Arsip Tag: Luciano Spaletti

Inter Harus Lebih Pede, Jangan Takut-Takutan

Inter Milan berhasil mengalahkan SPAL di Giuseppe Meazza, tapi pelatih Luciano Spalletti menilai timnya masih main takut-takutan.

Inter menang 2-0 atas SPAL dalam laga yang berlangsung pada Minggu (10/3/2019) malam WIB. Seluruh gol Nerazzurri dicetak pada babak kedua lewat Matteo Politano dan Roberto Gagliardini.

Meski menang, Spalletti masih memberi kritik kepada timnya. Para pemain Inter disebut masih main takut-takutan meski berada di kandang sendiri.

“Kami membiarkan ketegangan mencekik diri sendiri dan kami kehilangan kualitas, menjadi terlalu takut dan tidak aman,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Kami harus menggunakan otak kami dan sadar bahwa Giuseppe Meazza atmosfernya mengintimidasi, tetapi kami adalah Inter dan kami harus memenangi pertandingan ini. Semuanya menjadi lebih sederhana dari yang Anda bayangkan jika Anda melihatnya seperti itu. Itu bukan rasa takut, ini sifat takut-takutan,” sambungnya.

Seluruh rasa takut Inter perlahan hilang setelah mencetak gol pembuka. Spalletti menyebut pada saat ini Nerazzurri main penuh percaya diri.

“Begitu gol masuk, semua orang tampak seperti pemain yang berbeda, benar-benar berubah dan dipenuhi kepercayaan diri,” tegasnya.

Inter Seri Karena Gagal Membunuh Pertandingan

Inter Milan mesti berbagi angka dengan Chievo usai berimbang 1-1. Luciano Spalletti gusar karena Inter gagal membunuh pertandingan.

Pada laga di Marc Antonio Bentegodi, Minggu (23/12) dinihari WIB, Inter sebenarnya sempat unggul lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-39. Namun, La Beneamata tak mampu menambah keunggulannya padahal sukses 12 percobaan di sepanjang pertandingan.

Kegagalan Inter membuat gol tambahan mesti dibayar mahal. Chievo berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan cungkil Sergio Pellissier di injury time untuk membuyarkan kemenangan Nerazzurri yang sudah di depan mata.

Spalletti mengkriti Inter. Inter tak belajar dari laga terakhir melawan Chievo musim lalu yang mana Mauro Icardi cs juga hanya menang tipis 2-1.

“Ini tak berbeda jauh dengan laga terakhir kami melawan Chievo. Mereka tahu cara memanfaatkan gaya direct football yang memanfaatkan bola panjang dan kami membiarkan diri terkejut dengan itu,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.

“Sudah jelas kami harus bekerja lebih baik lagi menghadapi situasi seperti itu. Apalagi kami sebenarnya punya banyak peluang untuk membunuh pertandingan, tapi tidak dilakukan. Tepat di akhir laga, lubang di belakang terbuka dan Pellissier mampu mengambil keuntungan,” lanjut dia.

Spalletti yakin bukan kualitas skuat Inter yang menjadi masalah, melainkan psikologis. “Kami masih belum mampu memberikan cukup determinasi. Kami sebenarnya punya kualitas dan ketika unggul, tim harusnya bisa membawa pulang hasil yang baik,” kata dia.

“Saya pastikan ini bukan masalah fisik yang menurun sampai akhir laga. Ini adalah murni soal psikologi. Karena seharusnya kami tahu cara menghadapi pelbagai situasi. Kadang kami membuat keputusan yang bertentangan dengan yang seharusnya,” tambah Spalletti.