Arsip Tag: Messi

Kehebatan Van Dijk di Mata Messi

Megabintang sepakbola Lionel Messi memuji bek tengah Liverpool Virgil van Dijk. Kedua pesepakbola akan bertarung dalam perebutan Ballon d’Or 2019.

Van Dijk menjadi salah satu pemain Liverpool paling sensasional dalam dua musim belakangan. Sejak digaet dari Southampton pada musim dingin 2017, pemain bertahan Belanda itu tampil solid untuk membantu the Reds mencapai final Liga Champions sampai menjadi juara di 2018/19.

Penampilan Van Dijk diakui dengan trofi Pemain Terbaik PFA dan Pemain Terbaik UEFA. Sekalipun kalah dari Messi dalam penghargaan Pemain Terbaik FIFA, September 2019 lalu pemain berpostur 1,93 meter itu dijagokan memenangi Ballon d’Or tahun ini.

Messi tahu betul betapa sulitnya menghadapi Van Dijk. Bek berusia 26 tahun itu menjadi pemain kunci saat Liverpool menyingkirkan Barcelona lewat comeback di Anfield dengan kemenangan 4-0 (agregat 4-3) di semifinal Liga Champions musim lalu.

“Dia adalah seorang bek yang tahu bagaimana memprediksi timing-nya dan menunggu momen yang tepat untuk berduel atau merebut bola,” Messi mengatakan kepada Marca. “Dia itu sangat cepat dan besar, tapi dia gesit untuk ukurannya. Dia cepat karena punya jangkah yang besar, dan dia impresif baik saat bertahan maupun menyerang karena dia mencetak banyak gol.”

Van Dijk telah membuat 84 penampilan untuk Si Merah di seluruh kompetisi. Tidak hanya berkontribusi besar pada lini pertahanan, Van Dijk juga cukup rajin menyumbang gol untuk Liverpool (8).

Inter Bikin Messi Terkesan

Bersama Barcelona, Lionel Messi pernah menghadapi Inter Milan di Liga Champions musim ini. Messi terkesan dengan penampilan Inter.

Barcelona dan Inter berhadapan di matchday 2 Liga Champions. Laga di Camp Nou pada 2 Oktober itu dimenangi Barcelona dengan skor 2-1.

Dalam laga itu, Barcelona sempat tertinggal lebih dulu setelah Inter mencetak gol lewat Lautaro Martinez pada menit ketiga. Namun tuan rumah kemudian membalikkan keadaan berkat dua gol Luis Suarez.

Messi tak menampik kalau Inter menyulitkan Barcelona. Apalagi tim arahan Antonio Conte itu juga melaju dengan apik di Liga Italia.

“Tidak, karena kami sudah memantau mereka dan kami tahu apa yang akan kami hadapi,” kata Messi saat ditanya apakah ia terkejut dengan Inter.

“Saya sudah melihat mereka di liga, start mereka sangat bagus dan sejajar dengan Juventus, sesuatu yang tidak mudah.”

“Kami tahu timnya Conte akan rapi dan bermain dengan hati, bahwa mereka sudah punya pakem yang jelas dan akan menyulitkan kami. Dan mereka melakukan itu,” katanya kepada Gazzetta dello Sport.

Messi Salip Jumlah Gol Ronaldo di Liga

Satu gol ke gawang Sevilla membuat Lionel Messi menorehkan catatan apik. Striker Barcelona itu melewati torehan gol Cristiano Ronaldo di liga.

Messi mencetak satu gol, saat Barcelona melumat Sevilla 4-0 di Camp Nou pada pekan kedelapan Liga Spanyol 2019/2020, Senin (7/10/2019) dini hari WIB. Gol itu dilesakkan pada menit ke-78 lewat tendangan bebas kaki kiri.

Satu gol itu bukan hanya menjadi yang pertama dilesakkan La Pulga musim ini. Messi kini menyalip torehan gol Ronaldo, yang dihitung di lima liga top Eropa.

Satu gol Messi ke gawang Sevilla membuatnya sudah mencetak 420 gol di kompetisi LaLiga. Ia melewati jumlah gol CR7, yang sudah membuat 419 gol dari penampilannya di Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Italia. Menurut Transfermarkt, Ronaldo sedianya sudah membuat 422 gol di liga Eropa yang pernah diikutinya. Namun, tiga gol lainnya dilesakkan striker Juventus tersebut saat bermain untuk Sporting Lisbon di Liga Portugal, yang tak masuk hitungan lima liga top Eropa—Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis.

Sevilla sendiri memang menjadi klub yang rutin dijebol Messi. Penyerang Argentina itu sudah mencetak 38 gol dari 37 kali pertemuan dengan Los Sevillistas.

Gelar Pemain Terbaik untuk Messi Dituding Tak Sah, Ini Jawaban FIFA

FIFA membantah adanya kecurangan saat Lionel Messi dinobatkan sebagai pemain terbaik. Semua dokumen yang diterima FIFA dari pemilik hak suara diklaim sudah sah.

Messi menyabet gelar Pemain Terbaik Dunia 2019 dengan raihan 46 suara pemilih. Ia unggul atas Virgil van Dijk (38), Cristiano Ronaldo (36).

Hasil pemungutan suara itu dituding ada kecurangan. Media asal Italia, Tuttosport, menunjukkan berbagai hal yang ganjil pada pemilihan Pemain Terbaik FIFA 2019.

Kapten Nikaragua, Juan Barrera, mengaku jika dirinya tidak menggunakan hak pilih. Anehnya, nama dia tetap masuk dalam daftar pemilih, serta sudah mencoblos nama Lionel Messi.

FIFA sudah buka suara terkait isu ini lewat juru bicaranya yang dikontak langsung oleh ESPN. FIFA menegaskan dokumen yang diterima resmi dari Federasi Sepakbola Nikaragua.

“Kami telah memeriksa dokumen surat suara yang diberikan oleh FA Nikaragua dan semua dokumen ditandatangani dan dikonfirmasi dengan cap resmi FA Nikaragua,” kata juru bicara FIFA kepada ESPN.

“Setelah membandingkan dengan lembar suara yang diberikan oleh federasi dan yang kami publikasikan di FIFA.com, kami mengonfirmasi bahwa kami memiliki suara yang benar ditandatangani oleh pemain. Kami meminta Federasi Sepakbola Nikaragua untuk menyelidiki masalah ini.”

Pelatih Sudan, Zdravko Logarusic, juga mempublikasikan keanehan kertas suaranya yang memilih nama Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Kylian Mbappe. Namun pada daftar yang dirilis FIFA, pilihannya berubah menjadi Messi, Virgil van Dijk, dan Mane.

Hal yang aneh juga dirasakan oleh federasi sepakbola Mesir (EFA). Mereka sampai mengirim surel ke FIFA untuk meminta penjelasan, kenapa nama Mo Salah yang ingin dipilihnya ‘menghilang’ secara misterius dari daftar.

Messi Sudah Latihan Lagi, Real Betis: Jangan Buru-Buru, Leo

Lionel Messi diperkirakan siap turun di laga Barcelona vs Real Betis akhir pekan nanti. Calon lawannya ikut berkomentar soal itu di media sosial.

Messi sebelumnya mengalami cedera betis hingga harus menepi pada laga pertama Barcelona di Liga Spanyol. Pada pertandingan perdana itu, Barcelona takluk 0-1 dari Athletic Bilbao.

Menjelang laga pekan kedua menghadapi Real Betis pada Senin (26/8/2019) dini hari WIB, Barcelona dapat kabar baik soal kondisi Messi. Messi kemungkinan besar bisa dimainkan karena sudah melalui masa pemulihan dengan cepat.

Hal ini ditandai dengan sudah bergabungnya La Pulga bersama tim di sesi latihan pada Kamis (22/8/2019). Messi terlihat ikut berlatih bersama rekan-rekan setimnya.

“Messi telah kembali berlatih bersama tim,” ujar akun Twitter resmi Barcelona yang disertai foto pemain asal Argentina itu tengah menjalani latihan dengan tim.

Unggahan itu ditanggapi oleh akun resmi Real Betis. Klub asal Sevilla itu mengatakan agar Messi tidak perlu terburu-buru untuk bisa tampil kembali. “Tidak usah buru-buru Leo, kamu jangan memaksakan diri,” cuit akun @RealBetis disertai emoji bergambar kambing dan telapak tangan yang mengisyaratkan untuk berhenti.

Boleh jadi balasan komentar Real Betis kepada akun Barcelona hanya untuk hiburan saja. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan kalau mereka memang mesti waspada dengan kehadiran Messi di pertandingan nanti.

Messi tercatat sudah menceploskan 23 gol kala bersua Real Betis sejak tahun 2006. Peraih 5 Ballon d’Or itu juga sukses melesakkan 7 gol dari 3 pertemuan terakhir menghadapi Los Beticos.

Messi Bikin Striker Buangan Barcelona Senang Meski Ditendang

Meski mendapat label pemain gagal alias flop di FC Barcelona, Kevin-Prince Boateng tetap bangga karena bisa main bareng Lionel Messi.

Kevin-Prince Boateng bikin kejutan ketika gabung ke FC Barcelona dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari 2019.

Diharapkan jadi pelapis sempurna buat Luis Suarez, striker yang kini berlabuh di Fiorentina itu justru lebih sering ‘menghilang’ dari lapangan.

Ia cuma tampil empat kali tanpa mencetak satu gol pun selama enam bulan masa pinjaman di Barcelona.

Toh, Boateng tetap bangga karena pernah berbagi bilah lapangan dengan Lionel Messi.

“Pada akhirnya, saya senang bisa main bersama dia. Sebab, jika Anda melawan dia, Anda selalu kalah,” kata Kevin Prince-Boateng seperti dikutip BolaSport.com dari MARCA. “Saya memang sedikit sedih karena semua hal tidak berjalan sesuai harapan. Namun, saya tetap bisa mengambil sisi positif,” tutur Boateng lagi.

Selama menjalani masa pinjaman di Barcelona, Boateng hanya satu kali berdampingan dengan Messi di lapangan.

Momen tersebut terjadi kala menjamu Real Valladolid pada 16 Februari 2019.

Dua Kali Sudah Impian Messi Dihancurkan Alisson dan Firmino di Babak Semifinal

Timnas Argentina harus takluk dari tuan rumah Brasil di babak semifinal Copa America 2019, Rabu (3/7) di Estadio Mineirao, Belo Horizonte. Ini merupakan kedua kalinya impian dari bintang Albiceleste, Lionel Messi dihancurkan oleh dua pemain Brasil, Roberto Firmino dan Alisson Becker.

Argentina kembali gigit jari usai tersingkir di ajang Copa America setelah dikalahkan oleh Brasil dengan skor 2-0. Dua gol Brasil dicetak oleh Gabriel Jesus dan Roberto Firmino.

Kekalahan dari Argentina ini menyisahkan luka mendalam, terutama bagi Lionel Messi. La Pulga diharapkan dapat membawa Argentina juara Copa America tahun ini, untuk mengakhiri puasa gelar sejak tahun 1993. Namun, takdir berkata lain, seusai Argentina takluk dari Brasil.

Sama seperti halnya ketika Messi di Liga Champions bersama Barcelona, Argentina pun hanya mampu dibawa La Pulga hingga babak semifinal. Hal menarik adalah adanya pemain yang sama, yang menjadi aktor dibalik kegagalan Messi di Liga Champions dan Copa America.

Pemain yang dimaksud adalah Roberto Firmino dan Alisson Becker. Firmino dan Alisson, dua kali bertemu Messi saat memperkuat Liverpool dan timnas Brasil.

Dan, dua pertemuan tersebut mampu dilalui Firmino dan Alisson dengan menaklukkan timnya Messi di babak Semifinal Liga Champions dan Copa America. Di Liga Champions Firmino dan Alisson mampu membuat Liverpool juara, sementara di Copa America berhasil mengantarkan Brasil melenggang ke partai puncak.

Messi Ingin Juara bersama Argentina, tapi Butuh Dukungan Tim

Lionel Messi belum meraih trofi mayor bersama tim nasional Argentina. Menurut Diego Simeone, Messi butuh bantuan dari teman-teman setimnya.

Disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, Messi justru belum pernah juara bersama timnas senior Argentina. Sukses besarnya bersama Barcelona tak menular ke La Albiceleste.

Peluang bagi Messi untuk memenangi trofi bersama timnas Argentina datang di Copa America 2019. Namun start Argentina buruk setelah dikalahkan Kolombia 0-2 di laga perdana Grup B.

Simeone tak meragukan kualitas dan kemampuan Messi untuk membawa Argentina jadi juara. Namun pelatih Atletico Madrid itu menyebut Messi butuh dukungan lebih banyak dari rekan-rekan setimnya.

“Messi bisa menemukan solusi kapan saja dalam pertandingan tapi dia butuh tim,” ujar Simeone kepada Fox Sports.

“Para pemain yang bersama Messi harus mengerti potensi yang mereka punya, yang sangat besar dan itu ada di kepribadian setiap pemain.”

“(Messi) butuh setiap pemain yang membentuk tim untuk merasa aman dan percaya diri ketika mereka ada di dekatnya.”

“Saya tak ragu dengan kelas dan kualitas Messi dan dia akan beradaptasi dengan situasi apapun karena dia ingin menang. Saya melihatnya setiap hari di Spanyol,” lanjut Simeone.

“Tidak mudah untuk menang, meski kami selalu percaya kalau kami adalah yang terbaik. Messi bermain di formasi apa pun karena dia ingin menang.”

Messi Jadi Sasaran Kritik, Falcao: Itu Risiko Pemain Terbaik di Dunia

Lionel Messi selalu menjadi sasaran kritik dari kegagalan Argentina. Radamel Falcao menilai itu adalah risiko menjadi pemain terbaik di dunia.

Argentina kalah 0-2 dari Kolombia dalam laga pertamanya di Copa America 2019. Albiceleste padahal punya enam tembakan yang mengarah ke gawang dan Kolombia cuma dua, namun semuanya berbuah gol.

Messi untuk kesekian kalinya menjadi sasaran kritik dari kegagalan ini. La Pulga tercatat mampu melepaskan empat tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang, terbanyak di antara pemain lainnya.

Falcao membela Messi atas semua kritikan yang datang. Menurut striker Kolombia tersebut, Messi menanggung beban sebagai salah status pemain terbaik di dunia.

“Jika dia mencetak gol, mereka meminta dua. Jika dia mencetak gol tendangan bebas, mereka mengatakan pagar hidup itu tidak dipasang dengan benar,” kata Falcao seperti dikutip dari Marca.

“Jika Argentina kalah, mereka mengatakan itu salahnya, itu harga yang harus dibayarnya untuk menjadi yang terbaik di dunia,” tegas Falcao.

Argentina di laga selanjutnya akan bertemu Paraguay. Albiceleste wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya.

Eibar vs Barcelona: Messi Dua Gol, Barca Imbang di Pekan Terakhir Liga Spanyol

Barcelona menutup musim 2018/2019 dengan hasil imbang. Dua gol yang dibuat Lionel Messi tak cukup memberi Blaugrana kemenangan. Skor akhir 2-2.

Pada laga di Ipurua Municipal Stadium, Minggu (19/5/2019) malam WIB, Eibar memberikan perlawanan luar biasa. Meski kalah penguasaan bola 61-39 persen menurut ESPN, tapi Eibar mampu membuat tembakan lebih banyak dari Barca yakni 18 berbanding 8.

Eibar mencetak gol lebih dulu melalui Marc Cucurella, tapi Messi langsung membalasnya lewat dua gol dalam waktu dua menit. Saat babak pertama akan berakhir, Pablo De Blassis berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan voli jarak jauhnya.

Hasil ini membuat Barcelona menyelesaikan musim dengan 87 poin. Sedangkan Eibar finis di peringkat ke-12 klasemen dengan 47 poin.

Jalannya Pertandingan

Eibar memperlihatkan permainan agresif sejak awal. Ini membuat laga berjalan menarik di 10 menit awal dengan kedua tim bergantian membangun serangan.

Tuan rumah membuat tembakan pertama di menit kelima. Charles mendapat ruang untuk melakukan tembakan di dalam kotak penalti yang masih bisa diselamatkan Jasper Cillessen.

Berselang tiga menit Barcelona langsung membalas melaluia Sergio Busquets. Sepakan jarak jauh Busquets dari separuh lapangan lebih masih menyamping dari gawang Eibar.

Setelah itu Eibar melakukan serangan bertubi-tubi lewat Cote, Joan Jordan, dan Sergi Enrich. Tapi tiap peluang yang dibuat belum berbuah hasil. Sampai akhirnya Eibar berhasil membuat gol pada menit ke-20 melalui Marc Cucurella. Memanfaatkan umpan Enrich, Cucurella melesakkan sepakan keras ke pojok kiri gawang Barca yang tak bisa ditahan Cillessen. Eibar unggul 1-0.

Namun, Barcelona hanya perlu 11 menit untuk menyamakan kedudukan. Arturo Vidal membuat umpan terobosan terukur yang diselesaikan dengan dingin oleh Messi lewat sepakan mendatar terarah. Semenit setelah itu, tepatnya di menit ke-32, Messi lkembali bikin gol untuk membalikkan kedudukan.

Kali ini Ivan Rakitic yang membuat umpan akurat ke arah Messi, yang diselesaikan lewat sepakan cungkil. Barcelona unggul 2-1.

Jelang babak pertama berakhir, Eibar berhasil menyamakan kedudukan. Memanfaatkan blunder Cillessen yang meninggalkan gawangnya dan menyapu bola tidak sempurna, Pablo De Blasis membuat tendangan voli jarak jauh yang menghujam gawang Barcelona. Babak pertama berakhir 2-2.

Pada babak kedua, Eibar langsung mengambil alih permainan. Setidaknya ada dua peluang yang dibuat Charles dan Enrich pada 10 menit pertama babak kedua. Namun, tandukan Charles masih melebar, sedangkan sepakan Enrich terlalu lemah.

Memasuki menit ke-61, Barcelona mendapat peluang lewat Gerard Pique. Namun sepakannya masih bisa ditahan Marko Dmitrovic.

Eibar punya kesempatan untuk memenangi laga. Cucurella mendapat peluang emas di menit ke-81 ketika mendapat bola muntah di dekat gawang Barca. Alih-alih mencetak gol, tembakan winger kiri ini malah melambung jauh. Laga berakhir dengan skor 2-2.

Susunan Pemain

Eibar: Dmitrovic; Cote, Ramis (Ramis 77′), Oliveira, de Blasis; Cucurella, Jordan, Escalante, Orellana; Charles (Cardona 85′), Enrich (Kike 66′)

Barcelona: Cillessen; Alba, Lenglet, Pique, Semedo (Wague 46′); Rakitic, Busquets (Alena 65′), Vidal; Malcom (Perez 73′), Messi, Roberto