persija besok,” pungkasnya.

Persela saat ini menempati posisi ke 11 klasemen Liga 1 dengan 42 poin, berjarak enam poin dari PS Tira di zona merah. Sementara Persija di peringkat kedua dengan 50 poin, terpaut empat angka dari PSM Makassar yang ada di puncak klasemen.

Ladeni Persela di GBK, Motivasi Persija Berlipat Ganda

Persija Jakarta kembali bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018. Macan Kemayoran seperti mendapatkan suntikan motivasi ekstra.

Persija menjalani laga ke-26 dengan Persela yang sempat ditunda. Pertandingan itu dihelat di SUGBK pada Selasa (20/11/2018), pukul 15.30 WIB.

Itu menjadi laga pertama Persija di SUGBK sejak menjamu Home United pada Piala AFC 2018 pada 15 Mei 2018. Sementara, laga di LIga 1 paling akhir di SUGBK dengan menjamu Madura United pada 12 Mei.

Setelah itu, Persija harus terusir dan berkandang di Stadion Sultan Agung dan sempat menggunakan Stadion PTIK.

Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, tak sabar bisa bermain lagi di GBK. Persija bakal tampil kerja keras untuk meraih kemenangan di stadion terbesar di Indonesia itu.

“Kami sangat senang kami bisa main di SUGBK. Saya pikir stadion yang paling bagus di Indonesia ada di sini (SUGBK). Kami sudah lama tunggu agar bisa balik ke sini,” kata Teco dalam jumpa pers jelang laga di Stadion GBK, Senin (19/11/2018).

“Pasti juga suporter sangat senang kami bisa main di Jakarta. Ini juga yang penting buat suporter pasti tunggu lama juga. Mungkin pertandingan terakhir kami main di sini (SUGBK) bulan Mei lalu,” dia menambahkan.

Dengan bermain di GBK, Persija bakal memanfaatkan dukungan suporter. Mereka bertekad menuai poin penuh.

“Besok kami harus kerja keras lagi lawan Persela, kami harus kerja keras buat menang, waktu kami bisa menang besok kami lebih dekat dengan peringkat satu PSM. Tapi yang penting kami sudah di Jakarta lagi, ini yang sangat bagus buat tim,” kata Teco.

“Kami sudah menunggu lama untuk balik ke sini, pasti suporter sangat senang kami bisa main di Jakarta lagi. Ini juga yang penting buat suporter pasti tunggu lama juga,” pelatih asal Brasil itu menambahkan.