Arsip Tag: Liga 1 Indonesia

Persija Ingin Jamu PSM di SUGBK

Macan Kemayoran akan menjamu PSM Makassar terlebih dahulu pada leg pertama babak final Piala Indonesia yang akan berlangsung pada 21 Juli 2019. Setelah itu, Macan Kemayoran baru bertandag ke Stadion Andi Mattalatta, 28 Juli 2019.

Keinginan Persija Jakarta untuk bermain di SUGBK pada babak final ini nampaknya bisa direalisasikan. Hal ini dikarenakan, panitia pelaksana Persija yang sukses menggelar laga Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung dengan aman.

Melihat hal tersebut, Ferry Paulus sangat optimistis Persija Jakarta bisa menggelar laga tersebutsi SUGBK. Menurut Ferry semua sudah tidak ada masalah, tinggal bagaimana izin dari pihak kepolisian saja.

“Maunya kami tetap main di SUGBK, lagi-lagi ya tinggal izin dari pihak kepolisian saja ya. Tapi kalau melihat kemarin melawan Persib Bandung aman,” kata Ferry Paulus beberapa waktu lalu.

“Bahkan sepanjang pertandingan bergengsi selalu sarat masalah ya, artinya sering ada efek. Tapi lihat kemarin kondusif, bagus, rapi, sampi dengan hari ini ga ada berita jelek, jadi kami optimistis,” Fersy Paulus menambahkan.

Sebelum menghadapi final Piala Indonesia 2018, Persija Jakarta terlebih duhulu menghadapi Tira Persikabo dalam lanjutan Liga 1 2019. Oleh kerena itu, mereka akan fokus terlebih dahulu ke sana baru ke laga final.

PSS Vs Persebaya, Panpel Cetak 32 Ribu Tiket

Panitia pelaksana laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya menyiapkan 32 ribu tiket untuk didistribusikan. Tiket sudah mulai dijual sejak semalam.

Laga PSS vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2019 akan digelar di Stadio Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019) petang WIB. Tuan rumah sementara ada di posisi delapan klasemen dengan sembilan poin dari enam laga, sementara Persebaya di urutan empat dengan 12 poin dari tujuh pertandingan.

“Kita cetak sebanyak 32 ribu lembar tiket,” kata Ketua Panpel PSS Sleman, Tri Mulyanta saat dihubungi wartawan, Kamis (11/7/2019).

Sejumlah tiket sudah mulai dirilis sejak Rabu (10/7) semalam melalui jalur online. Panpel mencoba menjual 200 lembar di tahap awal ini dan seluruh tiket langsung ludes tak sampai lima menit.

“Buka jam 23.00, tak sampai lima menit sold out, tak tahu diborong dari pihak mana. Nanti malam rilis lagi untuk didistribusikan ke kelompok suporter PSS,” sambung Tri.

Untuk pertandingan lusa, panpel tidak menjatahkan tiket buat suporter Persebaya, Bonek Mania. Sebab ada kekhawatiran dari warga sekitar stadion terkait kedatangan suporter tandang.

Selain itu Polda DIY juga memberikan masukan agar Bonek tidak masuk stadion. Tri mengaku sejak awal sebenarnya menyiapkan tiket untuk Bonek, namun ia juga mesti mendengarkan masukan warga dan kepolisian.

“Dari awal kita siapkan kuota untuk teman-teman Bonek. Tapi ada masukan dari warga dan kepolisian, kita dilema juga,” ujar Tri.

Pengelola Hitung Kerugian Pagar Rusak GBK Usai Laga Persija Vs Persib

Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) sampai kini belum mengetahui jumlah kerusakan usai laga Persija Jakarta dengan Persib Bandung, Rabu (10/7/2019). Mereka tak khawatir, toh Persija telah membayar deposit di awal.

Persija dan Persib menyelesaikan laga lanjutan Liga 1, Rabu (10/7) dengan hasil imbang 1-1. Laga itu menyisakan kerusakan pagar pembatas penonton. Pagar itu roboh saat The jakmania merayakan gol bomber Macan Kemayoran Marko Simic

Atas aksi itu, manajemen Macan Kemayoran terpaksa harus mengganti rugi kerusakannya. Lagipula, Persija sebelum menyelenggarakan sudah memberikan uang Rp 1,5 miliar sebagai jaminan jika ada kerusakan yang ditimbulkan selama laga.

Tapi, sampai kini PPK GBK belum bisa menjelaskan berapa jumlah kerugian yang harus ditanggung Persija.

“Masih dihitung. Jadi belum selesai perhitungannya,” kata Direktur Keuangan PPK GBK, Agus Trisyuwanto, kepada detikSport, Kamis (11/7/2019).

“Sebagai info, sebelum pertandingan dimulai sesuai dengan prosedur kami, Persija telah menyerahkan uang jaminan kerusakan. Jadi nanti dipotong dari uang tersebut (biaya kerusakannya,” dia menjelaskan.

Persija Jakarta rencananya akan menggunakan SUGBK kembali sebagai venue final Piala Indonesia 2018/2019. Mereka akan menjamu PSM Makassar pada leg pertama yang bergulir 21 Juli.

“GBK pada prinsipnya siap menerima Persija, tergantung izin dari kepolisian,” ujar dia.

PSIS Perpanjang Penderitaan Persela di Shopee Liga 1 2019

PSIS Semarang meraih kemenangan 2-0 atas Persela Lamongan pada laga pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu malam WIB (6/7/2019).

Kemenangan ini membuat PSIS Semarang naik ke peringkat enam dengan raihan 11 poin. Adapun bagi Persela, kekalahan ini membuat mereka makin menderita di dasar klasemen dengan poin dua.

Berstatus sebagai tim tamu, Persela langsung agresif melancarkan serangan. Pada menit ketujuh, Alex Goncalves langsung melepaskan tembakan yang masih bisa diamankan kiper PSIS kawalan Jandia Eka Putra.

Tim tuan rumah baru mendapatkan peluang pada menit ke-19 melalui Septian David. Namun, bola masih bisa diantisipasi kiper Persela kawalan Dwi Kuswanto.

Pada menit ke-35, Persela kembali membuat Jandia Eka Putra kerja keras. Eky Taufik melepaskan tembakan yang berhasil diantisipasi sehingga berbuah tendangan penjuru.

Begitu juga dengan tembakan Kei Hirose pada menit ke-44 yang kembali diantisipasi Jandia. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua laga, Persela semakin agresif melancarkan serangan. PSIS sesekali mengancam melalui serangan balik.

Publik tuan rumah kemudian bergemuruh setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-61. Tembakan pemain PSIS mengenai salah seorang bek Persela. Wallace Costa yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan peluang. Bola hasil sepakannya meluncur deras ke dalam gawang Persela.

PSIS kemudian berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-86 melalui Shohei Matsunaga. Memanfaatkan umpan Silvio Escoba, pemain Jepang itu kemudian melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper.

Menjelang akhir babak kedua, PSIS Semarang kembali mendapatkan peluang menambah gol melalui Bayu Nugroho. Namun, peluang yang didapat setelah berhadapan dengan kiper Persela gagal dimaksimalkan karena bola berhasil dimentahkan Dwi Kuswanto. Hingga laga usai, tak ada gol tambahan.

Susunan pemain

PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra (kiper), Safrudin Tahar, Wallace Costa, M. Rio Saputro, Arthur Bonai (belakang), Bayu Nugroho, Fredyan Wahyu, Patrick Mota (tengah), Septian David, Komarudin, Silvio Escobar (depan)

Pelatih: Jafri Sastra (Indonesia)

Persela Lamongan (4-3-3): Dwi Kuswanto (kiper), Samsul Arifin, Mawouna Amevor, Moch Zaenuri, Eky Taufik (belakang), Rafael Gomes, Kei Hirose, Lucky Wahyu (tengah), Delvin Rumbino, Alex Goncalves, Anis Nabar (depan)

Pelatih: Nil Maizar (Indonesia)

Prediksi Madura United Vs PSM: Duel Jilid 3 Jadi Penentu

Madura United dan PSM Makassar bakal melakoni pertandingan edisi terakhir dalam tiga pertemuan beruntun. Kedua tim akan saling berjibaku dalam leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Minggu sore (7/7/2019).

Dalam dua pertemuan sebelumnya, kedua tim saling mengungguli. PSM menang 1-0 dalam leg pertama semifinal pada Minggu (30/6/2019). Madura United menang 2-0 dalam pekan keenam Shopee Liga 1 2019, Kamis (4/7/2019).

Pertemuan ini menutup tiga laga beruntun itu. Di samping itu, pertandingan kali ini bakal menjadi penentuan. Sebab, duel ini bakal menjadi penentu kelolosan ke final. Tim pemenang skor agregat bakal bersua dengan Persija Jakarta di partai puncak Piala Indonesia 2018.

“Kami sudah belajar dari pertandingan sebelumnya, saat menang di sini. Semua tetap perlu bekerja keras. Saya meminta pemain bermain serius dan memenangkan pertandingan supaya kami bisa ke final,” kata Dejan Antonic, pelatih Madura United.

Di laga ini, Laskar Sape Kerrab tidak bisa memainkan dua pemain yang kerap masuk starting eleven. Andik Vermansah masih mengalami cedera hamstring, sedangkan Asep Berlian absen akibat akumulasi kartu.

Kemungkinan, posisi kedua pemain itu bakal diisi Alfath Faathier dan Guntur Ariyadi sejak menit pertama. Mereka juga sudah terbiasa menjadi pengganti dan tetap memberi kontribusi buat timnya.

“Semua pemain di tim ini sama. Kami tanpa Asep dan Andik, dan ada pemain pengganti yang siap main. Saya yakin pemain siap mental, meski kelelahan karena sebelumnya juga melawan PSM dalam rentetan jadwal padat,” imbuh Dejan.

Kabar baiknya, Madura United bisa menurunkan kiper Ridho Djazulie, yang dilarikan ke rumah sakit pada pertandingan Kamis lalu. Ridho sudah sembuh dan siap kembali tampil melawan tim berjulukan Juku Eja itu.

“Ridho dalam kondisi sudah oke. Itu dokter tim (Hery Siswanto) yang bilang, bukan dari saya. Saya perlu lihat kondisinya lagi, tapi dia siap tampil di pertandingan ini,” ucap pelatih asal Serbia itu. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menegaskan skuatnya tetap bermain normal pada pertandingan ini. Di mata Darije, kemenangan 1-0 memang membuat PSM di atas angin, tetapi otomatis membuat Juku Eja aman ke partai puncak.

Itulah mengapa Darije tetap menurunkan formasi agresif minus sang kapten Wiljan Pluim, yang terjerat akumulasi kartu kuning.

“Kalau kami mencetak satu gol, itu berarti Madura United harus mencetak minimal tiga gol untuk lolos ke final dan seterusnya,” kata Darije.

Untuk mewujudkan gol itu, Darije menyiratkan memainkan Eero Markkanen sebagai starter di posisi striker, sedangkan Guy Junior digeser ke penyerang sayap bersama Zulham Zamrun.

Di tengah, peran Pluim bakal dilakoni Rasyid Bakri yang juga piawai mencetak gol sebagai ‘gelandang muncul’ PSM. Aksi Rasyid ditopang duet gelandang pekerja, Marc Klok dan Rizky Pellu.

Sedang di lini belakang, Aaron Evans (stoper) dan Beny Wahyudi (bek kiri) tetap diberi kepercayaan, meski baru membuat gol bunuh diri saat PSM ditekuk Madura United pada laga Shopee Liga 1 2019.

Rotasi hanya dilakukan di posisi bek kanan, di mana Asnawi Mangkualam kembali dipercaya mengganti peran seniornya, Zulkifli Syukur.

Prakiraan Susunan Pemain

Madura United (4-3-3): Ridho Djazulie (kiper); Marckho Meraudje, Jaimerson Xavier, Fandry Imbiri, Andik Rendika Rama (belakang); Zulfiandi, Guntur Ariyadi, Alfath Faathier (tengah); Greg Nwokolo, Aleksandar Rakic, Beto Goncalves (depan)

Pelatih: Dejan Antonic

PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit;Asnawi Mangkualam, Aaron Evans, Abdul Rahman, Beny Wahyudi; Marc Klok, Rizky Pellu, Rasyid Bakri; Guy Junior, Eero Markkanen, Zulham Zamrun

Pelatih: Darije Kalezic

Persipura Keluhkan Kualitas Lapangan Stadion Gajayana

Persipura Jayapura mengeluhkan kualitas lapangan stadion Gajayana. Mutiara Hitam gagal memetik poin saat dijamu Arema FC.

Saat bertanding di lanjutan Liga 1 2019, Kamis (7/7/2019), Persipura kalah 1-3 dari Arema FC. Hasil buruk itu disebut karena faktor lapangan serta banyaknya kesalahan selama pertandingan.

Pelatih kiper Persipura Alan Haviludin pertama menyatakan, gol pertama Arema berdampak pada mental pemain. Baru setelah itu, anak asuhnya bisa bermain lepas. Tetapi belum mencapai performa maksimal, timnya kembali kebobolan.

“Gol pertama sempat membuat goyah kita. Kemudian baru kita bisa mengimbangi irama pertandingan. Tetapi Arema kembali menciptakan gol,” ujar Alan kepada wartawan usai pertandingan.

Alan juga menyebut, buruknya kualitas stadion Gajayana, Kota Malang, tempat dimana laga lanjutan Liga 1 2019 digelar. Kondisi lapangan yang kurang bagus, sangat mempengaruhi tim Persipura untuk menerapkan strategi pertandingan.

Yang jelas, kata dia, Ricardo Salampessy dkk sangat kesulitan mengembangkan permainan. Karena kondisi lapangan yang buruk. Berbeda dengan Arema sudah terbiasa bermain di Gajayana. “Iya, kita semua tahu-lah, bagaimana kondisi stadion. Karena itu menjadi salah satu faktor kekalahan kami, apalagi di babak kedua hujan turun deras, semakin membuat lapangan tak layak untuk pertandingan,” tuturnya.

Meski begitu, Alan enggan mengkambing hitamkan kondisi stadion, hingga Persipura menuai kekalahan dengan skor 3-1.

“Tetapi, kita tidak boleh hanya sebut karena kondisi stadion kurang bagus. Akan tetapi, Arema cukup bagus dalam memanfaatkan peluang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Alan tak menyangkal masa transisi kepemimpinan pelatih turut menyumbang faktor kekalahan Mutiara Hitam di Gajayana. “Bisa jadi itu, transisi pelatih menjadi penyebabnya juga,” cetusnya.

“Tekanan dilakukan Arema sejak menit awal, membuat pemain kami banyak melakukan kesalahan. Terjadi diskomunikasi di lapangan, peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh Arema,” sambung Alan. Bek Persipura Ricardo Salampessy ikut hadir mendampingi Alan Haviludin mengakui, ada banyak kesalahan terjadi di sepanjang pertandingan. Ditambah lagi, hujan deras yang mengguyur Gajayana semakin memperburuk permainan Persipura.

“Kami semakin kewalahan dengan turunnya hujan. Selain memang banyak kesalahan kami lakukan, miss komunikasi antar pemain saat Arema melakukan serangan. Semua membuat gol-gol Arema tercipta,” ujar Ricardo.

Kedepan, dia berharap Persipura bisa bangkit dari keterpurukan. “Ke depan, tentunya kami, harus mengangkat kepala, pertandingan ke depan harus lebih baik lagi, memutus hasil-hasil minor, ini harapan semua tentunya, bukan saya saja,” tandasnya.

Kekalahan melawan Arema, membawa Persipura semakin terpuruk di klasemen sementara Liga 1 2019. Dengan hanya mengantongi 3 poin dari enam kali pertandingan, Persipura kini berada di urutan 16.

Hasil Bhayangkara FC Vs Tira Persikabo: The Guardians Tertahan di Kandang

Laga Bhayangkara FC vs PS Tira Persikabo pada lanjutan Liga 1 2019 berakhir 1-1. Hasil ini membuat posisi kedua di klasemen tim disusul oleh Madura United.

Duel dua tim papan atas ini tersaji di Stadion Madya Senayan, Kamis (4/7/2019) malam WIB. Laga ini berlangsung sengit sejak menit awal laga.

Tim tamu mengejutkan tuan rumah terlebih dahulu lewat gol Ciro Alves di menit ke-20. Sundulannya memanfaatkan umpan silang Osas Saha dari sisi kanan berhasil memperdaya Awan Setho.

Bhayangkara FC cuma butuh lima menit untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Berawal dari tusukan Putu Gede ke kotak penalti Tira, bola disambar oleh Ramiro Fergonzi, yang dalam tayangan ulang bola sempat mengenai kaki Muhammad Rifad Marasambessy sebelum masuk ke gawang. Skor itu bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, kedua tim masih tampil terbuka. Di menit ke-54, Ciro Alves nyaris mencetak gol keduanya di laga ini, namun bola sepakannya dari tepi kotak penalti masih melebar tipis ke kanan gawang Bhayangkara FC.

The Guardians giliran mengancam pada menit ke-62. Tendangan bebas Anderson Salles masih mampu ditepis oleh Angga sebelum menerpa mistar gawang.

Di sisa waktu yang ada, kedua kubu gagal mencetak gol tambahan. Hal ini membuat skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim tergusur oleh Madura United, yang di saat bersamaan menang 2-0 atas PSM Makassar. Tira Persikabo dan Bhayangkara kini berada di urutan ketiga dan keempat dengan 12 poin. Mereka tertinggal satu angka dari Sapeh Kerab yang menempati posisi kedua.

Susunan Pemain:

Bhayangkara FC: Awan Setho Raharjo, Anderson Salles, Jajang Mulyana, I Putu Gede, Fatchu Rochman; Flavio Beck, Lee Yujun, Sani Rizki Fauzi; Rachmad Hidayat, Ramiro Fergonzi, Dendy Sulistyawan.

PS Tira Persikabo: Angga Saputro, Andy Setyo Nugroho, Khurshed Beknazarov, Anderson Sa Abduh Lestaluhu, Rifad Marasabessy; Manahati Lestusen, Wawan Febriyanto; Loris Arnaud, Ciro Henrique Alves, Osas Saha

Bhayangkara FC dan PSS Sleman Berbagi Angka di Maguwoharjo

PSS Sleman gagal mengamankan poin penuh saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/6/2019) sore.

PSS yang menurunkan skuat terbaiknya, termasuk Brian Ferreira dan Yevhen Bokhasvili harus kebobolan terlebih dulu di babak pertama.

Gelandang Bhayangkara FC, Flavio Beck Junior yang bebas dari kawalan pemain PSS berhasil melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dibendung Ega Rizky Pramana.

Tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-59 lewat aksi Yevhen Bokhasvili.

Yevhen mampu memanfaatkan blunder yang dilakukan barisan pertahanan Bhayangkara FC, termasuk kiper Wahyu Tri yang keluar dari kotak penalti.

Tanpa ampun, Yevhen mengirimkan bola ke gawang Bhayangkara FC yang bebas dari kawalan karena Wahyu Tri dalam posisi yang terlalu maju.

Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. PSS masih menempati posisi empat dengan enam poin, sementara Bhayangkara FC di posisi tujuh dengan poin lima.

Daftar susunan pemain :

PSS : Ega Rizky Pramana; Alfonso de la Cruz, Gufran Ramadhan, M Bagus Nirwanto (C), Wahyu Sukarta; Brian Ferreira, Sidik Saimima, Haris Tuharea, Rangga Muslim; Derry Rachman Noor, Yevhen Bokhasvili

Pelatih : Seto Nurdiyantoro

Bhayangkara FC : Wahyu Tri Nugroho; I Putu Gede, Anderson Salles, Indra Kahfi Ardhiyasa (C), M Fatchu Rochman; Flavio Beck Junior, Lee Yoo-jun, Ilham Udin Armaiyn; M Nur Iskandar, Dendy Sulistyawan, Ramiro Fergonzi

Panpel Rilis Harga Tiket Persib Kontra Madura United

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib Bandung merilis harga tiket pertandingan pekan kelima Liga 1 2019 kontra Madura United. Laga itu akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (23/6/2019) sore.

Tiket termurah yang dilepas adalah tiket tribun utara dan selatan. Harga kategori tersebut sebesar Rp45 ribu.

Sementara untuk kategori lainnya, panpel melepas tiket tribun timur dengan harga Rp54 ribu, samping barat I dan II sebesar Rp67.500, dan tiket VIP Barat Utama Rp112.500.

Adapun, bobotoh bisa mendapatkan tiket tersebut dengan cara memesan lewat aplikasi Persib di playstore.

Musim ini, tim berjulukan Maung Bandung itu memang tidak lagi menjual tiket secara offline.

Khusus pemegang membersib Persib, bobotoh akan langsung mendapatkan diskon sebesar 10 perseb. Panpel pun mengimbau kepada penonton untuk tidak membeli tiket di calo atau pihak manapun.

Banding PSS Sleman Dikabulkan, BCS Bisa Kembali Penuhi Tribun Maguwoharjo

PSS Sleman mendapat kabar baik, setelah bandingnya atas hukuman yang mereka dapat dari Komdis PSSI dikabulkan oleh Komisi Banding PSSI.

Sebelumnya kericuhan yang terjadi di pekan perdana kontrak Arema FC berbuah hukuman untuk mengosongkan tribun selatan Stadion Maguwoharjo dalam empat laga kandang.

Namun Komding akan memberikan percobaan selama enam bulan kepada PSS Sleman, jika dalam periode itu suporter kembali berulah maka hukuman harus dijalani oleh Elang Jawa.

Hal ini dituangkan dalam surat nomor 01/KEP/KB/LIGA1/V/2019, Komite Banding (Komding) PSSI akhirnya mengabulkan permohonan PSS.

Dalam keputusannya, Komding menyebut kalau hukuman buat PSS hanya berlaku satu laga kandang saja. Hukuman itu sudah mereka jalani saat PSS menjamu Semen Padang di Stadion Maguwoharjo, 25 Mei lalu.

Manajemen PSS sendiri menyambut baik hasil banding mereka yang diterima oleh Komding PSSI. Pihak klub mengajak para suporternya untuk bersikap baik selama masa percobaan.

“Keputusan Komite Banding PSSI merupakan momentum untuk membuktikan bahwa kami bisa menjadi lebih baik. Mari kita penuhi kembali Stadion Maguwoharjo dan mendukung Super Elja dengan tertib,” ujar Dirut PT PSS, Viola Kurniawati dalam rilis klub, Selasa (4/6).

PSS Sleman akan beraksi di pekan kelima pada 22 Juni mendatang, saat mereka menjamu Bhayangkara FC.