Arsip Tag: liga champions

Statistik 4 Semifinalis Liga Champions, Siapa Paling Oke?

Barcelona, Liverpool, Ajax Amsterdam, dan Tottenham Hotspur lolos ke semifinal Liga Champions. Di antara para semifinalis itu, siapa yang statistiknya paling oke?

Setelah melewati dua leg babak delapan besar, empat tim terbaik Eropa telah terpilih. Pada awal Mei mendatang mereka akan melanjutkan perjuangan untuk menjadi jawara Eropa.

Barcelona akan berhadapan dengan Liverpool, sementara Ajax Amsterdam dan Tottenham Hotspur akan baku pukul.

Siapa yang terbaik di antara mereka berempat tentu baru akan bisa terjawab setelah dua laga semifinal tuntas digelar. Tapi bagaimana jika melihat perjalanan sepanjang musim ini?

Berikut statistik keempat semifinalis, dikutip dari situs resmi UEFA:

Ajax Amsterdam
Ranking UEFA: 20
Statistik musim ini: P16 W9 D6 L1 (32-14) (termasuk kualifikasi)
Top skor: Dusan Tadic (6, atau 9 termasuk fase kualifikasi)
Semifinal terakhir: 1996/97, kalah 1-6 v Juventus
Rekor di semifinal Liga Champions: W6 L2
Prestasi Terbaik di Liga Champions: juara 4x (1971, 1972, 1973, 1995)

Barcelona
Ranking UEFA: 2
Statistik musim ini: P10 W7 D3 L0 (23-6)
Top skor: Lionel Messi (10)
Semifinal terakhir: 2014/15, menang 5-3 v Bayern München
Rekor di semifinal Liga Champions: W7 L8
Prestasi terbaik di Liga Champions: juara 5x (1992, 2006, 2009, 2011, 2015)

Liverpool
Ranking UEFA: 12
Statistik musim ini: P10 W6 D1 L3 (18-9)
Top skor: Roberto Firmino, Sadio Mané, Mohamed Salah (4)
Semifinal terakhir: 2017/18, menang 7-6 v Roma
Rekor di semifinal Liga Champions: W8 L2
Prestasi terbaik di Liga Champions: juara 5x (1977, 1978, 1981, 1984, 2005)

Hasil Valencia vs Manchester United Skor 2-1, Buang-buang Kesempatan

Hasil pertandingan antara Valencia vs Manchester United dalam laga Liga Champions Grup H ditutup dengan skor akhir 2-1 di Estadio de Mestalla hari Kamis (13/12) dinihari tadi.

Manchester United membuang kesempatan untuk naik sebagai juara Grup H setelah kalah 2-1 di kandang Valencia, Kamis dinihari, sementara di jam yang sama Juventus pun kalah 2-1 di kandang Young Boys.

Pertandingan di Estadio de Mestalla berjalan kurang lebih seimbang dengan tuan rumah Valencia menguasai 44% dominasi atas bola. Tapi meski kalah dominan, mereka mencatatkan dua tembakan on target, berbanding nol oleh Setan Merah. Setidaknya itulah yang terjadi selama babak pertama.

Gol tuan rumah Valencia terjadi menit 17 melalui Carlos Soler. Gol ini berawal dari permainan satu-dua Cristiano Piccini dan Santi Mina di sisi kanan lapangan sebelum bola diumpankan ke dalam kotak penalti. Marcos Rojo sempat menghalau bola dengan tandukan kepalanya tapi bola malah jatuh ke Soler yang mengirim tembakan ke sisi kiri bawah gawang dari jarak 10 meter. GOL! 1-0!

Pada menit 27 nyaris saja Juan Mata menyamakan skor. Satu lemparan ke dalam diumpankan ke belakang oleh Piccini dan sang pemain Spanyol mengejar bola liar itu untuk kemudian mengirim tembakan ke gawang lawan, tapi berhasil diblok oleh Mouctar Diakhaby.

Awal menit 30 dua serangan beruntun dilepaskan oleh tim Spanyol itu, yang kini terseok-seok di bagian bawah klasemen La Liga itu. Kesempatan pertama diperoleh mantan pemain Chelsea Michy Batshuayi yang menanduk bola keluar dari jarak dekat dan peluang kedua datang dari Carlos Soler tapi kiper Sergio Romero tak mau kebobolan dua kali.

Selisih dua menit kemudian Marouane Fellaini menyambut satu sepak pojok dan menanduk bola ke depan Paul Pogba, tapi apa yang terjadi? Pemain Prancis itu dari jarak lima meter tak mampu menyarangkan bola, malah mengirim bola keluar.

Babak kedua Los Che menambahkan gol keduanya melalui gol bunuh diri Phil Jones. Gol sial ini berawal dari satu umpan terobosan dari Dani Parejo ke Michy Batshuayi. Ada Phil Jones mengawal mantan striker Chelsea itu tapi ia terlalu cepat dan salah memperkirakan posisi kiper Sergio Romero, mengirim bola ke gawangnya sendiri. GOL! 2-0!

Pada menit 75 sebuah penyelamatan hebat dilakukan oleh kiper Jaume Domenech. Bola hasil serangan Andreas Pereira dari jarak 30-an meter ke pojok atas gawang berhasil ditepisnya sembari terbang. gagal usaha Setan Merah. Selang dua menit giliran Pereira mengambil sepak pojok dan Phil Jones berusaha membalaskan kesalahannya tapi sundulannya terlalu melebar.

Dan ketika semua orang yakin Valencia akan menang 2-0, Marcus Rashford membalaskan satu gol pada menit 87. Ia menanduk bola hasil umpan silang Ashley Young dari sisi kiri kotak penalti. GOL! 2-1!

Hasil pertandingan Valencia vs Manchester United akhirnya ditutup dengan skor akhir 2-1. Tak berpengaruh apa-apa. Los Che tetap lolos ke Liga Europa, Setan Merah ke babak 16 besar Liga Champions. Posisi klasemen adalah sebagai berikut:

Juventus 6 game, 4 menang, 12 poin.
Manchester United 6 game, 3 menang, 10 poin.
Valencia 6 game, 2 menang, 8 poin.
Young Boys 6 game, 1 menang, 4 poin.

Susunan Pemain

VALENCIA : Jaume Domenech; Cristiano Piccini, Ruben Vezo, Mouctar Diakhaby, Toni Lato; Carlos Soler, Geoffrey Kondogbia, Daniel Parejo, Denis Cheryshev; Michy Batshuayi, Santi Mina. Cadangan: Neto, Ezequiel Garay, Daniel Wass, Francis Coquelin, Ferran Torres, Lee Kang-In, Rodrigo Moreno.

MANCHESTER UNITED : Sergio Romero; Antonio Valencia, Phil Jones, Eric Bailly, Marcos Rojo; Fred, Marouane Fellaini, Paul Pogba; Andreas Pereira, Juan Mata, Romelu Lukaku. Cadangan: Lee Grant, Ashley Young, Ander Herrera, James Garner, Mason Greenwood, Jesse Lingard, Marcus Rashford.

Hasil Pertandingan Ajax Amsterdam vs Bayern Munchen, Skor 3-3

Ajax Amsterdam bermain imbang melawan Bayern Munchen dalam laga terakhir Grup E Liga Champions dini hari tadi di Stadion Johan Cruijff Arena. Saling berbalas gol terjadi sepanjang pertandingan.

Bayern Munchen berhasil sudah berhasil unggul atas Ajax AMsterdam saat laga baru memasuki menit ke-13 melalui gol Robert Lewandowski. Pertahanan Ajax diterobos oleh Lewandoski saat hendak menjemput bola umpan tarik Gnabry, dan tendangannya gagal dihentikan oleh kiper Onana. Skor 0-1 Bayern Munchen memimpin.

Ajax langsung bangkit dan berusaha membalas, namun justru nyaris gawang mereka kembali kebobolan andai saja kiper Onana tak mampu menepis tendangan Lewandowski di menit 27.

Meski Ajax AMsterdam mendominasi penguasaan bola hingga 60% namun mereka tak kunjung mampu mencetak gol hingga babak pertama berakhir dengan skor masih 0-1 untuk keunggulan Munchen.

Dan di babak kedua Ajax Amsterdam yang meningkatkan tempo permainan mereka berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Tadic di menit ke-61 memanfaatkan crossing kiriman Van de Beek.

Sialnya Ajax harus bermain dengan 10 pemain saja usai kartu merah yang diterima Wober usai melanggar keras Goretzka, langsung kartu merah dari wasit di menit 67.

Dan kartu merah berlanjut, dan kali ini kartu merah bagi pemain Bayern Munchen Thomas Muller yang melakukan pelanggaran sangat berbahaya terhadap Tagliafico, alhasil kepala pemain Ajax ini bocor terkena kaki Muller.

Dan hujan gol di 10 menit terakhir laga antara Ajax AMsterdan vs Bayern Munchen dimulai. Penalti untuk Ajax di menit 81 usai Ziyech dijatuhkan oleh Biateng di dalam kotak penalti. Tadic yang menjadi eksekutor menuntaskannya dengan tanpa cela. Skor 2-1 kini Ajax yang memimpin.

Di menit 86 giliran Bayern Munchen yang mendapatkan hadiah penalti usai Tagliafico menjatuhkan Thiago di dalam kotak penalti. Lewandowski sang eksekutor berhasil menjebol gawang Onana dan Skor kini kembali imbang 2-2.

Saat laga memasuki menit 90 Bayern Munchen kembali unggul melalui gol Kingsley Coman memanfaatkan bola sepak pojok kiriman Thiago. Skor 2-3! Namun saat tampaknya Bayern Munchen sudah yakin akan pulang dengan tiga poin, malapetaka tiba!

Ajax Amsterdam berhasil kembali menyamakan kedudukan di menit 90+5 melalui gol bunuh diri Sule, Huntelaar mengirimkan bola kepada Tagliafico namun dipotong oleh Sule dengan sliding, bola malah masuk gawang sendiri.

Pertandingan akhirnya ditutup dengan hasil imbang, hasil Ajax AMstedam vs Bayern Munchen ditutup dengan skor akhir 3-3.

Susunan Pemain Ajax Amasterdam vs Bayern Munchen

Ajax Amsterdam(4-3-3): Andre Onana; Noussair Mazraoui, Matthijs de Ligt, Maximilian Wober, Nicolas Tagliafico; Frenkie de Jong, Daley Blind, Donny van de Beek; Hakim Ziyech, David Neres, Dusan Tadic. Cadangan: Dani de Wit, Rasmus Kristensen, Lasse Schone, Kasper Dolberg, Kostas Lamprou, Zakaria Labyad, Klaas-Jan Huntelaar.

Bayern Munchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Rafinha, Jerome Boateng, Niklas Sule, David Alaba; Joshua Kimmich, Leon Goretzka; Serge Gnabry, Thomas Muller, Franck Ribery; Robert Lewandowski. Cadangan: Javi Martinez, Sven Ulreich, Kingsley Coman, Thiago Alcantara, Sandro Wagner, Renato Sanches, Mats Hummels.

Mengalahkan Madrid Rasanya Seperti Menjuarai Liga Champions

Bek Barcelona Jordi Alba begitu girang usai kemenangan telak 5-1 atas Real Madrid. Menurut dia, kemenangan atas Madrid rasanya seperti menjuarai Liga Champions.

Bermain di Camp Nou, Minggu (28/10/2018), Alba menjadi salah satu penampil terbaik Blaugrana. Membuat 95 sentuhan di sepanjang pertandingan, Alba meneror sisi kanan pertahanan Los Blancos dengan melepaskan satu operan kunci dan menciptakan satu assist untuk gol pertama Barca yang dicetak Philippe Coutinho.

Luis Suarez menginspirasi kemenangan Los Cules dengan trigolnya. Sedangkan satu gol lain diciptakan Arturo Vidal, yang masuk sebagai pemain pengganti. Satu-satunya gol Los Blancos dibuat Marcelo untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1 di awal babak pertama.

Kemenangan ini menjaga Barca di puncak klasemen setelah mengantongi 21 poin, unggul tujuh angka dari Madrid yang menghuni peringkat sembilan. El Real kian menderita karena hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi, di mana lima di antaranya kalah.

“Kami memperoleh banyak ruang dan tahu bagaimana bekerja sama dengan baik. Kami sudah menciptakan kerusakan besar dan kami merasa gembira. Semua pemain yang bermain, tampil dengan baik,” ucap Alba usai pertandingan dikutip AS.

“Mengalahkan Real Madrid rasanya hampir seperti memenangi Liga Champions. Kami memang menderita setelah start babak kedua, ketika mereka bisa saja menyamakan skor.”

Ini menjadi ketiga kalinya Barca menyarangkan setidaknya lima gol ke gawang Madrid dalam El Clasico. Sebelumnya, Barca pernah menghabisi Madrid 3-6 di Mei 2009 dan 5-0 pada November setahun berikutnya.
(rin/raw)

Tim Inggris yang Berlaga di Kompetisi Eropa Musim Depan

Cutejapanese.org – Kompetisi Liga Primer Inggris 2014/15 telah se;esai, Minggu 24 Mei malam tadi WIB. Tim yang tampil sebagai juara, yang lolos ke Liga Champions dan Liga Europa, dan terdegradasi pun sudah diketahui.

Chelsea sudah memastikan diri tampil sebagai kampiun Liga Primer Inggris sejak pekan ke-35, yakni saat menang 1-0 atas Crystal Palace di Stamford Bridge.

Chelsea tampil sebagai juara dengan mengoleksi 87 poin atau unggul delapan angka dari Manchester City di peringkat kedua. Poin tersebut didapat anak-anak asuh Jose Mourinho usai meraih 26 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan hanya tiga kali menelan kekalahan.

Berstatus sebagai juara, Chelsea dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan. The Blues nantinya akan ditemani tim peringkat dua dan tiga, yakni Manchester City (79 poin) dan Arsenal (75 poin) untuk langsung bertarung di fase grup musim depan.

Sementara itu, Manchester United (70 poin) yang menempati peringkat empat harus terlebih dulu melewati babak play-off untuk bisa kembali berlaga di turnamen sepak bola paling prestisius di benua Eropa.

Pertarungan untuk memperebutkan tiket lolos ke ajang Liga Europa musim depan cukup menarik. Di pekan terakhir, Liverpool dan Tottenham bersaing untuk memperebutkan posisi lima klasemen -zona lolos ke Liga Europa.

Sial bagi Liverpool, mereka justru dibuat malu usai takluk 6-1 dari Stoke City. Sementara pada saat bersamaan, Tottenham Hotspur menang 0-1 atas Everton. Dengan demikian, Tottenham yang mengoleksi 64 poin berhak menggusur Liverpool (62) dari posisi lima, dan mengamankan tiket ke Liga Europa musim depan.

Bagaimana dengan Liverpool? Meski dari segi posisi (peringkat enam) mereka harusnya gagal tampil di Liga Europa, namun, The Kop sedikit beruntung karena “dibantu” Chelsea.

Mengapa bisa demikian? Liga Primer Inggris diketahui mendapatkan tiga jatah tiket ke Liga Europa. Tiket itu diambil dari tim peringkat lima liga, lalu juara Piala FA dan juara Piala Liga Inggris.

Nah, Chelsea diketahui tampil sebagai juara Piala Liga Inggris musim ini. Pasukan Jose Mourinho pun dipastikan tidak mengambil tiket tersebut karena akan tampil di event yang lebih prestisius, Liga Champions.

Menurut aturan, jika skenarionya demikian, maka, jatah tiket untuk juara Piala Liga Inggris akan diberikan kepada tim yang berada di peringkat enam, dan tim itu ialah Liverpool.

Satu tiket lain dari jalur Piala FA masih akan diperebutkan Arsenal dan Aston Villa yang akan mentas di final. Jika Aston Villa keluar sebagai juara, mereka berhak tampil di Liga Europa. Namun, jika Arsenal yang juara, maka jatah tiket tersebut akan diberikan kepada tim peringkat tujuh (Southampton), karena Arsenal tampil di Liga Champions.

Sebenarnya, Chelsea masih memiliki satu slot lain untuk berlaga di Liga Europa musim depan, yakni lewat jalur ‘fair play’. Jadi, tim yang berada di posisi teratas dalam tabel klasemen tim fair play di musim 2014–2015 akan berhak tampil di babak kualifikasi Liga Europa.

Hingga saat ini, otoritas sepak bola Inggris belum mengumumkan tim tim fair play musim ini. Jika menilik tabel klasemen fair play, Liverpool (1126 poin) berada di urutan teratas, diikuti West Ham United (1125), Everton (1115), Manchester City (1113) dan Burnley (1112), Southampton (1111), Manchester United (1108), Leicester City (1101).

Melihat tabel di atas, West Ham dan Everton berpeluang besar mendapatkan jatah tiket lewat jalur fair play karena Liverpool, City, dan Manchester United sudah mendapatkan jatah tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Berikut tim yang akan mewakili Inggris di pentas Eropa musim depan:

Liga Champions
Lolos Otomatis: Chelsea (juara liga)
Lolos Otomatis: Manchester City (runner-up)
Lolos Otomatis: Arsenal (peringkat tiga)
Lewat Play-off: Manchester United (peringkat empat)

Liga Europa
Lolos Otomatis: Tottenham Hotspur (peringkat lima)
Lolos Otomatis: Liverpool (peringkat enam/menggantikan Chelsea sebagai juara Piala Liga Inggris)
Lolos Otomatis: Belum diketahui (Jalur Piala FA)
Lewat Kualifikasi: Belum diketahui (Tim Fair Play Liga Primer Inggris)
ACF