Arsip Tag: Liga 3 Indonesia

Pembagian Grup 8 Besar Liga 3 DKI Jakarta, Persitara dan Persija Muda Tak Satu Grup

Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta menggelar babak 8 besar Liga DKI Jakarta yang mulai berlangsung pada 12 September. Asprov sudah mengundi 8 klub yang terbagi dalam dua grup.

Pengundian dilakukan di Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). Dua klub yang memiliki rivalitas tinggi, Persitara Jakarta Utara dan Persija Muda berada dalam grup yang berbeda.

Persitara Jakarta Utara berada di Grup X bersama dengan MC Utama, PS Pemuda Jaya dan Pro Direct. Rencanaya Grup X akan dilangsungkan di Stadion Tugu, Jakarta Utara dengan Persitara sebagai tuan rumahnya.

Sedangkan di Grup Y, ditempati Persija Muda, PSJS Jakarta Selatan, Villa 2000 B, dan Jakarta Timur FC. Pada Grup Y, rencanaya bakal digelar di Stadion Bea Cukai, Jakarta Timur.

Berikut pembagian grup 8 besar Liga 3 DKI Jakarta

Grup X
1. Persitara
2. Pro Direct
3. MC Utama
4. Pemuda Jaya

Grup Y
1. Persija Muda
2. PSJS
3. Villa 2000 B
4. Jakarta Timur FC

Dimulai 27 Juli, Liga 3 Jatim Diikuti 40 Tim

Kompetisi Liga 3 Jatim 2019 mulai diputar pada 27 Juli 2019. Sebanyak 40 tim ambil bagian pada kompetisi yang dikelola Asprov PSSI Jatim ini.

Jumlah ini lebih sedikit dari total anggota PSSI Jatim sebanyak 86 tim.

“Yang mendaftar ada 56 tim, tapi karena musim ini kami sepakat untuk meningkatkan kualitas kompetisi, kami melakukan verifikasi ketat. Dari situlah tiba-tiba ada yang mundur,” kata Amir Burhanuddin, Sekretaris PSSI Jatim.

Selain faktor itu, mepetnya waktu yang dimiliki Asprov PSSI Jatim, menyusul adanya agenda Pemilu, puasa, Lebaran, dan Porprov di Jatim, menjadi alasan lain verifikasi dilakukan secara ketat.

Amir mengungkapkan, dari 56 tim yang mendaftar, lima tim di antaranya, Perssu Sumenep, Semeru FC, Persegres, PSBK, dan Persinga Ngawi, harus disisihkan karena mengikuti babak kualifikasi putaran 16 nasional.

“Dari 56 tim itu ada lima tim yang kemarin masuk 16 besar putaran nasional. Mereka itu disisihkan, dibuatkan kompetisi sendiri, tapi levelnya sama, hanya untuk memperebutkan enam slot dari 32 slot nasional. Sementara di luar lima itu mundur, sehingga tinggal 40 tim saja,” tuturnya.

Dari 40 tim itu nantinya akan dibagi menjadi delapan grup, dengan masing-masing grup berisi lima tim. Pada fase ini, format yang digunakan adalah kandang and tandang dengan sistem kompetisi penuh.

Masuk ke babak 16 besar, akan dibagi menjadi 4 grup dan setiap grup dihuni empat tim. Sistem yang dipakai pada babak ini setengah kompetisi. Format ini berubah menjadi sistem gugur ketika masuk ke babak 8 besar Liga 3 Jatim.